Musik

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  hukum,  Internasional,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Musik,  Nasional,  Olah Raga,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan,  Wisata

    MENUJU INDONESIA EMAS 2045 IKPPI BEKALI PEREMPUAN KETRAMPILAN SURVEYOR

    Jakarta wartapenasatu.com

    Pelatihan Surveyor untuk Perempuan: IKPPI dan PENEMU Siapkan Interviewer Handal Menuju Indonesia Emas

     

    Jakarta – Dalam rangka memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa, Sri Kandi Pejuang Indonesia Maju (PENEMU) yang dipimpin oleh Ibu Enok Srie di bawah naungan Ikatan Ketua Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI) menggelar pelatihan surveyor. Kegiatan ini berlangsung di Restoran Cut The Crape, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada dua gelombang, yakni 9 Agustus 2024 dan 16 Agustus 2024.

     

    Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai organisasi yang berada di bawah naungan IKPPI, serta melibatkan kerja sama dengan sejumlah program televisi dan instansi terkait. Tujuannya adalah membekali para peserta dengan keterampilan sebagai interviewer yang andal, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan riset maupun survei.

     

    Ketua Umum IKPPI, Ibu Sinda Sutadisastra, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat melahirkan sumber daya perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata. “Kami ingin para ibu-ibu tidak hanya sekadar menjadi peserta, tetapi juga bisa tampil sebagai interviewer yang loyal, profesional, dan dapat mempertanggungjawabkan setiap hasil data yang mereka peroleh,” ujarnya.

     

    Lebih lanjut, Ibu Sinda menekankan pentingnya loyalitas, komitmen, dan integritas dalam profesi surveyor. Menurutnya, hasil survei yang valid dan terpercaya hanya bisa dicapai jika interviewer menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Hal ini sekaligus menjadi bekal penting bagi para perempuan dalam mendukung berbagai program riset yang berkaitan dengan masyarakat.

     

    Pelatihan yang terbagi dalam dua gelombang ini juga dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para peserta. Dengan sistem berjenjang, peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar mengenai metode wawancara, tetapi juga praktik langsung agar lebih siap menghadapi tantangan di lapangan.

     

    Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak dari mereka menyatakan bahwa pelatihan surveyor ini memberikan wawasan baru, terutama dalam hal teknik komunikasi, penyusunan pertanyaan, serta etika profesional saat melakukan riset. Mereka merasa pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam mendukung program-program pembangunan nasional.

     

    Melalui kegiatan ini, IKPPI dan PENEMU berharap dapat mencetak kader-kader perempuan yang tangguh dan terampil, sekaligus berkontribusi aktif dalam mengawal berbagai kebijakan strategis menuju Indonesia Emas 2045. Perempuan bukan hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak perubahan menuju bangsa yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

    “Nok Srie”Melaporkan 

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Kuliner,  Musik,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    _acara Pentas Seni Budaya Jaringan Perempuan cinta Seni Budaya Indonesia_ ( JAPERCI – SEBUDI) *TARI GALUAK GOTONG ROYONG*

    Jakarta wartapenasatu.com

    _Pentas Seni Budaya JAPERCI-SEBUDI: Memperkenalkan Tarian Daerah dan Kuliner Minang_

    Jaringan Perempuan Cinta Seni Budaya Indonesia (JAPERCI-SEBUDI) baru-baru ini mengadakan acara Pentas Seni Budaya yang dimeriahkan dengan tarian daerah dan kuliner khas Minang. Acara ini tidak hanya menampilkan tarian daerah yang spektakuler, tetapi juga memperkenalkan kuliner khas Minang yang lezat.

    *Tari Galuak Gotong Royong Menjadi Sorotan*

    Tari Galuak Gotong Royong menjadi salah satu tarian daerah yang ditampilkan dalam acara ini. Tarian ini memukau penonton dengan gerakan yang dinamis dan kostum yang indah. Selain itu, acara ini juga menampilkan kuliner khas Minang seperti ketupat sayur Padang dan dendeng batokok yang disajikan secara gratis untuk dinikmati bersama.

    *Kuliner Minang Menjadi Daya Tarik*

    Ketupat sayur Padang dan dendeng batokok menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini. Kuliner khas Minang ini disajikan dengan rasa yang autentik dan penyajian yang menarik. Tamu undangan dapat menikmati kuliner ini sambil menonton pertunjukan seni dan budaya.

    *Apresiasi untuk Anak-anak yang Tampil*

    Acara ini juga memberikan apresiasi kepada anak-anak yang tampil dalam pertunjukan seni dan budaya. Anak-anak yang tampil mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang seni dan budaya.

    *Souvenir Cantik untuk Tamu Undangan*

    Semua tamu undangan yang hadir dalam acara ini mendapatkan souvenir cantik sebagai kenang-kenangan. Souvenir ini menjadi simbol apresiasi kepada tamu undangan yang telah hadir dalam acara ini.

    *Hari Lahir Ketum JAPERCI-SEBUDI*

    Acara ini juga bertepatan dengan hari lahir Ketua Umum JAPERCI-SEBUDI, Uni Farla. Pada hari Minggu, 10 Agustus, Uni Farla merayakan hari lahirnya dengan mengadakan acara Pentas Seni Budaya yang meriah dan penuh makna.

    *Kolaborasi yang Sukses*

    Acara Pentas Seni Budaya JAPERCI-SEBUDI ini merupakan hasil kolaborasi yang sukses antara pengurus JAPERCI-SEBUDI dan anggota. Fakhira Almira NPE dan Fayszah Nasla NPE, Ketua dan Sekretaris JAPERCI-SEBUDI YOUTH, berperan penting dalam mensukseskan acara ini. Dengan adanya acara ini, JAPERCI-SEBUDI dapat memperkenalkan tarian daerah dan kuliner khas Minang kepada masyarakat luas.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Kesehatan,  Musik,  Nasional,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    SENI DAN BUDAYA JADI WADAH INKLUSI IKPPI HADIRKAN PENTAS UNTUK PEREMPUAN ANAK ABK

    Jakarta wartapenasatu.com

    IKPPI & JAPERCI-SEBUDI Gelar Pentas Seni Budaya untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

     

    Minggu, 10 Agustus 2025, lantai 3 Kalibata City menjadi saksi terselenggaranya sebuah kegiatan seni yang sarat makna. Ikatan Ketua Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI) yang dipimpin oleh Ketua Umum Ibu Sinda Sutadisastra berkolaborasi dengan Jaringan Perempuan Cinta Seni Budaya Indonesia (JAPERCI–SEBUDI) di bawah kepemimpinan Uni Farlani Bermawi, S.Sos, menggelar Pentas Seni dan Budaya yang memadukan kreativitas, kearifan lokal, serta pesan pemberdayaan bagi perempuan dan anak.

     

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai komunitas seni, termasuk komunitas tari ibu-ibu milenial yang memamerkan kebolehannya di atas panggung. Tidak ketinggalan, sejumlah sanggar tari yang melibatkan anak-anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), turut memberikan penampilan memukau. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi wadah inklusi sosial yang merangkul semua kalangan tanpa batasan.

     

    Menurut Ibu Sinda Sutadisastra, acara ini tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga bagian dari gerakan pemberdayaan perempuan dan anak. Melalui seni dan budaya, perempuan dapat mengekspresikan potensi diri, menambah wawasan, dan membangun rasa percaya diri. “Seni adalah bahasa universal yang bisa menyatukan hati dan pikiran, serta menjadi sarana edukasi yang efektif,” ujarnya.

     

    Pentas seni ini juga menjadi momentum tasyakuran yang menandai simbol kebangkitan budaya yang berintegritas dan berliterasi, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045. Para peserta dan pengunjung diajak untuk menyadari pentingnya melestarikan seni budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu memperkuat karakter generasi penerus.

     

    Uni Farlani Bermawi, S.Sos, selaku pimpinan JAPERCI–SEBUDI, menegaskan bahwa acara ini adalah langkah nyata untuk mempererat jaringan perempuan pecinta seni budaya di seluruh Indonesia. Ia berharap, kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap seni tradisional dan modern.

     

    Selama acara berlangsung, suasana hangat dan penuh semangat terasa jelas. Pengunjung tidak hanya disuguhi tarian dan musik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku seni. Kehadiran anak-anak ABK di atas panggung menjadi momen yang menyentuh hati, membuktikan bahwa seni dapat menjadi jembatan kesetaraan dan kesempatan bagi semua.

     

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IKPPI dan JAPERCI–SEBUDI mengirimkan pesan kuat bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang berdaya, berkarakter, dan inklusif. Acara ini sekaligus mengukuhkan komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan warisan budaya bangsa sebagai bekal menghadapi masa depan yang gemilang.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Kesehatan,  Musik,  Olah Raga,  Seni dan Budaya

    Senam Sehat , Hati Bahagia Di Rusunawa Pinus elok Penggilingan Tower ETower

    Senam Sehat , Hati Bahagia Di Rusunawa Pinus Elok Tower E

    Jakarta.Wartapenasatu.com

    Mentari Jumat pagi menyinari Rusunawa Pinus Elok, Penggilingan, Jakarta Timur, menciptakan suasana cerah yang menyambut hangat para penghuni Tower E. Pukul 07.00 WIB, halaman tower sudah ramai. Warga, terutama para ibu rumah tangga—yang akrab disapa “emak-emak”—bersemangat mengikuti senam pagi rutin yang diadakan setiap minggu, kali ini menjadi tuan rumah di Tower E. Senyum ceria terpancar dari wajah mereka, mencerminkan kebersamaan yang erat. Terlihat berbagai usia ikut berpartisipasi, dari anak-anak hingga para lansia yang semangatnya tak kalah membara.

    Pak Saiful, koordinator dari UPRS 7 dan mbak Anna sebagai instruktur memimpin senam dengan iringan musik meriah lagu-lagu dangdut favorit seperti “Stecu Stecu” dan “Apate Apate”—menambah keceriaan suasana. Ibu Evi, Ketua RW 19, turut hadir menyaksikan semangat warga dan ikut serta senam bersama .Gerakan senam, mulai dari pemanasan ringan seperti peregangan otot dan senam aerobik, hingga gerakan inti yang lebih dinamis dilakukan dengan antusias. Pendinginan diakhiri dengan peregangan untuk melemaskan otot. Lebih dari sekadar olahraga, senam ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan mengisi pagi hari dengan energi positif.

    Kegiatan ini memiliki makna mendalam, terutama bagi para ibu rumah tangga. Mereka, dengan kesibukan dan tanggung jawabnya, tetap mengutamakan kesehatan fisik dan mental. Meski lahan terbatas, semangat untuk hidup sehat tetap membara, menunjukkan dedikasi luar biasa mereka. Senam pagi bukan hanya rutinitas, tetapi wujud kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga. Beberapa terlihat membawa anak-anak mereka yang ikut serta dalam gerakan senam yang disesuaikan dengan usia mereka.

    Semangat kebersamaan juga terlihat dalam aktivitas olahraga lainnya di Rusunawa Pinus Elok. Warga rutin berjalan pagi, berjemur (khususnya para lansia), bermain sepak bola, keranjang, atau bersepeda. Aktivitas ini menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan harmonis—sebuah potret kehidupan masyarakat yang saling3 mendukung. Anak-anak tampak berlarian riang setelah senam, menambah keceriaan suasana pagi

    Sebagai apresiasi, OPRS 7 menyediakan sarapan sehat berupa bubur kacang hijau. Usai senam, warga menikmati bubur bersama, bercengkerama, dan berbagi cerita. Suasana hangat dan penuh keakraban semakin mempererat ikatan persaudaraan di antara mereka. Terlihat beberapa warga saling membantu membagi bubur

    Senam pagi di Tower E lebih dari sekedar kegiatan olahraga; ini adalah simbol semangat juang dan kebersamaan warga Rusunawa Pinus Elok. Mereka membuktikan bahwa kehidupan di rusunawa dapat dipenuhi kehangatan, ketenangan, dan energi positif, meskipun keterbatasan ruang dan fasilitas. Kehadiran Ibu Evi juga menunjukkan dukungan penuh dari pihak RW terhadap kegiatan positif ini.

    Kisah ini menginspirasi: kebersamaan dan kepedulian dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik. Semangat warga Rusunawa Pinus Elok patut diapresiasi dan semoga menginspirasi banyak orang untuk menciptakan lingkungan yang lebih positif dan harmonis di tempat tinggal mereka.

  • AGAMA,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Kuliner,  Musik,  Nasional,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Walimatul Khitan Putra Ketua Badak Banten DPC Legok

    Tangerang-Warta pena satu. Com– Ribuan undangan disebar untuk merayakan Walimatul Khitan putra Bapak TB Adriansyah (Ketua Badak Banten DPC Legok) dan Ibu Fatia Yusnita. Acara resepsi khitanan ini akan diselenggarakan pada Minggu, 13 Juli 2025.

    Undangan telah mulai disebar hari ini, menjangkau sanak saudara, kerabat, sahabat, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota Ormas Badak Banten dari tingkat DPP, DPW, DPD hingga ranting. Sebanyak 5.000 undangan telah dicetak untuk memastikan semua yang diundang dapat hadir.

    Tak hanya keluarga dan kerabat dekat, acara ini juga mengundang para pejabat penting, mulai dari Bupati, Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa, hingga Ketua RT. Kehadiran para pejabat ini diharapkan dapat menambah semarak acara.

    Konfirmasi kehadiran telah diterima dari beberapa tokoh penting Ormas Badak Banten. Ketua Ormas Badak Banten dari DPP, DPW, dan bapak Rahmatullah/kubil ketua DPD kab. Tangerang, serta Bg Jhuno selaku Penasehat DPD, telah memastikan kehadirannya.

    Untuk memeriahkan acara dan menghibur para tamu undangan, Bapak TB Adriansyahatau biasa di sapa Bg iyank, telah menyiapkan hiburan berupa pentas musik dangdut Ternama di kab. Tangerang. Dan Artis-artis ibu kota akan turut di turunkan untuk memeriahkan acara Walimatul Khitan ini.

    Panitia penyelenggara berharap acara ini dapat berjalan lancar dan sesuai harapan. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan diharapkan dapat tercipta dalam acara Walimatul Khitan ini.

    Semoga putra Bapak TB Adriansyah dan Ibu Fatia Yusnita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan di masa mendatang. Acara ini menjadi bukti syukur atas karunia yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa. (Wps-Jhuno AS)