Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tetapkan Empat Remaja Tersangka Tawuran di Jalan Kalilom Lor
WARTAPENASATUJATIM | Tanjung Perak – Tawuran dua kelompok remaja di Jalan Kalilom Lor, Surabaya, terus diselidiki Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hasilnya empat remaja ditetapkan sebagai tersangka. Dua di antaranya masih di bawah umur, dua remaja dewasa diketahui membawa molotov dan melemparkannya ke lokasi.
Keempat remaja ini, MFM, 19, warga Jalan Sukodono, Surabaya, MIA, 18, warga Jalan Indrapura Jaya, Surabaya, sementara dua Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) MRW, 14, warga Tuban, dan AS, 16, warga Pabean Cantikan, Surabaya.
“Dua tersangka dewasa terbukti membawa molotov saat tawuran. Sementara dua ABH diduga membawa sajam saat itu. Mereka dari kelompok geng Allstar,” kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Selasa (16/9).
Ia mengungkapkan, kejadian tawuran di Jalan Kalilom Lor, Surabaya, Senin (8/9/2025) malam itu terekam oleh ponsel warga. Dua kelompok remaja saling serang tidak hanya menggunakan sajam, namun juga ada lemparan bom molotov.
Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung menyelidiki dan akhirnya menemukan empat tersangka ini. MRW diamankan di rumahnya dengan barang bukti celurit. Begitu juga dengan tersangka AS. “Keduanya ABH dan saat kejadian terekam membawa sajam,” tuturnya.
Setelah menangkap dua tersangka ini, polisi mengembangkan lagi dan menangkap dua tersangka dewasa MFM dan MIA. Keduanya ditangkap melemparkan molotov di lokasi Jalan Kalilom Lor III, Surabaya.
“Dua tersangka ini melempar molotov di lokasi. Kami amankan pecahan botol molotov di lokasi. Saat ini masih kami kembangkan lagi,” katanya.
Keempat tersangka ini dijerat pasal 2 ayat (1) Undang – undang Darurat No. 12 tahun 1951 dan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 187 bis ayat 1 KUHP dan atau Pasal 187 ter KUHP.***(Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Kapolres Nganjuk Berangkatkan Anggota Umroh sebagai Bentuk Reward
WARTAPENASATUJATIM | NGANJUK – Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., memberikan reward berupa hadiah perjalanan umroh ke Tanah Suci Mekkah kepada anggota berprestasi. Kali ini, Brigadir Shinta dari Seksi Umum (Sium) Polres Nganjuk terpilih melalui undian dari 128 personel yang dinilai berprestasi di bidang masing-masing. Pengundian dilakukan secara terbuka saat apel jam pimpinan di lapangan apel Polres Nganjuk, Selasa (16/9/2025).
Reward ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel yang telah menunjukkan kinerja terbaik, mulai dari bidang administrasi, harkamtibmas, pengungkapan kasus, hingga inovasi-inovasi lain yang bermanfaat bagi organisasi.
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso dalam amanatnya menyampaikan bahwa pemberian hadiah ini akan dilaksanakan secara rutin setiap dua bulan sekali.

“Penghargaan ini adalah bentuk perhatian pimpinan kepada anggota yang telah berjuang dengan sepenuh hati. Kami berharap ini bisa menjadi motivasi agar seluruh personel semakin bersemangat dalam melaksanakan tugas,” tegas Kapolres.
Selain sebagai bentuk apresiasi, program ini juga diharapkan menumbuhkan suasana kompetitif positif di internal Polres Nganjuk. Dengan begitu, kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat akan semakin meningkat.
Pelaksanaan undian reward umroh ini turut disaksikan Wakapolres Nganjuk, pejabat utama, para Kapolsek jajaran, anggota, hingga ASN Polres Nganjuk, sehingga berlangsung transparan dan penuh kekeluargaan.
Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanudin, S.Sos., menambahkan bahwa sistem undian dipilih agar setiap personel memiliki kesempatan yang sama.
“Semua anggota berprestasi memiliki peluang untuk mendapatkan penghargaan ini. Kami ingin memastikan reward berjalan adil dan bisa dirasakan oleh seluruh personel,” ungkapnya.
Dengan adanya program reward tersebut, diharapkan kinerja Polres Nganjuk terus meningkat dan semangat pengabdian anggota semakin tinggi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Pangdam Brawijaya Tinjau Yonif Teritorial Pembangunan di Bangkalan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Pangdam V/Brawijaya Jawa Timur, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, melakukan peninjauan langsung ke Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo yang berlokasi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (16/9/2025).
Kunjungan itu bertujuan untuk melihat secara dekat kesiapan satuan teritorial dalam mendukung program pembangunan serta pembinaan wilayah di Jawa Timur.

Pangdam mengungkapkan, keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan memiliki peran penting sebagai motor penggerak kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, satuan ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan pembangunan daerah, ketahanan pangan, hingga pembinaan generasi muda,” kata Pangdam.
Yonif TP, kata Mayjen TNI Rudy, harus menjadi satuan yang adaptif, mampu menjawab tantangan zaman, dan menjadi contoh nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

Selain melakukan pengecekan sarana dan prasarana satuan, Pangdam juga berdialog dengan prajurit serta memberikan arahan terkait peningkatan profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian.
Pangdam berharap, prajurit Yonif TP dapat terus menjaga sinergi dengan pemerintah Daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan nasional.** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Literasi Digital Polres Bojonegoro Gandeng Warganet Jaga Kamtibmas
WARTAPENASATUJATIM | BOJONEGORO – Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polres Bojonegoro Polda Jatim menggelar literasi digital yang dan diskusi santai bertajuk Ngobrol Bersama Netizen.
Kegiatan yang berlangsung di Pujasera Mapolres Bojonegoro, Sabtu (13/9/2025) yang lalu itu melibatkan admin media sosial hingga penggiat dunia digital.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK, didampingi Kasi Humas Polres Bojonegoro, AKP Karyoto mengatakan kegiatan literasi digital dan diskusi itu berlangsung hangat dan interaktif.

“Kita membahas berbagai isu terkini yang berkaitan dengan kamtibmas di era digital,” ujar AKBP Afrian, Senin (15/9/25).
Kapolres Bojonegoro menyampaikan apresiasi atas terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Bojonegoro.
Menurutnya, situasi tersebut bukan hanya hasil kerja aparat, tetapi juga buah dari kolaborasi aktif semua elemen masyarakat.
“Ini bukan hanya keberhasilan aparat, tapi keberhasilan kita semua,” ujar AKBP Afrian.
Menurutnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan tentu saja netizen sangat signifikan dalam menjaga ketenangan di tengah masyarakat.
AKBP Afrian menegaskan, warganet memiliki posisi strategis dalam membentuk opini publik, sekaligus menjadi garda depan dalam menangkal informasi hoaks dan provokatif yang marak tersebar di media sosial.
“Para admin dan penggiat media sosial telah menjadi filter pertama dalam menyaring informasi yang beredar,” ujar AKBP Afrian.
Masih menurut AKBP Afrian, para warganet juga ikut berkontribusi meminimalisasi dampak negatif dari konten-konten provokatif dan ajakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.
Kapolres Bojonegoro juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap isu-isu nasional yang tidak relevan dengan kondisi lokal.
Ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan stabilitas yang sudah terbangun bersama.
“Mari kita pertahankan suasana aman dan damai ini. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu nasional yang tidak sesuai dengan realitas di daerah kita,” tegasnya.
Diskusi Ngobrol Bersama Netizen ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara institusi kepolisian dan masyarakat digital.
Selain mempererat komunikasi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi digital dan tanggung jawab bermedia sosial.
Dengan adanya forum seperti ini, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap komunikasi dua arah antara aparat keamanan dan masyarakat terus terjalin secara aktif dan konstruktif, guna mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.**(Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
KODIM 0830 Kota Surabaya Ajak KBT dan Elemen Masyarakat Lakukan Patroli Gabungan, WANI JOGO SUROBOYO
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Masih hangat di ingatan warga Kota Surabaya, pada Jumat siang 30 Agustus 2025 yang lalu ada peristiwa demonstrasi mahasiswa dan ojol di Surabaya yang berakhir ricuh dan terjadi peristiwa pembakaran di beberapa titik kota.
Sayangnya yang menjadi sasaran pembakaran adalah simbol-simbol kepolisian dan beberapa bangunan cagar budaya.
Seperti diketahui selama ini setiap ada demonstrasi di Surabaya tidak pernah sampai terjadi anarkis, sehingga predikat Surabaya sebagai Kota Pahlawan tetap terjaga.

