Kepolisian

  • Kepolisian

    Polres Bangkalan Tangani Laka Lantas Dua Truk Box di KM 5.300 Suramadu

    WARTAPENASATUJATIM | BangkalanPolres Bangkalan melalui Plt. Kasihumas IPDA Agung Intama menyampaikan terjadi Kecelakaan Lalu Lintas di ruas Akses Suramadu sisi Madura, tepatnya di bentang tengah KM 5.300 pada Minggu (26/10/2025) sekira pukul 03.00 WIB.

    Dalam keterangannya, IPDA Agung menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan truk box dengan nomor polisi B-9727-NRU dan AB-9276-HN.

    “Kejadian bermula saat salah satu truk box dengan nomor polisi B-9727-NRU melaju dari arah Utara (Madura) ke Selatan (Surabaya) mengalami pecah ban belakang sebelah kiri sehingga oleng, terguling dan tak lama kemudian, kendaraan truk box lain dengan nomor polisi AB-9276-HN yang melaju dari arah sama tidak dapat menghindar dan menabrak dari belakang,” ungkapnya.

    Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk box AB-9276-HN, atas nama P (47), warga Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan pertolongan.

    Sementara pengemudi truk box B-9727-NRU, atas nama HK (24), warga Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, selamat tanpa luka.

    Usai kecelakaan tersebut, seluruh kendaraan yang terlibat juga sudah diamankan dan dievakuasi dari lokasi oleh petugas Satlantas Polres Bangkalan.

    “Kasus ini sudah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan untuk proses lebih lanjut. Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta,” tambah kasihumas.

    Polres Bangkalan mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Militer,  Seni dan Budaya

    Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Pogalan Dukung Pramuka Jelajah Situs Trenggalek

    WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Pogalan kembali terlihat nyata dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya melalui kegiatan kepramukaan. Minggu (26/10/2025).

    Koramil 0806-02/Pogalan, Polsek Pogalan, dan Pemerintah Kecamatan Pogalan bersama-sama memberangkatkan peserta Lomba Jelajah Situs Trenggalek dari Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

    Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menumbuhkan semangat Kebangsaan dan Kecintaan terhadap Warisan Budaya Lokal di kalangan Pramuka.

    Dalam suasana penuh semangat, para peserta yang berasal dari berbagai gugus depan di Kecamatan Pogalan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    Mereka akan menelusuri jejak sejarah dan situs budaya di wilayah Trenggalek, yang dikenal luas sebagai Bumi Menak Sopal.

    Tak hanya sekadar lomba, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan pembentukan karakter bagi generasi muda agar mencintai dan melestarikan nilai-nilai luhur bangsa.

    Bati Komsos Koramil 0806-02/Pogalan Pelda Muyanto yang turut hadir dalam kegiatan pemberangkatan menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam menjaga warisan sejarah bangsa.

    “Peserta Pramuka sangat antusias dan siap menelusuri jejak sejarah serta budaya di Bumi Menak Sopal. Semangat menelusuri jejak sejarah dan mengenal lebih dekat kekayaan budaya daerah untuk seluruh peserta, selamat berjuang dan tetap jaga kekompakan dalam mengikuti lomba jelajah Situs Trenggalek,” ujarnya penuh semangat.

    Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan TNI kepada generasi muda, yakni Disiplin, Tangguh, dan Cinta Tanah Air.

    Melalui kegiatan tersebut, peserta Pramuka diharapkan dapat memperluas wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga Kelestarian Sejarah dan Budaya Daerah.

    “Inilah bentuk nyata pembinaan karakter generasi muda yang cinta Indonesia,” tambah Pelda Muyanto.

    Sementara itu, Kapolsek Pogalan Iptu Henri Agus S,Sos., menyampaikan dukungan penuh dari jajaran kepolisian terhadap kegiatan kepramukaan yang memiliki misi membentuk generasi berjiwa nasionalis dan berkarakter kuat.

    Polsek Pogalan juga menugaskan personelnya untuk membantu pengamanan dan pengawalan jalannya kegiatan agar seluruh peserta dapat berkompetisi dengan aman dan tertib sepanjang rute jelajah situs.

    Camat Pogalan Dilly Dwi Kurniasari, S.S.T.P.,M.A.P., dalam sambutannya turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya TNI dan Polri, yang selalu bersinergi dalam mendukung kegiatan generasi muda di wilayahnya.

    Ia menilai, kegiatan Lomba Jelajah Situs Trenggalek bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk nyata pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.

    “Kami bangga, karena dari Pogalan lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh tetapi juga peduli terhadap sejarah dan budaya,” ujarnya.

    Kegiatan Lomba Jelajah Situs Trenggalek menjadi agenda tahunan yang melibatkan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek.

    Tahun ini, rute lomba membawa peserta menelusuri sejumlah situs bersejarah dan budaya peninggalan era Menak Sopal, tokoh legendaris yang dikenal sebagai pejuang sekaligus pelindung rakyat Trenggalek di masa lampau.

    Setiap titik pemberhentian menjadi tempat pembelajaran sejarah yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan bagi para peserta muda.

    Peserta dari Kecamatan Pogalan tampil dengan semangat luar biasa. Mereka membawa harapan besar untuk tidak hanya berprestasi dalam lomba, tetapi juga menjadi Duta Pelestarian Budaya Trenggalek.

    Melalui kegiatan ini, para Pramuka belajar bahwa menjaga sejarah bukan hanya dengan menghafal peristiwa masa lalu, tetapi juga memahami maknanya serta menerapkan nilai-nilai luhur itu dalam kehidupan sehari-hari.

    Sinergitas antara Koramil, Polsek, dan Pemerintah Kecamatan Pogalan menjadi contoh nyata bahwa pembinaan generasi muda harus dilakukan secara kolektif.

    Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan terus terjaga karena menjadi fondasi kuat dalam membangun bangsa yang Berkarakter, Berbudaya, dan Berjiwa Nasionalis.

    Dengan semangat Bersatu, Berbakti, dan Berprestasi, kegiatan Lomba Jelajah Situs Trenggalek menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam membina generasi penerus bangsa.

    Dari Pogalan, semangat menelusuri sejarah dan melestarikan budaya diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh wilayah Trenggalek untuk terus menjaga warisan leluhur demi Indonesia yang lebih Berkarakter dan Berbudaya.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Satlantas Polres Nganjuk Raih Juara 2 Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Tingkat Polda Jatim 2025

    WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Nganjuk. Kelurahan Ploso, Kecamatan Nganjuk, berhasil meraih Juara 2 Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Tahun 2025 Tingkat Polda Jawa Timur.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wadir Lantas Polda Jatim, AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K., dalam acara puncak Grand Final Duta Lalu Lintas di Gedung Serba Guna Polresta Sidoarjo, Kamis (23/10/2025).

    Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba kampung tertib lalu lintas, kawasan tertib lalu lintas, serta satuan wilayah dengan input laporan IRSMS terbanyak.

    Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.

    “Prestasi ini menunjukkan komitmen warga Nganjuk, khususnya Kelurahan Ploso, dalam membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga motivasi agar wilayah lain bisa mengikuti langkah positif ini,” ujar AKBP Henri.

    Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menambahkan, lomba kampung tertib lalu lintas merupakan program strategis untuk menanamkan nilai keselamatan berlalu lintas sejak dari lingkungan masyarakat.

    “Kami terus berupaya mendorong partisipasi masyarakat agar sadar akan pentingnya keselamatan di jalan. Ke depan, kami akan memperluas kampung tertib lalu lintas ke wilayah lain di Nganjuk agar manfaatnya lebih merata,” jelas AKP Ivan.

    Keberhasilan Kelurahan Ploso ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Nganjuk dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

    Upaya ini sejalan dengan visi Polri dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Jawa Timur.*** (Bgn)

  • Berita Duka,  Daerah,  hukum,  Kepolisian,  SOSIAL

    Ironi di Tapteng: TKS Menuntut Kejelasan, Bupati Asyik dengan Durian

    Ironi di Tapteng: TKS Menuntut Kejelasan, Bupati Asyik dengan Durian


    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com –  25 Oktober 2025 – Gelombang aspirasi menggema di depan Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, pada Kamis (23/10/2025). Sejumlah Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tapteng menggelar aksi unjuk rasa damai, menuntut kejelasan status kepegawaian mereka. Namun, ironi mencuat ketika Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, justru dikabarkan menikmati buah durian di sebuah tempat wisata, memicu kekecewaan mendalam di kalangan para TKS.

    Aksi unjuk rasa ini diawali dengan upacara sederhana, di mana para TKS menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dengan penuh semangat. Lantunan lagu ciptaan Wage Rudolf Supratman itu seolah membangkitkan kembali semangat kemerdekaan yang berkobar pada 17 Agustus 1945. Tak sedikit dari para TKS yang meneteskan air mata, terharu dengan makna mendalam dari lagu tersebut.

