Politik
Buya Fikri : Imbau kepala negara, batalkan kebijakan PPATK
Ketua DPP PU Buya Fikri Tokoh Perantau.PFi.
Buya Fikri : Imbau kepala negara, batalkan kebijakan PPATK
Jakarta, Media – Ketua DPP partai Ummat komisi Ekonomi, Buya Fikri Bareno, Mag, MBA mengimbau presiden Prabowo untuk membatalkan kebijakan yang diterbitkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yaitu memblokir rekening yang tidak aktif selama 3 hingga 12 bulan.
” Ini kebijakan yang konyol , menyusahkan rakyat, dan melanggar hak azasi. Negara tidak boleh semena mena buat kebijakan yang menyengsarakan rakyat, ” ungkap Fikri kepada Media di Jakarta Selasa malam (28/7).
Bank itu kan berfungsi untuk menyimpan uang , kenapa harus dibekukan kalau tidak aktiv 3 sampai 12 bulan ?. Ini jelas 2 kebijakan yang menyengsarakan rakyat, ulang Buya yang pakar di bidang ekonñDan juga akan berdampak buruk pada dunia perbankan, hilang kepercayaan rakyat pada bank dan akan terjadi Rust Money dan ini bisa buat negara jadi kolaps.
Presiden harus beri pelajaran pada PPATK yang buat kebijakan serampangan dan membahaya kan pada presiden Prabowo. Karena kebijakan ltu tampaknya membuat rakyat marah dan cenderung menghilangkan kepercayaan pada presiden, karena rakyat sangat dirugikan, urai Fikri..
Tujuan kemerdekaan diantara melindungi segenap tumpah darah Indonesia . Jadi kebijakan PPATK bertentangan dengan UUD 45. Dan juga anti Panca Sila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ” sila – IV. Andi.
Strategi Pemberdayaan SDM Polri
Strategi Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik, Manajemen Penyidikan (E-MP) Dalam Rangka Upaya Penegakan Hukum

Polresta Palangka Raya wartapenasatu.com– Dalam rangka mendukung percepatan transformasi digital penegakan hukum, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian di Polda Kalimantan Tengah selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Juli 2025.

Penelitian ini mengangkat tema “Strategi Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (e-MP)”.
Kegiatan yang termasuk dalam agenda Bidang Penugasan dan Pembinaan (Gasbin) ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian nasional oleh Puslitbang Polri terhadap implementasi aplikasi e-MP di jajaran kepolisian seluruh Indonesia.
Tim peneliti dipimpin oleh Kombes Pol A. Widihandoko, S.H., M.H. (Kabid Gasbin Puslitbang Polri), didampingi oleh Pembina TK. I Budi Triyanto, S.Sos. (Sekretaris), Dini Dwi Kusumaningrum, S.Sos., M.S. dari BRIN sebagai narasumber, dan Ipda Rachmat Taufik Hidayatulloh sebagai anggota tim.
Kombes Pol Widihandoko menjelaskan bahwa aplikasi e-MP adalah sistem berbasis website yang berfungsi sebagai alat pengawasan dan manajemen data perkara pidana. Sistem ini mendukung konsep single prosecution system sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029.
“Implementasi e-MP bukan hanya soal teknologi, tetapi kesiapan SDM penyidik di lapangan juga menjadi faktor utama keberhasilan sistem ini,” jelas Widihandoko.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan personel Polri dalam mengoperasikan e-MP, serta menggali tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penggunaan sistem tersebut di lingkungan satuan fungsi Reserse dengan metode campuran (mixed method), yaitu kualitatif dan kuantitatif.
Tim melakukan wawancara langsung dengan pejabat utama di Polda Kalteng serta Polres jajaran, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), dan menyebarkan kuesioner daring kepada penyidik serta penyidik pembantu.
Data dikumpulkan dari berbagai satuan fungsi seperti Reskrimum, Resnarkoba, Reserse Siber, Polair, serta bidang TIK dan Binopsnal. Responden mencakup Karo SDM, para Kasat, Kanit, hingga Kapolres dan Wakapolres yang berkaitan langsung dengan proses penyidikan.
