SOSIAL

  • Bencana,  Daerah,  Nasional,  Pendidikan,  SOSIAL

    KONGGRES PEREMPUAN PEJUANG INDONESIA BERSINERGI DENGAN PRAMUKA RINGANKAN BEBAN KORBAN KE BAKARAN KAPUK JAKARTA UTARA

    Kongres Pejuang Perempuan Bersinergi dengangan pramuka, Ringankan Beban Korban Kebakaran Kapuk Muara

    Jakarta, warta Pena satu, 9 Juni 2025 – Sebuah kolaborasi yang menginspirasi tercipta di tengah musibah kebakaran yang melanda Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Kecamatan Penjaringan, yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA setempat, bahu-membahu dengan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) mendirikan posko bantuan bagi para korban. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam meringankan beban warga yang tertimpa bencana.

    Posko bantuan yang didirikan secara bersama ini beroperasi sejak hari pertama kebakaran. Para anggota DKR Pramuka, dibawah bimbingan Bapak Sudirman selaku pembina dan Bapak Iim sebagai koordinator, menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang patut diacungi jempol. Mereka tak kenal lelah melayani para korban, memberikan bantuan yang dibutuhkan, dan menjadi simbol harapan di tengah kepiluan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial.

    Kehadiran para anggota DKR Pramuka yang masih berusia remaja ini menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar. Semangat mereka dalam membantu sesama, tanpa pamrih dan dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Dedikasi mereka dalam membantu korban kebakaran membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat ditanamkan sejak usia dini dan diwujudkan dalam aksi nyata. Mereka telah menunjukkan bahwa Pramuka tidak hanya sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter dan kepribadian yang unggul.

    KPPI, sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. Ketua KPPI (nama ketua, jika tersedia) mengatakan bahwa semangat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para anggota DKR Pramuka sangat menginspirasi. Kerja sama ini, menurutnya, merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Bantuan yang diberikan melalui posko gabungan ini beragam, mulai dari kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pakaian, hingga perlengkapan lainnya. Para relawan dari DKR Pramuka dan KPPI bekerja sama dengan efisien dan terorganisir, memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan sampai ke tangan para korban yang membutuhkan. Keberadaan posko ini menjadi tempat bernaung bagi para korban, memberikan rasa aman dan dukungan moral di tengah situasi yang sulit.

    Kerja sama antara DKR Pramuka dan KPPI ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata kolaborasi yang efektif dalam penanggulangan bencana. Keberhasilan mereka dalam mendirikan dan mengelola posko bantuan menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kita dapat bersama-sama meringankan beban sesama yang tertimpa musibah. Semoga kolaborasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

    Keberadaan posko bantuan gabungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam membantu korban bencana. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    ANTUSIASME TINGGI MASYARAKAT III KOTO TANAH DATAR SEMBELIH 158 HEWAN QURBAN

    Jakarta. Warta pena satu. Antusiasme Tinggi Masyarakat III Koto, Tanah Datar, Sembelih 158 Hewan Kurban Idul Adha

    Warga Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menunjukkan antusiasme tinggi dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1446 H/2025 M. Di bawah kepemimpinan Wali Nagari III Koto, Bapak Wily Adha S. Sy, sebanyak 158 hewan kurban, terdiri dari 108 ekor sapi dan 50 ekor kambing, berhasil disembelih. Jumlah ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Kegiatan penyembelihan hewan kurban yang melibatkan 800 peserta ini berlangsung tertib dan lancar. Prosesnya dimonitoring langsung oleh Wali Nagari beserta perangkat nagari, Bhabinkamtibmas (Dera Eka Putra, S.Sos), dan Babinsa (Bambang). Kehadiran aparat keamanan ini turut menjamin keamanan dan kelancaran prosesi penyembelihan di sepuluh jorong yang ada di Nagari III Koto.

    Keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat nyata dalam partisipasi masyarakat yang tinggi. Hal ini menunjukkan kekompakan dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.

    Peningkatan jumlah hewan kurban juga mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kemampuan ekonomi masyarakat. Lebih banyak warga yang mampu berkurban, menunjukkan peningkatan kesejahteraan di Nagari III Koto. Semoga hal ini dapat terus berlanjut dan menjadi berkah bagi seluruh masyarakat.

    Semoga momentum Idul Adha ini dapat memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat Nagari III Koto. Semoga keberkahan kurban ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan membawa kebaikan bagi daerah ini.
    By, Hendrizon Parmato Sinarro

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Nasional,  Pendidikan,  SOSIAL

    MENUMBUHKAN NILAI BERBAGI DARI USIA DINI MELALUI QURBAN

    Qurban Perdana di Sulit Air: Menumbuhkan Nilai Berbagi di TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah

    Jakarta, Warta pena Satu, TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sukses menggelar penyembelihan hewan qurban perdana mereka. Inisiatif luar biasa dari Kepala TK Aisyiyah II, Ibu Jasmiarti, S.Pd., dan Kepala SD Muhammadiyah, Ibu Epi, serta dukungan penuh para guru dan pembina yayasan, telah menjadikan acara ini momen berharga bagi siswa dan masyarakat sekitar. Dukungan juga mengalir deras dari perantau Sulit Air yang berdomisili di berbagai daerah, termasuk Jakarta. Salah satu tokoh perantau yang peduli terhadap pendidikan dan sosial keagamaan di kampung halamannya adalah Bapak Zafrullah, yang komitmennya patut diapresiasi. Terima kasih juga kepada para perantau lainnya yang telah berkontribusi. Semoga rezeki para perantau senantiasa berlimpah dan terus tergerak untuk berbagi.

    Lebih dari sekadar ritual keagamaan, penyembelihan hewan qurban ini menjadi pembelajaran berharga tentang berbagi dan kepedulian. Para siswa diajarkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tinggi dari wali murid dan masyarakat sekitar menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

    Ibu Jasmiarti berharap kegiatan qurban ini dapat menjadi agenda tahunan TK Aisyiyah II. Selain sebagai pembelajaran karakter bagi siswa, qurban juga menjadi wujud nyata kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar, membangun kebersamaan dan memperkuat jalinan sosial yang erat. Semoga kegiatan ini menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk turut serta menanamkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian kepada generasi muda.

    By : jasmiarti., S. Pd

  • AGAMA,  Pendidikan,  SOSIAL

    Idul Adha 1446 H di Masjid Nurul Hidayah: Menebar Kebaikan dan Membangun Generasi Penerus

    Idul Adha 1446 H di Masjid Nurul Hidayah: Menebar Kebaikan dan Membangun Generasi Penerus

    Jakarta, WartaPenaSatu – Semangat Idul Adha 1446 Hijriah begitu terasa di lingkungan Masjid Nurul Hidayah, Kebagusan, Jakarta Selatan. Tahun ini, perayaan hari raya kurban mengusung tema mendalam: “Hikmah Kurban: Sembelih Sifat Kehewanan, Raih Kemanusiaan Seutuhnya.” Tema ini mengajak umat Muslim untuk tidak hanya berfokus pada penyembelihan hewan kurban secara fisik, namun juga menyoroti pentingnya “menyembelih” sifat-sifat buruk dalam diri demi mencapai kemuliaan sebagai manusia sejati.

    Panitia pelaksana kurban Masjid Nurul Hidayah telah bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya. Dari hasil pengumpulan dan sumbangan, terkumpul 8 ekor sapi dan 8 ekor domba yang akan disembelih. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban sendiri dilakukan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, pukul 07.00 WIB di area masjid.

    pelatihan sembelih hewan qurban di dampingi oleh juru sembelih halal (juleha)

    Yang menarik, dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia utama dibantu oleh tiga orang peserta yang telah mengikuti pelatihan pemotongan hewan kurban. Hal ini selaras dengan pesan yang disampaikan oleh Ustaz Sofian. Beliau menekankan pentingnya regenerasi, khususnya bagi para pemuda di lingkungan Masjid Nurul Hidayah. “Sudah saatnya ada perwakilan dari generasi penerus sebagai pengganti generasi sebelumnya yang harus bisa melakukan penyembelihan hewan kurban. Ini adalah bekal ilmu dan juga ladang pahala,” ujar Ustaz Sofian.

    proses awal sebelum pendistribusian

    Setelah proses penyembelihan, daging hewan kurban langsung didistribusikan kepada masyarakat sekitar. Prioritas utama pembagian adalah kepada kaum dhuafa, anak-anak yatim piatu, para janda, serta mereka yang ikut serta membantu kelancaran acara ini. Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi inti dari perayaan Idul Adha di Masjid Nurul Hidayah.

    Semoga semangat kurban tahun ini tidak hanya meninggalkan jejak kebaikan melalui daging yang dibagikan, namun juga menginspirasi setiap individu untuk terus memperbaiki diri dan menumbuhkan sifat-sifat mulia.

    ruki

  • AGAMA,  Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    Qurban Perdana di Sulit Air: Menumbuhkan Nilai Berbagi di TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah

    TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sukses menggelar penyembelihan hewan qurban perdana mereka. Inisiatif luar biasa dari Kepala TK Aisyiyah II, Ibu Jasmiarti, S.Pd., dan Kepala SD Muhammadiyah, Ibu Epi, serta dukungan penuh para guru dan pembina yayasan, telah menjadikan acara ini momen berharga bagi siswa dan masyarakat sekitar. Dukungan juga mengalir deras dari perantau Sulit Air yang berdomisili di berbagai daerah, termasuk Jakarta. Salah satu tokoh perantau yang peduli terhadap pendidikan dan sosial keagamaan di kampung halamannya adalah Bapak Zafrullah, yang komitmennya patut diapresiasi. Terima kasih juga kepada para perantau lainnya yang telah berkontribusi. Semoga rezeki para perantau senantiasa berlimpah dan terus tergerak untuk berbagi.

    Lebih dari sekadar ritual keagamaan, penyembelihan hewan qurban ini menjadi pembelajaran berharga tentang berbagi dan kepedulian. Para siswa diajarkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tinggi dari wali murid dan masyarakat sekitar menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

    Ibu Jasmiarti berharap kegiatan qurban ini dapat menjadi agenda tahunan TK Aisyiyah II. Selain sebagai pembelajaran karakter bagi siswa, qurban juga menjadi wujud nyata kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar, membangun kebersamaan dan memperkuat jalinan sosial yang erat. Semoga kegiatan ini menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk turut serta menanamkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian kepada generasi muda.

  • Nasional,  SOSIAL

    GOTONG ROYONG WARGA RT 011 RW 06 WARGA CIGANJUR SEMBELIH 7 EKOR HEWAN QURBAN

    GOTONG ROYONG WARGA RT 011 RW 06 WARGA CIGANJUR SEMBELIH 7 EKOR HEWAN QURBAN

    JAKARTA.WARTA PENA SATU.com — Majelis Taklim Jam’iyyatul Ummahat, pimpinan Ustazah Maimunah Sikin dan penasehat Drs. Rojali HT (Ketua RT 011), melaksanakan penyembelihan hewan kurban di sekretariat mereka, Jalan Brigif 1 RT 011 RW 06, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/6/2025). Sebanyak empat ekor sapi dan tiga ekor kambing dikurbankan.

    Proses penyembelihan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini berjalan lancar. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga yang telah memiliki kupon. Hewan kurban merupakan hasil gotong royong warga RT 11 RW 06 dan sekitarnya.

    Salah satu panitia pemotongan hewan kurban, Bapak Khobarsyah (Ubay), menjelaskan bahwa  pemotongan hewan qurban rutin dilakukan setiap tahun warga RT 011 RW 06 Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan. dan Majelis Taklim Jam’iyyatul Ummahat rutin mengadakan pengajian di sekretariat setiap bulan, dan bergiliran ke 45 majelis taklim lain di wilayah Ciganjur dan Cipedak, Jagakarsa Jakarta Selatan.setiap hari Kamis.


    Majelis Taklim Jam’iyyatul Ummahat juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan, antara lain dakwah, pendidikan, santunan anak yatim, serta membantu pemberangkatan umroh dan haji, melalui kerjasama dengan Bazis DKI dan NU DKI.

  • AGAMA,  Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    SUKSESNYA PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DI MASJID BAITULUL MUTTAQIN DI RAWASARI JAKARTA PUSAT

    Suksesnya Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Baitul Muttaqin, Rawasari Timur III, Jakarta Pusat

    Jakarta Pusat, WartaPenaSatu – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Masjid Baitul Muttaqin, Jalan Rawasari Timur III, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M. Penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan Sabtu, 7 Juni 2025, pukul 07.00 WIB, berjalan lancar dan sukses.

    Panitia kurban, diketuai oleh Ustadz H. Hasan Malik, bersama Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Drs. H. Munawar dan jajarannya, berhasil mengelola prosesi penyembelihan dengan tertib dan efisien. Sebanyak tiga belas ekor sapi dan dua puluh satu ekor kambing disembelih dan dagingnya didistribusikan kepada warga sekitar Masjid Baitul Muttaqin di sepuluh Rukun Tetangga (RT).

    Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Baitul Muttaqin, Drs. H. Munawar, menyampaikan hakikat dan makna berkurban, antara lain:

    – Ibadah kepada Allah SWT: Sebagai bentuk ketaatan dan penghambaan diri kepada Allah SWT, meneladani Nabi Ibrahim AS.

    – Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan: Kurban diharapkan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

    – Menumbuhkan Rasa Empati dan Kepedulian Sosial: Kurban mendorong rasa berbagi, khususnya kepada yang membutuhkan, dan mengurangi kesenjangan sosial.

    – Membersihkan Diri dari Dosa: Dalam ajaran Islam, kurban dapat menjadi sarana penyucian diri.

    – Sumber Protein bagi Masyarakat: Daging kurban menjadi sumber protein hewani bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu.

    – Mempererat Tali Silaturahmi: Prosesi kurban mempererat hubungan antar anggota masyarakat.

    Keberhasilan penyelenggaraan ini tak lepas dari kerja sama dan dedikasi seluruh panitia, relawan, dan jamaah Masjid Baitul Muttaqin. Semoga daging kurban memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh penerima, dan semoga semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga.

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    TK ASYAH II MELAKSANAKAN QURBAN TUMBUHKAN NILAI BERBAGI

    TK Aisyah 2: Qurban Perdana Tumbuhkan Nilai Berbagi

    Warta Pena Satu, TK Aisyah 2 Muhammadiyah sukses melaksanakan penyembelihan hewan qurban perdananya. Inisiatif dari Kepala Sekolah, Ibu Jasmiarti, S.Pd., dan dukungan para guru serta pembina yayasan, menjadikan kegiatan ini bermakna bagi siswa dan masyarakat sekitar.

    Penyembelihan hewan qurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga pembelajaran berharga bagi para siswa. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama, menanamkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan di manapun mereka berada. Antusiasme wali murid dan masyarakat sekitar pun sangat tinggi, menjadikan kegiatan ini sebagai contoh nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan.

    Ibu Jasmiarti berharap kegiatan qurban dapat menjadi agenda tahunan TK Aisyah 2. Selain sebagai pembelajaran bagi siswa, qurban juga menjadi wujud nyata kepedulian sekolah terhadap masyarakat sekitar, membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.

  • AGAMA,  Daerah,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    WISUDAH TK ASYAH II SULIT AIR BEKAL IMAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA UNTUK GENERASI EMAS

    Wisuda TK Aisyah 2 Sulit Air: Bekal Iman, Ilmu, dan Budaya untuk Generasi Emas

    Jakarta Warta Pena Satu, TK Aisyah 2 Muhammadiyah Sulit Air menggelar wisuda dengan tema “Iman, Ilmu, dan Budaya: Bekal Menuju Masa Depan Cerah.” Kegiatan ini menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai agama, pendidikan, dan budaya sejak dini. Kepala Sekolah, Ibu Jasmiarti, S.Pd., berharap para lulusan dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia.

    Pendidikan, menurut Ibu Jasmiarti, merupakan kunci meraih cita-cita. Lebih dari itu, acara wisuda ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan pada kampung halaman Sulit Air, yang dikenal dengan tradisi merantau anak mudanya. Meskipun banyak perantau Sulit Air di berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara, ikatan silaturahmi tetap terjaga, terutama saat bulan Ramadan dan Lebaran. Organisasi daerah, SAS Sulit Air Sepakat, memfasilitasi kegiatan pulang kampung bersama ini.

    Para wali murid mengapresiasi kegiatan wisuda dan kualitas pendidikan di TK Aisyah 2. Mereka merekomendasikan TK ini kepada warga Sulit Air, mengingat pengalaman dan kualitas para guru, termasuk Ibu Epi, seorang guru SD berpengalaman yang juga bagian dari pengelola yayasan. TK Aisyah 2 Sulit Air berkomitmen mencetak generasi emas yang unggul, beriman, berilmu, dan mencintai budaya by. ibu kepala sekolah tk Asyah II.jasmiati.Spd

  • Bencana,  Berita Duka,  Daerah,  SOSIAL

    Si Jago Merah Mengamuk di Kapuk Muara

    Kebakaran Hebat Hanguskan Ratusan Rumah di Kapuk Muara, Jakarta Utara

    Jakarta Utara – Sebuah kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di RT 017 RW 004, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (6 Juni 2025) pukul 14.50 WIB. Lebih dari 200 rumah dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

    Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup lama mengingat kondisi permukiman yang padat dan mudah terbakar. Diduga, kebakaran bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.

    Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang sangat besar bagi warga terdampak. Saat ini, pemerintah setempat tengah berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal. Proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh pihakpenyidik.

    Warta Pena Satu

Wartapenasatu.com @2025