Opini
Acara Lebaran Ancol Seru Penuh Kejutan; Festival Raya Kemenangan Rangkai Liburanmu Berkesan Tak Terlupakan

Wartapena Satu.com, Jakarta, 12 Maret 2026
– PRESS RELEASE No : 006/CS-PR/PJA/III/2026 Ancol Taman Impian menghadirkan rangkaian pekan libur Lebaran bertajuk Festival Raya Kemenangan 19 Maret sd 05 April 2026, sebuah perayaan kebersamaan yang menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas rekreasi untuk seluruh keluarga.
Melalui tema ini, Ancol mengajak masyarakat menikmati momen silaturahmi dan kebahagiaan di hari kemenangan dalam suasana wisata yang penuh keceriaan dan kehangatan, mulai dari pantai Ancol, Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis hingga Putri Duyung Ancol. Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan hari kemenangan ini, diantaranya :
Di Kawasan Pantai :
– Sholat Idul Fitri berjamaah di tepi pantai Lagoon, tanggal 21 Maret 2026
– Pertunjukkan Kembang Api (Fireworks Show) di pantai Lagoon pada tanggal 22 dan 23 Maret 2026
– Konser musik bersama Hindia, Feast dan OM Sera di Panggung Pantai Festival pada tanggal 28 Maret 2026Di Dunia Fantasi (Dufan) :
– Drama Musikal “Khayala” – The Festival Fireworks and Fantasy. Sebuah pertunjukkan di mana fantasi, budaya, dan spektakuler visual bersatu dalam satu pengalaman tak terlupakan yang ditutup dengan pertunjukkan kembang api spektakuler di Dufan. Berlangsung dari tanggal 22 Maret sd 05 April 2026.Di Sea World Ancol :
– Pertunjukkan Arabian Divers di Akuarium Raksasa (21 sd 29 Maret 2026)
– Games Berburu THR (21 sd 29 Maret 2026)
– Meet n Greet Twirly & Sharky (21 sd 29 Maret 2026)
– Rampak Beduk & Tari Sufi (21 & 22 Maret 2026)
– Midnight Glow – Explore the Light behind the Depths (21 Maret sd 05 April 2026)
Di Samudra & Jakarta Bird Land Ancol :
– Animal Parade tematik Lebaran (21-29 Maret & 4-5 April 2026)
– Treasure Hunter – Sealion Adventure (21-29 Maret & 4-5 April 2026)
– The Jungle Heroes part 2 (21 Maret sd 05 April 2026)Di Atlantis Ancol :
– Raya Splash Carnival (22-23 & 28-29 Maret 2026)
– King Dragon Race (22-23 & 28-29 Maret 2026)
– Fun Atlantis – Water Games seru (21 Maret sd 05 April 2026)
– Life Guard & Fly Board Show (22-23 & 28-29 Maret 2026)
– Fun Zumba (22-23 & 28-29 Maret 2026)Di Putri Duyung Ancol :
– The Majestic Raya Stay (18-26 Maret 2026)
– Staycation di Putri Duyung dengan tema Escape to The Lost World (27-29 Maret 2026).Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan hari kemenangan ini.Merayakan Lebaran bukan hanya soal berkumpul dengan keluarga, tetapi juga tentang menciptakan momen yang tak terlupakan. Ancol Taman Impian di Jakarta menawarkan beragam acara Lebaran seru di Ancol pada Maret 2026 yang siap membuat liburan Anda lebih meriah. Mulai dari pertunjukan musik, festival kuliner, parade, hingga kegiatan edukatif dan olahraga, semua dapat dinikmati bersama keluarga dan sahabat.
Akses Lalu Lintas dan Fasilitas Libur Lebaran
Selama Pekan Libur Lebaran, Ancol Taman Impian telah menyiapkan penambahan area parkir, memperlancar lalu lintas dan menyiapkan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kantong parkir telah disediakan dengan kapasitas 10.000 mobil dan 13.100 motor.Mobilitas di dalam kawasan Ancol, Manajemen telah menyiapkan 25 unit/hari bus Wara Wiri yang bisa digunakan pengunjung secara gratis serta 20 unit/hari Kendaraan Transcare khusus untuk
lansia, ibu hamil dan pengunjung dengan kebutuhan khusus. Manajemen juga menyiapkan fasilitas penunjang yang dapat digunakan oleh seluruh pengunjung antara lain 1 masjid, 9 mushola, 26 toilet dan akan menambah 9 unit toilet ekstra tersebar di seluruh kawasan taman & pantai.Demi memberikan rasa aman bagi pengunjung, Ancol juga akan menambah tenaga pengamanan gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Petugas Operasional.
