Keamanan

  • Keamanan,  Militer,  Pertahanan

    Dandim Tegaskan Sinergi TNI–Polri Wujudkan Aksi Damai di Tulungagung

    WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung – Puluhan prajurit TNI Kodim 0807 Tulungagung diterjunkan untuk membantu aparat kepolisian menjaga keamanan saat aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Tulungagung, Senin (29/9/2025).

    Kehadiran prajurit TNI ini merupakan bentuk sinergi TNI–Polri dalam memastikan situasi tetap kondusif.

    Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Kav M. Nashir, S.Hub., Int., menyampaikan bahwa prajuritnya bertugas mengedepankan pendekatan humanis agar jalannya aksi tetap aman dan tertib.

    “Kami hadir bersama Polri untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan dilakukan dengan cara persuasif, tidak arogan, serta tetap mengedepankan sikap humanis. Tujuannya, aspirasi mahasiswa bisa tersampaikan tanpa ada gangguan keamanan,” ujar Dandim.

    Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu siap membantu pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama saat ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian.

    “Sinergi TNI–Polri menjadi kunci agar kegiatan masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi, bisa berlangsung damai dan tertib,” tambahnya.

    Aksi mahasiswa yang awalnya digĺelar di jalan raya depan Gedung DPRD kemudian dialihkan ke Ruang Aspirasi DPRD. Dengan pengamanan yang p tanpa insiden yang mengganggu ketertiban umum.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Alutsista,  Hiburan,  Keamanan,  Militer,  Pertahanan

    Dirgantara Fair 2025 : KASAU – Terbangkan Cita Citamu Menggapai Mimpi Setinggi Langit, Begini Ceritanya….

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dipenghujung tahun 2025 ini TNI Angkatan Udara merayakan hari jadinya dengan menggelar Dirgantara Fair 2025 di Lapangan Aldiron Pancoran, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu (27/09/2025).

    Kepada awak media yang menemuinya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono, menyampaikan bahwa acara yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Udara ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia kedirgantaraan kepada generasi muda dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

    Dalam Dirgantara Fair kali ini juga digelar pameran alutsista, dimana TNI AU menampilkan teknologi pertahanan terkini dan alutsista modern yang dimilikinya.  Juga digelar Dirgantara Laser Run sebuah ajang adu ketangkasan yang menggabungkan ketangkasan olahraga lari dan menembak, sebuah olahraga yang sedang naik daun di antara kaum muda. Tidak ketinggalan di selenggarakan Festival Band dan Bazar UMKM.

    Lebih lanjut Tonny menyampaikan, bahwa  ada sebuah acara yang dilakukan serentak bersama sama di seluruh Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) se-Indonesia yaitu Menerbangan Pesawat Kertas yang diikuti lebih dari 20.000 orang peserta, yang akan menerbangkan pesawat kertas secara serentak, sebagai simbol semangat dan harapan generasi muda untuk berani menerbangkan cita-citanya dalam menggapai mimpi setinggi langit.

    “Diharapkan Dirgantara Fair 2025 ini juga menjadi salah satu momentum penting dalam rangka peringatan HUT TNI ke-80, ” pungkas Tonny.

    Dalam waktu bersamaan, Surabaya di Lanud Muljono juga menyemarakkan Dirgantara Fair 2025, seraca serentak melaksanakan kegiatan menerbangkan pesawat kertas bersama masyarakat,

    Pelaksanaan menerbangkan pesawat kertas ini secara serentak di berbagai wilayah Indonesia terhubung langsung melalui video conference dengan kegiatan Digantara Fair di Wisma Aldiron, Jakarta. Sabtu (27/9/2025).

    Kegiatan ini merupakan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono S.E.,M.M kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Udara di berbagai wilayah Indonesia sebagai wujud kebersamaan TNI AU dengan rakyat serta sarana menumbuhkan minat kedirgantaraan sejak usia dini.

    Sedangkan kegiatan yang digelar di lapangan apel Lanud Muljono tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Muljono Kolonel Pnb Ahmad Mulyono, S.E., M.M., yang didampingi Ketua PIA AG Cab 4/D ll Lanud Muljono, Ny Astrid Mulyono beserta pengurus, para pejabat Lanud, perwakilan PPPAU, prajurit dan diikuti oleh ratusan pelajar Saka Dirgantara Lanud Muljono.

    Dalam sambutan Danlanud Muljono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat rekreatif, namun juga memiliki nilai edukatif serta filosofis.

