Nasional

  • Nasional,  Seni dan Budaya

    Film Horor Mencekam “Perempuan Pembawa Sial”

    Konferensi Pers Film Perempuan Pembawa Sial : Aura Mistis Menyelimuti Plaza Senayan

    Jakarta, WARTA PENA SATU — Suasana berbeda terasa di Plaza Senayan sore itu. Bukan sekadar peluncuran film biasa, konferensi pers Perempuan Pembawa Sial berubah menjadi ajang cerita mistis dan pengalaman spiritual para pemain dan kru.

    Film horor terbaru garapan sutradara Fajar Nugros ini menghadirkan kisah kelam tentang Mirah, seorang perempuan yang dianggap membawa kutukan bagi setiap pria yang mendekatinya. Diperankan oleh Raihaanun, karakter Mirah menjadi pusat perhatian dalam sesi tanya jawab media.

    Mantra Jawa dan Ketakutan Nyata

    Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah pengakuan Raihaanun yang sempat enggan beradu akting hanya berdua dengan Didik Nini Thowok, seniman legendaris yang memerankan dukun pengantin. Didik menggunakan mantra asli dari tembang Jawa kuno Asmaradana, yang meski telah dimodifikasi, tetap memunculkan aura mistis di lokasi syuting.

    “Walaupun tidak serius, tapi karena makna ceritanya begitu, semesta itu ya merespons,” ujar Didik Nini Thowok.

    Raihaanun bahkan meminta ditemani kru saat pengambilan gambar di ruangan tertutup, karena merasa atmosfernya berubah drastis. Sutradara Fajar Nugros mengungkap bahwa beberapa kru harus bersembunyi di dalam ruangan demi menjaga kenyamanan sang aktris.

    Sinopsis dan Jadwal Tayang

    Film ini mengisahkan Mirah, yang dijauhi masyarakat karena dianggap membawa sial. Setiap pria yang menjalin hubungan dengannya mengalami musibah. Namun, harapan muncul saat ia bertemu Bana (diperankan oleh Morgan Oey), pria tulus yang tak peduli stigma. Apakah cinta mereka mampu menghapus kutukan, atau justru memperkuatnya?

    Setelah sukses ditayangkan perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024, Perempuan Pembawa Sial dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 September 2025.

    Deretan Pemeran

    Film ini diperkuat oleh jajaran aktor dan aktris papan atas:

    • Raihaanun sebagai Mirah
    • Morgan Oey sebagai Bana
    • Clara Bernadeth sebagai Puti
    • Aurra Kharishma sebagai Lasmi
    • Didik Nini Thowok sebagai Warso
    • Benidictivity sebagai Yanto

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, “Perempuan Pembawa Sial” adalah film horor yang layak ditonton bagi penggemar genre ini. Dengan alur cerita yang menarik, atmosfer yang mencekam, dan penampilan para aktor yang solid, film ini berhasil memberikan pengalaman horor yang berbeda dari film-film horor Indonesia kebanyakan. Film ini cocok bagi mereka yang mencari horor yang lebih dari sekadar jump scare.

     

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    MENGHADANG KUBILAI KHAN DISKUSI DAN BEDAH BUKU UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LITERASI

    Jawa Timur  wartapenasatu.com

    Diskusi & Bedah Buku “Menghadang Kubilai Khan” di Kudus: Menghidupkan Tradisi Literasi dan Ruang Publik

    Kudus, Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-32 Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), JAKER Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyelenggarakan acara Diskusi dan Bedah Buku “Menghadang Kubilai Khan” karya AJ Susmana. Acara akan berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025, bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Kudus, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan ini akan menghadirkan langsung sang penulis, AJ Susmana, yang akan berbagi pandangan mengenai isi bukunya sekaligus memberikan refleksi atas peristiwa sejarah yang diangkat. Selain itu, hadir pula dua narasumber terkemuka, yaitu Adhitia Armitrianto selaku Ketua JAKER Jawa Tengah, serta Imam Khanafi dari Pojok Kliping & Phos Collective. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya perspektif dan menajamkan diskusi.