    Usai menyanyikan lagu kebangsaan, para TKS melanjutkan aksi mereka dengan menyampaikan orasi-orasi yang berisi tuntutan kejelasan status kepegawaian. Mereka berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Masinton Pasaribu untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, harapan itu pupus ketika hanya disambut oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapteng.

    Kekecewaan para TKS semakin memuncak ketika beredar kabar bahwa Bupati Masinton Pasaribu tengah menikmati buah durian di Kacamata Tukka, sebuah tempat wisata yang cukup populer di Tapteng. Kabar ini tersebar melalui siaran langsung (real-time) yang membuat para TKS merasa diabaikan dan tidak dihargai. Histeris dan tangisan pun tak terhindarkan.

    Di tengah situasi yang memanas, dua mobil melintas di depan Kantor Bupati. Para TKS mencoba menghentikan mobil tersebut dan ternyata di dalamnya terdapat Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, beserta Ketua Fraksi Gerindra, Deni Herman Hulu, dan Willy Saputra Silitonga. Mereka turun dari mobil dan menemui para TKS untuk mendengarkan aspirasi mereka.

    Ahmad Rivai Sibarani kemudian meminta kepada Satpol PP untuk menghadirkan perwakilan dari Dinas Kesehatan yang dapat memberikan keterangan yang jelas kepada para TKS. Ia juga mengingatkan bahwa DPRD Tapteng telah memberikan rekomendasi kepada Bupati terkait status TKS sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Dalam kesempatan itu, Willy Saputra Silitonga mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan memiliki dana rutin sebesar 85 miliar rupiah. Namun, para TKS justru mengaku hanya menerima honor sebesar Rp. 150 ribu, Rp. 100 ribu, atau bahkan hanya Rp. 50 ribu per bulan, yang bersumber dari Jasa Pelayanan Kesehatan (Jaspel).

    Aksi unjuk rasa ini berlangsung hingga malam hari. Para TKS tetap bertahan di depan Kantor Bupati, berharap dapat bertemu dengan Bupati Masinton Pasaribu. Namun, harapan itu kembali pupus ketika mereka mendapat informasi bahwa Bupati telah keluar dari rumah dinasnya. Dengan rasa kecewa yang mendalam, para TKS menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” ciptaan Kusbini sebelum akhirnya membubarkan diri.

    Laporan oleh: Torang Sirait

  • Internasional,  Keamanan,  Kepolisian,  mancanegara

    Serving For Peace : Brimob Kalteng Tegakkan Kemanusiaan Di Bumi Afrika

    Serving For Peace : Brimob Kalteng Tegakkan Kemanusiaan Di Bumi Afrika

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi dan kebanggaan. Dua personel terbaiknya, Brigpol Bimo Akbar Brigantoro dan Brigpol Gustira Arisantika, S.H., M.H., resmi terpilih untuk bergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah.

    Keberangkatan kedua personel tersebut menjadi bukti nyata bahwa Brimob Kalteng tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan di dalam negeri, tetapi juga turut serta membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. Mereka akan bergabung dengan pasukan Garuda Polri yang ditugaskan membantu menjaga stabilitas dan menciptakan perdamaian di wilayah konflik Afrika Tengah.

    Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K. menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya dua personel Brimob Kalteng tersebut.

    “Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Tidak semua personel memiliki kesempatan untuk mengemban tugas mulia sebagai pasukan perdamaian dunia. Keikutsertaan Brigpol Bimo dan Brigpol Gustira merupakan wujud kepercayaan negara dan dunia internasional terhadap profesionalisme, dedikasi, serta kemampuan personel Brimob Kalteng,” ujar Kombes Pol. Irwan Jaya.

    Ia juga menambahkan bahwa tugas tersebut bukan hanya soal kebanggaan pribadi atau satuan, tetapi juga tanggung jawab besar dalam membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

    “Misi perdamaian ini adalah panggilan kemanusiaan. Mereka akan menjadi duta bangsa yang membawa semangat Bhakti Brimob untuk kedamaian dunia. Kami berdoa agar keduanya dapat menjalankan tugas dengan aman, profesional, dan penuh kehormatan,” tambahnya.

    Dengan dikirimnya dua personel terbaik ini, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sekali lagi menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan kemampuan personel agar siap menghadapi tantangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

  • Kepolisian,  Pendidikan,  Politik

    Sidang Kelulusan PAG dan SBP di Polda Kalteng, 77 Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

    Sidang Kelulusan PAG dan SBP di Polda Kalteng, 77 Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Sidang Kelulusan Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira dan Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara (SBP) dari Tamtama ke Bintara Tahun Anggaran 2025, Jumat (24/10).

    Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, tersebut dipimpin Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Kalteng serta seluruh peserta seleksi.

    Wakapolda Kalteng, melalui Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, mengatakan, dari hasil sidang kali ini sebanyak 77 peserta dinyatakan lulus terpilih.Ke 77 peserta ini, terdiri dari 49 personel dinyatakan lolos Seleksi PAG dan 28 orang dinyatakan lolos SBP.

    “Pendidikan akan dilaksanakan di Lemdik Setukpa Polri Sukabumi bagi yang lulus PAG, dan yang lulus SBP akan menempuh pendidikan di pusdik Sabhara,” terangnya.

    Kombes Leo menegaskan bahwa selama pelaksanaan seleksi PAG dan SBP Tahun Anggaran 2025 ini, Polda Kalteng menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

    Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, menambahkan bahwa seleksi ini merupakan wujud nyata Polda Kalteng dalam memberikan kesempatan bagi personel untuk meningkatkan karir mereka.

    Selamat kepada para peserta yang lulus terpilih, dan jaga terus kesehatan selama menjalani pendidikan.

    “Semoga peserta mampu memberikan hasil yang terbaik sehingga dapat menuntaskan pendidikan dan kembali menjadi personel Polda Kalteng yang tangguh serta siap melayani masyarakat,” pungkasnya.

  • Kepolisian,  Militer,  pertanian

    Babinsa Koramil 0829-17/Tanjungbumi Dampingi Petani Lakukan Pengobinan dan Penimbangan Jagung

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Koramil 0829-17/Tanjungbumi Serma Muari melaksanakan kegiatan pendampingan pengobinan dan penimbangan hasil panen jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Putra Mandiri di Desa Tanjungbumi, Jumat (24/10/25).

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kompol Sugiarto dari Polres Bangkalan bersama satu anggota, Mantri Tani Tanjungbumi Bapak Daryo beserta anggota PPL, serta Ketua Poktan Putra Mandiri Bapak Jono. Pendampingan ini menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan unsur pertanian dalam mengawal produktivitas sektor pangan di wilayah Kabupaten Bangkalan.

    Dari hasil pengobinan dan penimbangan, diperoleh data bahwa pada lahan ukuran 2,5 x 2,5 meter persegi menghasilkan 15 kilogram jagung kering glondongan.

    Dari hasil perhitungan luas panen 3 hektare, diperkirakan total produksi mencapai 240.000 kilogram jagung kering glondongan, yang menunjukkan hasil panen cukup memuaskan bagi petani.

    Serma Muari menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya.

    “Kami berharap hasil panen yang baik ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Viral Mahasiswa Menyamar Pakai Hijab Masuk Kos Putri, Polres Bangkalan Berikan Penjelasan Isu Bawa Sajam dan Alkohol

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Sebuah video yang memperlihatkan seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digiring oleh pihak kepolisian karena diduga menyamar memakai hijab dan masuk ke kos putri sambil membawa Senjata Tajam (sajam) dan alkohol viral di media sosial.

    Menanggapi hal tersebut, Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama memberikan klarifikasi.

    Diketahui, mahasiswa berinisial MFA (21) asal Lamongan tersebut membuat geger warga sekitar kampus UTM pada Kamis (23/10/2025) malam setelah nekat masuk ke area kos putri.

    “Mendapati laporan dari warga, anggota Samapta Polres Bangkalan yang tengah berpatroli langsung menuju lokasi dan mengamankan mahasiswa tersebut bersama salah satu penghuni kos untuk dimintai keterangan,” ujar Ipda Agung, Jumat (24/10/2025).

    Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya senjata tajam maupun minuman beralkohol sebagaimana beredar di media sosial.

    MFA diketahui hanya membawa makanan ringan berupa sempol yang hendak diberikan kepada mantan pacarnya, IF (22) asal Jombang.

    “Berdasarkan pengakuannya, yang bersangkutan masih menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya meskipun sudah berpisah,” tambahnya.

    Kasus ini akhirnya diselesaikan secara damai antara pihak penghuni kos dengan mahasiswa tersebut.

    MFA pun menandatangani surat pernyataan bermaterai di hadapan petugas kepolisian Polres Bangkalan.

    Dalam surat tersebut, MFA berjanji tidak akan mengganggu, menemui, atau berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung dengan mantan pacarnya, serta tidak akan menyebarkan foto atau video yang berkaitan dengan hubungan mereka.