    “Pesawat kertas yang kita terbangkan hari ini adalah simbol harapan, kreativitas, dan cita-cita yang harus digapai setinggi langit sesuai dengan tema yang
    diangkat yakni “Terbangkan Mimpimu”. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan semangat kedirgantaraan kepada generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI AU dengan masyarakat,” ujar Danlanud.

    Dirgantara Fair 2025 sendiri merupakan rangkaian kegiatan TNI Angkatan Udara untuk memperkenalkan dunia kedirgantaraan kepada masyarakat luas. Dengan adanya kegiatan sederhana namun sarat makna seperti menerbangkan pesawat kertas, diharapkan semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap dunia kedirgantaraan dan semakin memperkuat Kemanunggalan TNI AU dengan Rakyat.

    Seluruh peserta dengan penuh semangat melipat pesawat kertas dan secara bersamaan menerbangkannya ke udara.
    Pesawat-pesawat kertas yang berterbangan memenuhi di langit Lanud Muljono menciptakan pemandangan yang meriah dan penuh keceriaan.*** (Hoeget)

    Jurnalis: Teguh Ary

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional

    Jakarta wartapenasatu.com

    MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja

     

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.

     

    Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.

     

    Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

     

    Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.

     

    Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.

     

    Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.

     

    Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.

     

    Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”

    “Nok Srie “Melaporkan

    • #MBG
  • Keamanan,  Militer

    Patroli Bersama Jaga Kondusifitas Wilayah di Perumahan Permata Regency


    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 0817/07 Kebomas bersama anggota Banser wilayah Kecamatan Kebomas melaksanakan patroli gabungan di kawasan Perumahan Permata Regency, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Jumat malam (26/9/2025).

    Kegiatan patroli bersama ini diikuti oleh personel Babinsa, yakni Sertu Eko Mujiono dan Serda Busroh, serta anggota Banser Kecamatan Kebomas, di antaranya Bapak Sutrisno selaku Ketua Banser Kecamatan Kebomas dan Bapak Arif. Patroli dilaksanakan dengan menyusuri area perumahan dan titik-titik rawan untuk memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.

    Sertu Eko Mujiono, salah satu Babinsa Koramil 0817/07 Kebomas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan organisasi masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.

    “Kami selalu berupaya membangun kebersamaan dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Banser. Dengan adanya patroli bersama seperti ini, diharapkan keamanan wilayah dapat lebih terjaga dan masyarakat merasa tenang dalam beraktivitas,” ungkapnya.

    Hal senada juga disampaikan Ketua Banser Kebomas, Bapak Sutrisno. Ia menegaskan bahwa Banser siap bersinergi dengan TNI maupun aparat keamanan lainnya demi menciptakan suasana yang damai dan aman di lingkungan masyarakat.

    “Kami mendukung penuh kegiatan patroli ini sebagai upaya nyata menjaga kondusifitas di wilayah Kebomas,” ujarnya.

    Melalui kegiatan patroli gabungan ini, diharapkan sinergitas antara TNI dan Banser semakin solid, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Gresik, khususnya di wilayah Kecamatan Kebomas.***(Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Keamanan

    Cangkrukan Kamtibmas Polres Pelabuhan Tanjungperak Beri 200 Kunci Ganda Motor ke Warga

    WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK –  Polres Pelabuhan Tanjungperak terus menggencarkan upaya preventif terhadap tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di wilayah hukumnya.

    Salah satunya dilakukan melalui kegiatan “Cangkrukan Kamtibmas Bareng Kapolres” di lingkungan RW 06 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya, Selasa malam (23/9/) yang lalu.

    Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat didampingi jajaran pejabat utama Polres dan Polsek Krembangan.

    Momen tersebut dimanfaatkan untuk mendengar keluhan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

    Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa kejahatan curanmor masih menjadi perhatian serius kepolisian, terutama di lingkungan padat penduduk.

    “Jadi tadi disampaikan pentingnya kewaspadaan warga terhadap tindak curanmor. Salah satu upaya preventif yang kami lakukan adalah membagikan kunci ganda kepada warga secara simbolis. Ini bentuk nyata komitmen kami untuk melindungi masyarakat,” ujar Iptu Suroto.

    Lebih lanjut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan membentuk sistem pengamanan swakarsa, seperti ronda malam dan penggunaan CCTV mandiri.

    “Kami juga menekankan bahwa mencegah lebih baik daripada menindak. Jika masyarakat proaktif, maka potensi pelaku kejahatan bisa diminimalisir,” tambahnya.

    Selain isu curanmor, dalam kegiatan cangkrukan ini warga juga menyampaikan berbagai keluhan, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga permintaan peningkatan patroli malam.

    Semua aspirasi tersebut ditanggapi langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak dengan solusi yang aplikatif dan mengedepankan kemitraan antara Polisi dan warga.

    Ia juga mempraktikkan cara memasang kunci ganda di sepeda motor.

    Diharapkan Kunci ganda ini bisa menghambat pelaku curanmor untuk mencuri kendaraan.

    “Kunci ganda ini penting, pelaku curanmor akan kesulitan saat beraksi sehingga butuh waktu yang lama,” tuturnya sembari mempraktikkan cara memasang kunci ganda.***(Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Keamanan,  Militer,  SOSIAL

    Ciptakan Kondusifitas Wilayah Sinergi Patroli Gabungan TNI bersama Banser

    WARTAPENASATUJATIM | GresikPersonel Koramil 0817/02 Wringinanom bersama anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melaksanakan patroli wilayah secara kolaboratif, pada Kamis malam, (25/09/2025). Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan potensi gangguan Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (kamtibmas), termasuk kawasan padat penduduk, fasilitas umum, serta area yang sebelumnya tercatat pernah terjadi insiden kriminalitas ringan.

    Batituud Koramil 0817/02 Wringinanom, Peltu Ari S, menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan komponen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

    “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari Banser sangat penting, karena mereka lebih mengenal medan dan kondisi sosial masyarakat di lapangan,” ungkap Peltu Ari S mewakili Danramil.

    Selain menjaga kamtibmas, kegiatan patroli juga menjadi sarana Komunikasi Sosial (Komsos) antara aparat dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila mendapati aktivitas mencurigakan atau potensi konflik di lingkungan sekitar.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan patroli ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan dengan pola rotasi wilayah berdasarkan hasil evaluasi dan laporan masyarakat.

    Dengan adanya sinergi TNI bersama Banser, diharapkan tercipta situasi yang lebih aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kriminal,  SOSIAL

    Ditresnarkoba Polda Kalteng Ringkus Peternak Ayam Petelur Pengedar 2 Kilogram Sabu

    Ditresnarkoba Polda Kalteng Ringkus Peternak Ayam Petelur Pengedar 2 Kilogram Sabu

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komitmen Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., untuk menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba terus digencarkan.

    Salah satunya adalah penangkapan seorang pengedar narkoba berinisial AL (46) oleh personel Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba). AL ditangkap dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat lebih dari 2 kilogram di Jalan Tjilik Riwut Km 20, Katingan, Rabu (24/9) dini hari.

    Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol. Erlan Munaji, mewakili Kapolda, saat jumpa pers di Kantor Bidhumas, Mapolda Kalteng, Kamis (25/9/2025), membenarkan penangkapan yang dilakukan pada Rabu sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tjilik Riwut Km 20, Kasongan-Sampit, Kabupaten Katingan.

    “Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti delapan paket sabu seberat 2.011 gram (2 kg), satu timbangan digital, satu tas, satu ponsel, dan satu unit mobil merek Mitsubishi,” terang Erlan.

    Kombes Pol. Erlan menjelaskan bahwa AL, yang berprofesi sebagai peternak ayam petelur di Jalan Tjilik Riwut, Desa Hampalit, Kabupaten Katingan, ditangkap saat membawa 2 kilogram sabu yang baru saja diambil dari wilayah Kotawaringin Timur. Sabu tersebut disimpan dalam bagasi mobil.

    Pelaku mengaku nekat mengedarkan narkoba karena usaha peternakan ayam petelurnya merugi. Dari 900 ekor ayam yang dipelihara, banyak yang mati sehingga hanya tersisa sekitar 500 ekor.

    “Berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai adanya seseorang yang sering mengedarkan narkoba, Tim Ditresnarkoba Polda Kalteng melakukan penyelidikan. Kemudian, petugas menghentikan dan menangkap pelaku saat membawa 2 kilogram sabu yang dibungkus dalam tas dan disembunyikan di bagasi mobilnya,” terang Erlan.

    “Dengan alasan apa pun, pelaku tidak dapat dibenarkan untuk mengedarkan sabu,” imbuhnya.

    Secara terpisah, Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol. Dodo Hendro Kusuma menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku pada malam sebelumnya.

    Tim Subdit 2 berhasil mengungkap kasus narkoba dengan seorang tersangka yang merupakan bagian dari jaringan pengedar sabu dari Kalimantan Barat. Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat lebih kurang 2 kilogram. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

    “Kami juga masih melakukan pengembangan terhadap asal narkotika yang dibawa oleh pelaku,” imbuh mantan Kapolres Barito Utara ini.

    Dodo menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalteng Menjabat Kepala BNK Kotim

    Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalteng Menjabat Kepala BNK Kotim


    Palangka Raya, wartapenasatu.com Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalimantan Tengah, AKBP Muhammad Fadli, S.H., M.AP., resmi dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotawaringin Timur.

    Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Jakarta, Kamis (25/9).

    Mutasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang selalu menyesuaikan dengan kebutuhan institusi. Selain itu, penempatan jabatan baru juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja personel.

    Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, membenarkan pelantikan tersebut. Ia menyebutkan, Fadli dipercaya mengemban amanah baru setelah sebelumnya bertugas di bidang hubungan masyarakat Polda Kalteng.

    “Mutasi jabatan adalah hal yang wajar di tubuh Polri. Penugasan ini juga merupakan bentuk penghargaan dari institusi atas kinerja yang baik, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi personel,” ujar Erlan, Kamis.

    Erlan menambahkan, dengan jabatan barunya, AKBP Muhammad Fadli diharapkan dapat memperkuat peran BNK Kotim dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

    “Kami percaya, dengan pengalaman dan dedikasinya, beliau mampu membawa BNK Kotim semakin optimal dalam mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba,” pungkas Erlan.

  • Keamanan,  Militer,  SOSIAL

    TNI dan BPBD Trenggalek Sinergi Perkuat Kapasitas TRC Multisektor

    WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Sinergi antara TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali ditunjukkan di Kabupaten Trenggalek. Kodim 0806/Trenggalek bersama BPBD Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor di lapangan Desa Rejowinangun, Kamis (25/9/2025).

    Sejak pagi, suasana lapangan tampak semarak. Prajurit TNI berseragam loreng bergabung dengan anggota BPBD dan relawan multisektor untuk mengikuti latihan bersama. Agenda tahunan ini dirancang khusus untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa penguasaan keterampilan teknis di lapangan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan mendesak agar setiap personel benar-benar siap bergerak cepat dan tepat saat bencana melanda.

    “Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan personel dalam mendirikan tenda secara cepat dan efisien saat terjadi bencana alam,” ujar Stefanus. Ia menekankan bahwa kecepatan dalam memberikan layanan darurat kerap menjadi penentu keselamatan warga terdampak.

    Fokus latihan kali ini adalah simulasi pendirian tenda darurat. Peserta dilatih untuk bekerja sama, membagi peran, dan menjaga efisiensi waktu dalam membangun sarana pengungsian. Tenda darurat dinilai sebagai kebutuhan vital saat bencana banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi.

    Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menambahkan, latihan ini juga memperkuat koordinasi lintas sektor.

    “TNI tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran BPBD, relawan, dan elemen masyarakat lainnya menjadi kunci keberhasilan penanggulangan bencana. Harapan kami, TRC dan relawan semakin kompeten dan solid,” jelasnya.

    Selain aspek teknis, pelatihan juga menitikberatkan pada komunikasi dan koordinasi di lapangan. Peserta mendapatkan pembekalan tentang alur komando, prosedur standar operasional hingga tata cara distribusi logistik darurat agar setiap elemen dapat bergerak serentak tanpa tumpang tindih peran.

    Suasana latihan di Desa Rejowinangun juga mencerminkan semangat kebersamaan. TNI, BPBD, dan relawan tampak menyatu dalam satu barisan dengan tujuan sama: melindungi masyarakat dari dampak bencana. Warga yang hadir pun memberikan apresiasi positif atas kegiatan tersebut.

    “Salah satu warga, Sukarno (47), mengaku tenang dengan adanya latihan ini. “Kalau melihat TNI dan BPBD sering latihan bersama, masyarakat jadi yakin ada tim yang siap membantu saat bencana,” ujarnya. Senada, Srini (39) berharap kegiatan semacam ini bisa digelar rutin di desa rawan bencana lain.

    Keterlibatan TNI dalam latihan ini menegaskan peran mereka tidak hanya dalam pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan. “Ini bukti nyata bahwa TNI selalu ada untuk rakyat dalam kondisi apapun,” tegas Letkol Inf Isnanto.

    Dengan pengembangan kapasitas TRC Multisektor ini, Trenggalek diharapkan semakin tangguh menghadapi bencana. Sinergi lintas instansi yang ditopang kedisiplinan TNI dan semangat kerelawanan masyarakat diyakini menjadi kunci membangun daerah yang lebih siap siaga.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Hari Tani Nasional: Petani Bangkit, Negara Hadir Wujudkan Reforma Agraria

    Jakarta wartapenasatu.com

    Hari Tani Nasional ke-65: Momentum Wujudkan Kedaulatan Pangan, Lawan “Serakahnomics”

     

    Peringatan Hari Tani Nasional ke-65 yang bertepatan dengan 65 tahun lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) menjadi refleksi penting bagi bangsa Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa musuh utama rakyat saat ini adalah “kaum serakahnomics,” yakni pihak asing yang menggerogoti bangsa, kelompok oligarki, serta pejabat korup. Kaum inilah yang selama ini dianggap sebagai akar dari konflik agraria, kemiskinan, dan ketidakadilan sosial yang terus menghantui masyarakat.

     

    Konflik agraria di Indonesia seringkali dipicu oleh pengadaan lahan untuk kepentingan bisnis maupun pembangunan, yang melibatkan penguasa dan pengusaha. Rakyat kecil kerap menjadi korban akibat lemahnya perlindungan. Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) per 5 Februari 2025 mencatat sebanyak 24 juta penduduk miskin, dengan 3,17 juta di antaranya hidup dalam kemiskinan ekstrem. Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada 2026, serta menekan angka kemiskinan dari 9 persen menjadi 5 persen pada 2029.

     

    Struktur ekonomi nasional yang masih ditopang sektor pertanian menjadikan kesejahteraan petani sebagai faktor kunci dalam pembangunan. Indikator Nilai Tukar Petani (NTP) terus menunjukkan tren positif. Pada September 2024, NTP tercatat 120,30 dan naik menjadi 123,57 pada Agustus 2025, atau meningkat 0,76 persen dari bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan daya beli petani yang membaik, seiring dengan harga hasil pertanian yang naik 0,84 persen sementara biaya produksi hanya naik 0,08 persen.

     

    Dampak positif tersebut juga tercermin dari angka kemiskinan yang menurun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 menunjukkan tingkat kemiskinan mencapai 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta orang. Angka ini merupakan yang terendah dalam dua dekade terakhir. Sejumlah program pemerintah, seperti sekolah rakyat, layanan kesehatan gratis, koperasi desa kelurahan merah putih, serta program makan bergizi gratis (MBG) menjadi bukti keseriusan negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, meski pelaksanaannya masih perlu penyempurnaan.

     

    Sebagai langkah nyata menertibkan “kaum serakahnomics,” pemerintah mengeluarkan Perpres Nomor 05 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan. Kebijakan ini menargetkan pengembalian jutaan hektare lahan hutan dan perkebunan sawit ilegal kepada negara. Proses ini dilakukan melalui mekanisme denda administratif, penguasaan kembali lahan, hingga pemulihan aset. Kebijakan tersebut selaras dengan Pasal 33 UUD 1945, UUPA, dan Perpres Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Reformasi Agraria.

     

    Namun, tantangan besar masih dihadapi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kritik muncul terkait tindakan represif yang kurang selektif serta pengabaian terhadap hak-hak masyarakat adat dan petani kecil. Oleh karena itu, pengawalan kebijakan agraria membutuhkan kekuatan rakyat yang terorganisir agar tidak terjadi penyimpangan dalam implementasinya. Dukungan masyarakat menjadi penting agar pemerintah tidak terjebak dalam sinisme publik.

     

    Momentum Hari Tani Nasional tahun ini juga menegaskan perlunya dua langkah strategis. Pertama, penguatan organisasi tani melalui pendidikan ideologis dan pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan produktivitas. Kedua, pembangunan infrastruktur pertanian, termasuk sarana pascapanen, guna menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong kemitraan dengan lembaga keuangan nasional. Langkah ini diyakini mampu memperkuat kedaulatan pangan dan menciptakan lapangan kerja baru.

     

    Seruan perjuangan kaum tani kembali menggema dalam peringatan kali ini. Dengan dukungan tanah, modal, teknologi modern yang murah dan massal, serta pengelolaan kolektif di bawah kontrol Dewan Tani, cita-cita kedaulatan pangan dapat terwujud. Semangat perjuangan ini diharapkan menjadi energi baru dalam mewujudkan keadilan agraria dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Tanah, Modal,Teknologi Modern, Murah, Massal untuk Pertanian Kolektif dibawah Kontrol Dewan Tani

     

    Jakarta, 24 Sepetember 2025

     

    Ahmad Rifai (Ketum Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan)

    “Nok Srie”Melaporkan

Wartapenasatu.com @2025