Politik
SINERGI GARDA PRABOWO DAN KONGRES PEJUANG PEREMPUAN INDONESIA
Jakarta wartapenasatu.com
Rayna Wahyuningsih, seorang aktivis yang berdedikasi, memegang peran penting dalam organisasi Garda Prabowo. GARDA PRABOWO (Gerakan Rakyat Dukung Dan Bela Prabowo) yang sebelumnya bernama Gardu Prabowo adalah Organisasi Masa yg dibentuk dan di resmikan oleh Pak Prabowo di tahun 2008 dan berubah nama tahun 2017, walau didirikan bukan sebagai organisasi sayap tetapi sebagai *Organisasi Pendukung Pak Prabowo saat membentuk Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA)* memiliki visi dan misi untuk mendukung program-program yang bertujuan memajukan Indonesia. Sebagai anggota Dewan Koordinasi Nasional (DKN) atau pusat Garda Prabowo, Rayna aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan dan inisiatif organisasi.
Kolaborasi dalam semua kegiatan sesuai dengan visi dan misi Pemerintah yang diprogramkan oleh Bapak Presiden Jend (Purn) H.Prabowo Subianto, yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” yang dikenal sebagai “Asta Cita”, yang didalamnya memiliki 8 misi dan visi untuk menuju Indonesia emas.
Komitmen Rayna terhadap kemajuan Indonesia terlihat jelas melalui kolaborasinya dengan berbagai pihak. Saat ini, ia tengah menjalankan mandat dari Ketua Umum Garda Prabowo, Bapak H. Fauka Noor Farid, berkoordinasi melalui Sekjennya Andri Yusana, Kusnanto selaku Bendahara Umum dan pengurus lainnya untuk bekerja sama dengan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI). yang dipimpin oleh Ibu Sinda Sutadisastra, merupakan organisasi yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan peran mereka dalam pembangunan nasional.
Sinergi Garda Prabowo dan KPPI
Kolaborasi antara Garda Prabowo dan KPPI menandai sebuah sinergi yang kuat dalam upaya memajukan Indonesia. Kedua organisasi ini memiliki visi yang selaras, yaitu untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat dan memperluas jangkauan program-program yang telah dijalankan oleh masing-masing organisasi.
Program-Program Unggulan
Meskipun detail program-program kolaborasi belum diungkapkan secara rinci, fokus utama adalah untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Hal ini dapat mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan menggabungkan kekuatan dan sumber daya kedua organisasi, diharapkan program-program yang dijalankan akan lebih efektif dan efisien.
Peran Perempuan dalam Pembangunan
Keterlibatan KPPI dalam kolaborasi ini menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional. kPPI, dengan fokusnya pada pemberdayaan perempuan, akan berkontribusi dalam memastikan bahwa program-program yang dijalankan inklusif dan memperhatikan kebutuhan serta aspirasi perempuan di seluruh Indonesia.
Dukungan untuk Kepemimpinan Prabowo
Kolaborasi ini juga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. Sebagai organisasi pendukung Partai Gerindra, Garda Prabowo secara aktif mendukung visi dan misi partai dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kolaborasi ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan kerja keras dan dedikasi dari para anggotanya, termasuk Rayna Wahyuningsih, Garda Prabowo dan KPPI diharapkan dapat mencapai tujuannya untuk mewujudkan Indonesia Maju. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar organisasi dapat menghasilkan dampak yang positif dan signifikan bagi bangsa dan negara.
“Nok Srie”Melaporkan
o·JPO Pasar Kramat Jati Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Segera
JPO Pasar Kramat Jati Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Segera


Jakarta, wartapenasatu.com, Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte dan Pasar Kramat Jati, Jakarta, tengah berada dalam kondisi memprihatinkan. Banyaknya lubang besar yang menganga di permukaan jembatan membuat JPO tersebut sangat berbahaya bagi pejalan kaki. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan diduga akibat minimnya perawatan dan perbaikan dari pihak pemerintah terkait.


Kerusakan JPO tersebut bukan hanya sekadar retak-retak kecil, melainkan lubang-lubang besar yang cukup dalam dan membahayakan keselamatan pengguna. Kondisi ini memaksa warga sekitar, terutama para pedagang dan pembeli di Pasar Kramat Jati, untuk lebih waspada dan bahkan memilih jalur alternatif untuk menyeberang jalan. Ketakutan akan kecelakaan menjadi alasan utama penghindaran JPO yang rusak tersebut.


