Artikel

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Hiburan,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    DPD PWOD Jakarta Utara Gelar Bukber di Bakmi Ipin Cemara

    Wartapena Satu, Jakarta, 16 Maret 2026
    Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (DPD PWOD) Jakarta Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) di Bakmi Ipin Cemara, Koja, Jakarta Utara, Senin (16/03/2026)

    Kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar anggota PWOD Jakarta Utara sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

    Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat para anggota berkumpul, berbincang, serta menikmati hidangan berbuka bersama.

    Restoran ini sendiri dikenal sebagai salah satu tempat kuliner bakmi yang cukup populer di kawasan Koja dan telah melayani pelanggan sejak lama dengan berbagai menu bakmi, mie ayam, hingga pangsit.

    Ketua DPD PWOD Jakarta Utara, *Chaerul Syah Hasibuan* menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang makan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas serta memperkuat sinergi antar wartawan yang tergabung dalam PWOD.

    “Melalui kegiatan bukber ini kita berharap kebersamaan dan kekompakan antar anggota semakin kuat, sehingga PWOD Jakarta Utara dapat terus berkontribusi dalam memberikan informasi yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.

    Acara berlangsung dengan penuh keakraban hingga malam hari, diisi dengan diskusi ringan, saling berbagi pengalaman jurnalistik, serta memperkuat komitmen organisasi dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

     

  • Artikel,  Bisnis,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL,  Wisata

    Penampakan Warga Mars Pertama di Bumi! Gala Premiere Pelangi di Mars Jadi Bukti Kekuatan Mimpi Anak Indonesia

    Wartapena Satu,Jakarta, 14 Maret 2026

    Suasana Epicentrum XXI Sabtu ini mendadak berubah menjadi lanskap ala planet merah yang futuristik, lengkap dengan robot-robit penghuni Mars. Film Pelangi di Mars secara resmi telah “mendarat” di Bumi untuk pertama kalinya melalui acara Gala Premiere yang digelar megah nan magis. Acara ini menandai puncak penantian panjang selama lima tahun bagi salah satu karya sinema paling ambisius di Indonesia.

    Dihadiri Filmmaker dan Pemain Film Pelangi di Mars.

    Momen spesial malam ini dihadiri oleh dua “kapten” utama di balik layar, produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava. Turut hadir juga komposer musik Eunike Tanzil dan jajaran bintang utama: Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.

    Tak ketinggalan, para pengisi suara (voice actor) karakter robot seperti Bimo Kusumo (Bimoky), Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya, hingga para body actor di balik gerakan ikonik robot; Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.

    Perayaan Sebelum Mulainya Petualangan Pelangi di Mars.

    Membawa Atmosfer Mars ke Jantung Jakarta Melalui dekorasi ala Planet Mars yang megah, Mahakarya Pictures berhasil menyulap area Epicentrum XXI menjadi ruang imajinasi tanpa batas.

    Para undangan diajak merasakan langsung kekuatan mimpi anak Indonesia melalui visual dan atmosfer yang belum pernah ada sebelumnya dalam Gala Premiere film tanah air.

    Dalam sesi konferensi pers, produser Dendi Reynando tak kuasa menyembunyikan rasa
    bangganya atas pencapaian ini.

    “Setelah perjalanan panjang lebih dari lima tahun yang penuh tantangan, Mahakarya Pictures dengan sangat bangga akhirnya dapat mempersembahkan Pelangi di Mars untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita,” ungkap Dendi.

    Sutradara Upie Guava juga menyampaikan rasa harunya melihat visi yang ia bangun bersama ratusan kru akhirnya terwujud nyata di layar lebar.

    “Saya merasa terharu sekaligus lega. Kerja keras ratusan kru yang memiliki satu visi untuk membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dikonsumsi masyarakat. Saya berharap film ini menjadi pelajaran bahwa kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tidak
    akan pernah sia-sia,” tutur Upie.

    Apresiasi dari Penonton Gala Premiere

    Decak Kagum dan Air Mata Haru Penonton Pasca pemutaran perdana, gelombang apresiasi mengalir deras dari para undangan dan tokoh perfilman yang hadir. Banyak yang tak menyangka sinema Indonesia telah mencapai level teknis dan penceritaan sekelas ini.

    “Jujur saya terharu dan sangat bangga. Ternyata film Indonesia sudah bisa di tahap ini, di skala ini. Titik bersejarah ini ditandai oleh sebuah film anak yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Apresiasi setinggi-tingginya untuk Mas Upie dan tim,” ungkap salah satu penonton yang hadir.

    Segera Tayang untuk Semua Keluarga

    Momen magis di Gala Premiere ini hanyalah awal. Persahabatan Pelangi dan teman-teman robotnya siap menyapa seluruh penonton di bioskop-bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran.

    Jangan lewatkan petualangan lintas planet pertama dari Indonesia!

    Untuk informasi lebih lanjut, ikuti akun media sosial resmi kami di@pelangidimars dan@mahakaryapictures.

     

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Hiburan,  Musik,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL,  Wisata

    Acara Lebaran Ancol Seru Penuh Kejutan; Festival Raya Kemenangan Rangkai Liburanmu Berkesan Tak Terlupakan

    Wartapena Satu.com, Jakarta, 12 Maret 2026

    – PRESS RELEASE No : 006/CS-PR/PJA/III/2026 Ancol Taman Impian menghadirkan rangkaian pekan libur Lebaran bertajuk Festival Raya Kemenangan 19 Maret sd 05 April 2026, sebuah perayaan kebersamaan yang menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas rekreasi untuk seluruh keluarga.

    Melalui tema ini, Ancol mengajak masyarakat menikmati momen silaturahmi dan kebahagiaan di hari kemenangan dalam suasana wisata yang penuh keceriaan dan kehangatan, mulai dari pantai Ancol, Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis hingga Putri Duyung Ancol. Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan hari kemenangan ini, diantaranya :

    Di Kawasan Pantai :
    – Sholat Idul Fitri berjamaah di tepi pantai Lagoon, tanggal 21 Maret 2026
    – Pertunjukkan Kembang Api (Fireworks Show) di pantai Lagoon pada tanggal 22 dan 23 Maret 2026
    – Konser musik bersama Hindia, Feast dan OM Sera di Panggung Pantai Festival pada tanggal 28 Maret 2026

    Di Dunia Fantasi (Dufan) :
    – Drama Musikal “Khayala” – The Festival Fireworks and Fantasy. Sebuah pertunjukkan di mana fantasi, budaya, dan spektakuler visual bersatu dalam satu pengalaman tak terlupakan yang ditutup dengan pertunjukkan kembang api spektakuler di Dufan. Berlangsung dari tanggal 22 Maret sd 05 April 2026.

    Di Sea World Ancol :
    – Pertunjukkan Arabian Divers di Akuarium Raksasa (21 sd 29 Maret 2026)
    – Games Berburu THR (21 sd 29 Maret 2026)
    – Meet n Greet Twirly & Sharky (21 sd 29 Maret 2026)
    – Rampak Beduk & Tari Sufi (21 & 22 Maret 2026)
    – Midnight Glow – Explore the Light behind the Depths (21 Maret sd 05 April 2026)
    Di Samudra & Jakarta Bird Land Ancol :
    – Animal Parade tematik Lebaran (21-29 Maret & 4-5 April 2026)
    – Treasure Hunter – Sealion Adventure (21-29 Maret & 4-5 April 2026)
    – The Jungle Heroes part 2 (21 Maret sd 05 April 2026)

    Di Atlantis Ancol :
    – Raya Splash Carnival (22-23 & 28-29 Maret 2026)
    – King Dragon Race (22-23 & 28-29 Maret 2026)
    – Fun Atlantis – Water Games seru (21 Maret sd 05 April 2026)
    – Life Guard & Fly Board Show (22-23 & 28-29 Maret 2026)
    – Fun Zumba (22-23 & 28-29 Maret 2026)

    Di Putri Duyung Ancol :
    – The Majestic Raya Stay (18-26 Maret 2026)
    – Staycation di Putri Duyung dengan tema Escape to The Lost World (27-29 Maret 2026).

    Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan hari kemenangan ini.Merayakan Lebaran bukan hanya soal berkumpul dengan keluarga, tetapi juga tentang menciptakan momen yang tak terlupakan. Ancol Taman Impian di Jakarta menawarkan beragam acara Lebaran seru di Ancol pada Maret 2026 yang siap membuat liburan Anda lebih meriah. Mulai dari pertunjukan musik, festival kuliner, parade, hingga kegiatan edukatif dan olahraga, semua dapat dinikmati bersama keluarga dan sahabat.

    Akses Lalu Lintas dan Fasilitas Libur Lebaran
    Selama Pekan Libur Lebaran, Ancol Taman Impian telah menyiapkan penambahan area parkir, memperlancar lalu lintas dan menyiapkan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kantong parkir telah disediakan dengan kapasitas 10.000 mobil dan 13.100 motor.

    Mobilitas di dalam kawasan Ancol, Manajemen telah menyiapkan 25 unit/hari bus Wara Wiri yang bisa digunakan pengunjung secara gratis serta 20 unit/hari Kendaraan Transcare khusus untuk
    lansia, ibu hamil dan pengunjung dengan kebutuhan khusus. Manajemen juga menyiapkan fasilitas penunjang yang dapat digunakan oleh seluruh pengunjung antara lain 1 masjid, 9 mushola, 26 toilet dan akan menambah 9 unit toilet ekstra tersebar di seluruh kawasan taman & pantai.

    Demi memberikan rasa aman bagi pengunjung, Ancol juga akan menambah tenaga pengamanan gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Petugas Operasional.

    Selama liburan Lebaran dilengkapi dengan 8 Pos Lifeguard, 1 Pos Pelayanan, 5 Pos Pengamanan, 8 unit Ambulance, 1 unit damkar dan 5 mobil derek.

    Promo Lebaran

    Selain event-event tematik, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan merayakan kemenangan bersama keluarga, Ancol memberikan promo-promo menarik, diantaranya:

    1. Promo Tiket Reguler Dufan : Beli 4 Gratis 1 Bonus Minuman Tomoro Coffee
    2. Promo Beli 4 Gratis 1 utk tiket regular Sea World, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land.

    Ketentuan Promo :
    – Pembelian hanya di online ancol.com
    – Pembelian H-1 sebelum kunjungan
    – Periode Promo tanggal 21 sd 29 Maret 2026.

    “Kami berharap Festival Raya Kemenangan dapat menjadi momen kebersamaan yang berkesan dan tak terlupakan bagi seluruh pengunjung Ancol Taman Impian,” ucap Eddy Prastiyo, Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

    Ancol Taman Impian menjadi destinasi acara Lebaran seru di Ancol yang paling lengkap di Jakarta. Pastikan Anda mengatur jadwal agar tidak ketinggalan setiap momen seru selama bulan Maret 2026. Manfaatkan kemudahan-kemudahan dalam berekreasi dengan promo-promo menarik

    Jangan lewatkan kesempatan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga dan sahabat di Ancol Taman Impian.

     

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Opini,  SOSIAL

    Tegaskan Supremasi Hukum, Ketua Umum LSM-NIL”Michael” Siapkan Gugatan Ganda Terkait Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di LEBAK

    Wartapena satu. Com-Banten

    Senin, 09/03/2026,Ketidakjelasan sinkronisasi antara aktivitas lapangan dengan regulasi daerah memicu langkah hukum serius dari Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Indah Lingkungan (LSM-NIL). Ketua Umum LSM-NIL, Michael, secara resmi menyatakan akan segera melayangkan gugatan hukum berlapis terhadap pihak-pihak terkait guna menjaga integritas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lebak.

    “Michael”menegaskan bahwa LSM-NIL tidak akan berhenti pada upaya administratif semata. Strategi “Double Track” tengah dipersiapkan melalui tim hukum lembaga:

    1. Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di Pengadilan Negeri: Ditujukan atas kerugian imateriil dan pelanggaran norma kepatutan dalam berinvestasi yang diduga menabrak Pasal 33 Perda Kab. Lebak No. 7 Tahun 2023.

    2. Gugatan Pembatalan KTUN di PTUN Serang: Menargetkan pembatalan izin-izin administratif (PBG/NIB) yang diduga terbit melalui prosedur yang cacat substansi (error in substantia), mengingat lokasi tersebut adalah Kawasan Peruntukan Industri (KPI), bukan kawasan peternakan.

    Kami melihat adanya pengabaian prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dalam operasional PT SDM di Desa Nameng. Jika izin terbit di atas zona yang tidak sesuai, maka secara yuridis izin tersebut bersifat ‘Void ab Initio’ atau batal demi hukum sejak awal,” tegas Michael dalam pernyataan intelektualnya.

    Langkah tegas ini didasari oleh bukti tertulis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak yang menyatakan tidak pernah memberikan rekomendasi teknis maupun validasi sertifikat standar bagi perusahaan tersebut.

    “Michael”menyoroti bahwa pemaksaan operasional di zona yang tidak tepat merupakan bentuk pembangkangan terhadap UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, khususnya terkait sanksi pidana tata ruang pada Pasal 69 yang mengancam pelanggar dengan pidana penjara dan denda signifikan.

    Meskipun menempuh jalur litigasi, Michael tetap menekankan pentingnya asas Praduga Tak Bersalah (Presumption of Innocence) hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

    Gugatan ini bukan bentuk resistensi terhadap investasi, melainkan edukasi publik bahwa investasi harus berdiri di atas pilar hukum yang kokoh. Kami ingin memastikan Kabupaten Lebak tidak menjadi hutan rimba regulasi di mana izin bisa muncul tanpa kesesuaian tata ruang yang valid, tambah “Michael.”

    LSM-NIL memberikan kesempatan terakhir melalui Somasi II sebelum berkas gugatan didaftarkan secara resmi di pengadilan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan DPMPTSP dan Bupati Lebak sebagai bagian dari upaya pembersihan maladministrasi di tingkat daerah.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Opini,  SOSIAL

    “Bukan Sekadar Protes, LSM-NIL Sodorkan Kajian Teknis Spesial ke Polda Banten dan Gakkum KLHK”

    Wartapena satu. Com-Banten

    Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Indah Lingkungan (DPP LSM-NIL) kembali menunjukkan kelasnya sebagai organisasi yang intelektual, matang, dan sangat menghargai supremasi hukum. Dalam menyikapi dinamika aktivitas pertambangan di Desa Pagintungan, Banten, LSM-NIL memilih menempuh jalur elegan melalui surat resmi kepada jajaran institusi tertinggi negara, mulai dari Polda Banten, Mabes Polri, Kementerian LHK, hingga Kementerian ESDM RI.

    Langkah strategis ini mencakup pengiriman permohonan atensi kepada Kapolda Banten, yang diperkuat dengan komunikasi formal kepada Irwasda dan Propam Polda Banten, serta dukungan eskalasi data kepada Kabareskrim Polri dan Kadiv Propam Polri.

    Kepemimpinan Bijak: Mengutamakan Praduga Tak Bersalah

    Ketua Umum LSM-NIL, Michael, dalam pernyataannya sangat mengedepankan etika dan semangat kemitraan dengan pemerintah. Dengan tutur kata yang santun dan jauh dari kesan menghakimi, Michael memposisikan LSM-NIL sebagai penyambung lidah masyarakat yang tetap tunduk pada koridor prosedur hukum yang berlaku.

     

    Kami hadir membawa niat baik dan kerendahan hati untuk menyampaikan data awal dari lapangan. Sangat penting bagi kami untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap PT. AUM. Kami memandang data investigasi ini sebagai bahan masukan konstruktif bagi Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, dan para Menteri untuk diverifikasi lebih lanjut secara profesional sesuai wewenang institusi masing-masing,” ujar Michael dengan tenang dan penuh wibawa (06/03/2026).

    Fokus Investigasi: Memberi Ruang bagi Otoritas Berwenang

    LSM-NIL menyodorkan dokumen komprehensif berisi analisis spasial dan bukti visual yang menunjukkan adanya indikasi aktivitas pengerukan lahan seluas ± 1 Hektar. Namun, Michael menegaskan bahwa kajian ini disampaikan secara objektif sebagai referensi akademis, tanpa sedikit pun niat untuk mendikte pihak manapun.

    Berdasarkan kajian teknis tim kami, ditemukan indikasi administratif terkait batas koordinat izin. Namun, kami sepenuhnya menyerahkan otoritas penilaian dan validasi akhir kepada tim ahli dari Kepolisian serta kementerian terkait. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi institusi negara untuk bekerja secara mandiri dan objektif tanpa merasa diintervensi,” tambah Michael.

    Sebagai bentuk tanggung jawab intelektual, LSM-NIL menyusun permohonan tersebut dengan merujuk pada instrumen hukum terbaru yang berlaku pada tahun 2026, yang menekankan pada keseimbangan ekonomi dan kelestarian alam:

    Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020: Terkait prosedur koordinat resmi pertambangan.

    Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009 jo. UU No. 6 Tahun 2023 (Cipta Kerja): Mengenai pemeliharaan kriteria baku kerusakan lingkungan.

    PP No. 39 Tahun 2025: Regulasi terbaru mengenai penguatan teknis pengawasan dan komitmen reklamasi.

    Prinsip Strict Liability: Tanggung jawab terhadap pengelolaan risiko dampak lingkungan secara komprehensif.

    Sinergi Transparan dan Dukungan Pengawasan Internal.

    Keputusan Michael menyurati lini pengawasan internal seperti Irwasum, Irwasda, dan Propam dipandang sebagai wujud dukungan tulus LSM-NIL terhadap transparansi dan profesionalisme penegakan hukum di Indonesia.

    “Kami memiliki kepercayaan yang sangat besar terhadap profesionalisme Polri dan jajaran kementerian. Sinergi ini kami bangun semata-mata agar fungsi pengawasan berjalan maksimal, demi memastikan keamanan warga Desa Pagintungan serta kelestarian alam Banten tetap terjaga dengan cara-cara yang bermartabat,” tutupnya.

  • AGAMA,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    Puncak Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili Menghadirkan Perpaduan Budaya yang Meriahkan Jakarta

    Warta Pena Satu, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar perayaan Cap Go Meh pada Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung di kawasan  Pancoran Cinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, ini berlangsung meriah dengan menampilkan keharmonisan budaya Tionghoa dan Betawi. Ratusan masyarakat khususnya warga Tionghoa mulai memadati kawasan Glodok Pancoran, sejak pukul 15.00 WIB. Acara puncak yang di mulai pukul 16.30 WIB ini dibuka dengan akulturasi budaya yang apik,menampilkan tari seni khas budaya Betawi dan Ondel-ondel dan atraksi egrang yang dipadukan dengan pertunjukan naga (liong) serta atraksi barongsai.

    Perayaan Cap Go Meh di Jakarta tahun ini menjadi simbol tradisi keberagaman dan toleransi dikemas secara istimewa dengan menghadirkan akulturasi budaya yang harmonis. Kolaborasi budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus upaya merawat keberagaman masyarakat di Ibu Kota.

    Sejumlah tokoh penting ikut menghadiri perayaan tersebut. Selain para tokoh adat Tionghoa, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Turut hadir mendampingi unsur Forkopimda DKI, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, serta tampak para mantan gubernur hadir Fauzi Bowo, Sutiyoso, hingga Anies Baswedan. Hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irene Umar yang duduk bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya untuk menikmati kemeriahan pesta rakyat tersebut.

    Dalam sambutannya, Pramono Anung memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan komunitas Tionghoa atas kontribusinya terhadap perkembangan Jakarta. Ia juga menilai perayaan Cap Go Meh ini menunjukkan kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta yang berjalan baik. Karena itu, ia pun mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Jakarta.

    “Saya yakin sebentar lagi wajah jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,”ujarnya, kembali Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pekerjaan yang belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.

    Gubernur pun mendoakan, perayaan Cap Go Meh di Tahun Kuda Api ini dapat membawa keberuntungan, keamanan, dan kedamaian.

    Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Cap Go Meh, Anwar Budiman menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga simbol keberagaman, toleransi, dan kolaborasi.

    “Kami berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kemajuan ekonomi masyarakat, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga,” tandasnya.

    Selamat merayakan Cap Go Meh tahun 2026. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, keberuntungan bagi kita semua.

  • Artikel,  Politik

    ​”Bukan Warga, Tapi Massa: Enok Srie Gugat ‘Kegilaan’ Politik Digital!”

    Jakarta  wartapenasatu.com

    ​Melawan ‘Kegilaan Kolektif’: Manifesto Enok Srie untuk Nalar dan Adab di Jantung Politik Indonesia

    ​JAKARTA – Di era di mana kebenaran sering kali kalah oleh viralitas, Enok Srie, Penggerak Kemanusiaan dan Adab dari DPP Laskar Gibran, melontarkan kritik filosofis yang menghentak kesadaran publik. Dengan membedah realitas politik Indonesia melalui lensa Friedrich Nietzsche, Enok menegaskan bahwa bangsa ini sedang terancam oleh “kegilaan kolektif”. Ia memperingatkan bahwa ketika individu berhenti berpikir sebagai subjek mandiri dan melebur ke dalam histeria massa atau dogma partai, maka kegilaan bukan lagi sebuah anomali, melainkan sebuah aturan yang menakutkan.

    ​Dalam narasinya, Enok mengutip langsung kegelisahan Nietzsche: “Im Individuum ist der Wahnsinn etwas Seltenes…”—bahwa kegilaan pada individu itu langka, namun dalam kelompok dan bangsa, ia adalah kaidah. Baginya, politik Indonesia hari ini sedang mengalami “penangguhan nalar”, di mana loyalitas buta dan rasa aman semu telah menggantikan keberanian untuk mempertanyakan kekuasaan. Politik tidak lagi dijalankan dengan argumen yang sehat, melainkan melalui sugesti berulang yang mematikan daya kritis warga negara.

