Ekonomi

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL,  Uncategorized

    Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah: Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah: Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Polda Kalteng dan Perum Bulog Kalteng, yang bersama-sama berupaya meringankan beban ekonomi masyarakat.

    Pelaksanaan GPM ini dipusatkan di depan Pos Lalu Lintas Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, pada hari Rabu, 15 Oktober 2025. Lokasi strategis ini dipilih untuk memastikan aksesibilitas yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si., menjelaskan bahwa penyaluran beras murah ini merupakan bagian dari upaya cooling system dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Inisiatif ini mencerminkan sinergi antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program GPM.

    Kabidhumas menambahkan bahwa GPM kali ini menyediakan beras SPHP kemasan 5 kg dengan harga Rp60.000, yang akan dijual selama tiga hari berturut-turut, mulai dari hari Rabu hingga Jumat. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga beras di pasar atau toko, sehingga memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.

    Erlan menekankan bahwa kegiatan GPM ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok akan beras. Dengan tersedianya pasokan beras murah, diharapkan masyarakat dapat mengalokasikan sumber daya mereka untuk kebutuhan lain yang mendesak.

    Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalteng dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus ditingkatkan.

    GPM ini bukan hanya sekadar penyediaan beras murah, tetapi juga simbol kepedulian dan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan inisiatif ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.

  • Bisnis,  Ekonomi,  SOSIAL

    Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 sukses digelar 

    Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 sukses digelar 

    Jakarta, wartapenasatu.com – Digelar pada tanggal  8-12 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Perhelatan akbar ini mencatat nilai transaksi business matching pembiayaan, perdagangan, dan omset penjualan senilai Rp3,1 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2 triliun.

    ISEF 2025 mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif” dan melibatkan lebih dari 700 pelaku usaha syariah, termasuk UMKM halal dan industri, lembaga keuangan syariah, pelaku industri kreatif, serta investor domestik dan internasional.

    Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyatakan bahwa ISEF 2025 menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan dan partisipasi pelaku ekonomi syariah nasional maupun global terhadap pengembangan ekosistem syariah di Indonesia.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, ISEF menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi dan memperbesar kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen dan seluruh potensi ekonomi perlu dioptimalkan, termasuk sektor syariah yang menjadi “engine” baru pertumbuhan.

    Gubernur BI Perry Warjiyo yang memimpin acara ini, menyatakan bahwa Indonesia menempati posisi ketiga dalam State of Global Islamic Economy Report dan memiliki keunggulan pada industri modest fashion, pariwisata ramah muslim, serta farmasi dan kosmetik halal.

    Dengan capaian yang signifikan ini, BI menargetkan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah nomor satu di dunia. Sejumlah pelaku UMKM juga merasakan dampak positif dari gelaran ISEF, dengan penjualan produk-produk fesyen yang temyata moncer dan menargetkan pendapatan hingga ratusan juta rupiah.

    Dalam peringatan ini, BI juga meluncurkan Master Plan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2025-2029, yang bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global. Dengan demikian, ISEF 2025 menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan keuangan syariah demi kemajuan bangsa.(Eny K.)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Sinergi Polri dalam Ketahanan Pangan: Kapolresta Palangka Raya Hadiri Paparan Data Tanaman Jagung

    Palangka Raya, wartapenasatu.com —Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., turut serta dalam kegiatan paparan Data Tanaman Jagung yang diselenggarakan oleh Posko Gugus Tugas Pangan Polda Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Rupatama Endra Dharmalaksana pada Senin, 13 Oktober 2025, ini menjadi forum penting untuk membahas strategi ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Tengah.

    Paparan yang disampaikan memuat data komprehensif mengenai perkembangan luas lahan dan hasil panen jagung, bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2024 hingga proyeksi tahun 2025. Data tersebut memberikan gambaran detail mengenai dinamika produksi jagung, yang menjadi salah satu komoditas strategis dalam menjaga ketahanan pangan.

    Berdasarkan data yang dipaparkan, total luas lahan panen jagung pada tahun 2024 mencapai 8.555,56 hektare dengan total hasil panen sebesar 44.638,27 ton. Sementara itu, proyeksi untuk tahun 2025 menunjukkan potensi hasil sebesar 33.657,19 ton dari luas lahan 6.986,73 hektare. Data ini menjadi landasan penting dalam merumuskan strategi yang tepat untuk menjaga stabilitas produksi jagung.

    Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda Kalteng dan Kapolres jajaran, yang secara bersama-sama membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan dukungan Polri dalam menjaga stabilitas pasokan hasil pertanian di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

    Kapolresta Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh pemerintah dan Polda Kalteng. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai upaya, termasuk menjaga keamanan distribusi hasil panen serta keberlangsungan pertanian masyarakat.

    Lebih lanjut, Kapolresta Palangka Raya menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pengawasan lapangan, pendampingan petani, dan sinergi lintas sektor. Tujuannya adalah untuk memastikan hasil panen tetap stabil dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di wilayah Palangka Raya.

    Kehadiran Kapolresta Palangka Raya dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan sinergi dan kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

  • Artikel,  Ekonomi,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Medan, wartapenasatu.com – 10 Oktober 2025 – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di dua lokasi berbeda pada Jumat, 10 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

    Kegiatan GPM ini dipimpin langsung oleh dua Kasubdit di jajaran Ditbinmas Polda Sumut, yaitu AKBP Kamdani, S.Ag., M.H. (Kasubdit Bintibsos) dan AKBP Hartono, S.H., M.H. (Kasubdit Polmas). Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan keseriusan Polda Sumut dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga yang terjangkau. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pangan di wilayah Sumatera Utara, terutama di tengah dinamika ekonomi yang seringkali mempengaruhi harga kebutuhan pokok.

    Di Masjid Taqwa Al-Falah, Pasar VII Tembung, Kabupaten Deli Serdang, tim yang dipimpin oleh AKBP Kamdani menggelar pasar murah beras SPHP hasil kerja sama antara Polri dan Bulog. Sebanyak 1.200 karung beras atau setara dengan 6 ton berhasil dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp58.000 per karung (5 kg).

    AKBP Kamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan kestabilan harga bahan pokok. “Polri berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam membantu kebutuhan dasar seperti pangan. Ini bagian dari semangat Presisi untuk melayani masyarakat dengan hati,” ujarnya.

    Sementara itu, di lokasi berbeda, tim GPM yang dipimpin oleh AKBP Hartono, S.H., M.H. menggelar kegiatan serupa di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari, sebanyak 1.000 karung beras atau setara dengan 5 ton beras SPHP dipasarkan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat langsung. Program GPM Polda Sumut ini diharapkan dapat terus berlanjut di berbagai daerah sebagai bagian dari langkah strategis menjaga ketahanan pangan, membantu perekonomian rakyat, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Medan, warapenasaru.com – 10 Oktober 2025 – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di dua lokasi berbeda pada Jumat, 10 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

    Kegiatan GPM ini dipimpin langsung oleh dua Kasubdit di jajaran Ditbinmas Polda Sumut, yaitu AKBP Kamdani, S.Ag., M.H. (Kasubdit Bintibsos) dan AKBP Hartono, S.H., M.H. (Kasubdit Polmas). Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan keseriusan Polda Sumut dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga yang terjangkau. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pangan di wilayah Sumatera Utara, terutama di tengah dinamika ekonomi yang seringkali mempengaruhi harga kebutuhan pokok.

    Di Masjid Taqwa Al-Falah, Pasar VII Tembung, Kabupaten Deli Serdang, tim yang dipimpin oleh AKBP Kamdani menggelar pasar murah beras SPHP hasil kerja sama antara Polri dan Bulog. Sebanyak 1.200 karung beras atau setara dengan 6 ton berhasil dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp58.000 per karung (5 kg).

    AKBP Kamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan kestabilan harga bahan pokok. “Polri berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam membantu kebutuhan dasar seperti pangan. Ini bagian dari semangat Presisi untuk melayani masyarakat dengan hati,” ujarnya.

    Sementara itu, di lokasi berbeda, tim GPM yang dipimpin oleh AKBP Hartono, S.H., M.H. menggelar kegiatan serupa di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari, sebanyak 1.000 karung beras atau setara dengan 5 ton beras SPHP dipasarkan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat langsung. Program GPM Polda Sumut ini diharapkan dapat terus berlanjut di berbagai daerah sebagai bagian dari langkah strategis menjaga ketahanan pangan, membantu perekonomian rakyat, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Evaluasi Tata Kelola Desa: Kecamatan Ulu Idanotae Gelar Monev di Hili Alo’oa

    Evaluasi Tata Kelola Desa: Kecamatan Ulu Idanotae Gelar Monev di Hili Alo’oa

    Nias Selatan, wartapenasatu.com – Pemerintah Kecamatan Ulu Idanotae baru-baru ini melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang komprehensif di Desa Hili Alo’oa. Kegiatan ini difokuskan pada administrasi keuangan serta tata usaha sekretariat desa, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan desa.

