Daerah
Polresta Palangka Raya Mengamankan Kunjungan Kerja Menteri Koperasi RI di Bandara Tjilik Riwut
Polresta Palangka Raya Mengamankan Kunjungan Kerja Menteri Koperasi RI di Bandara Tjilik Riwut
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si., yang tiba di Bandara Tjilik Riwut pada Kamis, 25 September 2025.
Pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolresta Palangka Raya Nomor: Sprin/1675/IX/PAM.3.3/2025 tanggal 24 September 2025. AKP Sakuri ditunjuk sebagai Padal PAM, dengan dukungan personel Aiptu Yogha Widar Laksana, Bripda Gabriel M. Hutajulu, dan Bripda Muhammad Tino.

Rombongan Menteri Koperasi RI tiba sekitar pukul 11.45 WIB menggunakan Pesawat Garuda GA554 dari Jakarta. Turut hadir Prof. Dr. Reda Mantovani, S.H., LLM (JAM Intelijen Kejaksaan RI), Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P., M.Si (Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri RI), serta staf kementerian.
Kedatangan Menteri disambut oleh Forkopimda Kalteng dan pejabat daerah, termasuk Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Pangdam XXII/Tanjungpura, Kajati Kalteng, dan Kapolresta Palangka Raya.
Setelah penyambutan adat berupa Potong Pantan dan Tampung Tawar di VIP Room Isen Mulang, Menteri Koperasi RI dan JAM Intelijen Kejaksaan RI menerima penganugerahan gelar adat. Kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang sebelum menuju Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, sekitar pukul 13.15 WIB.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pengamanan berjalan lancar. “Personel telah melaksanakan pengamanan sesuai prosedur, memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dalam konteks stabilitas daerah, sinergi antara kepolisian dan pemerintah pusat menjadi krusial untuk memastikan kelancaran agenda nasional serta menjaga ketertiban sosial.
Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan
Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan
Jakarta. wartapenasatu.com Polri menyelenggarakan Forum Belajar Bersama di Ruang Rapat Posko Presisi, Bareskrim Polri. Kegiatan ini diusung sebagai upaya Polri memperkuat pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan efisiensi.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengusung tema “Strategi Polri Presisi Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Anti-Korupsi”. Kegiatan ini dipimpin oleh Brigjen Pol. Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., selaku Wakaposko Presisi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nathalya Wani Sabu yang memiliki beragam pengalaman dalam bidang teknologi dan keamanan siber. Nathalya, yang saat ini menjabat sebagai Senior Adviser Fraud Banking Investigation dan Executive VP Center of Digital Bank/Head of Layanan Call Center Bank, serta Ketua Komite Cyber Security Perbanas, memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Nathalya Wani Sabu pun menekankan pentingnya membangun pemimpin yang memiliki karakter kuat. Dengan begitu, pemimpin mampu memberikan arahan tegas dan memastikan tim bekerja dengan semangat tinggi, meski dalam kesulitan.
“Pemimpin harus seperti harimau, yang mengaum dengan keberanian dan semangat yang tinggi, meskipun tim yang dipimpin seperti kucing sekalipun,” ujarnya, dikutip Kamis (25/9/2025).
Salah satu topik utama yang dibahas adalah strategi pelayanan melalui layanan call center bank dengan keunggulan dalam hal kecepatan respons. Nathalya Wani Sabu menjelaskan, layanan call center bank ini diharapkan dapat memberikan respons dalam waktu kurang dari dua menit.

“Untuk memastikan efisiensi yang mendukung peluang bisnis,” ungkapnya.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan chatbot untuk menjawab pertanyaan umum. Diharapkan, dengan ini dapat mengurangi beban petugas layanan, meskipun pengembangan chatbot masih terus dilakukan.
Dia juga mengingatkan prinsip penting dalam kepemimpinan yang berbunyi “Bekerjalah dua level di atasmu, sampai gajimu tidak pantas untukmu.” Hal ini menggambarkan pentingnya kerja keras dan dedikasi dalam mencapai tujuan organisasi.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya pemimpin yang mampu menetapkan Key Performance Indicators (KPI) yang terukur untuk menilai keberhasilan transformasi pelayanan publik. Keberhasilan dalam layanan publik, ujarnya, bukan hanya tentang memberikan jawaban yang benar, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa: Polres Katingan Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Kontingensi
Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa: Polres Katingan Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Kontingensi
Kantingan, wartapenasatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Katingan menggelar latihan simulasi pengamanan unjuk rasa di halaman depan Markas Komando (Mako) Polres Katingan pada Kamis, 25 September 2025, pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya yang berkaitan dengan aksi unjuk rasa.

