Ekonomi
BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani Salurkan Bantuan kepada Pekerja Korban Bencana Alam di Sibolga, Sumatra Utara
Tangerang – BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada salah satu pekerja yang menjadi korban bencana alam di Sibolga, Sumatra Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pemimpin Cabang, Mustofa Adi S.
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial serta wujud solidaritas BRI terhadap pegawai dan keluarga besar BRI yang terdampak musibah. Mustofa Adi S. menyampaikan bahwa kehadiran BRI tidak hanya dalam pelayanan perbankan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan material kepada keluarga besar BRI yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi rekan kita yang tengah menghadapi ujian akibat bencana alam,” ujar Mustofa Adi S.
BRI Cabang Tangerang Ahmad Yani berkomitmen untuk terus mengedepankan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang mengalami musibah di berbagai daerah.
Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional untuk mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggalakkan Program Pemerintah Pusat tersebut. Kali ini program penanaman padi gogo dilakukan di Kecamatan Jekan Raya kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari Palangka Raya. Peresmian pembukaan lahan dengan luas 1.200 m2 di bawah naungan Kelompok Tani Sari Makmur 17 yang berlokasi di Kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari XII Km 11 yang di hadiri Dandim 1016 Plk. Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo, Kepala Dinas Pertanian kota Palangka Raya Bapak Sugianto,SPt .M.Si dan Lurah Bukit Tunggal serta PPL Elvi Karyani, S.Pt, pada hari ini Rabu (10/11) pagi.
Dalam sambutannya Dandim 1016 menyampaikan, “Hari ini kita menghadiri giat yang sangat luar biasa yaitu penanaman padi gogo dengan Kelompok Tani Sari Makmur 17 dengan luas 1200 m2 untuk mendukung program Bapak Presiden Prabowo dan apabila nanti ini berhasil maka akan kita lanjutkan dengan penambahan luas lahan, “ujarnya.
Dilanjutkan sambutan dari kepala Dinas pertanian “kami berharap kelompok tani bisa sukses dan mendukung ketahanan pangan kita ,kami nanti akan memberikan bibit padi gogo sama pupuk buat kelompok tani di sini dan kami akan selalu memantau perkembangan nya “tambahnya

Ditempat yang sama Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor,S.Hut, mengatakan “Saya mendukung penuh program ketahanan pangan penanaman padi gogo di Naga Sari XII Km 11 ini dan harus ditindak lanjuti terus , saya juga sepakat dengan saran yg disampaikan oleh Pak Dandim bahwa harus ada pemeriksaan sampel tanah agar kita tau tanaman apa yg cocok ditanam ditanah tersebut karna selama ini belum pernah ada langkah langkah yg kita terapkan seperti itu ,selama ini kita hanya asal tanam saja,harapan saya sama smoga berhasil sukses dan bisa mendukung program pemerintah.” ungkapnya.
Ditempat terpisah Ketua Kelompok Tani Sari Makmur 17 Joko Susilo mengatakan, ” Untuk sementara ini kita mencoba tanam padi gogo dengan luasan lahan kurang lebih 1200 m2 dan apabila cocok tanahnya maka kita akan menambah luasan menjadi satu koma lima hektar (1,5 ha), “harapnya.
Selanjutnya Dandim mengatakan, dengan adanya dari Dinas Pertanian Palangka Raya dan PPL yang akan menguji kadar tanah dan PH tanah maka kita akan dapat mengetahui tanaman apa yang cocok nantinya untuk di tanam. (ryt)
Dampingi Kunjungan Kerja Gubernur Kalteng ke Sukamara, Pangdam XXII/TB Dorong Pemanfaatan Potensi Perikanan

Sukamara, wartapenasatu.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran S.I.Kom bersama Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.AP., M.Sc., Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat penting lainnya melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Sukamara, Minggu (7/12).
Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., Wakil Bupati Nur Efendi S.H., Ketua DPRD Sukamara Ahmad Darsoni S.K.M., M.Si., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan diawali ketika Pangdam XXII/TB beserta rombongan tiba di Tambak Udang Vaname Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kecamatan Jelai. Di lokasi tersebut, dilaksanakan panen udang vaname dan penebaran benih ikan lokal (restocking).
Dalam kesempatan itu, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan pentingnya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan ekonomi daerah.
“Sektor perikanan seperti tambak udang ini memiliki dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.Selanjutnya rombongan bergerak menuju Kantor Kecamatan Pantai Lunci untuk meninjau pelaksanaan pasar murah, yang digelar sebagai bagian dari upaya stabilisasi kebutuhan pokok masyarakat.
Kunjungan ini dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda Sukamara, termasuk Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., Waka Polres Sukamara Kompol Sri Mulyono S.H., Kajari Sukamara M. Irwan, S.H., M.H., Sekda Sunardi S.Si., M.Sc., M.Eng., serta para pejabat kecamatan dan SOPD setempat.(ryt)
PT KAJ Tak Hadir, Sidang Sengketa Lahan Lumpuh
PT KAJ Tak Hadir, Sidang Sengketa Lahan Lumpuh

Tenggarong, wartapenasatu.com – Sidang perdana perkara sengketa lahan antara warga Desa Sukabumi, Kecamatan Kota Bangun Darat, dengan PT Kutai Agro Jaya (KAJ) berlangsung di Pengadilan Negeri Tenggarong, Rabu (3/12/2025). Dalam agenda awal tersebut, majelis hakim mencatat ketidakhadiran pihak tergugat utama, yakni PT KAJ, sehingga persidangan ditunda dan pemanggilan resmi dijadwalkan ulang oleh pengadilan.
Para penggugat terdiri dari Darmono dan Sofyar Ardanie Sriananda selaku ahli waris Alm. H. Mohd. Asrie Hamzah, yang menggugat PT KAJ atas dugaan perbuatan melawan hukum.
Mereka diwakili tim kuasa hukum dari Borneo Raya Law Firm: Herman Felani, S.H., M.H., C.L.A., H. Muhammad Noor, S.H., M.H., dan Adv. Gunawan, S.H.
Gugatan tersebut menyoal penguasaan sepihak perusahaan terhadap total sekitar 180 hektare lahan yang menurut para penggugat merupakan tanah sah milik keluarga, diperoleh melalui Surat Pernyataan Pelepasan Tanah (SPPT) sejak 2005.
Kuasa hukum para penggugat, Adv. Herman Felani, menjelaskan bahwa sidang pertama hanya berlangsung singkat karena pihak PT KAJ tidak hadir dalam panggilan resmi pertama.
“Agenda hari ini adalah sidang pertama. Namun pihak tergugat tidak berhadir, sehingga majelis menunda sidang sampai 17 Desember untuk pemanggilan kedua,” jelas Herman.
Ia menegaskan, apabila PT KAJ kembali mangkir pada panggilan kedua dan ketiga, maka perusahaan dapat kehilangan hak jawab, dan perkara akan langsung berlanjut ke tahap pembuktian.
Rekan kuasa hukum lainnya, Adv. Gunawan, menambahkan bahwa pihaknya menemukan indikasi persoalan perizinan perusahaan yang akan disampaikan secara resmi dalam proses persidangan.
“Masalah isu-isu yang beredar terkait adanya izin yang kami temukan nanti akan kami tampilkan di persidangan. Kami meyakini izin tersebut tidak ada,” ujar Gunawan.
Gunawan juga menegaskan total lahan yang diperjuangkan warga dalam gugatan ini mencapai kurang lebih 180 hektare, mencakup 11 bidang tanah milik Darmono dan 78 bidang tanah milik ahli waris H. Mohd. Asrie Hamzah, sebagaimana tercatat dalam dokumen gugatan.
Darmono, salah satu pemilik lahan, mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Ia menuturkan bahwa pada 2014, muncul klaim dari perusahaan bahwa area perkebunan singkong yang dikelola masyarakat adalah milik perusahaan.
Padahal warga telah membeli tanah tersebut, jauh sebelumnya.
“Kami membeli lahan itu pada 2005. Perusahaan baru membeli dari masyarakat Bahulak, bukan dari masyarakat Sukabumi. Pada intinya itu hak saya dan keluarga Haji Hamzah,” ujar Darmono.
Darmono mengungkapkan bahwa lahan tersebut sempat dimanfaatkan untuk program Pemerintah berupa budidaya singkong gajah.
Bahkan warga sempat memperoleh pinjaman bank untuk membangun fasilitas pengolahan.
“Kami sampai dapat pinjaman dari bank untuk pabrik. Sempat produksi satu tahun, tapi lahan dirusak lagi pada 2015. Sejak itu tidak selesai-selesai,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pihak perusahaan kerap tidak merespons upaya mediasi warga maupun pemanggilan oleh desa.
Kuasa hukum berharap proses persidangan berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum kepada warga yang selama ini menunggu penyelesaian sengketa.
“Kami akan memperjuangkan hak klien kami, dan mudah-mudahan perjuangan ini membuahkan hasil sesuai harapan mereka,” tandas Gunawan.
Sahli Yuas Elko Buka Kegiatan Konsultasi Publik dan Pembahasan Rencana Pengelolaan DAS Kumai Tahun 2025

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Staf ahli (sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekobang) Yuas Elko membuka acara konsultasi publik dan pembahasan laporan akhir penyusunan dan penetapan rencana pengelolaan DAS Kumai Tahun 2025, Kamis (04/12/2025).Saat membacakan sambutan tertulis Plt.Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Yuas Elko mengatakan DAS Kumai merupakan salah satu dari 10 DAS utama di Provinsi Kalimantan Tengah, dimana banyak masyarakat melakukan aktivitas dan yang pasti akan sangat mempengaruhi kondisi DAS tersebut.
Menurutnya di dalam DAS Kumai ini banyak terkandung berbagai Sumber Daya Alam (SDA) hayati dan non hayati yang dikelola oleh berbagai sektor dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
“Namun aktivitas SDA sering kali menimbulkan konflik dan tumpang tindih kepentingan atau kewenangan yang sering dikenal dengan konflik pemanfaatan ruang, ” ungkapnya.
Melalui perencanaan pembangunan dan sistem DAS. Satu DAS, satu rencana, dan satu sistem pengelolaan terpadu atau di kenal dengan istilah one watreshed, one plan and one integrated management diharapakan dapat menjawab semua tantangan pemangku kepentingan agar dapat diselaraskan dan diharmonisasikan.
Selanjutnya Yuas Elko menekankan, pengelolaan DAS tidak bisa dilakukan oleh satu sektor atau bahkan satu wilayah administratif pemerintahan,tapi harus melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor dan wilayah administrasi pemerintah dari hulu sampai hilir.
“Diharapkan kedepannya rencana pengelolaan DAS yang tersusun ini membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, “tutupnya.(ryt)
Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar
Warta Pena Satu. Com-Banten KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.
Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.
Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.
Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.
Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.
Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.
Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.
Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.
“Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.
Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.
Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.
“Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.
BPS-ABS Fokus Tingkatkan Metodologi dan Digitalisasi Statistik dalam MoU Terbaru
BALI wartapenasatu.com
Bali – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) untuk periode 2025–2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi statistik nasional di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selama tiga dekade, kolaborasi BPS–ABS berperan besar dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui pembaruan MoU, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama di empat area strategis: peningkatan kualitas statistik resmi, modernisasi sistem statistik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan peran Indonesia dalam forum statistik internasional.
Kerja sama ini mencakup peningkatan metodologi neraca nasional, statistik harga, statistik tenaga kerja, registrasi usaha, serta statistik lingkungan. Selain itu, ABS akan mendukung pembangunan sistem statistik yang efisien dan selaras dengan standar internasional, termasuk transformasi digital melalui pemanfaatan data administratif, big data, dan machine learning.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa hubungan BPS dan ABS yang telah terjalin sejak 1995 telah menghasilkan penguatan signifikan dalam berbagai aspek, antara lain metodologi statistik, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi sistem, dan adopsi praktik terbaik internasional. “Kemitraan ini memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas statistik nasional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
The Australian Statistician dan Kepala ABS, David Gruen, menegaskan komitmen Australia dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan saling menghormati, serta siap melangkah ke masa depan untuk memenuhi kebutuhan statistik yang semakin kompleks.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa pembaruan MoU ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada kualitas data sebagai dasar perumusan kebijakan strategis, termasuk indikator ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan perumahan.
Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Australia’s acting Ambassador untuk Indonesia Gita Kamath, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pembaruan MoU ini menegaskan posisi BPS sebagai lembaga statistik modern yang adaptif, responsif, dan semakin aktif dalam kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas statistik Indonesia.
Sambutan kepala BPS RI Adininggar widyasanti 
Sambutan Australia status cian ABS David Gruen 
Keynote speech Menteri/Kepala BAPPENAS Bapak Rachmad Pambudy 
Penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI Amelia Adininggar widya santi dan Australia Statistician ABS David Gruen. Di saksikan oleh Menteri PPN /Kepala BAPPENAS kepala BPS RI, Sony Harry Budi Utomo Hermadi
BB
Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya
Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya

Toba, wartapenasatu.com – Pemerintah Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat melalui Lomba Busana dan Desainer Etnik Ulos Kabupaten Toba. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 29–30 November 2025, bertempat di Tugu DI Panjaitan, Balige.
Sebagai daerah yang kaya akan tradisi, Kabupaten Toba memiliki beragam warisan budaya, salah satunya kain ulos yang menjadi identitas masyarakat Batak Toba. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat kecintaan terhadap budaya ulos serta membuka ruang bagi masyarakat untuk berinovasi dalam bidang fashion berbasis etnik.Lomba ini diikuti oleh 46 penjahit dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Toba, yang masing-masing menampilkan kreativitas dan desain fashion terbaik mereka menggunakan motif ulos sebagai elemen utama.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, melalui Pj. Sekretaris Daerah Toba, Paber Napitupulu, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan harapannya, “Kepada OPD pelaksana kami berpesan agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya dengan persiapan yang lebih baik lagi, karena hal ini menunjukkan budaya dan identitas kita sebagai orang Batak, khususnya Batak Toba.”
Acara ini turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Toba Ny. Marta Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Kabalitbang Sofian Sitorus, Kadis Pariwisata Rusti Hutapea, Plt. Kepala BKPSDM Henry Silalahi, Kabag Protokol Trisno Samosir, Kapolsek Balige Libertus Siahaan, para juri, serta para pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kreativitas berbasis budaya semakin berkembang, dan generasi muda semakin bangga serta terpanggil untuk melestarikan warisan budaya ulos sebagai identitas masyarakat Toba.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)𝙶𝚎𝚕𝚘𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗, 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚊𝚔𝚜𝚎𝚕𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙶𝚕𝚘𝚋𝚊𝚕
Wartapena Satu, 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊
𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝚄𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 (𝙷𝚄𝚃) 𝙺𝚎 58 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚘𝚗𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙱𝚊𝚗𝚝𝚎𝚗𝚐 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚞𝚜𝚊𝚝 (29/11/25) 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 08.00 𝚆𝙸𝙱 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎-𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚓𝚊𝚕𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.
𝚃𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚚𝚋𝚊𝚕 𝙰𝚔𝚋𝚊𝚛𝚞𝚍𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.
𝚃𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚞𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚐𝚞 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗.
“𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚛𝚝𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛, 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚛𝚝𝚒𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕,” 𝚞𝚌𝚊𝚙 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.
𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚖𝚞𝚖 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚖𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚝𝚘𝚗𝚝𝚘𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊.“𝙸𝚗𝚒 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚒 𝙷𝚄𝚃 𝚔𝚎 58 𝚔𝚊𝚕𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔-𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗-𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗”, 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.
𝙳𝚒𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚕𝚊 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚠𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊, “𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊, 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚍𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊”.
“𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚖𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚐𝚊𝚕𝚊𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚎𝚖𝚘𝚗𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊”, 𝚒𝚖𝚋𝚞𝚑 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.
𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 16 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚏𝚎𝚜𝚝𝚒𝚟𝚊𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚋𝚎𝚛𝚊𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚒𝚗𝚊 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. (𝚁𝚎𝚍)
Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke -71 Ibu Inge Mangundap
Jakarta, Jumat 28 November 2025 Perempuan Peduli Nusantara menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para pelaku UMKM perempuan yang diprakarsai oleh Ketua Umum, Ibu Inge Manggunep. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Coworking Space BRI, Jalan Gatot Subroto, dengan suasana pembelajaran yang penuh antusiasme dari puluhan peserta.

Pelatihan public speaking dibawakan oleh Coach Vida Bachsuan dari The Profesional Academy, yang menghadirkan materi mendalam mengenai teknik presentasi, strategi mempromosikan produk, hingga penggunaan gestur dan komunikasi efektif di depan publik. Sesi ini meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memasarkan produk mereka secara lebih profesional.

Selain itu, peserta juga menerima pelatihan pembuatan konten video promosi melalui aplikasi Elegan Teleprompter. Materi dipandu oleh Coach Diah dari Master Mentor OKOC, yang memberikan panduan langsung mengenai cara membuat konten kreatif dan berkualitas untuk memperkuat strategi pemasaran digital UMKM.

Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Bank BRI melalui sosialisasi program Rekening Bisnis yang disampaikan oleh Ibu Elisa. Program tanpa biaya administrasi ini diperkenalkan sebagai solusi perbankan yang lebih praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, dan disambut positif oleh para peserta.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan ini juga menghadirkan sesi teknik kebebasan emosi yang dipandu oleh Ibu Inge Manggunep. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam menjalankan usaha agar tetap produktif dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih stabil.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mini bazar turut digelar dengan diikuti sekitar 40 pelaku UMKM perempuan. Beragam produk tradisional dipamerkan di area coworking space, memberikan ruang interaksi, kolaborasi, serta kesempatan memperluas jaringan antar peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan plakat penghargaan kepada Coach Vida Bachsuan atas kontribusinya sebagai pemateri dari The Profesional Academy.

Acara ditutup dengan momen hangat berupa perayaan ulang tahun ke-71 Ibu Inge Manggunep. Para peserta, panitia, dan kolega bersama-sama memberikan doa dan ucapan syukur. Dedikasi Ibu Inge yang tetap aktif membina dan memberdayakan perempuan menjadi inspirasi besar bagi seluruh peserta, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia.