Bisnis
Silaturahmi Hangat MWPS Jatim dengan Pembina Ir. Eddy Surohadi: Kolaborasi Inspiratif Dunia Usaha dan Media
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Kaperwil Media Warta Pena Satu (MWPS) Jawa Timur, Yuyun Ary Soekadi bersama Sekretaris Agung Budhi Utomo, Redaktur Edi Didik Sutrisno, dan Jurnalis MWPS Jatim Dodo, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman sekaligus tempat usaha milik Pembina MWPS Jatim, Ir. Eddy Surohadi, di kawasan Klampis Jaya, Surabaya.
Silaturahmi ini menjadi momen berharga bagi seluruh jajaran MWPS Jatim untuk mempererat hubungan antara tim media dan tokoh pembina yang dikenal sebagai sosok penggerak dunia usaha kreatif.
Eddy Surohadi menyambut rombongan dengan ramah, disertai suasana diskusi santai yang penuh inspirasi tentang dunia bisnis dan perkembangan ekonomi lokal di tengah tantangan zaman.
Dalam perbincangan tersebut, Eddy Surohadi membagikan perjalanan dan filosofi usahanya yang kini berkembang pesat.
Salah satunya adalah Kikie Donuts, merek donat lokal yang telah menjadi primadona di Surabaya berkat kualitas rasa premium dan harga yang bersahabat.
Eddy menjelaskan bahwa rahasia sukses Kikie Donuts terletak pada konsistensi rasa dan kejujuran dalam menjaga kualitas bahan baku.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati donat enak dengan harga terjangkau. Banyak pelanggan bilang rasanya mirip JCO, tapi harganya jauh lebih ekonomis,” ujarnya dengan senyum bangga.
Kini, Kikie Donuts telah memiliki banyak reseller yang tersebar di berbagai wilayah Surabaya, bahkan mulai merambah kota-kota lain.
Konsep usaha ini tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin ikut berwirausaha.
Semangat berbagi inilah yang membuat usaha ini tumbuh secara alami dan mendapat tempat di hati pelanggan.
Selain usaha kuliner, Eddy Surohadi juga mengembangkan Suprime Laundry, bisnis jasa kebersihan profesional yang tidak hanya menawarkan layanan laundry berkualitas, tetapi juga membuka keagenan mesin dan manajemen laundry untuk wilayah nasional.
Program keagenan Suprime Laundry menarik perhatian banyak calon pengusaha karena sistemnya mudah dijalankan, dilengkapi pendampingan, serta pelatihan manajemen.
“Kami tidak hanya menjual mesin, tapi juga sistem dan ilmu. Tujuannya agar para mitra bisa langsung jalan tanpa bingung mengelola usaha,” ungkap Eddy.
Yuyun, selaku Kaperwil MWPS Jatim, menyampaikan apresiasi atas kiprah dan dedikasi Eddy Surohadi dalam mengembangkan dunia usaha.
Menurutnya, sosok pembina seperti Eddy menjadi contoh nyata bahwa pengusaha sukses tidak hanya fokus pada keuntungan, tapi juga pada dampak sosial melalui pembukaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.
“Silaturahmi ini sangat berkesan. Dari Eddy, kami belajar bahwa keberhasilan bisnis bukan hanya soal uang, tapi juga semangat, integritas, dan kebermanfaatan. Ini menjadi inspirasi bagi kami di MWPS Jatim,” tutur Yuyun dengan penuh antusiasme.
Dodo, jurnalis MWPS Jatim, menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya kolaborasi antara media dan dunia usaha.
“Kami melihat bagaimana ide kreatif bisa hidup ketika dijalankan dengan ketulusan. Ini bukan sekadar bisnis, tapi juga karya sosial,” ujarnya.
Eddy Surohadi menegaskan bahwa kolaborasi dengan media seperti MWPS Jatim penting untuk memperkuat ekosistem positif di masyarakat.
“Media dapat menjadi jembatan informasi bagi pelaku UMKM agar dikenal luas, sementara dunia usaha dapat mendukung media lewat konten inspiratif dan edukatif,” jelasnya menutup perbincangan.
Silaturahmi antara MWPS Jatim dan Ir. Eddy Surohadi menjadi contoh nyata sinergi positif antara dunia pers dan dunia usaha, yang saling menguatkan serta berperan aktif membangun ekonomi kreatif di Jawa Timur.*** (Dodo)
Metland Cileungsi Tolak Tuntutan Debitur, Relokasi sepihak diwarnai Aksi Premanisme ; “Sebut Kejanggalan Eksekusi secara hukum.