Salah satu warga setempat, Ardiansyah, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi JPO yang sudah lama dibiarkan rusak. Ia menceritakan bahwa kerusakan tersebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari dinas terkait. Ardiansyah berharap pemerintah segera bertindak untuk memperbaiki JPO tersebut demi keamanan dan kenyamanan warga.
“Sudah lama sekali jembatan ini rusak, banyak lubang besar dan membahayakan. Kami khawatir ada yang jatuh dan celaka,” ujar Ardiansyah. Ia menambahkan bahwa banyak warga yang terpaksa memutar jalan untuk menghindari JPO yang rusak tersebut, menambah waktu tempuh dan ketidaknyamanan.
Minimnya perawatan dan perbaikan JPO di Kramat Jati menimbulkan pertanyaan besar tentang pengawasan dan tanggung jawab dinas terkait. Keberadaan JPO yang rusak bukan hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak. Kondisi ini menuntut respons cepat dan serius dari pemerintah.
Dampak dari kerusakan JPO ini sangat terasa bagi warga sekitar. Para pedagang di Pasar Kramat Jati mengalami kesulitan dalam beraktivitas, sementara pembeli juga merasa terganggu dan was-was saat hendak menyeberang jalan. Kehilangan akses yang aman dan nyaman di JPO tersebut berdampak pada efisiensi dan keamanan warga.
Pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, diharapkan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki JPO di Pasar Kramat Jati. Perbaikan JPO tersebut bukan hanya sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya. Diharapkan perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan terjadwal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
DR.Lyta Permatasari Meningkatkan Derajat Perempuan Di Indonesia
Jakarta wartapenasatu.com
_DR. Lyta Permatasari Jadi Pembina Baru Perempuan Peduli Nusantara_
DR. Lyta Permatasari dari Kementerian Lingkungan Hidup telah resmi menjadi Pembina baru Perempuan Peduli Nusantara (PPN). Beliau hadir dalam acara Silaturahmi PPN pada tanggal 5 Juli 2025 dan memberikan pengarahan serta motivasi kepada para anggota PPN.
Dalam kesempatan tersebut, DR. Lyta Permatasari menekankan pentingnya meningkatkan derajat perempuan di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa perempuan masih kurang dihargai dan quota 30 persen di semua lembaga negara belum tercapai. Oleh karena itu, PPN berencana untuk membuat suatu event besar untuk pemberdayaan perempuan.
DR. Lyta Permatasari berharap bahwa event tersebut dapat mendapatkan dukungan dari DPR, Kementerian, dan Badan terkait perempuan. Beliau yakin bahwa dengan kerja sama dan sinergi, PPN dapat membuat perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
Acara Silaturahmi PPN yang dihadiri oleh DR. Lyta Permatasari berlangsung dengan sukses pada tanggal
. Pada tanggal 4 Juli 2025, PPN juga telah melaksanakan acara di Gedung SMESCO Jakarta, yang dihadiri oleh banyak anggota PPN dan tokoh-tokoh perempuan lainnya.PPN berharap bahwa dengan adanya DR. Lyta Permatasari sebagai Pembina baru, organisasi ini dapat semakin berkembang dan membuat perubahan yang positif bagi perempuan di Indonesia. DR. Lyta Permatasari sendiri saat ini sedang mengikuti Lemhanas, namun beliau tetap menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam membimbing PPN.
Dengan adanya dukungan dari DR. Lyta Permatasari, PPN berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia. PPN juga berharap bahwa event besar yang akan diselenggarakan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
PPN berharap bahwa dengan kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak, organisasi ini dapat membuat perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia. Dengan demikian, PPN dapat menjadi salah satu organisasi yang berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
“Nok Srie”Melaporkan
Level Up UMKM : Kolaborasi Menuju Ekonomi Sejahtera

