pertanian

  • Ekonomi,  Nature,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

    Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

    Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (07/01/2026).

    Acara: Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, yang dihadiri Presiden RI Prabowo secara langsung di Desa Kertamukti, Karawang, Jawa Barat (Jabar) sementara Wakil Bupati Tapteng mengikuti melalui Zoom

    Zoom di Posko Terpadu GOR Pandan Jln Dr Ferdinand Lumban Tobing Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) info Disinfokom Tapteng
    .
    Pengumuman Penting: “Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada Tahun 2025, lebih cepat dari target awal empat tahun yang telah ditetapkan Presiden.

    Pesan Presiden: “Swasembada pangan merupakan tonggak fundamental bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa; tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya bergantung pada negara lain.

    Pengalaman pandemi COVID-19 menjadi peringatan untuk tidak bergantung pada pihak luar.

    Presiden memberikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan Presiden dan menyebut capaian ini sebagai kerja terbaik Kabinet Merah Putih.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Daerah,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Dinas Pertanian & Pengelola (Pihak ke-3) Jelaskan Progres Lahan Ketapang Di tigaraksa

    Wartapena Satu -TNG/Banten

    Informasi yang berkembang mengenai pengelolaan lahan ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, mendapat penjelasan dari berbagai pihak terkait. Di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang dan pihak pengelola lahan.

    Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi di lapangan sekaligus meluruskan persepsi negatif yang beredar di ruang publik.

    Kabid Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian DPKP Kabupaten Tangerang Bambang Purnama menyebut, kondisi lahan jagung di lokasi itu tidak gagal panen dan masih on progres Kata Bambang, namun faktor cuaca ekstrem serta karakteristik tanah menjadi beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman itu merupakan hal yg alami dalam proses pertanian.

    “Setiap tahapan penanaman harus selektif. Namun perlu kami sampaikan, pengolahan lahan sudah dilakukan secara maksimal dan sistematis dengan memperhatikan karakteristik unsur dari tanah nya sendiri,” ujar Bambang, Rabu (31/12/2025).

    Penilaian senada disampaikan Staf Bidang Sarana Pertanian DPKP Kabupaten Tangerang, Sjahrir. Dia menegaskan

    “Dalam praktik pertanian, untuk mencapai hasil panen 100 persen tanpa kendala itu sangat jarang. Faktor cuaca ekstrem seperti sekarang ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman,” ucapnya.

    Sedangkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Riswan Nurjaman menilai, pemberitaan yang menyebut lahan itu terbengkalai tidak menggambarkan kondisi faktual di lapangan. Dia menyebut, dalam dunia pertanian.

    “Terlebih pada lahan dengan kondisi cuaca ekstrem. Tetapi apa yang terjadi di sini jauh dari gambaran gagal panen bahkan lahan tersebut diurus dengan baik oleh pihak ke 3 yg berpengalaman di bidang pertanian,” kata Riswan.

    Sementara dari sisi pengelola, Direktur Utama PT MSD Corpora Made Suardika Dwipayana menjelaskan, kondisi lahan yang masih ditumbuhi rumput liar bukan merupakan bentuk pembiaran. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan tanah agar dapat menjaga struktur lahan, saat musim hujan.

    “Rumput sengaja kami pertahankan untuk menahan struktur tanah agar tidak mudah tergerus air hujan. Setelah panen, vegetasi itu akan diolah kembali menggunakan dekomposer untuk dijadikan pupuk alami,” ujar Made.

    Made menambahkan, rumput di sekitar tanaman juga nanti nya dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh peternak binaan di sekitar lokasi. Dia menegaskan, seluruh tahapan, mulai dari land clearing, penanaman bibit pada Oktober, hingga pemeliharaan rutin, telah dilakukan secara terencana. Baik sistem pemupukan, yg menyesuaikan dengan karakteristik tanah dan cuaca

    “Dengan pola tanam bertahap, panen diharapkan dapat berlangsung secara berkala,” kata dia.

    Kemudian dijelaskan dalam semua aktifitas proses kegiatan dari awal penanaman. Pemupukan. Sampai dengan pemeliharaan semua nya di biayai oleh kita selaku pihak ke 3 yg telah bekerjsama dengan polri dan melibatkan masyarakat desa tersebut.

    Di bagian terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan, sebagian lahan jagung di lokasi itu telah memasuki fase panen. Direncanakan dipanen akan dilakukan pada Januari mendatang. Ia menegaskan, penanaman dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari skema jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Dengan adanya penjelasan dari berbagai pihak ini, informasi yang beredar terkait kondisi lahan ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang dinilai tidak menggambarkan realitas dan proses yang sedang berjalan.