Latihan simulasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Katingan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syaifullah, S.H., M.H. Partisipasi aktif dari seluruh personel gabungan dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Katingan menunjukkan komitmen tinggi terhadap peningkatan profesionalisme dan kesiapan operasional.
Tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk memastikan bahwa setiap personel memiliki pemahaman yang mendalam dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi kontingensi, terutama aksi unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas. Melalui latihan ini, diharapkan personel dapat merespons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam setiap skenario yang mungkin terjadi.

Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai skenario unjuk rasa, mulai dari aksi damai yang menyampaikan aspirasi hingga situasi di mana massa mulai bertindak anarkis. Tindakan-tindakan taktis yang dilatihkan mencakup pengendalian massa, negosiasi, penggunaan kekuatan yang proporsional, serta penanganan situasi darurat.
AKP Syaifullah dalam arahannya menekankan bahwa latihan ini sangat penting sebagai sarana evaluasi dan penyegaran terhadap prosedur pengendalian massa. Ia juga mengingatkan seluruh personel mengenai pentingnya pendekatan humanis dalam menghadapi pengunjuk rasa, sambil tetap berpegang pada ketegasan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Latihan ini adalah bagian integral dari kesiapan kita dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas, terutama dalam konteks aksi massa. Kita akan selalu mengutamakan tindakan persuasif dan dialog yang konstruktif, namun kita juga harus siap siaga jika terjadi eskalasi yang tidak diinginkan,” tegas AKP Syaifullah.Kegiatan simulasi berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi positif dari seluruh jajaran Polres Katingan. Latihan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi seluruh personel dalam menghadapi situasi serupa di masa mendatang, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Merajut Kebangsaan: Dialog Intelektual di Bekasi Menuju Indonesia Emas
Merajut Kebangsaan: Dialog Intelektual di Bekasi Menuju Indonesia Emas
Bekasi, wartapenasatu.com – Di jantung Kota Bekasi, pada tanggal 24 September 2025, sebuah simposium kebangsaan menggema, mempertemukan para cendekiawan, ulama, umaro’, dan perwakilan pemerintah kota, termasuk Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Drs. H. Hudi Wijayanto, M.Si, serta anggota Kepolisian RI. Aliansi Patriot Peduli NKRI (APP NKRI), di bawah kepemimpinan Ustadz K.H. Ajengan Ismail Ibrahim S.Ag dan Ustadz Akhirul Sholeh, menjadi motor penggerak acara bertajuk provokatif, “Apakah Indonesia Sudah Merdeka untuk Menuju Indonesia Emas 2045?” Sebuah pertanyaan reflektif yang mengundang perenungan mendalam tentang esensi kemerdekaan sejati.

