Laskar Gibran Sampaikan Visi Misi kepada Presiden Jokowi, Siap Kawal Program Prabowo–Gibran

Jawat tengah wartapenasatu.com
Kunjungan Silaturahmi Pengurus dan Pembina Laskar Gibran ke Kediaman Presiden ke-7 RI
1 Januari 2026 Jawa Tengah solo
Jajaran Pengurus dan Pembina Laskar Gibran (LG) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat komunikasi serta menyampaikan arah gerak Laskar Gibran ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus Laskar Gibran menyerahkan dokumen visi dan misi organisasi sekaligus daftar susunan kepengurusan dari berbagai tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Dokumen ini menjadi penegasan keseriusan Laskar Gibran dalam membangun organisasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Pertumbuhan Laskar Gibran tercatat sangat pesat. Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak pendaftaran dibuka, jumlah anggota yang telah bergabung mencapai 7.466 orang. Keanggotaan tersebut tersebar di 32 provinsi serta mencakup keterwakilan dari 17 negara, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui proses verifikasi dan filterisasi yang ketat, Dewan Pimpinan Pusat Laskar Gibran telah menetapkan 32 Ketua Provinsi serta 37 kepengurusan tingkat DPD. Angka ini dipastikan akan terus bertambah seiring meningkatnya partisipasi publik dan meluasnya jaringan organisasi di berbagai daerah.
Presiden Joko Widodo menyambut baik kehadiran Laskar Gibran dan menyatakan dukungan terhadap visi dan misi organisasi. Ia memberikan apresiasi atas komitmen Laskar Gibran dalam menangkal disinformasi, fitnah, dan kebohongan (DFK) yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, menyesatkan opini publik, serta merusak tatanan demokrasi Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Leonardo Sirait, Laskar Gibran bertransformasi menjadi wadah kader bangsa yang berfokus pada penguatan persatuan nasional dan pengawalan program pemerintahan Prabowo–Gibran. Pergerakan organisasi ini juga semakin terasa melalui aktivitas yang masif dan vokal di media sosial, khususnya TikTok, Instagram, dan Facebook.
Menutup pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo menitipkan salam hangat kepada seluruh pengurus dan anggota Laskar Gibran yang telah terbentuk di berbagai daerah. Ia berharap seluruh anggota tetap konsisten bergerak memberikan edukasi publik, mengawal program kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Laskar Gibran menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menyuarakan informasi yang benar, menjaga kondusivitas ruang publik, serta mengawal agenda pembangunan nasional. Laskar Gibran optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengantarkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
LUMBUNG PADI DI HIDUPKAN KEMBALI BERSAMA LUBKITA
JAWA-BARAT wartapenasatu.com
Acara Panen Raya di Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Majalengka, berlangsung meriah dengan kehadiran Bapak H. Yandri Susanto, S.PI., M.Pd., bersama Yayasan Lumbung Kita Sejahtera yang dipimpin Ibu Indriyani Wolf. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian desa.
Dalam sambutannya, H. Yandri Susanto menyampaikan bahwa Panen Raya tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Salah satu agenda utama adalah rencana pembangunan kembali lumbung padi tradisional yang dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Revitalisasi ini juga diharapkan menjadi simbol pelestarian budaya lokal yang diwariskan oleh para leluhur.
Acara turut diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; Yayasan Lumbung Kita Sejahtera; serta pemerintah daerah setempat. Kerja sama ini mencakup pendampingan petani, peningkatan produktivitas, dan pengembangan sarana pertanian.
Masyarakat Desa Majasuka menyambut baik kegiatan tersebut. Para petani menilai adanya dukungan pemerintah dan lembaga sosial dapat membuka peluang baru bagi peningkatan hasil serta akses pemasaran komoditas pertanian.
Panen Raya juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif warga, termasuk pertunjukan budaya dan sesi edukasi terkait pengembangan pertanian. Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang acara berlangsung.
