Kepolisian
Polda Jatim Gelar Simulasi Sispamkota Pastikan Kesiapan Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar simulasi penerapan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapsiagaan menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan simulasi tersebut digelar di Lapangan Timur Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (15/10/2025), dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah hingga unsur masyarakat sipil.
Penerapan Sispamkota dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perkotaan.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto,M Si mengatakan bahwa kegiatan SISPAMKOTA ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk memastikan kesiapan seluruh personel menghadapi berbagai situasi, termasuk skenario terburuk di wilayah perkotaan.
“Kegiatan ini untuk kesiapan kita dalam mengantisipasi apabila terjadi suatu hal terburuk di kota ini,”kata Irjen Pol Nanang Avianto.
Menurut Kapolda Jatim, kegiatan ini tidak bersifat seremonial, tetapi merupakan latihan berkelanjutan untuk menjaga kesiapan dan profesionalitas aparat.
“Latihan ini akan continue supaya anggota benar-benar siap kapan pun dibutuhkan,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto.
Kapolda Jatim menegaskan dengan berlatih dan terus berlatih, hal ini menunjukkan kesiapan semua aparat keamanan.
Irjen Pol Nanang juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jawa Timur.
“Saya yakin seluruh masyarakat Jawa Timur ini cinta terhadap wilayahnya, dan semuanya akan memberikan kontribusi dalam kegiatan pengamanan,” tutur Irjen Nanang.
Oleh karenanya lanjut Kapolda Jatim, sebagai aparat penegak hukum yang memiliki tanggung jawab utama di kewilayahan, pihaknya sudah melakukan berbagai pelatihan demi melindungi masyarakat.
Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa tujuan utama simulasi penerapan SISPAMKOTA ini adalah memastikan aparat mampu mengamankan kegiatan masyarakat dengan cara yang profesional, proporsional, dan humanis.
“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa menunjukkan kesiapan kita dan tujuan kita adalah untuk melindungi masyarakat semuanya,” tutur Irjen Pol Nanang.
Kapolda Jatim mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban dimanapun berada.
“Mari kita jaga keamanan bersama, karena ini tanggung jawab kita semua dalam mengamankan seluruh kegiatan masyarakat di mana pun berada,” pungkas Irjen Pol Nanang Avianto.
Latihan Sispamkota tahun 2025 ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektoral, meningkatkan kemampuan teknis personel Polri, serta menjamin kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Jawa Timur. (Bgn)
Launching SPKT Prototype Polres Batu Wujudkan Pelayanan Humanis Cepat dan Modern
WARTAPENASATUJATIM | KOTA BATU – Satu lagi wujud nyata upaya Polres Batu Polda Jawa Timur (Jatim) untuk melayani masyarakat dengan pelayanan Kepolisian yang humanis, modern, dan dipercaya.
Upaya tersebut dinyatakan dengan melaunching Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Prototype yang dirancang sebagai model ideal etalase Pelayanan Publik di Polres Batu jajaran Polda Jatim.
Saat melaunching SPKT Prototype, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan bahwa SPKT Prototype ini merupakan ujung tombak Transformasi Operasional Polri sebagai unsur pelayanan terpadu.
“SPKT Prototype ini adalah wujud nyata dari komitmen kami menghadirkan institusi kepolisian yang modern, profesional, dan melayani dengan visinya SIYAN atau Polisi pelayan dan misinya SMILE yaitu Siap Melayani Integritas loyal dan energik,” ungkap AKBP Andi, Rabu (15/10).
SPKT Prototype mengedepankan kenyamanan masyarakat dengan berbagai fasilitas, antara lain petugas informasi yang ramah, Ruang Tunggu ber-AC, akses internet gratis, charger point, ruang untuk ibu menyusui, tempat bermain anak, toilet yang bersih, minuman ringan gratis dan akses televisi untuk hiburan.
“Setiap detail di ruang ini dirancang untuk satu tujuan yaitu kenyamanan, transparansi, kecepatan pelayanan, dan akuntable,” kata AKBP Andi.
Kapolres Batu menambahkan, di SPKT Prototype ini juga menyediakan Survei Kepuasan Masyarakat dalam bentuk digital untuk memastikan keluhan, kritik dan saran masyarakay yang akan selalu didengar untuk ditindaklanjuti.
