Nasional
Partai Amanat Demokrasi Indonesia ( PADI ) sosialisasi di Kp.Ranca Iyuh Kec.Panongan
TANGERANG, September – Partai PADI menggelar acara sosialisasi sekaligus pembagian sembako di Kampung Ranca Iyuh, Desa Ranca Sadang, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Sabtu (20/09/2025). Acara ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah situasi yang penuh tantangan ini.


Acara yang dimulai pukul 10:00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Partai PADI, termasuk Ketua DPW Banten, A. Basir Karomi, S.Pd.I., Ketua DPD, A. Suja’i, serta Ketua PAC Panongan, Endang. Kehadiran para pemimpin partai ini menunjukkan komitmen kuat PADI dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, A. Basir Karomi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Partai PADI untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa Partai PADI tidak hanya hadir saat kampanye, tetapi juga hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, terutama saat-saat sulit seperti sekarang ini,” ujarnya.
Selain sosialisasi mengenai program-program partai, acara ini juga diisi dengan pembagian sembako. Warga Kampung Ranca Iyuh tampak antusias dan menyambut baik kegiatan ini.
Ketua DPD , A. Suja’i, menambahkan mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di berbagai wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat. Kami juga akan terus berupaya untuk memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat,” katanya.
Acara ini berjalan dengan lancar dan sukses, diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus partai dan warga setempat. Partai PADI berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara partai dan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Kampung Ranca Iyuh dan sekitarnya.
TNI Fair 2025: Manifestasi Kapabilitas Pertahanan dan Edukasi Kebangsaan
TNI Fair 2025: Manifestasi Kapabilitas Pertahanan dan Edukasi Kebangsaan

Jakarta, wartapenasatu. Com, TNI Fair 2025, yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu, 20 September 2025, telah mengukuhkan posisinya sebagai forum strategis untuk mendiseminasikan informasi mengenai kapabilitas dan inovasi teknologi pertahanan dari ketiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI): Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Lebih dari sekadar pameran alutsista canggih, acara ini berfungsi sebagai platform multifaset yang merefleksikan komitmen TNI terhadap kedaulatan negara dan semangat Bela Negara.

Penyelenggaraan acara ini secara fundamental bertujuan untuk meningkatkan literasi publik mengenai esensi pertahanan negara dan peran vital TNI dalam menjaga integritas teritorial serta stabilitas nasional. Melalui demonstrasi dan pameran sistem persenjataan modern, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengobservasi secara langsung kapasitas operasional TNI, sehingga dapat membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas dan urgensi sektor pertahanan dalam lanskap geopolitik kontemporer.

Selain itu, TNI Fair 2025 juga berperan krusial dalam memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, sebuah doktrin fundamental dalam strategi pertahanan semesta Indonesia. Interaksi langsung antara prajurit TNI dan masyarakat sipil di ajang ini memfasilitasi dialog, memecah sekat-sekat persepsi, dan membangun jembatan kepercayaan. Fenomena ini esensial untuk menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif terhadap institusi pertahanan dan memastikan dukungan publik yang berkelanjutan terhadap agenda keamanan nasional.

Dari perspektif teknologis, pameran ini menyoroti kemajuan signifikan dalam modernisasi alutsista TNI. Berbagai sistem pertahanan terbaru, mulai dari kendaraan tempur darat, kapal perang, hingga pesawat udara dan sistem radar, ditampilkan untuk menunjukkan adaptasi TNI terhadap dinamika ancaman global dan regional. Hal ini menggarisbawahi imperatif modernisasi sebagai prasyaratan untuk menjaga keunggulan komparatif dan responsif terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks dan asimetris.
Secara konseptual, TNI Fair 2025 merupakan manifestasi konkret dari semangat Bela Negara yang dianut oleh setiap elemen TNI. Acara ini secara eksplisit mengkomunikasikan komitmen teguh TNI dalam mempertahankan kedaulatan dan stabilitas negara, sekaligus menginspirasi kesadaran kolektif di kalangan masyarakat tentang tanggung jawab konstitusional untuk turut serta dalam upaya pertahanan nasional, bukan hanya dalam konteks militeristik, tetapi juga melalui kontribusi sipil.
Lebih jauh, pameran ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi pertahanan internal, di mana TNI dapat mengkomunikasikan capaian dan visinya kepada pemangku kepentingan domestik, termasuk pemerintah, industri pertahanan, dan akademisi. Diskusi dan pertukaran informasi yang terjadi di ajang ini berpotensi memicu inovasi, kolaborasi riset, dan pengembangan kebijakan yang lebih adaptif untuk memperkuat ekosistem pertahanan nasional secara holistik.
Dengan demikian, TNI Fair 2025 melampaui fungsi pameran konvensional; ia bertransformasi menjadi sebuah forum edukasi strategis, penguatan hubungan sipil-militer, dan diseminasi kapabilitas pertahanan yang progresif. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, melainkan dari sejauh mana acara ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif, memperkuat identitas nasional, dan memposisikan TNI sebagai pilar utama dalam menjaga eksistensi dan kemajuan bangsa di tengah arus globalisasi.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Sonny Lenden dan GERASI Mantapkan Komitmen Menuju Indonesia Emas
Jakarta wartapenasatu.com
Gerakan Simpatisan Prabowo Gibran Hadiri Apel Kemenangan
Gerakan Simpatisan Prabowo Gibran (GERASI) yang dipimpin oleh Sonny Lenden turut hadir dalam Apel Kemenangan Prabowo yang digelar dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kehadiran GERASI menjadi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menuju cita-cita Indonesia Emas.
Dalam apel tersebut, Sonny Lenden menegaskan bahwa GERASI akan terus berada di garda depan untuk mengawal setiap langkah kepemimpinan Prabowo-Gibran. Ia menyampaikan bahwa semangat perjuangan dan solidaritas dari seluruh simpatisan menjadi energi penting dalam menggapai visi besar bangsa Indonesia.
Menurut Sonny, dukungan yang diberikan GERASI bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen jangka panjang. GERASI bertekad untuk berkontribusi nyata dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam membangun generasi emas Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Apel Kemenangan Prabowo ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi relawan, hingga perwakilan generasi muda. Suasana apel dipenuhi semangat nasionalisme dan rasa persatuan, mencerminkan harapan besar rakyat terhadap arah kepemimpinan baru.
Sonny Lenden juga mengajak seluruh simpatisan dan relawan untuk menjaga kekompakan serta terus bekerja sama dalam mengawal pembangunan bangsa. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kerja nyata agar cita-cita Indonesia Emas bukan hanya slogan, tetapi dapat benar-benar terwujud.
GERASI percaya bahwa kepemimpinan Prabowo-Gibran adalah jawaban atas tantangan zaman. Dengan kombinasi pengalaman, ketegasan, serta semangat muda, pasangan ini diyakini mampu membawa Indonesia menuju era kejayaan baru.
Apel Kemenangan yang dihadiri GERASI ini bukan hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat perjuangan bersama. GERASI berkomitmen akan terus mendukung penuh Prabowo dan Gibran dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Nok Srie”Melaporkan