Level Up UMKM : Kolaborasi Menuju Ekonomi Sejahtera
Jakarta, wartapenasatu.com, Pada Selasa, 9 Juli 2025, Gedung Wali Kota Jakarta Timur bergema dengan semangat kewirausahaan. Program Pengembangan UMKM “Level Up” resmi diluncurkan, sebuah inisiatif strategis untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, menandai komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Mewakili Wali Kota Jakarta Timur, Bapak Eka Darmawan memberikan sambutan inspiratif. Beliau menekankan pentingnya komitmen internal para pelaku UMKM dalam upaya meningkatkan skala bisnis mereka. “Keberhasilan bukan hanya bergantung pada dukungan pemerintah,” tegas Bapak Darmawan, “tetapi juga pada tekad, inovasi, dan kerja keras para pelaku usaha sendiri.” Beliau mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan pelaku UMKM untuk menciptakan ekonomi lokal yang kokoh dan berdaya saing.
Bapak Deni Suwardani dari BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun turut memberikan paparan pentingnya perlindungan sosial bagi para pejuang ekonomi ini. Program-program BPJS Ketenagakerjaan, menurut beliau, memberikan rasa aman dan mendorong peningkatan produktivitas para pelaku UMKM. Sementara itu, kisah inspiratif Ibu Aisyah Ratna Wulan, pemilik usaha KIFE, menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang kesuksesan. Ketekunan, strategi yang tepat, dan inovasi terbukti menjadi kunci dalam membangun bisnis yang kompetitif dan berkelanjutan.

Hadir pula perwakilan dari OK OCE, Ketua APA DKI Jakarta, dan Sekretaris OK OCE STII, Hj. Ika Sadiah, S.H., M.Pd.I. Kehadiran mereka semakin memperkuat pesan kolaborasi yang menjadi inti dari program Level Up. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, dibahas pula pembentukan Koperasi Merah Putih, sebuah wadah baru yang bertujuan mempermudah akses permodalan dan dukungan ahli bagi UMKM di Jakarta Timur. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal.Selain akses permodalan, program Level Up juga menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Para pelaku UMKM akan mendapatkan akses terhadap mentor berpengalaman, pakar bisnis, dan pelatihan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di era teknologi dan informasi yang semakin kompetitif.
Program Level Up UMKM Jakarta Timur bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan visi ekonomi yang kuat dan inklusif. Dengan semangat gotong royong, inovasi, dan tekad yang kuat dari para pelaku usaha, Jakarta Timur diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan UMKM dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Keberhasilan program Level Up ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk menciptakan program serupa. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, UMKM di seluruh Indonesia dapat tumbuh dan berkembang, berkontribusi pada peningkatan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat. Program ini merupakan langkah penting dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Pembina Ormas Badak Banten, Deden Apriandhi Hartawan Resmi Menjabat Sekda Provinsi

http://Pembina Ormas Badak Banten, Deden Apriandhi Hartawan Resmi Menjabat Sekda ProvinsiTangerang-Wartapenasatu.com-Deden Apriandhi Hartawan resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten. Pelantikan tersebut disambut antusias dan rasa bangga oleh berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (ormas) Badak Banten. Kepercayaan yang diberikan kepada Deden diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Provinsi Banten.

Ketua DPD Ormas Badak Banten Kabupaten Tangerang, Rahmatullah (Ki Kubil), menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. Ia berharap Deden dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat Banten. Komitmen untuk melayani dan membangun Banten menjadi harapan utama.

