Pendidikan
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Rakornas IV Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia
WARTAPENASATUJATIM | Yogyakarta – Yogyakarta menjadi pusat perhatian para pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia dengan digelarnya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia.
Acara penting ini menjadi wadah bagi para anggota dewan pendidikan dari berbagai daerah untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat kabupaten/kota.
Rakornas IV ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPD RI Drs.Tamsil Linrung dan Staff Kementerian Dikdasmen Arif Jamali S.pd. M.pd serta perwakilan dewan pendidikan dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, serta para pakar pendidikan, praktisi, dan pemangku kebijakan terkait.

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program dan kebijakan pendidikan yang telah berjalan, serta merumuskan rekomendasi untuk perbaikan di masa depan.
Berbagai isu strategis dibahas dalam Rakornas IV ini, mulai dari peningkatan kualitas guru, pemerataan akses pendidikan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran.
Para peserta juga berdiskusi mengenai peran dewan pendidikan dalam mengawasi dan mengawal implementasi kebijakan pendidikan di daerah masing-masing.
Ketua Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, Joko Riyanto menyampaikan bahwa Rakornas IV ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang konkret dan aplikatif, yang dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat kabupaten/kota.
“Kami berharap melalui Rakornas ini, para anggota dewan pendidikan dapat saling belajar dan berbagi pengalaman, sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Selain sesi diskusi dan presentasi, Rakornas IV ini juga diisi dengan kegiatan kunjungan ke Istana Yogyakarta.
Pemerintah Kota Yogyakarta menyambut baik penyelenggaraan Rakornas IV Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia ini.
Walikota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan di Kota Yogyakarta.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan soft skill maupun hard skill agar pencapaian human capital indek maksimal terkait kualitas pendidikan di Kota Yogyakarta, dan kami berharap melalui Rakornas ini, kami dapat memperoleh masukan dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kami,” ujarnya.
Rakornas IV Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dewan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Dengan sinergi dan kerjasama yang baik antara dewan pendidikan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat dan mampu menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.
Sementara Juli Poernomo Ketua Bidang Advokasi dan Sosialisasi menyampaikan disamping program program atau isu strategis pemerintah.
Juli juga menyampaikan terkait permasalahan yang ada di masing-masing Kab/Kota secara all out/menyeluruh terhadap keberadaan Dewan Pendidikan.
Saat ini apakah sudah bersinergi dengan pemangku kepentingan dan pejabat setempat, baik anggaran maupun keterlibatan Dewan Pendidikan dalam mendesainkan/merumuskan pendidikan dimasing-masing Kab/Kota, karena keberadaan Dewan Pendidikan saat ini masih diharapkan oleh masyarakat.*** (Red)
Merajut Asa Pendidikan: Tiga Pemuda Tapteng Raih Beasiswa Penuh di STIKes Mitra Sejati
Merajut Asa Pendidikan: Tiga Pemuda Tapteng Raih Beasiswa Penuh di STIKes Mitra Sejati

