Ekonomi
Satuan Pengaman BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Pelatihan Rutin untuk Tingkatkan Ketangguhan dan Pelayanan
Tangerang – Dalam rangka meningkatkan kualitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi nasabah, Satuan Pengaman (Satpam) BRI Kantor Cabang Tangerang Ahmad Yani secara konsisten melaksanakan pelatihan rutin ketangkasan dan kebugaran. Kegiatan ini menjadi komitmen nyata manajemen dalam memastikan layanan keamanan yang profesional, sigap, dan tangguh.
Pelatihan yang dilakukan meliputi peningkatan kemampuan fisik, kedisiplinan, simulasi penanganan keadaan darurat, serta pembinaan etika pelayanan. Dengan pelatihan berkelanjutan ini, Satuan Pengaman diharapkan dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal, responsif, dan humanis dalam melayani nasabah maupun menjaga lingkungan kerja.
Pemimpin Cabang BRI KC Tangerang Ahmad Yani, Mustofa Adi S., menegaskan bahwa kualitas keamanan menjadi bagian penting dalam kenyamanan layanan perbankan.
“Tangguh dalam tugas dan sigap dalam pelayanan adalah prinsip yang ingin terus kami bangun. Melalui pelatihan rutin ini, kami memastikan Satuan Pengaman siap memberikan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi seluruh nasabah,” ujarnya.
BRI KC Tangerang Ahmad Yani akan terus menjaga standar keamanan dan pelayanan melalui pembinaan berkesinambungan demi memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah dan seluruh pengunjung kantor.
BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Pengajian Rutin Jumat untuk Tingkatkan Kualitas Spiritual Pegawai
Tangerang – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menjaga produktivitas kerja, BRI Kantor Cabang Tangerang Ahmad Yani secara konsisten menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin setiap hari Jumat. Program ini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas kerohanian pegawai agar tetap seimbang antara tugas profesional dan pembinaan spiritual.
Kegiatan pengajian Jumat ini diikuti oleh seluruh pegawai secara bergiliran, dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah singkat, serta doa bersama. Selain memperkuat spiritualitas, pengajian ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menciptakan suasana kerja yang harmonis.
Pemimpin Cabang BRI KC Tangerang Ahmad Yani, Mustofa Adi S., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen manajemen untuk mendukung kebutuhan rohani pegawai.
“Menjaga produktivitas tidak hanya melalui kesehatan fisik, tetapi juga dengan memperkuat kualitas spiritual. Melalui pengajian rutin ini, kami berharap pegawai semakin tenang, fokus, dan termotivasi dalam bekerja,” ujarnya.
BRI KC Tangerang Ahmad Yani berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan karakter dan spiritual yang mampu memberikan dampak positif bagi seluruh pegawai serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih seimbang dan berintegritas.
BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Olahraga Rutin Dukung Program Work Life Balance
Tangerang – Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas kerja, BRI Kantor Cabang Tangerang Ahmad Yani menggelar kegiatan olahraga rutin mingguan bagi seluruh pegawai. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung implementasi Work Life Balance di lingkungan kerja BRI.
Kegiatan olahraga yang dilaksanakan setiap minggu ini bertujuan untuk menjaga kebugaran, meningkatkan semangat kerja, serta membangun kekompakan antarpegawai. Dengan tubuh yang sehat, pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dan semakin produktif dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Pemimpin Cabang BRI KC Tangerang Ahmad Yani, Mustofa Adi S., menyampaikan bahwa kegiatan olahraga ini merupakan komitmen manajemen untuk menyediakan lingkungan kerja yang sehat, positif, dan seimbang.
“Melalui olahraga rutin, kami ingin memastikan para pekerja tetap sehat dan bugar. Dengan kesehatan yang terjaga, produktivitas pun dapat meningkat. Bersama jaga kesehatan, bersama raih produktivitas,” ujarnya.
BRI KC Tangerang Ahmad Yani berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang dapat mendukung kesejahteraan pegawai sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan.
BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani Salurkan Bantuan kepada Pekerja Korban Bencana Alam di Sibolga, Sumatra Utara
Tangerang – BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada salah satu pekerja yang menjadi korban bencana alam di Sibolga, Sumatra Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pemimpin Cabang, Mustofa Adi S.
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial serta wujud solidaritas BRI terhadap pegawai dan keluarga besar BRI yang terdampak musibah. Mustofa Adi S. menyampaikan bahwa kehadiran BRI tidak hanya dalam pelayanan perbankan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan material kepada keluarga besar BRI yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi rekan kita yang tengah menghadapi ujian akibat bencana alam,” ujar Mustofa Adi S.
BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani berkomitmen untuk terus mengedepankan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang mengalami musibah di berbagai daerah.
Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional untuk mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggalakkan Program Pemerintah Pusat tersebut. Kali ini program penanaman padi gogo dilakukan di Kecamatan Jekan Raya kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari Palangka Raya. Peresmian pembukaan lahan dengan luas 1.200 m2 di bawah naungan Kelompok Tani Sari Makmur 17 yang berlokasi di Kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari XII Km 11 yang di hadiri Dandim 1016 Plk. Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo, Kepala Dinas Pertanian kota Palangka Raya Bapak Sugianto,SPt .M.Si dan Lurah Bukit Tunggal serta PPL Elvi Karyani, S.Pt, pada hari ini Rabu (10/11) pagi.
Dalam sambutannya Dandim 1016 menyampaikan, “Hari ini kita menghadiri giat yang sangat luar biasa yaitu penanaman padi gogo dengan Kelompok Tani Sari Makmur 17 dengan luas 1200 m2 untuk mendukung program Bapak Presiden Prabowo dan apabila nanti ini berhasil maka akan kita lanjutkan dengan penambahan luas lahan, “ujarnya.
Dilanjutkan sambutan dari kepala Dinas pertanian “kami berharap kelompok tani bisa sukses dan mendukung ketahanan pangan kita ,kami nanti akan memberikan bibit padi gogo sama pupuk buat kelompok tani di sini dan kami akan selalu memantau perkembangan nya “tambahnya

Ditempat yang sama Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor,S.Hut, mengatakan “Saya mendukung penuh program ketahanan pangan penanaman padi gogo di Naga Sari XII Km 11 ini dan harus ditindak lanjuti terus , saya juga sepakat dengan saran yg disampaikan oleh Pak Dandim bahwa harus ada pemeriksaan sampel tanah agar kita tau tanaman apa yg cocok ditanam ditanah tersebut karna selama ini belum pernah ada langkah langkah yg kita terapkan seperti itu ,selama ini kita hanya asal tanam saja,harapan saya sama smoga berhasil sukses dan bisa mendukung program pemerintah.” ungkapnya.
Ditempat terpisah Ketua Kelompok Tani Sari Makmur 17 Joko Susilo mengatakan, ” Untuk sementara ini kita mencoba tanam padi gogo dengan luasan lahan kurang lebih 1200 m2 dan apabila cocok tanahnya maka kita akan menambah luasan menjadi satu koma lima hektar (1,5 ha), “harapnya.
Selanjutnya Dandim mengatakan, dengan adanya dari Dinas Pertanian Palangka Raya dan PPL yang akan menguji kadar tanah dan PH tanah maka kita akan dapat mengetahui tanaman apa yang cocok nantinya untuk di tanam. (ryt)
Dampingi Kunjungan Kerja Gubernur Kalteng ke Sukamara, Pangdam XXII/TB Dorong Pemanfaatan Potensi Perikanan

Sukamara, wartapenasatu.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran S.I.Kom bersama Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.AP., M.Sc., Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat penting lainnya melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Sukamara, Minggu (7/12).
Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., Wakil Bupati Nur Efendi S.H., Ketua DPRD Sukamara Ahmad Darsoni S.K.M., M.Si., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan diawali ketika Pangdam XXII/TB beserta rombongan tiba di Tambak Udang Vaname Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kecamatan Jelai. Di lokasi tersebut, dilaksanakan panen udang vaname dan penebaran benih ikan lokal (restocking).
Dalam kesempatan itu, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan pentingnya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan ekonomi daerah.
“Sektor perikanan seperti tambak udang ini memiliki dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.Selanjutnya rombongan bergerak menuju Kantor Kecamatan Pantai Lunci untuk meninjau pelaksanaan pasar murah, yang digelar sebagai bagian dari upaya stabilisasi kebutuhan pokok masyarakat.
Kunjungan ini dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda Sukamara, termasuk Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., Waka Polres Sukamara Kompol Sri Mulyono S.H., Kajari Sukamara M. Irwan, S.H., M.H., Sekda Sunardi S.Si., M.Sc., M.Eng., serta para pejabat kecamatan dan SOPD setempat.(ryt)
PT KAJ Tak Hadir, Sidang Sengketa Lahan Lumpuh
PT KAJ Tak Hadir, Sidang Sengketa Lahan Lumpuh

Tenggarong, wartapenasatu.com – Sidang perdana perkara sengketa lahan antara warga Desa Sukabumi, Kecamatan Kota Bangun Darat, dengan PT Kutai Agro Jaya (KAJ) berlangsung di Pengadilan Negeri Tenggarong, Rabu (3/12/2025). Dalam agenda awal tersebut, majelis hakim mencatat ketidakhadiran pihak tergugat utama, yakni PT KAJ, sehingga persidangan ditunda dan pemanggilan resmi dijadwalkan ulang oleh pengadilan.
Para penggugat terdiri dari Darmono dan Sofyar Ardanie Sriananda selaku ahli waris Alm. H. Mohd. Asrie Hamzah, yang menggugat PT KAJ atas dugaan perbuatan melawan hukum.
Mereka diwakili tim kuasa hukum dari Borneo Raya Law Firm: Herman Felani, S.H., M.H., C.L.A., H. Muhammad Noor, S.H., M.H., dan Adv. Gunawan, S.H.
Gugatan tersebut menyoal penguasaan sepihak perusahaan terhadap total sekitar 180 hektare lahan yang menurut para penggugat merupakan tanah sah milik keluarga, diperoleh melalui Surat Pernyataan Pelepasan Tanah (SPPT) sejak 2005.
Kuasa hukum para penggugat, Adv. Herman Felani, menjelaskan bahwa sidang pertama hanya berlangsung singkat karena pihak PT KAJ tidak hadir dalam panggilan resmi pertama.
“Agenda hari ini adalah sidang pertama. Namun pihak tergugat tidak berhadir, sehingga majelis menunda sidang sampai 17 Desember untuk pemanggilan kedua,” jelas Herman.
Ia menegaskan, apabila PT KAJ kembali mangkir pada panggilan kedua dan ketiga, maka perusahaan dapat kehilangan hak jawab, dan perkara akan langsung berlanjut ke tahap pembuktian.
Rekan kuasa hukum lainnya, Adv. Gunawan, menambahkan bahwa pihaknya menemukan indikasi persoalan perizinan perusahaan yang akan disampaikan secara resmi dalam proses persidangan.
“Masalah isu-isu yang beredar terkait adanya izin yang kami temukan nanti akan kami tampilkan di persidangan. Kami meyakini izin tersebut tidak ada,” ujar Gunawan.
Gunawan juga menegaskan total lahan yang diperjuangkan warga dalam gugatan ini mencapai kurang lebih 180 hektare, mencakup 11 bidang tanah milik Darmono dan 78 bidang tanah milik ahli waris H. Mohd. Asrie Hamzah, sebagaimana tercatat dalam dokumen gugatan.
Darmono, salah satu pemilik lahan, mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Ia menuturkan bahwa pada 2014, muncul klaim dari perusahaan bahwa area perkebunan singkong yang dikelola masyarakat adalah milik perusahaan.
Padahal warga telah membeli tanah tersebut, jauh sebelumnya.
“Kami membeli lahan itu pada 2005. Perusahaan baru membeli dari masyarakat Bahulak, bukan dari masyarakat Sukabumi. Pada intinya itu hak saya dan keluarga Haji Hamzah,” ujar Darmono.
Darmono mengungkapkan bahwa lahan tersebut sempat dimanfaatkan untuk program Pemerintah berupa budidaya singkong gajah.
Bahkan warga sempat memperoleh pinjaman bank untuk membangun fasilitas pengolahan.
“Kami sampai dapat pinjaman dari bank untuk pabrik. Sempat produksi satu tahun, tapi lahan dirusak lagi pada 2015. Sejak itu tidak selesai-selesai,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pihak perusahaan kerap tidak merespons upaya mediasi warga maupun pemanggilan oleh desa.
Kuasa hukum berharap proses persidangan berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum kepada warga yang selama ini menunggu penyelesaian sengketa.
“Kami akan memperjuangkan hak klien kami, dan mudah-mudahan perjuangan ini membuahkan hasil sesuai harapan mereka,” tandas Gunawan.
Sahli Yuas Elko Buka Kegiatan Konsultasi Publik dan Pembahasan Rencana Pengelolaan DAS Kumai Tahun 2025

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Staf ahli (sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekobang) Yuas Elko membuka acara konsultasi publik dan pembahasan laporan akhir penyusunan dan penetapan rencana pengelolaan DAS Kumai Tahun 2025, Kamis (04/12/2025).Saat membacakan sambutan tertulis Plt.Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Yuas Elko mengatakan DAS Kumai merupakan salah satu dari 10 DAS utama di Provinsi Kalimantan Tengah, dimana banyak masyarakat melakukan aktivitas dan yang pasti akan sangat mempengaruhi kondisi DAS tersebut.
Menurutnya di dalam DAS Kumai ini banyak terkandung berbagai Sumber Daya Alam (SDA) hayati dan non hayati yang dikelola oleh berbagai sektor dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
“Namun aktivitas SDA sering kali menimbulkan konflik dan tumpang tindih kepentingan atau kewenangan yang sering dikenal dengan konflik pemanfaatan ruang, ” ungkapnya.
Melalui perencanaan pembangunan dan sistem DAS. Satu DAS, satu rencana, dan satu sistem pengelolaan terpadu atau di kenal dengan istilah one watreshed, one plan and one integrated management diharapakan dapat menjawab semua tantangan pemangku kepentingan agar dapat diselaraskan dan diharmonisasikan.
Selanjutnya Yuas Elko menekankan, pengelolaan DAS tidak bisa dilakukan oleh satu sektor atau bahkan satu wilayah administratif pemerintahan,tapi harus melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor dan wilayah administrasi pemerintah dari hulu sampai hilir.
“Diharapkan kedepannya rencana pengelolaan DAS yang tersusun ini membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, “tutupnya.(ryt)
Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar
Warta Pena Satu. Com-Banten KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.
Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.
Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.
Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.
Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.
Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.
Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.
Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.
“Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.
Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.
Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.
“Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.
BPS-ABS Fokus Tingkatkan Metodologi dan Digitalisasi Statistik dalam MoU Terbaru
BALI wartapenasatu.com
Bali – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) untuk periode 2025–2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi statistik nasional di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selama tiga dekade, kolaborasi BPS–ABS berperan besar dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui pembaruan MoU, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama di empat area strategis: peningkatan kualitas statistik resmi, modernisasi sistem statistik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan peran Indonesia dalam forum statistik internasional.
Kerja sama ini mencakup peningkatan metodologi neraca nasional, statistik harga, statistik tenaga kerja, registrasi usaha, serta statistik lingkungan. Selain itu, ABS akan mendukung pembangunan sistem statistik yang efisien dan selaras dengan standar internasional, termasuk transformasi digital melalui pemanfaatan data administratif, big data, dan machine learning.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa hubungan BPS dan ABS yang telah terjalin sejak 1995 telah menghasilkan penguatan signifikan dalam berbagai aspek, antara lain metodologi statistik, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi sistem, dan adopsi praktik terbaik internasional. “Kemitraan ini memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas statistik nasional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
The Australian Statistician dan Kepala ABS, David Gruen, menegaskan komitmen Australia dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan saling menghormati, serta siap melangkah ke masa depan untuk memenuhi kebutuhan statistik yang semakin kompleks.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa pembaruan MoU ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada kualitas data sebagai dasar perumusan kebijakan strategis, termasuk indikator ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan perumahan.
Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Australia’s acting Ambassador untuk Indonesia Gita Kamath, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pembaruan MoU ini menegaskan posisi BPS sebagai lembaga statistik modern yang adaptif, responsif, dan semakin aktif dalam kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas statistik Indonesia.
Sambutan kepala BPS RI Adininggar widyasanti 
Sambutan Australia status cian ABS David Gruen 
Keynote speech Menteri/Kepala BAPPENAS Bapak Rachmad Pambudy 
Penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI Amelia Adininggar widya santi dan Australia Statistician ABS David Gruen. Di saksikan oleh Menteri PPN /Kepala BAPPENAS kepala BPS RI, Sony Harry Budi Utomo Hermadi
BB