Berikut ini adalah pelayanan yang bisa didapatkan di SPKT Prototype yaitu :
1. Laporan atau pengaduan dari masyarakat
2. Menerbitkan laporan Polisi
3. Menerbitkan tanda terima laporan polisi atau STTLP
4. Menerbitkan surat tanda lapor kehilangan atau SKTLK yaitu kehilangan KTP, ijazah, buku nikah, paspor, STNK, atau BPKB, cek giro atau bilyet, sertifikat tanah, dan surat penetapan waris atau ahli waris
5. Memberikan informasi seputar pelayanan publik polriDiharapkan melalui Visi dan Misi ini, Polres Batu mampu mewujudkan pelayanan Kepolisian yang humanis, modern, dan dipercaya masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri Presisi.
Turut hadir dalam launching SPKT Prototype tersebut Walikota Batu, Nurochman, S.H., M.H., Wakil Walikota Batu Heli suyanto, S.H., M.H, Ketua DPRD Kota Batu, H.M Didik Subiyanto, S.H, Kajari Kota Batu Dr. Andy sasongko, S.H., M.Hum dan jajaran Forkopimda Kota Batu lainnya serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan yang lain.
Ditemui di sela kegiatan, Kepala SPKT Polda Jatim AKBP Ninayani df Prathivi, S.E., M.Sc mengatakan bahwa ini adalah terobosan baru dan yang pertama.
“Layani masyarakat dengan hati untuk membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat menuju Kepolisian yang dicintai masyarakat,” Ujar AKBP Ninayani. (Bgn)
Tim DVI Polda Jatim Rampungkan Identifikasi Seluruh Korban Robohnya Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur akhirnya menuntaskan seluruh proses identifikasi terhadap korban robohnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.
Seluruhnya sebanyak 67 kantong jenazah yang diterima telah berhasil diidentifikasi, dengan tambahan 5 korban terakhir yang teridentifikasi hingga hari ini Rabu (15/10/2025).
Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki dalam keterangannya menyampaikan bahwa proses identifikasi hari ini menuntaskan seluruh data korban yang dilaporkan hilang oleh keluarga.
“Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 63 korban dari 67 kantong jenazah yang kami terima,” kata Kombes Pol Khusnan.
Ia mengatakan dari data ante mortem yang melaporkan hilang yaitu 63 korban hilang dan saat ini sudah teridentifikasi seluruhnya sebanyak 63 orang.
Adapun lima korban yang baru teridentifikasi hari ini yakni:
1. Sholihan (17 tahun), warga Dusun Konyek, Alas Rajah, Blega, Bangkalan, teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti.
2. Raihan Rafa Aldiyansyah (14 tahun), warga Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan, teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti.
3. Fairuz Shirojuddin (16 tahun), warga Jl. Singajaya, Singopadu, Tulangan, Sidoarjo, teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti.
4. Moch. Defa Sharifuddin (17 tahun), warga Dusun Kaligede, Ngadipiro, Wilangan, Nganjuk, teridentifikasi melalui DNA dan medis.
5. Zaky (12 tahun), warga Planggaran Timur, Lepelle, Robatal, Sampang, teridentifikasi melalui medis dan properti.
Kombes Pol Khusnan juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya para santri korban tragedi tersebut.
“Saya turut berdukacita atas adik-adik santri yang menjadi korban peristiwa ini. Semoga amal ibadah mereka diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ucapnya.
Kombes Pol Kusnan menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan selama 24 jam tanpa henti, sejak hari pertama kejadian.
“Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia, sehingga 24 jam ketika hari pertama, kedua, ketiga, kita full 24 jam,” jelasnya.
Dengan selesainya seluruh proses identifikasi, seluruh jenazah yang telah teridentifikasi malam ini langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kombes Pol Khusnan menutup dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran operasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, sehingga operasi DVI dapat berjalan dengan baik dan berhasil mengidentifikasi seluruh korban. Semoga menjadi amal ibadah bagi seluruh rekan yang terlibat,” pungkasnya. (Bgn)
Kapolda Jatim Tegaskan Aktivitas Pendidikan Santri Harus Tetap Berlanjut
WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Nanang Avianto, M.Si menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.
Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi guna mendalami penyebab insiden yang menelan korban jiwa tersebut.
“Ya, ini masih pemeriksaan awal. Ada beberapa saksi yang sedang kita panggil, sehingga nanti setelah itu baru mungkin akan memberikan laporan progresnya ke saya dari para penyidik. Jadi, nunggu nanti kami akan update mengenai kelanjutannya,”ujar Irjen Nanang, Rabu (15/10/2025).
Kapolda Jatim menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen sementara setelah proses pembongkaran reruntuhan selesai, kondisi beberapa bangunan di kompleks pesantren dinilai membahayakan jika tetap digunakan.
“Kita melihat bahwa gedung-gedung itu juga sementara ini membahayakan kalau dipakai. Kami tidak ingin terjadi ada korban-korban berikutnya,” ungkap Irjen Nanang.
Oleh karena itu, pihak kepolisian menetapkan status quo terhadap bangunan-bangunan yang terdampak, sembari menunggu hasil penyidikan dan rekomendasi teknis dari pihak berwenang.
“Sementara ini status quo, dan kita juga kerja sama dengan pemda setempat untuk mengalokasikan ke mana adik-adik santri ini bisa melanjutkan aktivitas,” tegas Irjen Nanang.
Namun demikian, Kapolda Jatim menegaskan, aktivitas pendidikan para santri harus tetap berlanjut meskipun terjadi musibah tersebut.
Kapolda Jatim menyebut, Pemda akan berperan dalam memfasilitasi kelanjutan kegiatan belajar mengajar, agar kurikulum dan perencanaan pendidikan di pesantren tidak terhenti.
“Bagaimanapun juga dengan kejadian ini jangan sampai aktivitas terhenti, harus tetap dilanjutkan. Karena ini kan ada progres dari perencanaan dan kurikulum pesantren tersebut. Dan ini juga akan difasilitasi oleh pemda,” pungkasnya. (Bgn)
Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Komunitas Ojol Ajak Jaga Kamtibmas
WARTAPENASATUJATIM | BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Wujud kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi serta pemberian bantuan kepada para pengemudi Ojek Online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Selasa (14/10/2025).
Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kota Bojonegoro, dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro serta sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai komunitas.
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang menjadi ajang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan para pengemudi yang sehari-hari berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Afrian secara simbolis menyerahkan tiga unit kompresor, alat tambal ban, serta 50 paket sembako kepada perwakilan komunitas ojol.
Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata Polres Bojonegoro terhadap aktivitas para pengemudi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Suasana kekeluargaan sudah terasa sejak awal kegiatan. Kapolres Bojonegoro menyapa satu per satu peserta yang hadir dan mengajak mereka makan siang bersama.
Interaksi tanpa jarak itu mencerminkan kedekatan antara kepolisian dan warga, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa Polres Bojonegoro selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk komunitas ojol.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berdialog dengan rekan-rekan ojol untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Beberapa persoalan sudah kita temukan solusinya, dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas agar para pengemudi dapat bekerja dengan tenang.
“Kami ingin semua pengemudi bisa mencari nafkah dengan rasa aman dan nyaman, tanpa khawatir adanya gangguan di jalan,” lanjutnya.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga berpesan agar komunitas ojol turut aktif dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, para pengemudi ojol memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat membantu memberikan informasi terkait situasi keamanan di wilayahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Suwito, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Bojonegoro.
Ia menilai kegiatan silaturahmi dan dialog seperti ini sangat berarti bagi para pengemudi ojol.
“Bantuan ini sangat bermanfaat, tapi yang lebih berharga adalah rasa dihargai dan diperhatikan oleh Bapak Kapolres serta jajarannya,” ungkap Suwito.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro.*** (Bgn)
Salah Sangka, Gudang Milik Warga Yang Digunakan Untuk Bengkel Truck dikira Gudang Penimbunan Solar Subsidi.
WARTAPENASATUJATIM | Probolinggo – Gudang yang dijadikan bengkel milik Sugiyanto, warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Santer diduga sebagai tempat penimbunan solar subsidi.
Lebih miris lagi gudang tersebut dikira sebagai tempat penimbunan solar subsidi dan di beckingi oleh Anggota Polres Probolinggo.
Namun setelah diadakan pengecekan oleh Satreskrim dan Anggota Paminal Polres Probolinggo dengan mendatangi gudang yang diduga melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tersebut kini telah terbantahkan.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa mengatakan, kedatangan anggotanya untuk mengecek kebenaran informasi adanya dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar.
“Kami mendapat informasi melalui pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penimbunan BBM jenis solar. Sehingga kami minta anggota untuk mengecek kebenarannya,” kata AKP Putra, Selasa (14/10/2025).
“Terlebih lagi, dalam pemberitaan itu juga menyebut anggota kami yang diduga membekingi penimbunan itu. Sehingga melalui video yang dikirim, kami langsung melacak lokasi yang diduga menimbun BBM itu,” imbuh AKP Putra.