Medan, wartapenasatu.com – Sebuah kabar menggembirakan menyelimuti masyarakat Tapanuli Tengah seiring dengan pengumuman kelulusan tiga pemuda-pemudi terbaik daerah tersebut sebagai penerima program beasiswa kuliah penuh. Mereka akan menempuh pendidikan di STIKes Mitra Sejati Medan, sebuah inisiatif yang menandai gelombang kedua dari program serupa, diumumkan pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Program beasiswa prestisius ini merupakan buah kolaborasi dan fasilitasi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia Kabupaten Tapanuli Tengah. Inisiatif ini secara eksplisit merefleksikan komitmen teguh organisasi dalam memajukan sektor pendidikan serta mengoptimalkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Tiga individu berprestasi yang berhasil meraih kesempatan emas ini adalah Eni Angelina Harefa, yang akan menempuh studi pada Program Sarjana (S1) Administrasi Rumah Sakit; serta Agustina Ginting dan Devi Annisa Ginting, keduanya akan mendalami ilmu pada Program Diploma Tiga (D-III) Kebidanan. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Perkuliahan bagi ketiga mahasiswa penerima beasiswa ini dijadwalkan akan dimulai secara serentak pada tanggal 10 Oktober 2025 di kampus STIKes Mitra Sejati Medan. Program ini diyakini akan menjadi katalisator penting, membuka cakrawala baru bagi generasi muda Tapanuli Tengah untuk mencapai masa depan yang lebih cerah, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi terbatas.
S. Laoli, S.H., selaku Ketua DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Tapanuli Tengah, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah manifestasi konkret dari dedikasi organisasi dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat prasejahtera. Beliau menyatakan, “Kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa di daerah ini memiliki kesempatan yang setara untuk mengejar pendidikan tanpa harus terhambat oleh beban finansial.”
Kehadiran dan kiprah DPC Macan Asia Indonesia di Tapanuli Tengah telah menuai apresiasi luas dari berbagai lapisan masyarakat. Kontribusi nyata organisasi dalam meringankan beban keluarga kurang mampu, khususnya melalui penyediaan akses pendidikan, telah menciptakan dampak positif yang signifikan dan patut diacungi jempol.
Melalui dukungan berkelanjutan semacam ini, diharapkan akan tercipta gelombang motivasi yang lebih besar di kalangan generasi muda Tapanuli Tengah untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pada akhirnya, hal ini akan mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan dan kemajuan daerah di masa yang akan datang, menciptakan siklus positif bagi kesejahteraan kolektif.
“Membangun Semangat Bela Negara di Era Digital melalui Kekuatan Sosial Wirausaha”
“Membangun Semangat Bela Negara di Era Digital melalui Kekuatan Sosial Wirausaha”

Jakarta, wartapenasatu.com – Hadirnya santri, ibu-ibu majelis, dan generasi muda dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JIExpo pada 9 Oktober 2025, menjadi momentum penting dalam membangun semangat bela negara di era digital. Menurut Eni, Manager Marketing PT Andromeda Advertising, bela negara bukan hanya tentang pertahanan militer, tetapi juga tentang partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
Kajian “Wirausaha dan Kekuatan Sosial di Zaman Nabi” yang diselenggarakan oleh ISEF JIExpo, membahas tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai wirausaha yang Islami untuk membangun bangsa. Syeik Muhammad Jaber menekankan pentingnya kejujuran dan integritas dalam berbisnis, sebagaimana yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Menurut Eni, mereka harus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan bangsa. Dengan menerapkan kekuatan sosial wirausaha seperti kemampuan membangun jaringan dan mengelola risiko, generasi muda dapat menjadi pilar utama dalam mempertahankan NKRI dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan berdaya saing.

Menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda juga sangat penting. Dengan mencintai produk dalam negeri, mendukung UMKM lokal, dan menghargai perbedaan, generasi muda dapat menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Rasa nasionalisme ini dapat menjadi landasan bagi semangat bela negara di era sekarang.
Implementasi bela negara di era sekarang dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti mengikuti kegiatan sosial, menjadi relawan, dan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan di media sosial. Menurut Eni, generasi muda harus mampu mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan meningkatkan kesadaran bela negara.
Kesadaran bela negara harus ditanamkan sejak dini, generasi muda harus memahami pentingnya bela negara dan mengambil peran aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan berdaulat.
ISEF JIExpo menjadi platform yang tepat untuk membahas tentang pentingnya bela negara dan wirausaha syariah. Dengan berbagai kegiatan seperti talkshow, workshop, dan kajian, ISEF JIExpo 2025 dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam membangun bangsa dan negara.
ironi makanan bergizi , temuan makanan bergizi di SMA 117 cikini Jkarta Pusat
Ironi Makanan Bergizi , Temuan Makanan Bergizi di SMA 117 Cikini Jkarta Pusat
Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan
Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan

Jakarta, wartapenasatu.com – Investigasi mendalam dilakukan oleh Jurnalis Wartapenasatu.com, Mohammad Romli, menyusul laporan yang diterima dari wali murid mengenai dugaan penyediaan makanan tidak layak melalui program Makanan Bergizi (MBG) di SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Investigasi ini turut dihadiri oleh Direktur Wartapenasatu.com, Mardian S.E., serta wartawan PWI, Musa, sebagai bentuk keseriusan dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.Wartapenasatu.com secara resmi melaporkan temuan mencengangkan terkait pendistribusian makanan bergizi (MBG) yang telah basi kepada siswa-siswi SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Ironisnya, makanan yang seharusnya menjadi sumber nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa justru ditemukan dalam kondisi yang tidak layak konsumsi. Hal ini sontak menimbulkan keresahan yang meluas di kalangan siswa dan wali murid, yang merasa khawatir akan dampak buruk yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Kekhawatiran wali murid sangatlah beralasan. Program MBG yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi siswa, justru berbalik menjadi ancaman kesehatan. Jika masalah ini terus berlanjut tanpa adanya tindakan korektif yang komprehensif, bukan tidak mungkin akan berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas belajar siswa dalam jangka panjang.
Sebagai upaya verifikasi, tim Wartapenasatu.com berinisiatif untuk mengunjungi pihak sekolah. Namun, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah sedang tidak berada di tempat. Meskipun demikian, seorang guru yang bertugas di kantor sekolah mengarahkan wartawan untuk bertemu dengan PIC (Person in Charge) penerimaan MBG berinisial Y. Dalam pertemuan tersebut, Y membenarkan adanya kejadian makanan basi tersebut dan menginformasikan bahwa makanan tersebut telah dikembalikan ke pihak dapur yang menjadi mitra penyedia MBG pemerintah.

Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan siswa terkait keamanan dan kualitas MBG yang mereka konsumsi. Hal ini tercermin dari banyaknya makanan yang tidak habis dan tersisa, seperti yang terekam dalam video yang diambil oleh wartawan Wartapenasatu.com. Fenomena ini mengindikasikan adanya ketidakpercayaan siswa terhadap kualitas makanan yang disediakan.
Wartapenasatu.com berupaya keras untuk memperoleh informasi mengenai identitas dan kontak PIC dari pihak dapur yang menjadi mitra program MBG, yang merupakan salah satu program strategis dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, pihak sekolah enggan memberikan informasi tersebut dengan alasan untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin terjadi.
Saat ini, Wartapenasatu.com terus berupaya untuk mencari alamat dapur yang menjadi mitra program MBG tersebut guna melakukan investigasi lebih lanjut. Tujuan utama dari investigasi ini adalah untuk memastikan apakah makanan yang dikirimkan memang benar-benar dalam kondisi basi atau tidak layak konsumsi, serta untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Kasus temuan makanan basi dalam program MBG di SMA 117 Cikini ini menjadi sorotan penting yang menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan dan distribusi makanan bergizi di sekolah-sekolah. Pemerintah dan pihak terkait perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kualitas belajar siswa, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Polda Kalteng Gelar Tes CAT Psikologi Alih Golongan Bintara ke Perwira
Polda Kalteng Gelar Tes CAT Psikologi Alih Golongan Bintara ke Perwira

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Tim Biro Jianstra SSDM Mabes Polri meninjau pelaksanaan Tes Computer Assisted Test (CAT) psikologi bagi personel alih golongan dari Bintara (Ba) ke Perwira (Pa), Selasa (7/10/2025).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 162 peserta dari jajaran Polda Kalteng itu, berlangsung di SMK Negeri 1 Palangka Raya.Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda, Karo SDM, Dirintelkam selaku Ketua Tim Tes Psikologi dan Mental, serta Kabag Psikologi Ro SDM.

Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa tes ini terdiri atas tiga bagian, yakni tes kecerdasan, tes kepribadian, dan tes sikap kerja.
Ketiga komponen ini menjadi dasar dalam menilai kesiapan dan kelayakan peserta untuk menempati jabatan perwira di lingkungan kepolisian.
“Tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dan karakter calon perwira, agar ke depan mereka dapat menjalankan tanggung jawab yang lebih besar dengan baik,” ujar Erlan mewakili Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan tes CAT ini Polda Kalteng menjunjung tinggi prinsip keterbukaan. Setiap peserta dapat langsung melihat hasil tes setelah menyelesaikannya, sehingga tidak ada ruang bagi kecurigaan atau manipulasi data hasil ujian.
“Transparansi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menciptakan sistem seleksi yang objektif, jujur, dan akuntabel,” tutup Erlan.
Kapolresta Palangka Raya Hadiri Pelantikan Pengurus PBVSI Provinsi Kalteng
Kapolresta Palangka Raya Hadiri Pelantikan Pengurus PBVSI Provinsi Kalteng

