Artikel
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
JAKER AJAK KEMENTRIAN PERTAHANAN BERSINERGI WUJUDKAN INDONESIA EMAS LEWAT HILIRISASI BUDAYA
Jakarta wartapenasatu.com
“Nok Srie”Melaporkan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
HILIRISASI BUDAYA DI BOYOLALI PANGELARAN WAYANG KULIT DAN SEDEKAH BUMI WARNAI HUT RI KE – 80
Boyolali wartapenasatu.com
Boyolali – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) ke-32 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Desa Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali akan menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, di RT 12/13, RW 02, Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali.
Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Bergotong Royong Mencapai Indonesia Emas dengan Hilirisasi Budaya”, sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal. Masyarakat setempat akan disuguhi beragam kegiatan mulai dari festival, karnaval, pentas seni, lomba, hingga monolog, yang melibatkan partisipasi warga dari berbagai kalangan.
Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang kondang Ki Suwito Sapu Jagat. Pertunjukan wayang kulit ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan tuntunan moral kepada masyarakat melalui kisah-kisah pewayangan yang sarat makna.
Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi, sebuah ritual adat untuk mensyukuri hasil bumi dan memohon keberkahan. Sedekah bumi di Kopen biasanya dilakukan secara gotong royong, di mana warga membawa hasil pertanian, masakan, dan sajian khas untuk dinikmati bersama.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melestarikan seni budaya tradisional, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. “Kami ingin generasi muda ikut merasakan dan memahami kekayaan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
JAKER sebagai organisasi yang telah berkiprah selama 32 tahun terus konsisten mendorong pelestarian budaya rakyat. Melalui acara ini, JAKER berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, sehingga budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat penting sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan sosial, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wilayah Klego, Boyolali.
Dengan semangat gotong royong, diharapkan Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi Kopen ini dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkokoh jati diri bangsa. Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara ini sebagai wujud cinta terhadap seni, budaya, dan tanah air.“Nok Srie”Melaporkan
Launching dan Pameran Buku Cerita Anak ” Yang Lupa Jalan Pulang ” Di Gelar Aries di Jakarta
*Launching dan Pameran Buku Cerita Anak “Yang Lupa Jalan Pulang” Digelar ARIES di Jakarta*

Jakarta, 13 Agustus – Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES) menggelar acara launching dan pameran buku cerita anak berjudul “Anak Yang Lupa Jalan Pulang” di Kementerian Kebudayaan. Acara ini bertujuan untuk mendukung peran perempuan dan anak-anak, serta memberikan dukungan kepada para penulis daerah dan penerbit dari Sumenep.
Bapak Fahri Lubis Ketum ARIES, menjelaskan bahwa ARIES adalah sebuah organisasi berbadan hukum yang independen dan mendukung program pemerintah, menyelenggarakan acara ini sepenuhnya dari sumbangan para pengurusnya. Sebelumnya, ARIES telah melakukan audiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA), namun sayangnya tidak ada perwakilan yang hadir.
Komunitas ARIES memiliki perhatian khusus terhadap penulis cerita anak yang berada dalam kondisi memprihatinkan. Pameran buku ini diharapkan dapat menjadi wadah pemesanan buku-buku tersebut, mengingat tidak diperkenankan adanya penjualan langsung di lokasi.
Dalam upaya memperluas jangkauan dan sosialisasi Asta Cita, ARIES akan menjalin kerjasama dengan Komdigi dan PC Kantor Komunikasi Presiden. Media massa juga akan dilibatkan secara aktif sebagai mitra dalam setiap perjuangan ARIES. Rencananya, akan diadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bersertifikat bagi media, agar mereka dapat menjadi tim sosialisasi yang efektif bagi Kantor Komunikasi Presiden. Mengingat keterbatasan media yang ada di Istana, ARIES berupaya memastikan informasi tentang Asta Cita dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. ARIES juga menegaskan akan menyampaikan kritik konstruktif kepada para menteri, namun tetap mendukung Presiden.
Pak Mahmud, seorang Mesir tokoh dari Komunitas Literasi Sukoharjo, menyampaikan bahwa timnya terdiri dari 20 penulis dari Sukoharjo dan berbagai daerah lainnya. Karya “Anak Yang Lupa Jalan Pulang” ini dirancang sejak tahun 2020, awalnya sebagai kumpulan cerpen untuk dewasa. Namun, kemudian disepakati bahwa buku ini harus netral kandungannya, dengan 70% mengangkat masalah anak-anak dan 30% berisi cerita dongeng. Mahmud, yang masih berstatus warga negara Mesir, bertekad untuk membuktikan bahwa karya sastra Indonesia dapat dikenal di dunia internasional. Badan Bahasa juga memberikan dukungan terhadap misi Komunitas Literasi Sukoharjo. Mahmud berharap agar komunitas-komunitas literasi di daerah lain juga dapat didukung oleh ARIES. Penerbit Gapura Pustaka turut berperan dalam membantu para penulis untuk berani mempublikasikan karya mereka.
Ibu Devy Firhana dari Badan Pengembangan dan Penerbitan Bahasa Kemendikbud menyatakan dukungannya terhadap upaya menyongsong Indonesia Emas, terutama karena anak-anak saat ini terpapar oleh konten internet yang beragam. Setiap tahun, Badan Bahasa mengadakan seleksi penulis yang karyanya bermanfaat bagi anak-anak. Ibu Devi juga mengapresiasi kontribusi Pak Mahmud dalam melahirkan karya-karya sastra Indonesia

Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Arsha, seorang komposer muda yang telah menciptakan lagu-lagu anak dan meraih berbagai penghargaan seperti memenangkan AMI Awards 2024 kategori Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik. Arsha merasa senang hadir ke peluncuran buku ini karena mendapatkan banyak inspirasi dan semangat baru untuk menulis lagu baru. Ia berharap bahwa buku ini yang memiliki pesan yanh baik dapat disukai oleh banyak generasi muda bangsa. Arsha juga tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan banyak pihak demi kemajuan literasi anak bangsa.
Diskusi Publik Mengupas Tuntas Pengelolaan Penanganan TBC di Indonesia
Diskusi Publik Mengupas Tuntas Pengelolaan Penanganan TBC di Indonesia
Pada hari Rabu, 8 Agustus 2025, sebuah diskusi publik penting diadakan oleh Tujuh Delapan Foundation, RJ2 di The Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta. Diskusi ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai pengelolaan penanganan Tuberkulosis (TBC) yang ada di Indonesia, sebuah isu kesehatan yang masih menjadi perhatian serius baik di tingkat nasional maupun global.
Hidup dalam Hikmat: Membangun Karakter Kristus Sebagai Murid Sejati
“Hidup dalam Hikmat: Membangun Karakter Kristus sebagai Murid Sejati”
Ibadah Minggu, 10 Agustus 2025, yang dibawakan oleh Pendeta Guntur Simbolon mengangkat tema penting: “Membangun Hikmat dengan Karakter Kristus”, berdasarkan Amsal 9:10. Firman Tuhan mengajarkan bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Hikmat bukan sekadar pengetahuan, tetapi hidup yang berakar dalam takut akan Tuhan dan relasi yang mendalam dengan-Nya

Sebagai murid Kristus, ada tiga pilar kerohanian yang perlu dibangun: mencintai kebenaran Firman Tuhan, hidup intim dengan Tuhan, dan terus bertumbuh dalam karakter Kristus. Tanpa pembimbingan rohani, Kekristenan menjadi kosong—“Kristen tanpa Kristus.” Yesus sendiri memerintahkan, “Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku,” namun sayangnya, banyak orang percaya hanya duduk diam dan mencari alasan.
Hidup dalam hikmat berarti hidup sebagai murid sejati. Seorang murid Yesus bukan hanya tahu Firman, tetapi menghidupi Firman dalam keseharian. Itulah hidup yang penuh hikmat: membiarkan Firman Tuhan membentuk karakter, sikap, dan cara berpikir kita, sehingga kehidupan kita mencerminkan Kristus

Ada dua poin utama dalam membangun hikmat sebagai murid Kristus. Yang pertama adalah kerendahan hati. Amsal 15:33 menegaskan bahwa takut akan Tuhan membawa kepada hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan. Dalam Amsal 18:12 dan 22:4, kita melihat bahwa hati yang tinggi membawa kehancuran, tetapi kerendahan hati membuka jalan bagi kekayaan, kehormatan, dan kehidupan. Hikmat tidak akan tinggal di hati yang sombong.
Poin kedua adalah memperhatikan kelakuan. Amsal 3:13-17 menyatakan bahwa orang yang memperoleh hikmat adalah orang yang berbahagia, karena hikmat lebih berharga dari emas dan permata. Hikmat memberikan umur panjang, kekayaan, kehormatan, dan jalan yang penuh damai. Hikmat bukan hanya teori—ia harus terlihat dalam cara hidup kita sehari-hari

Yesus menegaskan hal ini dalam Matius 7:24: “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu.” Mendengar saja tidak cukup. Hikmat lahir ketika Firman Tuhan ditaati dan dihidupi. Inilah kunci membangun hidup rohani yang kuat dan tahan uji.