    Meski demikian, seluruh pihak mengapresiasi kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program. Ini juga menjadi momentum untuk bersama membangun kolaborasi demi mewujudkan program sesuai dengan harapan.

    Setiap masukan dan perhatian publik akan dijadikan bahan evaluasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan lebih baik, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Ekonomi,  pertanian,  SOSIAL

    LUMBUNG PADI DI HIDUPKAN KEMBALI BERSAMA LUBKITA

    JAWA-BARAT  wartapenasatu.com

    Acara Panen Raya di Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Majalengka, berlangsung meriah dengan kehadiran Bapak H. Yandri Susanto, S.PI., M.Pd., bersama Yayasan Lumbung Kita Sejahtera yang dipimpin Ibu Indriyani Wolf. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian desa.
    Dalam sambutannya, H. Yandri Susanto menyampaikan bahwa Panen Raya tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
    Salah satu agenda utama adalah rencana pembangunan kembali lumbung padi tradisional yang dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Revitalisasi ini juga diharapkan menjadi simbol pelestarian budaya lokal yang diwariskan oleh para leluhur.
    Acara turut diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; Yayasan Lumbung Kita Sejahtera; serta pemerintah daerah setempat. Kerja sama ini mencakup pendampingan petani, peningkatan produktivitas, dan pengembangan sarana pertanian.
    Masyarakat Desa Majasuka menyambut baik kegiatan tersebut. Para petani menilai adanya dukungan pemerintah dan lembaga sosial dapat membuka peluang baru bagi peningkatan hasil serta akses pemasaran komoditas pertanian.
    Panen Raya juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif warga, termasuk pertunjukan budaya dan sesi edukasi terkait pengembangan pertanian. Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang acara berlangsung.
    Acara ditutup dengan pembagian sembako secara simbolis oleh Ibu Indriyani Wolf sebagai bentuk apresiasi kepada para petani. Kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam pembangunan pertanian Desa Majasuka

    “BY:NOK SRIE”

  • Ekonomi,  Keamanan,  Militer,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

    Dandim 1016 Plk bersama Kadis pertanian dan Lurah Bukit Tunggal Hadiri Penanaman Padi Gogo oleh Kelompok Tani Sari Makmur 17.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional untuk mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggalakkan Program Pemerintah Pusat tersebut. Kali ini program penanaman padi gogo dilakukan di Kecamatan Jekan Raya kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari Palangka Raya. Peresmian pembukaan lahan dengan luas 1.200 m2 di bawah naungan Kelompok Tani Sari Makmur 17 yang berlokasi di Kelurahan Bukit Tunggal Desa Naga Sari XII Km 11 yang di hadiri Dandim 1016 Plk. Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo, Kepala Dinas Pertanian kota Palangka Raya Bapak Sugianto,SPt .M.Si dan Lurah Bukit Tunggal serta PPL Elvi Karyani, S.Pt, pada hari ini Rabu (10/11) pagi.

    Dalam sambutannya Dandim 1016 menyampaikan, “Hari ini kita menghadiri giat yang sangat luar biasa yaitu penanaman padi gogo dengan Kelompok Tani Sari Makmur 17 dengan luas 1200 m2 untuk mendukung program Bapak Presiden Prabowo dan apabila nanti ini berhasil maka akan kita lanjutkan dengan penambahan luas lahan, “ujarnya.

    Dilanjutkan sambutan dari kepala Dinas pertanian “kami berharap kelompok tani bisa sukses dan mendukung ketahanan pangan kita ,kami nanti akan memberikan bibit padi gogo sama pupuk buat kelompok tani di sini dan kami akan selalu memantau perkembangan nya “tambahnya

    Ditempat yang sama Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor,S.Hut, mengatakan “Saya mendukung penuh program ketahanan pangan penanaman padi gogo di Naga Sari XII Km 11 ini dan harus ditindak lanjuti terus , saya juga sepakat dengan saran yg disampaikan oleh Pak Dandim bahwa harus ada pemeriksaan sampel tanah agar kita tau tanaman apa yg cocok ditanam ditanah tersebut karna selama ini belum pernah ada langkah langkah yg kita terapkan seperti itu ,selama ini kita hanya asal tanam saja,harapan saya sama smoga berhasil sukses dan bisa mendukung program pemerintah.” ungkapnya.

