Daerah
Ribuan kader NU padati alun alun kota serang untuk menghadiri pelantikan PWNU Banten
Serang, – Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) memadati Alun-Alun Kota Serang, Senin (25/8/2025), dalam rangka pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten. Kehadiran para kader dan simpatisan ini menandai besarnya antusiasme warga NU terhadap agenda yang dianggap penting bagi perkembangan dakwah serta penguatan peran sosial keagamaan di Banten.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf. Kehadirannya disambut hangat ribuan jamaah yang telah sejak pagi menunggu di lokasi. Ia hadir didampingi Gubernur Banten Andra Soni, para ulama karismatik Banten, serta sejumlah tokoh penting lainnya.


Prosesi pelantikan berlangsung khidmat meskipun diguyur hujan. Para peserta yang hadir tetap bertahan di area alun-alun. Bagi mereka, hujan bukanlah penghalang untuk menyaksikan momentum penting bagi perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.
Dalam sambutannya, KH Yahya Cholil Staquf menekankan pentingnya peran NU dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia mengingatkan agar kader-kader NU di Banten terus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan, sosial, hingga ekonomi kerakyatan. “NU harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata, bukan hanya dalam tataran wacana,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kiprah NU yang selama ini turut membantu pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan. Ia berharap, Muskerwil PWNU Banten dapat menghasilkan program-program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan zaman.
Para ulama Banten yang hadir dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kekompakan kader NU di tingkat akar rumput menjadi modal besar dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meneguhkan peran NU di kancah regional maupun nasional. Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam acara itu menjadi bukti bahwa NU masih menjadi magnet penting dalam dinamika sosial-keagamaan.
Meski hujan turun cukup deras, jalannya acara tetap berlangsung lancar hingga usai. Momen tersebut sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan loyalitas kader NU yang tak luntur oleh cuaca, menjadikan pelantikan dan Muskerwil PWNU Banten kali ini sebagai salah satu peristiwa bersejarah bagi warga NU di tanah Jawara.
Lepas Sambut Komandan Koramil 2402/Cicalengka Kapten Inf Purwanto Serahkan Tongkat Komando Kepada Kapten Inf Sumarna Chaerul
Jawa Barat || wartapenasatu. Com|| Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai acara lepas sambut Komandan Koramil (Danramil) 2402/Cicalengka yang digelar di Halaman Makoramil Cicalengka. Dalam acara tersebut, jabatan Danramil resmi diserahterimakan dari Kapten Inf Purwanto kepada penggantinya, Kapten Inf Sumarna Chaerul.Senin 25/8/2025.

Acara di Hadiri Camat Cicalengka Cucu Hidayat, SH,MM, Camat Cikancung Ajat Sudrajat ,SPd, MM,Camat Nagreg Perdana Firmansyah , S,Stp,MSi, Kapolsek Cicalengka ,Kompol Ade Rahmat ,SPd,MH,Kapolsek Nagreg Kompol Rijal Adam,SPd,MM, Kapolsek Cikancung AKP Indra Adhiyana, SH,MM ,Ketua Apdesi Cicalengka Bapak Nanang ,Ketua Apdesi Cikancung H Ceceng Suparman,Ketua Apdesi Nagreg Hj Siti Hasanah,S.Sos, Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Cicalengka, Tokoh Masyarakat ,para Kepala Desa dari Tiga kecamatan,para tamu Undangan dan para anggota Koramil 2402,
Acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari pejabat lama, Kapten Inf Purwanto. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Koramil, Muspika, serta elemen masyarakat atas kerja sama dan dukungan selama masa jabatannya.
“Saya merasa terhormat pernah menjadi bagian dari keluarga besar Koramil 2402/Cicalengka. Banyak kenangan dan pelajaran berharga yang saya dapat di sini. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Danramil yang baru, sinergi yang telah terjalin akan semakin kuat,” ujar Kapten Inf Purwanto.
Kapten Inf Sumarna Chaerul, yang sebelumnya menjabat sebagai Pasi Op di Kodim 0624/Kabupaten Bandung, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja dan menjaga hubungan baik dengan seluruh unsur di wilayah teritorial Koramil Cicalengka.
“Saya mohon doa restu dan dukungan dari seluruh pihak. Saya akan berusaha melanjutkan tugas-tugas Danramil sebelumnya dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga kondusivitas wilayah,” kata Kapten Inf Sumarna Chaerul dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata, doa bersama, serta ramah tamah dengan tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Cicalengka.
Lepas sambut ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan semangat pengabdian di lingkungan TNI AD, khususnya di Koramil 2402/Cicalengka.( Adebun).
Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Cicalengka Hadiri Acara Lepas Sambut Danramil 2402 di Makoramil Cicalengka
Jawa Barat || wartapenasatu.com || Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Sektor Cicalengka menghadiri acara lepas sambut Komandan Rayon Militer (Danramil) 2402 Cicalengka yang digelar di Makoramil Cicalengka, Senin (25/08/2025).

Acara ini menjadi momen penting dalam rangka serah terima jabatan dari pejabat lama, Kapten Inf. Purwanto, kepada pejabat baru, Kapten Inf. Sumarna Chaerul. Suasana berlangsung khidmat namun hangat, dihadiri oleh unsur Muspika, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta jajaran TNI dan mitra kamtibmas lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Cicalengka H Endang Soedjaya,SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Danramil sebelumnya, serta menyambut baik kehadiran pejabat baru. Ia juga menegaskan komitmen Pokdar Kamtibmas dalam mendukung sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Cicalengka.
“Kami siap terus bersinergi dengan Koramil, Polsek, dan seluruh elemen masyarakat. Semoga Danramil yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah dirintis sebelumnya,”ujar Ketua Pokdar Kamtibmas dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai bentuk kebersamaan antar unsur forkopimcam dan mitra strategis di wilayah Kecamatan Cicalengka.( Adebun)
Ketua APDESI Kecamatan Nagreg Hadiri Acara Pisah Sambut DANRAMIL 2402/Cicalengka
Jawa Barat || wartasatupena.com || Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Nagreg Hj Siti Hasanah,S,Sos, turut menghadiri acara pisah sambut Komandan Koramil (Danramil) 2402/Cicalengka yang digelar di Halaman Makoramil Cicalengka. Acara ini menjadi momen penting dalam rangka serah terima jabatan dari Kapten Inf Purwanto kepada Kapten Inf Sumarna Chaerul.Senin 25/8/2025.

Kehadiran Ketua APDESI Kecamatan Nagreg ini menunjukkan dukungan penuh dari para kepala desa terhadap sinergitas antara TNI dan pemerintahan desa dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah.
Dalam sambutannya, Ketua APDESI Nagreg menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kapten Inf Purwanto selama menjabat sebagai Danramil 2402/Cicalengka, sekaligus menyambut baik kehadiran Danramil yang baru.
“Kami para kepala desa se-Kecamatan Nagreg mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapten Purwanto atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan sangat baik. Selamat datang kepada Bapak Kapten Sumarna Chaerul, semoga kerja sama ini bisa terus ditingkatkan demi kemajuan desa dan masyarakat,” ujar Ketua APDESI di hadapan para tamu undangan.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, dihadiri oleh Muspika Cicalengka,Cikancung,Nagreg, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Pisah sambut ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan koordinasi lintas sektoral dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan wilayah, khususnya di lingkup desa-desa yang berada di bawah naungan Koramil 2402/Cicalengka.( Adebun)
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
PANGELARAN WAYANG KULIT “KEMBANG DEWA RETNO” MEREFLEKSIKAN BUDAYA DAN PERADABAN BANGSA”
Jawa Tengah wartapenasatu.com
Pagelaran Wayang Kulit “Kembang Dewo Retno”*Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) Boyolali bekerjasama dengan Sanggar Gondangrawe Manunggal akan menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Kembang Dewo Retno” pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, jam 20.00 WIB, di Gondangrawe, RT 09, RW. 20, Andong, Boyolali.
Latar Belakang
Wayang kulit adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang mengandung pesan moral dan filosofi kehidupan. Masyarakat dapat belajar tentang kebajikan, keadilan, dan aneka kearifan melalui pertunjukan wayang. Namun, keberadaan wayang kulit mulai memudar seiring dengan perkembangan teknologi digital yang serba instan.
Tujuan Pagelaran
Pagelaran wayang kulit ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT JAKER ke-32 dan HUT RI yang ke-80. Tujuan pagelaran ini adalah sebagai media untuk merefleksikan capaian dari JAKER selama 32 tahun dan sebagai refleksi budaya dan peradaban bangsa Indonesia selama 80 tahun.
Lakon “Kembang Dewo Retno”
Lakon “Kembang Dewo Retno” adalah sebuah cerita wayang yang bersumber dari kisah Ramayana versi Jawa. Cerita ini mengandung pesan bahwa kekuatan sejati berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan keserakahan dan kekuasaan.
Diskusi Wayang
Sebelum pagelaran wayang, akan diadakan diskusi wayang pada 23 Agustus 2025, jam yang 19.30 WIB. Diskusi ini akan menghadirkan dalang Ki Aryo Pranowo, budayawan AJ Susmana, Ki Jumar, dan Muhammad Ma’ruf.
Pagelaran Wayang
Pagelaran wayang kulit ini akan dimeriahkan oleh dalang Ki Aryo Pranowo. Pagelaran ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya dan warisan leluhur.
Kesimpulan
Dengan diadakannya pagelaran wayang kulit “Kembang Dewo Retno”, JAKER Boyolali berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya dan warisan leluhur. Pagelaran ini merupakan sebuah langkah penting dalam mempromosikan budaya dan warisan Indonesia.
Partisipasi Masyarakat
Masyarakat Boyolali dan sekitarnya dapat menghadiri pagelaran wayang kulit ini untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang budaya dan warisan leluhur. Pagelaran ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara masyarakat dan JAKER Boyolali.
Pesan Moral
Pagelaran wayang kulit “Kembang Dewo Retno” mengandung pesan moral yang sangat penting bagi masyarakat. Cerita ini mengajarkan kita tentang pentingnya kebenaran, keadilan, dan kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup.
“Nok Srie”Melaporkan”
LESTARIKAN WARISAN NUSANTARA JAKER GELAR WAYANG KULIT “KEMBANG DEWO RETNO”
Jawa Tengah wartapenasatu.com

I.K.M.C.I.S 25 TAHUN MENJAGA SILAHTURAHMI DAN KEBERSAMAAN WARGA MINANG DI PERANTAUAN
WARTA PENASATU.COM – Jakarta, Ikatan Keluarga Minang Cinere dan Sekitar (IKMCIS) menggelar acara Milad ke-25 sekaligus merayakan HUT ke-80 Repupblik Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2025. Acara tersebut bertempat di Gedung Aula Serbaguna Masjid Al Azkar, Karang Tengah, Jakarta Selatan, dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

IKMCIS, yang berdiri sejak tahun 2000, kini genap berusia 25 tahun. Organisasi ini bermula dari ide kreatif tujuh orang pendiri asal Minang yang dengan gigih mengembangkan IKMCIS hingga menjadi besar seperti sekarang. Saat ini, IKMCIS diketuai oleh H. Amiruddin Sebagai ketua umum, Wakil ketua oleh Akhiruman ( Man Shago ), Sekretaris oleh Yerniwati.S.Pd. dan wakil sekretaris oleh Ricky Firdaus.
Dalam rangka memeriahkan Milad, Ketua IKMCIS mengimbau seluruh anggota, baik yang aktif maupun tidak, untuk hadir. Selain itu, sekitar 40 organisasi Minang dari berbagai suku di Jabodetabek turut diundang.
Acara diawali dengan iring-iringan Bajamba dari Bundo Kanduang yang diiringi musik tradisional Tambua khas Minang saat memasuki aula gedung. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan dari Ketua IKMCIS, serta berbagai pertunjukan tari tradisional dan musik Minang yang menambah semarak suasana.
“Semoga dengan semangat kebersamaan, kita bisa saling mengenal, saling menjaga, saling kompak, dan saling bergotong royong menolong sesama perantau. Sekaligus, ini bisa mempererat tali silaturahmi dan menyatukan sesama orang Minang, apalagi yang berada di perantauan,” ujar Ketua IKMCIS.
Salah satu anggota IKMCIS berharap agar IKMCIS tetap berdiri kokoh dan anggotanya terus bertambah dari generasi ke generasi.PEDAGANG KOPI PINGGIR JALAN TERHIMPIT ATURAN RUKO DAN RAZIA DISHUB
Jakarta wartapenasatu.com
Keresahan Penjual Kopi Pinggir Jalan Terhimpit Aturan Baru
Para penjual kopi pinggir jalan kembali menghadapi tantangan berat. Sejak hadirnya dua kafe baru di kawasan Ruko Inkopal, mereka kini dibatasi oleh aturan pengelola yang melarang berjualan setelah pukul 15.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB Aturan ini membuat para pelaku UMKM, khususnya pedagang kecil, semakin kesulitan mencari rezeki untuk menghidupi keluarganya.
Salah satu pedagang kopi, Ibu Nok Srie, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Menurutnya, pembatasan jam berjualan justru mematikan usaha kecil yang sudah sejak lama hadir dan menjadi alternatif bagi masyarakat. “Bagaimana UMKM bisa berkembang kalau setiap langkah kami dibatasi? Kami hanya ingin mencari nafkah dengan cara yang halal,” ujarnya.
Kesulitan yang dirasakan para pedagang tidak berhenti sampai di situ. Selain aturan pengelola ruko, mereka juga harus berhadapan dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) yang kerap melakukan penertiban kendaraan di sekitar lokasi. Tidak jarang, mobil pembeli yang hanya berhenti sebentar untuk membeli minum pun diangkut, bahkan dikenakan denda. Hal ini membuat pembeli enggan singgah, dan berdampak langsung pada menurunnya pendapatan pedagang.
Ibu Nok Srie menilai alasan yang disampaikan pihak berwenang sering kali tidak masuk akal. Menurutnya, mobil yang sekadar berhenti sebentar untuk membeli kopi tidak semestinya dianggap pelanggaran lalu lintas. “Mereka selalu punya alibi, padahal yang jelas-jelas terjadi adalah UMKM kecil seperti kami yang jadi korban,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Padahal, pemerintah selalu mendorong UMKM untuk tumbuh sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Presiden dan jajaran kementerian berulang kali menyampaikan pentingnya menciptakan “lumbung kedua” melalui pemberdayaan ekonomi kecil dan menengah. Namun, di lapangan, para pelaku UMKM justru sering dihadapkan pada kebijakan yang membatasi ruang gerak mereka.
Kondisi ini semakin ironis karena para pedagang kecil sesungguhnya ikut berkontribusi dalam menghidupkan kawasan sekitar. Kehadiran mereka menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan minuman murah dan suasana sederhana, berbeda dengan kafe modern yang segmentasinya terbatas. “Kami tidak menolak keberadaan kafe baru, tapi jangan sampai keberadaan kami dimatikan dengan aturan yang tidak berpihak,” tambah Ibu Nok Srie.
Para pedagang berharap ada solusi yang lebih bijaksana dari pengelola maupun pemerintah daerah. Mereka meminta agar UMKM tetap diberi ruang untuk berusaha tanpa harus tertekan oleh aturan yang merugikan. Dengan begitu, kehadiran kafe modern dan pedagang kecil bisa berjalan berdampingan, saling menghidupkan, bukan saling mematikan
“Nok Srie”Melaporkan
iMENGHADANG KUBILAI KHAN DISKUSI DAN BEDAH BUKU UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LITERASI
Jawa Timur wartapenasatu.com
DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa
ttp://DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa

Lebak-Wartapenasatu. Com-Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Lebak meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di setiap Desa.
Bupati Hasbi menekankan pentingnya infrastruktur Jalan Desa, pendidikan, pertanian, dan kesehatan dalam memajukan wilayah.
“Terutama Jalan Desa (poros Desa), pendidikan, pertanian, dan kesehatan,” kata Bupati Hasbi saat menjadi inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih di Alun-alun Rangkasbitung, Minggu (17/8/2025).
Bupati Hasbi menyatakan bahwa infrastruktur jalan desa memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan wilayah. Oleh karena itu, kepala desa harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati Hasbi juga menambahkan bahwa setelah adanya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengelolaan Dana Desa belum terasa signifikan jika tidak dikelola dengan baik oleh para Kepala Desa.
Bupati Hasbi berharap sebagai Kepala Daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak bisa mengoptimalkan Dana Desa.
“Beliau menekankan bahwa akses jalan infrastruktur Desa sangat penting, terutama jika ingin menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan,”ungkapnya
Dengan demikian, Hasbi menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak dan memastikan bahwa kepala desa mengelola Dana Desa dengan baik dan transparan.
“Prioritas pembangunan infrastruktur Jalan Desa diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memajukan perekonomian masyarakat Desa,”pungkasnya
Dalam kesempatan itu Siprandani ST, Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten mendukung langkah Bupati Lebak dala memajukan wilayahnya.
“Kami mendukung dengan kebijakan pak Hasbi, hal ini dirasa tepat karena pertumbuhan ekonomi berasal dari warga desa”. Ungkapnya
Siprandani ST, juga berharap kepada seluruh warga masyarakat dan juga kader Badak Banten yang ada di Kabupaten Lebak agar turut serta mengawasi jalannya Pemerintahan Desanya masing-masing.
“Di era keterbukaan informasi publik masyarakat wajib tahu anggaran Dana Desa yang di gelontorkan Pemerintah Pusat, baik penggunaannya maupun peruntukannya”. Tandas Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten ini. (Wps-jhuno)