    ​Menilik anatomi psikologi massa, Enok merujuk pada Gustave Le Bon untuk menjelaskan bagaimana individu yang larut dalam kerumunan mengalami regresi mental. Di ruang digital yang riuh, rakyat sering kali tidak lagi menimbang kebenaran, melainkan hanya menelan simbol dan slogan yang disuapkan secara masif. Akibatnya, kesadaran kritis melemah dan digantikan oleh naluri kolektif yang reaktif, membuat ruang publik kita kehilangan kedalaman dan hanya menyisakan kebisingan yang dangkal.

    ​Enok juga memberikan peringatan keras terhadap pemujaan berlebihan pada narasi “stabilitas”. Mengambil pemikiran Hannah Arendt tentang banality of evil, ia menyoroti bahwa bahaya terbesar bukanlah kekerasan terbuka, melainkan “kepatuhan tanpa refleksi”. Ia melihat adanya kecenderungan di mana stabilitas dijadikan tameng untuk menunda kritik dan membungkai perbedaan pendapat sebagai gangguan, memaksa individu menjadi “normal secara mengerikan” dengan hanya menjalankan peran tanpa pertimbangan moral.

    ​Di tengah kepungan teknologi, Enok menilai kekuasaan kini bekerja melalui “administrasi kesadaran”. Melalui kacamata Michel Foucault, ia melihat bagaimana buzzer dan influencer partisan bertindak sebagai operator sugesti yang mengatur apa yang layak muncul di layar ponsel rakyat. Strateginya bukan lagi membantah fakta, melainkan mengaburkannya dengan pengulangan narasi hingga wacana tertentu dianggap sebagai kebenaran tunggal, sementara suara-suara jernih disingkirkan secara sistemik.

    ​Kondisi ini, menurut Enok, telah mengubah ruang publik yang seharusnya menjadi arena debat rasional versi Jürgen Habermas, menjadi sekadar “pasar atensi”. Kelas menengah digital yang diharapkan menjadi penjaga nalar justru sering terjebak dalam aktivisme simbolik yang jinak secara struktural. Mereka lantang di permukaan, namun jarang berani menyentuh jantung persoalan kekuasaan, sehingga energi publik habis dalam kegaduhan yang tidak mengubah kebijakan apa pun.

    ​Lebih dalam, Enok menegaskan bahwa stabilitas yang sejati harus lahir dari rahim keadilan dan nalar, bukan dari pembungkaman atau manajemen persepsi. Ia menantang nurani setiap warga untuk merenung: apakah kita masih berfungsi sebagai warga negara yang berdaulat secara pikiran, atau hanya menjadi bidak yang bereaksi secara insting sebagai massa? Baginya, membiarkan stabilitas menggantikan pikiran adalah langkah awal menuju keruntuhan peradaban hukum dan adab.

    ​Sebagai penutup, Enok Srie mengajak seluruh elemen bangsa untuk berani “berpikir kembali” sebagai bentuk perlawanan terhadap kegilaan zaman. Ia menekankan bahwa adab dan kemanusiaan tidak boleh dikorbankan demi efisiensi politik sesaat. Hanya dengan memulihkan nalar publik dan memperkuat integritas moral, Indonesia dapat melangkah keluar dari lingkaran gelap manipulasi menuju politik yang benar-benar memanusiakan manusia

  • Artikel,  Politik,  SOSIAL

    ​”Politik Tanpa Pikiran: Menggugat Kepatuhan Buta dalam Rezim Manajemen Perhatian

    Jakarta  wartapenasatu.com

    Alarm Intelektual: Menyoal “Zaman Kegilaan Kolektif” dalam Politik Indonesia Modern

    JAKARTA – Sebuah refleksi kritis mengenai fenomena sosiopolitik nasional mencuat melalui pemikiran RJ. Endradjaja, yang menyoroti pergeseran nalar publik di tengah stabilitas semu. Dalam ulasannya yang bertajuk “Ketika Stabilitas Menggantikan Pikiran”, ia membedah bagaimana politik Indonesia kontemporer mulai terjebak dalam apa yang disebut Friedrich Nietzsche sebagai “kegilaan kolektif”—sebuah kondisi di mana nalar individu diredam demi kepatuhan terhadap kelompok dan slogan.

    ​Narasi ini menggarisbawahi kekhawatiran bahwa politik saat ini tidak lagi berpijak pada argumen substansial, melainkan pada sugesti dan pengulangan emosional. Fenomena ini diperparah oleh masifnya penggunaan media sosial dan peran buzzer yang mereduksi perdebatan kebijakan menjadi sekadar dikotomi moral yang dangkal. Akibatnya, kesadaran kritis masyarakat perlahan luntur, digantikan oleh loyalitas buta yang menganggap kritik sebagai ancaman terhadap ketenangan nasional.

    ​Mengacu pada pemikiran Gustave Le Bon dalam “Psychologie des Foules”, narasi ini memotret adanya regresi mental pada massa yang larut dalam arus informasi digital. Individu cenderung kehilangan kedaulatan berpikirnya saat bergabung dalam kerumunan besar, sehingga mereka lebih mudah menelan simbol daripada menimbang kebenaran. Dalam konteks Indonesia, pola ini menciptakan ruang publik yang riuh namun hampa akan dialektika yang mencerahkan.

    ​Istilah “stabilitas” kini disorot bukan lagi sebagai kondisi objektif yang ideal, melainkan sebagai ideologi depolitisasi. Stabilitas sering kali dijadikan tameng untuk menunda kritik dan membungkai perbedaan pendapat sebagai gangguan yang harus diredam. Hal ini memicu peringatan akan bahaya kepatuhan tanpa refleksi, sebuah kondisi yang oleh Hannah Arendt disebut sebagai thoughtlessness atau keengganan untuk berpikir secara mandiri dan etis.

    ​Lebih jauh, relasi kuasa-pengetahuan di era modern ini bekerja melalui manajemen perhatian, bukan lagi melalui represi fisik secara terbuka. Mesin framing digital dan para influencer partisan berperan sebagai operator yang mengatur apa yang layak muncul di layar ponsel warga. Logika yang berlaku kemudian bergeser: kebenaran tidak lagi ditentukan oleh fakta objektif, melainkan oleh sejauh mana sebuah narasi mampu menjadi viral dan menguasai percakapan publik.

    ​Kondisi ini menciptakan jurang yang lebar antara harapan akan ruang publik yang deliberatif—sebagaimana dibayangkan Jürgen Habermas—dengan realitas lapangan yang menyerupai pasar atensi. Kelas menengah digital yang seharusnya menjadi penjaga nalar publik, justru sering terjebak dalam aktivisme simbolik yang lantang secara moral di permukaan, namun tetap jinak terhadap struktur kekuasaan yang ada di pusat.

    ​Pada akhirnya, tantangan utama politik Indonesia hari ini bukanlah kekurangan informasi, melainkan keengganan untuk melakukan refleksi di tengah kegaduhan media. Stabilitas yang dipaksakan tanpa landasan keadilan dan nalar hanya akan melahirkan masyarakat yang reaktif, bukan warga negara yang kritis. Masyarakat dipaksa memilih antara menjadi subjek yang berpikir atau sekadar menjadi bagian dari massa yang mudah digerakkan oleh kepentingan tertentu.

    ​Sebagai penutup, narasi ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan reorientasi berpikir. Melawan kegilaan kolektif berarti berani mempertanyakan narasi-narasi mapan dan tidak menyerahkan kesadaran sepenuhnya kepada mesin pencitraan digital. Di tengah zaman yang menuntut kecepatan, keberanian untuk berhenti sejenak dan berpikir secara mandiri adalah bentuk perlawanan politik yang paling nyata dan mendesak.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    Polsek Senen Gelar Patroli Skala Sedang Optimalkan Kamtibmas Wilayah Jakarta Pusat

    Wartapena Satu.com, Jakarta Pusat –

    Polsek Senen Jakarta Pusat menggelar patroli skala sedang dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah,Kramat Raya,Kenari, Kwitang,Bungur. pada Minggu 8 Feb 2026 jam 01.00 sampai 04.00 Wib.

    Patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro.SH,MH. Bersama Waka AKP Basuki Route. Semua ini melibatkan sejumlah personel Polsek Senen dan jajarannya, serta dibantu oleh unsur TNI dan masyarakat setempat.

    Sasaran patroli meliputi tempat-tempat rawan gangguan Kamtibmas, seperti pusat perbelanjaan, terminal, dan area publik lainnya. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor dan identitas warga.

    Kapolsek Senen Widodo Saputro.SH,MH menyampaikan bahwa operasi antisipasi gangguan kamtibmas ini merupakan bagian dari program preventif yang dilakukan secara berkala. Patroli ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah Senen.

    “Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman yang optimal bagi masyarakat. Melalui operasi ini, kami ingin memberikan efek jera kepada mereka yang berniat melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban, sekaligus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” ujarnya dalam jumpa pers setelah operasi selesai.

    Pihak Polsek Senen mengimbau seluruh warga masyarakat untuk tetap waspada dan aktif berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Masyarakat yang menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan kamtibmas dapat segera melaporkannya melalui nomor darurat polisi atau langsung menghubungi pos patroli terdekat.

    Pihak kepolisian juga akan terus meningkatkan intensitas patroli dan melakukan operasi serupa sesuai dengan perkembangan kondisi kamtibmas di lapangan.

     

     

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    Ancol Hadirkan Promo Spesial “Satu Tiket Semua Wahana” ; Nikmati Serunya Wisata Tanpa Batas

    Wartapena Satu.com, Jakarta,29 Januari 2026

    PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menghadirkan kabar gembira bagi para pecinta wisata dengan meluncurkan program promo spesial bertajuk “1 Tiket Akses Seluruh Unit Rekreasi”, berupa tiket terusan seharga Rp150.000 yang memungkinkan pengunjung menikmati seluruh unit rekreasi Ancol dalam satu hari kunjungan. Promo terbatas ini diumumkan secara resmi PRESS RELEASE No : 003/CS-PR/PJA/I/2026 dirancang untuk memberikan kesempatan emas bagi seluruh kalangan masyarakat.

    Ancol Hadirkan Tiket Terusan Rp150.000, Bebas Masuk Seluruh Unit Rekreasi Rayakan Valentine & Imlek 2026 dengan Satu Tiket untuk Semua Wahana. Program promo spesial “Satu Tiket Semua Wahana” ini diluncurkan dalam rangka menyambut Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) dan Tahun Baru Imlek 2026, serta berlaku untuk kunjungan pada tanggal 14 atau 17 Februari 2026.

    Dengan satu tiket tersebut, pengunjung sudah mendapatkan akses ke berbagai unit rekreasi unggulan Ancol, antara lain Pintu Gerbang Ancol, Pantai Ancol, Dunia Fantasi (Dufan), Sea World Ancol, Samudra Ancol, Atlantis Ancol, Jakarta Bird Land, Pasar Seni, hingga Ecopark Ancol. Selain itu, setiap pembelian tiket juga mendapatkan bonus satu produk Sosro selama periode program.

    “Melalui promo tiket terusan ini, Ancol ingin memberikan kemudahan dan nilai lebih bagi masyarakat untuk menikmati seluruh wahana rekreasi dalam satu hari kunjungan, sekaligus menghadirkan pilihan liburan yang lebih terjangkau di momen spesial Valentine dan Imlek,” ujar Eddy Prastiyo, Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

    Kemeriahan liburan di Ancol juga akan semakin lengkap dengan rangkaian acara Ancol Waves of Romance dan Ancol Lunar Festival yang digelar pada 14–17 Februari 2026. Pengunjung dapat menikmati konser musik bertema romantis di Pantai Festival, serta pertunjukan Barongsai dan Liong di Plaza Lagoon sebagai bagian dari perayaan budaya Imlek.

    Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif liburan keluarga dan pasangan, sekaligus memperkuat Ancol sebagai destinasi wisata terpadu yang menghadirkan beragam pengalaman rekreasi dalam satu kawasan.
    Syarat dan Ketentuan Program:
    1. Harga tiket Rp150.000 merupakan tiket terusan yang mencakup akses ke seluruh unit
    rekreasi Ancol.
    2. Setiap pembelian tiket mendapatkan bonus 1 produk Sosro.

    3. Periode penjualan tiket: 30 Januari – 17 Februari 2026.
    4. Pilihan tanggal kunjungan: 14 Februari atau 17 Februari 2026.

    5. Tiket dapat dibeli melalui www.ancol.com dan loket resmi Ancol.
    6. Harga tiket belum termasuk tiket kendaraan.

    7. Khusus tanggal 14 dan 17 Februari 2026, tarif tiket masuk kawasan Ancol sebesar
    Rp35.000 berlaku mulai pukul 17.00 WIB bagi pengunjung di luar program ini.
    8. Kuota terbatas.
    Ancol Taman Impian – Serunya Nggak Ada Habisnya!

    Informasi Lebih Lanjut: Daniel Windriatmoko Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Email : corsec@ancol.com – HP 08128405156

     

     

Wartapenasatu.com @2025