Pendidikan
TNI Lokananta Unjuk Gigi Di Paris, prancis
TNI Lokananta Unjuk Gigi Di Paris, prancis

Jakarta, watapenasatu.com, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Lokananta, lembaga musik ternama Indonesia, telah tiba di Paris, Prancis, untuk berpartisipasi dalam parade militer Bastille Day 2025. Kehadiran mereka menandai babak baru dalam diplomasi militer Indonesia, sekaligus menjadi panggung unjuk kebolehan bagi prajurit-prajurit terbaik dan talenta musik Tanah Air di kancah internasional. Parade yang akan berlangsung di Champs-Élysées, jantung kota Paris, merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Para prajurit TNI, dengan disiplin dan profesionalisme tinggi, telah memulai latihan intensif di Boulevard Champs-Élysées yang bersejarah. Dipimpin oleh Letkol Inf Bistok Simarmata, mereka menampilkan langkah tegap, formasi yang rapi, dan kedisiplinan yang mengagumkan. Latihan ini bukan sekadar persiapan teknis, namun juga merupakan demonstrasi nyata kemampuan dan kesiapan TNI dalam menjalankan tugas di panggung dunia. Tahun ini, parade Bastille Day memiliki makna khusus, memperingati 100 tahun penyalaan api abadi La Flamme dan simbol Bleuet de France, menambah bobot dan prestise acara tersebut.
Kehadiran Drum Band Lokananta, yang terdiri dari gabungan taruna Akademi TNI dan Kepolisian, semakin memperkaya penampilan kontingen Indonesia. Irama musik khas Nusantara yang mereka bawakan berhasil memikat warga lokal. Tepuk tangan meriah dan sorak sorai spontan menjadi bukti apresiasi masyarakat Prancis atas penampilan memukau tersebut. Musik Lokananta menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Indonesia dan Prancis, memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia kepada dunia internasional.
Keikutsertaan TNI dalam parade Bastille Day 2025 merupakan bentuk diplomasi militer yang efektif. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan Prancis. Brigjen TNI Ferry Irawan, Komandan Kontingen Satgas Patriot II, menyatakan rasa syukur dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI untuk menjadi pasukan pembuka dalam parade tersebut. Mereka bertekad untuk memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia.
Latihan yang dilakukan TNI di Paris berlangsung dengan semangat dan kekompakan yang tinggi. Sorak yel-yel “TNI PRIMA!” yang dilantunkan secara serempak oleh seluruh personel TNI di tengah Champs-Élysées menjadi bukti semangat juang dan kebanggaan mereka. Latihan ini akan berlanjut dengan latihan lintas matra dan gladi bersih yang dijadwalkan pada 12 Juli 2025, memastikan kesiapan maksimal untuk parade utama.
Suksesnya penampilan TNI dan Lokananta di Paris akan menjadi bukti nyata kemampuan Indonesia di kancah internasional. Keikutsertaan ini tidak hanya menunjukkan kekuatan militer Indonesia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan seni Indonesia kepada dunia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan citra positif Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.
Melalui partisipasi dalam parade Bastille Day ini, Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia dan memperkuat kerja sama internasional. Penampilan TNI dan Lokananta menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas regional dan global. Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di dunia internasional.by : eny. K
SINERGI GARDA PRABOWO DAN KONGRES PEJUANG PEREMPUAN INDONESIA
Jakarta wartapenasatu.com
Rayna Wahyuningsih, seorang aktivis yang berdedikasi, memegang peran penting dalam organisasi Garda Prabowo. GARDA PRABOWO (Gerakan Rakyat Dukung Dan Bela Prabowo) yang sebelumnya bernama Gardu Prabowo adalah Organisasi Masa yg dibentuk dan di resmikan oleh Pak Prabowo di tahun 2008 dan berubah nama tahun 2017, walau didirikan bukan sebagai organisasi sayap tetapi sebagai *Organisasi Pendukung Pak Prabowo saat membentuk Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA)* memiliki visi dan misi untuk mendukung program-program yang bertujuan memajukan Indonesia. Sebagai anggota Dewan Koordinasi Nasional (DKN) atau pusat Garda Prabowo, Rayna aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan dan inisiatif organisasi.
Kolaborasi dalam semua kegiatan sesuai dengan visi dan misi Pemerintah yang diprogramkan oleh Bapak Presiden Jend (Purn) H.Prabowo Subianto, yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” yang dikenal sebagai “Asta Cita”, yang didalamnya memiliki 8 misi dan visi untuk menuju Indonesia emas.
Komitmen Rayna terhadap kemajuan Indonesia terlihat jelas melalui kolaborasinya dengan berbagai pihak. Saat ini, ia tengah menjalankan mandat dari Ketua Umum Garda Prabowo, Bapak H. Fauka Noor Farid, berkoordinasi melalui Sekjennya Andri Yusana, Kusnanto selaku Bendahara Umum dan pengurus lainnya untuk bekerja sama dengan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI). yang dipimpin oleh Ibu Sinda Sutadisastra, merupakan organisasi yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan peran mereka dalam pembangunan nasional.
Sinergi Garda Prabowo dan KPPI
Kolaborasi antara Garda Prabowo dan KPPI menandai sebuah sinergi yang kuat dalam upaya memajukan Indonesia. Kedua organisasi ini memiliki visi yang selaras, yaitu untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat dan memperluas jangkauan program-program yang telah dijalankan oleh masing-masing organisasi.
Program-Program Unggulan
Meskipun detail program-program kolaborasi belum diungkapkan secara rinci, fokus utama adalah untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Hal ini dapat mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan menggabungkan kekuatan dan sumber daya kedua organisasi, diharapkan program-program yang dijalankan akan lebih efektif dan efisien.
Peran Perempuan dalam Pembangunan
Keterlibatan KPPI dalam kolaborasi ini menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional. kPPI, dengan fokusnya pada pemberdayaan perempuan, akan berkontribusi dalam memastikan bahwa program-program yang dijalankan inklusif dan memperhatikan kebutuhan serta aspirasi perempuan di seluruh Indonesia.
Dukungan untuk Kepemimpinan Prabowo
Kolaborasi ini juga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. Sebagai organisasi pendukung Partai Gerindra, Garda Prabowo secara aktif mendukung visi dan misi partai dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kolaborasi ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan kerja keras dan dedikasi dari para anggotanya, termasuk Rayna Wahyuningsih, Garda Prabowo dan KPPI diharapkan dapat mencapai tujuannya untuk mewujudkan Indonesia Maju. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar organisasi dapat menghasilkan dampak yang positif dan signifikan bagi bangsa dan negara.
“Nok Srie”Melaporkan
o·DR.Lyta Permatasari Meningkatkan Derajat Perempuan Di Indonesia
Jakarta wartapenasatu.com
_DR. Lyta Permatasari Jadi Pembina Baru Perempuan Peduli Nusantara_
DR. Lyta Permatasari dari Kementerian Lingkungan Hidup telah resmi menjadi Pembina baru Perempuan Peduli Nusantara (PPN). Beliau hadir dalam acara Silaturahmi PPN pada tanggal 5 Juli 2025 dan memberikan pengarahan serta motivasi kepada para anggota PPN.
Dalam kesempatan tersebut, DR. Lyta Permatasari menekankan pentingnya meningkatkan derajat perempuan di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa perempuan masih kurang dihargai dan quota 30 persen di semua lembaga negara belum tercapai. Oleh karena itu, PPN berencana untuk membuat suatu event besar untuk pemberdayaan perempuan.
DR. Lyta Permatasari berharap bahwa event tersebut dapat mendapatkan dukungan dari DPR, Kementerian, dan Badan terkait perempuan. Beliau yakin bahwa dengan kerja sama dan sinergi, PPN dapat membuat perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
Acara Silaturahmi PPN yang dihadiri oleh DR. Lyta Permatasari berlangsung dengan sukses pada tanggal
. Pada tanggal 4 Juli 2025, PPN juga telah melaksanakan acara di Gedung SMESCO Jakarta, yang dihadiri oleh banyak anggota PPN dan tokoh-tokoh perempuan lainnya.PPN berharap bahwa dengan adanya DR. Lyta Permatasari sebagai Pembina baru, organisasi ini dapat semakin berkembang dan membuat perubahan yang positif bagi perempuan di Indonesia. DR. Lyta Permatasari sendiri saat ini sedang mengikuti Lemhanas, namun beliau tetap menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam membimbing PPN.
Dengan adanya dukungan dari DR. Lyta Permatasari, PPN berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia. PPN juga berharap bahwa event besar yang akan diselenggarakan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
PPN berharap bahwa dengan kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak, organisasi ini dapat membuat perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia. Dengan demikian, PPN dapat menjadi salah satu organisasi yang berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan di Indonesia.
“Nok Srie”Melaporkan
Level Up UMKM : Kolaborasi Menuju Ekonomi Sejahtera

Level Up UMKM : Kolaborasi Menuju Ekonomi Sejahtera
Jakarta, wartapenasatu.com, Pada Selasa, 9 Juli 2025, Gedung Wali Kota Jakarta Timur bergema dengan semangat kewirausahaan. Program Pengembangan UMKM “Level Up” resmi diluncurkan, sebuah inisiatif strategis untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, menandai komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Mewakili Wali Kota Jakarta Timur, Bapak Eka Darmawan memberikan sambutan inspiratif. Beliau menekankan pentingnya komitmen internal para pelaku UMKM dalam upaya meningkatkan skala bisnis mereka. “Keberhasilan bukan hanya bergantung pada dukungan pemerintah,” tegas Bapak Darmawan, “tetapi juga pada tekad, inovasi, dan kerja keras para pelaku usaha sendiri.” Beliau mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan pelaku UMKM untuk menciptakan ekonomi lokal yang kokoh dan berdaya saing.
Bapak Deni Suwardani dari BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun turut memberikan paparan pentingnya perlindungan sosial bagi para pejuang ekonomi ini. Program-program BPJS Ketenagakerjaan, menurut beliau, memberikan rasa aman dan mendorong peningkatan produktivitas para pelaku UMKM. Sementara itu, kisah inspiratif Ibu Aisyah Ratna Wulan, pemilik usaha KIFE, menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang kesuksesan. Ketekunan, strategi yang tepat, dan inovasi terbukti menjadi kunci dalam membangun bisnis yang kompetitif dan berkelanjutan.

Hadir pula perwakilan dari OK OCE, Ketua APA DKI Jakarta, dan Sekretaris OK OCE STII, Hj. Ika Sadiah, S.H., M.Pd.I. Kehadiran mereka semakin memperkuat pesan kolaborasi yang menjadi inti dari program Level Up. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, dibahas pula pembentukan Koperasi Merah Putih, sebuah wadah baru yang bertujuan mempermudah akses permodalan dan dukungan ahli bagi UMKM di Jakarta Timur. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal.Selain akses permodalan, program Level Up juga menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Para pelaku UMKM akan mendapatkan akses terhadap mentor berpengalaman, pakar bisnis, dan pelatihan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di era teknologi dan informasi yang semakin kompetitif.
Program Level Up UMKM Jakarta Timur bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan visi ekonomi yang kuat dan inklusif. Dengan semangat gotong royong, inovasi, dan tekad yang kuat dari para pelaku usaha, Jakarta Timur diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan UMKM dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Keberhasilan program Level Up ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk menciptakan program serupa. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, UMKM di seluruh Indonesia dapat tumbuh dan berkembang, berkontribusi pada peningkatan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat. Program ini merupakan langkah penting dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Menuju Jurnalis Profesional: Belajar dari Warta Pena Satu

Jakarta Warta Pena Satu.ComMenuju Jurnalis Profesional: Belajar dari Warta Pena Satu
Saya dan teman saya, Nova, memiliki mimpi yang sama: menjadi jurnalis profesional. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, kami melakukan kunjungan studi ke media Warta Pena Satu. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman kami tentang dunia jurnalistik yang proporsional dan bertanggung jawab.
Di kantor Warta Pena Satu, kami disambut dengan hangat oleh Bapak Mardian, Direktur, dan Bapak Risman Tanjung, Sekretaris. Keramahan dan kesediaan mereka berbagi pengetahuan menjadi pengalaman berharga bagi kami.
Selama kunjungan, kami berkesempatan mengikuti sesi edukasi intensif tentang kode etik jurnalistik yang diterapkan di Warta Pena Satu. Penjelasan yang diberikan sangat komprehensif dan membuka wawasan kami tentang pentingnya integritas dan etika dalam profesi jurnalistik.
Kami belajar tentang pentingnya akurasi dan verifikasi informasi sebelum publikasi. Menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks ditekankan sebagai tanggung jawab utama seorang jurnalis. Kami juga diajarkan untuk selalu mempertimbangkan dampak dari setiap berita yang kami tulis.
Bapak Mardian dan Bapak Risman juga berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bagaimana menghindari komplain dari narasumber. Teknik konfirmasi dan klarifikasi yang tepat, serta pemahaman yang mendalam tentang hak-hak narasumber, menjadi poin penting yang kami pelajari.
Aspek legal dalam jurnalistik juga dibahas secara detail. Kami diajarkan untuk memahami implikasi hukum dari setiap berita yang kami tulis, agar terhindar dari masalah hukum baik perdata maupun pidana.
Kunjungan ke Warta Pena Satu ini memberikan dampak yang signifikan bagi kami. Kami merasa lebih siap dan termotivasi untuk mengejar cita-cita kami sebagai jurnalis profesional yang selalu menjunjung tinggi etika dan bertanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik kami. Terima kasih kepada Bapak Mardian dan Bapak Risman atas ilmu dan bimbingannya.
_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Jakarta wartapenasatu.com_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Ibu Annisa, Ketua Umum Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan Ibu Nok Srie dari Komunitas Seni dan Budaya, telah sepakat untuk berkolaborasi dalam upaya melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan apresiasi generasi muda terhadap sejarah dan budaya Indonesia.
Dengan landasan adab dan nilai-nilai luhur, Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa generasi selanjutnya dapat lebih mengerti dan mencintai budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa budaya adalah warisan berharga yang perlu dilestarikan dan dikembangkan untuk kepentingan generasi mendatang.
Ibu Sinda Sutadisastra, Ketua Umum Suara Pejuang Perempuan Indonesia (SPPI), sangat berantusias untuk menjembatani dan bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam upaya melestarikan budaya Indonesia. Ia percaya bahwa kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya Indonesia.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memahami dan menghargai budaya Indonesia. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.
Kementerian Sosial dapat berperan penting dalam mendukung kolaborasi ini dengan memberikan dukungan dana dan sumber daya untuk program-program pelestarian budaya. Dengan kerja sama ini, diharapkan budaya Indonesia dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat.
Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk bekerja sama dalam melestarikan budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi, budaya Indonesia dapat lebih berkembang dan dikenal di seluruh dunia.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia, dan budaya Indonesia dapat terus berkembang dan dikenal di seluruh dunia. Ibu Annisa, Ibu Nok Srie, dan Ibu Sinda Sutadisastra berharap bahwa kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Nok Srie”Melaporkan

- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Kuliner, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
PELATIHAN BARISTA BPP HIPKA INDONESIA : “MEMBEKALI DIRI UNTUK KARIER DAN WIRAUSAHA DI INDUSTRI KOPI
PELATIHAN BARISTA BPP HIPKA INDONESIA : “MEMBEKALI DIRI UNTUK KARIER DAN WIRA USAHA DI INDUSTRI KOPI

Jakarta, wartapenasatu.com, [6 juli 2025] – Pelatihan Barista yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan latihan (BPP HIPKA) memasuki hari kedua dengan penuh semangat dan antusiasme. Pelatih- Belajar mean ini bertujuan untuk membekali diri bagi karier dan wirausaha di industri kopi.

Pada hari kedua pelatihan, peserta belajar tentang beberapa topik penting, yaitu : mbuat espresso baik secara manual maupun menggunakan mesin espresso



– Membuat produk turunan dari espresso
– Belajar membuat kopi susu gula aren
– Belajar membuat latte art baik dengan alat manual maupun mesin espressoPelatihan ini dipandu oleh dua tokoh inspiratif, yaitu Adiyana Sulistianto (“Bang Jack”) dan Helmi Nur Amin, barista senior dan praktisi bisnis kopi berpengalaman. Mereka membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka kepada peserta pelatihan.
Ini adalah pengalaman saya pertama kali mengikuti Pelatihan Barista di mana Tingkat kesulitan untuk setiap topik yang di praktekan dapat bervariasi, berikut adalah penilaian umum:1. Belajar membuat espresso:
– Manual: Sulit (memerlukan keterampilan tangan dan kontrol yang tepat)
– Mesin espresso: Sedang (memerlukan pemahaman tentang mesin dan teknik yang tepat)
2. Membuat produk turunan dari espresso:
– Sedang (memerlukan pemahaman tentang rasio kopi dan susu, serta teknik yang tepat)
3. Belajar membuat kopi susu gula aren:
– Mudah-Sedang (memerlukan pemahaman tentang rasio kopi dan susu, serta teknik yang tepat)
4. Belajar membuat latte art:
– Sulit (memerlukan keterampilan tangan, kontrol yang tepat, dan kreativitas)Secara keseluruhan, tingkat kesulitan dapat dinilai sebagai berikut:
– Pemula: Membuat kopi susu gula aren
– Sedang: Membuat produk turunan dari espresso
– Sulit: Belajar membuat espresso manual dan latte artNamun, perlu diingat bahwa tingkat kesulitan dapat berbeda-beda tergantung pada individu dan pengalaman masing-masing.
Setelah sesi pelatihan pagi dan siang, peserta berkunjung ke Pasar Santa Jakarta Selatan, yang merupakan pusat kopi Nusantara. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung bagaimana industri kopi beroperasi dan berinteraksi dengan para pelaku industri kopi.
Pelatihan Barista BPP HIPKA ini berlangsung dengan sukses dan ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh semangat. Panitia pelaksana berharap bahwa pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta dan meningkatkan kualitas industri kopi di Indonesia.
“Harapan kami, peserta pelatihan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan untuk meningkatkan karier dan wirausaha mereka di industri kopi,” ungkap (Pak Helmi)]. “Kami juga berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk menjadi barista profesional dan sukses di industri kopi.”
Dengan demikian, pelatihan Barista BPP HIPKA ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas industri kopi di Indonesia dan memberikan kesempatan bagi para pelaku industri kopi untuk meningkatkan karier dan wirausaha mereka.Semangat!
By : Eny K. Bank BRI dan Perempuan Peduli Nusantara (PPN) Berikan Edukasi KUR untuk UMKM
Jakarta wartapenasatu.com
_Bank BRI Sosialisasi KUR untuk UMKM bersama Perempuan Peduli Nusantara_
Bapak Sigit Susanto, perwakilan dari Bank BRI, memberikan pengarahan dan sosialisasi tentang produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para anggota Perempuan Peduli Nusantara (PPN) pada tanggal 4 Juli 2025 di Gedung SMESCO Jakarta. Acara ini bertujuan untuk membantu para UMKM memahami kemudahan pengajuan KUR dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembiayaan yang tepat untuk mengembangkan usaha mereka.
PPN, yang dipimpin oleh Ibu Inge Mengundap, sangat antusias dengan acara ini. Organisasi ini beranggotakan perempuan-perempuan yang peduli dengan isu-isu perempuan dan masyarakat, dan berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam sosialisasi ini, Bapak Sigit menjelaskan bahwa KUR adalah produk pinjaman dengan bunga yang relatif rendah yang dirancang untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia juga menjelaskan bahwa pengajuan KUR dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, sehingga para UMKM dapat lebih fokus pada pengembangan usaha mereka.
Ibu Inge Mengundap berharap bahwa sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan mereka dan mengembangkan usaha mereka. Ia juga berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para UMKM dapat lebih memahami manfaat KUR dan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usaha mereka. Bank BRI berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Gedung SMESCO Jakarta dipilih sebagai tempat sosialisasi karena fasilitas yang lengkap dan strategis. Acara ini dihadiri oleh para anggota PPN dan UMKM yang sangat antusias dengan informasi yang disampaikan oleh Bapak Sigit.
Dengan adanya kerja sama antara Bank BRI dan PPN, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Bank BRI dan PPN berharap bahwa program-program yang dijalankan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Nok Srie”Melaporkan

_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Jakarta wartapenasatu.com
_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Ibu Annisa, Ketua Umum Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan Ibu Nok Srie dari Komunitas Seni dan Budaya, telah sepakat untuk berkolaborasi dalam upaya melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan apresiasi generasi muda terhadap sejarah dan budaya Indonesia.
Dengan landasan adab dan nilai-nilai luhur, Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa generasi selanjutnya dapat lebih mengerti dan mencintai budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa budaya adalah warisan berharga yang perlu dilestarikan dan dikembangkan untuk kepentingan generasi mendatang.
Ibu Sinda Sutadisastra, Ketua Umum Suara Pejuang Perempuan Indonesia (SPPI), sangat berantusias untuk menjembatani dan bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam upaya melestarikan budaya Indonesia. Ia percaya bahwa kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya Indonesia.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memahami dan menghargai budaya Indonesia. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.
Kementerian Sosial dapat berperan penting dalam mendukung kolaborasi ini dengan memberikan dukungan dana dan sumber daya untuk program-program pelestarian budaya. Dengan kerja sama ini, diharapkan budaya Indonesia dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat.
Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk bekerja sama dalam melestarikan budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi, budaya Indonesia dapat lebih berkembang dan dikenal di seluruh dunia.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia, dan budaya Indonesia dapat terus berkembang dan dikenal di seluruh dunia. Ibu Annisa, Ibu Nok Srie, dan Ibu Sinda Sutadisastra berharap bahwa kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Nok Srie”Meloparkan

Hujan Deras Lumpuhkan Cawang dan Cililitan, Ratusan Rumah Terendam Banjir
Hujan deras melumpuhkan Cawang Dan Cililitan, Ratusan rumah terendam banjir

Jakarta, 06 Juli 2025 – Hujan deras yang mengguyur Jakarta selama kurang lebih enam jam pada hari Sabtu siang hingga malam malam ini telah mengakibatkan banjir di kawasan Cawang dan Cililitan. Ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga dada orang dewasa. Kejadian ini memaksa ratusan warga untuk mengungsi ke tempat penampungan sementara di wilayah Kampus Binawan.
Kondisi semakin memprihatinkan karena hingga saat ini, belum ada bantuan yang datang dari pemerintah. Warga mengeluhkan lambannya respon pemerintah dalam memberikan bantuan berupa makanan, air bersih, pakaian dan obat-obatan. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan akses ke kebutuhan pokok akibat terisolasinya wilayah tersebut oleh banjir.
Salah seorang warga, Dodi Rustandi, menceritakan kepanikan yang dialaminya saat air mulai meninggi dengan cepat. “Air masuk ke rumah dengan sangat cepat, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang,” ujarnya. Ia bersama keluarganya terpaksa menyelamatkan diri dengan membawa hanya beberapa barang penting.

Kondisi di lokasi pengungsian di kampus Binawan juga masih membutuhkan banyak bantuan. Fasilitas yang tersedia masih terbatas, dan warga membutuhkan tambahan bantuan berupa selimut, pakaian layak pakai, dan perlengkapan mandi. Kekhawatiran akan penyebaran penyakit juga meningkat mengingat kondisi sanitasi yang kurang memadai.
Selain bantuan logistik, warga juga membutuhkan bantuan tenaga medis untuk memeriksa kesehatan mereka, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit. Kondisi kesehatan masyarakat di pengungsian perlu menjadi prioritas utama dalam penanganan pasca-banjir ini.

Kejadian banjir di Cawang dan Cililitan ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sistem drainase yang baik dan efektif di Jakarta. Perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase yang ada dan peningkatan kapasitas penanggulangan bencana agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