Apresiasi dan rasa bangga juga diungkapkan oleh Bang Jhuno, penasehat Ormas Badak Banten DPD Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pengangkatan Deden sebagai Sekda merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, mengingat kiprahnya yang sebelumnya juga telah mendedikasikan diri sebagai dewan pembina Ormas Badak Banten tingkat DPW.
Pengalaman dan dedikasi Deden selama ini dinilai menjadi modal berharga dalam memimpin birokrasi di Provinsi Banten. Ia diharapkan mampu membawa angin segar dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan di daerah tersebut. Kepemimpinan yang inovatif dan berintegritas sangat dinantikan.
Pelantikan Deden Apriandhi Hartawan sebagai Sekda Provinsi Banten diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Banten. Semoga kepemimpinannya mampu membawa perubahan yang signifikan dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.(wps_Syella)
_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Jakarta wartapenasatu.com_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Ibu Annisa, Ketua Umum Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan Ibu Nok Srie dari Komunitas Seni dan Budaya, telah sepakat untuk berkolaborasi dalam upaya melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan apresiasi generasi muda terhadap sejarah dan budaya Indonesia.
Dengan landasan adab dan nilai-nilai luhur, Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa generasi selanjutnya dapat lebih mengerti dan mencintai budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa budaya adalah warisan berharga yang perlu dilestarikan dan dikembangkan untuk kepentingan generasi mendatang.
Ibu Sinda Sutadisastra, Ketua Umum Suara Pejuang Perempuan Indonesia (SPPI), sangat berantusias untuk menjembatani dan bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam upaya melestarikan budaya Indonesia. Ia percaya bahwa kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya Indonesia.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memahami dan menghargai budaya Indonesia. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.
Kementerian Sosial dapat berperan penting dalam mendukung kolaborasi ini dengan memberikan dukungan dana dan sumber daya untuk program-program pelestarian budaya. Dengan kerja sama ini, diharapkan budaya Indonesia dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat.
Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk bekerja sama dalam melestarikan budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi, budaya Indonesia dapat lebih berkembang dan dikenal di seluruh dunia.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia, dan budaya Indonesia dapat terus berkembang dan dikenal di seluruh dunia. Ibu Annisa, Ibu Nok Srie, dan Ibu Sinda Sutadisastra berharap bahwa kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Nok Srie”Melaporkan

- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Kuliner, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
PELATIHAN BARISTA BPP HIPKA INDONESIA : “MEMBEKALI DIRI UNTUK KARIER DAN WIRAUSAHA DI INDUSTRI KOPI
PELATIHAN BARISTA BPP HIPKA INDONESIA : “MEMBEKALI DIRI UNTUK KARIER DAN WIRA USAHA DI INDUSTRI KOPI

Jakarta, wartapenasatu.com, [6 juli 2025] – Pelatihan Barista yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan latihan (BPP HIPKA) memasuki hari kedua dengan penuh semangat dan antusiasme. Pelatih- Belajar mean ini bertujuan untuk membekali diri bagi karier dan wirausaha di industri kopi.

Pada hari kedua pelatihan, peserta belajar tentang beberapa topik penting, yaitu : mbuat espresso baik secara manual maupun menggunakan mesin espresso



– Membuat produk turunan dari espresso
– Belajar membuat kopi susu gula aren
– Belajar membuat latte art baik dengan alat manual maupun mesin espressoPelatihan ini dipandu oleh dua tokoh inspiratif, yaitu Adiyana Sulistianto (“Bang Jack”) dan Helmi Nur Amin, barista senior dan praktisi bisnis kopi berpengalaman. Mereka membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka kepada peserta pelatihan.
Ini adalah pengalaman saya pertama kali mengikuti Pelatihan Barista di mana Tingkat kesulitan untuk setiap topik yang di praktekan dapat bervariasi, berikut adalah penilaian umum:1. Belajar membuat espresso:
– Manual: Sulit (memerlukan keterampilan tangan dan kontrol yang tepat)
– Mesin espresso: Sedang (memerlukan pemahaman tentang mesin dan teknik yang tepat)
2. Membuat produk turunan dari espresso:
– Sedang (memerlukan pemahaman tentang rasio kopi dan susu, serta teknik yang tepat)
3. Belajar membuat kopi susu gula aren:
– Mudah-Sedang (memerlukan pemahaman tentang rasio kopi dan susu, serta teknik yang tepat)
4. Belajar membuat latte art:
– Sulit (memerlukan keterampilan tangan, kontrol yang tepat, dan kreativitas)Secara keseluruhan, tingkat kesulitan dapat dinilai sebagai berikut:
– Pemula: Membuat kopi susu gula aren
– Sedang: Membuat produk turunan dari espresso
– Sulit: Belajar membuat espresso manual dan latte artNamun, perlu diingat bahwa tingkat kesulitan dapat berbeda-beda tergantung pada individu dan pengalaman masing-masing.
Setelah sesi pelatihan pagi dan siang, peserta berkunjung ke Pasar Santa Jakarta Selatan, yang merupakan pusat kopi Nusantara. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung bagaimana industri kopi beroperasi dan berinteraksi dengan para pelaku industri kopi.
Pelatihan Barista BPP HIPKA ini berlangsung dengan sukses dan ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh semangat. Panitia pelaksana berharap bahwa pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta dan meningkatkan kualitas industri kopi di Indonesia.
“Harapan kami, peserta pelatihan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan untuk meningkatkan karier dan wirausaha mereka di industri kopi,” ungkap (Pak Helmi)]. “Kami juga berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk menjadi barista profesional dan sukses di industri kopi.”
Dengan demikian, pelatihan Barista BPP HIPKA ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas industri kopi di Indonesia dan memberikan kesempatan bagi para pelaku industri kopi untuk meningkatkan karier dan wirausaha mereka.Semangat!
By : Eny K. Guncangan di Pemerintahan Tangerang: Rotasi Jabatan Eselon II Bikin Heboh!

Tangerang-Wartapenasatu. com-Bupati Tangerang, H. Maesyal Rasyied, membuat kejutan dengan melakukan rotasi besar-besaran terhadap jabatan eselon II pada Senin (7/7/2025). Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Sukarasa, Kota Tangerang, ini langsung menyita perhatian publik. Beberapa nama kunci di pemerintahan Kabupaten Tangerang mengalami pergeseran posisi, memicu spekulasi dan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Di antara pejabat yang dilantik terdapat nama-nama seperti Aji Nurogo yang kini menjabat sebagai Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum, dan HAM; Beni Rahmat sebagai Kepala BKPSDM; dan Dian Mayang sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi. Perubahan signifikan juga terjadi pada posisi Kepala Satpol PP, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Perhubungan, dan sejumlah kepala dinas lainnya. Daftar lengkap pejabat yang dilantik cukup panjang, menunjukkan skala besarnya perombakan di jajaran pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Bupati Maesyal menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Beliau menekankan pentingnya tanggung jawab dan dedikasi para pejabat dalam menjalankan amanah yang diberikan. Para pejabat baru diharapkan mampu bekerja dengan adil, jujur, dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati Maesyal. Pernyataan ini menjadi sorotan mengingat besarnya perubahan yang terjadi. Publik pun menantikan kinerja para pejabat baru dan dampaknya terhadap kemajuan Kabupaten Tangerang.
Dengan adanya rotasi ini, harapan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik semakin tinggi. Langkah Bupati Maesyal ini akan terus dipantau dan dievaluasi oleh masyarakat Kabupaten Tangerang. Apakah rotasi ini akan membawa angin segar bagi kemajuan daerah? Kita tunggu saja buahnya.(Wps-Jhuno AS)
Hujan Deras Lumpuhkan Cawang dan Cililitan, Ratusan Rumah Terendam Banjir
Hujan deras melumpuhkan Cawang Dan Cililitan, Ratusan rumah terendam banjir

Jakarta, 06 Juli 2025 – Hujan deras yang mengguyur Jakarta selama kurang lebih enam jam pada hari Sabtu siang hingga malam malam ini telah mengakibatkan banjir di kawasan Cawang dan Cililitan. Ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga dada orang dewasa. Kejadian ini memaksa ratusan warga untuk mengungsi ke tempat penampungan sementara di wilayah Kampus Binawan.
Kondisi semakin memprihatinkan karena hingga saat ini, belum ada bantuan yang datang dari pemerintah. Warga mengeluhkan lambannya respon pemerintah dalam memberikan bantuan berupa makanan, air bersih, pakaian dan obat-obatan. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan akses ke kebutuhan pokok akibat terisolasinya wilayah tersebut oleh banjir.
Salah seorang warga, Dodi Rustandi, menceritakan kepanikan yang dialaminya saat air mulai meninggi dengan cepat. “Air masuk ke rumah dengan sangat cepat, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang,” ujarnya. Ia bersama keluarganya terpaksa menyelamatkan diri dengan membawa hanya beberapa barang penting.

Kondisi di lokasi pengungsian di kampus Binawan juga masih membutuhkan banyak bantuan. Fasilitas yang tersedia masih terbatas, dan warga membutuhkan tambahan bantuan berupa selimut, pakaian layak pakai, dan perlengkapan mandi. Kekhawatiran akan penyebaran penyakit juga meningkat mengingat kondisi sanitasi yang kurang memadai.
Selain bantuan logistik, warga juga membutuhkan bantuan tenaga medis untuk memeriksa kesehatan mereka, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit. Kondisi kesehatan masyarakat di pengungsian perlu menjadi prioritas utama dalam penanganan pasca-banjir ini.

Kejadian banjir di Cawang dan Cililitan ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sistem drainase yang baik dan efektif di Jakarta. Perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase yang ada dan peningkatan kapasitas penanggulangan bencana agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
AKSI DAMAI ONE MILION WOMENS FOR GAZA PALESTINA


Aksi Damai “One Million Women for Gaza”: Seruan Nurani Perempuan Indonesia untuk Palestina
Jakarta,wartapenasatu.com, Aksi damai bertajuk “One Million Women for Gaza” yang digelar pada Ahad, 6 Juli 2025, di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, menjadi bukti nyata kepedulian kaum perempuan Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ribuan peserta dari berbagai latar belakang—komunitas, organisasi masyarakat (ormas), dan elemen masyarakat lainnya—tumpah ruah memenuhi area tersebut, menyuarakan seruan nurani untuk perdamaian dan keadilan di Gaza.

Kehadiran tokoh-tokoh agama dan masyarakat semakin memperkuat pesan solidaritas yang disampaikan. Habib Muhammad bin Hussein Alatas (Ketua Umum DPP FPI), KH Shobri Lubis (Ketua Umum DTN Persada 212), dan Bunda Neno Warisman turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap aksi ini. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan dan kekuatan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Perwakilan dari Rescue Masyumi Peduli, Mbak Ratna, menyampaikan pesan pentingnya dukungan multi-faceted bagi Palestina. Ia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk mendoakan, memberikan donasi, dan secara aktif memboikot produk-produk yang mendukung penjajahan Israel. Dukungan ini bukan hanya berupa simpati, tetapi juga aksi nyata yang dapat memberikan dampak signifikan bagi perjuangan rakyat Palestina.
Selain Mbak Ratna, aksi ini juga dihadiri oleh Ketua Rescue Masyumi Peduli, Mas Agung Mandala, beserta jajaran pengurus dan anggota, termasuk Mbak Yuli, Devi, Bu Nurhayati, Fitria, Caterine, Bang Eri, Olin, Anggi, Keke, Maya, dan Nurhasanah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif Rescue Masyumi Peduli dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Palestina.
Aksi yang berlangsung tertib dan damai dari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini menjadi simbol gerakan perempuan terbesar di Indonesia yang menunjukkan solidaritas global. Peserta aksi membawa berbagai atribut, seperti spanduk, syal Palestina, dan simbol-simbol solidaritas lainnya, sembari mengumandangkan doa dan dukungan untuk rakyat Palestina.
Suasana penuh haru dan semangat persaudaraan mewarnai aksi ini. Para peserta dengan lantang menyuarakan aspirasi mereka, mengingatkan dunia akan pentingnya perdamaian dan penghentian penjajahan di Palestina. Aksi ini juga menjadi refleksi atas tanggung jawab moral seluruh umat manusia untuk membantu mereka yang tertindas.
Puncak aksi ditandai dengan longmarch menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat. Aksi ini merupakan bentuk protes damai atas sikap negara-negara yang dianggap mendukung penjajahan di Palestina. Peserta aksi berharap agar tekanan internasional dapat mendorong perubahan signifikan dan mengakhiri penderitaan rakyat Palestina.
“One Million Women for Gaza” bukan sekadar aksi demonstrasi, tetapi juga sebuah gerakan moral yang kuat. Aksi ini mengirimkan pesan damai dari Indonesia kepada dunia, mengingatkan pentingnya solidaritas global dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Semoga aksi ini menginspirasi gerakan serupa di berbagai belahan dunia, untuk bersama-sama memperjuangkan hak asasi manusia dan perdamaian dunia.
Melalui aksi ini, perempuan Indonesia menunjukkan peran aktif mereka dalam isu internasional, menunjukkan bahwa suara perempuan dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong perubahan positif dan perdamaian dunia. Semoga aksi ini menjadi langkah awal dari berbagai aksi solidaritas lainnya yang akan datang.