Kepolisian
Sidokkes Polresta Palangka Raya Laksanakan Keslap pada Tes Kesjas Semester II Tahun 2025
Sidokkes Polresta Palangka Raya Laksanakan Keslap pada Tes Kesjas Semester II Tahun 2025

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani (Kesjas) bagi personel Semester II Tahun 2025, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan Kesehatan Lapangan (Keslap), bertempat di Lapangan Polresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dipimpin oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya Ipda Irawan Rezky Iswara, dengan tim pelaksana Keslap.
Sebelum pelaksanaan Kesjas dimulai, para personel peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tensi darah, penimbangan berat badan, serta menerima edukasi dan himbauan terkait kesehatan dari tim Keslap.
Sidokkes juga menyiagakan satu unit ambulans beserta kelengkapan alat kesehatan sebagai bentuk antisipasi, Jumat (10/10/2025) .Dari hasil pemeriksaan, personel dengan hasil tensi normal atau dalam batas aman, diperkenankan mengikuti seluruh rangkaian Kesjas.

Sementara itu, personel dengan tekanan darah tinggi tidak direkomendasikan untuk ikut serta dan diberikan penjadwalan ulang serta arahan untuk melaksanakan pola hidup sehat.
Khusus untuk personel golongan IV, diberikan arahan untuk cukup berjalan kaki selama tes dan tidak melakukan aktivitas lari, guna menyesuaikan dengan kondisi fisik dan umur.
“Kami terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal dalam setiap kegiatan fisik personel. Pemeriksaan kesehatan sebelum tes kesamaptaan sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan,” ujar Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes.
Diskusi Santai Bersama Komunitas Ojol, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bumi Tambun Bungai

Palangka Raya, wartapenasatu,com – Sebagai upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat demi terwujudnya kamtibmas di Bumi Tambun Bungai, terus digalakkan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).
Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dengan menginisiasi kegiatan bersama masyarakat yang tergabung dalam komunitas ojek online (ojol), bertajuk ‘Ngobrol Kamtibmas’, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Jumat (10/10/2025).
Hadir dalam kegiatan, Dirintelkam Polda Kalteng Kombes Pol Ardyansyah, sejumlah pejabat utama Polda serta diikuti sejumlah komunitas ojek online di Palangka Raya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyebut bahwa kegiatan yang ini digelar bukan sekadar forum diskusi formal, melainkan ajang silaturahmi yang sarat manfaat.
“Hari ini saya bersama komunitas ojek online menyelenggarakan kegiatan ngobrol bareng. Sebenarnya ini hanya kegiatan silaturahmi saja, tapi ternyata sangat bermanfaat terhadap situasi keamanan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Kapolda.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Kapolda mengapresiasi berbagai masukan dari para pengemudi ojek online.
Menurutnya, mereka memiliki pandangan yang kritis dan kepedulian tinggi terhadap keamanan serta ketertiban di masyarakat.

“Saya mendapatkan masukan-masukan yang luar biasa dari teman-teman ojek online terkait situasi kamtibmas, keamanan berlalu lintas, dan berbagai persoalan sosial di lapangan,” terang Irjen Iwan.
Kapolda juga menyebut bahwa rekan-rekan ojol ini mempunyai pemikiran yang sangat luar biasa dan semua yang disampaikan demi kebaikan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Untuk itu, saya harapkan melalui kegiatan ini hubungan baik antara kepolisian dan komunitas ojek online terus terjalin, sehingga dapat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di seluruh wilayah Kalteng,” tutupnya. Sebagai informasi, kegiatan diakhiri dengan pemberian paket sembako dari Kapolda Kalteng kepada para ojol.
Polres Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program “Desa Tangguh Pangan”
WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Polres Nganjuk meluncurkan inovasi program “Desa Tangguh Pangan” sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dalam program ini, Polres Nganjuk akan memberikan dukungan berupa bibit tanaman sayur dan buah yang akan ditanam di lahan sela maupun pekarangan rumah warga, disertai pengawasan berkala oleh Bhabinkamtibmas.
Kegiatan tersebut juga menyasar sektor peternakan dan perikanan dengan penekanan pada keamanan serta kesehatan ternak bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/10/2025).
AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa program Desa Tangguh Pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
“Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian, dinas pertanian, dan masyarakat diharapkan menciptakan lingkungan yang produktif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Nganjuk.
Menurutnya, kegiatan ini juga berdampak positif dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan, terutama di masa pasca-pandemi dan menghadapi tantangan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanuddin, S.Sos. menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pengawasan berkala terhadap pelaksanaan program, termasuk memberikan edukasi kepada warga terkait perawatan tanaman serta pemeliharaan ternak yang sehat dan aman.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga ketahanan pangan lokal, sekaligus mendukung stabilitas keamanan wilayah,” ungkapnya.
Dengan program Desa Tangguh Pangan ini, Polres Nganjuk menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah dan mendukung kebijakan Program nasional dalam membantu pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan guna mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.*** (Bgn)
Tim DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi 8 Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan hasil terbaru proses identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Hingga Kamis (9/10/2025), Delapan jenazah tambahan berhasil teridentifikasi secara resmi.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, tim DVI bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian dengan dukungan berbagai instansi dan para ahli termasuk dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).
“Update penanganan jenazah korban robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Tim DVI Polda Jatim menyatakan 8 jenazah telah terindentifikasi,” ujar Kombes Pol Abast di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Kamis (9/10/2025).
Ia menambahkan, hasil identifikasi terbaru mencakup Delapan kantong jenazah yang berhasil dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga.
Sementara itu, Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menjelaskan bahwa seluruh hasil identifikasi tersebut didapat melalui berbagai metode ilmiah, termasuk pemeriksaan gigi, DNA, data medis, serta properti pribadi korban.
“Pada hari ini, Kamis tanggal 9 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap Delapan kantong jenazah yang seluruhnya cocok dengan delapan nomor antemortem,” jelasnya.
Delapan korban yang berhasil teridentifikasi diantaranya adalah :
1. Moch. Adam Fidiansyah (12) — Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo
2. Muhammad Raihan Jamil (14) — Krembangan, Surabaya
3. Mohammad Abdul Rohman Nafis (15) — Pulungan, Sedati, Sidoarjo
4. M. Ghifari Chasbi (15) — Tamansari, Pasuruan
5. Moh. Toni Afandi (14) — Sidotopo, Surabaya
6. Ach. Ramzi Fariki (15) — Padurenan, Bogor
7. Abdullah As Syadid (16) — Alas Kokon, Bangkalan
8. Arif Afandi (15) — Wonorejo, Tegalsari, Surabaya
Kombes Pol Kusnan juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi 48 dari total 67 kantong jenazah yang diterima.
“Kami tetap melakukan pencocokan data melalui antemortem dan postmortem agar keluarga korban tidak terlalu lama menunggu. Hasil identifikasi juga kami pastikan selalu sesuai dengan hasil pemeriksaan DNA,” tandasnya.
Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Wahyu Hidayati menambahkan, tim di lapangan menghadapi sejumlah tantangan teknis dalam proses identifikasi.
Ia mengungkapkan beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi yang tidak utuh, sehingga pemeriksaan non-DNA menjadi sulit.
“Namun kami tetap berupaya melakukan penyisiran ulang dan pencocokan manual agar prosesnya bisa lebih cepat,” ujar Kombes Pol Wahyu.
Hingga kini, operasi DVI Polda Jawa Timur masih terus berjalan. Tim forensik gabungan dari Polda Jatim, Pusdokkes Polri, dan PDFI berkomitmen untuk menuntaskan seluruh proses identifikasi dengan teliti dan penuh kehati-hatian sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.*** (Bgn)
Polda Jatim Tingkatkan Status Penanganan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ke Tahap Penyidikan
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Polda Jawa Timur resmi meningkatkan status penanganan perkara robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
Keputusan tersebut diambil setelah dilaksanakannya gelar perkara oleh tim gabungan Polda Jatim.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, peningkatan status perkara ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi penyelidikan yang telah dilakukan sejak awal kejadian pada 29 September 2025.
“Hasil kelanjutan seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda kemarin, untuk penanganan proses hukum dari robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Polda Jatim telah melakukan gelar perkara dan hasilnya peningkatan status dari proses penyelidikan menjadi penyidikan,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (9/10/2025).
Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa setelah peningkatan status ini, penyidik akan segera melaksanakan langkah-langkah lanjutan sesuai prosedur hukum.
