• Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

     Polres Toba Intensifkan Patroli “Blue Light” untuk Ciptakan Malam yang Aman

     Polres Toba Intensifkan Patroli “Blue Light” untuk Ciptakan Malam yang Aman


    Toba, wartapenasatu.com – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Toba menggelar kegiatan Patroli “Blue Light” pada Selasa malam, 21 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan respons proaktif terhadap potensi gangguan keamanan, serta upaya preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan publik di wilayah hukum Polres Toba.

    Patroli ini secara strategis menyasar sejumlah titik keramaian dan jalur utama di Kota Balige, termasuk seputaran bypass Longat – bypass Tambunan, dan Bundaran Balige Jalinsum Kota Balige. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada analisis potensi kerawanan dan tingkat aktivitas masyarakat pada malam hari, sehingga kehadiran polisi dapat memberikan dampak yang maksimal.

    Dari hasil pemantauan yang dilakukan, arus lalu lintas di seluruh titik terpantau lancar tanpa hambatan. Lebih menggembirakan lagi, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. Hal ini menunjukkan efektivitas kegiatan patroli dalam mencegah potensi tindakan kriminal dan menjaga kelancaran lalu lintas.

    Kegiatan patroli ini bukan hanya sekadar tindakan rutin, melainkan juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan berpatroli secara aktif, polisi menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi dan melayani masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

    Selain itu, patroli ini juga berfungsi sebagai upaya preventif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran polisi di jalan raya dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar lalu lintas, serta mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh perilaku ugal-ugalan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polres Toba yang terlibat dalam kegiatan patroli. Mereka telah menjalankan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Polres Toba berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli rutin, khususnya di malam hari, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan kehadiran polisi yang semakin intensif, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan tanpa rasa khawatir, serta terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

  • Daerah,  SOSIAL

    Garda Bangsa Sumut: Muniruddin Ritonga Nahkodai Kebangkitan Pemuda

    Garda Bangsa Sumut: Muniruddin Ritonga Nahkodai Kebangkitan Pemuda

    Di Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – tepatnya di Hotel Hasian, Pandan, sebuah momentum penting bagi Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Provinsi Sumatera Utara telah terlaksana. Pada hari Senin, 20 Oktober 2025, Musyawarah Wilayah I (Muswil I) diadakan, menandai babak baru dalam upaya organisasi ini untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah dan bangsa.

    Muswil I ini dihadiri oleh seluruh Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa se-Sumatera Utara, sebuah representasi yang mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan dalam tubuh organisasi. Agenda utama dari musyawarah ini adalah pemilihan calon ketua Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Garda Bangsa Sumatera Utara, sebuah posisi strategis yang akan memimpin gerakan pemuda ini ke depan.

    Proses pemilihan ketua DKW Garda Bangsa Sumatera Utara berlangsung dengan dinamis dan partisipatif. Setiap DKC diberikan kesempatan untuk mengusulkan nama-nama yang dianggap pantas untuk menduduki posisi tersebut. Dalam semangat musyawarah dan mufakat, setiap perwakilan DKC menyampaikan aspirasi mereka, mencari sosok yang mampu mengayomi dan membawa organisasi ini menuju kemajuan.

    Momentum unik terjadi ketika seluruh DKC sepakat untuk mengusulkan satu nama yang sama, yaitu Bapak Muniruddin Ritonga, S.H.I., M.Ag. Sosok yang dikenal luas sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara ini dianggap memiliki kapasitas, integritas, dan visi yang jelas untuk memimpin Garda Bangsa Sumatera Utara.

    Ketua Dewan Koordinasi Cabang Mandailing Natal, Yusuf Tanjung, mengungkapkan kepada awak media, “Kami sepakat dari Mandailing Natal hanya mengusulkan satu nama saja, yaitu Bro Muniruddin. Dan saya lihat seluruh DKC juga mengusulkan orang yang sama, sehingga calon hanya tunggal.” Pernyataan ini mencerminkan kepercayaan dan harapan besar yang diberikan kepada Muniruddin Ritonga untuk memimpin Garda Bangsa Sumatera Utara.

    Dengan dukungan penuh dari seluruh DKC, Muniruddin Ritonga secara sah terpilih menjadi ketua Dewan Koordinasi Wilayah Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Sumatera Utara. Kemenangan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi seluruh anggota Garda Bangsa Sumatera Utara yang menaruh harapan besar padanya.

    Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Muniruddin Ritonga mengajak seluruh DKC untuk menjalin koordinasi yang baik. Ia menekankan pentingnya peran Garda Bangsa sebagai badan otonom (banom) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam mengkoordinasi pemuda dan meningkatkan elektabilitas partai di kalangan generasi muda. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Muniruddin Ritonga optimis bahwa Garda Bangsa Sumatera Utara dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan daerah dan bangsa.

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    Pendidikan Karakter dan Literasi: Fokus Utama Tapanuli Utara

    Pendidikan Karakter dan Literasi: Fokus Utama Tapanuli Utara


    Tapanuli Utara, wartapenasatu.com –  sebuah inisiatif transformatif tengah bergulir, dipimpin oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng. Kunjungan kerja beliau ke SD Negeri 173281 Lumban Julu, yang terletak di Desa Lobu Siregar I, Kecamatan Siborongborong, menjadi momentum penting dalam meninjau implementasi program pembinaan karakter dan literasi. Program ini merupakan fondasi dari visi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk menciptakan generasi yang berintegritas dan kompeten, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

    Dalam lawatan tersebut, Wakil Bupati menekankan urgensi dua program unggulan yang menjadi inti dari pembinaan di seluruh sekolah di Tapanuli Utara: Program Saitapaias dan Program Tapamajuma. Kedua program ini dirancang untuk saling melengkapi, menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, di mana aspek kognitif dan afektif siswa dikembangkan secara seimbang.

    Program Saitapaias, akronim dari “Siswa-siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Lingkungan dan Sekolah,” adalah manifestasi dari komitmen untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Melalui program ini, siswa tidak hanya diajarkan tentang pentingnya kebersihan, tetapi juga didorong untuk mengambil tanggung jawab aktif dalam menjaga lingkungan sekolah mereka. Inisiatif ini melampaui sekadar tindakan membersihkan; ia menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif terhadap ruang publik.

    Sementara itu, Program Tapamajuma, yang merupakan singkatan dari “Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa,” berfokus pada penguatan kemampuan dasar yang esensial bagi keberhasilan akademis dan sosial siswa. Program ini menekankan pada peningkatan kemampuan membaca, berhitung, serta pengembangan karakter yang aktif dan tangguh dalam berinteraksi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Tapamajuma adalah investasi dalam modal intelektual dan sosial, mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global dengan percaya diri.

    “Anak-anak kita harus tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kesadaran lingkungan, dan karakter yang kuat,” tegas Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan saat berdialog dengan para guru dan siswa. Pernyataan ini merangkum esensi dari Program Saitapaias dan Tapamajuma, yang bertujuan untuk membentuk generasi muda yang berpengetahuan luas, beretika, dan bertanggung jawab.

    Selain berdiskusi dengan para pendidik, Wakil Bupati juga melakukan inspeksi mendalam terhadap fasilitas belajar, kebersihan lingkungan sekolah, dan partisipasi siswa dalam kedua program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang tulus kepada kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam menjalankan program-program ini dengan konsisten dan inovatif. Semangat dan kreativitas mereka adalah kunci keberhasilan implementasi program di lapangan.

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan inspiratif di seluruh lembaga pendidikan. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan generasi muda Tapanuli Utara akan tumbuh menjadi individu yang cerdas, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kuliner,  SOSIAL

    Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI

    Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI

    Medan, wartapenasatu.com —Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli turut serta dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia, yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 20 Oktober 2025.

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, bersama Pejabat Struktural dan Pegawai Rutan Labuhan Deli, mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari Ruang Moralitas Lantai 2 Rutan Labuhan Deli.

    Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat integritas, sinergi, dan komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Penandatanganan komitmen dilakukan serentak oleh seluruh jajaran dari Sabang hingga Merauke, sebagai simbol tekad bersama dalam mendukung kebijakan strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mempercepat pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat dan tanggung jawab seluruh petugas dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

    Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus memperkuat budaya kerja berintegritas serta membangun sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas.

    Dengan terselenggaranya penandatanganan komitmen bersama ini, Rutan Kelas I Labuhan Deli berharap dapat semakin solid, responsif, dan adaptif dalam mengimplementasikan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

    Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penegakan integritas di seluruh lini. ||| Juanda Sitorus,SH.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga

    Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga

    Tapanuli Utara, wartapenasatu.com —Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Pemkab Taput menggelar rapat kerja monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Ketahanan Pangan di Kecamatan Garoga pada Senin, 20 Oktober 2025.