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya mendukung kemajuan olahraga di Kalimantan Tengah, khususnya cabang olahraga bola voli, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Graha Bhayangkara, Mapolda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda, perwakilan KONI, dan pengurus PBVSI kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat sportivitas.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut serta berharap PBVSI Kalteng dapat terus membina dan melahirkan atlet voli berprestasi.
“Kami sangat mendukung setiap langkah pembinaan olahraga, termasuk cabang voli ini.
Semoga PBVSI Kalteng dapat membawa semangat baru dan berkontribusi positif dalam memajukan olahraga daerah,” ucap Kapolresta, Selasa (7/10/2025).
Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan bahwa melalui kegiatan olahraga, terutama voli yang digemari masyarakat, dapat terjalin sinergitas dan semangat kebersamaan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Kegiatan pelantikan berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan, diakhiri dengan sesi foto bersama antara Kapolresta Palangka Raya dan jajaran pengurus PBVSI Provinsi Kalimantan Tengah.
SIBOLGA: Kepala Sekolah inisial ‘SS’ SMK Negeri 3 SIBOLGA Di Teriaki Siswa Kejuruan Akademik, Mengatakan Segera Mundur Dari Jabatannya

Warta Pena Satu.Com
Ratusan siswa Sekolah Menengah
Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman sekolah pada Senin (6/10/2025) pagi.Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan dan kepemimpinan Kepala Sekolah yang dinilai tidak transparan serta tidak berpihak kepada kepentingan sekolah
Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, sesaat setelah jam usai upacara. Ratusan siswa dari berbagai jurusan seperti Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Otomotif, dan Akuntansi terlihat berkumpul di halaman sekolah sambil berteriak menyuarakan beberapa poin tuntutan. seperti
- Fopot Kepala Sekolah Sekarang Juga!”, “Kami Butuh Pemimpin kepala sekolah yang Adil dan jujur.
- Mana bahan bahan praktek siswa dari sekolah.
- Ganti fasilitas kursi dan meja yang sudah buruk dan lapuk.
- Mana anggaran dana bos untuk fasilitas sekolah.
Dalam orasi yang disampaikan para siswa di depan pagar utama sekolah, mereka menyebutkan bahwa selama kepemimpinan kepala sekolah saat ini, banyak kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada siswa. Beberapa di antaranya adalah dugaan penyalahgunaan dana BOS, serta perilaku otoriter yang membuat suasana belajar menjadi tidak nyaman.
“Kami sudah berulang kali menyampaikan aspirasi lewat pertemuan OSIS dan , tapi tidak pernah digubris. Karena itu, hari ini kami turun langsung agar suara kami didengar,” ujar salah satu orator,yang tidak ingin disebutkan namanya.saat diwawancarai oleh awak media di lokasi aksi.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.Beberapa guru tampak berusaha menenangkan para siswa agar tidak terpancing emosi, namun massa aksi tetap bersikukuh agar kepala sekolah segera memberikan penjelasan terbuka di depan seluruh siswa.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Kepala Sekolah SMKN 3 Sibolga akhirnya keluar menemui massa aksi bersama sejumlah staf guru dan perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Sibolga, kepala sekolah menyatakan akan menampung seluruh aspirasi dan melakukan evaluasi internal.
Namun, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya meredakan amarah para siswa. Mereka menegaskan akan terus melakukan aksi lanjutan apabila tidak ada keputusan tegas dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.
“Kami akan tetap menuntut kejelasan. Kalau dalam waktu dekat tidak ada perubahan, kami akan turun lagi dengan tuntutan yang sama” kata salah satu siswa yang tidak ingin di sebutkan namanya.
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan melalui perwakilan Cabdis Sibolga-Tapteng, mengatakan bahwa pihaknya akan segera menurunkan tim investigasi untuk memeriksa seluruh laporan dan tuntutan siswa terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak sekolah.“Kami menghormati aspirasi para siswa, dan akan memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif. Jika terbukti ada penyimpangan, tentu akan ada sanksi sesuai ketentuan,” ujar pejabat Cabdis yang enggan disebutkan namanya.
Aksi unjuk rasa tersebut berakhir sekitar pukul 10:38 WIB setelah aparat kepolisian mengimbau agar siswa membubarkan diri dengan tertib.
Meski demikian, sejumlah siswa masih terlihat bertahan di area depan sekolah sambil berdiskusi mengenai langkah selanjutnya.Hingga berita ini diturunkan, situasi di lingkungan SMKN 3 Sibolga telah berangsur kondusif. Aktivitas belajar mengajar dijadwalkan akan kembali normal pada esok hari, namun beberapa guru mengaku masih khawatir akan adanya aksi lanjutan dari para siswa yang menuntut kepala sekolah mundur dari jabatannya.
(Kaperwil MWPS Sumut:t.rait)
Pastikan Aman, Ditsamapta Polda Kalteng Laksanakan Pengawalan MBG
Pastikan Aman, Ditsamapta Polda Kalteng Laksanakan Pengawalan MBG
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Personel Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan tugas pengawalan pendistribusian MBG (Makan Bergizi Gratis), bertepat pada dapur SPPG Palangka 2 Jl. Garuda 5 dan dapur SPPG Khusus Diponegoro. Tim pengawalan melaksanakan pengawalan ke berbagai SDN yang ada di Kota Palangka Raya. Senin (06/10/2025).

