BPS-ABS Fokus Tingkatkan Metodologi dan Digitalisasi Statistik dalam MoU Terbaru
BALI wartapenasatu.com
Bali – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) untuk periode 2025–2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi statistik nasional di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selama tiga dekade, kolaborasi BPS–ABS berperan besar dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui pembaruan MoU, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama di empat area strategis: peningkatan kualitas statistik resmi, modernisasi sistem statistik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan peran Indonesia dalam forum statistik internasional.
Kerja sama ini mencakup peningkatan metodologi neraca nasional, statistik harga, statistik tenaga kerja, registrasi usaha, serta statistik lingkungan. Selain itu, ABS akan mendukung pembangunan sistem statistik yang efisien dan selaras dengan standar internasional, termasuk transformasi digital melalui pemanfaatan data administratif, big data, dan machine learning.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa hubungan BPS dan ABS yang telah terjalin sejak 1995 telah menghasilkan penguatan signifikan dalam berbagai aspek, antara lain metodologi statistik, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi sistem, dan adopsi praktik terbaik internasional. “Kemitraan ini memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas statistik nasional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
The Australian Statistician dan Kepala ABS, David Gruen, menegaskan komitmen Australia dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan saling menghormati, serta siap melangkah ke masa depan untuk memenuhi kebutuhan statistik yang semakin kompleks.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa pembaruan MoU ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada kualitas data sebagai dasar perumusan kebijakan strategis, termasuk indikator ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan perumahan.
Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Australia’s acting Ambassador untuk Indonesia Gita Kamath, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pembaruan MoU ini menegaskan posisi BPS sebagai lembaga statistik modern yang adaptif, responsif, dan semakin aktif dalam kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas statistik Indonesia.
Sambutan kepala BPS RI Adininggar widyasanti 
Sambutan Australia status cian ABS David Gruen 
Keynote speech Menteri/Kepala BAPPENAS Bapak Rachmad Pambudy 
Penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI Amelia Adininggar widya santi dan Australia Statistician ABS David Gruen. Di saksikan oleh Menteri PPN /Kepala BAPPENAS kepala BPS RI, Sony Harry Budi Utomo Hermadi
BB
Viral..! Jurnalis tv Dilarang Liputan Kecelakaan Di Mesuji
Seorang jurnalis TV mendapatkan pelarangan saat akan meliput peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Lintas timur km 180 Simpang Pematang,Mesuji Lampung .Jumat (28/11/2025).
Dalam peristiwa laka lantas yang terjadi antara kendaraan Fuso tronton berwarna biru ,nopol BK 38300 BG dan Isuzu box putih nopol 8313 FL, seorang pria yang mengaku warga setempat yang diduga orang suruhan pemilik kendaraan tronton melarang awak media melakukan peliputan di TKP dengan alasan akan dilakukan upaya mediasi atau perdamaian antara pemilik kendaraan.
” Tidak boleh karena mau ada perdamaian” ujarnya.
Pria yang diduga bicara mewakili salah satu pemilik kendaraan dalam hal ini jelas menabrak peraturan yang tertuang dalam UU pers no 40 tahun 1999,yang menjamin kebebasan pers dan tugas wartawan dalam mencari dan menyajikan informasi kepada publik.
Pihak berwenangpun tidak dapat memberikan penjelasan resmi perihal alasan pelarangan peliputan peristiwa laka lantas yang terjadi.
Kondisi tersebut pada akhirnya memunculkan diskusi mengenai implikasi hukum dan etika dalam kebebasan pers yang menjadi pilar demokrasi .
Publik membutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya, maka ketika kebebasan pers dilukai oleh kepentingan segelintir atau sekelompok orang secara OTOMATIS PUBLIK JUGA IKUT KEHILANGAN HAKNYA.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Keamanan, Kesehatan, Nasional, nelayan, Opini, Pendidikan, perkebunan, Pertahanan, pertanian, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Tumbuhan, Uncategorized, Wisata
DARI DESA TERTINGGAL MENJADI DESA MANDIRI

Jawa Barat wartapenasatu.comFestival Cikondang Nanjeur: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Desa Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya
Pangalengan, Kabupaten Bandung – Kampung Adat Cikondang menjadi pusat perhatian masyarakat Jawa Barat dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman) pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya pengentasan desa tertinggal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program strategis nasional.