Menhan RI Tinjau Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo di Bangkalan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 837/Kesatria Trunojoyo di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jumat (19/9/25). Kunjungan tersebut diikuti sekitar 200 peserta.
Dalam sambutannya, Menhan RI menegaskan bahwa pembentukan Batalyon Pertanian di setiap kabupaten merupakan program strategis Presiden RI guna mempercepat swasembada pangan nasional. Meski fokus pada pertanian, Sjafrie menekankan agar batalyon tetap menjaga jati diri sebagai satuan infanteri dengan mempertahankan kemampuan taktis serta latihan tempur.
Ia juga berpesan agar setiap batalyon memiliki lahan produksi untuk mendukung kebutuhan logistik satuan, dan apabila terdapat hasil berlebih dapat disalurkan kepada masyarakat. Kehadiran batalyon, lanjutnya, tidak hanya untuk pertahanan tetapi juga memberi rasa aman dan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan Menhan RI menjadi dorongan semangat bagi prajurit di wilayah Bangkalan.
“Kami siap mendukung penuh program Batalyon Pertanian ini demi kepentingan bangsa, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Madura,” ujarnya. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan pembangunan Mako Yonif TP 837/KT dan berjalan aman serta lancar.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Danrem 084/Bhaskara Jaya Sambut Kunjungan Kerja Menhan RIT
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoedin, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Jumat, 19 September 2025. Kedatangan Menhan beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, di Bandara Internasional Juanda.
Brigjen TNI Danny Alkadrie menegaskan bahwa agenda kunjungan kerja Menteri Pertahanan kali ini berfokus pada peninjauan kesiapan satuan tempur TNI.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis Kementerian Pertahanan dalam memastikan kesiapan operasional satuan tempur TNI,” ujar Brigjen TNI Danny Alkadrie.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah kesiapan satuan tempur Yonif TP yang berada di Bangkalan, Madura. Selain itu, Menhan juga dijadwalkan mengunjungi PT Jangkar, sebuah perusahaan yang dipercaya sebagai salah satu penyedia logistik utama ransum bagi personel TNI. PT Jangkar Nusantara Megah berlokasi di Jalan Semeru II No. 6, Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Pada kesempatan kunjungan ke PT Jangkar, Menteri Pertahanan secara simbolis melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Masjid Baithur Rohman Yusuf. Brigjen TNI Danny Alkadrie menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menunjukkan perhatian Kementerian Pertahanan terhadap kesiapan pasukan, tetapi juga mempertegas komitmen dalam membina sinergi antara TNI dan industri swasta dalam mendukung pertahanan nasional.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kunjungan Kerja Menhan RI ke PT Jangkar Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mendampingi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin di PT Jangkar Nusantara Megah pada Jumat (19/09/2025).
Kunjungan itu merupakan bagian dari agenda Menhan RI dalam memperkuat kerjasama antara Kementerian Pertahanan dengan industri pertahanan dalam negeri, khususnya sektor logistik dan maritim.
PT Jangkar diketahui bergerak di bidang logistik pertahanan yang memiliki kontribusi penting terhadap ketahanan nasional.
Setibanya di lokasi, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin langsung meninjau fasilitas produksi dan berdialog dengan jajaran direksi serta teknisi perusahaan.
“Kita harus mandiri dalam hal industri pertahanan. PT Jangkar merupakan bukti bahwa anak bangsa mampu berkontribusi besar dalam membangun kekuatan nasional, terutama di sektor maritim,” ujar Menhan.
Selain Pangdam, pada kesempatan kunjungan tersebut, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, turut didampingi oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta sejumlah pejabat militer lainnya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
Pemerintah Matangkan Rencana Giant Sea Wall dan Program Energi Desa di Bawah Arahan Presiden Prabowo
Jawabarat wartapenasatu.com
Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pertanian, Energi, dan Infrastruktur Strategis
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada hari ini memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran menteri bidang perekonomian dan sejumlah instansi terkait di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ratas ini menjadi forum penting untuk membahas berbagai isu strategis di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur yang memiliki dampak langsung pada masyarakat luas.
Dalam rapat tersebut, sektor pertanian menjadi salah satu sorotan utama. Presiden menekankan perlunya kebijakan yang segera diambil untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait produksi dan distribusi ubi kayu, singkong, serta tapioka. Pemerintah daerah bersama para pelaku industri juga akan dilibatkan secara aktif, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani sebagai prioritas utama.
Selain pertanian, sektor energi juga mendapat perhatian serius. Pembahasan difokuskan pada mekanisme impor etanol, pengelolaan produksi tetes tebu atau molase, serta program penyediaan listrik pedesaan berbasis tenaga surya. Presiden Prabowo memerintahkan Danantara untuk segera menyiapkan prototipe listrik pedesaan yang ramah lingkungan. Prototipe tersebut akan mulai dibangun di sejumlah wilayah dengan target dapat berjalan dalam 3 hingga 5 bulan ke depan.
Presiden menegaskan bahwa program penyediaan listrik pedesaan ini bukan hanya untuk meningkatkan akses energi, tetapi juga untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal di desa-desa. Dengan adanya listrik berbasis tenaga surya, masyarakat diharapkan lebih mandiri dan memiliki peluang lebih besar dalam mengembangkan usaha produktif.
Isu infrastruktur strategis juga turut dibahas, salah satunya pembangunan giant sea wall di sepanjang pesisir Pantura Jawa. Proyek raksasa ini diharapkan dapat melindungi sekitar 50 juta masyarakat dari ancaman rob dan banjir akibat perubahan iklim serta kenaikan permukaan air laut.
Pembangunan giant sea wall dinilai sebagai langkah krusial dalam menjaga ketahanan wilayah pesisir dan mendukung kelangsungan ekonomi masyarakat setempat. Presiden juga menekankan pentingnya pendanaan yang terencana serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan proyek ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rapat terbatas ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengambil langkah konkret menghadapi tantangan nasional di sektor pangan, energi, dan infrastruktur. Dengan arah kebijakan yang terukur, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Nok Srie”Melaporkan