    Ketua JAKER Kudus, Wahyu Deseptian, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen JAKER untuk terus menghidupkan tradisi literasi dan membuka ruang-ruang diskusi publik di Kudus. “Kami ingin mendorong masyarakat Kudus untuk semakin dekat dengan literasi, sejarah, dan kebudayaan. Buku Menghadang Kubilai Khan membuka ruang refleksi tentang perjalanan bangsa serta relevansinya dengan kondisi hari ini,” ujarnya.

    Buku Menghadang Kubilai Khan sendiri membahas peristiwa bersejarah di Nusantara, khususnya upaya bangsa ini menghadapi ekspedisi besar yang dikirim oleh Kubilai Khan, Kaisar Mongolia. Melalui narasi yang tajam, AJ Susmana mengajak pembaca untuk merenungkan kembali nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta strategi kebudayaan yang diwariskan leluhur dalam menjaga kedaulatan bangsa.

    Diskusi dan bedah buku ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang akademis, tetapi juga ruang kebersamaan lintas generasi. Dengan menggandeng masyarakat, mahasiswa, budayawan, dan pegiat literasi di Kudus, acara ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya sejarah dan literasi sebagai pilar peradaban.

    Pemkab Kudus menyambut baik inisiatif ini karena sejalan dengan semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan literasi semacam ini dipandang penting sebagai upaya memperkuat identitas kebangsaan sekaligus membangun masyarakat yang kritis dan berbudaya.

    Selain diskusi, acara ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan komunitas kebudayaan. JAKER, yang kini telah berusia 32 tahun, terus menegaskan posisinya sebagai organisasi yang konsisten mengangkat isu-isu kebudayaan, literasi, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

    Dengan semangat “Menghidupkan Literasi, Merawat Kebudayaan, dan Membangun Bangsa”, diskusi dan bedah buku ini diharapkan menjadi inspirasi nyata bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, melainkan juga ruang untuk memperdalam refleksi sejarah serta menyiapkan langkah menuju Indonesia Emas 2045 .

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa

    ttp://DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa

    Lebak-Wartapenasatu. Com-Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Lebak meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di setiap Desa.

    Bupati Hasbi menekankan pentingnya infrastruktur Jalan Desa, pendidikan, pertanian, dan kesehatan dalam memajukan wilayah.

    “Terutama Jalan Desa (poros Desa), pendidikan, pertanian, dan kesehatan,” kata Bupati Hasbi saat menjadi inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih di Alun-alun Rangkasbitung, Minggu (17/8/2025).

    Bupati Hasbi menyatakan bahwa infrastruktur jalan desa memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan wilayah. Oleh karena itu, kepala desa harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.

    Bupati Hasbi juga menambahkan bahwa setelah adanya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengelolaan Dana Desa belum terasa signifikan jika tidak dikelola dengan baik oleh para Kepala Desa.

    Bupati Hasbi berharap sebagai Kepala Daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak bisa mengoptimalkan Dana Desa.

    “Beliau menekankan bahwa akses jalan infrastruktur Desa sangat penting, terutama jika ingin menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan,”ungkapnya

    Dengan demikian, Hasbi menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak dan memastikan bahwa kepala desa mengelola Dana Desa dengan baik dan transparan.

    “Prioritas pembangunan infrastruktur Jalan Desa diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memajukan perekonomian masyarakat Desa,”pungkasnya

    Dalam kesempatan itu Siprandani ST, Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten mendukung langkah Bupati Lebak dala memajukan wilayahnya.

    “Kami mendukung dengan kebijakan pak Hasbi, hal ini dirasa tepat karena pertumbuhan ekonomi berasal dari warga desa”. Ungkapnya

    Siprandani ST, juga berharap kepada seluruh warga masyarakat dan juga kader Badak Banten yang ada di Kabupaten Lebak agar turut serta mengawasi jalannya Pemerintahan Desanya masing-masing.