Asrama Haji Kota Bekasi menjadi saksi bisu hadirnya sekitar 150 peserta yang antusias menyimak paparan dari narasumber kompeten. K.H. Saefudin Siroj (Ketua MUI Kota Bekasi, Pimpinan Ponpes Sirojul Munir Jati Asih, Alumni Gontor, dan mantan Anggota DPRD Kota Bekasi), Drs. Salahudin Gaffar S.H. M.H (Associate Professor UIA Jakarta), dan AKP Puji Astuti (Wakasat Binmasrestro Bekasi Kota) hadir sebagai representasi dari beragam perspektif yang memperkaya wacana kebangsaan.
Ust. Abu Salma (Amir Wilayah Khilafatul Muslimin Jabodetabek Banten) memandu acara dengan piawai, sekaligus berperan sebagai Jubir Khilafatul Muslimin. Ust. Ismail Ibrahim bertindak sebagai moderator yang cakap, memastikan dialog berjalan dinamis dan konstruktif. Ustadz Ahmad Wahyu Tubagus, Ketua Komisi Ukhuwwah MUI Kota Bekasi, membuka acara secara resmi, menandai dimulainya sebuah forum penting bagi kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya, Ust. Sholeh, Ketua Panitia, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepolisian atas sambutan hangat dan ajakan untuk menjaga kondusifitas kantibmas. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi, tokoh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. “Mari kita bangun kolaborasi ini dengan nilai-nilai positif,” serunya dengan penuh semangat.
Sesi dialog dibagi menjadi tiga termin, di mana para peserta berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Salah satu pertanyaan kritis dari perwakilan mahasiswa menyinggung tentang perlunya pergantian rezim. Drs. Salahudin Gaffar menjawab dengan mengajak hadirin untuk kembali kepada sunnatullah, merenungkan tujuan penciptaan manusia, dan menaati perintah Sang Maha Pencipta.
Ketua MUI menekankan pentingnya amanah dan transparansi dalam semua aspek lembaga, dari tingkat bawah hingga atas. Evaluasi diri secara berkelanjutan, komunikasi yang efektif, dan silaturahim yang erat menjadi kunci untuk mencegah miskomunikasi dan mempererat persatuan. AKP Puji Astuti menyoroti bahaya DFK (Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian) yang dipicu oleh provokasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Namun, AKP Puji Astuti juga menyampaikan apresiasi atas persatuan tokoh, ulama, dan masyarakat Kota Bekasi dalam menciptakan kantibmas. Beliau berharap kegiatan dialog kebangsaan ini dapat dilakukan secara bertahap untuk menampung aspirasi masyarakat dan membedah persoalan yang ada. Sebuah harapan yang mencerminkan semangat gotong royong dan keinginan untuk membangun Indonesia yang lebih baik. (Dilaporkan oleh Abu Salma/humas internasional media anak negeri)
YBM PLN UIP JBTB Gelar Muzaki Visit di Milad ke-19, Dukung Pemberdayaan Peternak Ayam di Karah
WARTAPENASATUJATIM| Surabaya – Memperingati milad ke-19, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB menggelar agenda inspiratif bertajuk Muzaki Visit. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/9) ini dilaksanakan di Kelompok Usaha Cahaya Jago Karah Farm (KUC JKF), Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya.
Acara dihadiri Muzaki, pengurus YBM PLN UIP JBTB, Lurah Karah Djoko Tri Mulyono beserta jajaran perangkat, peternak ayam, akademisi dari FKP UNESA, serta masyarakat sekitar. Dalam kunjungan tersebut, para Muzaki melihat langsung aktivitas peternakan, mulai dari kandang ayam, pakan, hingga diskusi produktivitas telur dan pengembangan usaha.
Lurah Karah Djoko Tri Mulyono menyambut baik kegiatan ini. “Terima kasih atas kunjungannya di JKF. Ini menjadi inspirasi bagi kami pemerintah Karah dan para peternak untuk terus berkembang, sehingga mampu memberikan dampak baik bagi kesejahteraan keluarga dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ketua YBM PLN UIP JBTB, Gesmulyadi Qodri, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar berkunjung, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin melihat pemberdayaan ini berjalan berkelanjutan. Mustahik harus terus didorong agar ke depan bisa menjadi Muzaki,” ujarnya.
Samsul Arifin, Sekretaris KUC JKF, menambahkan capaian kelompok yang berhasil menjual 1.600 butir telur hingga akhir September. “Kami juga berkomitmen berbagi 2,5 persen dari hasil penjualan untuk sesama,” katanya.
Sementara itu, Akip, Ketua JKF, memperkenalkan para penerima manfaat yang telah mendapat bantuan kandang dan paket usaha. Dengan lahan terbatas, konsep peternakan yang dijalankan mampu mengurangi bau sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Semangat tanpa sambat, bercuan serta berbagi menjadi jargon kami. Terima kasih kepada YBM PLN yang terus istiqomah mendampingi,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, YBM PLN berharap program pemberdayaan masyarakat tidak hanya menumbuhkan kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat semangat berbagi dan kebermanfaatan bersama. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Wings Air Resmi Kembali Layani Rute Banyuwangi–Surabaya, Bupati Ipuk Resmikan Penerbangan Perdana
WARTAPENASATUJATIM | Banyuwangi – Maskapai Wings Air resmi kembali membuka penerbangan rute Banyuwangi–Surabaya. Peresmian Penerbangan Perdana (Inaugural Flight) berlangsung di Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Rabu (24/9/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Dalam acara bertajuk Peresmian dan Press Conference Terbang Kembali Wings Air Banyuwangi–Surabaya, Bupati Ipuk menyampaikan apresiasinya atas langkah Wings Air yang kembali melayani masyarakat Banyuwangi. Menurutnya, kehadiran rute ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, namun juga menjadi penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.
“Dengan kembalinya Wings Air, aksesibilitas menuju Banyuwangi semakin terbuka luas. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat konektivitas bisnis, serta memberi manfaat besar bagi masyarakat Banyuwangi,” ujar Ipuk.
Penerbangan Wings Air rute Banyuwangi–Surabaya akan dilayani dua kali dalam seminggu, yakni setiap Rabu dan Minggu. Dari Banyuwangi berangkat pukul 11.25 WIB, dan dari Surabaya pukul 12.15 WIB, menggunakan pesawat ATR 72-500/600. Penumpang juga mendapatkan fasilitas bagasi gratis hingga 7 kg.
Sementara itu, manajemen Wings Air perwakilan dari Surabaya Divi, menyampaikan, rute ini dihadirkan kembali setelah melihat tingginya kebutuhan konektivitas udara di ujung timur Pulau Jawa.
“Banyuwangi punya potensi besar di sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi. Dengan penerbangan reguler ini, kami berharap bisa ikut mendukung kemajuan daerah,” terang Divi perwakilan Wings Air Surabaya.
Kembalinya rute ini disambut antusias masyarakat Banyuwangi. Selain memperkuat jalur transportasi udara, rute Banyuwangi–Surabaya juga diharapkan mampu mempercepat pergerakan logistik, memperluas jaringan bisnis, dan memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang hendak berkunjung ke Bumi Blambangan.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
FSUI Tebar Ilmu: Pengajian Perdana dan Komitmen Membangun SDM Beradab
FSUI Tebar Ilmu: Pengajian Perdana dan Komitmen Membangun SDM Beradab
Jakarta timur, wartapenasatu.com – menjadi momentum penting bagi Forum Silaturahmi Umat Islam (FSUI) dengan diselenggarakannya pengajian perdana pada Senin, 22 September 2025 di kantor pusat mereka, yang terletak strategis di Jl. Otista Raya, Jakarta Timur. Ustazah Imas, sebagai pengisi acara, menyampaikan materi yang diharapkan dapat memberikan pencerahan dan memperkaya khazanah keilmuan para peserta yang hadir.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari padatnya peserta yang memadati lokasi acara. Keluarga besar FSUI, bersama dengan warga sekitar, berduyun-duyun datang untuk menimba ilmu dan mempererat tali persaudaraan. Kehadiran mereka menjadi representasi nyata dari semangat kebersamaan dan keinginan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan agama.
Ketua Umum FSUI, KH. Cholid H. Hasyim, MA, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pengajian perdana ini. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan acara. Lebih lanjut, beliau menegaskan komitmen FSUI untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
KH. Cholid H. Hasyim, MA, menjelaskan bahwa pengajian hanyalah salah satu dari sekian banyak program yang akan diinisiasi oleh FSUI. Program-program lain seperti pelatihan pemandian jenazah, pengenalan ilmu falak, pembelajaran taksin tajwid, dan kajian kitab kuning juga akan dibuka untuk umum. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari kepedulian FSUI terhadap peningkatan kualitas spiritual dan intelektual masyarakat.
Lebih dari sekadar transfer ilmu pengetahuan, KH. Cholid H. Hasyim, MA, menekankan bahwa tujuan utama dari pendirian kantor FSUI adalah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) dan bangsa yang beradab di tengah derasnya arus kemajuan teknologi. Beliau berharap, FSUI dapat menjadi wadah pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai agama dan moralitas.
Kantor FSUI sendiri baru saja diresmikan secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, H. Pramono Anung, pada tanggal 12 September 2025. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan batu prasasti sebagai simbol dukungan pemerintah daerah terhadap upaya-upaya FSUI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta.
Dengan semangat pengabdian dan harapan untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, FSUI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan. Bersama-sama, mari kita wujudkan SDM yang beradab, cerdas, dan berakhlak mulia, demi Indonesia yang lebih baik.
Waspers Apel Satfung, Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Absensi dan Kelengkapan Personel
Waspers Apel Satfung, Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Absensi dan Kelengkapan Personel
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan profesionalisme korps Bhayangkara melalui pengawasan personel (waspers) yang ketat. Kegiatan ini diimplementasikan saat pelaksanaan apel satuan fungsi (satfung) yang rutin digelar pada Rabu pagi, 24 September 2025.

Pengawasan personel ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan Polresta Palangka Raya dalam memastikan setiap anggota menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan kode etik profesi kepolisian. Melalui waspers, Sipropam berperan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi pelanggaran disiplin serta mencegah terjadinya tindakan yang dapat merusak citra institusi.
Dalam pelaksanaannya, personel Sipropam secara seksama memeriksa kehadiran anggota melalui pengecekan absensi serta memastikan kelengkapan atribut yang dikenakan saat Apel Satfung. Kegiatan ini berlangsung di Mapolresta Palangka Raya, yang berlokasi strategis di Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kapolresta Palangka Raya, melalui Kepala Seksi Propam (Kasipropam) AKP Husni Setiawan, menjelaskan bahwa pengecekan absensi memiliki peran krusial dalam memantau kedisiplinan personel. Menurutnya, kehadiran yang konsisten merupakan fondasi penting dalam membangun kinerja yang optimal serta mencegah potensi pelanggaran.
“Dengan memantau absensi secara rutin, kami dapat mengidentifikasi potensi masalah sejak dini. Ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas dapat menjadi indikasi adanya permasalahan pribadi atau bahkan potensi keterlibatan dalam tindakan yang melanggar hukum,” ungkap AKP Husni Setiawan.
Lebih lanjut, AKP Husni Setiawan menekankan bahwa waspers bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, melainkan sebuah upaya preventif yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan bebas dari pelanggaran. “Kami berharap, melalui pengawasan yang berkelanjutan ini, dapat meminimalisir potensi terjadinya pelanggaran disiplin serta menjaga nama baik kesatuan dan institusi Polri,” tegasnya.

Komitmen Sipropam Polresta Palangka Raya dalam menjaga disiplin dan integritas personel merupakan cerminan dari visi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Melalui upaya preventif dan penegakan hukum yang tegas, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Palangka Raya.
Mediasi Polsek Bukit Batu: Resolusi Konflik Digital dan Harmoni Komunitas
Mediasi Polsek Bukit Batu: Resolusi Konflik Digital dan Harmoni Komunitas
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Batu, bagian dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah, kembali menunjukkan perannya sebagai penengah dalam penyelesaian permasalahan sosial di tengah masyarakat. Kepercayaan publik terhadap institusi ini tercermin dari keberhasilannya memediasi konflik yang berakar dari interaksi digital.

Proses mediasi krusial ini dilaksanakan di Markas Polsek Bukit Batu, yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km. 33, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa sore, 23 September 2025.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu, Ipda M. Hafiizh Ramadhan, menjelaskan bahwa mediasi ini bertujuan untuk menuntaskan perseteruan antarpribadi yang dipicu oleh konten di media sosial.
“Konflik ini melibatkan tiga wanita berinisial E (27), AS (29), dan NF (26). Pemicunya adalah unggahan di media sosial oleh saudari E yang, menurut saudari AS dan NF, dianggap menyinggung perasaan serta merugikan citra mereka,” terang Ipda Hafiizh.

Sesi mediasi berlangsung secara komunikatif dan transparan, memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk mengemukakan pandangan masing-masing. Pendekatan ini esensial dalam mencari solusi yang adil dan optimal guna mengakhiri perselisihan.
“Kami berhasil menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Seluruh pihak sepakat untuk berdamai, saling memaafkan, dan saudari E pun bersedia menghapus unggahan yang menjadi sumber konflik,” ujar Hafiizh.

Kesepakatan damai tersebut kemudian diabadikan dalam sebuah surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh ketiga belah pihak di atas meterai. “Dengan demikian, apabila di kemudian hari permasalahan serupa kembali muncul, para pihak dapat menuntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” pungkasnya.Sinergi Pimpinan di Hari Jadi ke-66 Barito Selatan: Kapolda Kalteng dan Gubernur Hadir dalam Upacara Khidmat
Buntok,wartapenasatu.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., turut serta dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Selatan (Barsel) pada Selasa (23/9/2025) pagi. Acara tersebut diselenggarakan secara khidmat di halaman Kantor Bupati setempat.

Upacara bersejarah ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta upacara atas partisipasi dan kekhidmatan pelaksanaan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barsel. Beliau menyoroti tema yang diusung, yakni “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, sebagai semangat kolaborasi untuk kemajuan daerah.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barsel. Beliau menekankan pentingnya momentum ini sebagai penguat semangat seluruh elemen masyarakat.
“Selamat kepada seluruh masyarakat Barito Selatan atas bertambahnya usia kabupaten yang identik dengan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan. Harapan kami, peringatan ini dapat menjadi katalisator bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi positif demi kemajuan, keamanan, dan kenyamanan kabupaten yang kita cintai ini,” pungkas Kapolda.