    Ditempat terpisah Ketua Kelompok Tani Sari Makmur 17 Joko Susilo mengatakan, ” Untuk sementara ini kita mencoba tanam padi gogo dengan luasan lahan kurang lebih 1200 m2 dan apabila cocok tanahnya maka kita akan menambah luasan menjadi satu koma lima hektar (1,5 ha), “harapnya.

    Selanjutnya Dandim mengatakan, dengan adanya dari Dinas Pertanian Palangka Raya dan PPL yang akan menguji kadar tanah dan PH tanah maka kita akan dapat mengetahui tanaman apa yang cocok nantinya untuk di tanam. (ryt)

  • Ketua Umum Dr. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH, di dampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rafriandi Nasution, SE., MT., juga ketua harian Dr.H.Desmy indrajaya. Se, MM, MBA. beserta jajarannya
    Artikel,  Opini,  perkebunan,  pertanian,  Politik,  SOSIAL

    Ketua Umum DPP PURBAYA, Dr. Ali Yusran Gea : Hukum mati pelaku korupsi.

    Ketua Umum DPP PURBAYA, Dr. Ali Yusran Gea : Hukum mati pelaku korupsi.

    Ketua Umum Dr. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH, di dampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rafriandi Nasution, SE., MT., juga ketua harian Dr.H.Desmy indrajaya. Se, MM, MBA. beserta jajarannya

    Jakarta, wartapenasatu.com – Purbaya Indonesia telah melaksanakan dialog publik pada Selasa malam, jam 19.00, di Hotel Sofyan Jakarta, menindak lanjuti gerak cepat dan tepat PURBAYA INDONESIA untuk berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat indonesia.

    Di tengah-tengah dialog publik tersebut, Ketua Umum Dewan Pertimbangan Pusat (DPP) Purbaya Indonesia, Dr. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH, di dampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rafriandi Nasution, SE., MT., juga Ketua Harian Dr.H.Desmy indrajaya. SE, MM, MBA. menegaskan pentingnya tata kelola pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi.

    Hal ini dipandang krusial karena masalah terbesar negara ini adalah korupsi yang sudah mendarah daging, menyebar dari hulu ke hilir kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Dr. Gea memberikan sejumlah solusi hukum dalam upaya pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia yang harus ditindak tegas, sehingga membentuk efek jera bagi para pelaku dan mencegah terjadinya korupsi yang berulang-ulang seperti yang selama ini kita saksikan.

    Menurut beliau dalam acara dialog tersebut, bangsa ini tidak akan maju selama tindakan terhadap koruptor tidak tegas. Teranglah pendapat Dr. Gea yang didampingi Sekjen DPP Purbaya Indonesia Rafriandi Nasution, SE., MT.

    Selama ini hukum Indonesia terkesan tumpul ke atas dan tajam ke bawah, sehingga kepastian Hukum segera dipastikan di publik.

    Beliau juga meminta agar Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto harus berani mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang menetapkan hukuman mati bagi para koruptor.

    Menurutnya, ini merupakan tindakan nyata dan langkah kongkrit yang ditunggu rakyat Indonesia, mengingat kondisi korupsi yang semakin merajalela—tidak ada jalan lain bagi Presiden selain mengeluarkan aturan hukuman mati tersebut.

    Selain itu, Dr. Gea menegaskan pentingnya adanya political will yang kuat dari tiga pilar kekuasaan di Indonesia—kekuasaan eksekutif, kekuasaan legislatif, dan kekuasaan yudikatif—agar terwujud mekanisme hukum yang menyeluruh dan mampu memberantas korupsi secara masif.

  • Daerah,  perkebunan,  pertanian

    Pejabat Pusat dan Daerah Padati HUT PABPDSI Ke-5, Dukung Peran BPD Sebagai Garda Terdepan Desa

    Jakarta wartapenasatu.com

    HUT PABPDSI ke-5: Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa, Sinergi Pusat dan Daerah Kuat  

    1. Pembuka Acara
    Jakarta, 25 November 2025 – Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) sukses menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan tema “PABPDSI Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa”. Acara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dihadiri oleh ribuan anggota BPD dari berbagai penjuru Tanah Air, berlangsung meriah dan penuh antusiasme sebagai momentum untuk menegaskan perannya sebagai wadah perjuangan aspirasi masyarakat desa.

    2. Orasi dan Ucapan Selamat
    Rangkaian acara diawali dengan orasi dari panitia pelaksana yang menegaskan komitmen PABPDSI dalam memperjuangkan kepentingan desa di tingkat nasional. Ucapan selamat dari para ketua PABPDSI provinsi juga mewarnai suasana, memberikan semangat serta refleksi tentang perjalanan organisasi yang telah berjalan selama lima tahun.

    3. Puncak Acara yang Mengharukan
    Puncak acara yang paling mengharukan adalah penganugerahan Medali Garuda kepada para pendiri PABPDSI yang belum pernah menerimanya. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendirikan dan mengembangkan organisasi yang menjadi suara bagi desa di Indonesia.

    4. Kehadiran Pejabat Pusat
    Walaupun Presiden Prabowo Subianto berhalangan hadir, suasana acara tetap khidmat dan semarak. Dukungan pemerintah pusat tetap mengalir melalui kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, perwakilan dari Kementerian Desa, serta Wakil Menteri Dalam Negeri. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap peran strategis BPD dalam pembangunan.

    5.PartisipasiPejabat Daerah
    Selain pejabat pusat, sejumlah kepala daerah berprestasi juga turut memeriahkan acara, antara lain Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Sinjai, dan Bupati Kuantan. Partisipasi mereka mencerminkan hubungan yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BPD dalam upaya membangun desa yang lebih baik.

    6. Kontribusi Sektor Koperasi
    Ketua Koperasi Lumbung Artha Kuta (LUBKITA), Stenly Wolf, juga hadir untuk menyampaikan komitmen mendukung ketahanan pangan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PABPDSI dan sektor koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

    7.Sambutan  Komitmen Pemerintah
    Dalam sambutannya, Menko Pangan menegaskan bahwa BPD merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa dan memberikan apresiasi atas kontribusi PABPDSI selama lima tahun terakhir, terutama dalam membangun komunikasi antara masyarakat desa dan pemerintah. Perwakilan Kemendesa dan Wamendagri juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran BPD melalui kebijakan dan program yang sesuai kebutuhan.

    8.Penutupdan Harapan Masa Depan
    Perayaan HUT ke-5 ini menjadi momentum penting bagi PABPDSI untuk memperkuat solidaritas internal dan memperluas sinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan. Dengan dukungan yang kuat dari pusat maupun daerah, serta kolaborasi yang erat dengan sektor koperasi, PABPDSI optimis mampu terus mewujudkan mimpi rakyat desa menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

  • Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL

    Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar

    Warta Pena Satu. Com-Banten          KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

    Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.

    Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.

    Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.

    Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.

    Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.

    Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.

    Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.

    Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.

    “Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.

    Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.

    Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.

    “Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.

     

     

  • Daerah,  Ekonomi,  perkebunan,  pertanian,  Politik

    Pemberdayaan Pertanian Lokal: Ir. Pidel Hutahaean Serahkan Handtraktor untuk Petani Desa Pardomuan Nauli

    Pemberdayaan Pertanian Lokal: Ir. Pidel Hutahaean Serahkan Handtraktor untuk Petani Desa Pardomuan Nauli

    Toba, wartapenasatu.com – Anggota DPRD Dapil Toba 5 dari Komisi C Fraksi PDIP, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian lokal dengan memberikan bantuan berupa satu unit handtraktor kepada masyarakat Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Acara penyerahan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, pukul 10.00 WIB di posko yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Laguboti.

    Inisiatif ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak para petani di Desa Pardomuan Nauli yang selama ini menghadapi berbagai kendala dalam mengolah lahan pertanian mereka. Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan proses pengolahan lahan menjadi lebih efisien dan produktif, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

    Ir. Pidel Hutahaean, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian. Ia berharap agar handtraktor ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Desa Pardomuan Nauli untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

    “Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami kepada para petani. Kami berharap dengan adanya handtraktor ini, para petani dapat lebih mudah mengolah lahan mereka dan meningkatkan hasil panen,” ujar Ir. Pidel Hutahaean, MM.

    Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menekankan pentingnya perawatan dan pemeliharaan handtraktor agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Ia juga berharap agar bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di Desa Pardomuan Nauli.

    Desmon Hutahaean, tokoh masyarakat Desa Pardomuan Nauli, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM. Ia mengatakan bahwa handtraktor ini sangat berarti bagi masyarakat Desa Pardomuan Nauli, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ir. Pidel Hutahaean atas bantuan handtraktor ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka,” kata Desmon Hutahaean.

    Desmon Hutahaean juga menambahkan bahwa masyarakat Desa Pardomuan Nauli akan merawat dan memanfaatkan handtraktor ini sebaik-baiknya. Ia berharap agar bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Pardomuan Nauli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Acara penyerahan handtraktor ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, petani, dan perwakilan pemerintah daerah. Suasana penuh keakraban dan harapan terpancar dari wajah para petani yang hadir.

    Bantuan handtraktor ini merupakan salah satu upaya konkret dari pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian lokal. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

    Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan para petani di Desa Pardomuan Nauli dapat lebih bersemangat dalam mengolah lahan pertanian mereka dan meningkatkan hasil panen. Hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

    Inisiatif yang dilakukan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM, ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi para pemimpin daerah lainnya. Dengan memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian, kita dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di daerah kita.

    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Panen Raya Cabe Dan Ketapang PKK Desa Caringin

    Warta Pena Satu,Banten – Suasana meriah menyelimuti Desa Kemuning saat acara panen cabai yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Kepala Desa Kemuning, Bapak Dadang S.ip, bersama dengan Bupati Tangerang, Bapak Drs H. Moch Maesyal Rasyid M.si dan Kepala Dinas Pertanian, Bapak Dr. Ir. H. Ujang sudiartono ST.MT , turut hadir Camat Legok Bapak H. M yusuf Fachrodji S.STP, M.si  untuk memeriahkan acara tersebut. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian di wilayah ini.

    Acara panen cabai ini merupakan momen penting bagi para petani Desa Kemuning. Pasalnya, panen kali ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka dan menstabilkan harga cabai di pasaran. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara petani, pemerintah, dan masyarakat umumnya.

    Dalam sambutannya, Bapak Dadang S, ip menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas dukungan yang telah diberikan kepada para petani. Ia juga berharap agar kerjasama antara petani dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi kemajuan sektor pertanian di Desa Kemuning.

    Bapak Drs.H Moch. Maesyal Rasyid M.Si juga memberikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras mereka dalam menghasilkan cabai berkualitas. Ia berjanji akan terus memberikan dukungan kepada sektor pertanian di Kabupaten Tangerang, termasuk melalui program-program pelatihan dan bantuan modal.

    Sementara itu, Bapak Dr. Ir H. Ujang Sudiartono ST. MT menjelaskan bahwa Dinas Pertanian akan terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai di Desa Kemuning. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada para petani mengenai teknik budidaya cabai yang baik dan benar.

    Acara panen cabai ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti pertunjukan seni tradisional, lomba memasak cabai, dan pameran produk pertanian. Para pengunjung pun tampak antusias mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut.

    Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Desa Kemuning dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.

  • Pendidikan,  pertanian,  Politik,  SOSIAL

    Rapidin Simbolon Dan Pengurus PDIP Sumut Kunjungi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara

    Rapidin Simbolon Dan Pengurus PDIP Sumut Kunjungi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara

    Taput, wartapenasatu.com -Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, mengunjungi masyarakat di kecamatan Pahae Jae, desa Nahornop, kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (15/11/25).

    Kunjungan ini bertujuan untuk menjumpai para petani dan masyarakat setempat.
    Rapidin didampingi oleh ketua DPRD kab Toba, Frans Hendrik Tambunan, dan anggota DPRD kabupaten Taput, Jimmi Tambunan, serta Jono Panjaitan. Jimmy Tambunan menyampaikan rasa syukurnya kepada masyarakat yang menyambut kehadiran mereka dengan semangat.

    “Kunjungan kami ini ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami tidak lupa kepada semua masyarakat yang telah mendukung kami dan PDIP sehingga kami bisa menjadi anggota DPRD di Taput. Kami tetap tidak akan pernah lupa akan perjuangan saudara dan keluarga untuk tetap bisa menjadi wakil rakyat,” kata Jimmy Tambunan.

    Rapidin juga menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah untuk memastikan bahwa masyarakat Taput tidak terlupakan. “Semoga masyarakat bisa tetap optimis bahwa kami selalu mengingat dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Taput, apa yang kami bawa ini walaupun sekedar yaita berupa bibit jagung semoga ini menjadi berkah bagi kita khususnya masyarakat petani yang ada di desa siornop ini,, ujarnya.

    Kunjungan ini disambut dengan hangat oleh masyarakat Pahae Jae, yang berharap agar kehadiran Rapidin dan tim dapat membawa perubahan positif bagi daerah mereka.
    “Kami merasa diperhatikan bahkan kami tidak menyangka akan kedatangan pak Rapidin Simbolon dan Rombongan ke desa kami sehingga apa yang telah di berikan bapak menjadi berkah bagi kami dan hasilnya melimpah sehingga berkah itu kami nikmati dan tidak lupa semoga pak Rapidin dan keluarga juga rombongan diberkati dan dilindungi Tuhan dalam perjalanan menuju kerumah masing-masing” ucap Gomgom Gultom mewakili masyarakat.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025