    “Di era keterbukaan informasi publik masyarakat wajib tahu anggaran Dana Desa yang di gelontorkan Pemerintah Pusat, baik penggunaannya maupun peruntukannya”. Tandas Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten ini. (Wps-jhuno)

  • Artikel,  Daerah,  Nasional,  Opini,  Politik,  SOSIAL

    Pelantikan pengurus DPN partai PADI

    pelantikan pengurus DPN Partai PADI

    Tangerang-Banten,Warta pena satu. com

    Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai PADI resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2025-2030. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada Senin (18/8/2025) ini dihadiri oleh ratusan kader partai, tokoh politik nasional, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat.

    Presiden Partai PADI, dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas dan kerja keras seluruh pengurus dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus berjuang demi mewujudkan cita-cita partai, yaitu Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.

    “Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam melayani masyarakat dan membangun bangsa,” ujar presiden PADI . Ia menambahkan, pengurus baru harus mampu membawa Partai PADI menjadi kekuatan politik yang relevan dan berpengaruh dalam percaturan politik nasional.

    Susunan pengurus DPN Partai PADI yang baru dilantik terdiri dari berbagai tokoh dengan latar belakang yang beragam, mulai dari politisi senior, akademisi, pengusaha, hingga aktivis muda. Komposisi ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan strategi partai dalam merespons berbagai isu dan permasalahan yang dihadapi bangsa.

     Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan elektabilitas Partai PADI di mata masyarakat.

    Dalam kesempatan yang baik ini presiden Partai PADI, menyampaikan pesan agar seluruh pengurus senantiasa mengedepankan etika dan moralitas dalam berpolitik. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi partai politik, sehingga harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

    • Acara pelantikan pengurus DPN Partai PADI ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Para pengurus baru tampak antusias dan bersemangat untuk segera menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan. Mereka berjanji akan bekerja keras untuk memajukan partai dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
  • Nasional

    80 Tahun Kemerdekaan RI Bukan Mempermudah Perjuangan, Bangkit Pejuang Bangsa !

    Jakarta, WARTA PENA SATU
    Dalam rangka memperingati 10 windu kemerdekaan Negara Republik Indonesia, seperti biasa tampak banyak seremoni yang mengikuti perayaan kemerdekaan dengan mengadakan kegiatan upacara dan hiburan pasca upacara resmi. Seperti yang lain tentu seluruh lapisan masyarakat akan merayakan serta mengikuti upacara agar senantiasa mengingat perjuangan para pejuang kemerdekaan yang telah meraih kemerdekaan dengan harapan dapat meneruskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.

    Sama halnya yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, yang kali ini melaksanakan rangkaian kegiatan perayaan memperingati kemerdekaan di 10 windu pasca proklamasi kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Rangkaian yang diselenggarakan dimulai dari upacara bersama dengan Dewan Harian Daerah `45 Provinsi DKI Jakarta yang bersama-sama melakukan kegiatan upacara di halaman Gedung Joeang `45 Jalan Menteng Raya Nomor 31 yang menjadi ikon tempat perjuangan di masa silam.
    Dalam kesempatan itu tampak Ketua Umum DPP IP-KI hadir dalam upacara yang sedianya juga diikuti oleh kader-kader IP-KI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) dari wilayah Provinsi DKI Jakarta. Tampak juga menghadiri upacara tersebut Ketua DPW IP-KI Provinsi DKI Jakarta dan Ketua Umum DHD` 45 dan seluruh komponen dari organisasi kemasyarakatan.. “Nilai-nilai perjuangan serta nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara ini perlu terus dilestarikan dan digelorakan kepada generasi penerus, kita tidak bole jemu-jemu dan lelah untuk memberikan bahkan berkorban agar nilai-nilai perjuangan tumbuh dalam sanubari setiap pemimpin dan begitu seterusnya hingga generasi muda sebagai generasi penerus perjuangan iin,” ucap Baskara Harimukti Sukarya Ketua Umum DPP IP-KI sesaat setelah mengikuti proses upacara.