Sebagai penutup, marilah kita hidup sebagai murid-murid Kristus yang berhikmat—rendah hati, mencintai Firman, intim dengan Tuhan, dan terus bertumbuh dalam karakter Kristus. Karena murid sejati adalah mereka yang hidup dalam kebenaran, bukan hanya tahu kebenaran.
- Artikel, Bisnis, Ekonomi, Internasional, Nasional, Nature, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
BENANG,BUNYI DAN MASA DEPAN
Jakarta wartapenasatu.com
Menuju Kedewasaan di Dalam Kristus
Menuju Kedewasaan di dalam Kristus
Ibadah Minggu, 3 Agustus 2025, di Mega Office Park (MOP), Bekasi, yang diselenggarakan oleh Gereja GKDI Jemaat Bekasi, telah menjadi momen refleksi yang mendalam. Dengan tema “The Beginning of Wisdom” dan khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Engel dari Jemaat Bandung, serta sambutan penuh sukacita dari Pdt. Guntur Simbolon, ibadah tersebut berpusat pada Amsal 9:10 “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal yang Mahakudus adalah pengertian.” Firman Tuhan ini menjadi landasan bagi kita untuk merenungkan perjalanan menuju kedewasaan di dalam Kristus.
Khotbah tersebut menekankan pentingnya kedewasaan rohani, bukan hanya sekadar pengetahuan teologis. Diibaratkan seperti orang Farisi dan ahli Taurat dalam Yohanes 5:39-40, yang memahami Firman Tuhan namun tak memiliki keintiman dan kedewasaan sejati dengan-Nya. Ketidakdewasaan seringkali dipengaruhi oleh godaan-godaan iblis yang menghalangi kita dari saat teduh, mempengaruhi hubungan keluarga, dan menghambat kita untuk menjalankan peran masing-masing sesuai kehendak Tuhan. Kedewasaan sejati tercermin dalam kerendahan hati untuk menerima nasehat, bimbingan, dan koreksi.Jalan menuju kedewasaan rohani diuraikan melalui dua aspek penting. Pertama, siapa yang kita ikuti? Amsal 1:15-16 mengingatkan kita akan konsekuensi dari pilihan yang kita buat. Seperti gembala dan domba, hubungan kita dengan Tuhan dibentuk oleh ketaatan dan kepekaan kita terhadap suara-Nya. Pertanyaan-pertanyaan refleksi diajukan: Seberapa dekatkah kita dengan Tuhan? Apakah kita masih mendengar suara-Nya dengan jelas seperti sepuluh tahun lalu? Apakah kita telah menyimpang dari jalan-Nya? Testimoni perjalanan kita bersama Tuhan menjadi bukti nyata kedewasaan kita.
Kedua, siapa yang menjadi teman perjalanan kita? Lingkungan pergaulan sangat mempengaruhi karakter dan kebiasaan kita. Pilihan teman dan orang-orang yang kita izinkan masuk ke dalam pikiran dan hati kita sangat menentukan pertumbuhan rohani kita. Kita bisa rajin beribadah setiap Minggu, namun tetap belum dewasa di dalam Kristus jika pergaulan kita tidak mendukung pertumbuhan rohani. Oleh karena itu, bijaksanalah dalam memilih siapa yang membentuk dan mempengaruhi hidup kita.
Setelah ibadah, jemaat berkumpul dalam kelompok kecil untuk saling berbagi, menguatkan, dan membimbing satu sama lain Seperti yang dilakukan pasangan menikah Ray dan Shinta dengan pasangan Freddy dan Ana . Momen ini menjadi kesempatan untuk bercerita dengan terbuka ,dan saling menajamkan satu dengan yang lain, memperdalam pemahaman Firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ada pembimbingan rohani, makan bersama, dan olahraga bersama yang mempererat persaudaraan dan membangun komunitas yang saling mendukung.

Ibadah ini bukan sekadar acara keagamaan, tetapi juga sebuah panggilan untuk merenungkan perjalanan rohani kita. Kita didorong untuk memeriksa area-area dalam hidup yang masih perlu diperbaiki dan bertumbuh menuju kedewasaan di dalam Kristus. Proses ini membutuhkan komitmen, ketekunan, dan pertolongan Tuhan.
Melalui refleksi dan penerapan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat semakin serupa dengan Kristus dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga ibadah ini menjadi titik awal bagi perjalanan kita menuju kedewasaan rohani yang sejati.Digital Aset Dan Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital Indonesia
Digital Asset dan Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital Indonesia yang Berkelanjutan
Indonesia, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan penetrasi internet yang terus meningkat, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara. Namun, perjalanan menuju ekonomi digital yang maju dan inklusif membutuhkan strategi yang komprehensif dan kolaborasi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan. Digital Asset & Innovation Summit 2025 menjadi momentum penting untuk membahas hal tersebut.

