Daerah

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Nature,  Olah Raga,  Pendidikan,  SOSIAL

    Jadi Narasumber Program Kalteng Bicara TVRI, Rumkit Bhayangkara Sampaikan Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh Manusia

    Jadi Narasumber Program Kalteng Bicara TVRI, Rumkit Bhayangkara Sampaikan Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh Manusia

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng terus berkomitmen aktif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, baik melalui layanan medis maupun kegiatan sosialisasi di berbagai media.

    Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan sebagai narasumber dalam program “Kalteng Bicara” yang disiarkan TVRI Kalimantan Tengah, dengan topik utama mengenai bahaya rokok elektrik atau vape bagi tubuh manusia.

    Dalam program yang disiarkan secara langsung tersebut, narasumber dari Dokter Spesialis Paru dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM., dan Dokter Jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) dr. Kentrin Zailin menyampaikan bahwa penggunaan rokok elektrik yang marak di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, kini menjadi salah satu perhatian serius dunia medis.

    Meski kerap dipersepsikan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, faktanya rokok elektrik tetap mengandung zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

    Dijelaskan bahwa cairan rokok elektrik umumnya mengandung nikotin, zat adiktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Selain itu, uap yang dihasilkan dari proses pemanasan cairan juga mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehida, asetaldehida, hingga logam berat yang dapat merusak paru-paru dan organ vital lainnya. Penggunaan dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, mulai dari gangguan pernapasan kronis, kerusakan jaringan paru, hingga peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

    “Banyak masyarakat, khususnya remaja, yang salah kaprah menganggap rokok elektrik lebih modern dan lebih aman dibandingkan rokok biasa. Padahal berdasarkan data medis dan penelitian, justru sebaliknya, vape memiliki potensi bahaya serius yang harus diwaspadai,” ungkap dr. Ivan.

    Lebih lanjut dijelaskan, salah satu dampak yang paling mengkhawatirkan adalah potensi kerusakan otak pada remaja akibat paparan nikotin. Nikotin yang terkandung dalam cairan vape dapat mengganggu perkembangan otak, menurunkan konsentrasi, dan meningkatkan risiko kecanduan di usia muda. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan apabila tidak segera diantisipasi.

    Selain menyampaikan paparan ilmiah, Rumkit Bhayangkara juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang berkesinambungan. Dengan menggandeng media televisi publik seperti TVRI, informasi mengenai bahaya rokok elektrik dapat disebarkan secara luas dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. Edukasi semacam ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat bahwa menjaga kesehatan jauh lebih penting daripada mengikuti tren gaya hidup yang berisiko.

    Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Rumkit Bhayangkara dalam program Kalteng Bicara TVRI sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polri melalui bidang kedokteran dan kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka perokok di Indonesia.

    “Edukasi publik tidak hanya bertujuan menurunkan angka perokok dewasa, tetapi juga melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam bahaya ketergantungan nikotin sejak dini”, tuturnya.

    Melalui kegiatan ini, Rumkit Bhayangkara menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan pola hidup sehat. Tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif di rumah sakit, tetapi juga aktif menjalankan peran promotif dan preventif dengan memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat luas.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  Militer,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    APBN dan Menteri Keuangan: Antara Stabilitas Angka dan Keadilan Sosial

    Jakarta wartapenasatu.com

    APBN dan Pergantian Menkeu: Antara Harapan dan Keraguan

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar kumpulan angka dalam dokumen ribuan halaman. Ia adalah denyut nadi kehidupan bangsa, sekaligus cermin politik ekonomi sebuah negara. Dari situ, publik bisa menilai sejauh mana negara sungguh hadir untuk rakyatnya. APBN bukan hanya soal laporan keuangan pemerintah, melainkan instrumen utama yang menentukan harga beras di pasar, upah tenaga honorer di pelosok, hingga ketersediaan obat gratis di puskesmas desa.

    Setiap rupiah yang tertulis dalam pos anggaran sesungguhnya berkelindan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Di ruang kelas sederhana, gaji guru honorer bergantung pada keputusan fiskal. Di lahan pertanian, subsidi pupuk menentukan nasib panen petani kecil. Di pusat layanan kesehatan desa, ketersediaan obat dan fasilitas menjadi bukti nyata apakah janji negara benar-benar ditepati atau hanya terhenti di atas kertas.

    Karena itulah, setiap kali kursi Menteri Keuangan berganti, publik selalu menyimpan harapan sekaligus kecemasan. Sosok baru di posisi Bendahara Negara seolah memegang kunci arah kebijakan ekonomi. Pertanyaan besar pun muncul: apakah kebijakan fiskal akan benar-benar berpihak pada rakyat kecil, atau justru sekadar menjaga stabilitas makro di atas kepentingan keseharian warga?

    Selama ini, bahasa teknokratis dalam penyusunan APBN kerap menutupi persoalan mendasar. Angka pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, dan rasio utang yang rapi di atas kertas seringkali tak selaras dengan realitas di lapangan. Bagi masyarakat bawah, yang lebih penting bukanlah jargon makroekonomi, melainkan apakah harga kebutuhan pokok stabil, apakah biaya pendidikan terjangkau, dan apakah layanan kesehatan bisa diakses tanpa harus menjual harta benda.

    Tantangan bagi Menteri Keuangan baru tidaklah ringan. Ia dituntut untuk mengelola APBN bukan sekadar sebagai laporan akuntansi negara, melainkan sebagai alat untuk menyeimbangkan keadilan sosial. Di tengah ketidakpastian global, fluktuasi harga komoditas, hingga ancaman resesi, arah kebijakan fiskal yang tepat bisa menjadi benteng ketahanan ekonomi nasional.

    Namun publik juga belajar untuk tidak menaruh harapan terlalu tinggi. Pengalaman selama ini menunjukkan, pergantian pejabat belum tentu melahirkan perubahan mendasar. Tak jarang, wajah baru hanya melanjutkan pola lama: menjaga stabilitas fiskal, namun melupakan fungsi APBN sebagai alat distribusi kesejahteraan. Rakyat pun khawatir, jargon reformasi fiskal kembali berhenti di ruang sidang dan meja birokrasi.

    Kini, yang ditunggu adalah keberanian Menteri Keuangan baru dalam menggeser paradigma. Dari sekadar menjaga angka, menuju menjadikan APBN sebagai instrumen politik keberpihakan. Dari sekadar laporan rutin, menjadi wajah negara yang benar-benar hadir. Pada akhirnya, sejarah akan mencatat bukan seberapa rapi angka-angka disusun, melainkan seberapa nyata dampaknya bagi rakyat yang setiap hari berjuang mempertahankan hidup.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Daerah,  Keamanan,  Militer

    Siskamling Jadi Fokus Forkopimda Sumenep, Ini Pesan Dandim

    WARTAPENASATUJATIM | Sumenep – Upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat terus diperkuat melalui Program Siskamling.

    Pada Selasa (23/9/2025), Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han menghadiri rapat optimalisasi Siskamling yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sumenep.

    Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. Hadir pula Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait lainnya.

    Agenda ini dilaksanakan secara video conference dan diikuti oleh Forkopimka hingga kepala desa yang tersebar di daratan maupun kepulauan Kabupaten Sumenep.

    Program Siskamling merupakan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang ditujukan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dalam rapat, Dandim 0827/Sumenep menegaskan bahwa Siskamling tidak semata berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial.

    “Siskamling bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, kepedulian sosial masyarakat saat ini mengalami penurunan. Dengan digiatkannya Siskamling, diharapkan tumbuh kembali rasa peduli dan gotong royong antarwarga.

    Selain menjaga lingkungan tetap aman, kegiatan tersebut diyakini mampu menciptakan keharmonisan sosial di tingkat desa.

    “Bicara keamanan, yang utama adalah kebersamaan. Jika kebersamaan terbangun, beban kepala desa akan semakin ringan,” tambahnya.

    Dari laporan Babinsa, situasi wilayah Kabupaten Sumenep relatif aman. Namun, keberadaan Siskamling dianggap penting untuk memantau setiap perkembangan yang terjadi di desa, sehingga potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini.

    Dengan optimalisasi Siskamling, Forkopimda Sumenep berharap tercipta lingkungan yang kondusif, aman, serta menumbuhkan kembali kepedulian masyarakat terhadap sesama.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kesehatan,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    Kolaborasi Strategis: Polresta Palangka Raya dan Fathul Jannah Bersinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Bebas Perundungan.