Kegiatan pengawalan dilakukan dengan pengamanan ketat sejak awal pendistribusian hingga tiba di lokasi tujuan sekolah. Personel Ditsamapta disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat proses distribusi.
Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol Arie Sandy Z. Sirait, S.I.K., M.Si. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa pengawalan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan sekaligus memberi rasa tenang kepada pihak terkait serta masyarakat.

“Kehadiran petugas juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengawalan ini merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalteng,” tutur Arie.
Selaij itu, pengamanan distribusi MBG harus dilakukan secara maksimal agar dapat sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik. Selain melakukan pengawalan, petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait demi memastikan pendistribusian berjalan sesuai prosedur.
“Diharapkan kegiatan pengawalan ini dapat mencegah timbulnya hambatan maupun kendala teknis di lapangan. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi,” ujar Arie.

Dengan adanya pengawalan dari Ditsamapta Polda Kalteng, pendistribusian MBG berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana. Upaya ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Tingkatkan Kemampuan 100 Penyidik Jajaran Polda Jatim Dibekali Integritas dan Empati di SPN Polda Jatim
WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Guna menjawab tantangan penegakan hukum di era modern, sebanyak 100 personel penyidik dan penyidik pembantu di jajaran Polda Jawa Timur secara resmi memulai Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) T.A. 2025 di Gedung Dharma Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, pada Senin (6/10/2025) pagi.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K ini dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol. Widi Atmoko, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama.
Dalam amanatnya Kombes Pol. Agus Wibowo menegaskan bahwa SPN Polda Jatim tidak hanya menjadi tempat untuk mengasah keterampilan teknis, tetapi juga untuk memperkokoh fondasi moral.
Ia menyambut para peserta dengan pesan mendalam mengenai Dua pilar utama seorang penyidik.
“Saya ingin menekankan bahwa integritas adalah napas bagi seorang penyidik, dan empati adalah jantungnya,” tegas Kombes Pol Agus Wibowo.
Menurut Ka SPN Polda Jatim, keahlian setinggi apa pun dapat disalahgunakan tanpa integritas yang kokoh.
Sementara itu empati menurut Kombes Pol Agus bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan terbesar.
“Dengan merasakan apa yang dialami korban, proses hukum akan berjalan dengan hati dan tidak kaku, sehingga keadilan seutuhnya dapat terwujud,”terang Kombes Pol Agus.
Dikesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol. Widi Atmoko menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan jawaban strategis terhadap kompleksitas kejahatan yang terus berkembang.
Menurut Kombes Widi kemampuan penyidik tidak boleh statis dan harus mampu beradaptasi.
Dirreskrimum Polda Jatim menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah persiapan fundamental menuju standardisasi profesi.
“Tujuan akhir dari peningkatan kemampuan ini jelas, yaitu mempersiapkan seluruh peserta untuk mengikuti dan lulus uji sertifikasi bagi penyidik dan penyidik pembantu,” pungkasnya.
Pada pelatihan ini sesi pendalaman materi diisi oleh Kabagjarlat SPN Polda Jatim, AKBP Iswahab, S.H., Koorgadik SPN Polda Jatim, AKBP Bambang Setiawan, S.Pd., serta AKBP Agung Setyono, S.S., M.H.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan