SOSIAL
Ironi di Tapteng: TKS Menuntut Kejelasan, Bupati Asyik dengan Durian
Ironi di Tapteng: TKS Menuntut Kejelasan, Bupati Asyik dengan Durian

Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – 25 Oktober 2025 – Gelombang aspirasi menggema di depan Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, pada Kamis (23/10/2025). Sejumlah Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tapteng menggelar aksi unjuk rasa damai, menuntut kejelasan status kepegawaian mereka. Namun, ironi mencuat ketika Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, justru dikabarkan menikmati buah durian di sebuah tempat wisata, memicu kekecewaan mendalam di kalangan para TKS.Aksi unjuk rasa ini diawali dengan upacara sederhana, di mana para TKS menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dengan penuh semangat. Lantunan lagu ciptaan Wage Rudolf Supratman itu seolah membangkitkan kembali semangat kemerdekaan yang berkobar pada 17 Agustus 1945. Tak sedikit dari para TKS yang meneteskan air mata, terharu dengan makna mendalam dari lagu tersebut.
Usai menyanyikan lagu kebangsaan, para TKS melanjutkan aksi mereka dengan menyampaikan orasi-orasi yang berisi tuntutan kejelasan status kepegawaian. Mereka berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Masinton Pasaribu untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, harapan itu pupus ketika hanya disambut oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapteng.
Kekecewaan para TKS semakin memuncak ketika beredar kabar bahwa Bupati Masinton Pasaribu tengah menikmati buah durian di Kacamata Tukka, sebuah tempat wisata yang cukup populer di Tapteng. Kabar ini tersebar melalui siaran langsung (real-time) yang membuat para TKS merasa diabaikan dan tidak dihargai. Histeris dan tangisan pun tak terhindarkan.
Di tengah situasi yang memanas, dua mobil melintas di depan Kantor Bupati. Para TKS mencoba menghentikan mobil tersebut dan ternyata di dalamnya terdapat Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, beserta Ketua Fraksi Gerindra, Deni Herman Hulu, dan Willy Saputra Silitonga. Mereka turun dari mobil dan menemui para TKS untuk mendengarkan aspirasi mereka.
Ahmad Rivai Sibarani kemudian meminta kepada Satpol PP untuk menghadirkan perwakilan dari Dinas Kesehatan yang dapat memberikan keterangan yang jelas kepada para TKS. Ia juga mengingatkan bahwa DPRD Tapteng telah memberikan rekomendasi kepada Bupati terkait status TKS sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Willy Saputra Silitonga mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan memiliki dana rutin sebesar 85 miliar rupiah. Namun, para TKS justru mengaku hanya menerima honor sebesar Rp. 150 ribu, Rp. 100 ribu, atau bahkan hanya Rp. 50 ribu per bulan, yang bersumber dari Jasa Pelayanan Kesehatan (Jaspel).
Aksi unjuk rasa ini berlangsung hingga malam hari. Para TKS tetap bertahan di depan Kantor Bupati, berharap dapat bertemu dengan Bupati Masinton Pasaribu. Namun, harapan itu kembali pupus ketika mereka mendapat informasi bahwa Bupati telah keluar dari rumah dinasnya. Dengan rasa kecewa yang mendalam, para TKS menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” ciptaan Kusbini sebelum akhirnya membubarkan diri.
Laporan oleh: Torang Sirait
Persit Manunggal Posyandu dan BKB Wujud Sinergi Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA | Humas BKKBN – Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menggelar kegiatan “Advokasi dan KIE Pengasuhan 1000 HPK Menuju Keluarga Sehat Indonesia Emas 2045”, Kamis (23/10/2025).
Acara ini dihadiri langsung Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Ibu Vira Rudy Saladin, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M.
