Bencana

  • AGAMA,  Bencana,  Berita Duka

    Ephorus HKBP Rayakan Natal Bersama Korban Terdampak Bencana Kota Sibolga dan Tap Teng

    Ephorus HKBP Rayakan Natal Bersama Korban Terdampak Bencana Kota Sibolga dan Tap Teng

    Tap Teng, wartapenasatu.com – Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, memimpin Ibadah perayaan kelahiran Tuhan Yesus Kristus bersama para pengungsi dan Jemaat HKBP Sibolga Julu Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut) pada malam Natal.

    Ibadah ini dihadiri 100 orang perwakilan dari total 2.547 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan di wilayah HKBP Distrik IX Sibolga–Tapteng–Nias, Selasa (24/12/2025).

    Ribuan warga Jemaat memadati Gereja hingga ke tenda-tenda yang disiapkan di luar area Gereja. Suasana Ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, di tengah kondisi duka dan pemulihan yang masih dialami para pengungsi.

    Pimpinan tertinggi Gereja HKBP, ini menekankan makna Natal sebagai kehadiran Allah yang nyata di tengah pergumulan umat. “Dalam perayaan ini kami menghayati makna Imanuel Allah beserta kita, bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan kenyataan yang hidup di sini dan saat ini, bahkan di tengah penderitaan dan luka,” ujarnya.

    Ephorus, juga menegaskan bahwa Imanuel berarti Allah hadir bersama seluruh ciptaan-Nya. Karena itu, umat dipanggil untuk berjalan seirama dengan Tuhan dalam merawat alam yang diciptakan dan dikasihi-Nya. ucapannya.

    Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penyampaian Boras Sipir Ni Tondi, yang mengandung Doa agar para saudara yang terdampak dipulihkan dari trauma serta diteguhkan dalam penyertaan Tuhan ke depan.

    Selain itu, Ephorus HKBP menyerahkan bantuan tunai sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban para pengungsi.

    Selanjutnya Ephorus mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan dalam solidaritas dan Doa, agar proses pemulihan bagi para keluarga terdampak dapat berjalan dengan baik.

    Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bahan makanan dan dukungan dana. Sementara itu, bantuan pakaian yang cukup banyak diterima belum seluruhnya tersalurkan karena bukan merupakan kebutuhan pokok utama bagi para pengungsi saat ini, ”
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  Ekonomi,  SOSIAL

    Gubsu dan Bupati Tapteng Berikan Kado Natal di Pengungsian Hutanabolon

    Gubsu dan Bupati Tapteng Berikan Kado Natal di Pengungsian Hutanabolon

    Tukka, wartapenasatu.com – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Posko Pengungsian Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (26/12/2025).

    Tidak sekedar berkunjung, Gubernur Sumut juga membawa kado natal untuk korban bencana alam. Gubernur Sumut dan Bupati Tapteng memberikan Kado Natal khususnya kepada anak-anak korban bencana alam.
    Pilu yang tersirat di wajah polos ratusan anak pengungsi sedikit memudar berubah kegembiraan saat menyambut hadiah Kado Natal dari Gubernur Sumut.

    Ratusan anak tampak berbaris penuh antusias, tak sabar meraih Kado Natal, meskipun tahun ini menerima Kado Natal bukan di Gereja namun di tempat berbeda di tempat pengungsian.
    Gubernur Sumut menjelaskan, kehadirannya tidak sendiri namun juga ditemani Ketua TP. PKK Sumut Kahiyang Ayu.
    “Salam dari Ketua PKK karena harus ke Posko Pengungsi lain, kami berbagi tugas,” ujarnya.

    Salah seorang anak bernama Abel (11) didampingi dua temannya yang telah sebulan berada di Posko Pengungsian mengaku bahagia mendapat kejutan kecil dari Gubernur Sumut Bobby Nasution. Bagi mereka, hadiah itu bukan cuma barang, tapi bukti bahwa mereka tidak terlupakan meskipun tinggal di Posko Pengungsian.
    “Pak Gubernur dan Pak Bupati terima kasih sudah datang,” ucap Abel dengan wajah bahagia.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Tapanuli Tengah menyalami, menyapa, mengucapkan Selamat Natal, memberikan semangat, serta menyerahkan bingkisan Natal kepada warga korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Posko Pengungsian Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka-Kabupaten Tap Teng.

    Usai menghadiri Natal dan menyerahkan kado natal di pengungsian, Bupati Tapteng dan Gubernur Sumut meninjau lokasi jalan putus yang diakibatkan banjir bandang dan tanah longsor, yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Desa Sigiring-giring Kecamatan Tukka.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  SOSIAL

    PDIP Taput akan Transfer Uang kepada Korban Longsor

    PDIP Taput akan Transfer Uang kepada Korban Longsor

    Taput, wartapenasatu.com – Ketua DPC PDIP Kabupaten Tapanuli Utara, Jimmi Tambunan , Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, Ketua DPRD Taput Rudi Arifin Nababan dan Sabungan Parapat menyerahkan bantuan bencana alam kepada masyarakat kecamatan Parmonangan, Rabu (17/12/2025).

    Desa pertama  penyerahan paket sembako sebanyak 200 paket berupa beras, minyak goreng dan indomie  di Desa Hutajulu. Total penduduk 310 kepala keluarga dan kekurangan bantuan sembako akan diserahkan secepatnya .

    Jimmi Tambunan dan Rapidin Simbolon saat menyerahkan bantuan mengatakan, sudah menjadi tugasnya menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam. PDI Perjuangan selalu hadir ditengah rakyat.

    Mereka juga sampaikan, kepada para warga yang rumahnya rusak parah terdampak longsor, akan ada uang langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan.  Tim kita akan datang untuk melakukan photo rumah yang terdampak dan berkas pendukung lainnya agar bisa segera bantuan disalurkan oleh PDI Perjuangan, ungkap mereka kepada warga desa Hutajulu.

    Saya selaku Ketua DPC PDIP Tapanuli Utara yang baru diberikan mandat dan kepercayaan bersama dengan Rapidin Simbolon yang juga anggota DPR-RI, menyampaikan turut merasakan duka mendalam pasca bencana alam yang terjadi. Kiita serahkan kepada Tuhan, agar kembali membuat  hidup yang baru dengan tetap penuh pengharapan, ujar mereka.

    R.Manalu yang merupakan masyarakat desa Hutajulu selaku penerima bantuan dampak bencana alam dari partai PDIP, mengatakan terima kasih. Kiranya Tuhan segera memulihkan hati agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi kejadian, ucapnya.

    Selanjutnya bantuan  mereka  serahkan kepada masyarakat yang juga mengalami dampak bencana alam di Desa Pertengahan dan Desa Hutabatu Kecamatan Parmonangan.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • AGAMA,  Artikel,  Bencana,  Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Walikota Jakarta Utara Lepas Keberangkatan Tim Asesmen PMI Jakarta Utara ke Wilayah Bencana Aceh

     

    Wartapena Satu, Jakarta 19 Desember 2025,
    Walikota Jakarta Utara diwakili Wakil Walikota Jakarta Utara Fredy Setiawan melepas relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara ke wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah (Takengon), dan sebagian wilayah Aceh Timur. Pelepasan tim dilakukan di Markas PMI Jakarta Utara, Semper, Koja pada Kamis (18/12/2025).

    Tampak hadir undangan dalam acara, Sekretaris PMI Provinsi DK Jakarta Farullah, Bendahara PMI Provinsi DK Jakarta Abdul Haris, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DK Jakarta Budi, Wakil Ketua Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) Bidang Polhukam Mayjend (Purn) Jan Pieter Ate dan perwakilan UNITI Sustainable Redi Susanto.

    Pada kesempatan tersebut Fredy Setiawan, menyampaikan support serta apresiasi atas respons PMI Jakarta Utara dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

    “Tim Assesmen ini adalah tim pertama yang diberangkatkan. Nantinya, akan membantu saudara-saudara kita di wilayah bencana, terutama di Aceh,” ujar Fredy.
    Ia menambahkan bahwa pengerahan relawan ditentukan dalam waktu singkat sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. “Kami harapkan para relawan bekerja dengan semangat, ikhlas, serta tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

    Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menjelaskan bahwa pengiriman relawan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) serta lembaga Uniti Sustainable. Kedua mitra tersebut telah menggalang donasi dari masyarakat yang selanjutnya akan disalurkan ke PMI Aceh.

    “Seluruh donasi dari masyarakat, termasuk bantuan yang diterima Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) PMI Jakarta Utara, akan kami salurkan kepada PMI Aceh untuk mendukung penanganan darurat di lapangan,” terang Rijal.
    Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam operasi tanggap bencana, mengingat para penyintas membutuhkan bantuan segera. “Kami minta relawan tetap menjaga semangat, fokus dalam tugas, dan tidak lupa menjaga kesehatan diri,” pesannya.

    Dalam kesempatan ini dilakukan penyerahan simbolis bantuan hasil kolaborasi penggalangan dana dari IP-KI, Uniti For Sustainable serta warga Jakarta Utara, serta dukungan finansial dari PMI Provinsi DKI Jakarta memberikan uang tunai kepada PMI Jakarta Utara.

    Tim assesmen yang terdiri dari tujuh relawan terlatih ini akan melakukan pengkajian lapangan selama beberapa hari ke depan. Hasil assesmen tersebut akan menjadi dasar penyusunan rencana operasi Satuan Tanggap Darurat Bencana (Satgana) PMI se-Provinsi DKI Jakarta, yang dijadwalkan diberangkatkan pada Januari 2026. (Red)

  • Bencana,  Nasional

    DPP IP-KI Mengadakan MoU dengan PMI Jakarta Utara bersama UNITI Dalam Bantuan Sumatra

    Jakarta-wartapenasatu.com. Bencana alam yang mendera Pulau Sumatra 3 (tiga) minggu yang lalu memberikan luka yang mendalam bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir yang menghanyutkan desa ataupun tempat tinggal yang mereka diami sebagai hunian dengan luapan air serta kayu gelondongan dengan diameter besar.

    Dengan keadaan yang terjadi ini, sebagian besar penduduk dan masyarakat Indonesia melakukan gerakan empati yang didorong dengan rasa kemanusiaan melihat sesama warga negara mendapatkan musibah yang begitu memilukan. Tak ayal dari beberapa komponen masyarakat melakukan gerakan aksi solidaritas yang begitu masif untuk membantu sesama dengan menggalang aksi donasi Pulau Sumatra.

    Hal yang sama dilakukan oleh DPP IP-KI (Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) yang dipimpin oleh Ketua Umum Baskara H. Sukarya, pada hari ini (Rabu, 10/12/25) bertempat di Markas PMI Jakarta Utara melakukan MoU bersama PMI Jakarta Utara dan UNITI. Acara yang diinisiasi oleh DPP IP-KI mendapatkan respon positif oleh PMI Jakarta Utara dan UNITI, Ketua Umum DPP IP-KI mengatakan, “DPP IP-KI senantiasa menjaga nilai-nilai Pancasila selalu hidup ditengah-tengah gempuran nilai-nilai luar yang masuk dari manapun, ini bukan tanpa alasan karena sejatinya nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah nilai-nilai luhur yang perlu dijaga serta ditingkatkan dalam praktek kehidupan sehari-hari”.

    Pada acara yang diselenggarakan di Markas PMI Jakarta Utara dihadiri oleh Perwakilan PMI Jakarta Utara oleh Sekretaris PMI Jakarta Utara Ramdansyah Bakir menjelaskan bahwa kerjasama ini difokuskan pada penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh. “Kami percaya dengan bergandengan tangan bersama DPP IP-KI dan Uniti For Sustainable, distribusi logistik dapat dipercepat dan bantuan bisa tersalurkan tepat sasaran,” ujar Ramdan Bakir.

    Ketua Umum IP-KI Baskara Harimukti Sukarya mengatakan bahwa, “Perjanjian Bersama ini merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan, kolaborasi ini bertujuan menggalang dana sekaligus menyalurkan bantuan langsung kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Semoga bantuan yang kita salurkan dapat meringankan beban para penyintas, tandas Baskara Sukarya.

    Managing Director Uniti for Sustainable, Ditya Afsari Ningrum Purba, menjelaskan peran komunitasnya sebagai pihak ketiga yang dipercaya IP-KI untuk mengelola penggalangan dana. “Kami bertugas menghimpun donasi dari masyarakat untuk mendukung penanganan bencana banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut,” jelasnya.

    Ditya menambahkan, periode panggalangan dana akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan, mulai dari November 2025 hingga Januari 2026, “Jenis dan skema bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan jumlah dana yang terkumpul serta kebutuhan lapangan,” tegasnya.

    Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan lintas sektor – pemerintah, organisasi veteran, dan komunitas sosial – yang efektif dalam merespons tantangan kemanusiaan di Indonesia, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Sumatra.

    PMI Jakarta Utara membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat umum, lembaga, maupun perusahaan untuk turut berpartisipasi melalui donasi. Penyaluran bantuan dapat langsung ke Pusdatin PMI Jakarta Utara di Markas PMI Jakarta Utara di Markas PMI Jalan Semper Koja, Jakarta Utara atau no posko 089 8866 9000. (Red)

  • Bencana,  Berita Duka,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Politik,  SOSIAL

    Dorong Penetapan Bencana Aceh, Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dr Gea: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolak Ukur

    Dorong Penetapan Bencana Aceh, Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dr Gea: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolak Ukur

    Jakarta, wartapenasatu.com – Mardian (Ketua Komunikasi Purbaya & Wakil Sekjen Kongres partai Kongres Indonesia): Tanggung Jawab Seluruh Elemen Anak Bangsa.”Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn,.MH. meminta Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan bencana di Sumatera sebagai bencana nasional dengan penanganan terintegrasi.

    Pendapat ini diperkuat oleh Mardian., SE, selaku Ketua Komunikasi dan Informasi Purbaya Indonesia sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kongres Indonesia, yang menegaskan bencana ini tidak lagi berskala daerah melainkan nasional dan merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten untuk membantu mengatasi masalahnya.

    DR. Gea menyampaikan permintaan tersebut kepada awak media di kawasan Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). Ia menekankan bahwa bencana yang melanda Sumatera telah sangat menyakiti masyarakat, sehingga penetapan status nasional tidak boleh hanya ditentukan oleh jumlah korban jiwa.

    “Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah kejadian yang sudah sangat menyakiti masyarakat Indonesia, Oleh karena itu jangan lah menjadikan nyawa manusia sebagai tolak ukur penetapan bencana nasional. Ini kaitannya dengan kemanusiaan dan norma-norma,” ujarnya.

    Sebagai informasi, penetapan status darurat bencana nasional secara regulasi membutuhkan indikator seperti dampak luas, korban jiwa, kerugian materi signifikan, gangguan pelayanan publik, dan penurunan kemampuan daerah dalam penanganan.

    Sebagai negara hukum (rechtsstaat), DR. Gea menegaskan pemerintah harus menghormati hak asasi manusia dan nilai kemanusiaan, sehingga perlu dalam konteks bencana di Aceh di naikan setatus menjadi bencana nasional untuk kepentingan Hak Asasi Manusia.

    Ia juga meminta Gubernur dan DPRD Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membahas dan menyempurnakan masalah ini melalui proses legislatif guna mendorong penetapan status nasional. Selain itu, Dr. Gea memperingatkan agar bencana tidak dijadikan “test the water” menuju Pemilu 2029, dan meminta pejabat serta wakil rakyat tidak hanya datang untuk pencitraan melainkan memberikan bantuan yang tepat – mulai dari sandang, makanan, obat-obatan, hingga perbaikan infrastruktur.