Selama liburan Lebaran dilengkapi dengan 8 Pos Lifeguard, 1 Pos Pelayanan, 5 Pos Pengamanan, 8 unit Ambulance, 1 unit damkar dan 5 mobil derek.
Promo Lebaran
Selain event-event tematik, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan merayakan kemenangan bersama keluarga, Ancol memberikan promo-promo menarik, diantaranya:
1. Promo Tiket Reguler Dufan : Beli 4 Gratis 1 Bonus Minuman Tomoro Coffee
2. Promo Beli 4 Gratis 1 utk tiket regular Sea World, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land.Ketentuan Promo :
– Pembelian hanya di online ancol.com
– Pembelian H-1 sebelum kunjungan
– Periode Promo tanggal 21 sd 29 Maret 2026.“Kami berharap Festival Raya Kemenangan dapat menjadi momen kebersamaan yang berkesan dan tak terlupakan bagi seluruh pengunjung Ancol Taman Impian,” ucap Eddy Prastiyo, Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Ancol Taman Impian menjadi destinasi acara Lebaran seru di Ancol yang paling lengkap di Jakarta. Pastikan Anda mengatur jadwal agar tidak ketinggalan setiap momen seru selama bulan Maret 2026. Manfaatkan kemudahan-kemudahan dalam berekreasi dengan promo-promo menarik
Jangan lewatkan kesempatan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga dan sahabat di Ancol Taman Impian.
Emak-Emak Militan 08 Harapkan Silaturahmi Lebaran dengan Presiden Prabowo
Jakarta wartapenasatu.com
Sinergi Srikandi Nusantara: PPN dan Emak-Emak Militan 08 Kawal Asta Cita hingga 2029JAKARTA – Gelora semangat perjuangan perempuan Indonesia kembali membuncah di tengah suasana suci Ramadan. Bertempat di Rumah Aspirasi Habiburokhman, Utan Kayu, Selasa (10/3), organisasi Perempuan Peduli Nusantara (PPN) bersama jajaran Ketua Umum Emak-Emak Militan 08 menggelar acara buka puasa bersama yang penuh khidmat sekaligus membakar semangat persatuan. Momen ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan manifestasi kesetiaan tanpa batas dari para pejuang perempuan yang selama ini menjadi garda terdepan pendukung Presiden Prabowo Subianto.Inge Mangundap, S.H., sosok sentral di balik PPN sekaligus kader senior DPP Gerindra sejak 2009, menegaskan bahwa kekuatan mereka bergerak dalam satu komando yang terstruktur. Beliau mengungkapkan bahwa gerak langkah para Ketua Umum Emak-Emak 08 senantiasa dimonitor langsung oleh tokoh kunci nasional, Prof. DR. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H. Ketua Harian DPP Gerindra dan Wakil Ketua DPR RI Hal ini menegaskan bahwa peran perempuan dalam stabilitas politik nasional bukanlah sekadar pelengkap, melainkan pilar utama yang diperhitungkan secara strategis oleh pimpinan pusat Gerindra.Kedekatan Inge Mangundap dengan jajaran elit partai juga tercermin dari kepercayaan besar yang diberikan oleh DR. H. Habiburokhman, S.H., M.H., untuk melibatkan beliau dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) sejak 2016. Dengan posisi strategis tersebut, Inge bukan hanya sekadar pendukung, tetapi juga petarung di lapangan yang membidani kemenangan di Dapil Jakarta Timur. Maka tak heran, jika Rumah Aspirasi Habiburokhman kini berdiri tegak sebagai “Posko Perjuangan” PPN yang menjadi pusat komando aspirasi perempuan di ibu kota.Di tengah kehangatan berbuka puasa, sebuah asa besar diapungkan oleh para Ketua Umum Emak-Emak Militan 08. Dengan penuh rasa hormat, mereka menitipkan harapan agar dapat bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Halal Bil Halal Idul Fitri mendatang. Keinginan ini lahir dari kerinduan yang mendalam untuk menyapa pemimpin yang mereka perjuangkan, sekaligus mempererat ikatan batin antara rakyat dan pemimpinnya di hari kemenangan yang fitri.Tak lupa, seruan doa dan ucapan “Bapak Presiden kita Di beri keberkahan selalu Dan kesehatan