Turut hadir para pejabat utama Kodam V/Brawijaya, di antaranya Brigjen TNI Zainul Bahar (Irdam V/Brawijaya), Brigjen TNI Ramli (Kapoksahli Kodam V/Brawijaya), dan Brigjen TNI Danny Alkadrie (Danrem 084/Bhaskara Jaya), serta para Danrem jajaran.
Hadir pula para Ketua Persit KCK Koordinator Cabang 081 hingga 084, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta narasumber dari Bina Kesehatan, dr. Wari, dan akademisi dari Universitas Airlangga, Dr. Dewi Retno.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Persit Manunggal Posyandu dan BKB merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Kita tidak hanya bicara tentang jumlah penduduk, tetapi kualitasnya. Fokus kami adalah bagaimana memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang berkualitas. Inilah wujud nyata kolaborasi antara BKKBN dan Persit dalam membangun keluarga sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Maria menjelaskan, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan capaian baik dalam penurunan prevalensi stunting.
“Capaian kita 14,7 persen, jauh di bawah rata-rata nasional 19,8 persen. Ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, terutama peran aktif Posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB) yang didukung para kader Persit,” jelasnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara TNI, Persit, dan BKKBN. Ia menilai kegiatan Posyandu dan BKB menjadi fondasi penting dalam membina tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini merupakan investasi nyata untuk masa depan bangsa. Di sinilah kita membina dan memelihara tumbuh kembang anak secara optimal. Pengasuhan 1000 HPK adalah masa emas yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” tutur Pangdam.
Rudy menambahkan, pencegahan stunting dan peningkatan kualitas keluarga harus menjadi gerakan bersama.
“Persit siap menjadi bagian dari solusi dalam mendukung program nasional penurunan stunting. Ini bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tugas bersama seluruh elemen bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan program SIDUDU (Sistem Informasi Kependudukan Terpadu) Tahun Anggaran 2025, sebuah inovasi digital untuk memperkuat tata kelola data kependudukan dan pelayanan sosial yang lebih efektif.
Melalui sistem ini, data ibu hamil, balita, dan keluarga binaan dapat dikelola secara real time sehingga intervensi pemerintah lebih tepat sasaran.
“SIDUDU merupakan langkah maju menuju pelayanan publik modern yang berpihak pada rakyat. Data yang akurat akan membantu kita mendeteksi lebih dini berbagai permasalahan sosial dan kesehatan keluarga,” ujar Pangdam.
Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat peran Babinsa di lapangan dalam mendampingi kader Posyandu dan BKB.
“Para Babinsa selama ini berperan aktif memberikan pendampingan kepada kader-kader KB dan Posyandu di desa. Ke depan, kita perlu meningkatkan asistensi agar pendampingan di lapangan semakin efektif,” pungkas Mayjen Rudy Saladin.
Melalui kegiatan Persit Manunggal Posyandu dan BKB, diharapkan sinergi antara TNI, BKKBN, pemerintah daerah, dan masyarakat terus berlanjut untuk mewujudkan keluarga sehat, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.*** (Bgn)
Nekat Curi Puluhan Motor, Dua Pria Tampan Ini Digelandang Ke Mapolres Kobar
Nekat Curi Puluhan Motor, Dua Pria Tampan Ini Digelandang Ke Mapolres Kobar
Polres Kobar, wartapenasatu.com – Polsek Pangkalan Banteng jajaran Polres Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni RA dan ILS yang merupakan warga Kec. Pangkalan Banteng.

Hal ini dibeberkan Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., dalam press releasenya pada Kamis (23/10/2025) sore yang menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan kedua pelaku telah melakukan pencurian di berbagai tempat yakni diantaranya di Kec. Pangkalan Banteng, Kec. Pangkalan Lada dan Kec. Arut Selatan, Kab. Kobar, Prop. Kalteng.
“Jadi dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, tersangka ini kerap melakukan pencurian diantaranya empat TKP di Kec. Pangkalan Banteng dimulai sejak 30 Juli 2025 sampai dengan 14 Oktober 2025,” beber Kapolres.
Selain itu, lanjut Kapolres, ada tujuh TKP di Kec. Pangakalan Lada dimulai sejak 31 Maret 2025 sampai dengan 17 Oktober 2025. Serta di Kec. Arsel sebanyak satu TKP yakni pada tanggal 16 Oktober 2025.

Orang nomor satu di Polres Kobar ini juga menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan kedua pelaku yakni dengan melakukan pencurian pada rentang waktu menjelang subuh dengan sasaran kendaraan bermotor yang terparkir di halaman dalam kondisi tidak terkunci stang maupun kunci masih menempel pada kendaraan.
“Saat ini sudah ada 12 Kendaraan yang berhasil teridentifikasi dari 80 kendaraan yang kami amankan, Dan akan terus kami kembangkan secara lanjut,” tambah Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat apabila ada yang mengalami kehilangan kendaraan bermotor selama kurun waktu satu 2024 – 2025 dapat melakukan pengecekan ke Polres Kobar.
“Bagi masyarakat dapat melakukan pengambilan kendaraan dengan syarat membawa kelengkapan surat tanda kepemilikan kendaraan dan dapat diambil tanpa biaya apaun atau gratis,” imbuh Kapolres.

Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan Polres Kobar guna pemeriksaan lebih lanjut.
Guna mempertanggungjawabkan perbuataanya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (2) KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.
Semarak PSBD VII: Etnis Batak Toba Siap Memukau dengan Ragam Atraksi Budaya
Semarak PSBD VII: Etnis Batak Toba Siap Memukau dengan Ragam Atraksi Budaya

Batu Bara, wartapenasatu.com – Kabupaten Batu Bara bersiap menyambut gelaran akbar Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Tahun 2025. Sebuah perayaan keberagaman etnis dan kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan seluruh masyarakat. Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, SE, M.AP, dengan antusias mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam acara yang sarat makna ini.
“Sebagai ajang kebanggaan kita bersama, PSBD menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang harus terus kita jaga dan wariskan. Saya mengajak seluruh masyarakat Batu Bara untuk hadir, berpartisipasi, dan menunjukkan semangat cinta budaya daerah. Bersatu dalam keberagaman, kuat dalam kebersamaan,” seru Syafrizal dengan nada penuh semangat. Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah.
Untuk ketujuh kalinya, Kabupaten Batu Bara kembali menggelar PSBD yang akan diikuti oleh seluruh etnis yang bermukim di daerah tersebut. Setiap etnis akan menampilkan keunikan dan kekhasan budayanya masing-masing, menciptakan harmoni dalam keberagaman. Salah satu etnis yang sangat antusias menyambut PSBD VII adalah etnis Batak Toba.
Ketua Etnis Batak Toba, Raju Piter Napitupulu, melalui Humasnya Erwin T.P. Panjaitan, menyampaikan bahwa pihaknya siap berpartisipasi penuh dalam kegiatan budaya tahunan ini. “Kita siap berpartisipasi secara total. Stand Batak Toba yang bercorak rumah adat sudah berdiri di Lapangan Bola Indra Sakti, lokasi penyelenggaraan PSBD VII tahun ini,” ujar Panjaitan dengan bangga. Persiapan yang matang ini menunjukkan keseriusan etnis Batak Toba dalam menyukseskan PSBD VII.
Etnis Batak Toba akan mendapat giliran tampil penuh pada Rabu, 5 November 2025, dengan berbagai atraksi budaya khas yang sarat nilai tradisi. Penampilan akan diisi dengan tor-tor Batak Toba yang dibawakan oleh SMK Teladan Indra Pura, Sanggar Tari Marni Boru Simanungkalit, Wirda Boru Butar-Butar, serta berbagai atraksi menarik seperti martumba, sipitu cawan (pangurason), Sigale-gale, sihutur sanggul, dan tortor massal etnis Batak Toba. Ragam atraksi ini akan memukau penonton dengan keindahan dan keunikan budaya Batak Toba.
Untuk menambah kemeriahan acara, pihak panitia juga menghadirkan Eric Sihotang, artis Batak Toba asal Jakarta, sebagai bintang tamu utama. Kehadiran Eric Sihotang diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai dan menghargai budaya Batak Toba.
Sebagai simbol penghormatan, sebelum penampilan sejumlah atraksi budaya, etnis Batak Toba juga akan melakukan penyerahan Tongkat Tunggal Panaluan kepada Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian. Tongkat Tunggal Panaluan merupakan simbol kekuasaan dan kebijaksanaan dalam adat Batak Toba. Penyerahan tongkat ini merupakan wujud penghormatan etnis Batak Toba kepada pemerintah daerah. Panjaitan pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya etnis Batak Toba, untuk hadir dan turut memeriahkan PSBD VII Tahun 2025 sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.
Perpisahan di Toba, Harapan di Semarang: Kajari Dohar Nainggolan Mengemban Amanah Baru
Perpisahan di Toba, Harapan di Semarang: Kajari Dohar Nainggolan Mengemban Amanah Baru

Toba, wartapenasatu.com – saat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Toba, Dohar Nainggolan, berpamitan kepada masyarakat dan insan pers. Sebuah babak baru akan segera dimulai dalam kariernya, dengan tugas baru menanti di Kejaksaan Negeri Semarang. Perasaan haru dan harapan bercampur menjadi satu, mewarnai suasana perpisahan yang dikemas dalam acara sederhana coffee morning di Kantor Kejari Toba.
Dalam ungkapan yang tulus, Dohar Nainggolan menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama dua tahun bertugas di Kabupaten Toba. “Sebagai manusia, tentu tidak lepas dari kekurangan. Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Terima kasih atas segala bentuk kerja sama yang telah kita rajut bersama,” ujarnya dengan nada yang penuh kehangatan. Kata-kata ini mencerminkan kerendahan hati seorang pemimpin yang menyadari bahwa kesuksesan sebuah institusi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
Pemerintah Kabupaten Toba turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dohar Nainggolan selama bertugas. Kadis Kominfo Toba, Sesmon Butarbutar, mengakui pentingnya peran insan pers dalam pembangunan daerah. Ia berharap, ke depan, kerja sama antara pemerintah daerah dan media dapat terus ditingkatkan. “Kesempatan untuk temu pers memang belum terlaksana karena adanya kegiatan lain yang sangat mendesak. Namun, kami akan mengusulkan kembali kepada pimpinan agar acara temu pers di pemerintahan Bupati Effendi-Murphy dapat segera terwujud,” janjinya.
Senada dengan Sesmon, Plt Kepala Badan Kesbang Toba, Freddi Panjaitan, mengakui bahwa institusinya belum memiliki program pembinaan yang terstruktur bagi insan pers. Namun, ia berkomitmen untuk merancang program-program yang dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan media. “Saat ini, kami hanya dapat menyampaikan terima kasih atas pengabdian Pak Kajari Dohar Nainggolan di Kabupaten Toba. Selamat bertugas di tempat yang baru, di Kejaksaan Negeri Semarang,” tuturnya.
Mewakili suara para wartawan, Johan Pangaribuan menyampaikan apresiasi atas kinerja Dohar Nainggolan selama bertugas di Toba. Ia berharap, pengganti Dohar Nainggolan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menjalin kerja sama yang erat dengan insan pers. “Akhir kata, kami hanya dapat mengucapkan selamat bertugas di kantor yang baru. Semoga pengganti nanti dapat melanjutkan program kerja sama yang telah dirintis oleh Pak Dohar,” ucapnya dengan penuh harap.
Perpisahan ini bukan hanya sekadar perpisahan fisik, tetapi juga perpisahan emosional. Selama dua tahun bertugas di Toba, Dohar Nainggolan telah menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat dan insan pers. Ia telah menjadi bagian dari keluarga besar Toba, dan kepergiannya meninggalkan kesan yang mendalam. Namun, di balik kesedihan perpisahan, tersimpan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Semarang menanti kehadiran Dohar Nainggolan dengan tangan terbuka. Tugas baru yang diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan pengalaman dan dedikasi yang telah teruji, Dohar Nainggolan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Kejaksaan Negeri Semarang, serta membawa semangat baru dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.
Polsek Sabangau Tangani Laporan Dugaan Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur
Polsek Sabangau Tangani Laporan Dugaan Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) II Polsek Sabangau Polresta Palangka Raya menerima laporan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Selasa (21/10/2025) malam.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 23.00 WIB di Mapolsek Sabangau, Jalan Mahir Mahar.Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu dilaporkan oleh seorang wanita berinisial E.F.Y. (48), yang melaporkan dugaan pencabulan terhadap anaknya, T.P.P. (11), oleh seorang pria berinisial A.T. (44).

Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, pelapor mendapati anaknya bersama terlapor di dalam kamar.
Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan tersebut telah dilakukan terlapor sebanyak empat kali, tiga kali di Mess perusahaan sawit di Kecamatan Tumbang Samba, Kabupaten Katingan, dan satu kali di rumah korban di Kelurahan Sabaru.
“Korban juga mengaku sempat mendapat ancaman dari terlapor agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya,” terang Kapolsek.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KA SPKT II bersama anggota piket langsung membawa terlapor ke Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palangka Raya.

Kapolsek Sabangau memastikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit PPA guna penanganan lanjutan terhadap korban, termasuk pendampingan psikologis dan medis sesuai prosedur perlindungan anak.
“Polsek Sabangau bersama Unit PPA Polresta Palangka Raya berkomitmen menangani kasus ini dengan profesional, cepat, dan berkeadilan. Perlindungan terhadap anak adalah prioritas utama kami,” tegasnya, Rabu (22/10/2025).
Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi kejadian maupun di Polsek Sabangau terpantau aman dan kondusif.
Menyikapi itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. pun mengapresiasi respon cepat personel di lapangan dan menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam melindungi anak-anak dari kejahatan seksual.
Kapolda Kalteng Terima Aduan GP Ansor Palangka Raya Terkait Dugaan Penghinaan terhadap Ulama dan Pesantren
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, menerima audiensi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Palangka Raya di Lobi Mapolda setempat, Rabu (22/10/2025).

Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan apresiasinya atas kehadiran GP Ansor yang datang untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak kepolisian.
“Kami menerima aspirasi berupa aduan masyarakat dari rekan-rekan GP Ansor ada hal penting yang disampaikan, yaitu terkait sejumlah permasalahan kamtibmas serta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh salah satu stasiun tv nasional,” ujar Kabidhumas
Lebih lanjut, Kombes Erlan menjelaskan bahwa terkait aduan yang disampaikan GP Ansor, Polda Kalteng telah menerima laporan tersebut, yaitu terkait adanya tayangan di salah satu stasiun Televisi yang dianggap menyinggung dan melecehkan marwah pesantren dan pengasuhnya. Akibatnya, terjadi protes dari masyarakat dan alumni pondok pesantren tersebut.

“Kami berkomitmen akan menindaklanjuti aduan ini dan akan berkoordinasi dengan lembaga terkait sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terang Erlan.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Palangka Raya mengapresiasi Polda Kalteng karena sudah terbuka dan menerima perwakilan dari Gp Anshor dan meminta agar Polda Kalteng dapat menanggapi aduan mereka dengan serius dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menangani masalah tersebut.
“Dengan demikian, diharapkan situasi dapat tetap kondusif dan harmonis di masyarakat Kalimantan Tengah,” tandasnya.

Stabilkan Harga Beras, Satgas Pangan Polda Kalteng Gelar Rakor
Stabilkan Harga Beras, Satgas Pangan Polda Kalteng Gelar Rakor
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Satuan Tugas (Satgas) pangan Polda Kalteng menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait, Rabu (22/10/2025).

Dalam rakor yang bertempat di Aula Ditreskrimsus Mapolda setempat tersebut, dihadiri langsung Dirreskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Rimsyahtono, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral, Dr. Ir. Pamuji Lestari, MSc dan sejumlah perangkat daerah Kalteng serta pengelola badan usaha di Kota Palangka Raya.
Dirreskrimsus Polda Kalteng mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan, rakor ini digelar dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden terkait stabilisasi harga beras dipasaran.
“Terkait hal tersebut, Polda Kalteng siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras, baik melalui langkah koordinatif maupun penegakan hukum,” ungkap Dirreskrimsus.
Rimsyahtono menegaskan bahwa pihaknya juga tak segan memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum yang kedapatan menjual beras melebihi HET yang telah ditetapkan.

Selama seminggu ke depan kita akan melakukan pemantauan intensif. Jika masih ditemukan harga beras melebihi HET tanpa alasan logis, kami akan merekomendasikan pencabutan izin usaha melalui instansi terkait.
“Selain itu, bilamana terdapat unsur pidana seperti penimbunan beras atau pemalsuan kualitas produk, maka kami juga akan tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai informasi, harga beras di Kalimantan Tengah saat ini berada di kisaran Rp15.400 per kilogram untuk jenis premium dan Rp14.000 per kilogram untuk jenis medium, dengan variasi harga tergantung kondisi pasar di masing-masing wilayah.
Sementara itu, ditempat yang sama Dr. Pamuji Lestari menjelaskan bahwa untuk saat ini cadangan beras nasional diperkirakan mencapai lebih dari 4 juta ton pada akhir tahun.
Namun, harga beras di pasaran masih mengalami kenaikan, sehingga pemerintah pusat melalui Presiden meminta adanya langkah stabilisasi harga agar tidak terjadi ketidakseimbangan antara ketersediaan dan harga jual di tingkat konsumen.