    Senada dengan Dr. Gea, Sekretaris Jenderal Purbaya Indonesia, Rafriandi Nasution, menyatakan semua pihak harus menunjukkan empati dengan menyusun langkah-langkah terukur dalam penanganan, agar masyarakat merasakan dukungan dari pejabat yang dipilih mereka.

    Menambahkan pandangan terkait skala dan tanggung jawab bencana, Mardian., SE – yang menjabat dua posisi penting di Purbaya dan Partai Kongres Indonesia – menyatakan bahwa dampak yang terjadi telah melampaui batas wilayah lokal. “Bencana di Sumatera ini bukan lagi bencana daerah semata, tetapi sudah menjadi bencana nasional,” ujarnya.

    Selain itu, Mardian menekankan bahwa penanganan bencana ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten. “Ini adalah tanggung jawab kita semua, mulai dari lembaga negara, lembaga swasta, organisasi masyarakat, hingga para ahli di bidang penanggulangan bencana dengan memberikan kontribusi keahlian serta sumber daya untuk membantu mengatasi bencana ini,” tambahnya.

    Menurut Mardian, kerja sama antar elemen yang berkompeten akan mempercepat proses penanggulangan, rehabilitasi, dan mitigasi. “Bencana adalah ujian kebersamaan bangsa, kita harus bersatu dalam keahlian dan niat baik, bukan saling menyalahkan, untuk melindungi warga dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” pungkasnya.

  • Bencana,  Berita Duka,  Militer,  SOSIAL

    Kodim 1016 Palangka Raya Kirim Bantuan Logistik Untuk Korban Bencana Sumatra dan Aceh

    Kodim 1016 Palangka Raya Kirim Bantuan Logistik Untuk Korban Bencana Sumatra dan Aceh

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1016 /Palangka Raya menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan mengirimkan sejumlah besar bantuan logistik untuk korban bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumatra dan Aceh.

    Bantuan ini merupakan hasil pengumpulan dari seluruh anggota Kodim baik TNI beserta keluarga maupun PNS serta masyarakat binaan Kodim 1016/ Palangka Raya sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

    Dandim 1016/ Palangka Raya, Letnan Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E.,M.Han. menyampaikan, sebelum diberangkatkan ke lokasi bencana, bantuan logistik yang dikumpulkan dari Anggota Kodim beserta Masyarakat Binaan dipusatkan di Makodim 1016/Palangka Raya.

    “Pemusatan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan, keamanan, dan efisiensi dalam proses pendistribusian menuju daerah-daerah yang membutuhkan, ” imbuhnya. Senin (7/12/2025).

    Dandim menyampaikan rasa bangga dan harunya melihat antusias anggota Kodim beserta masyarakat binaan dalam membantu sesama. Menurutnya, sikap sosial yang ditunjukkan mencerminkan nilai kemanusiaan yang tinggi di tengah situasi bencana.

    Lebih lanjut, Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo mengatakan, bantuan ini berupa paket sembako, pakaian, dan peralatan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh korban bencana. Ini merupakan bentuk kepedulian serta gotong royong TNI Bersama masyarakat Kota Palangka Raya terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana.

    “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Sumatera dan Aceh yang terkena dampak bencana. Kami juga berharap agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa, ” tutup Dandim.(ryt)

  • Bencana,  Berita Duka,  hukum,  Kriminal,  Nature,  perkebunan,  SOSIAL

    “Menhut Harus Dievaluasi”: Hasil Rapat Harian DPP Purbaya Indonesia”

    “Menhut Harus Dievaluasi”: Hasil Rapat Harian DPP Purbaya Indonesia

    Jakarta, wartapenasatu.com – Rapat harian DPP Purbaya Indonesia telah dilaksanakan di Bassura Mall, Jakarta Timur, pada tanggal 6 Desember 2025. Salah satu poin yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah permintaan yang disampaikan oleh Ketua Umum  Purbaya Dr. H. Ali Yusran Gea, SH, MH, M.Kn. sagar pemerintah Prabowo Subianto  segera mengevaluasi menhut melihat bencana yang terjadi di sumatra.