Dikatakan oleh Kombes Pol Abast, pihak penyidik Polda Jatim secepatnya juga akan mulai melakukan proses pemanggilan saksi dan meminta keterangan ahli.
“Keterangan ahli ini nantinya menjadi salah satu alat bukti yang dapat digunakan untuk proses pembuktian peristiwa pidana,” jelas Kombes Pol Abast.
Mantan Kabid Humas Polda Jabar ini menegaskan, proses pemeriksaan saksi akan terus dilakukan secara mendalam terhadap pihak-pihak yang dinilai relevan dengan peristiwa tersebut.
“Jadi, terkait dengan proses pemeriksaan saksi tentunya nanti ada yang perlu kami dalami,sehingga prosesnya tentu bisa berulang,” kata Kombes Pol Abast.
Sebelumnya Polda Jawa Timur juga telah membentuk tim gabungan sejak awal kejadian yaitu setelah tanggal 29 September 2025.
“Tim gabungan langsung bekerja melakukan proses upaya penyelidikan di awal,” tambah Kombes Pol Abast.
Dalam proses awal tersebut, penyidik telah memeriksa sebanyak 17 orang saksi dari berbagai latar belakang.
Namun, lanjut Kombes Pol Abast tidak semua saksi akan dipanggil kembali.
“Yang akan kita panggil lagi hanya yang dinilai memiliki relevansi langsung dengan kejadian runtuhnya bangunan pondok,” tegas Kombes Pol Abast.
Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan, seluruh proses ini akan berjalan secara profesional sesuai dengan mekanisme penyidikan yang berlaku.
“Secara spesifik tentu karena ranahnya penyelidikan, nanti kita tunggu setelah proses penyidikan. Karena kemarin kan masih penyelidikan,” pungkasnya.*** (Bgn)
Babinsa Koramil Socah Gelar Simulasi Poskamling Bersama Warga Desa Keleyan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kewaspadaan lingkungan, Babinsa Koramil 0829-02/Socah Serka Saiful Hadi bersama Bhabinkamtibmas Polsek Socah dan warga Desa Keleyan melaksanakan kegiatan simulasi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Dusun Bandung Barat, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis (09/10/25).
Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
Melalui simulasi tersebut, warga diberikan pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ronda malam, prosedur penanganan kejadian mencurigakan, serta pentingnya koordinasi antara warga dan aparat keamanan.
Serka Saiful Hadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan teritorial TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Poskamling adalah salah satu wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Kami dari Koramil bersama Polsek akan terus mendampingi dan mendorong masyarakat agar kegiatan ronda kembali aktif,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, disambut antusias oleh warga yang ikut serta dalam simulasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Socah.*** (Bgn)
Polresta Palangka Raya Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Dukung Swasembada Pangan Nasional
Polresta Palangka Raya Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Dukung Swasembada Pangan Nasional

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara daring (online) dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan terpusat di Kampung Cibangkok dan Kampung Cibareng, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Di wilayah Kalimantan Tengah, pelaksanaan kegiatan berpusat di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Kalteng dan jajaran Polda serta Polresta Palangka Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si, dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., beserta tamu undangan lainnya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk kontribusi Polri untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujarnya.
Kapolrestabes Surabaya Tinjau Dapur SPPG, Pastikan Pangan Bergizi Aman Untuk Anak Sekolah
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, meninjau langsung dapur Operasional Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Polrestabes Surabaya, sebagai wujud komitmen menjaga kualitas pangan sehat bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.
Dalam kunjungan pada Rabu (8/10) tersebut, Kombes Pol Luthfi didampingi Ketua SPPG Surabaya, Deo. Mereka memeriksa kebersihan ruangan, kondisi peralatan dapur, serta proses pengolahan dan verifikasi makanan sebelum didistribusikan.
“Kami memastikan seluruh proses di dapur SPPG berjalan sesuai standar higienitas dan keamanan pangan. Setiap makanan yang disajikan harus dalam kondisi steril dan layak konsumsi untuk anak-anak,” tutur Kombes Pol Luthfi.
Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya Polrestabes Surabaya dalam menjaga keamanan pangan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Setiap bahan makanan dan peralatan kami pastikan aman. Semua telah melalui proses sterilisasi, baik sebelum maupun sesudah digunakan, dengan pencucian menggunakan air panas yang mengalir,” tambahnya.
Dengan standar kebersihan tinggi ini, dapur SPPG Polrestabes Surabaya menjadi contoh penerapan tata kelola pangan sehat yang konsisten dan profesional.
Setiap harinya, dapur SPPG Polrestabes Surabaya memproduksi sekitar 3.119 porsi makanan bergizi, yang kemudian didistribusikan ke 16 sekolah di wilayah Surabaya.
Program ini bertujuan memberikan asupan gizi seimbang bagi anak-anak sekolah dan menjadi langkah nyata Polrestabes Surabaya dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan cerdas.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu, kami memastikan setiap porsi makanan yang mereka konsumsi benar-benar aman, bergizi, dan disiapkan dengan penuh tanggung jawab,” tutup Kapolrestabes Surabaya.
Melalui pengawasan langsung ini, Polrestabes Surabaya menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang ketahanan pangan anak sekolah. Langkah proaktif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk terus menjaga kualitas makanan bergizi yang aman dan sehat bagi masyarakat luas. (Bgn)
Wujudkan Program Ketahanan Pangan Polres Probolinggo Bersama Kelompok Tani Panen Jagung di Bantaran
WARTAPENASATUJATIM | PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur melalui Polsek Bantaran melaksanakan panen jagung di lahan binaan Polri yang dikelola oleh kelompok tani Tunas Harapan yang terletak di Dusun Lampek’an, Desa Tempuran, Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Senin (6/10/2025).
Panen jagung ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dari lahan yang ditanami, panen kali ini diperkirakan menghasilkan jagung hingga 1,2 ton.
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kapolsek Bantaran,AKP Rini Ifo Nila Krisna menyampaikan bahwa panen ini adalah bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan.
“Polres Probolinggo akan selalu hadir menjaga stabilitas ekonomi dan membantu masyarakat. Panen ini adalah bukti sinergi antara Kepolisian dengan kelompok tani,” kata AKP Nila
Ia menambahkan, dengan dukungan berbagai elemen diharapkan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan impor pada tahun 2025.
“Harapan kami, ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo terus meningkat sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar AKP Nila.*** (Bgn)
Polda Jatim Tegaskan Proses Hukum Kasus Robohnya Ponpes Setelah Proses Identifikasi Jenazah Selesai
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti proses penegakan hukum terkait peristiwa robohnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Insiden itu terjadi pada 29 September 2025.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan pihaknya akan mengambil langkah hukum sesuai prosedur.
“Perlu saya tegaskan kembali bahwa Polda Jawa Timur sejauh ini telah menyampaikan pernyataan resmi dari Bapak Kapolda bahwa proses hukum akan kami lakukan,” jelas Kabid Humas, Rabu (8/10/2025).
“Tentu kita akan melakukan tindakan-tindakan di awal proses, mulai dari penyelidikan hingga nanti ditingkatkan ke tahap penyidikan,” lanjutnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa saat ini fokus utama Polda Jawa Timur bersama tim DVI adalah menyelesaikan proses identifikasi seluruh jenazah korban.
Proses ini memerlukan ketelitian agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan kemanusiaan.
“Proses identifikasi dari tim DVI masih terus dilakukan. Untuk keluarga korban yang sedang berduka, kami mohon agar kita semua berempati. Biarkan seluruh proses ini berjalan sebagaimana mestinya. Percayalah, kami akan melakukan proses ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Kabid Humas.
Berdasarkan laporan resmi dari Basarnas, kata Kabid Humas, proses pencarian dan evakuasi korban di lokasi kejadian telah dinyatakan berakhir. Namun, tahap identifikasi oleh tim DVI masih berlangsung di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya.
“Artinya, di lokasi bencana sudah tidak ada lagi kegiatan pencarian. Namun proses identifikasi jenazah korban belum berakhir. Kami mohon rekan-rekan media dan masyarakat bersabar,” ujar Kabid Humas.
Dalam proses pembersihan dan penanganan pascakejadian, Polda Jawa Timur melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Reserse, Sabhara, Brimob, hingga tim teknis lain yang membantu mengangkat material bangunan di lokasi kejadian.
“Kami mohon waktu karena tim DVI masih bekerja. Setelah seluruh jenazah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, barulah kami akan melangkah ke tahap selanjutnya,” pungkas Kabid Humas.*** (Bgn)