Seni dan Budaya
Masyarakat Adat Nusantara Jatim Apresiasi Juru Pelihara Situs dan Makam dengan Piagam Penghargaan
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-80 pada 5 Oktober 2025, Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Jawa Timur menggelar serangkaian kegiatan peduli budaya.
Acara yang bertajuk pelestarian budaya ini meliputi Sarasehan Budaya, Pemberian Penghargaan kepada Juru Pelihara Situs dan Makam, Pameran UMKM, serta Doa Lintas Agama. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penggiat budaya dan paguyuban budaya se-Jawa Timur.
Bertempat di BiCopi briliant coklat kopi, Jalan Ir. Soekarno No. 678, Merr Rungkut, Surabaya, sarasehan budaya menghadirkan Romo Sukardi, Ketua Adat budaya Suku Tengger, yang mengupas tentang pentingnya menjaga adat istiadat agar tidak tergerus zaman.
Kanjeng Pangeran Panji, Ketua MATRA Jatim, memberikan edukasi tentang tosan aji pusaka warisan budaya serta ideologi kebangsaan melalui budaya.
Acara diawali dengan Sarasehan Budaya, dilanjutkan dengan penampilan dari pengurus MATRA DPW Jatim beserta calon pengurus dan ketua MATRA se-Jatim.
Tari Perang dari Minahasa, Sulawesi Utara, serta tari tradisional Remo Jawa Timur turut memeriahkan acara. Selain itu, hadirin juga bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MATRA.
Pengukuhan pengurus baru DPD MATRA Jatim dan pemberian piagam penghargaan kepada 60 juru kunci menjadi agenda utama dalam acara ini.
“Saya sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian MATRA kepada kami selaku juru pemelihara situs dan makam atas piagam penghargaan serta sejumlah rejeki. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi kami pribadi maupun situs yang kami pelihara. Semoga hal ini senantiasa menjadi salah satu penyemangat kami untuk lebih perhatian atas segala tanggung jawab kami,” ujar Maya, juru kunci pesarean Kudo Kardono Surabaya.
MATRA juga memberikan kejutan berupa doorprize yang diperuntukkan sebagai penambahan modal usaha bagi para anggotanya, yang disambut antusias oleh para undangan.
Ketua MATRA Jatim, KPP Srie Soeputro Jowo Uja Ciptogoro, yang akrab disapa Kanjeng Abi, menyampaikan bahwa MATRA bukan hanya sekadar komunitas adat, tetapi juga wadah terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal dan menghidupi warisan budaya Indonesia. Organisasi ini murni bergerak di bidang budaya, tanpa unsur politik.
“Siapa pun bisa bergabung, dari keraton maupun masyarakat biasa. Fokus kami adalah uri-uri budaya. Kegiatan ini bukan sekadar acara, tapi upaya nyata menjaga budaya tetap hidup, memperkuat rasa bangga masyarakat adat, dan mendidik generasi muda menghargai nilai-nilai luhur Nusantara,” jelasnya.
Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) adalah organisasi non-profit yang lahir dari inisiatif, inovasi, dan kolaborasi untuk melestarikan kultur, adat, dan budaya nusantara.
MATRA hadir sebagai pilar perekat adat dan budaya nusantara yang kaya akan keberagaman suku dan budaya. Organisasi ini memiliki kepedulian tinggi dalam membangun dan melestarikan budaya dengan melibatkan para pemangku adat, raja-raja nusantara, sultan, pemerhati, serta pelaku budaya nusantara.
Bersama-sama dengan pemerintah, MATRA berjuang untuk menjadikan budaya nusantara tetap menjadi tuan rumah di bumi Indonesia, serta mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya dan pariwisata budaya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Barbie Awliya, Desainer Muda Surabaya yang Konsisten Perkenalkan Batik di Paris
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dedikasi dan konsistensi desainer muda Barbie Awliya menjadi kunci eksistensinya di panggung mode dunia. Sejak membuka butik pertamanya pada tahun 2021 di Paris, perempuan kelahiran Surabaya ini terus berjuang agar wastra nusantara dapat diterima dan dicintai secara global.
Kecintaan Barbie terhadap dunia fashion dimulai sejak usia belia. Ia mantap membawa batik bersinar di Paris. Batik, sebagai Warisan Budaya tak Benda Dunia, dipajang pada dua Butik LD oleh Luxie Diandra yang berdiri di lokasi strategis kota Paris, yaitu 78 Avenue des Champs-Élysées dan 22 rue Le Brun.
Bukan sekadar ruang jual beli, kedua butik itu menjadi galeri budaya tempat batik Indonesia dipertemukan dengan nuansa estetika Eropa.
Luxie Diandra, sang ibu, mengapresiasi konsistensi Barbie yang mampu bertahan dan menghadapi banyak tantangan.
“Kalau menciptakan desain, Barbie sudah bisa dan terbiasa. Tapi mempertahankan batik tetap eksis itu tantangan yang tidak mudah,” terangnya.
Luxie bercerita bahwa Barbie sudah menempuh pendidikan desain sejak usia 12 tahun. Pada usia 15 tahun ia menggelar Fashion Show Tunggal pertamanya.
Mimpi Barbie semakin terlihat nyata ketika menginjak usia 17 tahun dan melanjutkan studi fashion di Istituto Marangoni Paris. Saat itu, Barbie secara mandiri memulai langkah besar membuka butik pertamanya di pusat mode dunia.
“Bukan hanya menjual busana, tapi ini tentang misi budaya. Barbie ingin batik tidak hanya dilihat sebagai pakaian tradisional, tapi bagian dari gaya hidup modern,” tutur Luxie.
Koleksi terbarunya kini mengangkat batik tulis Pekalongan yang didesain glamor dengan kain sutra dan aksen bling-bling. Desainnya mendapat respons positif dari pasar fesyen Paris.
Barbie juga akan memberikan kejutan pada akhir tahun 2025. Ia tengah menyiapkan gebrakan baru koleksi Surya Majapahit berbahan Batik Trowulan.
“Banyak orang yang belum tahu bahwa Trowulan memiliki batik yang sangat cantik dan bersejarah. Kita dari Jawa Timur, dan ingin menonjolkan akar budaya kita sendiri, yaitu kebesaran Kerajaan Majapahit,” jelas Luxie.
Rencananya, koleksi terbarunya nanti akan diluncurkan dan diperkenalkan langsung di Paris pada bulan Desember mendatang.
Batik Trowulan yang kaya simbol dan sejarah akan mendapat sorotan baru melalui tangan dingin Barbie, mempertegas misinya bahwa batik layak bersaing di panggung dunia.*** (Didiq)
Dukung Kemajuan Daerah, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Duta Mall Palangka Raya
Dukung Kemajuan Daerah, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Duta Mall Palangka Raya

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Peresmian Duta Mall Palangka Raya yang berlokasi strategis di Jl. Adonis Samad menandai babak baru dalam perkembangan ekonomi dan sosial Kota Palangka Raya. Acara yang berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025, ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, yang mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan petinggi Duta Mall Palangka Raya.
Kehadiran Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan Kurniawan, menjadi simbol dukungan penuh dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Kalteng, terhadap setiap inisiatif yang bertujuan untuk memajukan daerah. Partisipasi aktif dari unsur kepolisian ini mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Duta Mall Palangka Raya sebagai salah satu langkah strategis untuk menggeliatkan perekonomian daerah. Keberadaan pusat perbelanjaan modern ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi investasi baru serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Duta Mall Palangka Raya ini akan menjadi pusat perbelanjaan dan hiburan yang representatif bagi masyarakat, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi daerah,” ujar Kapolda dengan penuh optimisme. Pernyataan ini menggarisbawahi keyakinan bahwa kehadiran pusat perbelanjaan ini bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah.
Irjen Iwan Kurniawan juga menyampaikan harapan agar Duta Mall Palangka Raya dapat menjadi benchmark bagi pembangunan pusat perbelanjaan lainnya di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dengan demikian, diharapkan akan muncul lebih banyak lagi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda Kalteng menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak pengelola Duta Mall Palangka Raya dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Sinergi yang harmonis antara semua stakeholder akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Peresmian Duta Mall Palangka Raya bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi juga merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan Kalimantan Tengah. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan daerah ini dapat terus berkembang dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di tingkat nasional.
Kasdam Brawijaya Akhiri Lomba Musisi Jalanan di Kota Malang
WARTAPENASATUJATIM | Kota Malang – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, mengakhiri berlangsungnya Lomba Musisi Jalanan yang berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur.
Penutupan lomba musisi jalanan piala Panglima TNI pada Minggu (29/09/2025) malam itu, digelar di Kafe Raswara Tugu, Kota Malang.
“Ajang ini memperlihatkan semangat juang, kebersamaan, serta sportifitas tinggi. Nilai-nilai ini adalah karakter dasar prajurit TNI, yang juga tercermin dalam dunia seni musik,” jelas Kasdam melalui amanat Panglima TNI yang disampaikannya.
Tak hanya itu, Kasdam mengaku bangga dengan digelarnya lomba musisi jalanan tersebut. Pasalnya, perlombaan itu diyakini mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas para pemuda.
“Di sisi lain, musik ini juga mampu menjadi perekat dalam menyuarakan persatuan dan melahirkan generasi yang membanggakan,” ungkap Kasdam.
Brigjen TNI Zainul Bahar berharap, digelarnya lomba musisi jalanan tersebut dapat melahirkan ikon-ikon baru di dunia hiburan ataupun seni, khususnya musik.
“Pemenang lomba ini, nantinya akan dikirim untuk mengikuti lomba di tingkat selanjutnya sebagai perwakilan dari Kodam Brawijaya,” jelasnya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Kuliner, Loker, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional
Jakarta wartapenasatu.com
MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.
Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.
Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.
Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”
“Nok Srie “Melaporkan
#MBG
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Keamanan, Militer, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
APBN dan Menteri Keuangan: Antara Stabilitas Angka dan Keadilan Sosial
Jakarta wartapenasatu.com
Sanggar Tari Lapas Banyuwangi Meriahkan Pembukaan Banyuwangi Tempo Doeloe
WARTAPENASATUJATIM | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) resmi membuka event budaya bertajuk “Banyuwangi Tempo Doeloe”. Pembukaan yang berlangsung meriah itu semakin istimewa dengan kehadiran penampilan spesial dari Sanggar Tari Paswangi, yang beranggotakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (23/9).
Para penari dari Sanggar Tari Paswangi sukses memukau para tamu undangan dengan membawakan Tari Kinasih Sutra. Tarian yang merupakan karya orisinal sanggar tersebut mengisahkan tentang kekuatan cinta dan pengorbanan tak terbatas dari seorang istri kepada suaminya.
Penampilan khidmat dan penuh penghayatan mereka berhasil menyita perhatian dan decak kagum seluruh penonton yang hadir.
Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata dari Pemkab Banyuwangi terhadap proses pembinaan yang dilakukan di Lapas.“Ini adalah bukti bahwa kepedulian pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter warga binaan sangat tinggi. Selain itu, penampilan ini juga menunjukkan kreativitas yang dimiliki oleh warga binaan tidaklah padam,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wayan menyebut bahwa penampilan ini semakin menegaskan fungsi Lapas yang tidak membatasi kreativitas warga binaan, meskipun mereka berada dalam lingkungan yang terbatas.
“Kami berharap, momen ini dapat menjadi pelecut semangat bagi warga binaan untuk terus berkreasi, berkarya positif, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat,” tambahnya.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman. Ia mengaku takjub dengan kualitas penampilan yang ditunjukkan.
“Saya sangat mengapresiasi. Tarian yang dibawakan sangat memukau dan tidak kalah dengan sanggar-sanggar tari lain di Banyuwangi. Ini adalah bukti nyata bahwa talenta dan semangat berkesenian tidak terhalang oleh tembok pembatas,” ungkapnya.
Taufik juga menyampaikan kekagumannya pada berbagai inovasi pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi.
“Lapas Banyuwangi patut diacungi jempol. Inovasi-inovasi seperti ini sangat efektif dalam membentuk dan mengubah karakter warga binaan, sehingga mereka siap untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.
Event Banyuwangi Tempo Doeloe sendiri akan berlangsung selama tiga hari ke depan, menampilkan berbagai kekayaan budaya dan nostalgia masa lampau Banyuwangi. Keikutsertaan Sanggar Tari Paswangi menjadi salah satu highlight yang menyampaikan pesan tentang harapan, perubahan, dan kekuatan seni dalam proses pemulihan.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Peringati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Jajaran Refleksi Diri dan Tingkatkan Pelayanan Humanis
WARTAPENASATUJATIM | Tanjung Perak – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara. Acara yang berlangsung khidmat ini diadakan di Ruang Aula Mapolres pada Senin (22/9/2025), dan menjadi momentum penting untuk refleksi serta evaluasi kinerja.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, didampingi Kasatlantas AKP Imam Sayfuddin Rodji, para Pejabat Utama (PJU), serta para kanit dan seluruh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolres sebagai simbol rasa syukur.
Dalam sambutannya, AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Satlantas atas dedikasi mereka.
“Momentum HUT ini bukan sekadar perayaan seremonial, namun juga menjadi momen refleksi dan evaluasi, sejauh mana kontribusi dan pengabdian kita dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Kapolres.
Ia menekankan bahwa usia 70 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu, Korps Lalu Lintas Bhayangkara telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pengaturan, pengawalan, penindakan pelanggaran, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas.
Menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks, seperti perubahan teknologi dan peningkatan jumlah kendaraan, AKBP Wahyu Hidayat mengajak jajarannya untuk lebih adaptif, profesional, dan humanis dalam bertugas.
“Saya mengajak seluruh personel lalu lintas untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta semangat melayani. Jadikan momen ini sebagai penguat semangat pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Sonny Lenden dan GERASI Mantapkan Komitmen Menuju Indonesia Emas
Jakarta wartapenasatu.com
Gerakan Simpatisan Prabowo Gibran Hadiri Apel Kemenangan
Gerakan Simpatisan Prabowo Gibran (GERASI) yang dipimpin oleh Sonny Lenden turut hadir dalam Apel Kemenangan Prabowo yang digelar dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kehadiran GERASI menjadi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menuju cita-cita Indonesia Emas.
Dalam apel tersebut, Sonny Lenden menegaskan bahwa GERASI akan terus berada di garda depan untuk mengawal setiap langkah kepemimpinan Prabowo-Gibran. Ia menyampaikan bahwa semangat perjuangan dan solidaritas dari seluruh simpatisan menjadi energi penting dalam menggapai visi besar bangsa Indonesia.
Menurut Sonny, dukungan yang diberikan GERASI bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen jangka panjang. GERASI bertekad untuk berkontribusi nyata dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam membangun generasi emas Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Apel Kemenangan Prabowo ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi relawan, hingga perwakilan generasi muda. Suasana apel dipenuhi semangat nasionalisme dan rasa persatuan, mencerminkan harapan besar rakyat terhadap arah kepemimpinan baru.
Sonny Lenden juga mengajak seluruh simpatisan dan relawan untuk menjaga kekompakan serta terus bekerja sama dalam mengawal pembangunan bangsa. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kerja nyata agar cita-cita Indonesia Emas bukan hanya slogan, tetapi dapat benar-benar terwujud.
GERASI percaya bahwa kepemimpinan Prabowo-Gibran adalah jawaban atas tantangan zaman. Dengan kombinasi pengalaman, ketegasan, serta semangat muda, pasangan ini diyakini mampu membawa Indonesia menuju era kejayaan baru.
Apel Kemenangan yang dihadiri GERASI ini bukan hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat perjuangan bersama. GERASI berkomitmen akan terus mendukung penuh Prabowo dan Gibran dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Nok Srie”Melaporkan

- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
Pemerintah Matangkan Rencana Giant Sea Wall dan Program Energi Desa di Bawah Arahan Presiden Prabowo
Jawabarat wartapenasatu.com
Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pertanian, Energi, dan Infrastruktur Strategis
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada hari ini memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran menteri bidang perekonomian dan sejumlah instansi terkait di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ratas ini menjadi forum penting untuk membahas berbagai isu strategis di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur yang memiliki dampak langsung pada masyarakat luas.
Dalam rapat tersebut, sektor pertanian menjadi salah satu sorotan utama. Presiden menekankan perlunya kebijakan yang segera diambil untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait produksi dan distribusi ubi kayu, singkong, serta tapioka. Pemerintah daerah bersama para pelaku industri juga akan dilibatkan secara aktif, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani sebagai prioritas utama.
Selain pertanian, sektor energi juga mendapat perhatian serius. Pembahasan difokuskan pada mekanisme impor etanol, pengelolaan produksi tetes tebu atau molase, serta program penyediaan listrik pedesaan berbasis tenaga surya. Presiden Prabowo memerintahkan Danantara untuk segera menyiapkan prototipe listrik pedesaan yang ramah lingkungan. Prototipe tersebut akan mulai dibangun di sejumlah wilayah dengan target dapat berjalan dalam 3 hingga 5 bulan ke depan.
Presiden menegaskan bahwa program penyediaan listrik pedesaan ini bukan hanya untuk meningkatkan akses energi, tetapi juga untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal di desa-desa. Dengan adanya listrik berbasis tenaga surya, masyarakat diharapkan lebih mandiri dan memiliki peluang lebih besar dalam mengembangkan usaha produktif.
Isu infrastruktur strategis juga turut dibahas, salah satunya pembangunan giant sea wall di sepanjang pesisir Pantura Jawa. Proyek raksasa ini diharapkan dapat melindungi sekitar 50 juta masyarakat dari ancaman rob dan banjir akibat perubahan iklim serta kenaikan permukaan air laut.
Pembangunan giant sea wall dinilai sebagai langkah krusial dalam menjaga ketahanan wilayah pesisir dan mendukung kelangsungan ekonomi masyarakat setempat. Presiden juga menekankan pentingnya pendanaan yang terencana serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan proyek ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rapat terbatas ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengambil langkah konkret menghadapi tantangan nasional di sektor pangan, energi, dan infrastruktur. Dengan arah kebijakan yang terukur, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Nok Srie”Melaporkan