Warta Penasatu, Jakarta,15 Oktober 2025
Proses relokasi sepihak oleh pihak pengembang PT.Metropolitan Land Tbk (Metland) Cileungsi dilakukan secara paksa terhadap debitur bernama Eko Nuryanto [EN] berbuntut panjang. Peristiwa tersebut menimbulkan kegaduhan dan menganggu kenyamanan warga setempat yang terjadi di Perumahan Metland Cileungsi Sektor 6 Blok FD5, Kabupaten Bogor,Kamis,9 Oktober 2025.
Pemilik rumah EN yang merasa menjadi korban relokasi menuntut uang kerohiman atas kerugian materiil dan immateril yang dialaminya,menurut EN pihak pengembang tidak transparan dalam hal ini terjadi kejanggalan dalam proses hukum. Metland sepihak mengambil alih eksekusi paksa dan memasang banner tanpa surat putusan pengadilan disertai aksi premanisme yang mewarnai relokasi tersebut.

Sebelum peristiwa ini terjadi EN beserta kuasa hukumnya sudah mengajukan tuntutan ini ke pihak Management Metland Tbk. Dengan kedatangan teamnya dua kali antara pukul 10.00 wib dan 16.00 wib ke lokasi peristiwa tetapi pihak management Metland berseteru tidak menyetujuinya dengan alasan debitur sudah lalai dengan kewajibannya membayar cicilan dan tunggakan rumah serta mengusir paksa EN dari rumahnya secara tanpa memberikan kesempatan untuk bernegosiasi sampai mendapat putusan pengadilan.
“Dengan didampingi kuasa hukumnya EN juga dibantu oleh rekan-rekan DLR (Dakwah Lepas Riba) melakukan pendekatan persuasif secara baik-baik tetapi menemui jalan buntu.Bahkan pihak TNI pun ikut menengahi hal ini dan akhirnya bentrokan antara pihak Metland dan pemilik rumah tidak bisa dibendung aksi adu mulut di kedua belah pihak, sampai dorong mendorong untuk memasuki area rumah secara paksa. Korban diusir paksa dari rumahnya sendiri walaupun EN dan kawan kawan berjumlah sekitar 35 orang sudah berusaha melakukan pertahanan untuk menghalau eksekusi paksa tersebut.Mereka juga mengklaim bahwa proses relokasi diwarnai dengan intimidasi dan kekerasan oleh sekelompok orang yang diduga preman suruhan sehingga terjadi bentrokan fisik berupa luka di pergelangan tangan dan kaki pada dua orang awak media serta pengrusakan rumah di area pintu dan pagar.
Kuasa hukum Debitur, [Heri], dari firma Lepas Dakwah Riba menjelaskan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses hukum relokasi ini. “Kami menduga ada pelanggaran prosedur dan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengambilan keputusan relokasi ini,” tegasnya. Selain itu, kuasa hukum (Heri) juga mengecam tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait dengan relokasi ini. “Kami memiliki bukti-bukti yang menunjukkan adanya intimidasi dan kekerasan terhadap debitur serta kliennya,” ungkapnya.
Atas dasar itu, EN bersama kuasa hukum hanya menuntut satu hal agar diberikan dana kerohiman atas ganti rugi yang dialaminya akibat relokasi paksa ini. Jika permintaan itu bisa terealisasi maka dengan lapang dada EN akan segera mengosongkan rumahnya.
Kasus ini telah menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan media dikarenakan tindakan ini melanggar hukum pasal 1365 KUH Perdata. Banyak pihak yang mengecam tindakan relokasi paksa yang dilakukan secara sepihak dan mendesak pejabat pemerintah dan semua pihak yang terkait dalam kasus ini untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini secara adil dan transparan.
Hingga berita ini diturunkan dana kerohiman dan pihak Metland belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan debitur. Pihak EN dan kuasa hukumnya bersedia menindaklanjuti sampai pengadilan agar pihak Metland mengabulkan tuntutannya dan memberikan keadilan.
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 sukses digelar
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 sukses digelar