“Kalau harga di atas batas yang ditetapkan, pemerintah meminta distributor dan pengusaha untuk menurunkannya. Jika tetap tidak mengikuti aturan, akan ada peringatan bahkan sanksi tegas sesuai ketentuan,” jelas.
Dirinya menambahkan bahwa saat ini untuk wilayah Kalteng harga beras premium dan medium bervariasi, bahkan masih ada sebagian dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) karena dipengaruhi oleh faktor logistik, terutama biaya transportasi dari daerah penghasil beras ke wilayah Kalimantan.
“Kami pastikan kedepan akan melakukan pemantauan secara signifikan melalui sinergi antara pemerintah bersama satgas pangan dari Polri, sehingga diharapkan pengendalian harga beras dapat berjalan maksimal khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” tutupnya.
Sambut Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Aksi Donor Darah
WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK – Dalam rangka menyambut hari jadi Humas Polri ke-74, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi Donor Darah.
Kegiatan kemanusiaan yang diikuti oleh puluhan personel ini dilaksanakan di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya pada Rabu (22/10/2025).
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan dan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Dalam rangka menyambut hari jadi Humas Polri ke-74 Tahun 2025, personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak turut berpartisipasi mengikuti kegiatan sosial donor darah,” ujar Iptu Suroto usai mengikuti donor darah.
Iptu Suroto menambahkan, aksi kemanusiaan ini sejalan dengan tema yang diusung pada perayaan tahun ini, yaitu “Polisi Humanis Harapan Masyarakat”.
Menurutnya, melalui kegiatan donor darah, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial Polri, khususnya fungsi humas, dapat terus tumbuh dan dirasakan manfaatnya secara langsung masyarakat luas.
“Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami. Momentum di hari jadi Humas Polri ke-74 ini kami jadikan ajang untuk berbagi dan membantu sesama,” tegasnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, juga menjadi implementasi dari semangat Humas Polri untuk “Hadir, Berbuat, dan Bermanfaat” bagi masyarakat luas.
Ia berharap, setetes darah yang disumbangkan oleh para personel dapat memberikan harapan baru dan membantu menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan.
“Ini adalah sebagian dari bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat yang besar,” pungkasnya. (Bgn)
Peringati Hari Jadi Humas Polri ke -74 Polda Jatim Gelar Donor Darah
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati hari jadi Humas Polri ke-74 Tahun 2025, Bidang Humas Polda Jawa Timur menggelar kegiatan sosial donor darah di kantor PMI Kota Surabaya, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh personel Polri dari berbagai satuan kerja serta masyarakat umum yang turut berpartisipasi menyumbangkan darahnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Humas Polri terhadap sesama, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan wujud semangat Humas Polri untuk “Hadir, Berbuat, dan Bermanfaat” bagi masyarakat.
“Momentum di hari jadi Humas Polri ke-74 ini kami jadikan ajang untuk berbagi dan membantu sesama,” ungkap Kombes Abast usai mendonorkan darahnya.
Kabid Humas Polda Jatim mengatakan donor darah bukan hanya menyehatkan tubuh, tapi juga menyelamatkan nyawa orang lain.
“Ini sebagian dari bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,”kata Kombes Pol Abast.
Selain kegiatan donor darah, lanjut Kombes Pol Abast bahwa Humas Polda Jatim juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan sosial lainnya termasuk anjang sana kepada mantan personel Humas yang sudah purna tugas di Kepolisian.
Kombes Pol Abast berharap, melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial Humas Polri terus tumbuh, sejalan dengan tema di hari jadi Humas Polri ke-74 tahun ini, yaitu “Polisi Humanis Harapan Masyarakat.”***(Bgn)