    Kolaborasi Strategis: Polresta Palangka Raya dan Fathul Jannah Bersinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Bebas Perundungan.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya secara konsisten mengintensifkan upaya penciptaan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Inisiatif terbaru diwujudkan melalui pengukuhan kolaborasi strategis dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Fathul Jannah, yang berfokus pada pencegahan praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

    Verifikasi Memorandum of Understanding (MoU) krusial ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bidang Hukum Polda Kalimantan Tengah pada hari Selasa, 23 September 2025. Kegiatan tersebut melibatkan partisipasi aktif dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polresta Palangka Raya dan perwakilan dari kedua institusi pendidikan tersebut.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatbinmas AKP Dig Supriyo, menjelaskan bahwa sejumlah poin penting telah dirumuskan dan disepakati bersama. Kesepakatan ini mencakup langkah-langkah preventif, mekanisme penanganan kasus perundungan, serta program edukasi komprehensif yang ditujukan kepada para siswa.

    “Kerja sama ini merupakan manifestasi nyata komitmen Polri dalam mendukung sektor pendidikan. Kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar dalam suasana yang aman, bebas dari segala bentuk perundungan, sehingga potensi mereka dapat berkembang secara optimal,” tegas AKP Dig Supriyo.

    Kepala Sekolah MTs Fathul Jannah, Radina, S.Pd., dan Kepala Sekolah MI Fathul Jannah, Umar Dani, S.Pd., menyambut positif inisiatif MoU ini. Mereka meyakini bahwa sinergi dengan kepolisian akan secara signifikan mengukuhkan upaya sekolah dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif dan bebas perundungan bagi peserta didik.

    Proses verifikasi ini difasilitasi oleh Tim Verifikator Bidang Hukum Polda Kalimantan Tengah dan berlangsung secara konstruktif dalam atmosfer kolaboratif, menandai langkah maju dalam perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kriminal,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    Optimalisasi Pelayanan Kesehatan: Sidokkes Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Hidup Personel dan Keluarga

    Optimalisasi Pelayanan Kesehatan: Sidokkes Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Hidup Personel dan Keluarga

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya, melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup personel dan keluarga dengan kembali menyelenggarakan pelayanan kesehatan komprehensif di Klinik Polresta Palangka Raya pada hari Selasa, 23 September 2025.


    Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, yang didukung oleh tenaga medis profesional, yaitu Pengatur Ahmad Muhlisin dan Khairunisa Annur. Sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan tenaga medis yang kompeten menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya terbatas pada kuratif, tetapi juga preventif, meliputi konseling kesehatan yang mendalam, rawat jalan yang efektif, rujukan yang tepat sasaran, hingga pemeriksaan tahanan yang humanis.

    “Pada hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada 7 personel Polri dan 1 anggota keluarga. Meskipun tidak ada pemeriksaan untuk ASN, masyarakat umum, maupun tahanan pada hari ini, kami memastikan bahwa semua elemen masyarakat mendapatkan perhatian yang sama dalam kesempatan yang berbeda. Selain itu, terdapat 2 personel yang dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, menunjukkan komitmen kami dalam memberikan penanganan yang komprehensif,” ungkap Irawan.

    Lebih lanjut, Irawan menambahkan bahwa Sidokkes juga aktif memberikan penyuluhan kesehatan kepada anggota Polri, ASN, maupun keluarga yang berkunjung ke Klinik Polresta Palangka Raya. Upaya ini merupakan langkah preventif yang esensial dalam menjaga kondisi kesehatan, sehingga tercipta sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

    “Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan yang optimal, sehingga personel Polri beserta keluarganya selalu siap mendukung tugas pokok kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan adalah investasi utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Nature,  Pendidikan,  SOSIAL

    Optimalisasi Pelayanan Kesehatan: Sidokkes Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Hidup Personel dan Keluarga

    Optimalisasi Pelayanan Kesehatan: Sidokkes Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Hidup Personel dan Keluarga

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya, melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup personel dan keluarga dengan kembali menyelenggarakan pelayanan kesehatan komprehensif di Klinik Polresta Palangka Raya pada hari Selasa, 23 September 2025.

    Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, yang didukung oleh tenaga medis profesional, yaitu Pengatur Ahmad Muhlisin dan Khairunisa Annur. Sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan tenaga medis yang kompeten menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya terbatas pada kuratif, tetapi juga preventif, meliputi konseling kesehatan yang mendalam, rawat jalan yang efektif, rujukan yang tepat sasaran, hingga pemeriksaan tahanan yang humanis.

    “Pada hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada 7 personel Polri dan 1 anggota keluarga. Meskipun tidak ada pemeriksaan untuk ASN, masyarakat umum, maupun tahanan pada hari ini, kami memastikan bahwa semua elemen masyarakat mendapatkan perhatian yang sama dalam kesempatan yang berbeda. Selain itu, terdapat 2 personel yang dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, menunjukkan komitmen kami dalam memberikan penanganan yang komprehensif,” ungkap Irawan.