Acara ditutup dengan pembagian sembako secara simbolis oleh Ibu Indriyani Wolf sebagai bentuk apresiasi kepada para petani. Kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam pembangunan pertanian Desa Majasuka“BY:NOK SRIE”

TNI AD Kirimkan Bantuan Logistik Beskala Besar ke Aceh, Sumut, dan Sumbar atas Instruksi Presiden
Jakarta wartapenasatu.com
Jakarta — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali mengerahkan dukungan logistik berskala besar untuk membantu percepatan penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto agar proses pemulihan di daerah terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan Kapal ADRI XCII-BM yang diberangkatkan dengan muatan beragam kebutuhan pokok. Kapal itu membawa total 8.690 koli bantuan dengan berat keseluruhan mencapai 88.457 kilogram. Seluruh bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini masih dalam kondisi memerlukan dukungan logistik.
Adapun jenis bantuan yang dikirim meliputi makanan siap saji, mie instan, perlengkapan mandi dan sanitasi, air mineral, beras, serta selimut. Selain itu, turut dikirim pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan bayi, perangkat komunikasi, hingga kendaraan roda empat untuk mendukung mobilitas operasi kemanusiaan di lapangan.
Pengiriman logistik skala besar ini menunjukkan komitmen TNI AD dalam memastikan percepatan distribusi bantuan ke daerah-daerah yang terdampak parah. Selain menggunakan jalur laut, prajurit TNI AD juga terlibat langsung dalam proses bongkar muat dan penataan logistik di sejumlah titik distribusi.
Kegiatan tersebut dilakukan secara terpadu oleh personel TNI AD, mulai dari tahap persiapan, pengepakan, hingga pemuatan bantuan ke dalam kapal. Sejumlah dokumentasi menunjukkan para prajurit bekerja intensif untuk memastikan seluruh bantuan tertata dengan aman dan siap untuk dikirim menuju wilayah sasaran.
Menurut laporan resmi, bantuan ini akan didistribusikan secara bertahap begitu kapal tiba di pelabuhan tujuan. Pemerintah daerah serta unsur TNI di wilayah masing-masing telah disiagakan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Dengan pengiriman logistik berskala besar ini, pemerintah berharap masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat segera mendapatkan bantuan yang memadai. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen negara dalam hadir di tengah rakyat pada saat masa-masa sulit akibat bencana.

Kemensos Gelar Bedah Buku ‘Menghadang Kubilai Khan’ di Mataram, Bangkitkan Jiwa Patriotisme Mahasiswa
MATARAM wartapenasatu.com
“Bung Mono Hadir Langsung! Bedah Buku ‘Menghadang Kubilai Khan’ Kemensos Inspirasi Mahasiswa Mataram”
“Penulis ‘Menghadang Kubilai Khan’ Datang ke Mataram, Bagi Pesan Patriotisme ke Mahasiswa”
Pembuka Acara dan Tema Inti
Mataram – Membangkitkan jiwa patriotisme menjadi kebutuhan krusial bangsa di masa kini. Untuk itu, Kementerian Sosial RI melalui Kepala Sentra Paramita Mataram Arif Rohman, S.ST. M.SIP, MAWG, Ph.D, kembali menghadirkan kegiatan inspiratif dalam rangka program inovasi Gerakan Generasi Muda Peduli Cultural Awareness, Reading & Excursion (CARE). Acara berupa bedah buku “Menghadang Kubilai Khan” karya Antun Joko Susmana berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi NTB, ditujukan khusus bagi mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar Kota Mataram.Tujuan Kegiatan dan Dampak Sosial
Kegiatan ini bukan hanya sekadar membahas buku, melainkan juga sebagai upaya meningkatkan semangat literasi dan investasi sosial bagi generasi muda. “Acara ini sangat strategis karena mendukung literasi di kalangan pemuda, memungkinkan mereka menambah pengetahuan, wawasan, dan meneladani nilai-nilai luhur masa lalu seperti persatuan dan anti imperialisme,” ujar Arif Rohman. Menurutnya, hal ini sangat berguna bagi mahasiswa yang akan berperan penting dalam pembangunan bangsa di masa mendatang.Perspektif Penulis Tentang Sejarah Nusantara
