Ekonomi
Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya
Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya

Toba, wartapenasatu.com – Pemerintah Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat melalui Lomba Busana dan Desainer Etnik Ulos Kabupaten Toba. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 29β30 November 2025, bertempat di Tugu DI Panjaitan, Balige.
Sebagai daerah yang kaya akan tradisi, Kabupaten Toba memiliki beragam warisan budaya, salah satunya kain ulos yang menjadi identitas masyarakat Batak Toba. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat kecintaan terhadap budaya ulos serta membuka ruang bagi masyarakat untuk berinovasi dalam bidang fashion berbasis etnik.Lomba ini diikuti oleh 46 penjahit dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Toba, yang masing-masing menampilkan kreativitas dan desain fashion terbaik mereka menggunakan motif ulos sebagai elemen utama.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, melalui Pj. Sekretaris Daerah Toba, Paber Napitupulu, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan harapannya, βKepada OPD pelaksana kami berpesan agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya dengan persiapan yang lebih baik lagi, karena hal ini menunjukkan budaya dan identitas kita sebagai orang Batak, khususnya Batak Toba.β
Acara ini turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Toba Ny. Marta Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Kabalitbang Sofian Sitorus, Kadis Pariwisata Rusti Hutapea, Plt. Kepala BKPSDM Henry Silalahi, Kabag Protokol Trisno Samosir, Kapolsek Balige Libertus Siahaan, para juri, serta para pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kreativitas berbasis budaya semakin berkembang, dan generasi muda semakin bangga serta terpanggil untuk melestarikan warisan budaya ulos sebagai identitas masyarakat Toba.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)πΆππππππππ ππππππππ πΊππππππππππ, πΌπππππππππππππ πΉππππππ πΌπππππ πΊπππ πΆπππππ
Wartapena Satu, πΉππππππ
π³ππππ πππππππππ ππππππππ π·πππ πππππ πππππ (π·ππ) πΊπ 58 πΊππππ π³πππππ πππ πΈπππππππ (πΊπ°π³πΈπ½) π³πΊ πΉπ°πΊπ°πππ° ππππ’ππππππππππππ ππππππππ ππππππ π’πππ ππππππππππ πππππππππ ππππππ ππππ’ππππππ πππππππ ππππππππ ππ π³πΊ πΉππππππ. πππππ πππππππππ ππππππππ π’πππ πππππππππππππππ ππ ππππππππ ππππππππ π±ππππππ πΉππππππ πΏππππ (29/11/25) π’πππ πππππππ πππππ πππππ 08.00 ππΈπ± π’πππ ππππππππ ππππ πππππππ ππππππππ πππππππ ππ-π³πΊ πΉππππππ π’πππ πππππππ πππππππππππ πΊπ°π³πΈπ½ π³πΊ πΉππππππ πππ π³ππππ ππππππ πΏπππππππ π³πΊ πΉππππππ.
