SOSIAL
Polisi Hadir upaya memberi keamanan , Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah Aman dan Khidmat
Polisi Hadir upaya memberi keamanan , Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah Aman dan Khidmat
Toba, wartapenasatu.com – Suasana khidmat dan aman menyelimuti pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, pada tanggal 17 Oktober 2025. Kehadiran dua anggota Polsek Porsea, Aipda Joko Sitorus dan Bripka Derlan Sianturi, yang berjaga di sekitar halaman masjid, memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para jamaah yang melaksanakan ibadah. Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang, menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan Salat Jumat ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Polsek Porsea. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah, sehingga mereka dapat beribadah dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.
“Kami ingin memastikan bahwa jamaah merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah. Kehadiran anggota kepolisian di sekitar masjid diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKP Daniel Aritonang. Pernyataan ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Beberapa warga yang ditemui usai melaksanakan Salat Jumat mengaku senang dengan kehadiran polisi yang berjaga di sekitar masjid. Mereka merasa lebih tenang dan tidak khawatir terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, yang sering terjadi di area parkir. Kehadiran polisi memberikan efek psikologis yang positif, sehingga masyarakat dapat fokus dalam melaksanakan ibadah.

“Kami jadi lebih tenang dengan adanya polisi yang berjaga. Kadang-kadang, kami harus memarkir motor agak jauh dari masjid, tetapi kami tidak khawatir karena ada polisi yang mengawasi,” kata salah seorang jamaah. Testimoni ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi memberikan dampak yang signifikan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Masjid Al-Hidayah tetap aman dan terkendali. Tidak ada gangguan yang berarti, dan arus lalu lintas di sekitar masjid juga berjalan dengan tertib hingga Salat Jumat selesai dilaksanakan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Porsea berjalan efektif dan efisien.
Kegiatan sederhana ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat masyarakat melaksanakan ibadah. Hal ini sejalan dengan konsep polisi humanis yang mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pinjaman PEN Tapteng: Klarifikasi dan Pemanfaatan untuk Infrastruktur
Pinjaman PEN Tapteng: Klarifikasi dan Pemanfaatan untuk Infrastruktur
Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, wartapenasatu.com – di bawah kepemimpinan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, S.H., M.H., periode 2017–2022, baru-baru ini menjadi sorotan terkait informasi yang beredar mengenai pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu, 15 Oktober 2025, Bupati Sibarani menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak berimbang dan cenderung menjurus pada fitnah. Klarifikasi ini dianggap penting untuk meluruskan pemahaman masyarakat dan mencegah disinformasi yang dapat merugikan citra daerah.

Bupati Sibarani menjelaskan bahwa pinjaman PEN merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah akibat dampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Program ini memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan pinjaman dengan persyaratan yang relatif ringan, sehingga dapat digunakan untuk membiayai proyek-proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Landasan hukum dari pinjaman PEN ini adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105/PMK.07/2020 beserta perubahannya. Penyaluran pinjaman dilakukan oleh pemerintah pusat melalui lembaga keuangan di bawah naungan Kementerian Keuangan RI, yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Mekanisme ini memastikan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Untuk Pemerintah Kabupaten Tapteng, pinjaman PEN yang disetujui adalah sebesar Rp 69.243.515.000,00. Dana ini dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang bertujuan untuk mempercepat aksesibilitas dan distribusi hasil bumi, pertanian, perkebunan, serta barang-barang kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan efisiensi dalam rantai pasok dan distribusi, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Secara rinci, dana pinjaman PEN digunakan untuk membiayai 14 kegiatan peningkatan jalan dan normalisasi sungai, yang tersebar di berbagai kecamatan di Tapteng. Beberapa di antaranya adalah peningkatan jalan ruas Pasar Kamis – SP II Kec. Sirandorung, ruas Lobutua – Sitiris tiris Kec. Andam Dewi, ruas Manduamas Lama – Urug Baru Kec. Manduamas, dan ruas FL. Tobing – Jalan Junjungan Lubis Kec. Pandan. Selain itu, juga dilakukan normalisasi sungai dan pembuatan tanggul di Kelurahan Padang Masiang Kec. Barus untuk mencegah banjir dan erosi.
Bupati Sibarani juga menjelaskan bahwa pembayaran cicilan pinjaman PEN hanya sekitar Rp 10 miliar setiap tahunnya, yang relatif kecil dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tapteng yang mencapai sekitar Rp 1,1 triliun hingga Rp 1,2 triliun setiap tahunnya. Dengan demikian, pembayaran cicilan pinjaman tidak akan mengganggu program pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Tengah.
Dalam penutupnya, Bupati Sibarani mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu melakukan verifikasi dari sumber-sumber terpercaya. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa informasi yang menjurus pada fitnah berasal dari pihak-pihak yang tidak menginginkan kemajuan Tapteng atau hanya ingin membuat kegaduhan. Bupati Sibarani mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Kabupaten Tapteng semakin maju dan sejahtera di masa depan.
Polda Jatim Peduli Masyarakat Gelar Baksos Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati satu tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bertajuk “Polda Jatim Peduli Masyarakat”, di Mapolda Jatim, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang terdiri dari komunitas ojek online (Ojol), koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, perwakilan buruh, suporter Bonek, serta musisi jalanan.
Kapolda Jatim menegaskan, Baksos ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga untuk memastikan kesejahteraan dan rasa aman bagi warga Jawa Timur,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto.
Pada kegiatan ini, Polda Jatim menyalurkan 1.050 paket beras SPHP masing-masing seberat 5 kilogram dan 1.000 liter minyak goreng merek Kita.
Bantuan tersebut diserahkan secara gratis kepada seribu perwakilan masyarakat yang hadir.
Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari dukungan penuh pemerintah melalui Polri dalam meringankan beban masyarakat.
“Seluruh bantuan yang diberikan hari ini gratis. Ini wujud nyata kehadiran negara untuk membantu masyarakat,” tegas Irjen Nanang.
Lebih lanjut, Irjen Pol Nanang menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
“Polda Jatim tidak bisa menjaga Kamtibmas sendirian. Peran serta seluruh komponen masyarakat adalah kunci utama. Jika keamanan terjaga, maka kesejahteraan ekonomi juga akan meningkat,” tutur Irjen Nanang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat persatuan melalui filosofi “Jogo Jatim” dengan tagline Aman, Tentrem, Makmur, Tertib, Raharja.
“Jadikan Jawa Timur contoh kerukunan nasional. Mari kita jaga kebersamaan, hindari perpecahan, dan ciptakan kedamaian di bumi Majapahit ini,” pungkas Kapolda Jatim. (Bgn)
Kapolda Jawa Timur Ajak Masyarakat Jogo Jatim Aman, Tentrem, Makmur, Tertib dan Raharja
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol.Drs Nanang Avianto,M.Si kembali menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
Kapolda Jatim juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat khususnya di Jawa Timur untuk menjaga semangat persatuan melalui filosofi “Jogo Jatim”.
Hal itu disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat kegiatan Bakti Sosial (Baksos ) bertajuk “Polda Jatim Peduli Masyarakat”, di halaman Mapolda Jatim, Jumat (17/10/2025).
“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat persatuan melalui filosofi “Jogo Jatim” dengan tagline Aman, Tentrem, Makmur, Tertib, Raharja,” tegas Irjen Pol Nanang.
Dihadapan para komunitas ojek online (Ojol), koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, perwakilan buruh, suporter Bonek, serta musisi jalanan yang menjadi peserta Baksos, Kapolda Jatim juga menekankan agar semua pihak dapat menghindari perpecahan, dan menciptakan kedamaian.
“Jadikan Jawa Timur contoh kerukunan nasional. Mari kita jaga kebersamaan, hindari perpecahan, dan ciptakan kedamaian di bumi Majapahit ini,” pungkas Kapolda Jatim.
Seperti diketahui, dalam rangka memperingati Satu tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Polda Jatim menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bertajuk “Polda Jatim Peduli Masyarakat”.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang.
Kapolda Jatim menegaskan, Baksos ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Selain itu Baksos “Polda Jatim Peduli Masyarakat” ini juga bagian dari dukungan penuh pemerintah melalui Polri dalam meringankan beban masyarakat.
Pada kegiatan ini, Polda Jatim menyalurkan 1.050 paket beras SPHP masing-masing seberat 5 kilogram dan 1.000 liter minyak goreng merek Kita.
Adapun peserta Baksos terdiri dari komunitas ojek online (Ojol), koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, perwakilan buruh, suporter Bonek, serta musisi jalanan. (Bgn)
Partai Ummat Gelar Rakernas Gaya Baru : Akan Road Show Seluruh Indonesia, Serap Aspirasi Akar Rumput.

Jogjakarta, wartapenasatu.com – Press Release Partai Ummat Jum’at, 17 Oktober 2025, Seiring dengan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syura Pimpinan Prof. Dr. M. Amien Rais, MA pada awal Desember 2024 yang lalu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat memulai konsep baru berorganisasi yang sangat fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan organisasi di lapangan yang tidak ribet, lebih hemat dan sangat aspiratif.
“Insya Allah, pada hari Sabtu nanti (18/10) kami akan memulai rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan diadakan di seluruh wilayah Indonesia dengan acara Kick Off Meeting” Ujar Ridho Rahmadi Ketua Umum Partai Ummat di sela sela persiapan acara. Ridho menambahkan, dalam terminologi manajemen modern, istilah Kick Off Meeting merupakan rapat perdana yang berusaha untuk menyatukan persepsi, energi, dan emosi untuk sama-sama menyusun langkah-langkah program kerja yang akan dijalankan pada tahun 2026 nanti. Menurut rundown acara Kick Off dari Panitia, Majelis Syura dan DPP Partai Ummat juga akan memberikan pernyataan sikap terkait satu tahun kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai evaluasi dari Partai Ummat
“Kita tidak ingin acara terlalu banyak seremonial tapi malah menghilangkan substansi rapat yang sesungguhnya, Insya Allah kita akan turun ke 38 Provinsi seluruh Indonesia dan menyerap aspirasi dari akar rumput, sehingga tidak perlu lagi seperti Rakerwil dan Rakerda yang memakan waktu dan banyak drama, dengan Rakernas model baru ini, dilaksanakan dalam satu paket (All in One – Red.) sesuai apa yang dibutuhkan Partai Ummat saat ini” jelas Ridho.
Menurut Sekjen Partai Ummat Taufik Hidayat, selepas Kick Off Meeting di Yogya, maka seluruh pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan pimpinan Dewan Pengurus Daerah (DPD) akan dikunjungi oleh DPP satu per satu dengan jadwal secara berkala hingga pada puncaknya nanti akan ada Closing Meeting (Summit – Puncak Acara Rakernas) yang akan memutuskan dan menetapkan program kerja Partai Ummat untuk tahun 2026. “Pada Acara Summit Rakernas nanti, Pengurus DPP dan Pimpinan DPW akan mensortir masukan-masukan dari akar rumput, mana yang realistis dan bisa dikerjakan menyesuaikan dengan kondisi Partai Ummat saat ini” jelas Taufik.
“Kita ingin membuat Program Kerja yang betul-betul datang dari kebutuhan lapangan, sehingga langkah-langkah menyusun program kerja untuk kemenangan 2029 benar benar bisa dijalankan, bukan hanya sekedar harapan-harapan yang jauh dari kondisi lapangan” tambah Taufik.
Rencananya, pada pertengahan bulan Desember 2025 akan dilaksanakan juga Silaturrahim Akbar dalam Musyawarah Nasional 2025 yang mengundang para tokoh nasional untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para seluruh kader Partai Ummat se-Indonesia. “Dalam Munas 2025 nanti, kita fokus untuk bersilaturrahim dan konsolidasi dengan pihak-pihak internal maupun pihak-pihak eksternal agar Partai Ummat bisa menjadi salah satu kekuatan untuk perubahan bangsa dan negara kita. Semuanya akan diundang hadir, pokoknya acaranya terbuka, agenda pokoknya silaturrahim, konsolidasi, penambahan wawasan kader dan pengenalan pengurus DPP yang baru kepada kader dan masyarakat seluruh Indonesia” Pungkas Ridho Rahmadi optimis. (TH)
Sekretariat DPP Partai Ummat.
Latihan Gabungan Sispamkota, Kapolda Kalteng: Wujud Komitmen Jaga Harkamtibmas Bumi Tambun Bungai
Latihan Gabungan Sispamkota, Kapolda Kalteng: Wujud Komitmen Jaga Harkamtibmas Bumi Tambun Bungai

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar latihan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) gabungan TNI, Polri dan unsur terkait, di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya, Kamis (16/10/2025).
Dalam latihan yang diikuti, sebanyak ratusan personel tersebut ditinjau langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. ,didampingi Karoops dan sejumlah pejabat utama Polda serta unsur forkopimda.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas latihan sispamkota yang dilaksanakan dari semua tahapan dengan baik.
“Latihan ini tentunya juga merupakan wujud komitmen kita untuk saling bekerjasama dan melengkapi dalam menciptakan harkamtibmas di wilayah Bumi Tambun Bungai yang aman dan kondusif,” ucap Kapolda.

Irjen Iwan juga menyebut bahwa latihan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menguji kesiapan personel dan sistem pertahanan internal Polri dalam menghadapi potensi ancaman gangguan nyata.
“Saya harapkan latihan ini dapat bermanfaat untuk kita memberikan perlindungan dan keamanan bagi masyarakat terhadap ancaman nyata yang dapat mengganggu kamtibmas, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya,” tutup Kapolda.
Untuk diketahui, pelaksanaan sispamkota gabungan ini, personel secara profesional mempraktikkan taktik dan strategi dalam mengatasi potensi kerawanan melalui skenario yang sudah ditentukan mulai dari tahapan pengamanan aksi unras, penyekatan jalan, hingga pengamanan objek vital.@ Herry Kalteng
Tragedi Makanan Bergizi: Puluhan Siswa di Toba Keracunan Massal
Tragedi Makanan Bergizi: Puluhan Siswa di Toba Keracunan Massal
Kabupaten Toba, wartapenasatu.com – Sumatera Utara, digegerkan oleh insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari dua sekolah berbeda. Pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, SMP Negeri 1 Laguboti dan SD Negeri 173557 Tanding Sigumpar menjadi pusat perhatian setelah sejumlah besar siswa mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh pihak sekolah. Kejadian ini memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk dinas kesehatan dan pemerintah daerah, dalam upaya menangani krisis kesehatan yang mendadak ini.

Akibat insiden ini, puluhan siswa SMP Negeri 1 Laguboti dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan berbeda di Kabupaten Toba, yaitu RSU HKBP Balige, RSUD Porsea, dan Puskesmas Laguboti. Kondisi beberapa siswa dilaporkan cukup serius hingga memerlukan perawatan intensif, termasuk penggunaan ventilator oksigen untuk membantu pernapasan. Situasi ini menggambarkan betapa seriusnya dampak keracunan tersebut terhadap kesehatan para siswa.
Di Unit Gawat Darurat (UGD) RSU HKBP Balige, terlihat para siswa yang mengalami keracunan MBG tengah menjalani perawatan intensif. Beberapa di antaranya tampak lemah dan membutuhkan infus untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah dan diare. Pemandangan ini mencerminkan betapa mengerikannya pengalaman yang dialami oleh para siswa akibat keracunan makanan tersebut.
Menurut penuturan beberapa korban yang dirawat di UGD RSU HKBP Balige, makan siang MBG dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WIB. Gejala keracunan baru dirasakan beberapa jam kemudian, tepatnya setelah para siswa pulang sekolah sekitar pukul 13.30 WIB. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa, serta bagaimana makanan tersebut dapat menyebabkan keracunan massal.

Ironisnya, sebelum makan siang, guru-guru berpesan agar seluruh makanan MBG yang disajikan harus dihabiskan agar tidak mubazir. Pesan ini, yang seharusnya bertujuan baik untuk mengajarkan siswa menghargai makanan, justru menjadi bumerang ketika makanan yang dikonsumsi ternyata mengandung zat berbahaya yang menyebabkan keracunan.
Salah seorang korban menuturkan bahwa pada hari ketiga, aroma MBG yang diterimanya sudah tidak sedap, terutama pada sayuran. Rasanya pun tidak seperti sayuran yang baru dimasak, melainkan seperti masakan kemarin. Ikan mujair asam manis yang disajikan juga terasa kurang berkualitas, begitu pula dengan rasa dan aroma tempe yang tidak mengenakkan. Bahkan, buah semangka yang disajikan tidak lagi segar, seolah-olah sudah dipotong sejak hari sebelumnya.

Pada hari kedua, siswa juga mengeluhkan bahwa sayuran lalapan yang disajikan sudah tampak seperti busuk, dengan ruas sayur yang berwarna kuning kecoklatan dan aroma yang kurang sedap atau basi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas makanan MBG yang disajikan semakin menurun dari hari ke hari, hingga akhirnya mencapai puncaknya pada hari ketiga dengan terjadinya keracunan massal.
Padahal, pada hari pertama, Senin (13/10/2025), makanan MBG yang disajikan masih terasa enak dan beraroma sedap, dengan lauk daging dan buah jeruk. Namun, dagingnya terasa keras. Perubahan kualitas makanan yang drastis ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan proses pengadaan dan penyajian makanan MBG tersebut.
Insiden keracunan massal ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan di Kabupaten Toba. Selain menimbulkan trauma bagi para siswa dan orang tua, kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pengendalian kualitas makanan yang disajikan kepada siswa. Pemerintah daerah dan dinas pendidikan harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, serta memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada siswa benar-benar bergizi dan aman untuk dikonsumsi.
Masinton Pasaribu: Bantuan untuk Masyarakat Tidak Boleh “Ecek-ecek”
Masinton Pasaribu: Bantuan untuk Masyarakat Tidak Boleh “Ecek-ecek”
Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com -15 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga menggelar acara penanaman perdana padi di Desa Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (15/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis, para Asisten, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tapteng, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapteng, Camat Sorkam Barat, Kapolsek Sorkam, Kepala Desa Sorkam Kanan, Penyuluh Pertanian, Brigade Pangan, serta para petani.
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendy Lubis dan Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putera, secara simbolis melakukan penanaman perdana padi varietas Gamagora 7.
Dalam sambutannya, Masinton Pasaribu menegaskan bahwa bantuan kepada masyarakat tidak boleh setengah-setengah atau “ecek-ecek”. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang serius dan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Aktivitas ini dilaksanakan dalam mendukung Astacita untuk mewujudkan swasembada pangan yang diprogramkan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Masinton.
Masinton juga menyampaikan bahwa masa depan ekonomi masyarakat Tapteng terletak pada sektor pertanian. Oleh karena itu, pembangunan program pertanian harus terintegrasi, sehingga hasil pertanian meningkat dan petani sejahtera. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian yang berkualitas dan tata kelola hasil pertanian yang baik.
“Saya tidak mau bangunan itu asal jadi, harus bisa dipergunakan dengan baik. Pembangunan harus terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari irigasi hingga ke tata kelola hasil pertaniannya harus bermanfaat, karena membantu masyarakat tidak boleh tanggung-tanggung,” tegasnya. Masinton menambahkan bahwa pemerintah juga akan berupaya memfasilitasi kebutuhan petani, termasuk menindak tegas praktik mafia pupuk.
Riza Putera dari BI Sibolga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BI Sibolga dan Pemkab Tapteng. Varietas Gamagora 7 dipilih karena cocok untuk sawah yang kesulitan air dan telah berhasil meningkatkan hasil panen di daerah Lombok. Diharapkan, varietas ini juga dapat meningkatkan hasil panen petani di Tapteng.
Dengan adanya program ini, diharapkan sektor pertanian di Tapanuli Tengah semakin maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
Metland Cileungsi Tolak Tuntutan Debitur, Relokasi sepihak diwarnai Aksi Premanisme ; “Sebut Kejanggalan Eksekusi secara hukum.

Warta Penasatu, Jakarta,15 Oktober 2025
Proses relokasi sepihak oleh pihak pengembang PT.Metropolitan Land Tbk (Metland) Cileungsi dilakukan secara paksa terhadap debitur bernama Eko Nuryanto [EN] berbuntut panjang. Peristiwa tersebut menimbulkan kegaduhan dan menganggu kenyamanan warga setempat yang terjadi di Perumahan Metland Cileungsi Sektor 6 Blok FD5, Kabupaten Bogor,Kamis,9 Oktober 2025.
Pemilik rumah EN yang merasa menjadi korban relokasi menuntut uang kerohiman atas kerugian materiil dan immateril yang dialaminya,menurut EN pihak pengembang tidak transparan dalam hal ini terjadi kejanggalan dalam proses hukum. Metland sepihak mengambil alih eksekusi paksa dan memasang banner tanpa surat putusan pengadilan disertai aksi premanisme yang mewarnai relokasi tersebut.

Sebelum peristiwa ini terjadi EN beserta kuasa hukumnya sudah mengajukan tuntutan ini ke pihak Management Metland Tbk. Dengan kedatangan teamnya dua kali antara pukul 10.00 wib dan 16.00 wib ke lokasi peristiwa tetapi pihak management Metland berseteru tidak menyetujuinya dengan alasan debitur sudah lalai dengan kewajibannya membayar cicilan dan tunggakan rumah serta mengusir paksa EN dari rumahnya secara tanpa memberikan kesempatan untuk bernegosiasi sampai mendapat putusan pengadilan.
“Dengan didampingi kuasa hukumnya EN juga dibantu oleh rekan-rekan DLR (Dakwah Lepas Riba) melakukan pendekatan persuasif secara baik-baik tetapi menemui jalan buntu.Bahkan pihak TNI pun ikut menengahi hal ini dan akhirnya bentrokan antara pihak Metland dan pemilik rumah tidak bisa dibendung aksi adu mulut di kedua belah pihak, sampai dorong mendorong untuk memasuki area rumah secara paksa. Korban diusir paksa dari rumahnya sendiri walaupun EN dan kawan kawan berjumlah sekitar 35 orang sudah berusaha melakukan pertahanan untuk menghalau eksekusi paksa tersebut.Mereka juga mengklaim bahwa proses relokasi diwarnai dengan intimidasi dan kekerasan oleh sekelompok orang yang diduga preman suruhan sehingga terjadi bentrokan fisik berupa luka di pergelangan tangan dan kaki pada dua orang awak media serta pengrusakan rumah di area pintu dan pagar.
Kuasa hukum Debitur, [Heri], dari firma Lepas Dakwah Riba menjelaskan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses hukum relokasi ini. “Kami menduga ada pelanggaran prosedur dan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengambilan keputusan relokasi ini,” tegasnya. Selain itu, kuasa hukum (Heri) juga mengecam tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait dengan relokasi ini. “Kami memiliki bukti-bukti yang menunjukkan adanya intimidasi dan kekerasan terhadap debitur serta kliennya,” ungkapnya.
Atas dasar itu, EN bersama kuasa hukum hanya menuntut satu hal agar diberikan dana kerohiman atas ganti rugi yang dialaminya akibat relokasi paksa ini. Jika permintaan itu bisa terealisasi maka dengan lapang dada EN akan segera mengosongkan rumahnya.
Kasus ini telah menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan media dikarenakan tindakan ini melanggar hukum pasal 1365 KUH Perdata. Banyak pihak yang mengecam tindakan relokasi paksa yang dilakukan secara sepihak dan mendesak pejabat pemerintah dan semua pihak yang terkait dalam kasus ini untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini secara adil dan transparan.
Hingga berita ini diturunkan dana kerohiman dan pihak Metland belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan debitur. Pihak EN dan kuasa hukumnya bersedia menindaklanjuti sampai pengadilan agar pihak Metland mengabulkan tuntutannya dan memberikan keadilan.
Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Komunitas Ojol Ajak Jaga Kamtibmas
WARTAPENASATUJATIM | BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Wujud kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi serta pemberian bantuan kepada para pengemudi Ojek Online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Selasa (14/10/2025).
Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kota Bojonegoro, dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro serta sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai komunitas.
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang menjadi ajang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan para pengemudi yang sehari-hari berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Afrian secara simbolis menyerahkan tiga unit kompresor, alat tambal ban, serta 50 paket sembako kepada perwakilan komunitas ojol.
Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata Polres Bojonegoro terhadap aktivitas para pengemudi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Suasana kekeluargaan sudah terasa sejak awal kegiatan. Kapolres Bojonegoro menyapa satu per satu peserta yang hadir dan mengajak mereka makan siang bersama.
Interaksi tanpa jarak itu mencerminkan kedekatan antara kepolisian dan warga, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa Polres Bojonegoro selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk komunitas ojol.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berdialog dengan rekan-rekan ojol untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Beberapa persoalan sudah kita temukan solusinya, dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas agar para pengemudi dapat bekerja dengan tenang.
“Kami ingin semua pengemudi bisa mencari nafkah dengan rasa aman dan nyaman, tanpa khawatir adanya gangguan di jalan,” lanjutnya.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga berpesan agar komunitas ojol turut aktif dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, para pengemudi ojol memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat membantu memberikan informasi terkait situasi keamanan di wilayahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Suwito, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Bojonegoro.
Ia menilai kegiatan silaturahmi dan dialog seperti ini sangat berarti bagi para pengemudi ojol.
“Bantuan ini sangat bermanfaat, tapi yang lebih berharga adalah rasa dihargai dan diperhatikan oleh Bapak Kapolres serta jajarannya,” ungkap Suwito.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro.*** (Bgn)