    Lebih lanjut, Irawan menambahkan bahwa Sidokkes juga aktif memberikan penyuluhan kesehatan kepada anggota Polri, ASN, maupun keluarga yang berkunjung ke Klinik Polresta Palangka Raya. Upaya ini merupakan langkah preventif yang esensial dalam menjaga kondisi kesehatan, sehingga tercipta sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

    “Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan yang optimal, sehingga personel Polri beserta keluarganya selalu siap mendukung tugas pokok kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan adalah investasi utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    Kapolresta Palangka Raya Dukung Penuh Peresmian Sekolah Rakyat: Investasi Masa Depan Generasi Emas

    Kapolresta Palangka Raya Dukung Penuh Peresmian Sekolah Rakyat: Investasi Masa Depan Generasi Emas

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota, Ny. Ayi Dedy Supriadi, turut menghadiri peresmian Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Kehadiran Kapolresta menjadi simbol dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayahnya.

    Peresmian Sekolah Rakyat Palangka Raya berlangsung di kawasan Jalan Iskandar, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin (22/9/2025) siang. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektoral, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam memajukan pendidikan.

    Kombes Pol. Dedy Supriadi menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Pemerintah Kota dalam menghadirkan Sekolah Rakyat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Kami mengapresiasi dan mendukung tujuan mulia Sekolah Rakyat untuk memberikan akses pendidikan secara adil dan merata untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk juga bagi anak yang putus sekolah, rentan putus sekolah atau bahkan tidak pernah sekolah,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Dedy Supriadi berharap bahwa kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan yang komprehensif. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi sekolah ini dalam menyiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa.

    “Sehingga mampu menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan membantu kemajuan Kota Palangka Raya, Daerah Kalimantan Tengah, hingga bangsa dan negara, demi mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

    Dengan dukungan penuh dari Kapolresta Palangka Raya dan sinergi dari berbagai pihak, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

  • Artikel,  Daerah,  Hiburan,  hukum,  Keamanan,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    Inovasi dan Dedikasi Tujuh Dekade: Ditlantas Polda Kalteng Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

    Inovasi dan Dedikasi Tujuh Dekade: Ditlantas Polda Kalteng Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) sukses menyelenggarakan acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. Acara yang sarat makna ini berlangsung di Graha Bhayangkara Markas Polda Kalteng pada Senin pagi, 22 September 2025.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Kalteng, seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) jajaran, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini aktif bersinergi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Bumi Tambun Bungai.

    Dalam sambutannya, yang disampaikan oleh Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H., Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga kamseltibcarlantas di wilayah Kalimantan Tengah.

    Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini mengusung tema visioner: “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas.” Tema ini merefleksikan komitmen Korps Lalu Lintas untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman demi menciptakan sistem lalu lintas yang modern dan aman.

    Dirlantas Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya menegaskan bahwa momentum syukuran ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebuah penegasan kembali komitmen jajaran Polisi Lalu Lintas. “Acara ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen jajaran Polisi Lalu Lintas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Wilayah Hukum Polda Kalteng,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perayaan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polantas untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan pengabdian demi kemaslahatan masyarakat.

    Sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan, acara diisi dengan doa bersama, penampilan memukau dari Polisi Cilik (Pocil), serta penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangkaian Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. Berbagai lomba tersebut meliputi Lomba Polisi Cilik, Lomba Video Pendek, Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara Kecelakaan Lalu Lintas (TPTKP Laka Lantas), serta Lomba Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Berbahasa Inggris. Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama Korlantas Polri secara daring, yang melambangkan kebersamaan dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini menandai perjalanan panjang Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang telah melewati berbagai tantangan dan terus berinovasi demi pelayanan terbaik. Acara syukuran ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, mempererat tali silaturahmi antaranggota dan pemangku kepentingan.

    “Dengan terlaksananya syukuran ini, diharapkan semangat kebersamaan terus terjaga serta memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas,” pungkas Dirlantas.

  • Daerah

    Demo Mahasiswa Bersama Nelayan dan Masyarakat Wilayah Pantai Timur Surabaya Menolak Reklamasi di PAMURBAYA, Begini Ceritanya…..