    Kegiatan monev ini dipimpin langsung oleh Camat Ulu Idanotae, Fohada Halawa, S.E., M.AP, didampingi oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Ulu Idanotae, Temaziso Halawa, S.E., Sarobali Lase, beserta tim ahli. Turut hadir Kepala Desa Hili Alo’oa beserta seluruh perangkat desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Hili Alo’oa. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 9 Oktober 2025.

    Tujuan utama dari monev ini adalah untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan program kerja dan kegiatan pembangunan desa, memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, anggaran yang dialokasikan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, monev juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi kinerja pemerintahan desa, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

    Tim dari kecamatan juga menekankan pentingnya identifikasi masalah sejak dini. Dengan adanya monev, permasalahan yang muncul di lapangan dapat segera terdeteksi dan diatasi dengan solusi yang tepat, sehingga tidak berlarut-larut dan berdampak negatif pada proses pembangunan desa secara keseluruhan.

    Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, terutama terkait dengan penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tim monev memberikan evaluasi mendalam terkait administrasi keuangan serta dokumentasi kegiatan fisik yang telah dilaksanakan.

    Camat Ulu Idanotae, Fohada Halawa, S.E., M.AP, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami hadir bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa pembangunan di Desa Hili Alo’oa telah berjalan dengan baik, disertai dengan laporan pertanggungjawaban yang sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Jika ada kekurangan, kami siap membantu.”

    Kepala Desa Hili Alo’oa, Ozuisokhi Tafonao, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim monev dari Kecamatan Ulu Idanotae. Ia menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap masukan dan evaluasi demi kemajuan Desa Hili Alo’oa. “Kami selalu berupaya menjalankan amanah dengan sebaik mungkin. Dengan adanya monev ini, kami jadi lebih tahu area mana yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

    Dengan pelaksanaan monev ini, Pemerintah Kecamatan Ulu Idanotae berharap tata kelola desa akan menjadi lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Monev juga menjadi bagian integral dari upaya membangun desa yang mandiri dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

    Lebih lanjut, Camat Ulu Idanotae menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Ulu Idanotae dan Kecamatan Gomo. Ia berharap agar jalan tersebut dapat segera diaspal, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi dapat berjalan lebih lancar.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Diskusi Santai Bersama Komunitas Ojol, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bumi Tambun Bungai

    Diskusi Santai Bersama Komunitas Ojol, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bumi Tambun Bungai

    Palangka Raya, wartapenasatu,com – Sebagai upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat demi terwujudnya kamtibmas di Bumi Tambun Bungai, terus digalakkan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dengan menginisiasi kegiatan bersama masyarakat yang tergabung dalam komunitas ojek online (ojol), bertajuk ‘Ngobrol Kamtibmas’, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Jumat (10/10/2025).

    Hadir dalam kegiatan, Dirintelkam Polda Kalteng Kombes Pol Ardyansyah, sejumlah pejabat utama Polda serta diikuti sejumlah komunitas ojek online di Palangka Raya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyebut bahwa kegiatan yang ini digelar bukan sekadar forum diskusi formal, melainkan ajang silaturahmi yang sarat manfaat.

    “Hari ini saya bersama komunitas ojek online menyelenggarakan kegiatan ngobrol bareng. Sebenarnya ini hanya kegiatan silaturahmi saja, tapi ternyata sangat bermanfaat terhadap situasi keamanan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Kapolda.

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Kapolda mengapresiasi berbagai masukan dari para pengemudi ojek online.

    Menurutnya, mereka memiliki pandangan yang kritis dan kepedulian tinggi terhadap keamanan serta ketertiban di masyarakat.

    “Saya mendapatkan masukan-masukan yang luar biasa dari teman-teman ojek online terkait situasi kamtibmas, keamanan berlalu lintas, dan berbagai persoalan sosial di lapangan,” terang Irjen Iwan.

    Kapolda juga menyebut bahwa rekan-rekan ojol ini mempunyai pemikiran yang sangat luar biasa dan semua yang disampaikan demi kebaikan masyarakat Kalimantan Tengah.

    “Untuk itu, saya harapkan melalui kegiatan ini hubungan baik antara kepolisian dan komunitas ojek online terus terjalin, sehingga dapat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di seluruh wilayah Kalteng,” tutupnya. Sebagai informasi, kegiatan diakhiri dengan pemberian paket sembako dari Kapolda Kalteng kepada para ojol.

  • Daerah,  Ekonomi,  Militer

    Jembatan Harapan Baru di Kokop: Menghubungkan Desa, Menyatukan Asa

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Suasana hangat menyelimuti perbatasan Desa Dupok dan Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop, pada Kamis (09/10/25). Di tengah senyum warga yang memadati tepi sungai, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meresmikan jembatan baru yang kini berdiri kokoh di atas aliran air yang dulu menjadi batas sekaligus tantangan bagi warga dua desa.

    Selama ini, warga Desa Bandang Laok harus menempuh jalan memutar untuk menuju pasar dan pusat pemerintahan kecamatan karena robohnya jembatan yang lama diterjang aliran banjir.

    Kini, berkat hadirnya jembatan baru, perjalanan yang dulu terasa jauh dan sulit berubah menjadi mudah dan penuh harapan.

    “Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan jembatan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Bupati Lukman Hakim dalam sambutannya.

    Hadir dalam peresmian tersebut berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, di antaranya perwakilan BNPB, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangkalan, Camat Kokop, Kapolsek Kokop, serta Batuud Koramil 0829-18/Kokop Serma M. Abdurahim, yang hadir mewakili Danramil.

    Dalam kesempatan itu, Serma Abdurahim menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung pembangunan di wilayah binaan.

    “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat demi kemajuan serta kesejahteraan bersama,” ujarnya.

    Warga tampak antusias. Anak-anak berlarian di atas jembatan baru itu, seolah merayakan lahirnya simbol kemajuan desa mereka. Bagi masyarakat Kokop, jembatan ini bukan sekadar penghubung dua wilayah, tetapi juga jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.*** (Bgn)

  • Ekonomi,  Militer

    Sertu Bambang, Sosok di Balik Semangat Petani Desa Samar

    WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung – Di tengah hamparan sawah yang menguning di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, terlihat sosok berseragam loreng yang tak segan membaur dengan para petani. Ia adalah Sertu Bambang Purwadi, Babinsa dari Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, yang hari ini turut membantu petani memanen padi.

    Bukan sekadar formalitas, kehadiran Sertu Bambang di tengah sawah menjadi bagian dari rutinitas yang sudah akrab bagi warga desa. Sebagai Babinsa, ia selalu turun langsung ke lapangan demi mendampingi kelompok tani di wilayah binaannya.

    “Kami di sini bukan cuma mengawasi, tapi ikut bekerja. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai Babinsa,” ujarnya di lokasi, Kamis (9/10/2025).

    Baginya, mendukung ketahanan pangan bukan hanya tentang mendampingi para petani, tetapi juga tentang membangun semangat gotong royong yang sudah menjadi budaya. Ia meyakini, petani akan lebih kuat jika merasa didukung, baik secara teknis maupun moral.

    Sebagian warga menyebut kehadiran Sertu Bambang sebagai penyemangat. Bukan tanpa alasan, karena sejak ia aktif mendampingi kelompok tani, produktivitas dan semangat kerja warga meningkat.

    “Pak Bambang itu tidak hanya membantu tenaga, tapi juga memberi kami semangat. Kami merasa tidak sendiri,” ujar Suroso, salah satu petani di Desa Samar.

    Dengan langkah-langkah kecil namun nyata, seperti ikut panen dan membaur bersama warga, Sertu Bambang membuktikan bahwa prajurit TNI juga bisa menjadi bagian dari denyut nadi pertanian desa.*** (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Nasional,  SOSIAL

    HIPMI Syariah: Mengukir Prestasi di ISEF 2025 untuk Kemajuan Ekonomi Syariah Indonesia

    HIPMI Syariah: Mengukir Prestasi di ISEF 2025 untuk Kemajuan Ekonomi Syariah Indonesia

    Jakarta, wartapenasatu.com – 9 Oktober 2025 – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah menegaskan komitmennya dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia melalui partisipasi aktif dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025. Eni, selaku Manager Marketing PT ANDROMEDA ADVERTISING, menyampaikan antusiasmenya terhadap peran strategis HIPMI Syariah dalam ajang bergengsi ini.

    HIPMI Syariah, menurut Eni, berperan sebagai ujung tombak dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Melalui berbagai program inovatif, organisasi ini membuka lebar peluang bagi para pengusaha muda untuk bersaing, baik di pasar nasional maupun internasional. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengusaha muda, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara keseluruhan.

    Partisipasi HIPMI Syariah dalam ISEF 2025 mencerminkan semangat bela negara yang kuat. Eni berharap semangat ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terlibat aktif dalam pembangunan ekonomi bangsa. Dengan berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi syariah, generasi muda turut berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal. ISEF 2025 menjadi momentum penting bagi HIPMI Syariah untuk berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi negara melalui sektor halal. Sektor ini mencakup berbagai bidang, seperti makanan dan minuman halal, fesyen muslim, pariwisata halal, serta keuangan syariah. Dengan mengembangkan sektor-sektor ini, Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam ekonomi halal global.

Wartapenasatu.com @2025