    Hadir dalam rapat tersebut adalah Ketua Umum DPP Ormas Purbaya Dr. H. Ali Yusran Gea, SH, MH, M.Kn., Sekjen DPP H. Rafiandi Nasution, SE, MT, Ketua Umum DPP Kartini Purbaya Indonesia Hj. Ratna Anita Lubis, SE, Ketua Harian Dr. H. Desmy Indra Jaya Noor, SE, MM, MBA, serta Bapak Mardian, Direktur Media Wartapenasatu.com sebagai mitra media, Juga hadir seluruh peserta rapat harian, undangan, dan simpatisan  Purbaya Indonesia.

    Alasan mendasar mengapa harus segera ada evaluasi terhadap Menteri Kehutanan (Menhut) dan hal ini menjadi penting adalah karena adanya kebutuhan mendesak akan gerakan perubahan yang lebih baik untuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal ini yang berkaitan langsung dengan kementrian kehutanan. adanya permintaan ini karena Purbaya sebagai ormas berkomitmen untuk mengawal kepentingan masyarakat Indonesia melalui berbagai gerakan yang diaktualisasikan langsung, cepat dan tepat dengan kepentingan bersama.

    Suasana rapat berjalan dengan kekeluargaan, santai, namun tetap serius dalam membahas berbagai langkah perubahan untuk melindungi kepentingan masyarakat. Semua peserta berusaha memberikan pandangan yang konstruktif terkait urgensi evaluasi kebijakan kehutanan yang berlaku saat ini.

    Perlunya evaluasi terhadap Menhut muncul dari urgensi tindakan cepat yang diharapkan berdampak positif bagi masyarakat. Melalui evaluasi ini, diharapkan setiap kebijakan menteri terkait kelestarian hutan sejalan dengan kepentingan masyarakat serta kelestarian hutan. Saat ini, banyak hutan di Indonesia telah berubah menjadi lahan terbuka yang tidak menguntungkan rakyat, pengundulan melalui ilegal loging dan pembukaan lahan yang tidak sesui regulasi yang seharusnya membuat dampak buruk kepada masyarakat.

    Indonesia tercatat sebagai negara dengan kehilangan hutan hujan tropis terbesar kedua di dunia dan kehilangan hutan hujan tropis saat ini semakin mengkhawatirkan. halini menjadi landasan penting mengapa kebijakan mentri kehutanan perlu dievaluasi atau bahkan memberi tindakn tegas kepada oknum terkait.

    Bencana yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh salah satu penyebabnya adalah ketidakmampuan menhut dalam menjaga, melindungi, dan meregulasi hutan negara dengan baik. Dalam rapat tersebut Purbaya Indonesia mendesak pemerintah segera menentukan sikap dan mengevaluasi Menhut secara cepat dan tepat, Purbaya Indonesia sebagai orams akan mengawal dan memperjuangkan hal ini demi kepentingan masyarakat.

    Ketua Umum  Purbaya Indonesia  menyatakan bahwa sikap ini merupakan bentuk keprihatinan dan loyalitas kepada masyarakat. Beliau memandang bahwa bencana alam yang terjadi di Sumatra disebabkan oleh ulah manusia yang rakus, sehingga berharap adanya sanksi kepada oknum terkait dan evaluasi kembali kebijakan yang selama ini diterapkan. Kepedulian  Purbaya Indonesia merupakan aksi nyata membela kepentingan rakyat, dengan komitmen besar untuk selalu memprioritaskan kepentingan bersama.

  • Bencana,  Daerah,  Nasional

    TNI AD Kirimkan Bantuan Logistik Beskala Besar ke Aceh, Sumut, dan Sumbar atas Instruksi Presiden

    Jakarta  wartapenasatu.com

    Jakarta — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali mengerahkan dukungan logistik berskala besar untuk membantu percepatan penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto agar proses pemulihan di daerah terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
    Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan Kapal ADRI XCII-BM yang diberangkatkan dengan muatan beragam kebutuhan pokok. Kapal itu membawa total 8.690 koli bantuan dengan berat keseluruhan mencapai 88.457 kilogram. Seluruh bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini masih dalam kondisi memerlukan dukungan logistik.
    Adapun jenis bantuan yang dikirim meliputi makanan siap saji, mie instan, perlengkapan mandi dan sanitasi, air mineral, beras, serta selimut. Selain itu, turut dikirim pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan bayi, perangkat komunikasi, hingga kendaraan roda empat untuk mendukung mobilitas operasi kemanusiaan di lapangan.
    Pengiriman logistik skala besar ini menunjukkan komitmen TNI AD dalam memastikan percepatan distribusi bantuan ke daerah-daerah yang terdampak parah. Selain menggunakan jalur laut, prajurit TNI AD juga terlibat langsung dalam proses bongkar muat dan penataan logistik di sejumlah titik distribusi.
    Kegiatan tersebut dilakukan secara terpadu oleh personel TNI AD, mulai dari tahap persiapan, pengepakan, hingga pemuatan bantuan ke dalam kapal. Sejumlah dokumentasi menunjukkan para prajurit bekerja intensif untuk memastikan seluruh bantuan tertata dengan aman dan siap untuk dikirim menuju wilayah sasaran.
    Menurut laporan resmi, bantuan ini akan didistribusikan secara bertahap begitu kapal tiba di pelabuhan tujuan. Pemerintah daerah serta unsur TNI di wilayah masing-masing telah disiagakan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
    Dengan pengiriman logistik berskala besar ini, pemerintah berharap masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat segera mendapatkan bantuan yang memadai. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen negara dalam hadir di tengah rakyat pada saat masa-masa sulit akibat bencana.

  • Bencana,  Nasional,  Wisata

    Banjir Rob Terjadi di Wilayah Jakarta Utara , Ancol Pastikan Penanganan Tepat dan Operasional Berjalan Lancar

    Jakarta, wartapenasatu.com, 5 Desember 2025 – Beberapa hari ini terjadi banjir rob di wilayah Jakarta Utara, salah satu kawasan yang terdampak adalah Pantai Marina Ancol. Tingginya air laut mengakibatkan meluap ke area daratan khususnya jalur lalu lintas untuk kendaraan. Ancol sebagai pengelola kawasan ini telah mengantisipasi kemungkinan banjir rob dengan berbagai langkah mitigasi sejak awal musim pasang air laut, dan memastikan penanganan dilakukan dengan tepat.

    Meskipun banjir rob terjadi, dampaknya terbatas hanya di area Marina saja. Ancol terus memaksimalkan pengoperasian pompa air yang tersebar di sekitar kawasan Marina guna mempercepat proses pengeluaran air dan mengurangi genangan. Tim teknis juga terus memantau situasi secara real-time untuk memastikan penanganan efektif.

    Ancol Tetap Beroperasi seperti Biasa.

    Penting untuk diketahui bahwa kejadian banjir rob ini tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di Ancol maupun akses menuju unit rekreasi lainnya. Pengunjung dan masyarakat yang akan berekreasi dapat tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman.

    Ancol berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan terbaik agar dampak dari banjir rob dapat diminimalisir dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

    Dihimbau kepada masyarakat yang berkreasi di Ancol Taman Impian untuk menggunakan akses masuk dari Pintu Gerbang Barat (Pkl 06.00 – 18.00 wib) dan Pintu Gerbang Timur (Pkl 05.00 – 23.00 wib).

Wartapenasatu.com @2025