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas PMD, Satya Dharma Nababan, ini dilaksanakan di Kantor Camat Garoga, Desa Garoga Sibargot, Kecamatan Garoga. Turut hadir Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, para kepala desa se-Kecamatan Garoga, serta para direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    Dalam arahannya, Satya Dharma Nababan menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa. “Dana ketahanan pangan ini harus dikelola dengan baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa dan BUMDes memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

    Tahun ini, Kecamatan Garoga menerima alokasi Dana Ketahanan Pangan sebesar Rp2,3 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan usaha pertanian jagung, jahe, dan ayam petelur. Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.

    Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pendamping desa. “Kami menyambut baik program ini karena memberikan peluang nyata bagi masyarakat untuk membangun usaha produktif di desa masing-masing,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga menjadi forum dialog terbuka antara dinas teknis, camat, kepala desa, dan BUMDes untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan strategi percepatan realisasi program ketahanan pangan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

    Dengan pengelolaan yang optimal, Pemkab Taput berharap dana ketahanan pangan ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal

    Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

    Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

    Toba, wartapenasatu.com — Tim Jatanras Satreskrim Polres Toba berhasil menangkap seorang pelaku begal yang telah meresahkan masyarakat di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan, sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, pada Senin, 20 Oktober 2025.

    Pelaku begal yang berhasil diringkus bernama Roy Rinaldi Rumapea, seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Kebun Sayur, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Informasi ini disampaikan oleh Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, MH, saat dikonfirmasi.

    Iptu Erikson menjelaskan bahwa kejadian bermula pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bernama Anros Situmorang, bersama temannya Reflita Boru Nainggolan, hendak pulang ke Kota Pematang Siantar setelah berekreasi dari Pantai Pakkodian.

    Sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, tiba-tiba pelaku muncul dari semak-semak dan langsung menyerang korban dengan menggunakan parang panjang di bagian kepala. Tersangka berusaha membacok korban secara berturut-turut, namun korban berhasil menangkis serangan tersebut dengan menggunakan lengan kirinya.

    Korban kemudian berhasil menangkap tangan tersangka dan mendorongnya hingga keduanya terjungkal ke semak-semak. Pelaku sempat menyerah dan menyuruh korban pergi. Namun, ketika korban hendak menaiki sepeda motornya, pelaku kembali menyerang teman korban. Korban pun berusaha menyelamatkan temannya, tetapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Setelah kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balige.

    Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor merek HONDA Vario 150 CC dengan nomor polisi BK 5966 WAO atas nama Anros Situmorang. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Tim Jatanras berhasil mengumpulkan informasi dan segera berangkat ke Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

    Setelah berkoordinasi dengan Polsek Gebang, Resort Langkat, Tim Jatanras berhasil menemukan tersangka di Dusun III Pasar Merbauh, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa senjata tajam yang digunakan telah dibuang di sekitar Danau Toba daerah Parapat, Kabupaten Simalungun, serta kendaraan milik korban telah digadaikan ke daerah Medan. Saat ini, tim masih melanjutkan penyelidikan untuk menemukan kendaraan korban dan membawa tersangka ke Kantor Sat Reskrim Polres Toba untuk proses lebih lanjut.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

    KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

     

     

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com — Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tapanuli Tengah, dalam menindaklanjuti pelaporan terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang diduga melibatkan oknum Kasat Satpol PP. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban di masyarakat.

    Damianus Waruwu, seorang anggota KOMANDO HAM, menegaskan bahwa pelaporan ini bertujuan agar pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan efektif guna mencegah potensi konflik yang tidak diinginkan. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat Nias, serta mencegah kerusuhan yang mungkin timbul akibat pernyataan yang mengandung unsur SARA.

    Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Damianus Waruwu menekankan pentingnya saling menghormati antarwarga negara. “Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

    KOMANDO HAM mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang beredar. Damianus Waruwu mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang, agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dengan menjaga kondusivitas daerah, KOMANDO HAM berharap dapat mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju tingkat yang lebih baik di berbagai bidang. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh masyarakat hidup dalam suasana aman, damai, dan harmonis.

    Sebelumnya, Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, telah melaporkan dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol PP Tapanuli Tengah berinisial HS. Pelaporan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga-Tapanuli Tengah sebagai respons terhadap keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Nias.

    Masyarakat Nias berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini guna menghindari potensi konflik antarsuku. Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh awak media kepada HS melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, sehingga menimbulkan kekecewaan. Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa, 22 Oktober 2025, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

  • Artikel,  Kesehatan,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    Kapolres Tapteng Gencar Sosialisasi Hukum dan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

    Kapolres Tapteng Gencar Sosialisasi Hukum dan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di bawah langit Tapanuli Tengah (Tapteng), semangat penegakan hukum dan perlindungan generasi muda terus berkobar. Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di SMK Negeri 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran hukum dan menjauhkan pelajar dari bahaya narkoba.