” bergema dari bibir para srikandi ini untuk Presiden Prabowo serta seluruh jajaran pengurus Partai Gerindra. Ucapan ini bukan sekadar basa-basi Idul Fitri, melainkan simbol pembersihan jiwa demi menyongsong perjuangan yang lebih besar di masa depan. Semangat saling memaafkan ini menjadi bahan bakar baru bagi mereka untuk tetap solid dalam satu barisan yang tak tergoyahkan.Menyala dengan tekad yang bulat, PPN dan Emak-Emak Militan 08 secara tegas menyatakan janji setia untuk mengawal tuntas seluruh program kerja Asta Cita. Mereka menyadari bahwa tugas mengawal pemerintahan bukan hanya saat kampanye, melainkan memastikan setiap kebijakan Presiden Prabowo berdampak nyata bagi kesejahteraan Nusantara. Bagi mereka, keberhasilan Asta Cita adalah harga mati yang harus dijaga demi martabat bangsa di mata dunia.Menutup rangkaian acara dengan penuh optimisme, para emak-emak hebat ini memancangkan target tinggi untuk tahun 2029. Dengan pekik semangat yang menggetarkan ruangan, mereka berkomitmen untuk bersatu padu memastikan kemenangan Prabowo Subianto kembali pada Pemilihan Presiden mendatang. “Aamiin,” menjadi penutup doa yang mengiringi langkah mereka untuk terus bergerak, bekerja, dan berjuang demi Indonesia Raya yang berdaulat.Tegaskan Supremasi Hukum, Ketua Umum LSM-NIL”Michael” Siapkan Gugatan Ganda Terkait Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di LEBAK
Wartapena satu. Com-Banten
Senin, 09/03/2026,Ketidakjelasan sinkronisasi antara aktivitas lapangan dengan regulasi daerah memicu langkah hukum serius dari Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Indah Lingkungan (LSM-NIL). Ketua Umum LSM-NIL, Michael, secara resmi menyatakan akan segera melayangkan gugatan hukum berlapis terhadap pihak-pihak terkait guna menjaga integritas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lebak.

“Michael”menegaskan bahwa LSM-NIL tidak akan berhenti pada upaya administratif semata. Strategi “Double Track” tengah dipersiapkan melalui tim hukum lembaga:
1. Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di Pengadilan Negeri: Ditujukan atas kerugian imateriil dan pelanggaran norma kepatutan dalam berinvestasi yang diduga menabrak Pasal 33 Perda Kab. Lebak No. 7 Tahun 2023.
2. Gugatan Pembatalan KTUN di PTUN Serang: Menargetkan pembatalan izin-izin administratif (PBG/NIB) yang diduga terbit melalui prosedur yang cacat substansi (error in substantia), mengingat lokasi tersebut adalah Kawasan Peruntukan Industri (KPI), bukan kawasan peternakan.
Kami melihat adanya pengabaian prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dalam operasional PT SDM di Desa Nameng. Jika izin terbit di atas zona yang tidak sesuai, maka secara yuridis izin tersebut bersifat ‘Void ab Initio’ atau batal demi hukum sejak awal,” tegas Michael dalam pernyataan intelektualnya.
Langkah tegas ini didasari oleh bukti tertulis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak yang menyatakan tidak pernah memberikan rekomendasi teknis maupun validasi sertifikat standar bagi perusahaan tersebut.

“Michael”menyoroti bahwa pemaksaan operasional di zona yang tidak tepat merupakan bentuk pembangkangan terhadap UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, khususnya terkait sanksi pidana tata ruang pada Pasal 69 yang mengancam pelanggar dengan pidana penjara dan denda signifikan.
Meskipun menempuh jalur litigasi, Michael tetap menekankan pentingnya asas Praduga Tak Bersalah (Presumption of Innocence) hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht).
