Keamanan

  • Keamanan,  Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

    44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

    Toba,Sumatera Utara: wartapenasatu.com-Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, memimpin langsung Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Polres Toba periode 1 Januari 2026 sebanyak 44 Personil

    Acara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Toba pada Jumat (2/1/2026)

    Turut hadir, Wakapolres Toba, Kompol Marluddin S.Ag.,M.H, Para PJU Polres Toba, Para Perwira Polres Toba dan Personil Polres Toba, Ketua Bhayangkari Cabang Toba Ny Mira V.J Parapaga, Bhayangkari Cabang Toba

    Kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 ini terdiri dari AKP Ke Kompol sebanyak 2 Personel, Iptu ke AKP sebanyak 4 Personel, Ipda ke Iptu sebanyak 2 Personel, Aipda ke Aiptu sebanyak 1 personel, Bripka ke Aipda sebanyak 7 personel, Briptu ke Brigpol sebanyak 10 personel, dan Bripda ke Briptu sebanyak 18 personel

    Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang diberikan oleh negara.

    Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta perilaku yang tidak tercela selama berdinas. “Kenaikan pangkat ini adalah hasil jerih payah saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Semakin tinggi pangkat yang diraih, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban,” tandasnya

    “Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memotivasi saudara untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Kapolres.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Nature

    Polhut Garda Terdepan Dalam Menjaga Kelestarian Hutan

    Polhut Garda Terdepan Dalam Menjaga Kelestarian Hutan


    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Hari Peringatan HUT Polisi Kehutanan ke 59 berlangsung di lokasi persemaian Nyaro Menteng Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi.
    Acara berlangsung hikmat yang di hadiri oleh Kepala Dinas Kehutanan, personil Polhut serta jajaran ASN Pemprov Kalimantan Tengah.

    Dalam sambutannya Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Dr. H M Agustan Saining, S.Hut. M.Si mengatakan, pada hari ini kita melaksanakan apel peringatan HUT Kehutanan yang ke 59 bersama Polisi Kehutanan Provinsi Kalteng dan UPT Kementrian Kehutanan sesuai dengan arahan Kementerian Kehutanan secara hikmat dan sederhana.

    “Harapan kita Polhut Kalimantan Tengah bisa berjalan sesuai harapan Pemerintah Pusat khususnya Presiden Prabowo dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni agar Polhut menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan hutan khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalteng agar supaya Dinas Kehutanan bersinergi menjaga hutan Kalimantan Tengah, “ujar Agustan.

    Lebih lanjut dikatakan juga, sesuai arahan Gubernur supaya kita menjaga hutan dari pembalakan liar agar tidak terjadi banjir seperti di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar. Untuk itu kami bersama UPT Kementerian Kehutanan melaksanakan patroli pengamanan hutan dan juga melakukan penindakan bersama.

    Agustan juga mengatakan, “Saat ini personil kami sangat sedikit yaitu 32 personel sementara hutan di Kalimantan Tengah sangat luas untuk itu kami berharap ada rekrutmen dari Pusat maupun dari Pemerintah Daerah untuk tambahan personel, “ungkapnya.

    Luas hutan kita 11,9 juta hektar atau 77,6 Persen dari luas Kalimantan Tengah untuk itu kita harus menyesuaikan dengan tata ruang hutan. Saat ini hutan kita juga sudah dikelola oleh PPH, HTI, Restorasi Hutan diluar itu juga ada Perhutanan sosial, Hutan Desa, Hutan Pemasyrakatan, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.

    “Dengan personel yang sedikit ini kami tetap bersinergi, berkolaborasi dengan Dinas terkait untuk tetap menjaga dan melestarikan hutan supaya bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Tengah, ” tutupnya. (ryt)

  • Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal

    Operasi Lilin Toba 2025, Sat Samapta Polres Toba Tingkatkan Kehadiran Polisi Ditengah Masyarakat

    Operasi Lilin Toba 2025, Sat Samapta Polres Toba Tingkatkan Kehadiran Polisi Ditengah Masyarakat

    Toba, wartapenasatu.com – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Toba melalui Satuan Samapta Polres Toba melaksanakan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di wilayah Hukum Polres Toba pada Jumat (26/12/2025)

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda dan masyarakat, termasuk daerah Soposurung dan di Jl. Patuan Nagari Balige

    Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, melalui Kasat Samapta Polres Toba AKP Rudi Tampubolon, SH, menyampaikan bahwa peningkatan kegiatan Patroli ini merupakan langkah preventif Polri dalam mendukung keberhasilan Operasi Lilin Toba 2025.

    “Kegiatan Patroli ini kami laksanakan sebagai bagian dari rangkaian Operasi Lilin Toba 2025, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Kami berupaya memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Rudi Tampubolon.

    Selain patroli dan pengamanan, personel Sat Samapta juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban umum, mematuhi aturan berlalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama.

    Pada kegiatan pengaturan tersebut personil Samapta telah memberikan pelayanan dalam bentuk pengaturan arus lalu lintas agar terciptanya Kamseltibcar lantas sehingga kamtibmas yang kondusif tetap terjaga, ucap AKP Rudi Tampubolon

    Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya tindak pidana, pelaku kejahatan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Secara umum, situasi di wilayah hukum Polres Toba terpantau aman dan kondusif.

    Polres Toba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pengamanan terpadu, guna memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2025–2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Sembilan Kapolres di jajaran Kepolisian di Mutasi salah satu Kapolres Tap Teng

    Sembilan Kapolres di jajaran Kepolisian di Mutasi salah satu Kapolres Tap Teng

    Medan, wartapenasatu.com – Sembilan Kapolres di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi berganti. Mutasi besar-besaran ini menyasar sejumlah wilayah strategis mulai dari Binjai hingga Tanah Karo. ujar Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani. kepada Wartawan Sabtu (20/12/2025).

    Rotasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/2781/XII/KEP./2025 yang diterbitkan pada 15 Desember 2025. Dalam surat telegram itu, sejumlah perwira menengah dipromosikan ke jabatan baru di internal Polri maupun di luar wilayah Sumatera Utara.

    Daftar Lengkap Mutasi Pejabat Utama hingga Kapolres di jajaran Polda Sumut yang dimutasi:

    01. Kapolres Labuhan Batu AKBP Choky Sentosa Meliala diangkat menjadi Kasubbag Sisdal Pers Bagjiansis Rojianstra SSDM Polri.

    02. Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya dipindahkan menjadi Kapolres Labuhan Batu. Posisinya digantikan oleh AKBP Alan Haikel yang sebelumnya menjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumut.

    03. Kapolres Binjai AKBP Bambang Christanto Utomo diangkat menjadi Kabagwat Pers Ro SDM Polda Jabar. Posisinya digantikan oleh AKBP Amrizal Maulana yang sebelumnya menjabat Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim.

    04. Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh diangkat menjadi Wadir Binmas Polda Sumut. Jabatan Kapolres Madina kini diemban oleh AKBP Bagus Priyandy yang sebelumnya merupakan Pamen Kortastipidkor Polri.

    05. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga diangkat menjadi Kabagkerma Roops Polda Sumut.

    06. Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya diangkat menjadi Kapolres Tebing Tinggi. Sementara jabatan Kapolres Samosir diisi oleh AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan yang sebelumnya menjabat Penerjemah Polri Muda TK I Divhubinter Polri.

    07. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan diangkat menjadi Pamen Polda Sumut. Ia digantikan oleh AKBP Rosef Efendi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Simeulue Polda Aceh.

    08. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto dimutasi menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat.

    09. Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho dipindahkan menjadi Kapolres Tanah Karo. Jabatan Kapolres Pakpak Bharat kini diisi oleh AKBP Muhammad Agustiawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Gorontalo.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Berita Duka,  hukum,  Keamanan,  Militer

    Bus TNI AL Bawa 12 Prajurit Kecelakaan di Tol Belmera

    Bus TNI AL Bawa 12 Prajurit Kecelakaan di Tol Belmera

    Belawan, wartapenasatu.com -Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sebuah bus TNI Angkatan Laut (AL) nomor Polisi 7219 dengan Truk BK 8729 DL, di Jalan Tol Belmera, KM 8.800 Jalur Ambon, arah ke Tanjung Morawa, Selasa (23/12/2025).