    Upacara yang berlangsung khidmat di Kecamatan Pandan ini merupakan wujud nyata dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025. Program ini difokuskan pada pembinaan dan sosialisasi hukum, dengan tujuan utama untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar.

    Kehadiran Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya, semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

    Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres Tapteng Polda Sumut, AKBP Wahyu menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan. Ia menekankan bahwa pelajar adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari segala bentuk ancaman, termasuk narkoba dan pelanggaran hukum.

    Dalam amanatnya, AKBP Wahyu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.

    AKBP Wahyu mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

    Lebih lanjut, AKBP Wahyu menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” jelas AKBP Wahyu dengan nada bijak.

  • Artikel,  Keamanan,  Kepolisian

    HIMNI Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Oknum Kasat Satpol-PP Tapteng: Jaga Harmoni Antar Etnis

    HIMNI Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Oknum Kasat Satpol-PP Tapteng: Jaga Harmoni Antar Etnis


    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah keragaman etnis yang menjadi kekayaan Tapanuli Tengah (Tapteng), sebuah insiden yang berpotensi merusak harmoni antar masyarakat mencuat. Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Tapteng, melalui Ketua PAC Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, melaporkan dugaan penghinaan terhadap masyarakat Nias oleh oknum Kasat Satpol-PP di Polres Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

    Laporan ini diajukan menyusul beredarnya rekaman yang diduga berisi penghinaan dan ujaran permusuhan terhadap masyarakat Nias. Rekaman tersebut diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol-PP Tapanuli Tengah berinisial HS di ruang kerjanya pada tanggal 13 Oktober 2025. HIMNI mengambil langkah tegas untuk melaporkan dugaan penghinaan ini guna menghindari konflik horizontal yang dapat memicu perpecahan dan isu SARA.

    Onlirman Nazara, sebagai perwakilan HIMNI, menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga Tapanuli Tengah. “Ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga Tapanuli Tengah untuk melaporkan,” tegasnya. HIMNI berharap agar pihak kepolisian dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang diduga melakukan penghinaan tersebut.

    “Masyarakat Nias berharap pihak kepolisian mengambil tindakan tegas untuk menghindari konflik antar suku,” timpal Onlirman Nazara dengan nada serius. HIMNI menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian antar etnis di Tapanuli Tengah.

    Onlirman Nazara menjelaskan bahwa isi rekaman dari oknum berinisial HS tersebut mengandung kalimat yang menyulut emosi masyarakat Nias. Kalimat tersebut berbunyi, “Nias-nias dang adong diau i hu tikam,” yang artinya “Nias-nias nggak perlu samaku. Ku tikam.” HIMNI menilai bahwa kalimat ini merupakan bentuk penghinaan dan ujaran permusuhan terhadap masyarakat Nias.

    “Saya berharap di permasalahan ini tidak ada yang mengambil kepentingan, namun murni menjaga marwah dan martabat seluruh masyarakat Nias,” harap Onlirman Nazara dengan tulus. HIMNI berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

    Onlirman Nazara juga menambahkan bahwa pelaporan ini bertujuan agar masalah ini dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak menimbulkan gesekan yang lebih luas. “Sibolga Tapanuli Tengah selama ini aman dan damai, terdiri dari beragam suku dan agama yang berbeda namun selalu rukun,” jelasnya. HIMNI berharap agar kejadian ini tidak merusak kerukunan dan kedamaian yang telah lama terjalin di Tapanuli Tengah.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Pendidikan

    Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga

    Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah semangat pagi yang membara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025. Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres, Kapolres Wahyu Endrajaya menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan.

    Upacara yang berlangsung di Kecamatan Pandan ini merupakan bagian integral dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025 yang berfokus pada pembinaan dan sosialisasi hukum. Program ini bertujuan untuk mencegah serta meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang taat hukum dan berprestasi.

    Dalam amanatnya, Kapolres Tapteng menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.

    Kapolres Wahyu Endrajaya mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

    Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya dengan nada prihatin.

    Kapolres juga mendorong pelajar untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita dan membanggakan keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik.

    Kapolres menutup arahannya dengan menyebutkan bahwa Polres Tapteng telah membangun SPPG (Sentra Pelayanan Publik Gakkum) dan SMKN 3 akan mendapat MBG (Mobil Bimbingan Gakkum) dari Polres Tapteng sebagai bentuk dukungan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Kenaikan Bendera berjalan dengan aman dan tertib.

Wartapenasatu.com @2025