Jakarta, wartapenasatu.com – Digelar pada tanggal 8-12 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Perhelatan akbar ini mencatat nilai transaksi business matching pembiayaan, perdagangan, dan omset penjualan senilai Rp3,1 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2 triliun.
ISEF 2025 mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif” dan melibatkan lebih dari 700 pelaku usaha syariah, termasuk UMKM halal dan industri, lembaga keuangan syariah, pelaku industri kreatif, serta investor domestik dan internasional.
Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyatakan bahwa ISEF 2025 menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan dan partisipasi pelaku ekonomi syariah nasional maupun global terhadap pengembangan ekosistem syariah di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, ISEF menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi dan memperbesar kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen dan seluruh potensi ekonomi perlu dioptimalkan, termasuk sektor syariah yang menjadi “engine” baru pertumbuhan.
Gubernur BI Perry Warjiyo yang memimpin acara ini, menyatakan bahwa Indonesia menempati posisi ketiga dalam State of Global Islamic Economy Report dan memiliki keunggulan pada industri modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta farmasi dan kosmetik halal.
Dengan capaian yang signifikan ini, BI menargetkan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah nomor satu di dunia. Sejumlah pelaku UMKM juga merasakan dampak positif dari gelaran ISEF, dengan penjualan produk-produk fesyen yang temyata moncer dan menargetkan pendapatan hingga ratusan juta rupiah.
Dalam peringatan ini, BI juga meluncurkan Master Plan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2025-2029, yang bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global. Dengan demikian, ISEF 2025 menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan keuangan syariah demi kemajuan bangsa.(Eny K.)
ISEF 2025: Pilar Inklusi dan Akselerasi Usaha Syariah
ISEF 2025: Pilar Inklusi dan Akselerasi Usaha Syariah

Jakarta, wartapenasatu.com – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025, sebuah inisiatif tahunan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI), kembali hadir dengan serangkaian agenda edukatif yang konstruktif. Salah satu agenda utama adalah talkshow bertajuk “Merajut Literasi, Menebar Solusi: Perencanaan Keuangan Syariah sebagai Pendorong Inklusi dan Pertumbuhan Usaha”. Acara ini merupakan bagian esensial dari ISEF 2025, yang mengusung tema sentral “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif,” sebuah deklarasi komitmen BI dalam mempercepat laju pengembangan ekosistem ekonomi syariah di seluruh Indonesia.
Talkshow ini menjadi arena pertemuan bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari praktisi keuangan, akademisi, hingga masyarakat umum, yang hadir baik secara fisik maupun virtual. Fokus utama diskusi adalah esensi literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai fondasi krusial bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mencapai kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan. Para peserta diajak untuk menggali lebih dalam mengenai bagaimana prinsip-prinsip syariah dapat diimplementasikan secara efektif dalam perencanaan keuangan pribadi dan pengembangan strategi bisnis.
Para narasumber yang kompeten dalam bidangnya menyoroti data terkini yang menggambarkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Indonesia. Meskipun indeks ini menunjukkan tren positif, kesenjangan yang signifikan masih terlihat dibandingkan dengan keuangan konvensional. Kondisi ini memicu urgensi bagi semua pihak, termasuk BI dan Islamic Financial Planners Association (IFPA), untuk memperluas cakupan edukasi dan mempermudah akses terhadap produk keuangan syariah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu solusi yang mengemuka adalah peran vital produk keuangan syariah, seperti pembiayaan dan investasi halal, dalam menopang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemahaman yang mendalam terhadap instrumen syariah memungkinkan UMKM untuk merencanakan pertumbuhan usaha secara terstruktur, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, sehingga mampu bersaing secara efektif di pasar global. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar utama ISEF 2025, yaitu penguatan pelaku usaha syariah dan industri halal.
Diskusi berlanjut dengan pembahasan strategi untuk memposisikan Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Kunci utama untuk mewujudkan visi ini terletak pada sinergi yang solid antarlembaga dan inovasi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara regulator, industri keuangan, komunitas, dan pesantren dianggap esensial dalam menciptakan ekosistem yang kuat, inklusif, dan berdaya saing internasional.
ISEF 2025, yang merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), telah membuktikan dampak positifnya. Nilai transaksi business matching pembiayaan, perdagangan, dan omzet penjualan yang dihasilkan selama acara berlangsung mencapai angka triliunan rupiah, mencerminkan tingginya kepercayaan dan partisipasi dari pelaku ekonomi syariah nasional maupun global.
Kesuksesan talkshow ini diharapkan dapat menjadi momentum berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya akan lebih cerdas dalam mengelola keuangan, tetapi juga memiliki bekal yang memadai untuk menjadikan prinsip syariah sebagai mesin penggerak pertumbuhan usaha yang tidak hanya menguntungkan secara materiil, tetapi juga membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi seluruh umat.
Sinergi Polri dalam Ketahanan Pangan: Kapolresta Palangka Raya Hadiri Paparan Data Tanaman Jagung
Palangka Raya, wartapenasatu.com —Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., turut serta dalam kegiatan paparan Data Tanaman Jagung yang diselenggarakan oleh Posko Gugus Tugas Pangan Polda Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Rupatama Endra Dharmalaksana pada Senin, 13 Oktober 2025, ini menjadi forum penting untuk membahas strategi ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Tengah.

Paparan yang disampaikan memuat data komprehensif mengenai perkembangan luas lahan dan hasil panen jagung, bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2024 hingga proyeksi tahun 2025. Data tersebut memberikan gambaran detail mengenai dinamika produksi jagung, yang menjadi salah satu komoditas strategis dalam menjaga ketahanan pangan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, total luas lahan panen jagung pada tahun 2024 mencapai 8.555,56 hektare dengan total hasil panen sebesar 44.638,27 ton. Sementara itu, proyeksi untuk tahun 2025 menunjukkan potensi hasil sebesar 33.657,19 ton dari luas lahan 6.986,73 hektare. Data ini menjadi landasan penting dalam merumuskan strategi yang tepat untuk menjaga stabilitas produksi jagung.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda Kalteng dan Kapolres jajaran, yang secara bersama-sama membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan dukungan Polri dalam menjaga stabilitas pasokan hasil pertanian di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Kapolresta Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh pemerintah dan Polda Kalteng. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai upaya, termasuk menjaga keamanan distribusi hasil panen serta keberlangsungan pertanian masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolresta Palangka Raya menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pengawasan lapangan, pendampingan petani, dan sinergi lintas sektor. Tujuannya adalah untuk memastikan hasil panen tetap stabil dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di wilayah Palangka Raya.

Kehadiran Kapolresta Palangka Raya dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan sinergi dan kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Aspirasi Masyarakat Mengalir: H. Aswin Parinduri Gelar Reses di Dapil Sumut VII
Aspirasi Masyarakat Mengalir: H. Aswin Parinduri Gelar Reses di Dapil Sumut VII

Sumatra Utara, wartapenasatu.com – H. Aswin Parinduri, Ketua Fraksi Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD Partai Golkar Madina, dan Anggota DPRD Provinsi Dapil Sumut VII Komisi D, baru-baru ini melaksanakan kegiatan reses yang berfokus pada penjemputan aspirasi langsung dari masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Mompang Jae, sebuah lokasi yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat.
Kehadiran H. Aswin Parinduri dalam reses ini juga didukung oleh kehadiran Kepala Desa Gunung Tua Jae, Bapak Hendri, serta tokoh-tokoh penting masyarakat, adat, dan agama. Sinergi antara perwakilan rakyat dan elemen masyarakat ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih baik.
Reses tersebut berjalan dengan lancar, mencerminkan suasana dialog yang konstruktif antara anggota DPRD dan masyarakat. Dalam sesi tanya jawab yang interaktif, H. Aswin Parinduri menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan konkret kepada masyarakat Gunung Tua Jae.
Bantuan yang dijanjikan meliputi pengadaan mobil ambulans yang dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan, serta pemberian alat nasyid lengkap dengan gondangnya kepada ibu-ibu di Gunung Tua Jae. Selain itu, H. Aswin Parinduri juga memberikan tali asih berupa santunan kepada anak yatim-piatu di Desa Gunung Tua Jae, sebagai wujud kepedulian sosial.
Tidak hanya itu, H. Aswin Parinduri juga berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan perairan untuk masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan pengairan sawah di Desa Gunung Tua Jae. Aspirasi ini akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk ditindaklanjuti.
Komitmen H. Aswin Parinduri untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat ini menunjukkan bahwa reses bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menjalin komunikasi yang efektif antara wakil rakyat dan konstituennya.
Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik kepada pemerintah, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Evaluasi Tata Kelola Desa: Kecamatan Ulu Idanotae Gelar Monev di Hili Alo’oa
Evaluasi Tata Kelola Desa: Kecamatan Ulu Idanotae Gelar Monev di Hili Alo’oa

Nias Selatan, wartapenasatu.com – Pemerintah Kecamatan Ulu Idanotae baru-baru ini melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang komprehensif di Desa Hili Alo’oa. Kegiatan ini difokuskan pada administrasi keuangan serta tata usaha sekretariat desa, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan desa.
Kegiatan monev ini dipimpin langsung oleh Camat Ulu Idanotae, Fohada Halawa, S.E., M.AP, didampingi oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Ulu Idanotae, Temaziso Halawa, S.E., Sarobali Lase, beserta tim ahli. Turut hadir Kepala Desa Hili Alo’oa beserta seluruh perangkat desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Hili Alo’oa. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 9 Oktober 2025.
Tujuan utama dari monev ini adalah untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan program kerja dan kegiatan pembangunan desa, memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, anggaran yang dialokasikan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, monev juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi kinerja pemerintahan desa, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Tim dari kecamatan juga menekankan pentingnya identifikasi masalah sejak dini. Dengan adanya monev, permasalahan yang muncul di lapangan dapat segera terdeteksi dan diatasi dengan solusi yang tepat, sehingga tidak berlarut-larut dan berdampak negatif pada proses pembangunan desa secara keseluruhan.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, terutama terkait dengan penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tim monev memberikan evaluasi mendalam terkait administrasi keuangan serta dokumentasi kegiatan fisik yang telah dilaksanakan.
Camat Ulu Idanotae, Fohada Halawa, S.E., M.AP, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami hadir bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa pembangunan di Desa Hili Alo’oa telah berjalan dengan baik, disertai dengan laporan pertanggungjawaban yang sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Jika ada kekurangan, kami siap membantu.”
Kepala Desa Hili Alo’oa, Ozuisokhi Tafonao, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim monev dari Kecamatan Ulu Idanotae. Ia menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap masukan dan evaluasi demi kemajuan Desa Hili Alo’oa. “Kami selalu berupaya menjalankan amanah dengan sebaik mungkin. Dengan adanya monev ini, kami jadi lebih tahu area mana yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan monev ini, Pemerintah Kecamatan Ulu Idanotae berharap tata kelola desa akan menjadi lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Monev juga menjadi bagian integral dari upaya membangun desa yang mandiri dan responsif terhadap kebutuhan warganya.
Lebih lanjut, Camat Ulu Idanotae menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Ulu Idanotae dan Kecamatan Gomo. Ia berharap agar jalan tersebut dapat segera diaspal, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi dapat berjalan lebih lancar.
HIPMI Syariah: Mengukir Prestasi di ISEF 2025 untuk Kemajuan Ekonomi Syariah Indonesia
HIPMI Syariah: Mengukir Prestasi di ISEF 2025 untuk Kemajuan Ekonomi Syariah Indonesia

Jakarta, wartapenasatu.com – 9 Oktober 2025 – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah menegaskan komitmennya dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia melalui partisipasi aktif dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025. Eni, selaku Manager Marketing PT ANDROMEDA ADVERTISING, menyampaikan antusiasmenya terhadap peran strategis HIPMI Syariah dalam ajang bergengsi ini.
HIPMI Syariah, menurut Eni, berperan sebagai ujung tombak dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Melalui berbagai program inovatif, organisasi ini membuka lebar peluang bagi para pengusaha muda untuk bersaing, baik di pasar nasional maupun internasional. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengusaha muda, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara keseluruhan.
Partisipasi HIPMI Syariah dalam ISEF 2025 mencerminkan semangat bela negara yang kuat. Eni berharap semangat ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terlibat aktif dalam pembangunan ekonomi bangsa. Dengan berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi syariah, generasi muda turut berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal. ISEF 2025 menjadi momentum penting bagi HIPMI Syariah untuk berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi negara melalui sektor halal. Sektor ini mencakup berbagai bidang, seperti makanan dan minuman halal, fesyen muslim, pariwisata halal, serta keuangan syariah. Dengan mengembangkan sektor-sektor ini, Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam ekonomi halal global.
Polresta Palangka Raya Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Dukung Swasembada Pangan Nasional
Polresta Palangka Raya Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Dukung Swasembada Pangan Nasional

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara daring (online) dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan terpusat di Kampung Cibangkok dan Kampung Cibareng, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Di wilayah Kalimantan Tengah, pelaksanaan kegiatan berpusat di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Kalteng dan jajaran Polda serta Polresta Palangka Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si, dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., beserta tamu undangan lainnya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk kontribusi Polri untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujarnya.
ironi makanan bergizi , temuan makanan bergizi di SMA 117 cikini Jkarta Pusat
Ironi Makanan Bergizi , Temuan Makanan Bergizi di SMA 117 Cikini Jkarta Pusat