Gugatan ini bukan bentuk resistensi terhadap investasi, melainkan edukasi publik bahwa investasi harus berdiri di atas pilar hukum yang kokoh. Kami ingin memastikan Kabupaten Lebak tidak menjadi hutan rimba regulasi di mana izin bisa muncul tanpa kesesuaian tata ruang yang valid, tambah “Michael.”
LSM-NIL memberikan kesempatan terakhir melalui Somasi II sebelum berkas gugatan didaftarkan secara resmi di pengadilan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan DPMPTSP dan Bupati Lebak sebagai bagian dari upaya pembersihan maladministrasi di tingkat daerah.
“Bukan Sekadar Protes, LSM-NIL Sodorkan Kajian Teknis Spesial ke Polda Banten dan Gakkum KLHK”
Wartapena satu. Com-Banten
Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Indah Lingkungan (DPP LSM-NIL) kembali menunjukkan kelasnya sebagai organisasi yang intelektual, matang, dan sangat menghargai supremasi hukum. Dalam menyikapi dinamika aktivitas pertambangan di Desa Pagintungan, Banten, LSM-NIL memilih menempuh jalur elegan melalui surat resmi kepada jajaran institusi tertinggi negara, mulai dari Polda Banten, Mabes Polri, Kementerian LHK, hingga Kementerian ESDM RI.

Langkah strategis ini mencakup pengiriman permohonan atensi kepada Kapolda Banten, yang diperkuat dengan komunikasi formal kepada Irwasda dan Propam Polda Banten, serta dukungan eskalasi data kepada Kabareskrim Polri dan Kadiv Propam Polri.

Kepemimpinan Bijak: Mengutamakan Praduga Tak Bersalah
Ketua Umum LSM-NIL, Michael, dalam pernyataannya sangat mengedepankan etika dan semangat kemitraan dengan pemerintah. Dengan tutur kata yang santun dan jauh dari kesan menghakimi, Michael memposisikan LSM-NIL sebagai penyambung lidah masyarakat yang tetap tunduk pada koridor prosedur hukum yang berlaku.
Kami hadir membawa niat baik dan kerendahan hati untuk menyampaikan data awal dari lapangan. Sangat penting bagi kami untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap PT. AUM. Kami memandang data investigasi ini sebagai bahan masukan konstruktif bagi Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, dan para Menteri untuk diverifikasi lebih lanjut secara profesional sesuai wewenang institusi masing-masing,” ujar Michael dengan tenang dan penuh wibawa (06/03/2026).
Fokus Investigasi: Memberi Ruang bagi Otoritas Berwenang
LSM-NIL menyodorkan dokumen komprehensif berisi analisis spasial dan bukti visual yang menunjukkan adanya indikasi aktivitas pengerukan lahan seluas ± 1 Hektar. Namun, Michael menegaskan bahwa kajian ini disampaikan secara objektif sebagai referensi akademis, tanpa sedikit pun niat untuk mendikte pihak manapun.
Berdasarkan kajian teknis tim kami, ditemukan indikasi administratif terkait batas koordinat izin. Namun, kami sepenuhnya menyerahkan otoritas penilaian dan validasi akhir kepada tim ahli dari Kepolisian serta kementerian terkait. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi institusi negara untuk bekerja secara mandiri dan objektif tanpa merasa diintervensi,” tambah Michael.
Sebagai bentuk tanggung jawab intelektual, LSM-NIL menyusun permohonan tersebut dengan merujuk pada instrumen hukum terbaru yang berlaku pada tahun 2026, yang menekankan pada keseimbangan ekonomi dan kelestarian alam:
Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020: Terkait prosedur koordinat resmi pertambangan.
Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009 jo. UU No. 6 Tahun 2023 (Cipta Kerja): Mengenai pemeliharaan kriteria baku kerusakan lingkungan.
PP No. 39 Tahun 2025: Regulasi terbaru mengenai penguatan teknis pengawasan dan komitmen reklamasi.
Prinsip Strict Liability: Tanggung jawab terhadap pengelolaan risiko dampak lingkungan secara komprehensif.
Sinergi Transparan dan Dukungan Pengawasan Internal.

Keputusan Michael menyurati lini pengawasan internal seperti Irwasum, Irwasda, dan Propam dipandang sebagai wujud dukungan tulus LSM-NIL terhadap transparansi dan profesionalisme penegakan hukum di Indonesia.
“Kami memiliki kepercayaan yang sangat besar terhadap profesionalisme Polri dan jajaran kementerian. Sinergi ini kami bangun semata-mata agar fungsi pengawasan berjalan maksimal, demi memastikan keamanan warga Desa Pagintungan serta kelestarian alam Banten tetap terjaga dengan cara-cara yang bermartabat,” tutupnya.
- AGAMA, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, Nasional, Opini, Pendidikan, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
Puncak Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili Menghadirkan Perpaduan Budaya yang Meriahkan Jakarta

Warta Pena Satu, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar perayaan Cap Go Meh pada Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung di kawasan Pancoran Cinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, ini berlangsung meriah dengan menampilkan keharmonisan budaya Tionghoa dan Betawi. Ratusan masyarakat khususnya warga Tionghoa mulai memadati kawasan Glodok Pancoran, sejak pukul 15.00 WIB. Acara puncak yang di mulai pukul 16.30 WIB ini dibuka dengan akulturasi budaya yang apik,menampilkan tari seni khas budaya Betawi dan Ondel-ondel dan atraksi egrang yang dipadukan dengan pertunjukan naga (liong) serta atraksi barongsai.
Perayaan Cap Go Meh di Jakarta tahun ini menjadi simbol tradisi keberagaman dan toleransi dikemas secara istimewa dengan menghadirkan akulturasi budaya yang harmonis. Kolaborasi budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus upaya merawat keberagaman masyarakat di Ibu Kota.
Sejumlah tokoh penting ikut menghadiri perayaan tersebut. Selain para tokoh adat Tionghoa, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Turut hadir mendampingi unsur Forkopimda DKI, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, serta tampak para mantan gubernur hadir Fauzi Bowo, Sutiyoso, hingga Anies Baswedan. Hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irene Umar yang duduk bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya untuk menikmati kemeriahan pesta rakyat tersebut.
Dalam sambutannya, Pramono Anung memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan komunitas Tionghoa atas kontribusinya terhadap perkembangan Jakarta. Ia juga menilai perayaan Cap Go Meh ini menunjukkan kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta yang berjalan baik. Karena itu, ia pun mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Jakarta.
“Saya yakin sebentar lagi wajah jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,”ujarnya, kembali Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pekerjaan yang belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.
Gubernur pun mendoakan, perayaan Cap Go Meh di Tahun Kuda Api ini dapat membawa keberuntungan, keamanan, dan kedamaian.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Cap Go Meh, Anwar Budiman menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga simbol keberagaman, toleransi, dan kolaborasi.
“Kami berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kemajuan ekonomi masyarakat, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga,” tandasnya.
Selamat merayakan Cap Go Meh tahun 2026. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, keberuntungan bagi kita semua.
”Bukan Drama Politik! Ismi Soemantri Desak UU Perampasan Aset Jadi Harga Mati
Jakarta wartapenasatu.com
Jakarta, 14 Februari 2026 — Pernyataan yang ditulis Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di media sosialnya mendapat tanggapan penuh haru dari Ismi Soemantri, Wakabendum Aliansi Laskar Gibran. Ia mengaku bangga sekaligus terharu karena kegelisahan yang selama ini ia suarakan bersama rekan-rekannya—bahkan hingga menggelar aksi tiga jilid—akhirnya terasa sampai ke pusat kekuasaan.
“Saya menyambut ini dengan dada sesak dan mata basah. Bangga sekaligus terharu. Di tengah jutaan hujatan, caci maki, dan teriakan kebencian di media sosial, kegelisahan saya ternyata bisa sampai juga. Saat banyak orang memilih ribut tanpa arah, saya justru melihat keberanian Mas Wapres yang tetap melangkah, berdiri tegak, dan tidak tenggelam dalam kebisingan,” ujar Ismi.