Namun peristiwa demonstrasi terakhir yang menuju anarkis, sangat membekas dan membuat trauma masyarakat Surabaya, hal ini terlihat suasana kota yang mulai sepi setiap harinya, seperti yang disampaikan Arilasmi, seorang Ojol ketika dikonfirmasi oleh awak media.
Melihat fenomena kurang bagus mengenai kondisi Kota Surabaya, Kodim 0830 Kota Surabaya mengambil inisiatif untuk menggiatkan Pam Swakarsa dengan melakukan Patroli Gabungan bersama beberapa elemen masyarakat Surabaya, termasuk KBT seperti ; HIPAKAD dan FKPPI, dengan penanggung jawab Mayor Prasetyo Edi Tunggal SH, selaku perwira pengawas dari jajaran KODIM 0830
Kepada awak media yang menemuinya saat memimpin patroli keamanan di Surabaya untuk kali ke enam, Prasetyo menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.
“Kami melaksanakan dialog humanis, memberikan sosialisasi, dan menghimbau masyarakat agar tidak merasa gundah gulana atau khawatir tinggal di Surabaya,” kata Prasetyo.
Selain menjaga ketentraman warga, patroli ini juga berfungsi untuk meyakinkan investor bahwa Surabaya dan Jawa Timur aman bagi kegiatan usaha.
Perlu diketahui, patroli gabungan ini digelar bersama TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan berbagai instansi terkait. Menurut Prasetyo, sinergi lintas elemen penting untuk mencegah kembali munculnya aksi anarkis seperti yang sempat terjadi di Surabaya.
Prasetyo juga menekankan bahwa Surabaya harus dijaga agar tetap menjadi kota yang aman, tanpa provokasi maupun perusakan terhadap simbol kebangsaan maupun cagar budaya.
Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan patroli gabungan ini melibatkan seluruh Koramil yang ada di Surabaya, bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (termasuk ormas KBT).
Adapun rute patroli itu sendiri menyusuri sejumlah titik, berangkat dari Makodim 0830, menuju area Kota Lama, Jalan Pahlawan, Taman Bungkul, hingga sampai di Gedung DPRD dan Kantor Kejaksaan Tanjung Perak.
Ke depan Prasetyo berharap patroli gabungan ini dilaksanakan di tingkat Koramil hingga menyentuh tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW melalui penguatan poskamling. Disampaikan juga bahwa patroli keamanan ini akan terus dilakukan tanpa batasan waktu sampai situasi kota Surabaya benar benar kondusif.
“Surabaya adalah barometer keamanan nasional, jadi tidak ada kata lain, kita harus sama sama cinta NKRI, cinta Surabaya, cinta Jawa Timur, dan cinta Indonesia,” tukas Prasetyo.
Senada dengan itu Perwakilan organisasi KBT yang ikut mendukung patroli, Agung Wicaksono SE, Ketua DPC HIPAKAD Kota Surabaya menegaskan dan berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan mendukung penuh langkah aparat keamanan.
“Kami dari DPC HIPAKAD Kota Surabaya dihimbau oleh Kodim 0830 Surabaya untuk berpartisipasi ikut patroli keamanan gabungan, jadi kami mendukung kegiatan baik tersebut,” ujarnya.
Agung menambahkan, melalui sinergi antara TNI, KBT, dan masyarakat, diharapkan Surabaya tetap menjadi kota yang damai, aman, dan nyaman. Agung berharap ke depan dengan adanya kegiatan ini menambah rasa kebersamaan dan menciptakan hubungan yang harmonis antar elemen masyarakat. (houget***)
Jurnalis: Teguh Ary
Kodim 0817/Gresik dan Banser Gelar Patroli Bersama, Jaga Keamanan Wilayah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Upaya menciptakan suasana aman dan nyaman di tengah masyarakat terus dilakukan Kodim 0817/Gresik. Bersama Subdenpom Gresik, Subgar Dim 0817/Gresik serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser), jajaran TNI menggelar patroli gabungan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Gresik. Selasa (16/9/2025).

Patroli bersama ini dipimpin langsung oleh Pasiops Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Sumardjiono. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi aparat keamanan dengan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya patroli gabungan ini, kami ingin memastikan warga dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” ujarnya.

Kapten Inf Sumardjiono menambahkan, kegiatan ini tidak sekadar menjaga stabilitas keamanan, namun juga mempererat kebersamaan antara TNI dan ormas. Menurutnya, kolaborasi ini akan terus dilaksanakan secara rutin, baik siang maupun malam, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Harapannya, Kabupaten Gresik selalu berada dalam suasana yang aman, damai, dan harmonis. Warga bisa bekerja, berdagang, maupun beraktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa ada gangguan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, rute patroli dimulai dari Markas Kodim 0817/Gresik, melewati Jalan Pangsut – DPRD Kabupaten Gresik – depan WEP – kawasan industri Petrokimia Gresik – perempatan Kebomas, hingga kembali ke Makodim 0817/Gresik. Para peserta patroli juga diingatkan untuk menjaga faktor keamanan selama perjalanan, dengan pengawalan dari Subdenpom.** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Babinsa Kebomas Aktif Dampingi Petani Desa, Perkuat Program Ketahanan Pangan
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Komitmen TNI dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 0817/07 Kebomas, Serda Marga, yang terjun langsung ke lahan persawahan bersama warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, guna melaksanakan pendampingan Hanpangan (Ketahanan Pangan) sekaligus kegiatan Serapan Gabah (Sergab). Selasa (16/9/2025).
Dalam kegiatan itu, Serda Marga tidak hanya membantu proses panen padi, tetapi juga memberikan dorongan semangat kepada para petani agar tetap konsisten mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan, seperti cuaca dan fluktuasi harga gabah.

“Petani adalah ujung tombak dalam ketahanan pangan. Kami Babinsa hadir untuk memberikan dukungan nyata, baik dalam bentuk tenaga maupun semangat, agar hasil panen bisa maksimal,” ujarnya di sela kegiatan.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa sejalan dengan instruksi TNI AD untuk selalu berada di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung swasembada pangan.
Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan produksi pertanian di Gresik terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kehadiran Babinsa di sawah juga mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka mengaku lebih bersemangat karena ada perhatian langsung.

“Kami merasa lebih terbantu dan termotivasi. Apalagi sekarang hasil panen lumayan bagus, semoga bisa menambah kesejahteraan keluarga kami,” ungkap Supardi petani Desa Kedanyang.
Program ketahanan pangan yang digencarkan TNI ini bukan sekadar membantu petani, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di desa. Kolaborasi yang terjalin diharapkan menjadi pendorong terciptanya kemandirian pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik.**(Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Babinsa Koramil 0829-07/Labang Dampingi BIAS di SDN Sukolilo Timur 1
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, Babinsa Koramil 0829-07/Labang, Sertu Feri dan Sertu Moh Rois, melaksanakan pendampingan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (16/9/25) bertempat di SDN Sukolilo Timur 1, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
Pelaksanaan imunisasi dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Sukolilo dengan sasaran seluruh siswa SDN Sukolilo Timur 1.

Kehadiran Babinsa bertujuan memberikan rasa aman, mendukung kelancaran, sekaligus memotivasi para siswa agar tidak takut saat menerima imunisasi.
Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama tenaga kesehatan berharap dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak sejak dini, sehingga mampu mencegah berbagai penyakit menular.

