Tak Ada Ampun, Pasca Lebaran, MAKI Jatim Ledakkan Laporan Korupsi Dispora dan BPBD di Ujung Tanduk, Berkas Maut Siap Digelar Ke Kejati
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Di saat publik masih larut dalam suasana pasca Idul Fitri 1447 H, sebuah manuver senyap namun mematikan justru digerakkan tanpa kompromi. Bukan basa-basi, bukan gertakan kosong ini adalah operasi hukum terukur yang siap mengguncang fondasi birokrasi Jawa Timur.
MAKI Jawa Timur memastikan satu hal yang tak bisa lagi ditawar:
berkas pelaporan dugaan korupsi terhadap Dispora Jatim dan BPBD Jatim telah FINAL lengkap, terkunci, dan siap dihantamkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.Tak ada lagi ruang abu-abu.
Berkas yang disebut “super tebal” itu bukan sekadar kumpulan dokumen administratif. Ini adalah hasil bedah investigasi mendalam diracik dari temuan lapangan, ditajamkan dengan analisa hukum, dan dipaketkan sebagai alat bukti yang siap diuji di ruang gelar perkara.
Koordinator Bidang Hukum MAKI Jatim, Achmad Khusairi, SH., MH., tidak berbicara panjang, namun setiap kalimatnya mengandung tekanan serius.
“Semua sudah kami kunci. Fakta hukum, data, dan alat bukti sudah terang. Ini bukan dugaan kosong.”
Pernyataan itu bukan sekadar klaim melainkan sinyal bahwa peta perkara telah terbentuk, dan arah tembak sudah jelas.
Namun, ketika diminta membuka isi detail, Khusairi memilih menutup rapat. Bukan karena tidak siap, melainkan karena strategi hukum sedang dijalankan secara disiplin. Semua akan dibuka di satu titik krusial: gelar perkara khusus di Kejati Jatim.
Artinya jelas pertarungan belum dimulai, tapi peluru sudah di kamar senjata.
Di balik layar, tim Litbang MAKI Jatim disebut bekerja tanpa kompromi. Setiap angka ditelusuri, setiap jejak anggaran diperiksa, setiap celah dipaksa bicara. Hasilnya?
Sebuah berkas yang diyakini tidak hanya kuat secara narasi, tetapi juga berat secara pembuktian hukum.
Dan ini baru awal.MAKI Jatim secara terbuka mengakui bahwa Dispora dan BPBD hanyalah dua pintu pertama dari rangkaian yang lebih besar. Tiga OPD lain sudah masuk antrean, tinggal menunggu momentum untuk “diledakkan”.
Ketika dikonfirmasi, Ketua MAKI Koorwil Jatim, Heru MAKI, justru memilih gaya santai namun penuh tekanan tersembunyi.
“Yang ini dulu. Sisanya… tunggu waktunya.”
Kalimat ringan, tapi sarat makna:
ada sesuatu yang sedang disiapkan lebih besar dari yang terlihat.Namun bagian paling tajam datang di ujung percakapan.
Tanpa tedeng aling-aling, Heru melontarkan pesan yang bisa dibaca sebagai peringatan terbuka:
“Silakan cari penasehat hukum terbaik.”
Ini bukan imbauan biasa. Ini adalah sinyal bahwa konsekuensi hukum yang akan datang tidak bisa dihadapi dengan strategi setengah matang.
Kini, sorotan publik mulai mengarah.
Apakah ini akan menjadi pintu masuk pembongkaran sistemik?
Ataukah justru akan memicu perlawanan balik dari dalam kekuasaan?Yang pasti, satu garis sudah ditarik.
MAKI Jatim tidak sedang bermain opini. Mereka sedang menyiapkan pembuktian.
Dan ketika berkas itu resmi masuk ke Kejati, maka satu hal tak terelakkan:Pertarungan hukum akan pecah terbuka, keras, dan tanpa ruang kompromi. (Bgn)***
Kapolres Mojokerto Tinjau Objek Wisata di Libur Lebaran Pastikan Keamanan Pengunjung
WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata didampingi Wakapolres Mojokerto, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho beserta Pejabat Utama Polres Mojokerto melakukan pemantauan ke sejumlah objek wisata di wilayah Kecamatan Trawas, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan itu dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif selama masa libur lebaran.
“Kami ingin memastikan kesiapan pengelola dan personel pengamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur,” ujar AKBP Andi.
Dalam patroli tersebut, Kapolres Mojokerto menyusuri area lokasi wisata, memantau situasi serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kehadiran Kepolisian di tengah aktivitas wisatawan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Mojokerto juga menyapa para pengunjung dan menyampaikan imbauan secara humanis.
Ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang berlibur agar selalu menjaga keselamatan, khususnya anak-anak saat bermain, serta tetap waspada terhadap barang bawaan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” pesan AKBP Andi.
Lebih lanjut, Kapolres Mojokerto juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pengelola wisata, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga tercipta suasana liburan yang aman dan nyaman.
Dengan dilaksanakannya kegiatan patroli ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berwisata, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas selama libur Lebaran.
Polres Mojokerto Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto selama perayaan Lebaran. (Bgn)***
Polres Tulungagung Musnahkan 22 Kg Bahan Peledak dan Ratusan Petasan
WARTAPENASATUJATIM | TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jatim bersama jajaran melaksanakan pemusnahan barang bukti petasan dan bahan peledak hasil ungkap kasus selama kegiatan cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026.
Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 346 buah petasan berbagai ukuran serta bahan petasan (bubuk) dengan total berat 22,15 kilogram dari berbagai jenis.
Pemusnahan dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur dengan prosedur aman dan sesuai standar.
Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Maga menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
“Ada sekitar 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan hasil penindakan selama kurang lebih 30 hari di bulan suci Ramadan bersama jajaran Polsek, kami lakukan pemusnahan,” ujarnya, Selasa (24/3/26).
Ia menambahkan, dari hasil pengungkapan tersebut, sebagian besar kasus berasal dari wilayah hukum Polsek jajaran, dengan temuan petasan berukuran besar serta bahan peledak yang masih dalam tahap pembuatan.
“Mayoritas pelaku adalah anak-anak usia 10 hingga 15 tahun. Untuk itu kami lakukan pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua, serta mengajak peran aktif keluarga dalam pengawasan,” jelasnya.
Selain itu, diketahui bahwa para pelaku mendapatkan pengetahuan pembuatan petasan dari internet serta membeli bahan secara online melalui berbagai platform.
Lebih lanjut, untuk pelaku dewasa tetap dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Kompol Maga menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat petasan.
“Alhamdulillah, sejauh ini di wilayah Tulungagung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian akibat petasan. Ini merupakan hasil dari langkah preventif dan patroli yang kami lakukan,” pungkasnya.
Dengan kegiatan pemusnahan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya petasan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Bgn)***
Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri ke Pemudik: Utamakan Keselamatan
WARTAPENASATUJATIM | JATENG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Flag Off pembukaan rekayasa lalu lintas (lalin) One Way nasional arus balik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (24/3/2026).
One Way bakal dilaksanakan dari Km 414 hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan.
Ia mengingatkan kepada seluruh pemudik untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Sigit juga mengimbau agar dapat memanfaatkan rest area ataupun posko pelayanan untuk beristirahat sejenak apabila merasa kelelahan dalam perjalanan.
“Tentunya yang menjadi harapan kita bahwa masyarakat yang akan melaksanakan balik, kita harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan,” kata Sigit.
Lebih dalam, Sigit memastikan bahwa, Pemerintah dan seluruh stakeholder terkait terus memberikan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Karenanya, Ia meminta agar dimanfaatkan dengan optimal oleh pemudik.
“Oleh karena itu manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu fasilitas yang di rest area, apakah itu fasilitas yang ada di pos pelayanan maupun pos terpadu, sehingga yang kecapean tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri,” ucap Sigit.
Sigit juga mengungkapkan bahwa, pihaknya melakukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan parah akibat Bottleneck. Strategi yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan tol fungsional hingga rekayasa lalin lainnya.
“Kita membagi agar tidak terjadi bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta, oleh karena itu tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan,” ucap Sigit.
Sigit memprediksi bahwa, puncak arus balik terjadi pada hari ini. “Namun sore ini kita laksanakan One Way Nasional yang kita perkirakan puncak arus balik terjadi di hari ini,” ujar Sigit.
Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyapa para pemudik yang kembali dari kampung halamannya dan memberikan bingkisan kepada pengendara dan keluarga. (Bgn)***
Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
WARTAPENASATUJATIM | BALI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.
Hal itu disampaikan Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3/2026).
Sigit menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 sendiri diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini. Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah pemudik hingga Jumat (27/3), seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA).
“Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini,” kata Sigit.
Secara khusus, Sigit menyebut di sejumlah daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.
Karenanya, ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga penyeberangan laut.
Terlebih, Sigit mengingatkan jika jumlah masyarakat yang mudik kemarin tercatat melebihi prediksi awal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga jumlah masyarakat yang akan kembali juga akan melebihi prediksi jumlah pemudik.
“Utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja, namun di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai,” ujar Sigit.
Oleh sebab itu, ia meminta agar tingkat kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang berhasil ditekan selama arus mudik kemarin dapat kembali terjaga hingga Operasi Ketupat selesai dilakukan.
“Tentunya ini menjadi penekanan kita agar sampai dengan rangkaian arus balik selesai ini, angka-angka tersebut bisa dipertahankan,” ujarnya.
Terakhir, Sigit juga meminta seluruh jajaran memitigasi potensi cuaca buruk yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran. Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk.
“Kami minta untuk semua anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan,” tuturnya.
“Sehingga kemudian rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik di kondisi yang tentunya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena cuaca ekstrem,” imbuhnya. (Bgn)***
Apel Bersama dan Halal Bihalal, Kodim 0817/Gresik Perkuat Kebersamaan Prajurit
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan apel bersama yang dilanjutkan dengan halal bihalal di lingkungan Kodim 0817/Gresik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Makodim 0817/Gresik dan diikuti oleh seluruh anggota serta jajaran, usai perayaan Hari Raya Idul Fitri. Rabu (25/3/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Kasdim 0817/Gresik, Mayor Inf Siari, yang dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga disiplin, soliditas, dan semangat pengabdian setelah menjalani cuti Lebaran.
Ia juga mengingatkan seluruh prajurit agar kembali fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah binaan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri mewakili Dandim 0817/Gresik.
“Atas nama Komandan Kodim 0817/Gresik, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini semakin mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ungkapnya.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Seluruh anggota saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar prajurit dan staf di lingkungan Kodim.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan personel sekaligus memperkuat sinergi internal satuan, sehingga diharapkan mampu menunjang pelaksanaan tugas-tugas teritorial secara optimal di wilayah Kabupaten Gresik. (Bgn)***
Hangatnya Halal Bihalal Usai Lebaran, Kodim 0829/Bangkalan Cek Kesiapan Personel
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Apel Pengecekan Cuti Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 gelombang 1 dan 2 yang digelar di Lapangan Apel Makodim 0829/Bangkalan, Rabu (25/3/26).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd. ini menjadi momen awal bagi seluruh prajurit dan PNS kembali menjalankan tugas usai libur Lebaran.
Apel tersebut diikuti oleh Kasdim 0829/Bangkalan Mayor Inf Hendhi Meindrawarman, para Perwira Staf, Danramil jajaran, serta seluruh anggota Kodim 0829/Bangkalan. Selain sebagai bentuk pengecekan kehadiran, kegiatan ini juga bertujuan memastikan kondisi dan kesiapan personel setelah melaksanakan cuti Hari Raya.
Dalam amanatnya, Dandim menekankan pentingnya memulai kembali tugas dengan semangat baru. Ia mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan energi positif dari momen Lebaran guna meningkatkan kinerja, sekaligus memperkuat kebersamaan dan soliditas di lingkungan satuan.
Lebih lanjut, Dandim mengingatkan agar seluruh personel tetap menjaga disiplin, segera melaporkan kondisi kepada atasan, serta meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai tugas ke depan. Evaluasi selama masa cuti juga menjadi perhatian, guna memastikan tidak ada pelanggaran serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh anggota kembali fokus, disiplin, dan siap melaksanakan tugas secara optimal. Jadikan halal bihalal ini sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta membangun semangat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas ke depan,” tegas Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal yang berlangsung penuh keakraban. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan aman, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Kodim 0829/Bangkalan. (Aziz)***
Ramadan Tanpa Aksi Adalah Kosong: Sebulan Penuh MAKI Jatim Menjawab Dengan Kebaikan Nyata Untuk Berbagi Keberkahan
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 20 Maret 2026 — Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, kekuatan, dan kesempatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur dapat terlaksana dengan penuh keberkahan.
Ramadan tahun ini bukan sekadar perjalanan menahan lapar dan dahaga. Ia menjelma menjadi ruang pengabdian, ladang amal, dan jembatan kasih yang menghubungkan hati-hati manusia dalam bingkai kepedulian dan keikhlasan.
Selama satu bulan penuh, MAKI Jawa Timur secara istiqamah melaksanakan kegiatan berbagi dengan membagikan 250 paket ta’jil setiap hari kepada masyarakat. Dalam kesederhanaannya, setiap paket bukan hanya menjadi pelepas dahaga, tetapi juga simbol hadirnya cinta dan perhatian di tengah kehidupan yang terus bergerak.
Gelombang kebaikan itu terus mengalir melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh banyak kalangan. Pada 12 Maret 2026, santunan diberikan kepada 100 anak yatim piatu di Desa Kalanganyar, Sidoarjo, menghadirkan senyum dan harapan di tengah keterbatasan.
Keesokan harinya, 13 Maret 2026, menjadi momentum besar penuh makna. Sebanyak 550 anak yatim piatu menerima santunan di Sekretariat MAKI Jatim, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan total 1.300 paket makanan dan minuman yang dibagikan. Suasana haru dan kebersamaan menyatu dalam doa-doa yang terlantun menjelang waktu berbuka.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para mitra yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan MAKI Jatim. Pada 9 Maret 2026, sebanyak 46 bingkisan parcel disalurkan kepada media partner di Jember, serta 40 bingkisan kepada jajaran Ormas Laskar Jahanam sebagai bentuk silaturahmi dan penghargaan. Kemudian pada 13 Maret 2026, kembali disalurkan 63 bingkisan Lebaran untuk media partner MAKI Jatim dan MAKINews.com.
Rangkaian kegiatan berlanjut ke wilayah Jember. Pada 19 Maret 2026, santunan diberikan kepada 132 anak yatim piatu di Desa Bangsalsari, serta bantuan berupa paket kue kering dan sembako untuk 9 janda tua, sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Menjelang akhir Ramadan, pada 20 Maret 2026, MAKI Jatim juga menyalurkan bingkisan kepada 57 keluarga besar MAKI Jatim serta 12 personel tim ta’jil, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama bulan suci.
Semua rangkaian ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan keikhlasan para donatur. Dengan penuh kerendahan hati, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.
Secara khusus, ucapan terima kasih kami haturkan kepada Ibunda Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Timur atas dukungan dan atensi yang telah diberikan dalam menyukseskan kegiatan Ramadan MAKI Jatim tahun ini.
Semoga setiap bantuan, sekecil apa pun, menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dilipatgandakan pahalanya, serta dibalas dengan limpahan rezeki, kesehatan, dan keberkahan oleh Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Kini, Ramadan 1447 H telah sampai di penghujungnya. Segala rangkaian kegiatan pun telah usai. Namun nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan semoga tidak pernah berakhir, melainkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan segala kerendahan hati dan penuh harap, kami berdoa:
Semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan Ramadan berikutnya dalam keadaan sehat wal afiat, penuh iman, dan lebih banyak kesempatan untuk berbagi. (Bgn)***Di Penghujung Ramadan, Seribu Ta’jil Menjadi Jalan Cinta: Ikhtiar MAKI Jatim Menyongsong Kemenangan Suci 1 Syawal 1447 H
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 20 Maret 2026 — Di penghujung bulan suci Ramadan, waktu seakan melambat, memberi ruang bagi manusia untuk merenung lebih dalam. Bukan sekadar menghitung hari menuju akhir, tetapi menyelami makna perjalanan spiritual yang telah dilalui.
Ramadan tidak hanya hadir sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai cermin kehidupan memantulkan kembali siapa diri kita, sejauh mana hati telah dibersihkan, dan seberapa tulus kita dalam mencintai sesama.
Ramadan adalah ruang sunyi yang berbicara.
Ia mengajarkan bahwa lapar bukan sekadar menahan, tetapi memahami. Bahwa dahaga bukan sekadar menunggu, tetapi merasakan. Dan dari sanalah lahir kesadaran terdalam: bahwa hidup bukan tentang apa yang dimiliki, melainkan tentang apa yang mampu dibagikan.Pada hari ke – 30 Ramadan 1447 Hijriah, di tengah denyut kehidupan yang tak pernah berhenti di Jalan Ahmad Yani Surabaya (Depan Kantor Bank BNI Sebelah Cito Mall) sebuah peristiwa sederhana berlangsung. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan makna yang begitu dalam dan menyentuh.
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menggelar aksi berbagi dengan membagikan 1.000 paket ta’jil kepada masyarakat yang melintas.
Tetapi sejatinya, yang dibagikan hari itu bukan hanya makanan untuk berbuka.
Yang mengalir dari tangan ke tangan adalah kepedulian. Yang berpindah bukan sekadar bungkusan, melainkan rasa.
Dan yang hadir di tengah hiruk-pikuk kota adalah kesadaran bahwa manusia tidak pernah benar-benar sendiri selalu ada ruang untuk berbagi, selalu ada kesempatan untuk peduli.
Di antara deru kendaraan dan langkah yang tergesa, para relawan berdiri dengan senyum tulus yang tidak dibuat-buat. Mereka memberi tanpa merasa lebih tinggi, berbagi tanpa mengharap kembali. Sebab dalam kedalaman makna Ramadan, memberi bukanlah kehilangan melainkan menemukan.
Menemukan makna diri. Menemukan ketenangan.
Menemukan Tuhan dalam wajah-wajah yang mungkin selama ini terlewatkan.Setiap paket ta’jil yang dibagikan setiap butir nasi, setiap kurma, setiap teguk minuman menjadi jembatan sunyi antara manusia dan Sang Pencipta.
Bisa jadi, dari satu paket sederhana itu, lahir doa yang tulus. Ada hati yang kembali hangat. Ada harapan yang kembali menyala setelah hampir padam.
Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Namun lebih dari itu, syukur sejati adalah kesadaran bahwa segala yang dimiliki hanyalah titipan, dan sebaik-baik titipan adalah yang memberi manfaat bagi sesama.
Dalam sudut pandang yang lebih dalam, kepedulian sosial bukan sekadar aktivitas berbagi. Ia adalah jalan penyucian jiwa. Ia adalah cara Tuhan menghadirkan diri-Nya bukan hanya dalam doa dan ibadah, tetapi juga dalam setiap tindakan kebaikan yang dilakukan dengan tulus.
Senja perlahan turun, langit Surabaya berpendar jingga, seakan memberi isyarat bahwa setiap pertemuan pasti akan berujung perpisahan.
Ramadan pun demikian ia akan pergi, meninggalkan kenangan, pelajaran, dan nilai yang tak ternilai. Namun yang terpenting, nilai itu tidak boleh ikut pergi.
Di momen itulah, senyum para penerima menjadi saksi bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kelimpahan.
Kadang, ia hadir dari hal sederhana dari perhatian kecil, dari uluran tangan, dari rasa yang tulus.
Tanpa panggung. Tanpa gemerlap. Tanpa sorotan. Hanya hati yang bekerja. Dan justru di situlah letak keindahan sejatinya.
Ramadan pada akhirnya bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang melepaskan melepaskan ego, keserakahan, dan jarak antar manusia.
Ia mengajarkan bahwa semakin dekat seseorang kepada Tuhan, semakin lembut hatinya kepada sesama.
Karena perjalanan menuju Ilahi tidak hanya ditempuh melalui doa yang dipanjatkan, tetapi juga melalui cinta yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Di ujung Ramadan ini, satu pelajaran kembali mengetuk kesadaran kita:
Bahwa kebaikan, sekecil apa pun, adalah cahaya.Dan cahaya itu tidak akan pernah padam, selama masih ada hati yang rela menyalakannya untuk sesama, untuk kehidupan, dan untuk Tuhan. (Bgn)***
Menyambut Liburan Lebaran, ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Promo Staycation Seru
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Musim liburan kali ini ARTOTEL TS Suites Surabaya menawarkan promo “Raya Holiday Stay” , sebuah paket untuk menginap nyaman selama libur Lebaran, dengan harga cukup representatif per malam, sudah termasuk sarapan dan makan siang atau malam untuk 2 orang.
Jika dilihat dari lokasi hotelnya yang strategis di Jalan Hayam Wuruk Surabaya, dari sisi inilah yang memberikan kemudahan akses ke destinasi populer di Kota Surabaya, misalnya Masjid Al Akbar Surabaya dan Kebun Binatang Surabaya.
Adapun fasilitasnya adalah, sebuah kamar type Studio 40 dengan luas 40 meter persegi dilengkapi mesin kopi, ketel listrik, dan bathtub. Perlu diketahui, bagi para tamu yang menginap juga bisa menikmati PlayStation 5 secara cuma cuma di area lobi hotel.
Kepada awak media saat wawancara, Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya mengatakan, “Dengan fasilitas kamar yang luas dan hiburan seperti PlayStation 5, kami berharap ARTOTEL TS Suites Surabaya bisa jadi pilihan utama bagi masyarakat.”
Lebih lanjut, Teddy mengatakan bahwa promo ini berlaku hingga 31 Maret 2026. (Houget)***