Setelah didatangi, lanjut AKP Putra, pihaknya sama sekali tidak menemukan penimbunan BBM jenis apa pun seperti yang dilaporkan atau diberitakan sebelumnya.
“Memang saat anggota tadi datang ke gudang yang kini dijadikan bengkel memang ada truk tangki yang merupakan pengangkut BBM solar. Hanya saja truk itu sudah rusak usai mengirim BBM solar untuk keperluan pembangunan jalan tol,” ujar AKP Putra.
Pemilik gudang atau bengkel, menurut AKP Putra, juga sudah diminta keterangan dan mengaku tidak pernah menimbun BBM jenis apapun dan dipastikan tidak pernah kenal dengan anggota Polres Probolinggo yang disebut menjadi bekingnya.
“Yang bersangkutan bukan penjual atau penimbun. Hanya pernah truk tengki nya itu digunakan untuk mengangkut BBM jenis solar, tapi itu untuk keperluan pembangunan jalan tol, tidak dengan lain-lainnya,” ujar AKP Putra.
“Selain itu, pemilik gudang mengaku tidak pernah tahu dan kenal dengan anggota Polres Probolinggo yang disebut didalam pemberitaan menjadi beking pemilik gudang dalam menimbun BBM. Sehingga kami pastikan pemberitaannya tidak benar,” pungkasnya.
Dalam hal pengawasan pendistribusian BBM apalagi jenis BBM yang bersubsidi merupakan tanggungjawab bersama.
Namun Aparat Penegak Hukum (APH) utamanya anggota Kepolisian Resort Probolinggo akan lebih ketat mengawasi pendistribusian BBM utamanya BBM bersubsidi.
Dengan adanya dugaan penimbunan solar tersebut, telah diketahui komitmen besar yang diberikan oleh Anggota Satreskrim Polres Probolinggo. (Red)
Sinergi Kesbangpol Sumut: Edukasi Pelajar untuk Perangi Narkoba
Sinergi Kesbangpol Sumut: Edukasi Pelajar untuk Perangi Narkoba
Medan, wartapenasatu.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Utara (Sumut) terus menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar sebagai langkah preventif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melindungi remaja dari ancaman narkoba yang semakin meresahkan.

Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono, menyatakan bahwa pihaknya secara rutin memberikan pembekalan dan edukasi kepada siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) melalui platform daring. Program ini dirancang untuk memberikan wawasan kebangsaan serta pemahaman mendalam tentang bahaya narkotika, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan ketahanan diri para pelajar terhadap godaan narkoba. Pembekalan daring ini dilaksanakan setiap dua pekan sekali, memastikan siswa mendapatkan informasi yang relevan dan terkini.
Mulyono menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pemberantasan narkoba. “Peran koordinasi kita lakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Karena itu, kita terus bekerja sama dengan BNN dan Kepolisian, termasuk dalam rencana aksi pemberantasan narkoba,” ujarnya saat Temu Pers di kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (14/10/2025). Sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat menciptakan strategi yang komprehensif dan efektif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus berupaya untuk mengeluarkan provinsi ini dari daftar teratas pengguna narkoba di Indonesia. Penguatan basis relawan dan penerapan proteksi dini menjadi strategi utama dalam mendukung langkah-langkah yang diambil oleh berbagai pihak. Upaya ini bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dengan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
Selain BNN, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP, berbagai instansi lain juga terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Pembekalan wawasan kebangsaan kini menjadi bagian integral dari materi ajar di sekolah-sekolah, yang juga mencakup penyadaran tentang bahaya judi online (judol) dan aksi geng motor yang semakin marak di kalangan remaja. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada siswa tentang berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, terdapat 23 desa/kelurahan di Sumatera Utara yang berstatus zona merah narkoba. Meskipun angka ini masih mengkhawatirkan, terdapat penurunan signifikan dari sebelumnya yang mencapai 300 desa/kelurahan. Penurunan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut, meskipun tantangan yang dihadapi masih besar.
Mulyono menambahkan bahwa upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Utara memiliki blueprint yang jelas, termasuk pelibatan relawan anti narkoba sebagai sumber deteksi dan pencegahan dini. “Ini merupakan blueprint upaya pemberantasan narkoba di Sumut, termasuk pelibatan relawan anti narkoba sebagai sumber deteksi dan pencegahan dini,” jelasnya. Dengan adanya blueprint ini, diharapkan upaya pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Sumatera Utara.
Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Jalan Salib Catholic Center Palangka Raya, Ajak Perkuat dan Jaga Toleransi Beragama*

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah, (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. menghadiri peresmian Jalan Salib Catholic Center di Jl. D.A. Tawa No.X, Kota Palangka Raya, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan peresmian yang dirangkaikan dengan rapat kerja tahunan Keuskupan Palangka Raya tersebut, dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, dan dihadiri sejumlah forkopimda serta masyarakat.
Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini dimaksutkan sebagai bentuk dukungan dan toleransi terhadap umat Katolik di wilayah Kalimantan Tengah.

“Dengan kehadiran dalam acara ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan kerja sama antara Kepolisian dan umat beragama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalteng,” ungkapnya.
Irjen Iwan juga menyebut, peresmian Jalan Salib Catholic Center ini merupakan simbol penting dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Palangka Raya.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dalam memperkuat semangat toleransi dengan menjunjung falsafah huma betang untuk bumi Tambun Bungai yang damai, rukun dan sejahtera,” tandasnya.
Waspers Apel Pagi, Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Absensi Masing-Masing Satfung
Waspers Apel Pagi, Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Absensi Masing-Masing Satfung

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Pengawasan personel (waspers) kembali dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalteng saat momen apel pagi kesatuan, Selasa (14/10/2025) pagi.
Waspers dilakukan dengan mengecek absensi personel dari masing-masing satuan fungsi (satfung) saat pelaksanaan apel pagi di lapangan Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kapolresta melalui Kasipropam, AKP Husni Setiawan menjelaskan, pengecekan absensi sangat penting dilakukan untuk mengetahui kehadiran para personel setiap harinya, sehingga menurutnya berguna untuk mengantisipasi potensi adanya pelanggaran.

“Dengan mengecek absensi secara rutin setiap harinya maka kita pun dapat melakukan kontrol terhadap seluruh personel, sebab ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas merupakan suatu gerbang awal yang dapat berujung pelanggaran,” jelasnya.
Pengecekan pun dilakukan oleh Sipropam dengan memeriksa absensi secara satu persatu dari setiap satfung yang akan melaksanakan apel pada pagi, serta mengecek secara rinci absensi personel mulai dari jumlah yang hadir hingga yang tidak hadir.
“Semoga melalui waspers yang kami lakukan secara rutin ini dapat mengantisipasi serta mencegah segala potensi yang dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran demi menjaga nama baik kesatuan dan institusi Polri,” pungkas AKP Husni.
Pelayanan Humanis Satpas Polres Barito Utara: Kemudahan dan Kenyamanan bagi Pemohon SIM
Pelayanan Humanis Satpas Polres Barito Utara: Kemudahan dan Kenyamanan bagi Pemohon SIM

Muara Teweh, wartapenasatu.com – Polres Barito Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelayanan humanis di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas). Petugas piket pemandu pelayanan secara aktif memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengajukan permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM), baik untuk perpanjangan maupun pembuatan baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 14 Oktober 2025.Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan informasi dan arahan yang jelas kepada para pemohon mengenai prosedur dan tahapan yang harus dilalui. Mulai dari proses pendaftaran, verifikasi data, hingga pelaksanaan ujian teori dan praktik, semuanya dijelaskan secara rinci agar masyarakat merasa terbantu dan proses pelayanan berjalan lancar serta tertib.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Barito Utara dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, cepat, dan transparan. Hal ini sejalan dengan prinsip Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam setiap proses yang dijalani.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasatlantas AKP Dwi Susanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan humanis ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya dalam hal pelayanan administrasi seperti penerbitan SIM.
“Petugas di lapangan terus diingatkan untuk melayani dengan ramah, membantu dengan tulus, dan memberikan informasi yang jelas agar masyarakat merasa nyaman selama berada di Satpas,” ujar Kasatlantas. Dengan memberikan pelayanan yang ramah dan informatif, diharapkan masyarakat merasa dihargai dan terbantu dalam setiap proses yang mereka jalani.
Selain itu, pelayanan humanis ini juga bertujuan untuk menghilangkan kesan birokrasi yang rumit dan berbelit-belit. Dengan memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami, masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum datang ke Satpas. Hal ini akan mengurangi potensi kesalahan atau kekurangan dokumen yang dapat menghambat proses permohonan SIM.
Dengan adanya pelayanan humanis ini, diharapkan masyarakat semakin percaya dan mendukung kinerja Polri dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Polres Barito Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.