Menurutnya, hiruk-pikuk opini publik tak akan berarti apa-apa bila tak memberi dampak nyata bagi masa depan bangsa. Informasi mainstream boleh beraksi, opini liar boleh berseliweran, namun jika ujungnya hanya saling menjatuhkan, semua itu tidak membawa Indonesia ke mana-mana. “Kita butuh ketenangan berpikir, keberanian bersikap, dan keteguhan menata arah,” tegasnya.
Ismi juga menyoroti minimnya politisi yang secara lantang mengedukasi rakyat tentang pentingnya pengesahan UU Perampasan Aset. Yang lebih sering terdengar justru debat kusir, drama personal, dan manuver kepentingan. Padahal, menurutnya, inti persoalan bangsa ada pada keberanian membangun sistem hukum yang kuat—bukan sekadar panggung sensasi.
Ia menekankan bahwa bangsa ini harus memiliki arah yang jelas: regulasi tertata, dasar hukum kokoh, dan keberpihakan nyata kepada rakyat. “Kekuasaan boleh berganti, jabatan boleh berpindah. Tapi kalau korupsi tetap dibiarkan, yang diwariskan hanyalah luka bagi generasi berikutnya,” katanya.
Lebih jauh, Ismi menegaskan bahwa koruptor tidak cukup hanya ditangkap. Harus ada efek jera nyata melalui perampasan aset hasil kejahatan. Tanpa itu, korupsi akan terus menjadi ‘bisnis menguntungkan’, dan hukum hanya menjadi formalitas.
“Di sinilah saya merasa satu frekuensi—ketika suara dari istana mulai seirama dengan jeritan rakyat. Ketika Presiden Prabowo Subianto dan wapres muda menunjukkan satu komando untuk melawan korupsi secara sistemik. Ini bukan soal siapa paling populer, tapi siapa yang paling berani mengambil risiko politik demi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Ismi mengajak masyarakat untuk bersatu melawan korupsi, bukan saling hujat atau saling curiga. “Kita harus bergandeng tangan membangun kesadaran kolektif. Karena hanya dengan persatuan, regulasi yang kuat, dan keberanian moral, lingkaran gelap ini bisa dihentikan. Saya percaya, ketika niat baik dijaga, Tuhan akan membuka jalan—dan Indonesia akan melangkah lebih tegap.

Bukan Sekadar Simbol, Enok Srie Jadikan Aksi Sosial Laskar Gibran Sebagai Senjata Perubahan
Jakarta wartapenasatu.com
Dobrak Sekat Birokrasi, Enok Srie Pimpin Manuver Kemanusiaan Nasional DPP Laskar GibranJAKARTA – Enok Srie telah mengubah wajah bantuan sosial menjadi sebuah manuver taktis yang mematikan bagi ketimpangan. Di bawah komandonya, gerakan kemanusiaan Laskar Gibran kini bukan lagi sekadar bakti sosial musiman, melainkan sebuah aksi nasional yang sistematis, cepat, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat kelas bawah. Sebagai penggerak utama di tingkat DPP, ia adalah mesin yang memastikan nurani organisasi tetap menderu di jalur yang benar.
Kiprahnya di level nasional dikenal sangat agresif dan tak kenal kompromi dalam urusan kepedulian masyarakat. Enok Srie berhasil mentransformasi agenda sosial Laskar Gibran dari sekadar seremoni menjadi gerakan taktis yang responsif. Di tangannya, mandat organisasi diterjemahkan menjadi aksi cepat tanggap yang mampu menembus sekat-sekat birokrasi demi menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan bantuan di seluruh pelosok negeri.
Bagi Enok, gerakan sosial adalah sebuah “pertempuran” melawan ketidakadilan akses. Ia tidak hanya mengandalkan bantuan logistik, tetapi turun tangan langsung memperkuat strategi pemberdayaan masyarakat. Setiap langkahnya dirancang secara presisi untuk memastikan bahwa kehadiran Laskar Gibran bukan sekadar numpang lewat, melainkan meninggalkan jejak perubahan yang nyata dan terukur di setiap daerah yang disambangi.
Gaya kepemimpinannya yang kolaboratif namun tegas membuat Enok Srie disegani oleh berbagai kalangan. Ia dikenal lihai dalam membangun sinergi lintas sektoral, menyeret berbagai elemen—mulai dari relawan militan hingga pemangku kepentingan tingkat tinggi—untuk masuk ke dalam satu barisan kemanusiaan. Baginya, ego sektoral harus runtuh jika sudah berbicara tentang kepentingan rakyat banyak.
”Gerakan sosial tidak boleh bersifat musiman atau sekadar memadamkan api,” tegas Enok dalam berbagai kesempatan. Prinsip inilah yang ia tanamkan kuat-kuat di internal DPP Laskar Gibran. Ia terus menuntut keberlanjutan program, memaksa organisasi untuk berpikir jauh ke depan tentang bagaimana dampak dari sebuah aksi kemanusiaan dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.
Di tengah situasi nasional yang dinamis, Enok Srie memosisikan Laskar Gibran sebagai organisasi yang adaptif dan “haus” akan solusi. Ia tidak membiarkan pengurus bersantai di zona nyaman; ia mendorong seluruh elemen untuk tetap responsif dan waspada terhadap setiap pergeseran kondisi sosial. Kehadiran fisik di tengah masyarakat baginya adalah harga mati bagi sebuah organisasi yang memiliki visi besar bagi bangsa.
Dengan integritas yang tak tergoyahkan, Enok Srie terus mengukuhkan posisinya sebagai benteng kemanusiaan di tingkat nasional. Melalui tangan dinginnya, Laskar Gibran kini bukan lagi sekadar nama di atas kertas, melainkan simbol harapan dan aksi nyata yang kehadirannya selalu dinanti oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Gerak Cepat Tanpa Rem, Laskar Gibran Jatim Rapatkan Barisan dari Surabaya
surabaya jawa-Timur wartapenasatu.com
Gas Konsolidasi! DPW Laskar Gibran Jatim Tancap Gas Perkuat Struktur hingga Daerah
SURABAYA, 12 Februari 2026 – DPW Laskar Gibran Jawa Timur bergerak cepat memperkuat barisan. Melalui rapat koordinasi inti yang digelar di Surabaya, Kamis (12/2), jajaran pengurus memastikan mesin organisasi siap melaju dengan target besar: merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur dalam waktu dekat.
Rapat yang berlangsung dinamis itu difokuskan pada finalisasi program kerja tahunan serta strategi konsolidasi organisasi. Langkah ini dinilai krusial agar gerak Laskar Gibran tidak hanya solid di tingkat wilayah, tetapi juga terasa hingga ke akar rumput.
Ketua DPW Laskar Gibran Jawa Timur, M. Arief Budiman, menegaskan tidak ada ruang bagi organisasi untuk berjalan lambat. Menurutnya, percepatan struktur menjadi penentu keberhasilan program sekaligus bukti keseriusan organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Hari ini kami menyatukan frekuensi dan memperjelas arah gerak. Target kami jelas—kepengurusan daerah harus segera terbentuk dan program kerja harus langsung berdampak. Laskar Gibran harus hadir, bekerja, dan dirasakan masyarakat,” tegas Arief.
Ia juga menyoroti posisi strategis Jawa Timur sebagai salah satu basis kekuatan organisasi. Dengan jumlah penduduk besar dan dinamika sosial yang tinggi, Arief menilai diperlukan kepemimpinan yang responsif serta program yang adaptif agar organisasi tetap relevan.
Momentum rapat semakin kuat saat Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, bergabung melalui video call. Dalam arahannya, ia memberi apresiasi atas gerak cepat DPW Jatim sekaligus mengingatkan seluruh pengurus untuk menjaga soliditas organisasi.
“Jawa Timur adalah pilar kekuatan kita. Tetap solid, jaga integritas, dan rawat militansi. Pastikan Laskar Gibran selalu hadir sebagai solusi, bukan sekadar organisasi,” tegas Leonardo di hadapan peserta rapat.
Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari percepatan pembentukan DPD, penguatan koordinasi antarwilayah, hingga persiapan peluncuran program unggulan di sektor ekonomi kreatif dan sosial kemasyarakatan.
Dengan konsolidasi yang kian agresif, DPW Laskar Gibran Jawa Timur menunjukkan sinyal kuat untuk tampil sebagai kekuatan organisasi yang progresif. Pesannya jelas: struktur diperkuat, barisan dirapatkan, dan langkah menuju aksi nyata kini semakin dekat.