ππππππ πππππ πππππ πππππ π³ππππ π³ππ π ππππ πΊππππ π³πππππ πππ πΈπππππππ (πΊπ°π³πΈπ½) π³πΊ πΉππππππ πππ πΈππππ π°ππππππππ πππππππ πΊπππππ π³ππππ ππππππ πΏπππππππ π³πΊ πΉππππππ.
ππππππππ ππππ πππππππ ππππππ ππππππππ πππππππππ πππ ππππ’πππππππππ ππππ πππππππππππ πππππππ ππππππ πππππ ππππ’πππππππππππ πππ ππππππ πππππππππ ππππππ ππππ ππππππππ ππ π³πΊ πΉππππππ π’πππ ππππ ππππππππ πππππππ ππππ ππππππ ππππππ πππ ππππππ ππππππ’ππππππππ.
“πΏπππππππ ππππ πππππ πππππππ πππππ ππππ’π ππππππππππ πππππ πππππππ πππππ, ππππππ πππππππ πππππ ππππππππ,” ππππ π³ππππ π³ππ π.
π³ππππ πππππ ππππππππ ππππππππ ππππππππ ππππ’ππππππ ππππ πππππ ππππππππππ πππππ π’πππ πππππππ ππππππππ πππππππππ πππππππ ππππ ππππππ.“πΈππ ππππππ ππππππ πππππππππ ππππ πΊπ°π³πΈπ½ π³πΊ πΉππππππ, πππππ ππππππ ππππππππππππ π·ππ ππ 58 ππππ πππ ππππ ππππ πππππππ ππππππ πππ ππ πππππ ππππ-ππππ ππππ ππππππππ πππππππ, πππ ππππ ππππππ πππππππππ πΊπ°π³πΈπ½ πππππ ππππππππ ππππππ ππππππ’ππππππππ πππ ππππππ πππ πππππ ππππππππππ ππππ πππ ππ-πππ ππ ππππππππ πππππππ”, ππππ π³ππππ π³ππ π.
π³πππππ π’πππ πππππππππ ππππ πΊπππππ π³ππππ ππππππ πΏπππππππ π³πΊ πΉππππππ πππππ ππππππππππ ππππππ’π ππππ ππππππ’π ππ ππ πππππ, “πΊπππππππ ππππ πππππππ πππ ππππππ ππππππππ ππππ ππππ πππ ππππ, ππππππ πππππ ππππππππ ππππππππππ’π ππππ πππππ ππππππππππ ππππππ ππππ ππππππ ππππ ππππππππ πππππππ πππ π’πππ πππππ πππ ππππππππ πππππππ ππππππ ππππ πππππππππ πππ π³ππππ ππππππ ππππππ ππππππππ ππππ πππ πππππ ππππππππ ππ ππππ πππ ππππ”.
“ππππππππ πππππππ πππ ππππππ ππππππππππ ππππππ πππππππ πππππ πππππ ππππππππππ πππ ππππππ πππ ππππππ πππππππ π’πππ πππππ ππππ’π ππππππππ ππππππππππ ππππππ”, πππππ π³ππππ π³ππ π.
π³ππππ ππππππππ π’πππ ππππππππππ 16 πππππππ π’πππ πππππππ πππππ ππππππππ ππππππππ πππππππ ππππ ππππ πππππππ π’πππ ππππ πππππππππ ππππ ππππππππ πππππππ πππ πππππ πππ ππππ ππππππππ ππππππ π’πππ ππππππ ππππ π³ππππ ππππππ πΏπππππππ π³πΊ πΉππππππ. (πππ)
Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke -71 Ibu Inge Mangundap
Jakarta, Jumat 28 November 2025 Perempuan Peduli Nusantara menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para pelaku UMKM perempuan yang diprakarsai oleh Ketua Umum, Ibu Inge Manggunep. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Coworking Space BRI, Jalan Gatot Subroto, dengan suasana pembelajaran yang penuh antusiasme dari puluhan peserta.

