• Daerah,  hukum,  Opini,  SOSIAL

    Lawan Premanisme Galian! Warga Pagintungan Seret Oknum Arogan ke Jalur Hukum, Bukti Laporan Resmi Dikantongi”

    Wartapena Satu. Com- Banten

    Kepedulian terhadap Kelestarian Alam  & Sadar Lingkungan  Bersama Masyarakat Kabupaten Serang,Sebagai Warga Desa Pagintungan terhadap aktivitas galian yang dinilai arogan kini mencapai titik balik. Tidak lagi sekadar protes di lapangan, warga didampingi LSM NIL (Nusantara Indah Lingkungan) resmi menempuh jalur hukum dengan melaporkan oknum pengusaha ke Polres Kabupaten Serang, Senin (02/02).

    Langkah berani ini dipicu oleh dugaan intimidasi menggunakan senjata tajam dan perusakan fasilitas Masyarakat yang dilakukan secara terang-terangan. Bukti tanda terima laporan kepolisian kini menjadi “senjata utama” warga untuk menuntut keadilan.

    “ Hukum Harus Tegak, Bukan Milik Siapa yang Kuat Modal”

    Ketua Umum LSM NIL (Nusantara Indah Lingkungan) Michael, yang mengawal langsung pelaporan tersebut, menegaskan bahwa dokumen laporan yang mereka terima adalah bukti bahwa masyarakat tidak bisa diintimidasi oleh cara-cara premanisme.

    “Hari ini kami bicara dengan fakta dan data. Laporan resmi sudah masuk, bukti perusakan portal hingga saksi mata atas ancaman senjata tajam sudah kami serahkan. Ini adalah pesan keras bagi siapa pun yang ingin merusak kondusifitas desa dengan cara-cara anarkis,” tegas Michael dengan nada bicara lugas di depan Mapolres Serang.

    Etika yang Terluka dan Harapan pada Aparat dan Aparatur Pemerintah Setempat Sebagai APH (Aparatur Penegak Hukum).

    Kekecewaan warga memuncak karena pihak pengusaha dinilai tidak hanya melanggar perizinan, tetapi juga mengabaikan adab bertamu. Masuknya alat berat tanpa izin dan sikap menantang oknum di lapangan menjadi pemicu utama kemarahan warga.

    “Kami menuntut hukum tegak secara transparan. Jangan sampai ada keberpihakan kepada pemilik modal sementara rasa aman warga dikorbankan,” tambah salah satu perwakilan masyarakat.

    Situasi Terkini: Warga Tetap Siaga…

    Pantauan di lokasi menunjukkan situasi Desa Pagintungan masih dalam status siaga. Warga sepakat satu komando untuk terus mengawal kasus ini hingga aktivitas galian benar-benar berhenti total dan keamanan desa kembali pulih seperti sediakala. Mereka kini menunggu respons cepat dari Polres Serang dan ketegasan Pemerintah Kabupaten Serang dalam melakukan penindakan sesuai Perda yang berlaku.tutur ketua umum LSM NIL ” Michael”

  • Bencana,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kepolisian,  Nasional,  Opini,  SOSIAL

    Maraknya Tambang Masyarakat Dipagintungan & LSM NIL Mempertanyakan APH Setempat & Desak Bupati Kabupaten Serang

    Wartapena Satu. Com-Banten

    Satu Komando!” Kolaborasi RW, Tokoh Masyarakat, dan LSM NIL Lawan Arogansi Pengusaha di Pagintungan
    JAWILAN – Aliansi kuat terbentuk di Desa Pagintungan. Kecewa karena wilayahnya “diinjak-injak” oleh oknum pengusaha galian yang bertindak layaknya koboi, Ketua RW 05 Benisial “U”, tokoh masyarakat berinisial “R”.

    Bersama Ketua Umum LSM NIL Michael, resmi menyatakan satu suara: Hentikan aktivitas galian atau hadapi perlawanan hukum dan massa!

    Luka Hati Sang Ketua RW: “Hormati Kami Sebagai Tuan Rumah!”
    Ketua RW 05, Unara, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Baginya, persoalan ini bukan sekadar urusan tanah, tapi soal harga diri dan etika bertetangga yang dilanggar secara kasar oleh pihak perusahaan.
    “Harapan kami sederhana, datanglah dengan adab. Sampaikan salam, minimal ‘Assalamu’alaikum’. Jangan tiba-tiba alat berat masuk tanpa kabar, seolah kami ini tidak ada,” ujar Unara dengan nada getir. Baginya, aksi perusahaan yang “tak beri salam” namun justru “beri ancaman sajam” adalah luka mendalam bagi warga Cikasantren.
    Tokoh R: “Camat Saja Dilecehkan, Apalagi Warga Kecil?”
    Senada dengan Unara, tokoh masyarakat berinisial R menyoroti mangkirnya pihak PT. AUM dan PT. Halal Tayib dari undangan mediasi Camat Jawilan sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi negara.
    “Camat adalah simbol pemerintah di sini. Jika undangan beliau saja dianggap angin lalu, itu adalah puncak kesombongan pengusaha. Mereka lebih memilih mengayunkan golok ke portal warga daripada duduk bersama di meja musyawarah. Inilah yang memicu bentrok!” tegas “R” dengan geram.
    Michael (LSM NIL): “Lampu Merah” Untuk Pengusaha, Seret ke Bupati
    Melihat kondisi yang semakin memanas, Ketua Umum LSM NIL, Michael, langsung mengambil langkah “skakmat”. Ia memastikan bahwa air mata dan keresahan warga tidak akan sia-sia karena kini kasus tersebut telah mendarat di meja Bupati Serang.
    “RW Unara bicara soal adab, Tokoh Berinial “R” bicara soal harga diri wilayah, dan saya bicara soal hukum. Kami sudah bersurat resmi ke Bupati dan mendesak Satpol PP selaku penegak Perda untuk segera bertindak. Tidak ada tempat bagi pengusaha yang memelihara premanisme di Kabupaten Serang!” terangnya.
    Michael menambahkan bahwa bukti video perusakan portal oleh oknum berpedang kini menjadi senjata utama mereka di kepolisian. “Kami tidak main-main. Ini adalah ‘Lampu Merah’ bagi pengusaha tersebut. Berhenti sekarang, atau hukum yang akan menghentikan kalian secara paksa,” tutup Michael dalam orasi singkatnya di hadapan warga.

    Satu Suara, Satu Tujuan
    Kini, warga Pagintungan berada dalam satu komando. Mereka menuntut penghentian permanen aktivitas galian hingga seluruh proses perizinan transparan dan sengketa lahan diselesaikan tanpa intimidasi. Suasana di lapangan masih siaga, menunggu taji pemerintah daerah untuk segera melakukan penyegelan.

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Nasional,  Politik,  SOSIAL

    Dukungan Ketua Umum FRIC DPP (Dewan Pimpinan Pusat), Terhadap Sikap Tegas Kapolri

    Wartapena satu. Com -Banten

    Ketua Umum FRIC Dewan Pimpinan Pusat (DPP), H. Dian Surahman, menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang secara jelas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian.

    Menurut H. Dian Surahman, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam sistem ketatanegaraan saat ini merupakan bentuk ideal dalam menjaga independensi, profesionalitas, serta efektivitas tugas-tugas kepolisian sebagai alat negara dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

    “FRIC DPP memandang bahwa pernyataan Kapolri merupakan sikap kenegarawanan yang patut diapresiasi dan didukung sepenuhnya. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden adalah bentuk penguatan institusi, bukan hanya bagi Polri itu sendiri, tetapi juga bagi negara dan kepala negara,” ujar H. Dian Surahman dalam pernyataan resminya di Jakarta.

    Ia menegaskan, wacana penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan, memperpanjang rantai komando, serta membuka ruang konflik kepentingan yang justru dapat melemahkan fungsi strategis Polri dalam merespons dinamika keamanan nasional secara cepat, tepat, dan profesional.

    Lebih lanjut, Ketua Umum FRIC DPP menilai kekhawatiran Kapolri terkait potensi munculnya “matahari kembar” apabila Polri berada di bawah kementerian merupakan pandangan yang realistis dan berdasar. Hal tersebut, menurutnya, tidak hanya berdampak pada institusi Polri, tetapi juga dapat mengganggu efektivitas kepemimpinan Presiden dalam pengambilan keputusan strategis, khususnya di bidang keamanan dan penegakan hukum.

    “Pernyataan Kapolri yang dengan tegas menolak jabatan menteri kepolisian, bahkan lebih memilih menjadi petani, menunjukkan integritas, ketulusan, dan komitmen beliau dalam menjaga marwah serta independensi institusi Polri. Ini adalah teladan kepemimpinan yang harus dihormati,” tambahnya.

    FRIC DPP juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh nasional, serta pemangku kepentingan untuk melihat persoalan ini secara objektif dan konstitusional, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip negara hukum dan supremasi sipil, tanpa harus melemahkan institusi penegak hukum yang menjadi pilar utama stabilitas nasional.

    Di akhir pernyataannya, H. Dian Surahman menegaskan bahwa FRIC DPP akan terus berdiri bersama Polri dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung kebijakan-kebijakan Polri yang berorientasi pada profesionalitas, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat.

    “FRIC DPP mendukung penuh keputusan dan sikap Kapolri. Polri harus tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia demi kepentingan bangsa dan negara,” tutup H. Dian Surahman.

  • Artikel,  Daerah,  Opini,  Politik

    ‎Adi Humaidi Ketua Terpilih Karang Taruna Kecamatan Curug Di Lantik

     

    Wartapena Satu.com TNG-Banten

    Gedung Serba Guna Kecamatan Curug menjadi Saksi Pelantikan Adi Humaidi  (Boncu), Ketua Terpilih Karang Taruna Kecamatan Curug,  Periode 2026 – 2031  Jum’at 9 Januari 2026.

    Pelantikan   dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang Abdul Kodir,  Forum Komunikasi Kecamatan Curug, Kepala Desa Dan Tokoh masyarakat serta unsur kepemudaan lainnya.

    Dalam sambutannya, Camat Curug Arif Rachman Hakim menyampaikan selamat dan Sukses kepada kepengurusan Karang Taruna yang baru diharapkan, Dan dapat terus memperkuat mitra strategis pemerintah dalam program kepemudaan dan sosial.

    “Saya yakin dibawah komando Adi Humaidi (Boncu) , Karang Taruna Curug bisa menjadi motor penggerak kegiatan positif, kreatif, dan inovatif bagi pemuda di kecamatan. Serta  Membangun sinergi dan kolaborasi yang erat dengan pemerintah dan masyarakat untuk program nyata,” ujar Arif.

    Setelah dilantik sebagai Ketua Adi Humaidi  menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk bersinergi dan menghasilkan program konkret.

    Pemuda yang kerap disapa Bonchu ini menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Karang Taruna Kecamatan Curug yang lebih progresif, partisipatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

    “Pemuda harus menjadi lokomotif perubahan. Melalui Karang Taruna, kita bergerak bersama untuk menciptakan kemajuan sosial dan peluang bagi generasi muda,” ungkapnya.

    Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang  sekaligus Anggota DPRD Abdul Kodir dalam sambutannya juga mengatakan, Karang Taruna Kecamatan Curug merupakan kemasan yang sangat baik mulai dari Formasinya, saya berharap karang Taruna ini memiliki energi yang baru. Memperkuat peran sebagai jembatan antara pemerintah dan warga, serta menjadi ujung tombak pemberdayaan sosial.

    “Saya yakin dengan Formasi yang baik, Karang Taruna mampu menjadi partner yang baik bagi pemerintah Kecamatan Curug. Untuk fokus pada program konkret yang berdampak langsung ke masyarakat,”ucap Abdul Kodir.

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Kecamatan Pagedangan Tuan Rumah MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang

    Wartapena Satu. Com /TNG-Banten

    Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang resmi digelar di Kecamatan Pagedangan pada tanggal 8 sampai dengan 13 Januari 2026.

    Dalam sambutannya, Camat Pagedangan Daniel Ramdani S.Sos., M.SI, menyampaikan terlebih dahulu ucapan terimakasih dan selamat datang kepada para tamu undangan serta para kafilah dari 29 kecamatan guna mengikuti kegiatan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2026 yang diselenggarakan di kecamatan tersebut.

    Menurut Daniel Ramdani, MTQ ini merupakan sebuah kehormatan, kebanggaan dan amanah besar bagi Kecamatan Pagedangan yang telah di percaya oleh Bupati Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-56.

    “Kepercayaan ini tentu tidak kami maknai hanya sebagai seremonial semata, tetapi sebagian bentuk tanggungjawab moral dan sosial untuk memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang aman, nyaman, religius serta penuh semangat ukhuwah islamiyah bagi seluruh peserta dan tamu undangan,” ungkap Daniel Ramdani saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan MTQ Ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang, berlokasi di wilayah Kecamatan Pagedangan Kamis, (8/1/26) malam.

    Lebih lanjut, kata Daniel Ramdani, sebagai wilayah yang berkembang Kecamatan Pagedangan juga merupakan bagian integral dari dinamika pembangunan di Kabupaten Tangerang.

    “Ditengah pesatnya pertumbuhan ekonomi, urbanisasi dan kemajuan teknologi kegiatan MTQ ini menjadi kekuatan bagi kita semua, bahwa pembangunan fisik harus seimbang dengan pembangunan mental dan spiritual,” ucapnya.

    Daniel Ramdani meyakini bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai yang mampu menjadi penuntun dalam mengahadapi berbagi tantangan zaman.

    “Oleh karena itu pelaksana MTQ di kecamatan pagedangan ini kami harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius masyarakat, mempererat persatuan antara warga serta menanamkan nilai-nilai kebijaksanaan,” tegas Daniel Ramdani.

    Dirinya pun menegaskan, bahwa kecamatan Pagedangan telah berupaya semaksimal mungkin dalam mempersiapkan sarana, prasarana serta berbagai kebutuhan pendukung demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-56.

    “Namun demikian kami juga menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaannya tentu masih terdapat keterbatasan dan kekurangan, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan, pelayanan maupun fasilitas yang kami sediakan masih belum sepenuhnya memenuhi harapan semua pihak. Kami berharap kekurangan tersebut tidak mengurangi kekhidmatan, semangat dan tujuan mulya dari kegiatan MTQ ini,” tandasnya.

    Ditempat yang sama, saat diwawancarai wartawan, Sekretaris Kecamatan Pagedangan Moch. Farly Gusriadi, S.STP., M.Si. menambahkan, bawah kegiatan keagamaan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus syiar Islam untuk mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

    Tidak hanya itu, kata Farly Gusriadi, MTQ juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antar kafilah dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

    “Semoga MTQ ke 56  kecamatan pagedangan mampu menjadi tuan rumah yang baik, untuk melayani para kafilah-kafilah MTQ di seluruh wilayah kabupaten tangerang,” tutupnya.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  perkebunan,  Tumbuhan

    Panen Raya Jagung DiDesa Bunar, Sinergi POLRI Dan Masyarakat

    Wartapena satu. Com TNG-Banten

    Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Bunar, Sinergi Polri dan Masyarakat Semakin Nyata

    Kabupaten Tangerang — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kerja nyata di tingkat desa. Salah satunya tampak dalam kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar bersama Polsek Balaraja dan Polresta Tangerang di Kejaroan 3, Kampung Bojong Pinang RT 06/03, Desa Bunar, pada Kamis.

    Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara aparat pemerintah, kepolisian, TNI, serta masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukamulya Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, Kapolsek Balaraja Kompol Tedy Heru Murtianto, S.T., S.H. beserta jajaran, Kepala BPP Sukamulya dan jajaran, Sekretaris Desa Bunar A. Nurul Fahrurroji, S.Kom mewakili Kepala Desa Bunar, Aipda Mad Yasin selaku Bhabinkamtibmas, Babinsa Balaraja, serta lapisan masyarakat Kejaroan 3 Desa Bunar.

     

    Dalam sambutannya, Kapolsek Balaraja Kompol Tedy Heru Murtianto menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    “Kami dari Polsek Balaraja hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemandirian pangan masyarakat. Panen jagung ini adalah bukti bahwa sinergi antara Polri dan warga mampu menghasilkan manfaat nyata,” ujarnya.

    Kompol Tedy juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang dinilai memuaskan. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras petani, dukungan pemerintah, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

    Sementara itu, Camat Sukamulya Khalid Mawardi menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan wilayah.

    “Ketika desa kuat dalam pangan, maka daerah akan kokoh. Panen raya ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber kekuatan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” jelasnya.

    Di sisi lain, Sekretaris Desa Bunar A. Nurul Fahrurroji, yang mewakili Kepala Desa Bunar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan dari Polsek Balaraja serta seluruh pihak yang terlibat.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kegiatan ini memberi semangat baru bagi warga Desa Bunar untuk terus mengelola lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

    Panen raya jagung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

    Semoga melalui kegiatan seperti ini, ketahanan pangan desa semakin kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta Desa Bunar menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi demi masa depan yang mandiri dan berdaya saing.

  • Artikel,  Daerah,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Dinas Pertanian & Pengelola (Pihak ke-3) Jelaskan Progres Lahan Ketapang Di tigaraksa

    Wartapena Satu -TNG/Banten

    Informasi yang berkembang mengenai pengelolaan lahan ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, mendapat penjelasan dari berbagai pihak terkait. Di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang dan pihak pengelola lahan.

    Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi di lapangan sekaligus meluruskan persepsi negatif yang beredar di ruang publik.

    Kabid Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian DPKP Kabupaten Tangerang Bambang Purnama menyebut, kondisi lahan jagung di lokasi itu tidak gagal panen dan masih on progres Kata Bambang, namun faktor cuaca ekstrem serta karakteristik tanah menjadi beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman itu merupakan hal yg alami dalam proses pertanian.

    “Setiap tahapan penanaman harus selektif. Namun perlu kami sampaikan, pengolahan lahan sudah dilakukan secara maksimal dan sistematis dengan memperhatikan karakteristik unsur dari tanah nya sendiri,” ujar Bambang, Rabu (31/12/2025).

    Penilaian senada disampaikan Staf Bidang Sarana Pertanian DPKP Kabupaten Tangerang, Sjahrir. Dia menegaskan

    “Dalam praktik pertanian, untuk mencapai hasil panen 100 persen tanpa kendala itu sangat jarang. Faktor cuaca ekstrem seperti sekarang ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman,” ucapnya.

    Sedangkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Riswan Nurjaman menilai, pemberitaan yang menyebut lahan itu terbengkalai tidak menggambarkan kondisi faktual di lapangan. Dia menyebut, dalam dunia pertanian.

    “Terlebih pada lahan dengan kondisi cuaca ekstrem. Tetapi apa yang terjadi di sini jauh dari gambaran gagal panen bahkan lahan tersebut diurus dengan baik oleh pihak ke 3 yg berpengalaman di bidang pertanian,” kata Riswan.

    Sementara dari sisi pengelola, Direktur Utama PT MSD Corpora Made Suardika Dwipayana menjelaskan, kondisi lahan yang masih ditumbuhi rumput liar bukan merupakan bentuk pembiaran. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan tanah agar dapat menjaga struktur lahan, saat musim hujan.

    “Rumput sengaja kami pertahankan untuk menahan struktur tanah agar tidak mudah tergerus air hujan. Setelah panen, vegetasi itu akan diolah kembali menggunakan dekomposer untuk dijadikan pupuk alami,” ujar Made.

    Made menambahkan, rumput di sekitar tanaman juga nanti nya dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh peternak binaan di sekitar lokasi. Dia menegaskan, seluruh tahapan, mulai dari land clearing, penanaman bibit pada Oktober, hingga pemeliharaan rutin, telah dilakukan secara terencana. Baik sistem pemupukan, yg menyesuaikan dengan karakteristik tanah dan cuaca

    “Dengan pola tanam bertahap, panen diharapkan dapat berlangsung secara berkala,” kata dia.

    Kemudian dijelaskan dalam semua aktifitas proses kegiatan dari awal penanaman. Pemupukan. Sampai dengan pemeliharaan semua nya di biayai oleh kita selaku pihak ke 3 yg telah bekerjsama dengan polri dan melibatkan masyarakat desa tersebut.

    Di bagian terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan, sebagian lahan jagung di lokasi itu telah memasuki fase panen. Direncanakan dipanen akan dilakukan pada Januari mendatang. Ia menegaskan, penanaman dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari skema jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Dengan adanya penjelasan dari berbagai pihak ini, informasi yang beredar terkait kondisi lahan ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang dinilai tidak menggambarkan realitas dan proses yang sedang berjalan.

    Meski demikian, seluruh pihak mengapresiasi kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program. Ini juga menjadi momentum untuk bersama membangun kolaborasi demi mewujudkan program sesuai dengan harapan.

    Setiap masukan dan perhatian publik akan dijadikan bahan evaluasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan lebih baik, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Daerah,  Nasional

    RAKERCAM DPK KNPI Curug Gelar Musyawarah di Wisma Kemnaker Ciloto Cianjur

    CIANJUR, Desember 2025– Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Curug menggelar Rapat Kerja Kecamatan (RAKERCAM) pada tanggal 6 dan 7 Desember 2025 di Wisma Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Diciloto, Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan yang diketuai Bung Ahmadi, S.Sos, bertujuan menyusun program kerja dan strategi sinergi untuk meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan dikecamatan curug.

    Acara yang dihadiri pengurus DPK KNPI Curug dan tokoh masyarakat itu menghadirkan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Tangerang, Bung Yusuf Basnar, beserta jajarannya. Basnar dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh DPD KNPI Kabupaten Tangerang terhadap upaya DPK KNPI Curug. Dia mengajak pemuda untuk lebih aktif terlibat dalam program pemerintah dan memberikan kontribusi nyata untuk  perubahan di masyarakat.

    Selain itu, Pemerintah kecamatan Curug Arif Rachman Hakim, S.STP., M.Si, selaku camat curug juga turut serta hadir dan memberikan sambutan. Beliau menyambut baik pelaksanaan RAKERCAM yang dianggap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemuda. “Kami harapkan KNPI Curug dapat menjadi motor penggerak pemuda untuk mewujudkan kecamatan yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

    Pada diskusi intensif selama dua hari, peserta membahas berbagai topik penting, antara lain pengembangan potensi pemuda, serta peran aktif pemuda dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut juga terdapat Edukasi dan Game yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan antar pengurus KNPI Curug.

    Kegiatan RAKERCAM diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi DPK KNPI kecamatan Curug. Bung Ahmadi, S.Sos, menyampaikan harapan agar hasil musyawarah dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecamatan Curug. “Kita harus bekerja sama dengan sungguh-sungguh untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi pemuda dan masyarakat,” tegasnya.

  • Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL

    Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar

    Warta Pena Satu. Com-Banten          KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

    Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.

    Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.

    Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.

    Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.

    Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.

    Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.

    Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.

    Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.

    “Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.

    Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.

    Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.

    “Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.

     

     

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pelantikan & Pengukuhan KATAR Desa Rancagong Masa Bakti 2025-2030

    Warta Pena Satu. Com- Banten

    Pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Desa Rancagong masa bakti 2025-2030 yang Diketuai Badru Salam, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi pemuda di desa tersebut. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini bertujuan untuk menempatkan pimpinan baru yang telah melalui proses seleksi ketat, serta memastikan kesinambungan program-program yang telah direncanakan sesuai dengan pedoman nasional Karang Taruna. Standar Kompas sendiri menjadi landasan utama dalam menyusun struktur organisasi, program kerja, dan tata cara pelaksanaan, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Sebelum pelantikan, panitia penyelenggara telah melakukan serangkaian persiapan yang matang, mulai dari penentuan jadwal, penyiapan tempat, undangan tamu undangan, hingga persiapan materi yang dibutuhkan. Tamu undangan yang hadir meliputi kepala desa, tokoh masyarakat, pemimpin lembaga kemasyarakatan lainnya, serta orang tua anggota Karang Taruna. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai penopang dan pendukung bagi keberhasilan masa bakti baru yang akan datang.

    Proses pelantikan dimulai dengan upacara pembukaan yang diisi dengan bacaan doa dan sambutan dari kepala desa, yang menyampaikan harapan dan dukungan penuh kepada pimpinan dan anggota Karang Taruna masa depan. Selanjutnya, ketua pelaksana acara menyampaikan laporan tentang proses seleksi pimpinan, yang menekankan keseriusan dan keadilan dalam menentukan calon pengurus. Setelah itu, dilangsungkan proses pelantikan secara resmi, di mana setiap pengurus diberikan bendera, cap, atau tanda pengenal sebagai tanda penyerahan wewenang.

    Tahap pengukuhan menjadi bagian yang paling dinamis dalam acara, di mana pimpinan baru menyampaikan visi, misi, dan program kerja masa bakti 2025-2030 yang disusun sesuai dengan standar Kompas. Program-program yang diajukan mencakup berbagai bidang, seperti pengembangan sumber daya manusia pemuda, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, kebudayaan, dan ketahanan desa. Setiap program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat Desa Rancagong dan kemampuan organisasi untuk melaksanakannya.

    Dalam masa bakti ini memberikan pedoman yang jelas tentang tata kelola organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, sistem pertemuan, pelaporan, hingga akuntabilitas keuangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Karang Taruna Desa Rancagong sebagai organisasi yang terstruktur, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Pimpinan baru juga berkomitmen untuk melakukan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugasnya.

    Selama acara pelantikan dan pengukuhan, anggota Karang Taruna menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan yang tinggi. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dan menunjukkan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Acara juga diisi dengan hiburan yang disajikan oleh anggota sendiri, seperti tarian tradisional, lagu pemuda, dan teater ringan yang mengangkat tema tentang peran pemuda dalam masyarakat.

    Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piagam pengukuhan kepada pimpinan Karang Taruna masa bakti 2025-2030 dan sambutan penutup dari tokoh masyarakat yang mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang telah direncanakan. Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya akhir dari satu periode, melainkan juga awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi Karang Taruna Desa Rancagong, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa sesuai dengan Pengharapan kedepannya.

     

Wartapenasatu.com @2025