Penulis buku Antun Joko Susmana yang biasa disapa Bung Mono hadir langsung dari Jakarta untuk membagikan perspektif mendalam mengenai perjalanan sejarah Nusantara abad ke-13. Melalui novel sejarahnya, ia berharap generasi muda masa kini dapat membangkitkan jiwa patriotiknya dan berani mewujudkan nilai kebangsaan serta persatuan. Ia mengambil contoh Jayakatwang yang berani menghadang pasukan Mongol di bawah komando Kubilai Khan, bahkan lebih memilih dieksekusi mati daripada menjadi raja boneka kekuasaan asing.Peringatan Terhadap “Kubilai Khan Baru”
Selain membahas sejarah, Bung Mono juga memberikan peringatan kepada peserta tentang ancaman modern yang ia sebut “Kubilai Khan Baru”. “Generasi muda perlu bersatu dan selalu mawas diri menghadapi imperialisme, birokrasi koruptif, dan oligarki internal yang disebut serakahnomic,” tegasnya. Pesan ini diharapkan membuat mahasiswa lebih waspada dan aktif dalam melindungi kepentingan bangsa.Profil dan Peran Penulis di Kemensos
Selain aktif menulis dan berkecimpung pada isu-isu sosial serta budaya, Antun Joko Susmana saat ini menduduki jabatan strategis sebagai Tenaga Ahli Menteri Sosial bidang Kerjasama dan Kemitraan Strategis. Kehadirannya secara langsung dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai penulis, melainkan juga sebagai perwakilan institusi yang berkomitmen membangun generasi muda yang berkarakter dan patriotik.Kolaborasi Penyelenggara dan Pembukaan Acara
Kegiatan berjalan dengan sukses berkat kolaborasi yang erat antara Sentra Paramita Kemensos RI, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., dan diikuti oleh ratusan mahasiswa yang mengikuti dengan antusiasme tinggi.Kontribusi Narasumber Akademisi dan Pemerhati Sejarah
Diskusi semakin kaya dan mendalam dengan kehadiran dua narasumber tambahan, yaitu Prof. Dr. H. Nuriadi Sayip, S.S., M.Hum (budayawan sekaligus akademisi) dan Dedy Ahmad Hermansyah (pemerhati sejarah). Mereka menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran berpikir kritis, taktis, dan kreatif dalam berstrategi. Selain itu, memperluas ruang dialog mengenai sejarah dan kebudayaan leluhur juga akan memperkuat fondasi karakter, identitas, dan nasionalisme bangsa.Penutup dan Harapan Masa Depan
Persatuan yang dibangun atas dasar kesadaran sejarah dinilai sebagai fondasi kuat untuk ketahanan bangsa. Kegiatan bedah buku ini diakhiri dengan panggilan untuk semua pihak, terutama generasi muda, untuk terus hidupkan semangat belajar dan menjaga warisan budaya Indonesia yang berharga.#KemensosSelaluAda
Pejabat Pusat dan Daerah Padati HUT PABPDSI Ke-5, Dukung Peran BPD Sebagai Garda Terdepan Desa
Jakarta wartapenasatu.com
HUT PABPDSI ke-5: Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa, Sinergi Pusat dan Daerah Kuat
1. Pembuka Acara
Jakarta, 25 November 2025 – Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) sukses menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan tema “PABPDSI Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa”. Acara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dihadiri oleh ribuan anggota BPD dari berbagai penjuru Tanah Air, berlangsung meriah dan penuh antusiasme sebagai momentum untuk menegaskan perannya sebagai wadah perjuangan aspirasi masyarakat desa.2. Orasi dan Ucapan Selamat
Rangkaian acara diawali dengan orasi dari panitia pelaksana yang menegaskan komitmen PABPDSI dalam memperjuangkan kepentingan desa di tingkat nasional. Ucapan selamat dari para ketua PABPDSI provinsi juga mewarnai suasana, memberikan semangat serta refleksi tentang perjalanan organisasi yang telah berjalan selama lima tahun.3. Puncak Acara yang Mengharukan
Puncak acara yang paling mengharukan adalah penganugerahan Medali Garuda kepada para pendiri PABPDSI yang belum pernah menerimanya. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendirikan dan mengembangkan organisasi yang menjadi suara bagi desa di Indonesia.4. Kehadiran Pejabat Pusat
Walaupun Presiden Prabowo Subianto berhalangan hadir, suasana acara tetap khidmat dan semarak. Dukungan pemerintah pusat tetap mengalir melalui kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, perwakilan dari Kementerian Desa, serta Wakil Menteri Dalam Negeri. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap peran strategis BPD dalam pembangunan.5.PartisipasiPejabat Daerah
Selain pejabat pusat, sejumlah kepala daerah berprestasi juga turut memeriahkan acara, antara lain Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Sinjai, dan Bupati Kuantan. Partisipasi mereka mencerminkan hubungan yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BPD dalam upaya membangun desa yang lebih baik.6. Kontribusi Sektor Koperasi
Ketua Koperasi Lumbung Artha Kuta (LUBKITA), Stenly Wolf, juga hadir untuk menyampaikan komitmen mendukung ketahanan pangan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PABPDSI dan sektor koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi lintas sektor.7.Sambutan Komitmen Pemerintah
Dalam sambutannya, Menko Pangan menegaskan bahwa BPD merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa dan memberikan apresiasi atas kontribusi PABPDSI selama lima tahun terakhir, terutama dalam membangun komunikasi antara masyarakat desa dan pemerintah. Perwakilan Kemendesa dan Wamendagri juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran BPD melalui kebijakan dan program yang sesuai kebutuhan.8.Penutupdan Harapan Masa Depan
Perayaan HUT ke-5 ini menjadi momentum penting bagi PABPDSI untuk memperkuat solidaritas internal dan memperluas sinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan. Dengan dukungan yang kuat dari pusat maupun daerah, serta kolaborasi yang erat dengan sektor koperasi, PABPDSI optimis mampu terus mewujudkan mimpi rakyat desa menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.BPS-ABS Fokus Tingkatkan Metodologi dan Digitalisasi Statistik dalam MoU Terbaru
BALI wartapenasatu.com
Bali – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) untuk periode 2025–2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi statistik nasional di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selama tiga dekade, kolaborasi BPS–ABS berperan besar dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui pembaruan MoU, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama di empat area strategis: peningkatan kualitas statistik resmi, modernisasi sistem statistik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan peran Indonesia dalam forum statistik internasional.
Kerja sama ini mencakup peningkatan metodologi neraca nasional, statistik harga, statistik tenaga kerja, registrasi usaha, serta statistik lingkungan. Selain itu, ABS akan mendukung pembangunan sistem statistik yang efisien dan selaras dengan standar internasional, termasuk transformasi digital melalui pemanfaatan data administratif, big data, dan machine learning.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa hubungan BPS dan ABS yang telah terjalin sejak 1995 telah menghasilkan penguatan signifikan dalam berbagai aspek, antara lain metodologi statistik, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi sistem, dan adopsi praktik terbaik internasional. “Kemitraan ini memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas statistik nasional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
The Australian Statistician dan Kepala ABS, David Gruen, menegaskan komitmen Australia dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan saling menghormati, serta siap melangkah ke masa depan untuk memenuhi kebutuhan statistik yang semakin kompleks.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa pembaruan MoU ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada kualitas data sebagai dasar perumusan kebijakan strategis, termasuk indikator ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan perumahan.
Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Australia’s acting Ambassador untuk Indonesia Gita Kamath, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pembaruan MoU ini menegaskan posisi BPS sebagai lembaga statistik modern yang adaptif, responsif, dan semakin aktif dalam kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas statistik Indonesia.
Sambutan kepala BPS RI Adininggar widyasanti 
Sambutan Australia status cian ABS David Gruen 
Keynote speech Menteri/Kepala BAPPENAS Bapak Rachmad Pambudy 
Penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI Amelia Adininggar widya santi dan Australia Statistician ABS David Gruen. Di saksikan oleh Menteri PPN /Kepala BAPPENAS kepala BPS RI, Sony Harry Budi Utomo Hermadi
BB
Viral..! Jurnalis tv Dilarang Liputan Kecelakaan Di Mesuji
Seorang jurnalis TV mendapatkan pelarangan saat akan meliput peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Lintas timur km 180 Simpang Pematang,Mesuji Lampung .Jumat (28/11/2025).
Dalam peristiwa laka lantas yang terjadi antara kendaraan Fuso tronton berwarna biru ,nopol BK 38300 BG dan Isuzu box putih nopol 8313 FL, seorang pria yang mengaku warga setempat yang diduga orang suruhan pemilik kendaraan tronton melarang awak media melakukan peliputan di TKP dengan alasan akan dilakukan upaya mediasi atau perdamaian antara pemilik kendaraan.
” Tidak boleh karena mau ada perdamaian” ujarnya.
Pria yang diduga bicara mewakili salah satu pemilik kendaraan dalam hal ini jelas menabrak peraturan yang tertuang dalam UU pers no 40 tahun 1999,yang menjamin kebebasan pers dan tugas wartawan dalam mencari dan menyajikan informasi kepada publik.
Pihak berwenangpun tidak dapat memberikan penjelasan resmi perihal alasan pelarangan peliputan peristiwa laka lantas yang terjadi.
Kondisi tersebut pada akhirnya memunculkan diskusi mengenai implikasi hukum dan etika dalam kebebasan pers yang menjadi pilar demokrasi .
Publik membutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya, maka ketika kebebasan pers dilukai oleh kepentingan segelintir atau sekelompok orang secara OTOMATIS PUBLIK JUGA IKUT KEHILANGAN HAKNYA.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Keamanan, Kesehatan, Nasional, nelayan, Opini, Pendidikan, perkebunan, Pertahanan, pertanian, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Tumbuhan, Uncategorized, Wisata
DARI DESA TERTINGGAL MENJADI DESA MANDIRI

Jawa Barat wartapenasatu.comFestival Cikondang Nanjeur: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Desa Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya
Pangalengan, Kabupaten Bandung – Kampung Adat Cikondang menjadi pusat perhatian masyarakat Jawa Barat dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman) pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya pengentasan desa tertinggal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program strategis nasional.
Festival dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial yang meliputi pembagian beras murah dan pengobatan gratis bagi warga. Program ini disambut antusias masyarakat sekitar, karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11), ditandai dengan Launching Sakola Budaya Sunda dan Peresmian Lumbung Kesejahteraan Rakyat Desa. Kedua program tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya lokal. Festival juga menampilkan beragam kesenian tradisional seperti Beluk, Wawacan, dan Trawangsa yang memperkaya suasana dan menunjukkan kekayaan seni warisan leluhur.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pendataan dan penandatanganan prasasti Lumbung Kesejahteraan Rakyat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Wolff. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Desa Cikondang sebagai percontohan pembangunan desa tertinggal berbasis ketahanan pangan dan kearifan budaya lokal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff, Ketua Apdesi A. Anwar Sadat, serta Tuan Rumah Fery Radiansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa dan pelestarian budaya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat bersama PT LUBKITA memberikan bantuan simbolis berupa 1.000 karung beras ukuran 5 kilogram untuk warga Cikondang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Cikondang yang tetap menjaga warisan budaya sambil berinovasi dalam pembangunan ekonomi. “Desa adat seperti Cikondang ini harus menjadi contoh bahwa kemandirian dan kesejahteraan bisa tumbuh dari akar budaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa Festival Cikondang Nanjeur bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi berbasis lokal. “Cikondang bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap semangat Cikondang Nanjeur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk terus maju tanpa kehilangan identitas budayanya.