Festival dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial yang meliputi pembagian beras murah dan pengobatan gratis bagi warga. Program ini disambut antusias masyarakat sekitar, karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11), ditandai dengan Launching Sakola Budaya Sunda dan Peresmian Lumbung Kesejahteraan Rakyat Desa. Kedua program tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya lokal. Festival juga menampilkan beragam kesenian tradisional seperti Beluk, Wawacan, dan Trawangsa yang memperkaya suasana dan menunjukkan kekayaan seni warisan leluhur.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pendataan dan penandatanganan prasasti Lumbung Kesejahteraan Rakyat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Wolff. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Desa Cikondang sebagai percontohan pembangunan desa tertinggal berbasis ketahanan pangan dan kearifan budaya lokal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff, Ketua Apdesi A. Anwar Sadat, serta Tuan Rumah Fery Radiansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa dan pelestarian budaya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat bersama PT LUBKITA memberikan bantuan simbolis berupa 1.000 karung beras ukuran 5 kilogram untuk warga Cikondang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Cikondang yang tetap menjaga warisan budaya sambil berinovasi dalam pembangunan ekonomi. “Desa adat seperti Cikondang ini harus menjadi contoh bahwa kemandirian dan kesejahteraan bisa tumbuh dari akar budaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa Festival Cikondang Nanjeur bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi berbasis lokal. “Cikondang bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap semangat Cikondang Nanjeur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk terus maju tanpa kehilangan identitas budayanya.
BY:NokSrie
- Artikel, Keamanan, Kesehatan, mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025
Jawa Barat wartapenasatu.com
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025, Wujud Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Rakyat

Cikondang Nanjeur, Uleman Budaya Sunda Bangkit di Tanah Adat
Bandung, 8–9 November 2025 —
Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman). Kegiatan ini menjadi ajang besar yang memadukan nilai budaya, sosial, dan ekonomi rakyat dalam satu rangkaian acara yang meriah.Festival ini dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial, Beras Murah, dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ruh masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11) dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya seperti Kesenian Beluk, Wawacan, dan Trawangsa. Kehadiran kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol pelestarian budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Tuan Rumah Fery Radiansyah, diikuti oleh berbagai tokoh penting seperti Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff , Ketua Apdesi A. Anwar Sadat,Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan desa adat dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan Launching Sakola Budaya Sunda sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kebudayaan lokal. Selain itu, diresmikan pula Lumbung Kesejahteraan Rakyat, program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa yang mandiri dan berbudaya.
Menurut Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan, festival ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat Sunda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Cikondang bukan hanya tentang menjaga tradisi, tapi juga tentang menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan kebudayaan, sosial, dan ekonomi rakyat, Festival Kampung Adat Cikondang menjadi simbol kebangkitan budaya Sunda yang tetap lestari di tengah arus modernisasi. Semangat Cikondang Nanjeur diharapkan mampu menginspirasi desa-desa adat lainnya untuk terus menjaga jati diri bangsa.
Sebagai simbolis bansos beras untuk warga Cikodong ,Bandung jawa barat Bapak Stanley wolff dan Ibu Indri wolff memberikan bantuan beras kepada warga yang akan di distribusikan hari ini 200 karung dengan ukuran 5 kg
BY: NOKSRIE
Sering Terjadi Kariawan HKA Kecelakaan Pengawasan PT HKA Lampung – Palembang di Pertanyakan
Lampung- Warta Pena satu -Informasi miring terkait Pengelolaan Jalan Tol Lampung ,oleh PT.Hutama Karya (HK) Persero, secara teknis maupun non teknis terus bermunculan, sama halnya dengan penyikapan PT.HK yang diduga dengan sengaja terus mengabaikan ,terkesan ada pembiaran untuk segala sesuatu yang menabrak aturan baik secara administrasi atau non administrasi.
Seperti peristiwa laka lantas yang terjadi belum lama ini KM 269, Tol ranting II , pintu tol Simpang Pematang-Kayu Agung, antara kendaraan Bravo HK dengan Truck yang sedang mengalami kendala pada mesin kendaraannya.