    Apabila melanggar, ia siap diproses sesuai hukum yang berlaku. (Bgn)

  • Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kepolisian

    Polres Toba Tanggapi Cepat Dumas Judi Tembak Ikan: Hasil Pengecekan Negatif

    Polres Toba Tanggapi Cepat Dumas Judi Tembak Ikan: Hasil Pengecekan Negatif

    Toba, wartapenasatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Toba merespons cepat laporan pengaduan masyarakat (Dumas) dan pemberitaan salah satu media daring, Jelajah Perkara.Com, terkait dugaan adanya kegiatan perjudian jenis tembak ikan di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Toba segera melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

    Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh timnya, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian jenis tembak ikan di wilayah hukum Polres Toba, sebagaimana yang dilaporkan dalam Dumas dan pemberitaan media daring tersebut.

    Penegasan ini disampaikan oleh Iptu Erikson David Hutauruk setelah memerintahkan Kanit Pidum dan tim Jatanras untuk melakukan pengecekan langsung ke Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (23/10/2025). Pengecekan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap informasi yang beredar di masyarakat dan media.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu media daring, tim dari Polres Toba langsung mendatangi lokasi yang dimaksud. Namun, setelah melakukan pemeriksaan secara seksama, tim tidak menemukan adanya bukti atau indikasi yang menunjukkan adanya kegiatan perjudian jenis tembak ikan. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dalam pemberitaan media daring tersebut tidak terbukti kebenarannya.

    “Ketika tim sampai di sana, tidak kita temukan adanya perjudian seperti yang disampaikan dalam pemberitaan,” ujar Iptu Erikson David Hutauruk.

    Meskipun tidak menemukan adanya aktivitas perjudian, tim dari Polres Toba tetap melakukan tindakan preventif dengan memberikan imbauan kepada pemilik warung dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi tersebut. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kegiatan perjudian dalam bentuk apapun di wilayah tersebut.

    Selain itu, tim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak segala praktik perjudian yang dapat merugikan kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Polres Toba berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk perjudian, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

    Dengan adanya respons cepat dan tindakan tegas dari Polres Toba, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari segala bentuk ancaman kejahatan. Polres Toba juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada pihak kepolisian, sehingga dapat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Toba.

  • Hiburan,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Nekat Curi Puluhan Motor, Dua Pria Tampan Ini Digelandang Ke Mapolres Kobar

    Nekat Curi Puluhan Motor, Dua Pria Tampan Ini Digelandang Ke Mapolres Kobar

    Polres Kobar, wartapenasatu.com – Polsek Pangkalan Banteng jajaran Polres Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni RA dan ILS yang merupakan warga Kec. Pangkalan Banteng.

    Hal ini dibeberkan Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., dalam press releasenya pada Kamis (23/10/2025) sore yang menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan kedua pelaku telah melakukan pencurian di berbagai tempat yakni diantaranya di Kec. Pangkalan Banteng, Kec. Pangkalan Lada dan Kec. Arut Selatan, Kab. Kobar, Prop. Kalteng.

    “Jadi dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, tersangka ini kerap melakukan pencurian diantaranya empat TKP di Kec. Pangkalan Banteng dimulai sejak 30 Juli 2025 sampai dengan 14 Oktober 2025,” beber Kapolres.

    Selain itu, lanjut Kapolres, ada tujuh TKP di Kec. Pangakalan Lada dimulai sejak 31 Maret 2025 sampai dengan 17 Oktober 2025. Serta di Kec. Arsel sebanyak satu TKP yakni pada tanggal 16 Oktober 2025.

    Orang nomor satu di Polres Kobar ini juga menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan kedua pelaku yakni dengan melakukan pencurian pada rentang waktu menjelang subuh dengan sasaran kendaraan bermotor yang terparkir di halaman dalam kondisi tidak terkunci stang maupun kunci masih menempel pada kendaraan.

    “Saat ini sudah ada 12 Kendaraan yang berhasil teridentifikasi dari 80 kendaraan yang kami amankan, Dan akan terus kami kembangkan secara lanjut,” tambah Kapolres.

    Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat apabila ada yang mengalami kehilangan kendaraan bermotor selama kurun waktu satu 2024 – 2025 dapat melakukan pengecekan ke Polres Kobar.

    “Bagi masyarakat dapat melakukan pengambilan kendaraan dengan syarat membawa kelengkapan surat tanda kepemilikan kendaraan dan dapat diambil tanpa biaya apaun atau gratis,” imbuh Kapolres.

    Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan Polres Kobar guna pemeriksaan lebih lanjut.

    Guna mempertanggungjawabkan perbuataanya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (2) KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.

Wartapenasatu.com @2025