Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gate Pelabuhan Jamrud
WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik.
Pada Jumat (12/12/2025), aparat kepolisian berkolaborasi dengan BNNK Surabaya menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Tes Urine bagi para pengemudi angkutan umum, angkutan antar pulau, serta ojek online (Ojol) yang melintas di kawasan Gate Pelabuhan Jamrud, Jalan Perak Timur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, didampingi oleh Kepala BNN Kota Surabaya Kombes Pol Heru Prasetyo, Kasat Resnarkoba AKP Mochammad Suparlan, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel di lokasi Gate Keluar Pelabuhan Jamrud. Petugas kemudian secara humanis menghentikan kendaraan angkutan barang, angkutan penumpang, dan ojek online yang keluar area pelabuhan.
Para pengemudi langsung diarahkan ke posko kesehatan yang telah disediakan. Layanan yang diberikan tidak hanya sekadar tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, tetapi juga pengecekan kesehatan secara gratis.
Pemeriksaan tersebut meliputi cek tensi darah, kolesterol, asam urat, hingga gula darah. Tercatat sebanyak 80 orang partisipan yang terdiri dari pengemudi angkutan antar pulau, penumpang umum, dan pengemudi ojek online mengikuti kegiatan ini.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif bagian dari upaya cipta kondisi agar Nataru 2026 berjalan aman, terutama dari potensi penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan Bakti Kesehatan dan Cek Urine yang diselenggarakan oleh Satresnarkoba ini menjadi momentum penting menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tujuannya jelas, yakni guna menjamin keselamatan pengemudi maupun penumpang angkutan umum,” ujar Iptu Suroto.
Lebih lanjut, Iptu Suroto menjelaskan bahwa kesehatan pengemudi sangat berdampak pada kelancaran pendistribusian kebutuhan pokok antar pulau serta keamanan para penumpang yang hendak bepergian ke luar pulau melalui jalur laut.
Iptu Suroto menambahkan, dari total 80 pengemudi yang diperiksa, semua hasil tes urine dinyatakan negatif narkoba.
“Alhamdulillah, hasil cek urine seluruhnya negatif. Ini menunjukkan kesiapan para pengemudi dalam menyambut arus mudik dan libur Nataru,” jelasnya
Sebagai apresiasi atas partisipasi dan kepedulian terhadap kesehatan, ke-80 pengemudi yang telah menjalani pemeriksaan juga diberikan extra pudding sebagai penambah energi.*** (Bgn)
Kembalinya Lima Eks OPM Intan Jaya Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian Papua
WARTAPENASATUJATIM | INTAN JAYA – Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya menjadi saksi sejarah pada Jum’at, 12 Desember 2025, ketika lima mantan anggota OPM resmi menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI. Peristiwa ini disambut haru oleh ratusan masyarakat, tokoh adat, dan pejabat daerah.
Acara bersejarah ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, serta Bupati Intan Jaya Aner Maisini. Momen ini menunjukkan kuatnya sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam merajut persatuan.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa langkah kelima eks OPM tersebut merupakan kemenangan nurani rakyat Papua.
“Ikrar ini bukti bahwa masa depan Papua akan lebih baik jika kita bersatu dalam NKRI,” ujarnya dengan penuh haru.
Bupati Aner Maisini menambahkan apresiasi kepada TNI dan Polri atas pendekatan humanis yang berhasil menciptakan kedamaian.
Ia menyebut peristiwa itu sebagai bukti bahwa persatuan jauh lebih kuat daripada perpecahan, sekaligus kemenangan bagi seluruh masyarakat Intan Jaya.
Salah satu eks OPM, Fransiskus Japugau, mengungkapkan alasan kembali ke NKRI dengan nada haru. Ia menyadari bahwa kekerasan tidak membawa masa depan yang baik dan bertekad membangun tanah kelahirannya bersama pemerintah sebagai wujud komitmen terhadap perdamaian Papua.
Acara ikrar ditutup dengan doa, penyerahan Al Kitab, serta tarian adat sebagai simbol penerimaan. Prosesi berlangsung khidmat, aman, dan penuh persaudaraan.
Kembalinya lima eks OPM ini menandai babak baru bagi Papua yang damai dan bersatu menuju masa depan penuh harapan.*** (Bgn)
Doa Bersama di Masjid An Nuur, Jejak Keakraban TNI AD dan Warga Trenggalek
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Suasana hening menyelimuti Masjid An Nuur Markas Kodim 0806/Trenggalek, Jumat siang (12/12/2025). Di antara barisan prajurit berseragam rapi, tampak pula puluhan warga yang hadir dengan penuh kekhusyukan.
Mereka berkumpul dalam satu momen kebersamaan: doa bersama memperingati Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) 2025, sebuah tradisi yang setiap tahun mengajak kembali merenungi perjalanan panjang pengabdian prajurit terhadap bangsa.
Begitu salat Jumat selesai, jamaah tetap berada di tempat. Lantunan doa yang dipimpin Ustad H. Komarudin, S.Ag., secara khidmat menggema dari saf terdepan hingga beranda masjid, menambah suasana religius yang menyatukan prajurit dan masyarakat. Setiap doa yang dipanjatkan terasa seperti peneguhan komitmen untuk menjaga tanah air serta merawat harmoni di Trenggalek.
Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., yang hadir memimpin jajarannya, menegaskan makna mendalam dari peringatan tersebut. Menurutnya, Hari Juang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk kembali menelusuri sejarah lahirnya TNI AD yang berakar pada perjuangan rakyat.
“Hari ini bukan hanya peringatan seremonial, ini adalah jeda untuk merenungkan kembali makna pengabdian,” ujar Letkol Roy.
Ia menambahkan bahwa nilai kejuangan yang diwariskan para pendahulu harus terus hidup dalam setiap langkah prajurit. Di tengah dinamika tantangan keamanan dan perubahan sosial, semangat melayani masyarakat menjadi fondasi utama tugas TNI.
“Melalui doa bersama ini kita berharap seluruh prajurit Kodim 0806/Trenggalek diberi kesehatan, keselamatan, serta kemampuan melaksanakan tugas,” tuturnya.
Momentum doa bersama ini menjadi ruang refleksi bagi banyak prajurit. Ada yang kembali mengingat masa-masa penugasan jauh dari keluarga, ada pula yang merenungi tanggung jawab menjaga stabilitas wilayah. Dalam suasana religius itu, beban tugas seakan menemukan keteduhan dan makna baru.
Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut turut memperkuat gambaran harmonis hubungan TNI dengan masyarakat Trenggalek. Tokoh agama, pemuda, hingga pedagang kecil yang sering beraktivitas di sekitar Makodim turut larut dalam suasana. Kebersamaan itu menegaskan bahwa TNI tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh bersama rakyat.
Beberapa warga yang mengikuti doa bersama mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam peringatan Hari Juang TNI AD. Bagi mereka, TNI bukan hanya institusi pertahanan, tetapi mitra dalam menjaga ketertiban dan mendorong kegiatan sosial di wilayah.
“Kami senang diajak dalam acara seperti ini, rasanya seperti keluarga besar,” kata seorang jamaah.
Di sisi lain, jajaran Kodim 0806 memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat internalisasi nilai kejuangan kepada prajurit muda. Pesan bahwa perjuangan bukan semata soal operasi militer, tetapi juga kedisiplinan, empati, dan loyalitas kepada rakyat disampaikan secara mengalir di sela kegiatan.
Usai doa bersama, kehangatan suasana tetap mengalir. Para prajurit menyambut warga dengan salaman yang penuh keakraban, menegaskan eratnya hubungan silaturahmi yang selama ini terjaga. Percakapan ringan di beranda masjid pun mengalir natural, menggambarkan betapa dekatnya TNI dengan masyarakat Trenggalek tanpa jarak dan tanpa sekat.
Peringatan Hari Juang TNI AD 2025 di Trenggalek menjadi refleksi mendalam tentang arti pengabdian. Di tengah tugas menjaga pertahanan negara, para prajurit kembali diingatkan bahwa kekuatan TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat.
Melalui doa bersama ini, Kodim 0806/Trenggalek meneguhkan komitmennya merawat nilai kejuangan serta terus melangkah dengan semangat pengabdian yang tak pernah padam.*** (Bgn)
Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Juang TNI AD dan HUT Ke-77 Kodam V/Brawijaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar Doa Bersama dan pembacaan Surat Yasin di Masjid Al-Wathon Makorem 084/Bhaskara Jaya, Jl. Ahmad Yani No. 1, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Juang TNI AD, HUT Kodam V/Brawijaya ke-77, serta HUT Juang Infanteri.
Acara yang dimulai usai Sholat Jumat ini dipimpin oleh Ustad Somad dan berlangsung dalam suasana khidmat. Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, beserta para Kasi, Pasi, Bintara, Tamtama dan ASN turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Doa bersama dan pembacaan Surat Yasin ini merupakan wujud syukur dan permohonan perlindungan serta kelancaran dalam setiap tugas pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh keluarga besar Korem 084/Bhaskara Jaya.
Dengan semangat religius dan kebersamaan, diharapkan kegiatan ini dapat menambah motivasi prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah, serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat.*** (Bgn)
Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Juang TNI AD dan HUT Ke-77 Kodam V/Brawijaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Peringatan Hari Juang TNI AD dan HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya tahun 2025 berlangsung khidmat melalui ziarah rombongan di TMP 10 Nopember Surabaya yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. M.A.
“Ziarah ini wujud penghormatan kepada para pahlawan,” tegas Pangdam V/Brawijaya dalam kegiatan tersebut.
Ziarah digelar pada Kamis, 11 Desember 2025 di TMPN 10 Nopember, Jl. Mayjen Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 personel dengan penanggung jawab Kolonel Inf Agus Al Fauzi selaku Kasi Ops Kasrem 084/Bhaskara Jaya.
Sejumlah pejabat hadir mendampingi Pangdam V/Brawijaya, antara lain Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, S.E., dan Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M. Para pejabat Satbalak dan PJU Korem 084/BJ turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Pelaksanaan ziarah merupakan tradisi tahunan yang mengajarkan nilai keteladanan perjuangan. Kegiatan ini menjadi sarana memperkokoh persatuan, sekaligus mendorong prajurit agar terus meneladani semangat pengabdian para pahlawan yang berjuang mempertahankan kemerdekaan serta mengharumkan nama bangsa.
Ziarah juga mengandung makna penghormatan mendalam bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya sebagai pondasi karakter kebangsaan.
Melalui peringatan Hari Juang TNI AD dan HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya, diharapkan semangat perjuangan, keteladanan, serta keberanian para pahlawan terus menguatkan moral, profesionalisme, dan pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan serta kehormatan bangsa.*** (Bgn)
MPI dan PASMANBAYA Resmi Satukan Gerakan Kemanusiaan untuk Sumatera dan Aceh
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 11 Desember 2025 — Semangat kebersamaan dan solidaritas Masjid Pemuda Indonesia (MPI) dan Paguyuban SMA Negeri Surabaya (PASMANBAYA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai wujud sinergi besar dalam memperkuat aksi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Penandatanganan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi simbol kerja sama, tetapi juga menjadi tonggak lahirnya gerakan terpadu antara lembaga kerelawanan dan komunitas alumni sekolah terbesar di Surabaya.
Dalam sambutannya, Ramadhan Surohadi, SM.ST, Ketua Yayasan Masjid Pemuda Indonesia (MPI), menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan momentum penting untuk memperluas jangkauan bantuan yang selama ini telah dilakukan MPI melalui Posko Kebaikan dan Program Warung Makan Gratis.
“Hari ini kami resmi berkolaborasi dengan PASMANBAYA. Insya Allah, kami fokus memperkuat dapur-dapur umum yang sudah berjalan di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Kerja sama ini semoga menjadi jembatan kebermanfaatan yang makin luas,” tegasnya.

MPI saat ini mengoperasikan enam dapur umum aktif, menjadi tulang punggung penyediaan makanan siap santap bagi ribuan korban bencana yang masih bertahan di tenda, posko darurat, dan daerah dengan akses terbatas. Enam titik dapur tersebut tersebar di:
1. Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
2. Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
3. Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, perbatasan Aceh – Sumatera Utara.
4. Desa Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.
5. Dusun Kenanga, Desa Sidodadi, Kecamatan Tamiang, Aceh.
6. Dusun Kantil, Desa Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.Ramadhan berharap jumlah dapur umum dapat terus bertambah, mengingat cakupan wilayah terdampak cukup luas dan kebutuhan warga masih tinggi.
“Semakin banyak dapur, semakin cepat bantuan menjangkau saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. Semoga MoU ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak titik bantuan,” ungkapnya.
Ramadhan juga menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan melalui jalur darat akibat medan yang sulit dan kondisi jalan yang sebagian terputus.
“Relawan kami mulai memasak sejak dini hari. Setelah makanan siap, sekitar pukul delapan hingga siang hari, tiga sampai empat mobil diberangkatkan membawa 1.000 hingga 3.000 porsi makanan. Pengiriman dilakukan berkala setiap dua sampai tiga hari sekali,” jelasnya.
Relawan yang bertugas di lapangan berhadapan dengan tantangan cuaca, akses jalan licin, hingga jangkauan lokasi-lokasi yang masih terisolasi. Namun semangat kepedulian menjadi energi utama yang membuat mereka terus bergerak.
Sementara itu, Ir. Eddy Surohadi, SE., MH, Pembina Yayasan MPI sekaligus Tokoh Senior PASMANBAYA, menegaskan bahwa kerja sama ini membuka ruang besar bagi seluruh alumni Paguyuban SMA Negeri Surabaya (PASMANBAYA) yang tersebar di Indonesia untuk berkontribusi melalui sistem donasi terpusat.
“Semua sumbangan akan dihimpun melalui satu rekening resmi Masjid Pemuda Indonesia (MPI) dan dikelola secara transparan oleh para senior PASMANBAYA yang juga menjadi pengurus yayasan. Dengan begitu, laporan donasi bisa kami sampaikan secara berkala kepada para penyumbang,” tuturnya.
Eddy menambahkan bahwa selain donasi uang, PASMANBAYA juga membuka kesempatan bagi para alumninya untuk menyumbangkan pakaian layak pakai, yang nantinya akan disortir dan dikirimkan ke wilayah terdampak.
Donasi dapat dikirim langsung ke sekretariat MPI di Jalan Kalikepiting No. 111 Surabaya atau melalui koordinasi PASMANBAYA Pusat.
Eddy melanjutkan, bahwa kolaborasi antara Masjid Pemuda Indonesia (MPI) dan PASMANBAYA menjadi bukti bahwa gerakan kemanusiaan selalu menemukan jalannya.
Di tengah berbagai krisis dan tantangan, warga Surabaya menunjukkan bahwa solidaritas bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata yang digerakkan oleh empati dan rasa persaudaraan.
“Dari dapur umum di kaki pegunungan Sumatera Barat hingga relawan yang menembus hujan di Aceh Tamiang, bantuan yang dikirim dari Surabaya menjadi harapan yang mengalir dalam setiap porsi makanan, setiap paket pakaian, dan setiap langkah relawan. Sinergi ini memperlihatkan bahwa ketika organisasi sosial dan komunitas masyarakat bersatu, skala dampaknya dapat melampaui batas geografis. Dari Surabaya untuk Sumatera dan Aceh dari hati untuk kemanusiaan langkah bersama ini menjadi cahaya bagi mereka yang sedang membangun kembali kehidupan,” pungkasnya.***
MAKI Jatim Ajak Ribuan Massa Peringati HAKORDIA 2025, Tiga Lembaga Hukum Jatim di Ajak Pembersihan Korupsi Total
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Kota Surabaya sontak menjadi sorotan nasional pada Rabu (10/12/2025) ketika ribuan massa dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur turun ke jalan dalam aksi damai memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025.
Aksi tersebut berlangsung massif, terstruktur, dan penuh pesan moral, mencerminkan eskalasi keresahan masyarakat atas dugaan penyelewengan anggaran publik yang dinilai semakin mengkhawatirkan di sejumlah sektor pemerintahan.
Sejak pagi, barisan massa mulai mengalir dari berbagai penjuru kota menuju titik-titik utama aksi. Mereka membawa spanduk, poster, dan atribut bertema antikorupsi, sementara celengan dan stiker yang dibagikan kepada pengguna jalan menjadi simbol ajakan untuk membangun budaya integritas berbasis partisipasi publik.

Kehadiran ribuan orang ini menggambarkan meningkatnya kesadaran kolektif bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa lagi diserahkan semata-mata pada lembaga penegak hukum, melainkan harus menjadi gerakan moral seluruh masyarakat.
Ketua MAKI Korwil Jatim, Heru Satriyo, berada di garis terdepan memimpin barisan. Dalam orasinya, Heru menegaskan bahwa aksi ini bukan seremoni rutin, melainkan penegasan sikap. Ia menyebut korupsi di Jawa Timur telah berkembang menjadi pola yang sistemik, merambah berbagai lini pemerintahan, dan membutuhkan penanganan yang jauh lebih tegas.
“Kami akan terus bersuara lantang membongkar kasus-kasus korupsi di lingkungan Pemprov Jatim, khususnya pada OPD yang rawan penyimpangan. Ini bukan sekadar aksi ini adalah komitmen moral,” ujar Heru di depan Gedung Kejati Jatim, yang menjadi titik sentral orasi dan simbol tuntutan penegakan hukum.
Setelah menyampaikan aspirasi di Kejati Jatim, massa bergerak menuju Kantor Diskominfo Jatim dan Polda Jatim dalam rute aksi yang telah diatur. Di setiap lembaga tersebut, tuntutan mereka tetap konsisten: memperkuat transparansi, menegakkan hukum tanpa diskriminasi, dan menghentikan persepsi bahwa pemberantasan korupsi hanya menyasar pelaku berprofil rendah sementara pelanggaran di level elite sering luput dari jerat hukum.
Dalam beberapa kesempatan, Heru menyoroti sektor-sektor dengan tingkat kerawanan tinggi, terutama dana hibah, BOS, dan sejumlah proyek infrastruktur yang nilai anggarannya besar. Ia menilai berulangnya pola penyimpangan mencerminkan lemahnya kontrol anggaran serta minimnya sanksi yang mampu memberikan efek jera.
“Penegak hukum, baik KPK, kepolisian maupun kejaksaan, harus bekerja lebih fokus, lebih independen, dan lebih berani. Tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap siapa pun. Hukum harus menjadi alat keadilan, bukan alat kepentingan,” tegas Heru.
Dalam pernyataan resminya kepada media, Heru juga menjelaskan bahwa MAKI Jatim akan meningkatkan intensitas pelaporan dan memaksimalkan sistem investigasi internal mereka. Menurutnya, organisasi tersebut telah mengembangkan metode pengumpulan data dan verifikasi kasus yang memungkinkan proses pengawalan berjalan lebih efisien dan terarah.
Heru kemudian menyinggung sisi fundamental dari persoalan korupsi sebuah dimensi yang kerap terlupakan: krisis moral dan degradasi etika publik. Ia menyebut bahwa jika pendidikan moral tidak diperkuat, maka kebocoran anggaran akan terus muncul meski berbagai kebijakan pengawasan telah diperketat.
“Dana hibah dan anggaran pendidikan harus menjadi prioritas pengawasan. Bila sektor-sektor vital ini tidak dijaga, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, khususnya generasi muda yang seharusnya menjadi penerus bangsa,” tambahnya.
Aksi damai yang berlangsung tertib itu ditutup dengan pembacaan deklarasi komitmen kolektif seluruh peserta untuk terus mengawal transparansi, menegakkan kontrol sosial, dan memperkuat budaya pelaporan publik. Setelah deklarasi dibacakan, massa membubarkan diri dengan teratur.
Namun, pesan yang mereka tinggalkan menggema kuat: perlawanan terhadap korupsi tidak akan berhenti di jalanan Surabaya hari ini. MAKI Jatim menegaskan bahwa mereka akan kembali turun ke jalan bila penegakan hukum dianggap melemah atau tidak lagi mencerminkan aspirasi masyarakat.
Aksi tersebut sekali lagi menjadi pengingat bahwa korupsi bukan sekadar kejahatan birokrasi, melainkan ancaman terhadap masa depan bangsa dan melawannya membutuhkan komitmen yang melampaui sekadar slogan. (Bgn)
CASTROL GELEGARKAN MANUFACTURING INDONESIA 2025: TEKNOLOGI PELUMAS CANGGIH YANG DORONG EFISIENSI PABRIK HINGGA 50%
WARTAPENASATUJATIM | Jakarta, 6 Desember 2025 — Castrol Indonesia kembali memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam solusi pelumasan industri global melalui keikutsertaan strategis di Manufacturing Indonesia 2025, pameran manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Berlangsung pada 3–6 Desember di JIExpo Kemayoran, momentum ini menjadi panggung bagi Castrol untuk menegaskan komitmennya menghadirkan pelumas berteknologi tinggi yang mampu meningkatkan efisiensi serta produktivitas pabrik hingga 50% berdasarkan studi internal.*
Di tengah pertumbuhan sektor manufaktur yang terus menguat dengan kontribusi 17,39% terhadap PDB nasional pada kuartal III 2025—Castrol menilai pentingnya menghadirkan solusi pelumasan modern yang dapat menopang kestabilan proses produksi dan masa pakai mesin. Dengan rekam jejak lebih dari 120 tahun inovasi, Castrol tampil membawa portofolio teknologi industri yang telah dipercaya pabrik-pabrik global dari otomotif hingga permesinan berat.
President Director PT Castrol Indonesia, Enjelita Jahja, menegaskan bahwa Castrol hadir bukan hanya sebagai penyedia pelumas, namun sebagai mitra teknologi jangka panjang bagi industri nasional.
“Dengan kehadiran di lebih dari 120 negara, Castrol terus menghadirkan solusi yang mampu menjawab tuntutan manufaktur modern—mulai dari efisiensi energi, stabilitas proses, hingga perpanjangan umur aset,” ujarnya.
Solusi Pelumasan Terintegrasi: Jawaban atas Tantangan Manufaktur Modern
Di ajang ini, Castrol memamerkan rangkaian produk dan layanan industri yang dirancang untuk mengatasi tiga penyebab utama kegagalan mesin: gesekan, keausan, dan kerusakan komponen. Berdasarkan riset internal Castrol**, pelumasan yang tidak tepat dapat menyebabkan:
43% mechanical failures
50% bearing damage
54% bearing failures
70% equipment failuresMelalui pendekatan terpadu yang menggabungkan advanced lubricants, efficiency tools, dan expert services, Castrol membantu pabrik mengurangi biaya downtime, meningkatkan produktivitas, dan mengoptimalkan total biaya kepemilikan peralatan. Pendekatan ini telah terbukti, seperti kolaborasi Castrol dengan Groupe Renault di pabrik mesin Valladolid, Spanyol, yang berhasil menekan konsumsi air hingga 1 juta liter per tahun* melalui penggunaan Castrol Hysol XBB dan Techniclean XBC.
Layanan Used Oil Analysis hingga CMS (Chemical Management Services) juga menjadi andalan Castrol untuk menghadirkan perawatan prediktif, interval penggantian pelumas yang lebih panjang, dan efisiensi operasional yang lebih stabil.
Produk Pelumasan Berperforma Tinggi yang Ditampilkan
1. Castrol Alusol SL 51 XBB
Cutting fluid berbasis air untuk presisi tinggi, stabilitas emulsi konsisten, pengurangan konsumsi pelumas hingga 34%, dan peningkatan masa pakai cairan hingga 44%*.2. Castrol Hysol SL 50 XBB
Dirancang untuk metalworking berat dengan ketahanan cairan lebih lama, memperpanjang umur perangkat hingga 67%, dan mengurangi top-up fluid hingga 45%*.3. Castrol Techniclean 80 XBC
Pembersih industri berbasis air yang dapat didaur ulang, mampu membantu menghemat 1 juta liter air dan volume limbah dalam jumlah sama***.Portofolio Lengkap untuk Beragam Kebutuhan Industri
Castrol juga menghadirkan rangkaian pelumas dan grease yang digunakan pada berbagai sektor manufaktur berintensitas tinggi:
Gear Oils (Alpha SP, Alphasyn EP, Alphasyn PG) untuk beban tinggi di pabrik baja, semen, dan kimia.
Hydraulic Oils (Hyspin AWS, HLP, AWH-M) yang memastikan kestabilan tekanan dan presisi produksi.
Grease (Spheerol EPL, EPLX) untuk kondisi ekstrem seperti industri pertambangan dan pembangkit listrik.
Dukungan Teknis Langsung untuk Pabrik Indonesia
Sepanjang pameran, Castrol membuka sesi konsultasi teknis terkait efisiensi energi, optimasi pelumasan, predictive maintenance, serta strategi pengurangan limbah industri. Pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan tim ahli Castrol di booth Hall B3, JIExpo Kemayoran, untuk memahami implementasi solusi yang tepat bagi kebutuhan pabrik masing-masing.
Dengan kombinasi inovasi pelumasan, data engineering, hingga pendekatan keberlanjutan, Castrol menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang siap memperkuat daya saing manufaktur Indonesia menuju proses produksi yang lebih modern, efisien, stabil, dan berkelanjutan.
*) Berdasarkan studi internal Castrol global
**) Data berdasarkan riset internal Castrol mengenai penyebab kegagalan mesin
***) Hasil penerapan produk Castrol pada studi kasus industri; hasil dapat bervariasi sesuai kondisi operasional.*** (Bgn)HAKORDIA 2025: MAKI Jatim Menyalakan Obor Integritas Untuk Generasi yang Tak Tergoyahkan Oleh Korupsi
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di Sidoarjo kembali menjadi momentum penting dalam upaya meneguhkan komitmen bangsa terhadap budaya antikorupsi. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur hadir memberikan edukasi langsung kepada para pelajar SDN Gedangan dan SMPN 2 Sidoarjo, Selasa (9/12/2025). Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam menanamkan karakter kejujuran dan integritas sejak usia dini pondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang bersih dan beretika.
Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, yang hadir mengisi kegiatan tersebut, disambut dengan antusias oleh ratusan siswa. Dalam amanatnya, Heru menegaskan bahwa sekolah adalah ruang pertama tempat moralitas dipupuk dan karakter dibangun. Ia menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini untuk menciptakan masyarakat yang lebih berintegritas.

“Selamat kepada anak-anakku semua yang terus menimba ilmu demi masa depan kalian. HAKORDIA bukan hanya agenda tahunan, tetapi pengingat bahwa praktik korupsi masih terjadi di berbagai instansi pemerintahan,” ujar Heru. “Dan justru kalianlah generasi yang kami harapkan mampu memutus rantai itu.”
Sebagai simbol edukatif, MAKI Jatim membagikan 900 celengan kepada para siswa. Celengan tersebut bukan sekadar wadah menabung, tetapi representasi filosofi pendidikan moral: mengajak anak-anak belajar jujur, disiplin, serta bertanggung jawab dalam mengelola kebutuhan.
“Celengan ini kami berikan agar kalian terbiasa menyisihkan uang dengan jujur, mengumpulkannya dengan disiplin, dan menggunakannya hanya untuk hal yang benar-benar diperlukan. Dari kebiasaan kecil inilah integritas tumbuh dan mengakar,” jelas Heru.
Peringatan HAKORDIA tahun ini menjadi pengingat bahwa perang melawan korupsi tidak hanya dilakukan melalui aturan dan penindakan, tetapi juga melalui penanaman nilai-nilai dasar yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Dari ruang kelas SDN Gedangan hingga lorong SMPN 2 Sidoarjo, gema antikorupsi terdengar kuat membangkitkan harapan akan lahirnya generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tidak bisa disuap dalam bentuk apa pun.
Joko Raharjo, Humas SMPN 2 Sidoarjo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi MAKI Jatim dalam membangun kesadaran moral sejak dini di lingkungan sekolah.
“Saya senang kedatangan Pak Heru ke SMPN 2 Sidoarjo, karena beliau memberikan edukasi tentang pentingnya berperilaku positif sejak dini, serta menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Melalui HAKORDIA 2025, Sidoarjo kembali menegaskan bahwa pendidikan berintegritas adalah investasi jangka panjang. Dari kota ini, obor integritas itu dinyalakan dengan harapan menyebar ke seluruh penjuru negeri dan melahirkan masyarakat yang bersih, berkeadilan, dan bermartabat.*** (Bgn)
Bokor Mas Gold Meresmikan Toko Ke-7 Untuk Menghadirkan Pengalaman Belanja Emas Lebih Aman dan Terpercaya
WARTAPENASATUJATIM |Surabaya Metropolitan – Hari Sabtu (6/12/2025) salah satu toko mas legendaris kota Surabaya, Bokor Mas Gold membuka cabang ke-7 nya di kawasan Food Junction, Surabaya Barat.
Toko emas dan perhiasan yang berdiri sejak 1978 itu melakukan sebuah ekspansi strategis ke wilayah Surabaya Barat salah satu kawasan elite di kota Pahlawan.
Menurut Ivana, Owner Bokor Mas Gold, dengan dibukanya gerai ini
tujuannya untuk memberikan layanan dan kualitas terbaik kepada masyarakat di Surabaya Barat.Kepada awak media yang menemuinya, Ivana menyampaikan rasa syukur dan bangga atas peresmian gerai terbaru ini sebagai jawaban atas tingginya kepercayaan pelanggan yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Saat memberikan kata sambutan pada pembukaan Gerai Bokor Mas Gold, Ivana mengatakan ,“Hari ini merupakan momentum besar bagi Bokor Mas Gold yang sejak 1978 selalu mengutamakan kualitas, kejujuran, dan pelayanan terbaik, dan kini semakin dekat dengan masyarakat Surabaya Barat. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman berbelanja emas yang nyaman, aman, dan elegan”.
Kepada awak media yang menemuinya Ivana mengatakan bahwa Bokor Mas Gold berkomitmen menghadirkan berbagai koleksi perhiasan emas berkualitas tinggi, mulai dari perhiasan klasik hingga modern, serta layanan transaksi emas yang transparan dan berbasis kepercayaan, sebuah nilai yang telah menjadi fondasi utama selama lebih dari empat dekade.
Dengan menampilkan konsep interior yang mewah dan hangat, Bokor Mas Gold menjadi sebuah destinasi bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan untuk kebutuhan investasi, hadiah atau momen spesial lain.
“Kami tidak hanya menjual emas, tetapi menghadirkan pengalaman. Kami ingin setiap pelanggan merasa dihargai dan pulang dengan kepuasan, bukan sekadar membawa produk, tetapi juga sebuah kepercayaan,” imbuh Ivana.
Dengan peresmian ini menegaskan komitmen Bokor Mas Gold untuk terus berkembang di tengah persaingan industri perhiasan yang semakin dinamis, sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu toko emas terpercaya di Surabaya.
posisinya sebagai destinasi favorit pecinta perhiasan emas, dimana kualitas dan keindahan berpadu dengan kepercayaan konsumen. (Houget***)