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Senin (22/09/2025) lalu lintas di beberapa ruas jalan utama kota Surabaya kembali dibuat macet oleh ratusan orang yang terdiri dari himpunan mahasiswa beberapa universitas di Surabaya bersama warga Pesisir Pantai Timur Surabaya Pamurbaya.

    Rombongan demonstran yang berkumpul dan berangkat dari bundaran ITS Surabaya tersebut melakukan aksi demo dengan tuntutan utama adalah Menolak Reklamasi pembangunan Surabaya Waterfront Land (SWL).

    Kepada awak media yang mewawancarainya, sasaran mereka menyampaikan tuntutan adalah kepada Walikota Surabaya sebagai pemegang wilayah dan dan Gubernur Jawa Timur sebagai atasan langsung Walikota mendesak pemerintah pusat membatalkan proyek SWL, mulai pencabutan izin sampai penghentian proses penerbitan izin AMDAL SWL.

    Menurut para pendemo, penolakan mereka atas proyek SWL karena disinyalir proyek prestisius tersebut akan mengganggu ekosistem dan habitat flora fauna lokal/setempat, dan salah satu akibat yang ditimbulkannya adalah berkurangnya populasi ikan sehingga kelangkaan ikan akan menyebabkan terganggu mata pencaharian penduduk setempat bahkan dikawatirkan bisa menambah jumlah angka pengangguran.

    Saat awak media bertanya lebih lanjut, para mahasiswa menjelaskan bahwa proyek reklamasi ini dinilai telah melanggar beberapa Peraturan Daerah, namun sayang mereka tidak menunjukkan Perda yang dilanggar.

    Ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada seorang tokoh masyarakat, Heru Sri Raharjo, seorang pemerhati lingkungan hidup, kemungkinan besar proyek SWL ini telah melanggar pasal 31 UU No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    Lebih lanjut, Heru mengatakan bahwa proyek ini mengancam rusaknya ekosistem mangrove yang selama ini terus dipertahankan oleh penduduk setempat.

    Heru juga mengkhawatirkan bahwa proyek reklamasi ini tidak hanya merugikan nelayan tradisional dan nelayan budidaya tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan, maka sudah sewajarnya para pendemo menuntut pemerintah untuk membatalkan proyek reklamasi dan melindungi hak-hak masyarakat setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. (Houget***)

    Jurnalis: Teguh Ary

  • AGAMA,  Artikel,  Bencana,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  Kesehatan,  Kriminal,  Militer,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    BNN–TNI AL Satukan Langkah Jaga Perairan Indonesia dari Narkotika

    Jakarta wartapenasatu.com

    Kepala BNN RI dan Kasal Sepakat Tingkatkan Kerja Sama P4GN

     

    Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/9). Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pejabat BNN RI, antara lain Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, Direktur Narkotika BNN, Ruddi Setiawan, serta Plt. Direktur Intelijen BNN, Adri Irniadi.

     

    Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BNN dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Fokus utama kerja sama diarahkan pada penanggulangan penyelundupan narkotika yang marak menggunakan jalur laut Indonesia.

     

    Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis yang akan diambil bersama. Beberapa di antaranya mencakup peningkatan patroli laut gabungan, integrasi sistem intelijen maritim untuk pengawasan wilayah perairan rawan, serta kolaborasi dalam penegakan hukum terhadap jaringan penyelundupan narkoba.

     

    Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL siap mendukung penuh langkah BNN dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia dari ancaman narkotika. Menurutnya, penyelundupan narkoba melalui jalur laut merupakan ancaman serius bagi bangsa yang harus diberantas dengan kerja sama yang solid lintas lembaga.

     

    “Kita sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan perjanjian kerja sama, terutama dalam menjaga perbatasan laut Indonesia. TNI AL siap mendukung upaya P4GN sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Kasal.

     

    Sementara itu, Kepala BNN RI menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memerangi narkotika. Ia menyebut, dengan garis pantai yang panjang dan luasnya wilayah laut Indonesia, BNN tidak mungkin bekerja sendirian. Dukungan TNI AL, menurutnya, menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

     

    “Untuk memberantas narkotika, BNN tidak dapat bekerja sendiri. Kerja sama yang kuat sangat diperlukan. Apabila kita bersama-sama, maka hasilnya akan lebih maksimal,” tegas Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

     

    Audiensi antara BNN RI dan TNI AL ini menjadi langkah konkret penguatan sinergi dalam perang melawan narkotika. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama mewujudkan War on Drugs for Humanity demi menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

    “Nok Srie”Melaporkan

Wartapenasatu.com @2025