Summit ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, dalam sambutannya, mengakui bahwa pembangunan ekonomi digital bukanlah hal yang mudah. Tantangan seperti kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta kurangnya talenta digital yang mumpuni, masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.
Meskipun Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam infrastruktur digital, dengan penetrasi internet mencapai 80% dan lebih dari 365 juta pengguna seluler, kesenjangan digital di luar Pulau Jawa masih menjadi perhatian serius. Peningkatan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) yang masih di kisaran 5% menjadi prioritas utama untuk memastikan akses digital yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Digital Asset & Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital Indonesia
Digital Asset
& Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital IndonesiaKemang, 29 Juli 2025 – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Beliau mengakui bahwa perjalanan ini tidak mudah, namun dekade terakhir telah menandai komitmen nyata pemerintah dalam membangun infrastruktur digital.
Penetrasi internet yang mencapai 80% dan lebih dari 365 juta pengguna seluler di seluruh Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam konektivitas. Namun, kesenjangan digital antara desa dan kota, terutama di luar Jawa, masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara serius. Oleh karena itu, peningkatan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) yang masih berada di kisaran 5% menjadi prioritas utama.
Infrastruktur yang memadai hanyalah sebagian dari solusi. Keberhasilan transformasi digital Indonesia sangat bergantung pada talenta digital yang mumpuni. Nezar Patria mencontohkan Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai pusat perkembangan digitalisasi global. Keberhasilan Tiongkok dalam mengembangkan kebijakan ekonomi digital (misalnya, “Great Power Competition” atau GPO) dan inovasi di bidang kecerdasan buatan (AI), seperti “Move 37”, menunjukkan dampak signifikan terhadap pasar modal global.
Meskipun Indonesia masih memiliki infrastruktur yang belum sepenuhnya maju dibandingkan negara-negara tersebut, potensi talenta digital Indonesia yang besar menjadi modal utama untuk mengejar ketertinggalan. Peningkatan pendanaan riset dan pengembangan (R&D) menjadi kunci untuk mempercepat inovasi dan daya saing di sektor digital.
Kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan (stakeholders) – pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat – merupakan faktor krusial untuk mempercepat transformasi digital dan mewujudkan Indonesia sebagai negara maju di bidang ekonomi digital. Summit ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi tersebut dan melahirkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan yang ada.
Selamat Jalan,Bapak Kwik Kian Gie Teladan Integritas Bangsa
Selamat Jalan, Bapak Kwik Kian Gie: Telada Integritas Bangsa
Indonesia tengah berduka. Salah satu putra terbaik bangsa, Bapak Kwik Kian Gie, telah berpulang. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh rakyat Indonesia. Beliau bukan hanya seorang pakar ekonomi ulung, tetapi juga teladan integritas dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran.

Sepanjang hidupnya, Bapak Kwik Kian Gie dikenal karena kejujuran dan komitmennya yang teguh pada prinsip. Beliau tidak hanya menguasai teori ekonomi, tetapi juga mengaplikasikannya dalam tindakan nyata demi kemajuan bangsa. Jabatan menteri yang pernah diembannya, seperti Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, menjadi bukti dedikasinya untuk Indonesia. Pemikiran ekonominya yang kritis dan berpihak pada keadilan sosial selalu menjadi ciri khasnya.
Lebih dari sekadar seorang ekonom, Bapak Kwik Kian Gie merupakan tokoh moral yang menginspirasi. Di tengah maraknya pragmatisme dan korupsi, beliau tetap teguh pada prinsip-prinsipnya. Beliau membuktikan bahwa jabatan bukanlah untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan untuk mengabdi dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Keberaniannya dalam mengkritik kebijakan yang tidak adil, meskipun berasal dari pemegang kekuasaan, patut diacungi jempol.
Kritik-kritik yang dilontarkan Bapak Kwik Kian Gie selalu tajam dan berbobot, namun selalu bermuara pada kepentingan bangsa yang lebih besar. Beliau tidak pernah ragu untuk menyuarakan kebenaran, sekalipun hal itu berisiko. Sikap konsisten, berani, dan jujur yang dimilikinya menjadi cerminan langka di dunia publik yang seringkali diwarnai kepentingan sesaat.
Warisan terbesar Bapak Kwik Kian Gie bukanlah jabatan atau karya tulisnya, melainkan nilai-nilai luhur yang selalu dipegang teguh. Keberanian, kejujuran, dan integritas menjadi pedoman hidupnya dan kini menjadi warisan moral bagi generasi penerus bangsa. Nilai-nilai ini sangat penting di tengah tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Kepergian Bapak Kwik Kian Gie mengingatkan kita akan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan berani menegakkan kebenaran. Beliau adalah negarawan sejati yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memberikan contoh nyata melalui perbuatannya. Sosoknya akan selalu dikenang dan dihormati.
Selamat jalan, Bapak Kwik Kian Gie. Terima kasih atas segala jasa, keteladanan, dan nilai-nilai mulia yang telah Bapak berikan kepada bangsa Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan Bapak di tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Indonesia kehilangan seorang tokoh besar, tetapi warisan moral Bapak akan terus menginspirasi kami