BY:NokSrie
- Artikel, Keamanan, Kesehatan, mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025
Jawa Barat wartapenasatu.com
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025, Wujud Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Rakyat

Cikondang Nanjeur, Uleman Budaya Sunda Bangkit di Tanah Adat
Bandung, 8–9 November 2025 —
Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman). Kegiatan ini menjadi ajang besar yang memadukan nilai budaya, sosial, dan ekonomi rakyat dalam satu rangkaian acara yang meriah.Festival ini dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial, Beras Murah, dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ruh masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11) dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya seperti Kesenian Beluk, Wawacan, dan Trawangsa. Kehadiran kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol pelestarian budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Tuan Rumah Fery Radiansyah, diikuti oleh berbagai tokoh penting seperti Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff , Ketua Apdesi A. Anwar Sadat,Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan desa adat dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan Launching Sakola Budaya Sunda sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kebudayaan lokal. Selain itu, diresmikan pula Lumbung Kesejahteraan Rakyat, program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa yang mandiri dan berbudaya.
Menurut Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan, festival ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat Sunda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Cikondang bukan hanya tentang menjaga tradisi, tapi juga tentang menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan kebudayaan, sosial, dan ekonomi rakyat, Festival Kampung Adat Cikondang menjadi simbol kebangkitan budaya Sunda yang tetap lestari di tengah arus modernisasi. Semangat Cikondang Nanjeur diharapkan mampu menginspirasi desa-desa adat lainnya untuk terus menjaga jati diri bangsa.
Sebagai simbolis bansos beras untuk warga Cikodong ,Bandung jawa barat Bapak Stanley wolff dan Ibu Indri wolff memberikan bantuan beras kepada warga yang akan di distribusikan hari ini 200 karung dengan ukuran 5 kg
BY: NOKSRIE
Sering Terjadi Kariawan HKA Kecelakaan Pengawasan PT HKA Lampung – Palembang di Pertanyakan
Lampung- Warta Pena satu -Informasi miring terkait Pengelolaan Jalan Tol Lampung ,oleh PT.Hutama Karya (HK) Persero, secara teknis maupun non teknis terus bermunculan, sama halnya dengan penyikapan PT.HK yang diduga dengan sengaja terus mengabaikan ,terkesan ada pembiaran untuk segala sesuatu yang menabrak aturan baik secara administrasi atau non administrasi.
Seperti peristiwa laka lantas yang terjadi belum lama ini KM 269, Tol ranting II , pintu tol Simpang Pematang-Kayu Agung, antara kendaraan Bravo HK dengan Truck yang sedang mengalami kendala pada mesin kendaraannya.
Dari informasi Nara sumber yang menolak disebutkan namanya,diketahui Ai dan Su pengendara mobil Bravo (Patroli) HK mengendarai mobil dengan ugal- ugalan.
Lanjut, dia juga mengungkapkan tentang tidak adanya sistem sift bagi para driver Bravo,dimana seharusnya dibagi menjadi 3 shift.
” Bisa jadi selain faktor ngebut tanpa perhitungan alias ugal ugalan, ditambah faktor kelelahan karena bekerja satu kali dua puluh empat jam jadi penyebab terjadinya laka tersebut” ungkapnya.Jumat(7/11/025)
Selain itu Nara sumber itu juga memaparkan perihal sistem kerja full time yang dilakukan para driver Bravo HK merupakan keputusan yang diambil sendiri.bukan merupakan kebijakan dari pihak HK.
Keterangan itu semakin memperjelas kekacauan yang ada dalam sistem pengelolaan Tol Lampung. Para karyawan tersinyalir bekerja tidak dengan mentaati peraturan tentang UU ketenaga kerjaan dan sistem pengawasan PT .HK Persero pun sangat dipertanyakan, lemah atau memang no pengawasan,mengingat peristiwa sebagaimana dipaparkan diatas bukan yang pertama kalinya
Akibat bekerja dengan menabrak aturan, dia orang karyawan PT HK Lampung, Ai dan Su, harus menerima konsekuensi pahit. Selain harus menanggung biaya rumah sakit sendiri,keduanya juga harus menanggung biaya perbaikan kendaraan yang diinformasikan dalam kondisi rusak parah .
(Red)