    “Semangat serta daya juang harus terus digelorakan, terdengar klise tapi sebagai organisasi tertua yang lahir di tahun 1954 tentu menjadi tantangan, bukan untuk gagah-gagahan tetapi harus mengambil jalan yang sulit meskipun kurang familiar tetapi dalam hal untuk kemajuan bangsa IP-KI tetap menjadi jangkar dalam menjaga cita-cita prokalamasi dan UUD `45,” tambahnya. Setelah prosesi upacara tampak persiapan Focus Group Discussion dengan tema “Pemimpin Yang Setia Pada Cita-Cita Proklamasi & UUD `45” merupakan proses diskusi mempertajam serta menumbuhkembangkan pola pikir serta proses penalaran agar setiap warga negara menjadi sadar dalam mengisi kemerdekaan tidak sama sulitnya seperti para pejuang kemerdekaan dahulu perbedaan hanya terletak pada perjuangan dahulu perlu rela memberikan nyawa (mati) untuk merebut kemerdekaan sedangkan saat ini mati-matian untuk berjuang memenuhi kebutuhan hidup yang dirasakan oleh warga negara terhimpit dengan persoalan-persoalan ekonomi yang mendera.

    Tampak juga dalam kegiatan diskusi yang diisi juga dengan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia Provinsi DKI Jakarta yang digawangi oleh Mulyadi Guntur yang juga diselenggarakan dalam kompleks Gedung Joeang `45. “Gedung Joeang `45 adalah gedung perjuangan bagi mereka yang tidak hanya memiliki DNA keturunan pejuang saja namun harus bisa melahirkan mental-mental pejuang bukan mental-mental jiwa-jiwa terjajah,” ujar Mulyadi Guntur saat ditemui Swara Pembangunannews.com sebelum membuka kegiatan diskusi.

    Tampak juga prosesi kegiatan diskusi memberikan nuansa kebersamaan yang kental dengan jiwa gotong royong dengan memberdayakan roda perekonomian dibawah, misalnya saja memberdayakan usaha yang dimiliki oleh para anggota DPC IP-KI di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Terlihat dari peserta yang hadir didominasi oleh para peserta anggota Pengurus Anak Cabang di setiap Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara yang diperkirakan berjumlah 200 peserta.

    Dengan memekikkan yel-yel pembakar semangat, “Pancasila Abadi, NKRI Harga Mati, ‘Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpatang’, Merdeka!,” pekik Mulyadi Guntur seraya membuka kegiatan diskusi kebangsaan. Dan terlihat Ketua Umum DPP IP-KI Baskara H. Sukarya menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga sekitar Gedung Joeang `45 yang hadir dalam acara tersebut. Kegiatan diskusi yang dihadiri oleh Ketua Kerabat Evayanti, Wakil Ketua DHD `45 Muhammad Rasyid dan Sekretari Jenderal DPP IP-KI Troy Aldi Pratam sebagai narasumber dan sebagai moderator Bobby Tambunan yang juga sebagai Wakil Ketua Bidang OKK Bobby Tambunan.

    Sesaat penutupan kegiatan diskusi Ketua DPW IP-KI DKI Jakarta Mulyadi Guntur menyerukan manifest IP-KI Jakarta 2025 mengutarakan beberapa poin, 1. Setelah 80 tahun Indonsia merdeka, sudahkah seluruh lapisan masyarakat setia kepada cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945 ?, 2. IP-KI Jakarta menyampaikan bahwa perjalanan bangsa ini sudah menyimpang dari cita cita luhur para pendiri bangsa, untuk itu dibutuhkan gerakan kembali ke cita cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan dimulai dari kebijakan kebijakan para pemangku kebijakan di negara ini. 3. Kepada seluruh pengurus, kader dan anggota IP-KI Jakarta senantiasa berada di garda terdepan dalam menyuarakan dan menjalankan cita cita Proklamasi dan Panca Brata dgn semangat sesanti IP-KI, ” Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang” 4. Dalam kondisi global yang cenderung dinamis dan adanya peperangan di beberapa negara, IP-KI Jakarta menyerukan dan meminta Pemerintah saat ini untuk turut dalam menjalankan Perdamaian Dunia dengan nilai nilai Keadilan dan Kemanusiaan. 5. IP-KI Jakarta secara tegas menolak semua bentuk KKN baik di pemerintahan pusat terlebih di pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. IP-KI Jakarta senantiasa akan mengawasi dan memperhatikan dengan seksama semua proses pembangunan dan pemerintahan saat ini dengan mengutamakan dan mengedepankan nilai kebaikan dan kebenaran, “ tandas Mulyadi Guntur Ketua DPW IP-KI Provinsi DKI Jakarta.