Pelatihan public speaking dibawakan oleh Coach Vida Bachsuan dari The Profesional Academy, yang menghadirkan materi mendalam mengenai teknik presentasi, strategi mempromosikan produk, hingga penggunaan gestur dan komunikasi efektif di depan publik. Sesi ini meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memasarkan produk mereka secara lebih profesional.

Selain itu, peserta juga menerima pelatihan pembuatan konten video promosi melalui aplikasi Elegan Teleprompter. Materi dipandu oleh Coach Diah dari Master Mentor OKOC, yang memberikan panduan langsung mengenai cara membuat konten kreatif dan berkualitas untuk memperkuat strategi pemasaran digital UMKM.

Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Bank BRI melalui sosialisasi program Rekening Bisnis yang disampaikan oleh Ibu Elisa. Program tanpa biaya administrasi ini diperkenalkan sebagai solusi perbankan yang lebih praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, dan disambut positif oleh para peserta.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan ini juga menghadirkan sesi teknik kebebasan emosi yang dipandu oleh Ibu Inge Manggunep. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam menjalankan usaha agar tetap produktif dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih stabil.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mini bazar turut digelar dengan diikuti sekitar 40 pelaku UMKM perempuan. Beragam produk tradisional dipamerkan di area coworking space, memberikan ruang interaksi, kolaborasi, serta kesempatan memperluas jaringan antar peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan plakat penghargaan kepada Coach Vida Bachsuan atas kontribusinya sebagai pemateri dari The Profesional Academy.

Acara ditutup dengan momen hangat berupa perayaan ulang tahun ke-71 Ibu Inge Manggunep. Para peserta, panitia, dan kolega bersama-sama memberikan doa dan ucapan syukur. Dedikasi Ibu Inge yang tetap aktif membina dan memberdayakan perempuan menjadi inspirasi besar bagi seluruh peserta, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia.
Peduli Lingkungan,Kadin DKI Jakarta Hijaukan Kawasan Mangrove Elang Laut PIK

Wartapena Satu, Jakartaβ Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar penanaman ratusan bibit mangrove tahap kedua di kawasan Hutan Mangrove Blok Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan yang melibatkan puluhan pengurus Kadin DKI Jakarta, relawan tersebut dilakukan melalui penanaman pohon bakau serta aksi bersih-bersih sampah di area konservasi. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kadin dalam memperkuat ekosistem pesisir sekaligus menekan ancaman abrasi dan banjir rob yang terus mengintai wilayah utara Jakarta.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, menyatakan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah konkret dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Kadin Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” ujar Diana
Ia menambahkan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan filosofi pohon motto BPOM, Membumi, Mengakar dan Menjulang, sebagai simbol kekuatan dan harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kadin.
βKami sangat mengapresiasi langkah Kadin menanam mangrove demi kelestarian Jakarta. Jangan sampai negeri ini hilang karena kita lalai menjaga alam. Menanam satu pohon berarti memperpanjang kehidupan,β tegas Taruna.
Taruna menuturkan, BPOM memiliki kepentingan langsung terhadap kelestarian tumbuhan karena industri farmasi dan obat-obatan bergantung pada keanekaragaman hayati. Karena itu, BPOM mendukung penuh gerakan konservasi mangrove dan penghijauan nasional.
Penanaman mangrove di kawasan Elang Laut PIK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, menjadi habitat biota laut, serta memperkuat benteng alami Jakarta terhadap dampak perubahan iklim dan bencana alam.
Dengan aksi nyata ini, Kadin Jakarta berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Mari bersama-sama menjaga bumi kita agar tetap hijau dan lestari. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan akan memberikan dampak besar bagi masa depan,” pungkas Diana Dewi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerjasama dan komitmen dari berbagai pihak.
Keberadaan mangrove yang sehat dan lestari akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai tempat wisata edukasi, kawasan mangrove juga dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat melalui kegiatan perikanan dan ekowisata. Oleh karena itu, menjaga kelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan: Pastikan Tepat Sasaran di Palangka Raya
Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan: Pastikan Tepat Sasaran di Palangka Raya

Palangka Raya, wartapenasatu.com β Dalam upaya memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran penyaluran Penerimaan Bantuan Pangan (PBP) dari pemerintah, Babinsa Koramil 1016-01/Pahandut, Pelda Ilham, melaksanakan monitoring dan pendampingan di wilayah binaannya, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, pada Senin, 24 November 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang kurang mampu.
Penyaluran bantuan pangan kali ini meliputi pemberian satu paket sembako kepada setiap kepala keluarga yang berhak menerima. Paket tersebut terdiri dari beras medium Bulog seberat 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Bulog Provinsi Kalteng, Lurah Petuk Katimpun, Kasi Kesos Kelurahan Petuk Katimpun, Kasi PMK Petuk Katimpun, Babinsa, serta masyarakat Kelurahan Petuk Katimpun yang menjadi penerima bantuan pangan tahun 2025.
Program bantuan pangan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga miskin dan merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Warga penerima bantuan tampak antusias menyambut program ini, namun tetap tertib mengikuti alur pendistribusian yang telah ditetapkan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI kepada setiap program pemerintah yang diselenggarakan di wilayah binaannya. Babinsa berperan aktif dalam memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerima, serta memantau agar tidak terjadi penyimpangan atau penyelewengan dalam proses penyaluran.
“Sebagai Babinsa, kami selalu siap dilibatkan dan selalu mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan di wilayah kami,” ujar Pelda Ilham. Ia menambahkan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan, tetapi juga untuk memastikan agar bantuan tersebut tepat sasaran kepada warga yang berhak menerima.
Lebih lanjut, Pelda Ilham berharap agar pelaksanaan penyaluran bantuan pangan ini dapat berjalan tertib dan lancar. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan kesadaran masyarakat untuk mengikuti aturan yang berlaku, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mereka yang membutuhkan.
AWPI DPC Jakarta Utara Gelar Rapat Koordinasi Perdana, Bahas Penguatan Struktur dan Kemitraan

Wartapena Satu, Jakarta Utara β Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Utara menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) dan seluruh anggota. Pertemuan ini berlangsung di Jalan Beting Remaja RT 008/ 019 Semper Barat kecamatan Cilincing Jakarta Utara,, dan menjadi rapat koordinasi perdana di tahun ini Minggu 13/12/2025.
Ketua AWPI DPC Jakarta Utara, Hamdan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama yang solid dari seluruh elemen organisasi, mulai dari struktur bawah hingga struktur atas. Menurutnya, sinergi internal merupakan kunci utama untuk mencapai hasil dan tujuan organisasi yang telah direncanakan.
βKerjasama yang kuat dari seluruh lini sangat diperlukan. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang rapi, kita bisa mencapai target yang diharapkan bersama,β ujar Hamdan.
Sementara itu, Azis Pratama, Wakil Ketua AWPI DPC Jakarta Utara, menyampaikan beberapa poin penting hasil pembahasan dalam rapat tersebut. Salah satunya adalah percepatan proses pengukuhan anggota AWPI serta rencana memperkuat kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah.
βPengukuhan anggota perlu dipercepat agar struktur organisasi semakin solid. Selain itu, kita juga akan membuka ruang kemitraan dengan instansi pemerintah demi memperluas peran dan kontribusi AWPI,β terang Azis.
Dalam kesempatan yang sama, Bendahara Umum AWPI DPC Jakarta Utara, Suhendi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran penyelenggaraan rapat koordinasi pertama ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai wadah mempererat kekompakan antaranggota.
βAlhamdulillah rapat koordinasi berjalan lancar. Semoga ke depan AWPI semakin kompak dan terus meraih kesuksesan,β ungkap Suhendi.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan peran AWPI DPC Jakarta Utara dalam dunia jurnalistik dan kemitraan dengan berbagai pihak.
Red
Pemberdayaan Pertanian Lokal: Ir. Pidel Hutahaean Serahkan Handtraktor untuk Petani Desa Pardomuan Nauli
Toba, wartapenasatu.com β Anggota DPRD Dapil Toba 5 dari Komisi C Fraksi PDIP, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian lokal dengan memberikan bantuan berupa satu unit handtraktor kepada masyarakat Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Acara penyerahan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, pukul 10.00 WIB di posko yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Laguboti.

Inisiatif ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak para petani di Desa Pardomuan Nauli yang selama ini menghadapi berbagai kendala dalam mengolah lahan pertanian mereka. Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan proses pengolahan lahan menjadi lebih efisien dan produktif, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Ir. Pidel Hutahaean, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian. Ia berharap agar handtraktor ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Desa Pardomuan Nauli untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.
“Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami kepada para petani. Kami berharap dengan adanya handtraktor ini, para petani dapat lebih mudah mengolah lahan mereka dan meningkatkan hasil panen,” ujar Ir. Pidel Hutahaean, MM.

Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menekankan pentingnya perawatan dan pemeliharaan handtraktor agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Ia juga berharap agar bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di Desa Pardomuan Nauli.
Desmon Hutahaean, tokoh masyarakat Desa Pardomuan Nauli, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM. Ia mengatakan bahwa handtraktor ini sangat berarti bagi masyarakat Desa Pardomuan Nauli, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ir. Pidel Hutahaean atas bantuan handtraktor ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka,” kata Desmon Hutahaean.
Desmon Hutahaean juga menambahkan bahwa masyarakat Desa Pardomuan Nauli akan merawat dan memanfaatkan handtraktor ini sebaik-baiknya. Ia berharap agar bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Pardomuan Nauli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara penyerahan handtraktor ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, petani, dan perwakilan pemerintah daerah. Suasana penuh keakraban dan harapan terpancar dari wajah para petani yang hadir.
Bantuan handtraktor ini merupakan salah satu upaya konkret dari pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian lokal. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan para petani di Desa Pardomuan Nauli dapat lebih bersemangat dalam mengolah lahan pertanian mereka dan meningkatkan hasil panen. Hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Inisiatif yang dilakukan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM, ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi para pemimpin daerah lainnya. Dengan memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian, kita dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di daerah kita.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)
Panen Raya Cabe Dan Ketapang PKK Desa Caringin
Warta Pena Satu,Banten – Suasana meriah menyelimuti Desa Kemuning saat acara panen cabai yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Kepala Desa Kemuning, Bapak Dadang S.ip, bersama dengan Bupati Tangerang, Bapak Drs H. Moch Maesyal Rasyid M.si dan Kepala Dinas Pertanian, Bapak Dr. Ir. H. Ujang sudiartono ST.MT , turut hadir Camat Legok Bapak H. M yusuf Fachrodji S.STP, M.siΒ untuk memeriahkan acara tersebut. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian di wilayah ini.

Acara panen cabai ini merupakan momen penting bagi para petani Desa Kemuning. Pasalnya, panen kali ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka dan menstabilkan harga cabai di pasaran. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara petani, pemerintah, dan masyarakat umumnya.
Dalam sambutannya, Bapak Dadang S, ip menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas dukungan yang telah diberikan kepada para petani. Ia juga berharap agar kerjasama antara petani dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi kemajuan sektor pertanian di Desa Kemuning.

Bapak Drs.H Moch. Maesyal Rasyid M.Si juga memberikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras mereka dalam menghasilkan cabai berkualitas. Ia berjanji akan terus memberikan dukungan kepada sektor pertanian di Kabupaten Tangerang, termasuk melalui program-program pelatihan dan bantuan modal.

Sementara itu, Bapak Dr. Ir H. Ujang Sudiartono ST. MT menjelaskan bahwa Dinas Pertanian akan terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai di Desa Kemuning. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada para petani mengenai teknik budidaya cabai yang baik dan benar.

Acara panen cabai ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti pertunjukan seni tradisional, lomba memasak cabai, dan pameran produk pertanian. Para pengunjung pun tampak antusias mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Desa Kemuning dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.
Dipimpin Gubernur, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Pameran dan Pasar Rakyat di Barito Utara
Dipimpin Gubernur, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Pameran dan Pasar Rakyat di Barito Utara

Muara Teweh, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., secara langsung menghadiri peresmian Pameran dan Pasar Rakyat yang digelar di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.Ikom., dan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah stan peserta dan pelaku UMKM, Minggu (16/11/2025) sore.
Pameran dan Pasar Rakyat ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam mendukung pelaksanaan MTQ dan Hadist Ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 di Kabupaten Barito Utara.
Dalam peninjauannya, Gubernur H. Agustiar Sabran, S.Ikom., bersama Kapolda Kalteng menyapa langsung para pelaku UMKM, melihat berbagai produk kerajinan, kuliner, hasil pertanian, serta inovasi daerah yang dipamerkan.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia, serta para pelaku UMKM yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah.
βUMKM adalah penggerak ekonomi daerah. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat potensi yang luar biasa dari masyarakat. Semoga pameran ini memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal,β ujar Gubernur.
Sementara itu, ditempat yang sama Kapolda Kalteng menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal dalam mempromosikan produk unggulan sekaligus menjadi ajang peningkatan ekonomi masyarakat.
Kegiatan berjalan meriah dan tertib, dihadiri unsur pemerintah daerah, panitia MTQH, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.
“Saya sangat mengapresiasi atas Pameran dan Pasar Rakyat tersebut, dan diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Kab. Barut,” tandas Kapolda.@ Herry Kalteng
IMA Madina-Pekanbaru Soroti Dugaan Verifikasi Asal-Asalan Beasiswa dinsos tahun 2025: Mahasiswa/i Merasa Dizalimi

Mandailing Natal, wartapenasatu.com – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal-pekanbaru (IMA Madina Pekanbaru) menyampaikan keprihatinan mendalam atas polemik penyaluran Beasiswa bagi mahasiswa Miskin Berprestasi Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2025, yang dalam beberapa hari terakhir ini menimbulkan keresahan luas di tengah mahasiswa/i yang semestinya penerima manfaat beasiswa tersebut,pada Jumat 14/11/2025.
Sejumlah mahasiswa/i melaporkan bahwa mereka telah mengumpulkan seluruh berkas sesuai persyaratan dan kriteria yang diterbitkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal. Namun, hasil verifikasi dan survei lapangan yang dilakukan oleh pihak terkait dinilai tidak transparan, tidak konsisten, dan terkesan tidak sesuai prosedur ujar,. Gusti Pardamean Nasution.
Ketua umum Ima Madina Pekanbaru
Banyak mahasiswa menyampaikan bahwa mereka merasa dirugikan dan tidak diperlakukan secara adil, karena tidak adanya penjelasan resmi mengenai alasan ketidaklulusan, sementara beberapa data yang diverifikasi diduga tidak melalui proses pengecekan lapangan yang semestinya.Ketua IMA Madina Pekanbaru Gusti Pardamean Nasution menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar tentang bantuan finansial, tetapi menyangkut keadilan, integritas lembaga publik, serta hak pendidikan mahasiswa Mandailing Natal.
Aji Pangestu Sekjend Ima Madina Pekanbaru menilai terdapat banyak kejanggalan dalam proses penyaluran beasiswa tahun ini. Mahasisw/i yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan resmi dari pihak pemerintahan kabupaten Mandailing Natal, namun hasil verifikasi justru memunculkan pertanyaan besar.
Kami tidak menuduh siapa pun, tetapi kami menuntut adanya penjelasan terbuka dan proses yang benar-benar akuntabel,β
IMA Madina Pekanbaru juga menyerukan beberapa tuntutan
1. Mendesak Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal untuk segera menyampaikan klarifikasi terbuka, termasuk dasar penentuan kelulusan dan mekanisme verifikasi factual.
2. Menuntut Proses verifikasi ulang bagi mahasiswa/i yang merasa dirugikan, dengan melibatkan pihak independen atau pengawasan publik.
3. Menjamin bahwa beasiswa miskin berprestasi benar-benar disalurkan kepada mahasiswa yang layak, sesuai kriteria yang diumumkan sebelumnya.Terakhir Sekjend IMA Madina-Pekanbaru
Aji Pangestu menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas, demi memastikan bahwa hak pendidikan mahasiswa/i Mandailing Natal tidak disalahgunakan, serta menjaga transparansi dan integritas program beasiswa pemerintah daerah kabupaten Mandailing Natal
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)