• Daerah,  hukum,  Kepolisian

    TIDAK HADIR SECARA LANGSUNG DI SIDANG PERDANA, LAPORAN PIDANA TELAH DIPROSES

    TIDAK HADIR SECARA LANGSUNG DI SIDANG PERDANA, LAPORAN PIDANA TELAH DIPROSES

    Kamis, 9 April 2026, tigaraksa wartapenasatu.com
    Pada hari ini, Kamis tanggal 9 April 2026, telah dilaksanakan sidang pertama perkara yang diajukan oleh Nana Sutrisna Sulaeman, Wasekjen DPP PASTI, selaku Penggugat, di Pengadilan Agama Tigaraksa.

    Dalam persidangan tersebut, Penggugat hadir secara langsung didampingi oleh Tim Kuasa Hukum lengkap dari DPP PASTI, sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan hak melalui jalur hukum yang sah.

    Namun, dalam kesempatan tersebut, Tergugat I (M) dan Tergugat II (SRN) tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.

    Menurut pandangan Ketua Tim Hukum sekaligus Ketua Umum DPP PASTI, Rudy Silfa, SH., MH., ketidakhadiran secara langsung pada sidang pertama dapat menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam menilai sikap para pihak dalam proses hukum.

    “Ketidakhadiran secara langsung ini, menurut pandangan kami, dapat dianggap sebagai hal yang perlu diperhatikan terkait kesungguhan dalam menghadapi proses pembuktian yang akan berjalan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa DPP PASTI akan terus mengawal perkara ini dengan sungguh-sungguh.

    “Perlu kami sampaikan bahwa perkara ini tidak hanya berhenti pada gugatan perdata. Kami juga telah menyampaikan laporan terkait dugaan tindak pidana kepada pihak kepolisian, dan saat ini proses hukum tersebut sedang berjalan. Artinya, kami akan menempuh jalur hukum secara paralel, baik melalui ranah perdata maupun pidana,” tegasnya.

    DPP PASTI menilai bahwa langkah ini merupakan bentuk upaya dalam menegakkan hukum, serta memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran akan diperiksa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dalam ranah perdata maupun pidana apabila memenuhi unsur-unsur hukum yang ditetapkan.

    DPP PASTI menegaskan akan terus mengawal perkara ini secara transparan dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, hingga tercapainya kepastian hukum yang adil.

    Kami juga mengingatkan agar semua pihak dapat berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan persidangan selanjutnya, mengingat proses hukum akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan kebenaran akan terungkap melalui pembuktian yang sah.

    Hukum harus ditegakkan. Keadilan harus terwujud.

    Demikian disampaikan.

    DPP PASTI
    Pengacara dan Aktivis Sejati

    Rya QN
    wartapenasatu.com

  • Alutsista,  Artikel,  Militer,  Nasional,  Pendidikan,  SOSIAL

    HUT TNI ke 80 PPI ikut serta dalam kepanitiaan

    HUT TNI ke 80 PPI ikut serta dalam kepanitiaan

    Jakarta, wartapenasatu.com Dalam rangka HUT TNI ke 80 PPI ikut serta dalam kepanitiaan bekerjasama dengan TNI AU , sebagai ketum ibu Seinda Sutadisastra , selalu aktif dalam setiap giat Pemerintah kabinet Merah Putih.

    PPI juga bertugas sebagai penyambut bapak presiden Prabowo ketika akan memasuki tempat upacara di Monas . Selain menyambut bapak presiden PPI juga membagikan kupon untuk pembagian sembako bagi warga yang hadir di tanggal 5 Oktober

    Ketum PPI selalu memberi arahan kepada anggota untuk kooperatif di setiap kegiatan di semua bidang, agar selalu aktif . Sesuai bidangnya masing-masing.

    Melihat kondisi di lapangan saat gladi kotor pada TGL 3 Oktober kemarin kesiapan Panitia sudah sangat baik , yang akan dilaksanakan pada tanggal HUT TNI 5 Oktober di Monas.

    Sebagai ketum PPI juga selalu berbagi informasi dan memberikan solusi kepada para anggotanya. Semoga PPI tambah besar dan bisa membantu anggota khususnya dan warga sekitar umumnya.

    Selain bekerja sama dengan kementerian pertahanan juga bekerja sama dengan kementerian sosial, kementrian perumahan, kementrian pendidikan dan kementerian UMKM dll.

    Mari kita doakan semoga ketum PPI ibu Seinda Sutadisastra selalu diberikan kesehatan dan sukses memimpin PPI

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Medan, wartapenasatu.com – Dalam balutan khidmat dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Toba memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober. Upacara peringatan yang dilaksanakan di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi Mayjen TNI (Anm) D.I. Pandjaitan, Balige, pada Selasa pagi (1/10/2025), menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan ideologi bangsa.

    Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Ipda Tririkardo Silaban sebagai Komandan Upacara. Meskipun gerimis sempat menyapa, tidak mengurangi kekhidmatan dan kelancaran jalannya upacara. Semangat para peserta tetap membara, mencerminkan tekad yang kuat untuk menjunjung tinggi Pancasila.

    Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, membacakan Naskah Ikrar yang sarat makna. Ikrar tersebut menegaskan kesadaran akan rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak proklamasi kemerdekaan. Kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap upaya penumbangan Pancasila sebagai ideologi negara menjadi catatan penting yang harus diwaspadai.

    Namun, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia mampu memperkokoh tegaknya NKRI. Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh peserta upacara membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang persatuan, memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

    Sebagai bentuk penghormatan, Kapolres Toba selaku Inspektur Upacara meletakkan karangan bunga di Tugu D.I. Pandjaitan. Simbol ini mengandung pesan mendalam tentang penghargaan terhadap jasa para pahlawan revolusi yang telah berkorban demi tegaknya Pancasila dan NKRI.

    Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, TP PKK Kabupaten Toba, serta para pimpinan perangkat daerah. Kehadiran para tokoh penting ini menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Toba.

    Selain itu, upacara ini juga diikuti oleh ASN, TNI, Polri, organisasi kepemudaan (OKP), dan para pelajar. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan dalam rangka HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 lalu. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan, memupuk semangat nasionalisme, dan menginspirasi seluruh elemen masyarakat Toba untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang berlandaskan Pancasila

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kriminal,  SOSIAL

    Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor

    Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor

    Malang, wartapenasatu.com – Gelombang protes mengguncang kediaman Zidan Akbar Ibrahim, pemilik usaha Bakso Lombok Singosari, baru-baru ini. Puluhan warga yang tergabung dalam grup investasi tersebut menuntut pertanggungjawaban atas dugaan praktik penipuan berkedok investasi. Mereka merasa menjadi korban dari skema yang menjanjikan keuntungan menggiurkan, namun berujung pada kerugian finansial yang signifikan, dengan total mencapai lebih dari Rp 800 juta.

    Kasus ini mencuat ke permukaan sejak tahun 2023 hingga 2024, ketika Zidan meluncurkan program investasi untuk ekspansi bisnis Bakso Lombok, dari cabang kedua hingga cabang kesembilan. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, kurang dari satu tahun, janji manis mengenai bagi hasil dan perjanjian kerja sama yang ditawarkan kepada para investor ternyata hanyalah ilusi belaka. Daya tarik investasi ini terletak pada iming-iming keuntungan yang dianggap rasional, yakni pembagian hasil penjualan sebesar 50 persen untuk pengelola dan 50 persen untuk investor.

    Namun, realitas yang dihadapi para investor jauh dari harapan. Alih-alih meraup keuntungan, mereka justru terjerumus dalam kerugian yang semakin membesar. Salah seorang korban, Erni, mengungkapkan bahwa para investor telah berulang kali mendatangi kediaman Zidan, baik secara berkelompok maupun individu, sebagai upaya untuk menuntut hak mereka. Selain itu, laporan resmi telah diajukan ke berbagai kantor kepolisian sesuai dengan lokasi transaksi, termasuk Polres Malang dan Polresta Malang, sebagai langkah hukum untuk menindaklanjuti kasus ini.

    Dalam percakapan di grup WhatsApp, para korban mengungkapkan bahwa Zidan sempat melakukan manuver dengan menjadikan semua investor sebagai admin grup cabang, sebelum akhirnya keluar dari grup dan menonaktifkan nomor kontaknya. Tindakan ini menciptakan kebingungan dan ketidakpastian di antara para investor, yang saling bertanya tanpa mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak pengelola.

    “Kami sudah melapor ke kepolisian. Kami juga demo lagi hari ini,” tegas Erni, mencerminkan kekecewaan dan frustrasi yang mendalam dari para korban. Selain itu, terungkap pula adanya laporan mengenai tiga orang karyawan yang belum menerima gaji selama dua bulan, meskipun laporan keuangan mencatat adanya pengeluaran untuk pembayaran gaji. Bukti-bukti ini telah disampaikan kepada orang tua Zidan, namun tidak mendapatkan respons yang memadai. Ironisnya, setelah kasus ini mencuat, semakin banyak korban baru yang muncul dengan pengalaman kerugian serupa.

    Salah satu dokumen resmi yang beredar adalah surat permintaan keterangan dari Polres Malang dengan nomor B/2370/11/2025/Reskrim, tertanggal 4 Maret 2025, yang ditujukan kepada Sdr. Makris Diantoro, ST. Surat ini merupakan bagian dari proses penyelidikan berdasarkan Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor LPM/216.Satreskrim/11/2025/SPKT/Polres Malang. Penerbitan surat ini didasarkan pada Pasal 1 ayat (4), Pasal 4, Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) KUHAP, serta Undang-undang RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

    Dalam pertemuan terakhir dengan para korban, Zidan mengakui kesalahannya dan menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab. Ia berjanji akan mengembalikan dana investasi secara bertahap dengan menjual aset berupa rumah, yang ironisnya juga sudah dijaminkan di BSI dan belum sepenuhnya lunas. Namun, sejak pernyataan tersebut disampaikan, tidak ada tindak lanjut komunikasi dari pihak Zidan. Hal ini semakin memperburuk kemarahan dan kekecewaan para korban, yang merasa hanya diberikan janji-janji kosong tanpa realisasi yang nyata.

    Aksi protes yang dilakukan oleh para investor merupakan bentuk sanksi sosial terhadap pengelola Bakso Lombok Singosari. Meskipun tidak semua korban dapat hadir secara langsung karena terkendala jarak dan lokasi, mereka tetap menyuarakan tuntutan melalui media sosial dan jaringan komunitas. Para korban berharap agar dana investasi mereka dapat dikembalikan, dan pelaku bertanggung jawab penuh atas kerugian yang telah ditimbulkan. Mereka juga mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara hukum, sehingga tidak ada lagi korban-korban baru di masa mendatang.

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Pendidikan

    FSUI Tebar Ilmu: Pengajian Perdana dan Komitmen Membangun SDM Beradab

    FSUI Tebar Ilmu: Pengajian Perdana dan Komitmen Membangun SDM Beradab

    Jakarta timur, wartapenasatu.com – menjadi momentum penting bagi Forum Silaturahmi Umat Islam (FSUI) dengan diselenggarakannya pengajian perdana pada Senin, 22 September 2025 di kantor pusat mereka, yang terletak strategis di Jl. Otista Raya, Jakarta Timur. Ustazah Imas, sebagai pengisi acara, menyampaikan materi yang diharapkan dapat memberikan pencerahan dan memperkaya khazanah keilmuan para peserta yang hadir.

    Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari padatnya peserta yang memadati lokasi acara. Keluarga besar FSUI, bersama dengan warga sekitar, berduyun-duyun datang untuk menimba ilmu dan mempererat tali persaudaraan. Kehadiran mereka menjadi representasi nyata dari semangat kebersamaan dan keinginan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan agama.

    Ketua Umum FSUI, KH. Cholid H. Hasyim, MA, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pengajian perdana ini. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan acara. Lebih lanjut, beliau menegaskan komitmen FSUI untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

    KH. Cholid H. Hasyim, MA, menjelaskan bahwa pengajian hanyalah salah satu dari sekian banyak program yang akan diinisiasi oleh FSUI. Program-program lain seperti pelatihan pemandian jenazah, pengenalan ilmu falak, pembelajaran taksin tajwid, dan kajian kitab kuning juga akan dibuka untuk umum. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari kepedulian FSUI terhadap peningkatan kualitas spiritual dan intelektual masyarakat.

    Lebih dari sekadar transfer ilmu pengetahuan, KH. Cholid H. Hasyim, MA, menekankan bahwa tujuan utama dari pendirian kantor FSUI adalah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) dan bangsa yang beradab di tengah derasnya arus kemajuan teknologi. Beliau berharap, FSUI dapat menjadi wadah pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai agama dan moralitas.

    Kantor FSUI sendiri baru saja diresmikan secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, H. Pramono Anung, pada tanggal 12 September 2025. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan batu prasasti sebagai simbol dukungan pemerintah daerah terhadap upaya-upaya FSUI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta.

    Dengan semangat pengabdian dan harapan untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, FSUI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan. Bersama-sama, mari kita wujudkan SDM yang beradab, cerdas, dan berakhlak mulia, demi Indonesia yang lebih baik.

Wartapenasatu.com @2025