  • Daerah,  Hiburan,  Nasional,  Olah Raga,  SOSIAL

    SEMARAK HUT KEMERDEKAAN KE-80 REPUBLIK INDONESIA WARGA RT 09 RW 05 CIGANJUR GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN

    WARTA PENASATU.COM – Jakarta 17 Agustus 2025,Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. ke-80, warga Rt 09 Rw 05 Ciganjur,Jagakarsa, Jakarta Selatan, menggelar serangkaian acara meriah. Toni Ferara selaku Ketua Rt 09, turut serta memimpin dan memeriahkan kegiatan tersebut.

    Acara diawali dengan D,oa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,  Acara sudah dimulai Pada tanggal 16 Agustus 2025 malam, mulai dari pukul 19.00 WIB, warga semangat mengikuti lomba tenis meja dan karaoke yang diikuti oleh bapak-bapak dan ibu-ibu, serta  Sebagian Anak-anak.

    Tempat pada tanggal 17 Agustus 2025 pagi, berbagai perlombaan untuk anak-anak dilaksanakan, sebelum lomba dimulai Anak anak menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, Perlombaan diselenggarakan, bertempat di depan rumah Ketua Rt, Untuk menambah semangat lomba bermacam-macam hadiah disediakan Rt 09, menambah antusias bagi anak-anak yang mengikuti perlombaan, Warga Rt 09 tampak riang gembira menyambut HUT Kemerdekaan ke-80 ini.terbukti banyak nya yang hadir serta mendukung  acara,

    “Semoga ke depannya kita semua diberikan kesehatan dan dapat mengadakan kegiatan serupa yang lebih meriah lagi,” ujar Toni Ferara, selaku Ketua Rt 09, dengan penuh semangat Kemerdekaan.

     

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Internasional,  Kuliner,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    TASYAKURAN KEMERDEKAAN WARGA RT 10 RW 04 TEGUHKAN KOMITMEN PERSATUAN

    Jakarta wartapenasatu.com

     

    Warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat Gelar Tasyakuran Jelang Hari Kemerdekaan

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, menggelar acara tasyakuran pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Acara ini berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan dengan mengangkat tema doa bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat. Dalam doa tersebut, warga memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan, persatuan, serta perlindungan dari segala bentuk ancaman yang dapat memecah belah persaudaraan. Suasana khusyuk terasa ketika seluruh hadirin turut menundukkan kepala, memohon keberkahan bagi tanah air.

    Selain doa bersama, acara tasyakuran juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Melalui momen ini, masyarakat Kelapa Gading Barat menegaskan pentingnya menjaga solidaritas dan gotong royong, sebagai warisan nilai perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang harus terus dijaga hingga generasi mendatang.

    Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mereka menilai bahwa kebijakan pemerintah saat ini perlu terus dikawal agar dapat menghadirkan kesejahteraan dan kemajuan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Ketua RT 10 menyampaikan bahwa tasyakuran ini bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. “Kami ingin semangat kemerdekaan tidak hanya berhenti pada upacara, tetapi juga dihayati dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan dan kerja nyata,” ujarnya.

    Momentum tasyakuran ini juga menjadi pengingat bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud jika masyarakat turut berperan aktif. Warga menegaskan siap mendukung kebijakan hilirisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi pemerintah saat ini.

    Acara tasyakuran ditutup dengan ramah tamah sederhana antarwarga. Hidangan khas nusantara yang disajikan menambah keakraban suasana, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan. Semua hadirin berharap, doa dan kebersamaan malam itu menjadi langkah kecil yang memberi makna besar bagi masa depan bangsa.

    Dengan semangat kebersamaan, warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat bertekad menjaga persatuan dan terus mengawal pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.

    “Nok Srie”Melaporkan 

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  hukum,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    JAKER AJAK KEMENTRIAN PERTAHANAN BERSINERGI WUJUDKAN INDONESIA EMAS LEWAT HILIRISASI BUDAYA

    Jakarta wartapenasatu.com

    “Nok Srie”Melaporkan 

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    HILIRISASI BUDAYA DI BOYOLALI PANGELARAN WAYANG KULIT DAN SEDEKAH BUMI WARNAI HUT RI KE – 80

    Boyolali wartapenasatu.com

    Boyolali – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) ke-32 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Desa Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali akan menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, di RT 12/13, RW 02, Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Bergotong Royong Mencapai Indonesia Emas dengan Hilirisasi Budaya”, sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal. Masyarakat setempat akan disuguhi beragam kegiatan mulai dari festival, karnaval, pentas seni, lomba, hingga monolog, yang melibatkan partisipasi warga dari berbagai kalangan.

    Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang kondang Ki Suwito Sapu Jagat. Pertunjukan wayang kulit ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan tuntunan moral kepada masyarakat melalui kisah-kisah pewayangan yang sarat makna.

    Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi, sebuah ritual adat untuk mensyukuri hasil bumi dan memohon keberkahan. Sedekah bumi di Kopen biasanya dilakukan secara gotong royong, di mana warga membawa hasil pertanian, masakan, dan sajian khas untuk dinikmati bersama.

    Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melestarikan seni budaya tradisional, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. “Kami ingin generasi muda ikut merasakan dan memahami kekayaan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

    JAKER sebagai organisasi yang telah berkiprah selama 32 tahun terus konsisten mendorong pelestarian budaya rakyat. Melalui acara ini, JAKER berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, sehingga budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

    Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat penting sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan sosial, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wilayah Klego, Boyolali.

    Dengan semangat gotong royong, diharapkan Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi Kopen ini dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkokoh jati diri bangsa. Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara ini sebagai wujud cinta terhadap seni, budaya, dan tanah air.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Daerah,  Nasional

    Kunjungan Kerja Wamenkes RI di Curug: Komitmen Pemerintah dalam Penanggulangan Kusta di Kabupaten Tangerang

    CURUG, 14 Agustus 2025 – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (14/08/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau dan membahas strategi penanggulangan kusta di wilayah Kabupaten Tangerang. Acara berlangsung di aula kantor Desa Kadu, Kecamatan Curug, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting.

    Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dante Saksono Harbuwono Sp.PD-KEMD, Ph.D didampingi oleh Bupati Tangerang, Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. Kehadiran Bupati Tangerang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Selain itu, turut hadir pula Sekretaris Camat Curug, Gilang Pratama Putra, S.STP, S.IP, serta beberapa perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

    Acara dimulai dengan sambutan dari Bupati Tangerang yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamenkes RI. Beliau menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menanggulangi kusta, yang masih menjadi masalah kesehatan di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang. Bupati juga menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit kusta dan cara pencegahannya.

    Prof. Dante Saksono Harbuwono Sp.PD-KEMD, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penanggulangan kusta di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Tangerang. Beliau menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Selain itu, beliau juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas hidup para penderita kusta melalui dukungan sosial dan ekonomi.

    Beberapa perangkat desa, tokoh masyarakat dan perwakilan dari puskesmas menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam upaya penanggulangan kusta di lapangan. Wamenkes RI memberikan solusi dan arahan yang konstruktif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Lurah Desa Kadu, M. Asdiansyah, SH, sebagai harapan agar upaya penanggulangan kusta di Kabupaten Tangerang dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menanggulangi kusta di Kabupaten Tangerang. Dengan kerjasama yang solid dan komitmen yang kuat, diharapkan penyakit kusta dapat segera diatasi dan masyarakat dapat hidup sehat dan produktif.

Wartapenasatu.com @2025