“Kami mendukung penuh program kesehatan ini, karena generasi sehat adalah modal utama untuk masa depan bangsa,” ujar salah satu Babinsa di sela kegiatan. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Milad ke-19, YBM PLN UIP JBTB Terangi Negeri Lewat Beasiswa GENCAR
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati Milad ke-19, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menyalurkan Beasiswa Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) 2025. Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya dan sekitarnya mendapat apresiasi dalam acara yang digelar di ruang rapat Generator PLN UIP JBTB Surabaya. (15/09/2025)
Para penerima berasal dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Al Fithrah Surabaya, hingga Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Ketua YBM PLN UIP JBTB, Gesmulyadi Qodri, membuka acara sekaligus memberikan motivasi. “Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah dari karyawan PLN melalui zakatnya. Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam akademis, tetapi juga sosial kemasyarakatan melalui pengabdian yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya rasa syukur dan kedisiplinan bagi para penerima manfaat. “PLN menerangi rumah-rumah, kalau GENCAR menerangi hati masyarakat. Semoga kita semua bisa berkarya dan tulus membangun negeri bersama-sama,” tambah Gesmulyadi.
Selain penyerahan beasiswa, acara juga diisi dengan materi kepemimpinan oleh Gina Widiasari, Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan YBM PLN UIP JBTB. Ia menegaskan kepemimpinan harus dimulai dari diri sendiri melalui kemampuan berkomunikasi, mengolah kata, hingga berani menyampaikan pendapat di depan umum.
Mahasiswa pun diajak mempraktikkan keterampilan tersebut dengan memperkenalkan kelebihan diri secara bergantian. Sementara itu, Manajer Amil YBM PLN UIP JBTB, Achmad Fatkhurrozi, turut memaparkan profil YBM PLN, pilar program, dan tata tertib beasiswa. “Harapannya, mahasiswa dapat berkolaborasi mendampingi mustahik menuju visi YBM PLN, yakni memberdayakan mustahik menjadi muzaki,” jelasnya.
Salah satu penerima beasiswa, Ahla, mahasiswi Institut Al Fithrah Surabaya, mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari program GENCAR. “Beasiswa ini sangat membantu, bukan hanya untuk pembayaran UKT, tapi juga mendukung pengalaman saya mengabdi di masyarakat. Semoga bisa istiqomah dalam pengabdian,” ujarnya. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Danrem 084/Bhaskara Jaya Sambut Kedatangan Tim Audit Inspektorat Kodam V/Brawijaya
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 15 September 2025 – Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, didampingi Kepala Staf Korem ( Kasrem ), Para Kasi Korem, serta para Dandim jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya, menyambut kedatangan Tim Audit Inspektorat Kodam V/Brawijaya yang dipimpin oleh Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, S.E. Kunjungan ini berlangsung di Makorem 084/Bhaskara Jaya, Jalan Ahmad Yani No. 1, dalam rangka kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik).
Kunjungan kerja Tim Audit Inspektorat Kodam V/Brawijaya bertujuan untuk memastikan sejauh mana seluruh program dan administrasi di satuan Korem 084/Bhaskara Jaya telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Danrem Brigjen TNI Danny Alkadrie menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Audit dan menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan akuntabilitas satuan.
“Kedatangan Tim Audit Inspektorat Kodam V/Brawijaya sangat penting bagi kami. Hasil audit ini akan menjadi cermin untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran telah berjalan sesuai aturan,” ujar Brigjen TNI Danny.
Ia juga berharap, “Melalui audit ini, kami bisa memperoleh masukan konstruktif serta bimbingan untuk perbaikan di masa mendatang.
Sementara itu, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, S.E. dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Tim Audit dalam meningkatkan akuntabilitas di jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Kehadiran Tim Audit memiliki arti penting dan nilai manfaat besar dalam meningkatkan akuntabilitas satuan. Kami berharap pelaksanaan audit kinerja ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Brigjen TNI Ramli juga mengingatkan, “Apabila ditemukan temuan atau kejanggalan selama audit, hendaknya dijadikan bahan koreksi dan evaluasi serta segera diperbaiki agar menjadi lebih sempurna.” tambahnya.
Kunjungan Tim Audit ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari di jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya. Setelah dari Makorem, tim akan melanjutkan pemeriksaan di Kodim-Kodim. Tim akan berinteraksi dengan berbagai staf dan bagian untuk melakukan verifikasi data dan dokumen terkait program kerja serta anggaran satuan yang telah dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2024 dan tahun berjalan 2025.

Kegiatan Wasrik ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan sumber daya di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kinerja TNI AD secara keseluruhan.(Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan