Berita Duka
2 Rumah Semi Permanen di Porsea Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
2 Rumah Semi Permanen di Porsea Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Toba, wartapenasatu.com – Dua rumah warga di Jl. Midian Sirait Kelurahan Pasar Porsea Kecamatan Porsea Kabupaten Toba hangus terbakar pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 17.30 Wib
Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Bungaran Samosir pada Sabtu (29/11) mengatakan, dua rumah semi permanen yang terbakar itu, masing-masing milik Ngolu Sitorus (45) beserta Yanti Manurung (42) dan Sahat Panjaitan (51). Kedua rumah berdampingan sehingga api cepat merambat dari bangunan pertama ke bangunan kedua.
Menurut keterangan saksi bernama Marta Br Siburian (51) warga Harean desa tangga batu 2 Kecamatan Parmaksian, saat itu sedang melintas dari jalan sigura gura menuju kota Porsea, dan melihat ada asap dari dalam rumah lalu memberhentikan sepeda motornya.

Lalu dia melihat kedalam rumah tersebut dan berteriak mengatakan kebakaran kebakaran,Mendengar teriakan tersebut, masyarakat yang berada disekitar lokasi datang dan memasuki rumah tersebut untuk berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tiba-tiba api tersebut menjalar yang mengakibatkan rumah dari pemilik Ngolu Sitorus Ludes terbakar dan menjalar kerumah Sahat Panjaitan yang mengakibatkan sebelah kanan dari rumah tersebut terbakar,4 (Empat) unit damkar Pemkab Toba dan satu unit damkar dari PT TPL tiba di tkp dan langsung memadam kan api dan dibantu oleh pihak kepolisian dan masyarakat sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material mencapai ± Rp. 200.000.000. Dugaan kita sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik.Akibat kejadian kebakaran rumah tersebut, pemilik rumah tidak memiliki pakaian dan tempat tinggal.

Bungaran mengimbau warga agar lebih waspada.“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa korsleting listrik masih menjadi salah satu ancaman kebakaran paling sering terjadi di permukiman. Warga diminta terus meningkatkan kewaspadaan, pungkasnya.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Kepergian Bunda Diana Datuk: berita duka Fron Betawi Bersatu
Kepergian Bunda Diana Datuk: berita duka Fron Betawi Bersatu
Jakarta, wartapenasatu.com – Berita duka telah menyebar luas meninggalnya pemimpin progresif, Ketua Umum Fron Betawi Bersatu, Bunda Diana Datuk. Beliau adalah seorang kawan, sahabat, dan orang tua yang selalu mengayomi serta merangkul semua kalangan tanpa memandang latar belakang.

Bunda Diana Datuk meninggal dengan tenang, Seluruh lapisan masyarakat Betawi merasakan kehilangan yang mendalam atas pemergian beliau, seorang sosok yang telah memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat Betawi.
Beliau meninggal di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kemudian, beliau dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, setelah diberangkatkan dari rumah duka di Residence Pondok Bambu Nomor 19, Jakarta Timur.
beliau meninggal pada pagi hari pukul 05.00. Sedangkan proses pemakaman dilakukan pada siang hari jam 13.00, tepat setelah salat Dzuhur.

Suasana duka menyelimuti segenap keluarga, seluruh anggota, dan simpatisan Fron Betawi Bersatu karena meninggalnya Ketua Umum yang mereka hormati. Semua keluarga, sanak saudara, dan sahabat berharap semoga almarhumah diterima amal ibadahnya dan diampuni segala kekilafanya.
Rumah duka ramai didatangi oleh tokoh masyarakat, mulai dari Pak RT, RW, kepala lingkungan, hingga ketua organisasi lain. Kalimat tahlil mengiringi jenazah dalam perjalanan ke TPU Tanah Kusir, sementara di rumah duka juga diadakan tahlil yang dihadiri masyarakat luas. Sebelum jenazah dibawa ke makam, para penziarah membludak untuk mensholati beliau sebagai bentuk penghormatan terakhir.


Beliau adalah sosok luar biasa, tegas namun penyayang, selalu merangkul sesama untuk kepentingan bersama. Disegani oleh semua kalangan, bahkan hingga para pejabat, beliau meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam hati banyak orang.DIKLAT DASAR SAR ANGKATAN CXX DI PALANGKA RAYA RESMI DIBUKA
DIKLAT DASAR SAR ANGKATAN CXX DI PALANGKA RAYA RESMI DIBUKA

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) gelar Diklat Dasar Pencarian dan Pertolongan angkatan CXX di Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya.
Jum’at (28/11/2025) bertempat di halaman Kantor SAR Palangka Raya, Pembukaan Diklat Dasar SAR dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Sumber Daya Manusia Pencarian dan Pertolongan Basarnas Heru Suhartanto. S.H., M.M.
Dalam sambutanya beliau menyampaikan Diklat dasar ini dirancang untuk membekali para CPNS dengan pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang pencarian dan pertolongan, sekaligus membentuk mentalitas, dedikasi, loyalitas, serta semangat militansi sebagai bagian dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
“Selain peningkatan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter agar para CPNS siap menghadapi tantangan tugas di lapangan dengan profesional dan tanggung jawab yang tinggi.” ucap Heru.
Pelatihan Diklat SAR dilaksanakan selama 21 hari dari tanggal 27 November 2025 s.d. 18 Desember 2025. Peserta Diklat dasar berjumlah 23 orang yang merupakan CPNS Kantor SAR Palangka Raya.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA. Ketut Alit Supartana berharap pelaksanaan Pelatihan dasar ini dapat berjalan dengan lancar sehingga tujuan dari pelatihan ini dapat tercapai.
“Selamat berlatih untuk para peserta, ambilah ilmu sebanyak-banyaknya dari para instruktur dan tetap semangat dalam menjalani pelatihan ini.” ucap Alit.(ryt)
Pemkab Toba Dirikan Posko Siaga Bencana
Pemkab Toba Dirikan Posko Siaga Bencana

Toba, wartapenasatu.com -Mengingat ancaman cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, Pemkab Toba mendirikan Posko Siaga Bencana di Bundaran, Balige dan juga di Polres Toba pada Jumat (28/11/2025).
Selain petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Toba, Posko ini juga akan dijaga oleh petugas kesehatan dan ambulans. “Alat berat juga kita siagakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Toba Sikkat Sitompul pada Jumat siang disela pendirian posko.
Selain menjadi tempat Siaga Bencana, posko ini juga menjadi tempat open donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan untuk para korban bencana di kawasan Tapanuli, baik bantuan makanan, pakaian layak pakai, obat-obatan dan bantuan lainnya. “Bagi masyarakat yang memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, di sini juga kita buka open donasi,” lanjut Sikkat Sitompul.

Beliau mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada bahaya cuaca ekstrim seperti angin kencang dan hujan yang berkepanjangan. “Bagi pengendara tetap utamakan keselamatan. Sementara bagi masyarakat, kita imbau tetap waspada. Jika ada kejadian bencana di sekitar, segera hubungi call center kita di nomor 08116100112 yang bisa dihubungi 24 jam dan itu dipegang Kadis Kominfo Toba,” ujar Sikkat Sitompul mengakhiri keterangannya.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Kasdam I/BB Berangkatkan 204 Personel Kodam I/BB untuk Membantu Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wilayah Korem 023/Kawal Samudra

Medan, wartapenasatu.com – Kodam I/Bukit Barisan Gelar apel Pemberangkatan Personil untuk membantu bencana alam banjir dan longsor diwilayah Korem 023/Kawal Samudra di lapangan Hijau Kodam I/BB, Rabu (26/11/2025).
Kepala Staf Kodam l/Bukit Barisan (Kasdam l/BB) Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, memberangkatkan personil Kodam l/BB dalam mendukung tugas di lapangan bencana alam di Sibolga Korem 023/Kawal Samudra, Sebanyak 555 orang personil, diantara 341 orang personil TNI sudah ada di lokasi sejak terjadi banjir dan longsor dan diberangkatkan 204 orang personel gelombang ke dua, serta sejumlah materiil operasional, mulai dari 1 unit excavator, dump truk, ambulance. Peralatan penanganan banjir juga diperkuat dengan 7 unit LCR, 80 life jacket, serta 25 dayung. Seluruh perlengkapan tersebut dipersiapkan untuk memastikan pasukan dapat bergerak cepat di area terdampak.
Selain itu, kebutuhan prajurit di daerah operasi turut diperhatikan melalui penyediaan sarana perkemahan dan dapur lapangan. Sebanyak 10 tenda serbaguna, dua tenda masak, 12 ketel, delapan kompor lapangan, 200 veldbed, serta meja dan kursi lapangan dibawa untuk menunjang kelancaran operasi. Logistik bantuan bagi masyarakat pun disiapkan, berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, air mineral, dan sarung.Pesan Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto yang disampaikan oleh Kepala Staf Kodam I/BB, Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya menegaskan bahwa Kodam I/BB akan terus membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, jaga kesehatan dalam melaksanakan kegiatan serta jaga nama baik satuan.
Apel pemberangkatan dihadiri para pejabat utama Kodam I/BB, termasuk Irdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, serta Danyonzipur l/DD.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Bencana Longsor di Tapteng, Empat Korban Meninggal Dunia
Bencana Longsor di Tapteng, Empat Korban Meninggal Dunia
Tap Teng, wartapenasatu.com– Bencana alam longsor melanda Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara pada Selasa pagi, 25 November 2025. Peristiwa tragis ini menyebabkan empat warga yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.

Kejadian longsor diperkirakan terjadi pada dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapteng. Penemuan korban dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kepala Desa Mardame, Bapak Master Gultom, bersama anaknya merasa curiga ketika melihat kondisi rumah korban yang tertutup, ditambah adanya bekas longsoran tanah di bagian belakang rumah.
Setelah melakukan pengecekan dan mendapati pintu rumah terkunci, Kepala Desa bersama warga berinisiatif mendobrak pintu. Saat dicek ke dalam, mereka mendapati salah satu kamar telah tertimpa material longsor dan menemukan keberadaan korban yang tertimbun.
Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Rindu Hutabarat, segera tiba di lokasi bersama masyarakat untuk melakukan proses evakuasi. Dari hasil evakuasi, ditemukan total empat korban meninggal dunia yang merupakan ibu dan tiga orang anaknya.
Identitas korban adalah:
1. Dewi Hutabarat (33), seorang Ibu Rumah Tangga.
2. Tio Arta Rouli Lumbantobing (7), seorang pelajar SD.
3. Vania Aurora Lumbantobing (4).
4. Ilona Lumbantobing (3).Suami korban, Bapak Poliman Lumbantobing (37), diketahui sedang tidak berada di tempat karena sedang bekerja sebagai supir angkutan di luar kota.
Setelah berhasil dievakuasi, keempat jenazah korban telah disemayamkan di rumah keluarga di Dusun 1 Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis.
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah Tapanuli Tengah menghimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana, khususnya di dekat tebing atau aliran air, untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana longsor susulan, mengingat intensitas curah hujan di Tapteng masih tinggi. Pemerintah daerah berkoordinasi untuk memberikan pendampingan dan penanganan lebih lanjut terkait bencana ini.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Desa Jangga Dolok Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Desa Jangga Dolok Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba
Toba, wartapenasatu.com – Sebuah insiden kecelakaan tunggal mengguncang Jalan Lintas Desa Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada hari Rabu, 19 November 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dan pemahaman mendalam terhadap kondisi jalan serta keselamatan berkendara.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Daihatsu Luxio dengan nomor polisi BK 1030 MP yang tergelincir dan melaju terlalu ke kanan hingga terjun ke dalam jurang sedalam 10 meter. Insiden ini menjadi pengingat akan risiko yang selalu mengintai para pengguna jalan, terutama di area dengan kondisi geografis yang menantang.
Pengemudi Daihatsu Luxio, Migel Roy Halason Sinaga (21), seorang warga Lobusonak Sitio Tio 2, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, mengalami patah kaki bagian paha sebelah kanan. Sementara itu, penumpang bernama Nuzul Syahrial (24), warga Jalan Tengku Umar Lingkungan 6, Binjai Utara, mengalami sesak dada. Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit umum Porsea untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif.
Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kapolsek Lumban Julu, AKP RE Sitohang, SH, MH, mengonfirmasi kejadian tersebut. Dalam keterangannya, Kapolsek menjelaskan bahwa kendaraan melaju dari arah Medan menuju Porsea. Setibanya di jalan menurun dan menikung ke kiri, mobil Daihatsu Luxio mengalami selip ban dan tergelincir hingga masuk ke jurang.

AKP RE Sitohang juga menambahkan bahwa saat ini kendaraan masih berada di dalam jurang dan menunggu proses evakuasi. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur Jalan Lintas Desa Jangga Dolok, terutama saat kondisi cuaca gerimis.
Kapolsek menegaskan bahwa wilayah tersebut memang rawan kecelakaan karena memiliki banyak turunan dan tikungan tajam. Oleh karena itu, ia mengimbau agar pengemudi selalu memperhatikan kondisi kendaraan serta menjaga kecepatan saat melintas di area tersebut.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan berkendara dan kewaspadaan terhadap kondisi jalan. Dengan meningkatkan kesadaran dan mematuhi peraturan lalu lintas, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman bagi semua.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)
Kapolres Toba Pimpin Upacara dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sisingamangaraja XII Balige
Kapolres Toba Pimpin Upacara dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sisingamangaraja XII Balige

Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga, S.I.K pimpin upacara penghormatan di Makam Pahlawan Sisingamangaraja XII Balige, dalam rangka ziarah dan tabur bunga Memperingati Hari Pahlawan Yang Jatuh Setiap Tanggal 10 November. Senin (10/11/2025).
Upacara ini juga dihadiri Bupati Toba, Effendi Sintong Napitupulu beserta Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus, unsur pimpinan Forkompimda, para OPD dan diikuti peserta dari personil TNI-Polri, PKK, Ormas dan perwakilan dari masing-masing instansi di Kabupaten Toba.

Tak hanya upacara saja, Kapolres bersama rombongan juga melakukan tabur bunga di TMP, hal itu merupakan satu di antara kegiatan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional
Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga menjelaskan, tujuan dari ziarah ini untuk mendoakan dan menghormati para Pahlawan yang telah berjuang meraih kemerdekaan bangsa Indonesia, serta mengenang para pendahulu yang telah merintis kemerdekaan, dan para pendiri Republik Indonesia.
“Indonesia tidak akan jadi seperti sekarang ini tanpa perjuangan para pahlawan. Namun setelah perjuangan para pahlawan, selanjutnya adalah tanggung jawab warga Indonesia sendiri,” singkat Kapolres.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Misteri “Mr. X”: Polres Simalungun Gandeng Masyarakat Ungkap Identitas Korban Laka Lantas
Misteri “Mr. X”: Polres Simalungun Gandeng Masyarakat Ungkap Identitas Korban Laka Lantas
Simalungun, wartapenasatu.com – Polres Simalungun terus berupaya mengungkap identitas seorang pria yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan meninggal dunia di RSUD Djasamen Saragih Pematang Siantar. Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) ini, untuk sementara dikenal sebagai “Mr. X”, menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu pagi, 5 November 2025, setelah empat hari berjuang melawan luka-luka yang dideritanya.

IPDA Yancen Hutabarat, Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun, menyampaikan himbauan mendesak kepada masyarakat yang mungkin mengenal atau memiliki keluarga yang hilang dengan ciri-ciri yang sesuai dengan korban. “Kami sangat membutuhkan bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi jenazah Mr. X ini,” ujarnya.
Kecelakaan tragis ini terjadi pada Sabtu malam, 1 November 2025, di Jalan Umum Kilometer 03-04 arah jurusan Tanah Jawa menuju Pematang Siantar. Korban ditabrak oleh sepeda motor Yamaha Scorpio yang dikendarai oleh Suhada (23) dan penumpangnya, Eka Afana Safitri (19). Akibat kejadian ini, Suhada dan Eka mengalami luka ringan, sementara “Mr. X” mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif, “Mr. X” akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya kini berada di ruang jenazah RSUD Djasamen Saragih, menanti untuk diidentifikasi dan diklaim oleh pihak keluarga.
Berdasarkan hasil investigasi, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk kondisi korban yang diduga mengalami gangguan jiwa dan ketidakpatuhan pengendara sepeda motor terhadap aturan lalu lintas.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban atau mengenali ciri-cirinya untuk segera menghubungi Sat Lantas Polres Simalungun atau SPKT Polres Simalungun melalui Layanan Call Center 110 Polri (bebas pulsa). Masyarakat juga dapat menghubungi langsung IPDA Yancen Hutabarat di nomor HP/WhatsApp: +62 821-6476-7168.
Upaya identifikasi ini sangat penting agar jenazah korban dapat dimakamkan dengan layak dan keluarga yang ditinggalkan dapat menemukan kepastian. Polres Simalungun berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk membantu mengungkap identitas “Mr. X” dan memberikan penghormatan terakhir yang layak baginya.
Kebakaran Hebat Landa Manduamas: Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
Kebakaran Hebat Landa Manduamas: Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
Tapteng, wartapenasatu.com – Tiga unit rumah di Dusun IV Simatabo, Desa Tumba Nauli, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Selasa sore, 4 November 2025. Api yang berkobar dengan cepat meluluhlantakkan bangunan, meninggalkan puing-puing yang rata dengan tanah.

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Manduamas, Polres Tapteng, Polda Sumut, merespons cepat laporan warga terkait kebakaran tersebut. Kapolsek Manduamas, Iptu A.P. Limbong, memimpin langsung personel menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah melahap habis tiga unit rumah. Dengan sigap, petugas kepolisian berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan upaya pemadaman api. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 450 juta.
Tiga unit rumah yang terbakar diketahui milik Mareddi Situmorang (60), seorang petani; Alismer Sinaga (54), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS); dan Manaria Saragih (60), juga seorang petani. Masing-masing pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta akibat kejadian nahas ini.

Kapolsek Manduamas, Iptu A.P. Limbong, memastikan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan kepolisian sesuai prosedur yang berlaku. Tindakan tersebut meliputi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi, seperti Jappi Buaton dan Pendi Simanullang, mengamankan barang bukti (barbut) seperti seng, kayu, dan kabel listrik bekas terbakar, serta membuat laporan resmi.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pengamanan barang bukti dilakukan untuk membantu proses investigasi guna mengungkap sumber api yang menyebabkan insiden tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Diharapkan, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari terjadinya kebakaran di kemudian hari.