Melalui penelitian ini, Puslitbang Polri berharap dapat merumuskan strategi yang tepat dalam memberdayakan SDM penyidik, agar penerapan e-MP mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi proses penegakan hukum.
“Harapan kami, hasil penelitian ini dapat menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan pelatihan, penganggaran, hingga pengembangan sistem yang lebih baik ke depan,” ujar narasumber dari BRIN, Dini Dwi Kusumaningrum, S.Sos., M.S.
Kegiatan penelitian ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun sistem hukum berbasis teknologi informasi yang andal, adaptif, dan sesuai dengan tuntutan masyarakat modern.@ Herry Kalteng
Akademi Kepolisian Teliti Kinerja Perwira Muda di Kalimantan Tengah
Akademi Kepolisian Teliti Kinerja Perwira Muda di Kalimantan Tengah, Polresta Palangka Raya Jadi Tuan Rumah

Polresta Palangka Raya wartapenasatu.com– Akademi Kepolisian (Akpol) menggelar kegiatan penelitian terhadap para Perwira Remaja lulusan tahun 2022 hingga 2024 yang kini mengabdi di jajaran Polda Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilangsungkan di Polresta Palangka Raya, Senin (28/7/2025), dan melibatkan sejumlah personel dari empat Polres di wilayah Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rupatama Endra Dharmalaksana Polresta Palangka Raya ini dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Prof. Dr. Drs. Sofyan Nugroho, S.H., M.Si., M.H. selaku Ketua Tim. Turut hadir pula tim peneliti dari unsur akademisi dan kepolisian yang berkompeten di bidangnya.
Penelitian ini menyasar responden dari Polresta Palangka Raya, Polres Katingan, Polres Pulang Pisau, dan Polres Gunung Mas. Mereka terdiri dari Wakapolres, Kasat Reskrim, Kapolsek, Kanit Reskrim, hingga anggota di lapangan.
Melalui metode wawancara dan diskusi kelompok, tim peneliti menggali data dan pengalaman langsung terkait implementasi tugas dan pembinaan terhadap para lulusan Akpol muda.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi,S.I.K., M.H. melalui Kabag SDM Kompol Suyatno, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan harapan lembaga pendidikan kepolisian dengan realitas tugas di lapangan.
“Ini menjadi ruang evaluasi terbuka, baik dari sisi kinerja, integritas, maupun tantangan yang dihadapi perwira remaja dalam mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.@ Herry Kalteng
Gerakan Bumiputera: Partai Baru untuk Kesejahteraan Rakyat
Gerakan Bumiputera: Partai Baru untuk Kesejahteraan Rakyat

Jakarta , wartapenasatu.com, Senin, 28 Juli 2025 menjadi hari bersejarah bagi sejumlah tokoh masyarakat dan inisiator di Jakarta. Bertempat di Hotel Royal Kuningan, sebuah pertemuan penting digelar dengan agenda utama pembahasan rencana pendirian partai politik baru. Partai yang akan lahir ini mengusung nama Gerakan Bumiputera, sebuah identitas yang mencerminkan fokus dan tujuan mulia demi kemajuan bangsa.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh tokoh politik beken Agung Mozin, Agung B. Utomo dan Mardian serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki visi dan misi serupa untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional. Diskusi hangat mewarnai setiap sesi, merumuskan fondasi ideologi partai yang diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi dan perjuangan rakyat, khususnya dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.
Inti dari Gerakan Bumiputera adalah komitmen kuat untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah yang sah. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat stabilitas dan kesinambungan program pemerintah merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan jangka panjang demi kemakmuran seluruh lapisan masyarakat.
Fokus Gerakan Bumiputera pada dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang legitimate ini ditujukan secara spesifik untuk kesejahteraan rakyat. Partai ini meyakini bahwa dengan bersinergi dan mengawal implementasi program-program strategis, dampak positif akan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Para inisiator dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa sudah saatnya ada kekuatan politik yang benar-benar berorientasi pada kepentingan fundamental rakyat, tanpa terjebak dalam kepentingan golongan sempit. Gerakan Bumiputera diharapkan dapat menjadi pionir dalam mewujudkan politik yang partisipatif dan konstruktif, jauh dari polarisasi yang kerap menghambat kemajuan.
Sebagai langkah selanjutnya, tim perumus akan bekerja lebih intensif untuk mempersiapkan semua persyaratan administratif dan struktural yang diperlukan dalam pendirian partai. Diharapkan, Gerakan Bumiputera dapat segera terdaftar secara resmi dan mulai bergerak aktif di tengah masyarakat, menggalang dukungan dan menyuarakan aspirasi demi tercapainya cita-cita bangsa.
Pendirian partai Gerakan Bumiputera ini merupakan angin segar bagi dinamika politik Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan fokus pada kesejahteraan rakyat melalui dukungan terhadap program pemerintah yang sah, Gerakan Bumiputera bertekad untuk menjadi agen perubahan yang positif, membawa harapan baru bagi masa depan Indonesia yang lebih adil dan makmur.
FSP BUMN Bersatu Dukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina Oleh Kejagung
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono mendukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mendapatkan dukungan penuh dari jajaran Direksi Pertamina saat ini.
Tidak bisa di pungkiri strategi dan komitmen penuh dari Direktur Pertamina, Simon Aloysius Mantiri patut di apresiasi dalam melakukan perubahan di tubuh Pertamina untuk benar-benar merubah kinerja Pertamina yang selama ini seperti bebek lumpuh, yang istilahnya secara harfiah menggambarkan keadaan seekor bebek yang terluka, Tak berdaya jadi sasaran predator atau koruptor seperti Riza Chalid dan lainnya yang memangsa Pertamina. Kata Ketum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada wartawan Minggu, (27/7/2025).
“Langkah Dirut PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri dalam Pengelolaan Pertamina yang bersih dari korupsi itu, Sebagai awal yang baik dalam mendukung keberhasilan Pertamina untuk mencapai target PT Pertamina yang menargetkan produksi minyak perusahaan untuk tahun 2025 ini mencapai 419 ribu barel per hari,
Selain itu PT Pertamina juga menargetkan produksi minyak perusahaan untuk tahun 2025 ini mencapai 419 ribu barel per hari,” tegas Arief Poyuono.“Sebab program efisiensi dan optimalisasi kinerja di Pertamina hanya akan berhasil jika tidak ada virus virus Korupsi di Pertamina,” ujar Arief.
“Apalagi Ke depan, Simon juga ingin PT Pertamina bisa mendukung pencapaian target nasional produksi migas 1 juta barrel per hari di tahun 2030 atau lebih cepat,” paparnya.
“Ini sebuah tugas besar bagi Dirut Simon Aloysius Mantiri dari Presiden Prabowo Subianto agar PT Pertamina dan kawan-kawan Pekerja di Pertamina memegang peranan penting di dalamnya, Bukan hanya untuk menjaga ketahanan energi, Tapi juga untuk menjaga kedaulatan energi bangsa,” terang Arief Poyuono.
FSP BUMN Bersatu juga mengapresiasi Dirut Pertamina terkait komitmennya dalam mengutamakan Aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (HSSE) di seluruh lini operasional. Dimana dia berkomitmen satu nyawa yang hilang tetaplah terlalu banyak. Zero fatality adalah target utama yang tidak boleh ditawar.
Terkait Kejaksaan Agung yang sudah bekerja dengan luar biasa dalam mengungkap mega korupsi di Pertamina yang tidak pernah tersentuh, “Kami FSP BUMN Bersatu berkomitmen untuk mendukung Kejaksaan Agung dari anasir-anasir yang coba menghalangi Kejaksaan Agung dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia,” demikian dikatakan Arief Poyuono, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.
“Apalagi selama ini FSP BUMN Bersatu sudah memiliki kerjasama dengan Kejaksaan Agung dalam Pemberantasan Korupsi Di BUMN,” pungkas Arief Poyuono.