Lantik Katar Target Besar: Putus Mata Rantai Tawuran Remaja
Jakarta wartapenasatu.com
Ketua RW 06 Manggarai Lantik Ayong sebagai Ketua Karang Taruna 2026–2031, Fokus Cegah Tawuran Remaja
Jakarta — Ketua RW 06 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kusnadi, S.H., resmi melantik Muhamad Fajari Sahroni sebagai Ketua Karang Taruna Unit 06 untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara Pengukuhan Karang Taruna, peresmian Kampung Olahraga, serta pembubaran panitia Raker 2026 di Lapangan Badminton RT 04 RW 06, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bangkit untuk Sehat Jasmani dan Rohani” itu menjadi momentum penguatan peran pemuda di lingkungan RW 06. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kusnadi menekankan bahwa Karang Taruna memiliki tanggung jawab besar dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, termasuk aksi tawuran yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Jakarta. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan remaja.
“Karang Taruna harus menjadi wadah pembinaan sekaligus ruang aktualisasi anak-anak muda. Dengan kegiatan yang positif, kita harapkan tidak ada lagi remaja yang terlibat tawuran,” kata Kusnadi.
Ketua Karang Taruna terpilih, Muhamad Fajari Sahroni atau Ayong, mengakui bahwa tawuran remaja telah menjadi persoalan lama yang bahkan terjadi lintas generasi tanpa penyelesaian tuntas. Karena itu, ia berkomitmen mengedepankan pendekatan preventif melalui kegiatan produktif.
“Kami ingin merangkul para remaja agar tidak mudah terprovokasi. Ke depan akan ada program latihan, kegiatan olahraga rutin, hingga kerja nyata yang bisa membuka peluang dan membangun rasa tanggung jawab mereka terhadap lingkungan,” ujar Ayong.
Peresmian Kampung Olahraga di wilayah RW 06 disebut sebagai langkah strategis untuk mendukung misi tersebut. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat aktivitas warga sekaligus sarana penyaluran energi anak muda ke arah yang lebih positif.
Melalui kepemimpinan baru Karang Taruna, RW 06 Manggarai menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih aman dan kondusif. Kolaborasi antara pengurus wilayah, pemuda, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam memutus mata rantai tawuran serta mendorong lahirnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Dipimpin Leonardo Sirait, Konsolidasi Nasional Laskar Gibran Targetkan Struktur Solid hingga Daerah
Jakarta wartapenasatu.com
Konsolidasi Nasional Daring, Laskar Gibran Perkuat Soliditas hingga Tingkat Akar Rumput
Jakarta — Laskar Gibran menggelar konsolidasi nasional secara daring yang melibatkan jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari seluruh Indonesia. Agenda ini menjadi langkah strategis organisasi dalam mempercepat penguatan struktur sekaligus memastikan gerak organisasi semakin solid hingga ke tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penyamaan visi dan arah perjuangan organisasi agar tetap selaras dengan dinamika kebangsaan. Selain itu, forum ini juga dirancang untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah guna meningkatkan efektivitas program serta peran organisasi di tengah masyarakat.
Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, menegaskan bahwa konsolidasi nasional merupakan fondasi penting dalam menjaga kekompakan organisasi. Menurutnya, organisasi yang kuat harus ditopang komunikasi yang intens, respons cepat terhadap isu sosial, serta kerja kolektif yang terukur.
“Melalui konsolidasi ini, kami mendorong penguatan struktur organisasi di daerah agar lebih responsif terhadap dinamika sosial serta mampu menjembatani aspirasi masyarakat secara efektif,” ujar Leonardo dalam keterangannya, Senin (9/2).
Dalam forum tersebut, Laskar Gibran juga menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan itu diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas nasional, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan.
Tak hanya itu, organisasi turut menyoroti pentingnya menangkal disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang berpotensi memecah persatuan. Laskar Gibran menilai peran organisasi masyarakat semakin krusial dalam menghadirkan narasi yang menyejukkan sekaligus menjaga ruang publik tetap kondusif.
Laskar Gibran meyakini sinergi kuat antara organisasi masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Melalui konsolidasi nasional ini, organisasi berharap dapat semakin adaptif, solid, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.