• Kepolisian

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Tekan Angka Kriminalitas Hingga 13 Persen di 2025

    WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK – Komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah gerbang maritim Jawa Timur membuahkan hasil nyata.

    Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) akhir tahun 2025, angka kriminalitas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat memaparkan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, tercatat ada 1.731 laporan tindak pidana yang masuk.

    Angka ini turun drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 1.990 kasus.

    “Artinya, ada penurunan sebanyak 259 kasus atau setara dengan 13 persen. Ini merupakan indikator bahwa strategi pencegahan di lapangan berjalan efektif,” ujar AKBP Wahyu saat memimpin rilis Anev di Mapolres, Senin (29/12/2025).

    Menariknya, meski jumlah laporan menurun, kualitas penyelesaian perkara justru menunjukkan grafik peningkatan.

    Dari 1.731 laporan yang masuk di tahun 2025, jajaran Satreskrim dan Polsek jajaran berhasil menuntaskan 1.664 perkara.

    Jika dikomparasikan dengan tahun 2024, di mana polisi menyelesaikan 1.517 perkara, maka terjadi kenaikan produktivitas kerja sebesar 10 persen atau sebanyak 147 perkara tambahan yang berhasil diselesaikan tahun ini.

    “Capaian ini merefleksikan dedikasi personel di lapangan. Kami tidak hanya fokus menekan jumlah kejahatan, tapi juga memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara tuntas dan profesional,” tegasnya.

    Keberhasilan menekan angka kriminalitas di kawasan yang dikenal memiliki kompleksitas tinggi ini tidak lepas dari kombinasi strategi preventif dan represif. Patroli intensif di titik-titik rawan serta penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) di wilayah pelabuhan menjadi kunci utama.

    Wahyu menambahkan bahwa pendekatan humanis dalam merangkul masyarakat juga berperan penting.

    “Penurunan ini bukan hanya hasil penindakan, tapi buah dari kolaborasi aktif antara polisi dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan,” imbuhnya.

    Menyongsong tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen untuk mempertahankan tren positif ini. Peningkatan respons cepat terhadap laporan masyarakat dan transparansi penyidikan akan terus diperkuat demi menjaga kepercayaan publik di wilayah pelabuhan dan sekitarnya. (Bagas)***

  • Kepolisian,  Militer

    Refleksi Akhir Tahun 2025: Polda Jatim Pastikan Jawa Timur Aman, Solid dan Siap Stabilitas Terjaga

     

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 29 Desember 2025 — Kepolisian Daerah Jawa Timur menutup tahun 2025 dengan satu pesan tegas: keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Majapahit berada dalam kondisi kondusif.

    Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 Polda Jatim, yang menjadi momentum evaluasi sekaligus peneguhan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya mobilitas dan dinamika sosial masyarakat.

    Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si, Kapolda Jatim menegaskan, situasi kamtibmas yang relatif aman hingga penghujung tahun bukanlah hasil kebetulan. Kondisi tersebut merupakan buah dari kerja keras berkelanjutan aparat kepolisian yang bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam semangat Jogo Jawa Timur sebuah ikhtiar kolektif menjaga keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah dan nasional.

    Dalam refleksi tersebut, Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga supremasi hukum dan stabilitas keamanan sebagai bagian integral dari dukungan terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.

    Stabilitas keamanan, ditegaskan, menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran aktivitas sosial, serta terpeliharanya kepercayaan publik.

    Sebagai bentuk nyata pengawasan langsung di lapangan, jajaran Polda Jatim bersama Gubernur Jawa Timur melakukan pengecekan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, salah satu simpul transportasi vital yang menghubungkan Jawa Timur dengan Pulau Bali.

    Dari hasil pantauan tersebut, aktivitas masyarakat terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar, meski terjadi peningkatan volume penumpang dan kendaraan menjelang libur akhir tahun.

    Polda Jatim juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat dalam beberapa pekan terakhir, baik untuk keperluan ibadah, liburan, maupun silaturahmi.

    Kepadatan arus lalu lintas sempat terjadi di sejumlah titik, namun dinilai masih dapat dikendalikan berkat langkah-langkah antisipatif, pengaturan lalu lintas terpadu, serta kehadiran personel di lapangan.

    Tak hanya fokus pada aspek keamanan, Polda Jatim turut menyampaikan empati mendalam kepada para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari Jawa Timur telah disalurkan dan dilaporkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian antardaerah.

    Terkait potensi bencana di wilayah Jawa Timur, termasuk aktivitas Gunung Semeru, Polda Jatim memastikan kesiapsiagaan penuh.

    Personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus disiagakan untuk merespons cepat setiap kemungkinan, dengan prioritas utama pada keselamatan masyarakat.

    Menjelang perayaan Tahun Baru, Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk merayakannya secara sederhana, bijak, dan penuh empati.

    Warga diminta menghindari konvoi kendaraan, pesta kembang api, maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, terutama sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah.

    Polda Jatim juga mengingatkan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk ancaman kejahatan konvensional maupun penyebaran informasi bohong atau hoaks yang dapat memecah persatuan.

    Di akhir konferensi pers, Polda Jawa Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin sepanjang tahun 2025.

    Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama terjaganya stabilitas keamanan di Jawa Timur.

    Kapolda Jatim juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.

    Ke depan, Polri berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin presisi, humanis, dan berkeadilan demi Jawa Timur yang aman, damai, dan bermartabat. (Bgn)***

  • Uncategorized

    Dari Surabaya untuk Indonesia: MAKI Jawa Timur Menyalakan Optimisme 2026 dan Seruan Keberanian Melawan Korupsi

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 29 Desember 2025 — Menjelang pergantian tahun, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menggaungkan pesan optimisme dan keberanian kepada publik.

    Momentum Tahun Baru 2026 dimaknai bukan sekadar seremoni pergantian kalender, melainkan sebagai ruang refleksi kolektif untuk meneguhkan kembali komitmen membangun Indonesia yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan.

    Dalam pernyataannya, MAKI Jawa Timur menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Timur.

    Ajakan tersebut disertai seruan moral agar masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai waktu menengok kembali perjalanan yang telah dilalui, sekaligus menata langkah ke depan dengan semangat baru dan harapan yang lebih kuat.

    Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, S.Ip, menegaskan bahwa tahun baru harus dipahami sebagai kesempatan penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai dinamika sosial, politik, dan hukum yang terjadi sepanjang tahun sebelumnya.

    Refleksi tersebut, menurutnya, menjadi fondasi agar masyarakat mampu belajar dari pengalaman, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat komitmen terhadap nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial.

    “Tahun baru adalah titik awal. Kita perlu berani meninggalkan beban masa lalu dan melangkah ke depan dengan sikap yang lebih jujur, kritis, dan bertanggung jawab,” ujar Heru Satriyo.

    Ia menambahkan, keberanian yang dimaksud tidak semata keberanian menghadapi tantangan hidup, tetapi juga keberanian bersikap benar, menyuarakan kebenaran, dan konsisten menjaga integritas di tengah berbagai godaan dan tekanan.

    Heru Satriyo menekankan bahwa cita-cita mewujudkan masyarakat yang bersih dan berintegritas tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi aktif publik.

    Pemberantasan korupsi, tegasnya, bukan hanya domain aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

    Peran masyarakat dalam pengawasan, kepedulian terhadap persoalan publik, serta keberanian menyampaikan kritik secara konstruktif menjadi kunci utama dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

    MAKI Jawa Timur juga memandang Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

    Kolaborasi yang sehat dan berimbang diyakini mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

    Dalam konteks tersebut, MAKI Jatim menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal kebijakan publik sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya budaya anti korupsi.

    Menutup pernyataannya, Heru Satriyo menyampaikan doa dan harapan agar Tahun Baru 2026 membawa kedamaian, kemajuan, serta keberanian bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Ia berharap semangat baru yang tumbuh di awal tahun dapat menjadi energi bersama untuk membangun masa depan bangsa yang lebih bermartabat, berkeadilan, dan terbebas dari praktik-praktik korupsi. (Bgn)

  • Kepolisian

    Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYAKepolisian Daerah Jawa Timur memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.

    Larangan ini dikeluarkan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau agar perayaan tahun baru dilaksanakan dengan sederhana untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kombes Pol Abast menegaskan, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun dapat melakukannya di wilayah setempat, tanpa harus konvoi apa lagi menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

    “Polda Jatim meminta warga Jawa Timur merayakan pergantian tahun baru di lingkungan masing-masing tanpa perlu melakukan konvoi lintas kabupaten atau kota,” tegas Kombes Abast, Senin (29/12).

    Kabid Humas Polda Jatim menyatakan kebijakan tersebut bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan serta gangguan keamanan.

    “Petugas akan melakukan pemeriksaan di jalan-jalan yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi, ” tambah Kombes Pol Abast.

    Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu juga meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mematuhi himbauan larangan konvoi demi keselamatan dan keamanan bersama.

    “Masyarakat yang menemukan gangguan keamanan, tindakan mencurigakan, atau membutuhkan kehadiran anggota Polri dapat segera menghubungi call center 110, tanpa biaya (bebas pulsa) dan beroperasi aktif 24 jam,” pungkas Kombes Pol Abast. (Bgn)***

  • hukum

    Hukum yang Tegas, Pelayanan yang Humanis: Tahun Emas Kejari Tanjung Perak 2025

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 29 Desember 2025 – Dedikasi dan integritas yang tak tergoyahkan menjadi fondasi utama Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dalam menuntaskan seluruh agenda kerja sepanjang tahun 2025.

    Di bawah kepemimpinan yang progresif dan visioner, institusi penegak hukum ini tidak semata mengejar capaian statistik, melainkan berhasil merajut keseimbangan antara ketegasan hukum dan sentuhan kemanusiaan yang berkeadilan.

    Transformasi besar tersebut tercermin nyata dalam wajah pelayanan publik yang kian transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Surabaya dan wilayah sekitarnya. Kejaksaan tidak lagi berdiri sebagai menara gading, tetapi hadir sebagai institusi negara yang membumi dan dipercaya.

    Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa orientasi penegakan hukum yang ia pimpin kini melampaui pendekatan konvensional.

    Menurutnya, hukum modern harus mampu menyentuh akar persoalan sosial melalui pendekatan kemanusiaan, tanpa kehilangan daya tekan dan efek jera.

    “Prioritas utama kami tetap pada pemulihan kerugian negara, sekaligus edukasi hukum yang masif agar masyarakat semakin sadar dan melek aturan,” ujar Darwis, Senin (29/12/2025).

    Profesionalisme kelembagaan tercermin kuat dari kinerja Bidang Pembinaan, yang mencatat realisasi anggaran hampir sempurna, mencapai 99,99 persen.

    Dari total pagu anggaran sebesar Rp18,5 miliar, sisa dana yang tidak terserap berada pada angka yang nyaris tak signifikan sebuah indikator perencanaan yang presisi dan disiplin fiskal yang patut menjadi teladan.

    Capaian yang lebih mencengangkan datang dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kejari Tanjung Perak sukses melampaui target hingga 357,75 persen, dengan total setoran ke kas negara menembus Rp7,1 miliar lebih.

    Pendapatan ini bersumber dari pengelolaan denda, uang pengganti, serta lelang barang rampasan yang dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel.

    Sementara itu, Bidang Intelijen bekerja senyap namun berdampak luas. Seluruh program kerja dituntaskan dengan serapan anggaran 100 persen, disertai inovasi edukatif seperti Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Menyapa yang berhasil membangun komunikasi aktif dan humanis dengan masyarakat.

    Upaya preventif melalui kampanye antikorupsi serta pengawasan aliran kepercayaan turut menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

    Kerja keras tersebut berbuah manis dengan diraihnya predikat Satuan Kerja Terbaik ke-4 se-Jawa Timur.

    Penghargaan ini menegaskan peran strategis intelijen dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan mengawal kebijakan publik sepanjang 2025.

    Sisi kemanusiaan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak semakin menonjol melalui kinerja Bidang Tindak Pidana Umum, yang berhasil menyelesaikan 21 perkara melalui mekanisme Keadilan Restoratif.

    Capaian ini mengantarkan Kejari Tanjung Perak meraih Peringkat 1 se-Jawa Timur untuk Kejari Tipe B dalam penerapan Restorative Justice, sekaligus juara pertama dalam koordinasi penanganan perkara koneksitas.

    Prestasi nasional turut ditorehkan oleh Bidang Tindak Pidana Khusus, yang menyabet predikat Terbaik Pertama se-Indonesia dalam penanganan perkara korupsi pada momentum Hakordia 2025.

    Dengan keberhasilan menangani 10 penyidikan serta belasan penuntutan kasus korupsi dan cukai, Kejari Tanjung Perak menegaskan komitmennya: tidak ada ruang bagi perampok uang rakyat. Seluruh perkara dieksekusi secara tuntas dan menyeluruh.

    Tak kalah impresif, peran Jaksa Pengacara Negara di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mencatatkan keberhasilan luar biasa dengan menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara senilai Rp251,3 miliar lebih.

    Capaian ini diraih melalui puluhan kerja sama strategis dan pemberian bantuan hukum yang efektif, mengantarkan Bidang Datun meraih Peringkat Terbaik Pertama se-Jawa Timur pada Rakerda 2025.

    Menutup deretan prestasi, Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) kembali mengukuhkan keunggulannya dengan predikat Peringkat 1 Kinerja Pemulihan Aset se-Jawa Timur.

    Keberhasilan dalam pelaksanaan lelang dan pemusnahan barang bukti secara rutin memastikan setiap aset sitaan negara dikelola sesuai standar operasional yang ketat dan bertanggung jawab.

    Capaian kolektif ini bukan sekadar deretan angka dan penghargaan, melainkan cerminan dedikasi tanpa batas dalam menjaga marwah hukum. Bagi masyarakat, prestasi Kejaksaan Negeri Tanjung Perak sepanjang 2025 menjadi bukti nyata bahwa hukum dapat ditegakkan dengan tegas, bersih, dan tetap berwajah manusia. (Bgn)***

  • Daerah,  hukum

    Eri Cahyadi Walikota Surabaya Wacanakan Bentuk Satgas Anti Preman Agar Kasus Nenek Elina Tidak Terulang

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Hari Jumat (26/12/2025) dihadapan awak media dan tokoh masyarakat, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan bahwa kasus dugaan pengusiran yang dialami Nenek Elina dari rumahnya akan ditangani serius oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

    Ia juga akan mengunjungi Polda untuk memastikan kasus ini mendapatkan perhatian yang cukup.

    Sebagai Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan bahwa kasus ini menjadi alarm penting bagi Surabaya untuk memperkuat perlindungan terhadap warganya, terutama kelompok rentan.

    Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berencana membentuk Satgas Anti-Preman yang terdiri dari TNI, Polri, dan seluruh suku yang ada di Kota Surabaya.

    “Masalah seperti ini biar cepat selesai. Sehingga ada kepercayaan, ada trust warga Surabaya, ada keamanan untuk warga Surabaya,” kata Eri Cahyadi.

    Ia juga mengajak seluruh warga Surabaya untuk tidak terpecah belah dan tetap menjaga persatuan. Surabaya adalah rumah bersama, tanpa membeda bedakan latar belakang kesuku-an.

    “Kita ini adalah warga Surabaya. Mau suku apa pun, semuanya ada di Surabaya. Maka yang namanya Surabaya tidak mengenal suku,” tandasnya.

    Eri menekankan bahwa perlu untuk saling menjaga antar warga sebagai salah satu bentuk adalah fondasi keamanan kota. Walikota Surabaya itu menegaskan tidak boleh ada pihak yang merugikan, menipu, atau bertindak semena mena terhadap warga Kota Surabaya.

    Eri menghimbau agar masyarakat untuk lebih berani melawan ketidakadilan secara bersama-sama, namun diharapkan tetap dalam koridor hukum dan tidak menimbulkan konflik horizontal antar warga masyarakat. (Houget)***

  • AGAMA

    Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha Kudus Pagesangan Surabaya Rayakan Natal 2025 Dengan Meriah

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Hari Rabu dan Kamis (24-25/12/2025) saat langit Surabaya sedang cerah tanpa awan, Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha Kudus Pagesangan Surabaya merayakan Natal tahun 2025 dengan meriah.

    Acara Natal menyambut kelahiran Tuhan Yesus dimulai dari hari Rabu malam (24/12/2025) dengan Misa Malam Natal (biasa disebut Vigili Natal).

    Misa malam Natal ini dilaksanakan secara bergiliran sebanyak 2 kali, yaitu Misa Vigili 1 yang dipersembahkan oleh RD Ferdinandus Eltyson Prayudi dan Misa Vigili Natal 2 yang dipersembahkan secara Konselebran oleh RD Yohanes Agus Sulistyo dan RD FX Hardi Aswinarno.

    Dalam homilinya, RD Agus, Pastor Kepala Paroki, menyampaikan bahwa Natal adalah saatnya untuk berbagi dan memberikan tempat kepada mereka dan siapa saja yang membutuhkan.

    “Semua orang di dunia, dimana saja, senantiasa sedang mencari tempat. Baik itu tempat bekerja, tempat buka usaha, tempat untuk berkarya, berkreasi bahkan tempat berteduh termasuk untuk tidur dan beristirahat, seperti yang dialami saudara saudara kita di Sumatera yang sedang dilanda bencana” ujar RD Agus.

    Perayaan Natal tahun ini bagi umat Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha Kudus Pagesangan Surabaya terasa istimewa, karena gereja baru saja selesai melakukan renovasi total di usianya yang ke-25 tahun.

    Cuaca kota Surabaya yang cerah juga mendukung perayaan Natal tahun ini, sehingga suasana Misa Kudus yang sederhana menjadi cukup meriah dengan banyaknya umat yang datang.

    Saat ditemui awak media, panitia mengatakan saat Misa Vigili 1 umat yang mengikuti misa ada sebanyak 1.970 orang, sedangkan saat Misa Vigili 2 dihadiri oleh umat sebanyak 880 orang.

    Umat Katolik akan melanjutkan perayaan Natal dengan Misa Natal pada 25 Desember, yang merupakan Misa sukacita dan biasanya sebagian besar dihadiri oleh anak-anak dan keluarga. (Houget**)

  • Uncategorized

    Natal 2025, Terapis Totok Saraf Surabaya Dodo Serukan Hidup Sehat Lewat Kasih dan Kepedulian

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Kamis, 25 Desember 2025, Perayaan Natal 2025 menjadi momentum reflektif yang penuh makna, tidak hanya dalam dimensi spiritual, tetapi juga kesehatan dan kemanusiaan.

    Dodo, terapis Totok Saraf Anatomi Surabaya sekaligus jurnalis Warta Pena Satu Jatim, menyampaikan ucapan Merry Christmas & Happy New Year kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak publik memaknai Natal sebagai momen pemulihan jiwa, tubuh, dan relasi sosial.

    Dalam keterangannya, Dodo menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan waktu yang tepat untuk menghentikan sejenak rutinitas, menurunkan ketegangan mental, serta mengaktifkan kembali nilai kasih sayang yang berdampak langsung pada kesehatan saraf dan keseimbangan tubuh.

    “Dalam dunia terapi saraf, ketenangan batin, rasa syukur, dan kasih adalah fondasi pemulihan. Natal mengajarkan itu,” ujar Dodo.

    Ia menjelaskan bahwa stres berkepanjangan, emosi terpendam, dan konflik batin terbukti memperberat gangguan saraf, tekanan darah, asam lambung, hingga pemulihan pasca stroke.

    Karena itu, semangat Natal dinilai sejalan dengan prinsip dasar terapi totok saraf anatomi: mengembalikan harmoni sistem saraf melalui ketenangan pikiran dan sentuhan yang tepat.

    Dodo juga mengajak masyarakat menjadikan momen Natal dan pergantian tahun sebagai waktu refleksi kesehatan—baik fisik maupun mental—serta meningkatkan kepedulian sosial, empati, dan toleransi di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

    “Semoga dunia ini selalu dipenuhi dengan kehangatan dan cinta Natal, karena dari sanalah kesehatan dan kedamaian berawal,” tambahnya.

    Menutup pesannya, Dodo menyampaikan harapan agar Tahun Baru yang akan datang membawa energi baru, kesehatan yang lebih baik, keseimbangan hidup, serta kekuatan batin bagi seluruh masyarakat.

    Ia berharap tahun mendatang menjadi langkah nyata menuju kehidupan yang lebih sehat, sadar tubuh, dan penuh kepedulian antar sesama. (Dodo)**

  • Daerah

    Poktan Mlajah Timur Kecamatan Bangkalan Apresiasi Program Bantuan Sapi Dari Pemerintah

    WARTAPENASATUJATIM | BangkalanKelompok Tani (Poktan) Kelurahan Mlajah Timur Kecamatan Bangkalan apresiasi bantuan sapi yang diberikan pemerintah melalui program aspirasi Pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan dan dimonitoring oleh dinas peternakan Kabupaten Bangkalan.

    Program bantuan sapi tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan para petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani melalui sektor peternakan.

    Ghoffar Ketua Poktan Mlajah Timur mengaku, Bantuan yang diterima berupa pengadaan kandang dan 6 ekor sapi jenis lokal,” Saya mendapatkan bantuan pengadaan kandang dan 6 ekor sapi, 3 ekor betina dan 3 ekor jantan,

    “Semua sapi sudah sesuai spesifikasi yaitu, usia minimal 12 bulan hingga 24 bulan, jantan maupun betina
    Tinggi Badan (TB) minimal 120 Cm. Panjang Badan (PB) 122.CM Jantan maupun betina , LIngkar Badan (LB)130 cm. Betina maupun jantan ,” jelasnya, Kamis,25/12/2025.

    Diapun menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih atas bantuan sapi yang telah diberikan oleh pemerintah melalui anggota DPRD Bangkalan kepada Poktan Mlajah Timur

    “Alhmdulillah dengan adanya bantuan sapi ini kami sebagai petani juga bisa beternak, untuk menambah kegiatan dan penghasilan para petani yang tergabung di Poktan Mlajah Timur ini,Kami juga mengucapakan terimakasih kepada pemerintah dan dinas peternakan Bangkalan, khususnya kepada DPRD Bangkalan yang telah berkenan memberikan bantuan kandang dan sapi kepada kami,” ungkap nya.

    Selain itu Ghoffar berharap, Dengan adanya bantuan sapi ini, dirinya sebagai ketua Poktan Mlajah Timur berharap dapat membudidayakan dan meningkatkan produktifitas sapi di wilayah Madura, khususnya daerah Kabupaten Bangkalan,

    “Kami juga berharap kepada pihak dinas peternakan kabupaten Bangkalan selain memberikan bantuan sapi ini, juga berkenan memberikan bantuan, obat obatan maupun pakan dan bibit rumput untuk kebutuhan sapi ternak ini.” tutupnya. (Azis)***

  • Seni dan Budaya

    Samuel Teguh Santoso Ajak Masyarakat Menebar Kasih dan Menjaga Persaudaraan di Momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    WARTAPENASATUJATIM – Surabaya, Kamis, 25 Desember 2025 –
    Perayaan Natal 2025 menjadi momentum reflektif yang sarat makna bagi Samuel Teguh Santoso, S.H., M.H., M.Psi., M.M. Dalam suasana penuh sukacita dan harapan, ia menyampaikan ucapan Merry Christmas & Happy New Year kepada seluruh lapisan masyarakat, seraya mengajak publik menjadikan Natal sebagai ruang memperkuat nilai kemanusiaan dan persaudaraan.

    Melalui pesannya, Samuel Teguh Santoso menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga pengingat universal akan pentingnya cinta kasih, kedamaian, dan kehangatan dalam kehidupan bersama.

    Ia berharap semangat Natal mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, mempererat toleransi, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

    “Semoga dunia ini selalu dipenuhi dengan kehangatan dan cinta Natal,” ujar Samuel Teguh Santoso.

    Ungkapan tersebut mencerminkan harapan agar nilai-nilai kasih yang lahir dari perayaan Natal dapat terus hidup dan menjadi fondasi dalam membangun relasi yang harmonis antar sesama.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Natal dan pergantian tahun sebagai waktu untuk merefleksikan perjalanan hidup, memperbaiki diri, serta menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.

    Menutup pesannya, Samuel Teguh Santoso menyampaikan doa dan harapan agar Tahun Baru yang akan datang membawa semangat baru, kesehatan, kebahagiaan, serta kedamaian bagi seluruh umat manusia.

    Ia berharap tahun yang baru dapat menjadi lembaran optimisme untuk membangun masa depan yang lebih baik, adil, dan penuh harapan. (Bgn)***

Wartapenasatu.com @2025