Dari informasi Nara sumber yang menolak disebutkan namanya,diketahui Ai dan Su pengendara mobil Bravo (Patroli) HK mengendarai mobil dengan ugal- ugalan.
Lanjut, dia juga mengungkapkan tentang tidak adanya sistem sift bagi para driver Bravo,dimana seharusnya dibagi menjadi 3 shift.
” Bisa jadi selain faktor ngebut tanpa perhitungan alias ugal ugalan, ditambah faktor kelelahan karena bekerja satu kali dua puluh empat jam jadi penyebab terjadinya laka tersebut” ungkapnya.Jumat(7/11/025)
Selain itu Nara sumber itu juga memaparkan perihal sistem kerja full time yang dilakukan para driver Bravo HK merupakan keputusan yang diambil sendiri.bukan merupakan kebijakan dari pihak HK.
Keterangan itu semakin memperjelas kekacauan yang ada dalam sistem pengelolaan Tol Lampung. Para karyawan tersinyalir bekerja tidak dengan mentaati peraturan tentang UU ketenaga kerjaan dan sistem pengawasan PT .HK Persero pun sangat dipertanyakan, lemah atau memang no pengawasan,mengingat peristiwa sebagaimana dipaparkan diatas bukan yang pertama kalinya
Akibat bekerja dengan menabrak aturan, dia orang karyawan PT HK Lampung, Ai dan Su, harus menerima konsekuensi pahit. Selain harus menanggung biaya rumah sakit sendiri,keduanya juga harus menanggung biaya perbaikan kendaraan yang diinformasikan dalam kondisi rusak parah .
(Red)
- Alutsista, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
“Ari Sumarni Pimpin GBNN Jakarta Barat, Targetkan Soliditas dan Integritas Jaga Stabilitas Negara”
Jawa Barat wartapenasatu.com
Jakarta Barat Miliki Garda Bela Negara Nasional Baru, Siap Jaga Kedaulatan NKRI
BOGOR – Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jakarta Barat resmi dilantik dan dikukuhkan pada 5-6 November 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Palm Cisarua, Bogor, ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2025-2030.
Ketua Umum GBNN, Bapak Fahria Alfiano, Berharapan besar kepada seluruh anggota. Beliau menekankan pentingnya peran GBNN dalam membantu kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya berharap seluruh anggota GBNN dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Indonesia,” ujar Bapak Fahria Alfiano dengan penuh semangat.
Ibu Ari Sumarni, yang terpilih sebagai Ketua DPW GBNN Jakarta Barat, juga menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi ini dengan amanah, beradap, konsisten, dan berintegritas. Beliau berharap seluruh jajaran yang berada di bawah komandonya dapat tetap solid dan bersatu, meskipun menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu stabilitas negara.
“Kita harus tetap solid dan bersatu, meskipun ada banyak ‘preming’ atau gangguan yang mencoba memecah belah kita. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita pasti bisa mengatasi semua rintangan,” tegas Ibu Ari Sumarni.
GBNN sebagai organisasi yang memiliki visi untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada seluruh masyarakat, diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat. Dengan kepengurusan baru di Jakarta Barat, GBNN siap berkontribusi secara nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.
Acara pelantikan dan pengukuhan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota GBNN. Semangat baru dan harapan besar terpancar dari wajah seluruh peserta, siap mengemban amanah dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
BY:NokSrie
- Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Keamanan, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Menata Ulang Sejarah Lokal, AJ Susmana Dorong Dekolonisasi Narasi Bangsa
JAKARTA wartapenasatu.com
Jakarta — Dalam upaya memperkuat identitas nasional dan membebaskan diri dari warisan kolonialisme, AJ Susmana menekankan pentingnya dekolonisasi narasi sejarah lokal. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam tulisan berjudul “Konstruksi Naratif: Menata Ulang Sejarah Lokal Menjadi Cerita yang Bermakna” yang mengajak masyarakat untuk meninjau kembali sejarah dari sudut pandang bangsa sendiri, bukan dari kacamata kolonial.
Menurut AJ Susmana, bangsa Indonesia sebagai bekas negara kolonial perlu membangun narasi positif agar mampu melepaskan diri dari mentalitas terjajah. “Kita perlu kisah yang menumbuhkan kebanggaan dan keberanian, agar bangsa ini tidak terus-menerus merasa inferior akibat penjajahan yang panjang,” ujarnya dalam tulisannya.
Ia menjelaskan bahwa dalam konteks perjuangan kebangsaan, kisah kadang dapat mendahului fakta. Artinya, narasi yang kuat mampu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri, meski fakta sejarah belum sepenuhnya sempurna. Pendekatan ini dianggap perlu untuk menyalakan kembali keberanian melawan penjajahan dan menumbuhkan optimisme nasional.
Dalam tulisannya, AJ Susmana mencontohkan bagaimana sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya menjadi sumber inspirasi penting. Walaupun belum seluruh fakta tentang dua kerajaan itu terungkap sempurna, semangat dan kisah kejayaan mereka tetap menjadi api penyemangat bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang lemah, melainkan bangsa yang mampu berdaulat.
Ia menilai, masa lalu yang baik seperti kisah Majapahit dan Sriwijaya seharusnya dijadikan bahan narasi yang membangun. “Narasi sejarah yang kuat akan membuat kita tidak kehilangan akar dan tradisi, sekaligus menjadi pondasi kemajuan manusia,” tulisnya. Pandangan ini menegaskan bahwa sejarah lokal bukan sekadar catatan masa lampau, tetapi sumber nilai untuk membangun masa depan.
AJ Susmana juga menyinggung pentingnya kisah perjuangan kemerdekaan sebagai bagian dari proses dekolonisasi. Cerita-cerita perjuangan nasional yang penuh keberanian dan pengorbanan dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa ini lahir dari semangat perlawanan, bukan pemberian.
Ia menutup pandangannya dengan menyoroti keberadaan berbagai monumen perjuangan nasional yang berdiri di seluruh penjuru negeri — dari kota besar hingga tingkat kecamatan. Monumen tersebut, katanya, bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga penanda bahwa semangat melawan penjajahan masih hidup dalam setiap jiwa anak bangsa. “Dari sejarah, kita belajar untuk terus berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat,” pungkas AJ Susmana
Sumber:Kebudayaan Rakyat - Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Annah Maria Ketum EGP hadiri undangan PROJO
JAKARTA Wartapenasatu.com
Emak Gemoy Pragib Hadiri Kongres III PROJO: Satukan Langkah Relawan Prabowo – Gibran selalu setia di garis rakyat
Jakarta, 2 November 2025 — Ketua Umum Emak Gemoy Pragib (EGP), Annah Maria, menghadiri undangan Kongres III PROJO yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, pada 1–2 November 2025. Kehadiran Annah Maria mewakili semangat para relawan perempuan pendukung Prabowo–Gibran yang terus konsisten berada di garis rakyat, mendukung penuh agenda pemerintahan baru menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Annah Maria menegaskan bahwa Kongres III PROJO menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarrelawan lintas nasional yang pernah berjuang dalam satu barisan memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai acara ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ajang temu kangen sekaligus penguatan komitmen perjuangan rakyat.
“Kongres ini menjadi wadah bagi seluruh relawan untuk menyatukan langkah dan visi dalam mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran. Kami semua tetap berpegang teguh pada semangat yang sejak awal ditanamkan oleh Bapak Jokowi: selalu setia di garis rakyat,” ujar Annah Maria di sela kegiatan.
Lebih lanjut, Ketua Umum EGP tersebut menekankan pentingnya sinergi antarrelawan dalam mendukung program-program kerja pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat kecil. Ia berharap agar seluruh jaringan relawan di daerah turut aktif dalam menyosialisasikan visi besar pemerintahan baru yang berfokus pada pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.
Dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan, Kongres III PROJO juga diisi dengan berbagai sesi diskusi dan refleksi atas perjalanan panjang relawan sejak masa kepemimpinan Presiden Jokowi hingga kini. Para peserta sepakat bahwa estafet semangat “dari rakyat untuk rakyat” harus terus dijaga dan diteruskan dalam setiap gerak pembangunan nasional.
Annah Maria juga mengapresiasi PROJO sebagai wadah besar yang tetap konsisten menjaga idealisme perjuangan rakyat. Ia menilai, PROJO berhasil menjadi jembatan antara relawan dan pemerintah, memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara konstruktif dan solutif. “EGP akan selalu berada di barisan terdepan, bersama PROJO dan seluruh relawan, untuk mengawal pemerintahan ini dengan hati dan kerja nyata,” tambahnya.
Dengan semangat persatuan dan loyalitas terhadap visi besar bangsa, Emak Gemoy Pragib berkomitmen terus mendukung kepemimpinan Prabowo–Gibran. Melalui gerakan perempuan dan masyarakat akar rumput, Annah Maria mengajak seluruh relawan di Indonesia untuk bergandengan tangan mewujudkan Indonesia yang jauh lebih baik, adil, dan sejahtera bagi semua
BY:NokSrie


- Artikel, Bisnis, hukum, Keamanan, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Sekjen Laskar Gibran Dafit Fitria Bangun Saduk Hadiri Kongres Projo ke-3, Tegaskan Komitmen Kawal Program Prabowo–Gibran
Jakarta Wartapenasatu.com
Sekretaris Jenderal Laskar Gibran Hadiri Kongres Projo, Janjikan Dukungan untuk Agenda Prabowo-Gibran
JAKARTA – Dafit Fitria Bangun Saduk S.E., M.M., Sekretaris Jenderal Laskar Gibran, menghadiri Kongres Projo ke-3, menandakan keselarasan yang kuat antara kedua organisasi. Kongre
s yang diadakan di Jakarta ini mempertemukan anggota Projo dari seluruh Indonesia untuk membahas strategi dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pembangunan nasional.Dafit Fitria Bangun Saduk menekankan dukungan Laskar Gibran yang tak tergoyahkan kepada rakyat dan dedikasi mereka untuk bekerja selaras dengan Projo. “Kami berdiri teguh bersama rakyat, dan kongres ini adalah bukti komitmen bersama kami,” katanya. “Laskar Gibran siap mendukung dan menjadi garda terdepan untuk program-program Prabowo dan Gibran.”
Kongres Projo menjadi platform bagi berbagai organisasi afiliasi untuk menyampaikan solidaritas dan membahas upaya kolaborasi. Pidato utama dan diskusi panel menyoroti pentingnya persatuan dan tindakan strategis dalam mencapai tujuan bersama. Kehadiran Dafit Fitria Bangun Saduk menggarisbawahi pentingnya keterlibatan pemuda dalam membentuk masa depan bangsa.
Selama acara tersebut, Dafit Fitria Bangun Saduk berinteraksi dengan para pemimpin dan anggota Projo, bertukar ide dan menjajaki potensi sinergi antara kedua kelompok. Diskusi difokuskan pada bagaimana Laskar Gibran dapat berkontribusi pada inisiatif Projo, terutama di bidang-bidang yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda dan pengembangan masyarakat.
Komitmen Laskar Gibran untuk menjadi “garda terdepan” bagi program Prabowo dan Gibran mencerminkan pendekatan proaktif mereka terhadap kemajuan nasional. Dengan bekerja sama dengan Projo, mereka bertujuan untuk memperkuat dampak mereka dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Kongres diakhiri dengan semangat baru dan peta jalan yang jelas untuk kolaborasi di masa depan. Partisipasi Dafit Fitria Bangun Saduk dipandang sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan antara Laskar Gibran dan Projo, membuka jalan bagi upaya bersama dalam memajukan agenda nasional.
Dengan keberhasilan Kongres Projo ke-3, Laskar Gibran, di bawah kepemimpinan Dafit Fitria Bangun Saduk, siap memainkan peran penting dalam mendukung visi Prabowo dan Gibran untuk Indonesia, bekerja sama dengan Projo untuk mewujudkan aspirasi bersama mereka bagi bangsa.
BY:NOK SRIE
Kongres III Projo Jadi Ajang Konsolidasi Relawan, Laskar Gibran Tegaskan Dukungan untuk Prabowo–Gibran
Jakarta wartapenasatu.com
Leonardo Sirait Hadiri Kongres III Projo, Tegaskan Komitmen Laskar Gibran Dukung Prabowo–Gibran