    Dari foto yang beredar, bus TNI AL tampak ringsek parah mulai dari bagian depan hingga belakang.Sedangkan truk tampak baik-baik saja, tak ada rusak sedikitpun.

    Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Firman Darmansyah mengatakan, akibat kecelakaan ini sebanyak 1 orang meninggal dunia.
    Sedangkan 11 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
    “Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka dan 1 orang meninggal dunia,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Firman Darmansyah, Selasa 23 Desember 2025.

    Kombes Firman mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini terjadi sekira pukul 11:45 WIB.
    Dimana Bus membawa 12 prajurit TNI AL KRI Suharso yang akan pesiar ke Kota Medan.

    Saat ini seluruh korban dibawa ke RS Mitra Medika Jalan Yos Sudarso Medan.
    Kemudian Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan saksi dan sebagainya.

    “Bus TNI AL berpenumpang 12 orang personil TNI KRI Suharso hendak pesiar ke Medan.”
    Untuk soal korban tewas kecelakaan bus rombongan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yang terjadi di Jalan Tol Belmera, KM 8.800 Jalur Ambon, arah ke Tanjung Morawa.

    Plh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, berdasarkan laporan anggota di lapangan kepadanya yang terbaru, tidak ada korban jiwa.

    Sebelumnya dikabarkan, dari peristiwa kecelakaan ini terdapat satu orang korban tewas dan 11 luka-luka.

    Seorang saksi mata, Defi, warga Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, menceritakan bahwa kecelakaan bermula saat truk bermuatan semen melaju dari arah Belawan menuju Medan melalui jalur kanan.

    Menurut keterangan saksi, truk tersebut kehilangan tenaga saat melintasi medan jalan yang sedikit menanjak di area tol Belmera.

    Akibat beban muatan yang berat, truk tidak kuat menanjak dan mulai bergerak mundur di jalur kanan.

    Di saat bersamaan, bus TNI AL yang melaju dari arah yang sama (Belawan menuju Medan) berada tepat di belakang truk di jalur kanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan dengan bagian belakang truk tidak terhindarkan.

    Setelah menabrak bus, truk semen tersebut terus melaju mundur hingga akhirnya berhenti setelah menghantam pembatas jalan tol.

    “Posisinya di jalur kanan. Truk itu mundur karena tidak kuat nanjak, sementara bus AL melaju kencang dari arah yang sama dan langsung menabrak bagian belakang truk,” ujar Defi di lokasi kejadia.

    Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara menyampaikan data terbaru mengenai jumlah korban akibat kecelakaan bus rombongan TNI Angkatan Laut di Jalan Tol Belmera KM 8.800, Selasa siang.

    Insiden yang melibatkan bus bernomor polisi 7219 dengan sebuah truk tersebut terjadi saat rombongan prajurit TNI AL sedang dalam perjalanan menuju Kota Medan.

    Dirlantas Polda Sumut, Kombes Firman Darmansyah, mengonfirmasi bahwa bus tersebut membawa 24 personel yang merupakan awak Kapal Republik Indonesia (KRI) Suharso.

    Rincian Kondisi dan Lokasi Perawatan Korban
    Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, dari total 24 penumpang yang berada di dalam bus, tercatat empat orang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Sebanyak tiga personel yang mengalami luka kategori sedang telah dibawa ke Rumah Sakit Setia Budi, sementara satu korban lainnya dirawat di RS Mitra Medika Yos Sudarso.

    Pihak kepolisian terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para prajurit tersebut berkoordinasi dengan tim medis di masing-masing rumah sakit.

    Sebagian Personel Telah Kembali ke Satuan
    Kombes Firman Darmansyah menjelaskan bahwa enam personel lainnya yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis pertama di lokasi.

    Keenam prajurit tersebut kini dilaporkan sudah diperbolehkan kembali ke kapal bersama 14 personel lainnya yang berada dalam kondisi selamat atau tidak mengalami luka serius.

    Secara keseluruhan, mayoritas rombongan KRI Suharso yang terlibat dalam kecelakaan sekitar pukul 11.45 WIB tersebut kini sudah dapat berkumpul kembali dengan kesatuannya.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • AGAMA,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Satlantas Polres Toba Ajak Pelajar Tertib Berlalulintas dan Jadilah Pelopor Keselamatan dalam Berlalulintas

    Satlantas Polres Toba Ajak Pelajar Tertib Berlalulintas dan Jadilah Pelopor Keselamatan dalam Berlalulintas

    Toba, wartapenasatu.com – Satlantas Polres Toba kembali melaksanakan kegiatan Dikmas Lantas Police Goes to School, sebagai bagian dari program pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terorganisir, khususnya generasi muda.

    Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 2 Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, Kamis (18/12/2025)

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Kamsel Polres Toba, Bripka Rika Nababan

    Bripka Rika Nababan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa. Tentang pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas sekaligus menciptakan budaya tertib di lingkungan sekolah.

    Ia juga menyampaikan berbagai poin penting yang menjadi fokus penyuluhannya. Seperti penggunaan helm berstandar SNI untuk melindungi kepala dari resiko kecelakaan.

    Kemudian melengkapi kendaraan dengan spion, plat nomor, dan lampu utama guna memenuhi persyaratan keselamatan berkendara. Serta menghindari penggunaan knalpot brong.

    “Penggunaan knalpot brong itu tidak hanya melanggar aturan, akan tetapi juga mengganggu ketertiban umum,” tegas Bripka Rika Nababan

    Selain itu, Bripka Rika Nababan juga mengingatkan para pelajar, agar tidak terlibat dalam jaringan narkoba, geng motor dan kenakalan remaja lainnya.

    Kami mengimbau kepada para pelajar, bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas. Baik untuk diri sendiri maupun bagi orang lain. Serta mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas di lingkungan sekolah dan tempat tinggal masing-masing,” pesan Bripka Rika Nababan

    Ia juga menambahkan, bahwa melalui kegiatan police goes to school. Pihaknya berharap dapat mendekatkan Polri khususnya Satlantas Polres Toba dengan para pelajar serta para guru.

    “Harapan kami, dengan kegiatan ini semoga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya para pelajar. Dan mengurangi korban fatalitas akibat kecelakaan serta meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas,” pungkasnya.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Ratusan Warga Menggelar Aksi Damai Menuntut Kapolres Toba Segera Di Copot Lambat Menangani Kasus

    Ratusan Warga Menggelar Aksi Damai Menuntut Kapolres Toba Segera Di Copot Lambat Menangani Kasus

    Toba, wartapenasatu.com – Ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Reformasi Polri (AMPRP) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Toba pada Selasa (16/12/2025) sekira pukul 10.30 Wib

    Unjuk rasa ini terkait banyaknya masalah Laporan masyarakat yang mandek / tidak di Proses di Polres Toba dan adanya dugaan intervensi Kasat Reskrim Polres Toba terhadap laporan polisi : LP/B/331/III/2025/SPKT/POLDA SUMUT yang diduga memperlambat dan atau menghalang-halangi proses penyidikan dan penyelidikan

    Dari pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa tersebut mendapatkan pengamanan ketat petugas dari Polres Toba. Terlihat massa Aliansi Masyarakat Peduli Reformasi Polri menyuarakan aspirasinya di depan Mako Polres Toba

    Tidak hanya itu, situasi kembali memanas setelah massa aksi membakar sebuah ban mobil bekas di depan gerbang pintu masuk Mako Polres Toba saat pihak kepolisian ingin memadamkan api namun situasi aksi unras kembali dapat berjalan aman dan kondusif

    Koordinator aksi Ilham Munthe dalam orasinya menyampaikan Tuntutan bahwa Laporan Masyarakat tidak diproses dan dibiarkan mengendap di Polres Toba!!

    Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga VIRAL karena aksi jogetnya yang energik dan mampu menghibur, khususnya masyarakat Toba. Namun sungguh sangat disayangkan, aksi energik Kapolres Toba saat berjoget tidak seenergik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab. Sebagaimana diatur didalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia tupoksi Kapolres adalah Memimpin, Membina, Mengawasi dan Mengendalikan Polres serta jajarannya untuk melaksanakan tugas Pokok Polri yaitu Memelihara Kamtibmas, Menegakkan Hukum serta Memberikan Perlindungan, Pengayoman dan Pelayanan kepada masyarakat maka tugas Kapolres bukan joget-joget untuk memberikan kenyamanan tapi dengan mengungkapkan kasus yang sudah dilaporkan masyarakat, terang Ilham Munthe selaku Koordinator Aksi Unras

    Menurutnya sebagaimana diatur didalam Perkapolri Nomor 2 tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor Pasal 33 mengatakan “Satuan Reserse Kriminal sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat (3) huruf m bertugas melaksanakan penyelidikan, penyidikan, dan pengawasan penyidikan tindak pidana, termasuk fungsi identifikasi dan laboratorim forensik lapangan serta pembinaan, koordinasi dan pengawasan penyidik pegawai negeri sipil. Akan tetapi Kasat Reskrim Polres Toba seakan tidak mengindahkan anjuran dari Peraturan Kapolri tersebut.

    Terbukti dengan mandeknya laporan masyarakat yang ada di Polres Toba. Contoh nyatanya adalah Laporan Polisi Nomor : LP/B/331/11/2025/SPKT/POLDA SUMUT yang dilimpahkan ke Polres Toba pada tanggal 11 Maret 2025 yang hingga pada saat ini tidak ada perkembangan apapun. Bahwa adanya
    dugaan intervensi dari dalam institusi kepolisian dan intervensi dari luar atas laporan tersebut diduga jadi penyebab MANDEKNYA laporan seorang WNI yang berada di Austria tersebut yang mengalami dugaan Penipuan dalam jual beli tanah dengan transaksi sekitar Rp. 290.00.000.

    Berdasarkan hal tersebut diatas kami meminta dan menyatakan sikap sebagai berikut:
    1. Mendesak Kapolri segera MENCOPOT KAPOLRES TOBA dan KASAT RESKRIM
    POLRES TOBA akibat dari banyaknya laporan masyarakat yang mandeg dan jalan ditempat di Polres Toba.
    2. Mendesak Kapolri menempatkan personil POLRES TOBA sesuai dengan kemampuan.
    3. Mendesak Kapolri segera MENGUSUT TUNTAS laporan nomor LP/B/331/111/2025/SPKT/POLDA SUMUT yang sudah mengendap selama hampir 1 tahun sejak dilimpahkan dari Polda Sumatera Utara.

    Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu David Erikson Hutauruk, hadir di tengah-tengah aksi unjuk rasa itu.

    Ia menjelaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan, meski mengakui perlu adanya bukti tambahan untuk mengusut kasus lebih jauh.

    “Bantu kami juga, teman-teman. Kalau ada informasi terbaru, sampaikan ke penyidik, mari kita tuntaskan bersama,” tutur Erikson saat menemui aksi unjuk rasa

    Sementara itu, Wakapolres Toba Kompol Marluddin., S.Ag., M.H, juga ikut merespons, menghimbau jajarannya untuk segera memperbarui SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada pelapor, sebagai bentuk transparansi.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Politik,  SOSIAL

    Dorong Penetapan Bencana Aceh, Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dr Gea: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolak Ukur

    Dorong Penetapan Bencana Aceh, Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dr Gea: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolak Ukur

    Jakarta, wartapenasatu.com – Mardian (Ketua Komunikasi Purbaya & Wakil Sekjen Kongres partai Kongres Indonesia): Tanggung Jawab Seluruh Elemen Anak Bangsa.”Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn,.MH. meminta Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan bencana di Sumatera sebagai bencana nasional dengan penanganan terintegrasi.

    Pendapat ini diperkuat oleh Mardian., SE, selaku Ketua Komunikasi dan Informasi Purbaya Indonesia sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kongres Indonesia, yang menegaskan bencana ini tidak lagi berskala daerah melainkan nasional dan merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten untuk membantu mengatasi masalahnya.

    DR. Gea menyampaikan permintaan tersebut kepada awak media di kawasan Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). Ia menekankan bahwa bencana yang melanda Sumatera telah sangat menyakiti masyarakat, sehingga penetapan status nasional tidak boleh hanya ditentukan oleh jumlah korban jiwa.

    “Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah kejadian yang sudah sangat menyakiti masyarakat Indonesia, Oleh karena itu jangan lah menjadikan nyawa manusia sebagai tolak ukur penetapan bencana nasional. Ini kaitannya dengan kemanusiaan dan norma-norma,” ujarnya.

    Sebagai informasi, penetapan status darurat bencana nasional secara regulasi membutuhkan indikator seperti dampak luas, korban jiwa, kerugian materi signifikan, gangguan pelayanan publik, dan penurunan kemampuan daerah dalam penanganan.

    Sebagai negara hukum (rechtsstaat), DR. Gea menegaskan pemerintah harus menghormati hak asasi manusia dan nilai kemanusiaan, sehingga perlu dalam konteks bencana di Aceh di naikan setatus menjadi bencana nasional untuk kepentingan Hak Asasi Manusia.

    Ia juga meminta Gubernur dan DPRD Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membahas dan menyempurnakan masalah ini melalui proses legislatif guna mendorong penetapan status nasional. Selain itu, Dr. Gea memperingatkan agar bencana tidak dijadikan “test the water” menuju Pemilu 2029, dan meminta pejabat serta wakil rakyat tidak hanya datang untuk pencitraan melainkan memberikan bantuan yang tepat – mulai dari sandang, makanan, obat-obatan, hingga perbaikan infrastruktur.

    Senada dengan Dr. Gea, Sekretaris Jenderal Purbaya Indonesia, Rafriandi Nasution, menyatakan semua pihak harus menunjukkan empati dengan menyusun langkah-langkah terukur dalam penanganan, agar masyarakat merasakan dukungan dari pejabat yang dipilih mereka.

    Menambahkan pandangan terkait skala dan tanggung jawab bencana, Mardian., SE – yang menjabat dua posisi penting di Purbaya dan Partai Kongres Indonesia – menyatakan bahwa dampak yang terjadi telah melampaui batas wilayah lokal. “Bencana di Sumatera ini bukan lagi bencana daerah semata, tetapi sudah menjadi bencana nasional,” ujarnya.

    Selain itu, Mardian menekankan bahwa penanganan bencana ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten. “Ini adalah tanggung jawab kita semua, mulai dari lembaga negara, lembaga swasta, organisasi masyarakat, hingga para ahli di bidang penanggulangan bencana dengan memberikan kontribusi keahlian serta sumber daya untuk membantu mengatasi bencana ini,” tambahnya.

    Menurut Mardian, kerja sama antar elemen yang berkompeten akan mempercepat proses penanggulangan, rehabilitasi, dan mitigasi. “Bencana adalah ujian kebersamaan bangsa, kita harus bersatu dalam keahlian dan niat baik, bukan saling menyalahkan, untuk melindungi warga dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” pungkasnya.

  • Ekonomi,  Keamanan,  Militer,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

    Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional untuk mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggalakkan Program Pemerintah Pusat tersebut. Kali ini program penanaman padi gogo dilakukan di Kecamatan Jekan Raya kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari Palangka Raya. Peresmian pembukaan lahan dengan luas 1.200 m2 di bawah naungan Kelompok Tani Sari Makmur 17 yang berlokasi di Kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari XII Km 11 yang di hadiri Dandim 1016 Plk. Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo, Kepala Dinas Pertanian kota Palangka Raya Bapak Sugianto,SPt .M.Si dan Lurah Bukit Tunggal serta PPL Elvi Karyani, S.Pt, pada hari ini Rabu (10/11) pagi.

    Dalam sambutannya Dandim 1016 menyampaikan, “Hari ini kita menghadiri giat yang sangat luar biasa yaitu penanaman padi gogo dengan Kelompok Tani Sari Makmur 17 dengan luas 1200 m2 untuk mendukung program Bapak Presiden Prabowo dan apabila nanti ini berhasil maka akan kita lanjutkan dengan penambahan luas lahan, “ujarnya.

    Dilanjutkan sambutan dari kepala Dinas pertanian “kami berharap kelompok tani bisa sukses dan mendukung ketahanan pangan kita ,kami nanti akan memberikan bibit padi gogo sama pupuk buat kelompok tani di sini dan kami akan selalu memantau perkembangan nya “tambahnya

    Ditempat yang sama Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor,S.Hut, mengatakan “Saya mendukung penuh program ketahanan pangan penanaman padi gogo di Naga Sari XII Km 11 ini dan harus ditindak lanjuti terus , saya juga sepakat dengan saran yg disampaikan oleh Pak Dandim bahwa harus ada pemeriksaan sampel tanah agar kita tau tanaman apa yg cocok ditanam ditanah tersebut karna selama ini belum pernah ada langkah langkah yg kita terapkan seperti itu ,selama ini kita hanya asal tanam saja,harapan saya sama smoga berhasil sukses dan bisa mendukung program pemerintah.” ungkapnya.

    Ditempat terpisah Ketua Kelompok Tani Sari Makmur 17 Joko Susilo mengatakan, ” Untuk sementara ini kita mencoba tanam padi gogo dengan luasan lahan kurang lebih 1200 m2 dan apabila cocok tanahnya maka kita akan menambah luasan menjadi satu koma lima hektar (1,5 ha), “harapnya.

    Selanjutnya Dandim mengatakan, dengan adanya dari Dinas Pertanian Palangka Raya dan PPL yang akan menguji kadar tanah dan PH tanah maka kita akan dapat mengetahui tanaman apa yang cocok nantinya untuk di tanam. (ryt)

  • Artikel,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Politik,  SOSIAL

    Dampingi Kunjungan Kerja Gubernur Kalteng ke Sukamara, Pangdam XXII/TB Dorong Pemanfaatan Potensi Perikanan

    Dampingi Kunjungan Kerja Gubernur Kalteng ke Sukamara, Pangdam XXII/TB Dorong Pemanfaatan Potensi Perikanan

    Sukamara, wartapenasatu.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran S.I.Kom bersama Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.AP., M.Sc., Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat penting lainnya melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Sukamara, Minggu (7/12).

    Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., Wakil Bupati Nur Efendi S.H., Ketua DPRD Sukamara Ahmad Darsoni S.K.M., M.Si., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.

    Kegiatan diawali ketika Pangdam XXII/TB beserta rombongan tiba di Tambak Udang Vaname Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kecamatan Jelai. Di lokasi tersebut, dilaksanakan panen udang vaname dan penebaran benih ikan lokal (restocking).

    Dalam kesempatan itu, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan pentingnya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan ekonomi daerah.
    “Sektor perikanan seperti tambak udang ini memiliki dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
    Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.

    Selanjutnya rombongan bergerak menuju Kantor Kecamatan Pantai Lunci untuk meninjau pelaksanaan pasar murah, yang digelar sebagai bagian dari upaya stabilisasi kebutuhan pokok masyarakat.

    Kunjungan ini dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda Sukamara, termasuk Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., Waka Polres Sukamara Kompol Sri Mulyono S.H., Kajari Sukamara M. Irwan, S.H., M.H., Sekda Sunardi S.Si., M.Sc., M.Eng., serta para pejabat kecamatan dan SOPD setempat.(ryt)

Wartapenasatu.com @2025