Harmoni Tambun Bungai: Sinergi Kapolda, Pangdam, dan Gubernur dalam Menjaga Kedamaian Kalimantan Tengah

Palangka Raya, Wartapenasatu.com – Di jantung Kalimantan Tengah, sebuah sinergi erat terjalin antara Kapolda Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, dan Gubernur, menandai komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan stabilitas wilayah. Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Kapolda Kalteng, dengan hangat menyambut kunjungan Mayjen TNI Zainul Arifin, Pangdam XXII/Tambun Bungai, beserta Gubernur H. Agustiar Sabran, di Mapolda Kalteng, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Kota Palangka Raya, pada Rabu, 17 September 2025.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah manifestasi nyata dari soliditas yang terjalin antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Kebersamaan yang terpancar dalam penyambutan tersebut mencerminkan kesadaran akan pentingnya kerja sama lintas sektoral dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan pembangunan di Kalimantan Tengah.
Diskusi santai yang berlangsung di Lobi Mapolda menjadi wadah untuk bertukar pikiran, berbagi informasi, dan merumuskan strategi bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Suasana yang akrab dan penuh kehangatan menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif menjadi kunci utama dalam membangun sinergi yang kokoh.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam XXII/Tambun Bungai dan Gubernur. Ia menekankan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah.
“Saya berharap kunjungan ini menjadi momentum memperkuat soliditas dan silaturahmi TNI, Polri bersama pemerintah, sebagai upaya mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda dengan penuh semangat. Pernyataan ini mencerminkan komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Irjen Iwan juga menyoroti bahwa kunjungan ini merupakan bukti nyata sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar forum silaturahmi, tetapi juga sarana untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya juga sangat berterima kasih atas kerja sama yang luar biasa bersama Pangdam dan Gubernur. Kami merasakan Polda Kalteng banyak dibantu beliau beserta jajaran, baik di Palangka Raya maupun di seluruh kabupaten dan kota. Semua ini demi menciptakan situasi Kalteng yang aman dan kondusif,” imbuhnya dengan rasa syukur.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dalam kesempatan yang sama, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga kedamaian di Bumi Tambun Bungai. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan baik antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
“Terima kasih, dengan sinergi dan harapan pasti akan sejalan. Bersama-sama kita akan membangun Kalimantan Tengah dengan damai,” tegas Pangdam dengan keyakinan. Pernyataan ini mencerminkan optimisme bahwa dengan kerja sama yang solid, Kalimantan Tengah akan terus maju dan berkembang.
Kunjungan ini menjadi simbol harapan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, bahwa dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, kedamaian dan kesejahteraan akan terus terjaga. Harmoni Tambun Bungai akan terus berkumandang, menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
Purbaya Tegur Direksi Perbankan, Ingatkan Dana Rp200 T Harus Jadi Bahan Bakar Ekonomi
Jakarta wartapenasatu.com
Menkeu Purbaya Sentil Direksi Perbankan, Dorong Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kritik tajam terhadap jajaran direksi perbankan nasional. Ia menilai para pemimpin bank terlalu nyaman dengan kondisi likuiditas saat ini, sehingga enggan mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif. Kritik ini disampaikan Purbaya usai memimpin rapat di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Selasa (16/9).
Menurut Purbaya, perilaku perbankan yang cenderung memilih jalan aman hanya dengan menaruh dana pada instrumen berisiko rendah membuat potensi pertumbuhan ekonomi tidak maksimal. “Pada dasarnya saya suruh mereka berpikir sendiri. Mereka kan orang-orang pintar. Cuma selama ini males karena bisa naruh di tempat yang aman, nggak ngapain-ngapain, dapat spread cukup, untung yang gede. Jadi mereka setiap Sabtu Minggu main golf kali,” ujarnya dengan nada sindiran.
Ia menekankan, pemerintah telah menempatkan dana hingga Rp200 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan tujuan mendorong penyaluran kredit produktif. Penempatan dana besar ini diharapkan bisa menjadi bahan bakar bagi perbankan untuk menggerakkan pembiayaan di sektor riil.
Namun, Purbaya menyayangkan bahwa langkah tersebut belum dimanfaatkan optimal. Bank masih terkesan pasif dan hanya menikmati keuntungan dari instrumen aman, alih-alih mencari proyek pembiayaan yang bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. “Seharusnya bank lebih aktif mencari proyek pembiayaan yang aman sekaligus produktif,” tegasnya.
Sikap tegas Purbaya ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto, yakni seorang menteri yang berani mengkritik sekaligus memberikan solusi, bukan sekadar menjadi “ngebossy”. Dengan cara ini, kebijakan pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan selaras dengan target pembangunan.
Kritik tersebut juga menjadi pengingat bagi dunia perbankan bahwa fungsi intermediasi harus dijalankan secara seimbang. Tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit ke sektor produktif, terutama UMKM, industri, dan infrastruktur.
Dengan sindiran tajam sekaligus dorongan konstruktif dari Menkeu Purbaya, diharapkan perbankan nasional segera berbenah. Jika bank mampu menyalurkan kredit lebih agresif ke sektor produktif, maka efek ganda terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta kesejahteraan masyarakat dapat lebih cepat tercapai.
“Nok Srie”Melaporkan

Magang Nasional hingga Revitalisasi Tambak, Ini Rangkaian Program Ekonomi 2025
Jakarta wartapenasatu.com
Pemerintah Luncurkan Paket Ekonomi 2025 untuk Dorong Pertumbuhan dan Serap Tenaga Kerja
Pemerintah resmi meluncurkan Paket Ekonomi 2025 yang berisi sejumlah program strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Program ini menyasar berbagai sektor mulai dari pendidikan, pariwisata, padat karya, hingga perlindungan sosial bagi pekerja informal. Paket tersebut diproyeksikan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Dalam paket ini, terdapat delapan program akselerasi yang dirancang untuk tahun 2025. Salah satunya adalah program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi yang baru lulus maksimal satu tahun. Pemerintah menilai, program ini akan membantu fresh graduate memperoleh pengalaman kerja sekaligus mempercepat transisi menuju dunia kerja. Selain itu, terdapat kebijakan perluasan PPh pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) untuk 552 ribu pekerja di sektor pariwisata, yang mencakup industri hotel, restoran, dan kafe.
Dukungan terhadap pekerja informal juga menjadi perhatian penting. Pemerintah memberikan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja sektor transportasi online atau ojol, termasuk ojek pangkalan, sopir, kurir, hingga pekerja logistik, selama enam tahun. Ada pula program manfaat layanan tambahan (MLT) perumahan melalui BPJS Ketenagakerjaan yang diharapkan dapat membantu pekerja memperoleh akses hunian yang layak.
Selain itu, pemerintah menggulirkan program padat karya tunai (cash for work) yang melibatkan Kementerian Perhubungan serta Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja secara langsung di berbagai daerah. Kebijakan deregulasi implementasi PP 28/2025 juga dimasukkan untuk menyederhanakan prosedur, sementara program perkotaan berupa pilot project di DKI Jakarta diarahkan pada perbaikan kualitas pemukiman dan penyediaan platform pemasaran serta gigs bagi UMKM.
Paket ekonomi 2025 juga mencakup lima program penyerapan tenaga kerja, di antaranya operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), replanting di perkebunan rakyat, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak Pantura, serta modernisasi kapal nelayan. Kelima program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor perikanan, perkebunan, hingga desa-desa.
Tidak hanya fokus pada 2025, pemerintah juga menyiapkan keberlanjutan program hingga tahun 2026. Beberapa kebijakan yang akan diperpanjang antara lain PPh Final 0,5% bagi UMKM, PPh 21 DTP untuk sektor pariwisata, insentif perpajakan bagi industri padat karya, serta program diskon iuran JKK dan JKM bagi seluruh pekerja bukan penerima upah (BPU). Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan keberlanjutan insentif sekaligus kepastian bagi dunia usaha.
Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berharap Paket Ekonomi 2025 mampu menjadi motor penggerak pemulihan dan akselerasi ekonomi nasional. Program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada stimulus fiskal, tetapi juga diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia menghadapi tantangan global.
“Nok Srie”Melaporkan
