Pendidikan
- Artikel, Berita Duka, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kepolisian, Kriminal, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik
Lembaga KPK Dirwaster DKI : Polisi Diduga Biarkan 6 Pelaku Tawuran Maut Anak di Cengkareng Berkeliaran, Padahal Sudah Tercantum dalam Dakwaan dan Putusan Pengadilan
Wartapena Satu, Jakarta, 15 Januari 2026—
Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Dirwaster Provinsi DKI Jakarta menyatakan keprihatinan serius sekaligus kecaman keras terhadap penanganan perkara tawuran yang terjadi pada 16 Juni 2025 di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengakibatkan satu orang anak di bawah umur meninggal dunia.Berdasarkan dokumen resmi penegak hukum, perkara tersebut melibatkan 9 (sembilan) orang pelaku. Namun hingga saat ini, baru 3 orang yang diproses dan diputus oleh pengadilan, sementara 6 orang lainnya masih bebas berkeliaran, meskipun telah tercantum secara sah dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum, fakta persidangan, serta putusan pengadilan.
6 Nama Sudah Tercatat Resmi, Tapi Tak Ditangkap
Adapun keenam pelaku yang hingga kini belum ditangkap oleh Polsek Cengkareng, yaitu:
Afandi (DPO – Anak di bawah umur)
Razkafi (Dewasa)
Aji
Radit
Rifal
Akmal FauzanNama-nama tersebut secara eksplisit tercantum dalam Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomor: PDM-869/JKTBRT/10/2025, serta terungkap dalam fakta persidangan dan replik Jaksa Penuntut Umum, bahkan diperkuat oleh alat bukti video kejadian.
“Ini bukan lagi persoalan kekurangan alat bukti. Semua sudah terang benderang di persidangan. Pertanyaannya: mengapa enam pelaku yang sudah berstatus terdakwa tidak ditangkap?” tegas perwakilan L-KPK.
Diduga Ada Pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum.L-KPK menilai kondisi ini patut diduga sebagai pembiaran penegakan hukum. Terlebih, Jaksa Penuntut Umum telah memberikan arahan dan petunjuk resmi kepada penyidik kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap keenam pelaku tersebut.
Namun hingga kini, tidak ada langkah konkret dan terukur dari Polsek Cengkareng.
“Jika pelaku pembunuhan anak bisa bebas berkeliaran berbulan-bulan setelah namanya tercantum dalam dakwaan dan putusan, maka publik berhak bertanya: hukum ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas?” lanjut L-KPK.
Berpotensi Langgar Pasal Pidana
L-KPK menegaskan bahwa pembiaran ini berpotensi melanggar ketentuan pidana, antara lain:
Pasal 421 KUHP (penyalahgunaan wewenang oleh pejabat);
Pasal 422 KUHP (penyalahgunaan kekuasaan);
Pasal 304 KUHP (pembiaran);UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak;
UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI.
Kasus ini dinilai bukan hanya soal pidana pelaku tawuran, tetapi juga menyangkut integritas dan akuntabilitas aparat penegak hukum.
Ultimatum Terbuka kepada Polsek Cengkareng
L-KPK telah melayangkan surat ultimatum hukum resmi kepada Kapolsek Cengkareng agar segera menangkap keenam pelaku dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender.Apabila ultimatum tersebut tidak diindahkan, L-KPK memastikan akan:
Melaporkan perkara ini ke Divisi Propam Mabes Polri dan Polda Metro Jaya;
Mengadukan ke Kompolnas dan Ombudsman RI;
Membuka laporan dugaan tindak pidana terhadap pejabat yang bertanggung jawab;
Melakukan ekspos lanjutan secara nasional.
“Nyawa anak yang melayang tidak boleh ditutup dengan pembiaran. Negara tidak boleh kalah oleh kelalaian aparatnya sendiri,” tutup L-KPK. DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC
- DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC

Medan,Sumatera Utara :wartapenasatu.com-Menghadapi Pemilihan Calon Kepala Daerah (Cakada) pada tahun 2029,DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara Firman Sirait mengajak rekan pejuang menjadi pengurus sebagai Ketua Partai Kongres di tingkat DPC (Kabupaten/Kota) saat tim media mensingahi di kantor sekretariat DPD Partai Kongres pada Selasa 13/1/2026.
Firman Sirait mengatakan kepada tim media bahwa DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara membenarkan bahwa kepengurusan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah terbentuk dan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah mendapatkan SK dari DPP Partai Kongres.
Sesuai amanah dari DPP Partai Kongres sebelum Partai Politik (Parpol) baik yang lama dan baru akan di verifikasi oleh KPU daerah masing-masing pada tahun 2027. Partai Kongres tidak perlu lagi di ulang Verifikasi Administrasi (Vermin) karena Partai Kongres sudah terdaftar di Kemenhumham RI jadi Partai Kongres tinggal mengikuti Verifikasi Faktual (Verfak) insyah allah di adakan pada tahun 2028 yang akan datang,ujar Firman Sirait.Untuk sampai ini baru dua DPC Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk DPC Kota Medan,DPC Deli Serdang,untuk Kabupaten/Kota ada 34 jadi sesuai arahan dari KPU RI harus ada 75% kepengurusan di tingkat DPC Kabupaten/Kota.Berarti 17 DPC Kabupaten/Kota harus memenuhi persyaratan kelengkapan kepengurusan.
Apa itu Verifikasi Faktual adalah pada saat petugas-petugas KPU di daerah masing-masing mencek kelengkapan kepengurusan Partai mulai dari tingkat Provinsi,Kabupaten/Kota pada tahun 2028.
Saya sebagai Ketua DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara mengajak rekan-rekan pejuang di seluruh sumut ingin bergabung menjadi Anggota/Pengurus DPC Kabupaten/Kota silahkan hubungi di nomor Hp/Wa 081264811374.Di Partai Kongres bagi rekan pejuang DPC Kabupaten/Kota di utamakan kader-kader Partai Kongres ikut peserta Caleg,dan Cakada pada tahun 2029 tanpa mahar asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku di Partai Kongres.
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., meninjau dan memberikan bantuan peralatan sekolah di Sekolah Darurat Bencana di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut),Rabu (7/01/2025).

Dengan turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, Camat Badiri Saufi Ahmad Pasaribu, S.Kom, M.M
, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng Sarma Hutajulu, S.H., dan relawan dari DPP PDI PerjuanganKunjungan Bupati dilakukan untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi para pelajar yang terdampak bencana alam.”
Masinton, menyapa para siswa, dan memberikan semangat, serta hiburan agar anak-anak tetap ceria dan termotivasi untuk belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
Ia juga membagikan bantuan berupa tas sekolah, buku, serta alat tulis guna menunjang kebutuhan belajar para pelajar.
“Tetap semangat ya anak-anak. Untuk kebutuhan sekolah tidak perlu dikhawatirkan, semua akan kita fasilitasi,” ujarnya. di hadapan para siswa dan guru.Masinton menegaskan: “Proses belajar mengajar pascabencana dilakukan dengan pendekatan pembelajaran menyenangkan, trauma healing, serta dukungan psikososial bagi peserta didik.” katanya. info Disinfokom Tapteng
Pendekatan ini diharapkan mampu memulihkan kondisi mental anak-anak sekaligus menjaga semangat belajar mereka.
Kesiapan sekolah darurat ditandai dengan sejumlah langkah konkret yang telah direncanakan sejak awal dan langsung diimplementasikan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait.
Untuk sekolah-sekolah yang masih terisolasi, seperti SD Sigiringgiring dan SD Hutanabolon 3, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tenda darurat yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Meski berlangsung dalam kondisi terbatas, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Pemkab Tapteng saat ini juga memfokuskan upaya pada pembersihan ruang-ruang sekolah agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal.
“Dalam kesempatan itu juga Masinton meninjau pelayanan kesehatan di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang Kecamatan Badiri.”
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tapteng menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi, sekaligus menumbuhkan harapan dan optimisme bagi generasi muda di tengah proses pemulihan pascabencana.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Mengawali Tahun 2026 dalam Kasih: “Dua Pat Ni Manuk” yang Terus Melangkah Bersama
Mengawali Tahun 2026 dalam Kasih: “Dua Pat Ni Manuk” yang Terus Melangkah Bersama
Kebersamaan keluarga besar op Togap mengawali tahun 2026 pada hari Sabtu 10 Januari 2026 di Cipayung dalam suasana penuh kehangatan dan makna. Pertemuan keluarga yang berlangsung sederhana ini menjadi ruang untuk saling menyapa, berbagi cerita, serta mempererat ikatan kekeluargaan. Setiap anggota keluarga hadir dengan latar belakang dan perjalanan hidup yang berbeda, namun dipersatukan dalam semangat kasih dan kebersamaan.

Bagi masyarakat Batak, pertemuan keluarga di awal tahun merupakan tradisi yang memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat. Momentum Tahun Baru dimaknai sebagai waktu refleksi, pembaruan relasi, dan penguatan ikatan kekeluargaan. Tradisi ini terus dijaga sebagai warisan turun-temurun yang menanamkan nilai hormat, saling mengasihi, dan kepedulian antaranggota keluarga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu rohani “Naung Salpu Taon Na Buruk I”, yang mengajak keluarga merenungkan perjalanan hidup sepanjang tahun sebelumnya. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan penyertaan Tuhan dalam menjalani tahun yang baru. Momen mandok hata kemudian menjadi ruang bagi setiap keluarga untuk menyampaikan isi hati, harapan, serta saling memohon maaf atas kekhilafan yang pernah terjadi.
Pertemuan tahun ini terasa semakin bermakna bagi keluarga Op Simon Samosir dan Op Ester Juniarta Silaban. Kedua keluarga tersebut dipersatukan dalam filosofi “Dua Songon Pat Ni Manuk”, sebuah ungkapan Batak yang melambangkan dua kaki burung yang lahir dari satu Oppung yang sama, yaitu satu anak laki-laki sebagai tulang dan satu anak perempuan sebagai namboru. Filosofi ini mencerminkan kehidupan yang saling menopang, berjalan seimbang, dan menguatkan satu sama lain dalam setiap situasi.

Suasana kebersamaan berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Setiap keluarga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman hidup serta menyampaikan pengharapan ke depan. Dari pertemuan tersebut, terbangun optimisme baru untuk menapaki tahun 2026 dengan semangat kebersamaan, meski berbagai tantangan kehidupan telah dan akan terus dihadapi.
Kesederhanaan menjadi ciri utama dalam pertemuan keluarga ini. Tanpa kemewahan, nilai kebersamaan justru terasa semakin kuat. Hal tersebut menegaskan bahwa makna sebuah pertemuan keluarga tidak ditentukan oleh besar kecilnya acara, melainkan oleh ketulusan hati, kehadiran, dan relasi yang terbangun di dalamnya.Sukacita juga terlihat dari keterlibatan generasi muda keturunan Op Simon dan Op Ester Juniarta, yang bermuara pada Op Togap Samosir Pakpahan. Anak-anak tampak aktif membantu persiapan hingga penutupan acara, mulai dari menata perlengkapan hingga membersihkan bersama. Hal ini menjadi cerminan bahwa nilai kasih, tanggung jawab, dan
kebersamaan telah ditanamkan sejak dini. Dengan penuh iman, keluarga besar ini menyerahkan seluruh rencana dan harapan tahun 2026 ke dalam tangan Tuhan, melangkah bersama sebagai “Dua Pat Ni Manuk” yang saling menopang dalam kasih yang berkelanjutan yang tak lekang oleh waktu.
Kecamatan Pagedangan Tuan Rumah MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang
Wartapena Satu. Com /TNG-Banten
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang resmi digelar di Kecamatan Pagedangan pada tanggal 8 sampai dengan 13 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Camat Pagedangan Daniel Ramdani S.Sos., M.SI, menyampaikan terlebih dahulu ucapan terimakasih dan selamat datang kepada para tamu undangan serta para kafilah dari 29 kecamatan guna mengikuti kegiatan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2026 yang diselenggarakan di kecamatan tersebut.
Menurut Daniel Ramdani, MTQ ini merupakan sebuah kehormatan, kebanggaan dan amanah besar bagi Kecamatan Pagedangan yang telah di percaya oleh Bupati Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-56.
“Kepercayaan ini tentu tidak kami maknai hanya sebagai seremonial semata, tetapi sebagian bentuk tanggungjawab moral dan sosial untuk memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang aman, nyaman, religius serta penuh semangat ukhuwah islamiyah bagi seluruh peserta dan tamu undangan,” ungkap Daniel Ramdani saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan MTQ Ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang, berlokasi di wilayah Kecamatan Pagedangan Kamis, (8/1/26) malam.
Lebih lanjut, kata Daniel Ramdani, sebagai wilayah yang berkembang Kecamatan Pagedangan juga merupakan bagian integral dari dinamika pembangunan di Kabupaten Tangerang.
“Ditengah pesatnya pertumbuhan ekonomi, urbanisasi dan kemajuan teknologi kegiatan MTQ ini menjadi kekuatan bagi kita semua, bahwa pembangunan fisik harus seimbang dengan pembangunan mental dan spiritual,” ucapnya.
Daniel Ramdani meyakini bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai yang mampu menjadi penuntun dalam mengahadapi berbagi tantangan zaman.
“Oleh karena itu pelaksana MTQ di kecamatan pagedangan ini kami harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius masyarakat, mempererat persatuan antara warga serta menanamkan nilai-nilai kebijaksanaan,” tegas Daniel Ramdani.
Dirinya pun menegaskan, bahwa kecamatan Pagedangan telah berupaya semaksimal mungkin dalam mempersiapkan sarana, prasarana serta berbagai kebutuhan pendukung demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-56.
“Namun demikian kami juga menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaannya tentu masih terdapat keterbatasan dan kekurangan, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan, pelayanan maupun fasilitas yang kami sediakan masih belum sepenuhnya memenuhi harapan semua pihak. Kami berharap kekurangan tersebut tidak mengurangi kekhidmatan, semangat dan tujuan mulya dari kegiatan MTQ ini,” tandasnya.
Ditempat yang sama, saat diwawancarai wartawan, Sekretaris Kecamatan Pagedangan Moch. Farly Gusriadi, S.STP., M.Si. menambahkan, bawah kegiatan keagamaan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus syiar Islam untuk mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Tidak hanya itu, kata Farly Gusriadi, MTQ juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antar kafilah dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.
“Semoga MTQ ke 56 kecamatan pagedangan mampu menjadi tuan rumah yang baik, untuk melayani para kafilah-kafilah MTQ di seluruh wilayah kabupaten tangerang,” tutupnya.
44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres
44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

Toba,Sumatera Utara: wartapenasatu.com-Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, memimpin langsung Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Polres Toba periode 1 Januari 2026 sebanyak 44 Personil
Acara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Toba pada Jumat (2/1/2026)
Turut hadir, Wakapolres Toba, Kompol Marluddin S.Ag.,M.H, Para PJU Polres Toba, Para Perwira Polres Toba dan Personil Polres Toba, Ketua Bhayangkari Cabang Toba Ny Mira V.J Parapaga, Bhayangkari Cabang Toba
Kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 ini terdiri dari AKP Ke Kompol sebanyak 2 Personel, Iptu ke AKP sebanyak 4 Personel, Ipda ke Iptu sebanyak 2 Personel, Aipda ke Aiptu sebanyak 1 personel, Bripka ke Aipda sebanyak 7 personel, Briptu ke Brigpol sebanyak 10 personel, dan Bripda ke Briptu sebanyak 18 personel

Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang diberikan oleh negara.
Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta perilaku yang tidak tercela selama berdinas. “Kenaikan pangkat ini adalah hasil jerih payah saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Semakin tinggi pangkat yang diraih, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban,” tandasnya
“Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memotivasi saudara untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Kapolres.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Ancol Donasikan 10% Hasil Penjualan Tiket Malam Tahun Baru Untuk Korban Bencana di Sumatera
Wartapena Satu, Jakarta, 2 Januari 2026-PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk PRESS RELEASE No : 001/CS-PR/PJA/I/2026 telah mendonasikan sebesar Rp. 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) dari hasil penjualan tiket masuk orang Pintu Gerbang Utama khusus kunjungan pada tanggal 31 Desember 2025 untuk Bantuan Pemulihan Masyarakat terdampak Bencana di Sumatera.Donasi terdiri dari hasil penjualan tiket online di www.ancol.com dan penjualan tiket offline (on the spot) di loket Pintu Gerbang Utama pada tanggal 31 Desember 2025 sebanyak 41.597 orang dengan omset/pendapatan Rp1.450.345.500 sehingga didonasikan 10% dari penjualan tiket tersebut sebesar Rp145.034.550 (Seratus Empat Puluh Lima Juta Tiga Puluh Empat Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah) dan digenapkan donasinya menjadi Rp 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).
Proses pengumpulan dan penghitungan dana dilakukan dengan prinsip transparansi untuk memastikan akuntabilitas. Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windri Atmoko, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pengelolaan dana didokumentasikan dengan baik dan dapat diakses secara terbuka sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Donasi tersebut telah disalurkan ke Baznas Bazis DKI Jakarta yang akan digunakan pada bantuan kemanusiaan dan pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility).
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya sekadar kontribusi finansial, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada saudara-saudara di Sumatera. “Kami berharap donasi ini dapat memberikan harapan dan membantu masyarakat terdampak untuk bangkit kembali lebih cepat,” ujarnya.
Selain donasi dana, Ancol juga menyertakan doa dan dukungan melalui berbagai kegiatan, termasuk drone light show bertema “Cahaya Langit Jakarta Mendoakan Sumatera” yang diselenggarakan pada malam pergantian tahun. Hal ini menjadi bukti bahwa Ancol tidak hanya berperan sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga sebagai bagian aktif dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sesama.
SANGGAR SENI LINGGAYANA GELAR EVALUASI KENAIKAN TINGKAT ANAK TARI TRADISIONAL DAN MILANGKALA KE 8 DI CAFE IN COFFEE

SUMEDANG, WARTA PENASATU.com – Sanggar seni budaya tradisional Linggayana menggelar acara evaluasi kenaikan tingkat anak-anak tari sekaligus Milangkala Ke-8 di Cafe dan Resto In Coffee, Desa Gudang, Tanjung Sari, Sumedang, pada hari Minggu (28/12/2025). Kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Acara yang dipimpin oleh pimpinan sanggar Raden Haji Oding Rojudin dan Ketua Sanggar Ibu Kania Ratna Dewi, S.Pd., dihadiri oleh tamu undangan, para orang tua/wali murid, tokoh masyarakat, serta Kuwu Desa Gudang Bapak Muhamad Bangkit.Selaku pemilik tempat, Bapak Haji Andri menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, seni budaya merupakan warisan nilai yang membentuk karakter dan jati diri generasi muda. “Peran komunitas seni guna menjaga nilai tradisi dan ruang pembinaan positif bagi anak-anak salah satunya melalui sanggar seni Linggayana,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Sanggar Ibu Kania Ratna Dewi, S.Pd. Dia menjelaskan bahwa acara ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi proses pembinaan, menentukan jenjang berikutnya, serta memberikan apresiasi kepada anak-anak yang menunjukkan prestasi, disiplin, dan konsistensi dalam menekuni seni tari tradisional.Pada acara tersebut, juga diberikan piagam dan piala sebagai bentuk penghargaan yang diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk terus meningkatkan semangat menjadikan seni sebagai jalur prestasi. Sanggar seni Linggayana sendiri berperan sebagai wadah edukasi dan pengembangan bakat generasi muda.

Pimpinan sanggar menyampaikan harapan agar Linggayana terus tumbuh besar sebagai wadah pembinaan seni. Selain itu, diharapkan anak-anak dapat menjaga dan melestarikan seni tari tradisional, khususnya kesenian tradisional Jawa Barat.Refleksi Akhir Tahun DPD AWPI DKI Jakarta: Profesionalisme dan Solidaritas Kunci Sukses Jurnalis

Wartapena Satu, Jakarta, 28 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DKI Jakarta menggelar acara refleksi akhir tahun di JTS Kemayoran, Jakarta, pada Minggu, 28 Desember 2025.
Acara ini mengangkat tema “Profesionalisme Pers dan Solidaritas Jurnalis” sebagai cerminan dinamika dunia jurnalistik selama satu tahun terakhir dan tantangan yang dihadapi oleh para wartawan.
Ketua DPD AWPI DKI Jakarta, Abdul Haris, S.IP., MT.Kwi menekankan pentingnya profesionalisme sebagai pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan oleh media.
“Profesionalisme adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap media,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antar jurnalis dalam menghadapi tekanan dan ancaman dalam menjalankan tugasnya.
“Solidaritas merupakan kekuatan yang dapat melindungi wartawan dari berbagai tekanan dan ancaman,” kata Abdul Haris.
Ia mengajak seluruh wartawan untuk saling mendukung dan membantu, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan atau menghadapi masalah hukum terkait dengan profesinya.
Penasehat DPD AWPI DKI Jakarta, Gusti Made Ivan Adines, S.H., M.H., juga memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara refleksi akhir tahun ini.
“Saya berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya profesionalisme dan solidaritas di kalangan jurnalis,” ujarnya.
Acara refleksi ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain diskusi panel, orasi ilmiah, dan pemberian penghargaan kepada wartawan berprestasi.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para wartawan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya profesionalisme dan mempererat tali solidaritas demi kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia.
Dalam kesempatan ini, DPD AWPI DKI Jakarta juga mengundang perwakilan dari DPC AWPI Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan untuk hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini
Perempuan Prabowo Gelar hari Ibu dan Natal UMKM 2025, Satukan Emak- Emak Lintas Agama dan Suku untuk Indonesia Maju
Perempuan Prabowo melalui sayap organisasi Perempuan Peduli Nusantara (PPN) menggelar Acara Hari Ibu dan Natal UMKM 2025 di
Gedung Juang 45, Jakarta, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM perempuan, khususnya para ibu, yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan suku sebagai wujud persatuan dalam mendukung Indonesia yang maju dan berdaya.

Acara dibuka pada pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai simbol semangat nasionalisme. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum Perempuan Peduli Nusantara, Ibu Inge Mangundap, yang menekankan pentingnya solidaritas perempuan dalam membangun ekonomi keluarga melalui UMKM

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina PPN, Ibu Dr. Hj. Halimah Murnawir. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu-ibu, memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat dan pilar utama dalam menciptakan ketahanan ekonomi bangsa melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Seluruh pengurus dan anggota PPN sangat bersemangat dan dapat apresiasi dari berbagai pihak , yang dinilai sangat berarti dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di Indonesia.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM perempuan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Berbagai kegiatan edukatif digelar, seperti pelatihan kepemimpinan, strategi promosi produk, serta pembekalan teknik penguatan mental dan kepercayaan diri dalam berwirausaha.
Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha perempuan dari berbagai daerah. Selain itu, digelar lomba fashion show busana adat Nusantara dan lomba masakan tradisional daerah, yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga menjadi sarana promosi produk UMKM. Para peserta lomba dan stand bazar terbaik memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi aktif mereka.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan UMKM selesai, acara dilanjutkan dengan Perayaan Natal untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus. Perayaan berlangsung khidmat melalui renungan singkat yang disampaikan Pendeta Joni Jefta Mamentu, penampilan vokal grup ibu-ibu, serta penyalaan lilin dan nyanyian bersama. Melalui kegiatan ini, Perempuan Peduli Nusantara berharap dapat memperkuat persatuan UMKM perempuan lintas agama dan suku, sekaligus mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