Irigasi Pacitan: Harapan Baru Menuju Swasembada Pangan
Irigasi Pacitan: Harapan Baru Menuju Swasembada PanganPangan


Gerakan Emansipasi Perubahan Kelakuan (GEP), sebuah organisasi yang fokus pada pembangunan pedesaan, tengah berupaya mewujudkan mimpi swasembada pangan di Kabupaten Pacitan. Proyek pilot pembangunan irigasi yang digagas GEP ini telah mendapat angin segar dengan persetujuan proposal dari Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) dan Kementerian Pertanian (Kementan). Saat ini, proposal tersebut tengah menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal Irigasi dan Pengaturan Persawahan.

Keberhasilan GEP dalam mendapatkan persetujuan dari Mensesneg dan Kementan menjadi bukti nyata komitmen dan kredibilitas organisasi ini dalam menjalankan program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat. Dukungan dari lembaga pemerintah tersebut menunjukkan bahwa proyek irigasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Pacitan.

Proses teknis pelaksanaan proyek saat ini masih dalam tahap pembahasan intensif oleh GEP. Seluruh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GEP turut serta dalam rapat-rapat yang membahas detail teknis pelaksanaan proyek. Antusiasme dan komitmen yang tinggi ditunjukkan oleh seluruh anggota DPP, masing-masing berkontribusi sesuai dengan keahlian dan bidangnya.Bapak Taguh, selaku Ketua Umum GEP, optimis proyek ini akan berjalan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Pacitan. Keyakinan beliau diamini oleh seluruh anggota DPP, yang siap bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut.
Proyek irigasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Pacitan, khususnya dalam sektor padi. Dengan sistem irigasi yang memadai, para petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pacitan secara keseluruhan.
Selain peningkatan produktivitas pertanian, proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru di Pacitan. Proses pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur irigasi akan menyerap tenaga kerja lokal, sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
Keberhasilan proyek ini juga akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui pembangunan infrastruktur irigasi yang terencana dan terintegrasi. GEP berharap proyek ini dapat menjadi model replikasi bagi daerah-daerah lain yang memiliki tantangan serupa dalam sektor pertanian.
Dengan dukungan dari pemerintah dan komitmen yang kuat dari GEP, proyek irigasi di Pacitan ini diyakini akan memberikan dampak positif yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dalam pembangunan pedesaan.
Semoga proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Pacitan, serta menjadi inspirasi bagi upaya peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia.
Data Pribadi RI ke AS: DPR Desak Pemerintah Buka Suara
Data Pribadi RI ke AS: DPR Desak Pemerintah Buka Suara
Jakarta , wartapenasatu.com, Polemik rencana transfer data pribadi warga Indonesia ke Amerika Serikat (AS) memanas. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendesak Komisi I DPR untuk segera memanggil pemerintah guna meminta klarifikasi resmi terkait isu sensitif ini. Pernyataan Dasco ini muncul sebagai respons atas pengumuman Gedung Putih yang menyatakan Indonesia telah memberikan jaminan atas pemindahan data tersebut.
Desakan tersebut disampaikan Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 25 Juli 2025. Ia menekankan pentingnya penjelasan transparan dari pemerintah untuk meredam kegaduhan publik yang ditimbulkan oleh isu ini. Keamanan dan kedaulatan data pribadi warga negara Indonesia menjadi poin krusial yang tak boleh diabaikan.
Dasco meminta Komisi I untuk segera berkomunikasi dengan pemerintah, baik melalui dialog langsung maupun undangan resmi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penjelasan yang komprehensif dan menyeluruh terkait mekanisme transfer data, jaminan keamanan, dan perlindungan data pribadi warga Indonesia di AS. Kejelasan informasi ini sangat penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan data dan melindungi hak-hak warga negara.
Pengumuman Gedung Putih yang menyebutkan Indonesia memberikan kepastian terkait pemindahan data pribadi ke AS telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan. Pernyataan tersebut menyebut hal ini sebagai bagian dari kesepakatan negosiasi dagang antara Indonesia dan AS, di mana AS akan menurunkan tarif balasan hingga 19 persen bagi Indonesia sebagai imbalannya.
Namun, kejelasan mekanisme dan jaminan keamanan data yang akan ditransfer masih menjadi pertanyaan besar. Publik menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah terkait perjanjian ini. Kekhawatiran akan potensi pelanggaran privasi dan keamanan data pribadi menjadi fokus utama dari desakan DPR ini.
Isu ini juga menyoroti pentingnya regulasi yang kuat dalam melindungi data pribadi warga negara. Peraturan yang melindungi data pribadi harus mampu menjamin keamanan dan privasi data, terlepas dari lokasi penyimpanan data tersebut. Pemerintah perlu memastikan bahwa perjanjian dengan AS tidak mengorbankan keamanan dan kedaulatan data warga negara.
Desakan DPR ini menjadi langkah penting dalam memastikan pemerintah bertanggung jawab dan transparan dalam menangani isu transfer data pribadi ke AS. Komisi I DPR memiliki peran vital dalam mengawasi dan memastikan pemerintah menjalankan kewajibannya dalam melindungi kepentingan warga negara.
Kejelasan dan transparansi dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan publik. Pemerintah harus mampu menjelaskan secara rinci bagaimana keamanan dan privasi data pribadi warga Indonesia akan dijamin di AS, serta mekanisme pengawasan yang akan diterapkan.
Ke depan, peristiwa ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga dalam menyusun dan memperkuat regulasi terkait perlindungan data pribadi. Kerangka hukum yang komprehensif dan efektif sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan digitalisasi dan globalisasi yang semakin kompleks. Perlindungan data pribadi merupakan hak asasi yang harus dijaga dan diprioritaskan.
Geger! Data Pribadi Indonesia Diklaim Akan Dikelola Amerika, Prabowo Harus Tolak!
Geger! Data Pribadi Indonesia Diklaim Akan Dikelola Amerika, Prabowo Harus Tolak!
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeklaim Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pengelolaan data pribadi Indonesia oleh Amerika Serikat. Pernyataan kontroversial ini langsung memicu gelombang protes dan kecaman dari berbagai pihak.
Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum memberikan tanggapan resmi atas klaim Trump tersebut. Namun, desakan agar Presiden menolak negosiasi pengelolaan data pribadi Indonesia oleh Amerika semakin menggema. Para aktivis menekankan betapa berharganya data pribadi warga negara dan perlunya perlindungan ketat dari potensi penyalahgunaan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutia, menyatakan masih menunggu respon dari Menko Ekoin, Airlangga Hartarto. Sementara itu, Ketua DPR, Ibu Puan Maharani, telah meminta pemerintah untuk melindungi data pribadi Indonesia dan mempertanyakan alasan di balik rencana transfer data tersebut ke Amerika Serikat.

Inge Mangundap, Ketua Umum Perempuan Peduli Nusantara menyatakan bahwa DPR sebagai wakil rakyat harus meminta persetujuan rakyat. Ia tegas menolak segala bentuk negosiasi terkait pengelolaan data pribadi Indonesia. “Tolak tidak ada kata negosiasi untuk data pribadi kami!” tegasnya.Pernyataan Trump dan reaksi keras dari berbagai pihak ini telah memicu perdebatan nasional yang sengit mengenai keamanan data dan kedaulatan digital Indonesia. Publik menantikan klarifikasi resmi dari Presiden Prabowo Subianto dan langkah konkret pemerintah untuk melindungi data pribadi warganya.
OPS PATUH KARAKKATAU 2025 TULANG BAWANG BARAT FOKUS PADA KESELAMATAN DAN DISIPLIN BERLALU LINTAS
Polres Tulang Bawang Barat Tindak 1.025 Pelanggar Lalu Lintas selama Sembilan Hari Ops Patuh Krakatau 2025
Tulang Bawang Barat,MTV- Satuan Lalu Lintas Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung telah menindak 1.025 pelanggar lalu lintas selama Sembilan hari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2025, yang berlangsung sejak Senin (14/7/2025). Penindakan tersebut terdiri 58 tilang di tempat, dan 967 teguran kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni.S.I.K, M.I.K melalui Kasat Lantas Akp Fony Salimubun .S.H.,M.H, menjelaskan, Penindakan kepada pelanggar yang kedapatan secara langsung oleh petugas di lapangan di lakukan penindakan tilang secara manual dan memberikan Teguran kepada pelanggar.
” Sembilan hari ini total sudah 1.025 penindakan, dengan rincian 58 tilang manual, dan 967 teguran,” kata Akp Fony, Selasa (22/07/2025).
Akp Fony Salimubun menambahkan bahwa pelanggaran lalu lintas di dominasi oleh penggunaan Helm SNI, kepemilikian Surat Izin Menengemudi (SIM) dan Tidak terpasang Plat nomor kendaraa/ TNKB.
Selain penindakan, Satlantas Polres
Tulang Bawang Barat juga melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di jalan, sekolah, serta melalui media sosial, agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Operasi Patuh Krakatau 2025 akan berlangsung selama 14 hari hingga 27 Juli mendatang dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat agar patuh terhadap aturan lalu lintas, memakai helm, sabuk pengaman, dan melengkapi surat-surat kendaraan. Operasi Patuh bukan untuk menakuti masyarakat, tetapi untuk keselamatan bersama,” ujar Akp Fony
Ada 9 sasaran Operasi Patuh Krakatau 2025 diantaranya :
1. Menggunakan ponsel saat berkendara = Mengemudi sambil menggunakan telepon seluler sangat berbahaya dan bisa memecah konsentrasi.
2. Pengendara di bawah umur = Mengendarai kendaraan tanpa cukup umur atau belum memiliki SIM adalah pelanggaran serius.
3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor = Selain melanggar aturan, hal ini juga membahayakan keselamatan.
4. Tidak memakai helm berstandar SNI = Helm bukan sekadar pelindung kepala, tapi juga kewajiban hukum.
5. Tidak memakai sabuk pengaman saat mengemudi mobil = Safety belt adalah perlindungan pertama saat terjadi kecelakaan.
6. Mengemudi dalam pengaruh alkohol = Konsumsi minuman keras sebelum berkendara meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
7. Melawan arus lalu lintas = Aksi ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga p
engguna jalan lainnya.8. Melampaui batas kecepatan yang ditentukan = Kecepatan berlebih merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas.
9. Kendaraan tanpa pelat nomor depan dan belakang = Kelengkapan identitas kendaraan merupakan syarat sah berkendara di jalan.
“Dengan pelaksanaan operasi ini, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat di dalam berlalu lintas dapat meningkat sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Tulang Bawang Barat.”
Tegas Kasat Lantas Akp Fony Salimubun .S.H.,M.H
(Nanang Ali & Nok Srie)
Beras 20 Kg, Warga Bidara Cina Antusias!
Beras 20 Kg, Warga Bidara Cina Antusias!

Pembagian beras sebanyak 20 kilogram per keluarga di RW 11, Kelurahan Bidara Cina, berlangsung meriah pada hari ini. Antusiasme warga sangat terlihat sejak pagi hari, terlihat dari banyaknya warga yang mengantre. Meskipun terjadi sedikit kepadatan dan desak-desakan, proses pembagian berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Semua warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan berhasil mendapatkan haknya berupa beras 20 kg. Bantuan ini ditujukan bagi warga yang menerima dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).


Jakarta, wartapenasatu.com Pembagian beras dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB. Panitia pembagian beras bekerja keras untuk memastikan semua warga terlayani dengan baik dan efisien. Sistem antrean yang terorganisir membantu meminimalisir potensi kericuhan.Ibu Rosmanasari, salah satu penerima bantuan beras dan warga RW 11, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak penyelenggara. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan beras ini. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga saya,” ujarnya.
Ibu Rosmanasari juga menambahkan bahwa bantuan beras ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga kurang mampu di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok. Ia berharap program bantuan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Suasana kekeluargaan dan gotong royong begitu terasa di lokasi pembagian beras. Warga saling membantu dan menjaga ketertiban selama proses berlangsung. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi di lingkungan RW 11.
Keberhasilan pembagian beras ini menjadi contoh nyata bagaimana bantuan sosial dapat disalurkan dengan efektif dan efisien, menjangkau mereka yang membutuhkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus menginspirasi dan menjadi contoh bagi daerah lain.
