Berita Duka

  • Artikel,  Berita Duka,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan

    Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan


    Jakarta, wartapenasatu.com – Investigasi mendalam dilakukan oleh Jurnalis Wartapenasatu.com, Mohammad Romli, menyusul laporan yang diterima dari wali murid mengenai dugaan penyediaan makanan tidak layak melalui program Makanan Bergizi (MBG) di SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Investigasi ini turut dihadiri oleh Direktur Wartapenasatu.com, Mardian S.E., serta wartawan PWI, Musa, sebagai bentuk keseriusan dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.

    Wartapenasatu.com secara resmi melaporkan temuan mencengangkan terkait pendistribusian makanan bergizi (MBG) yang telah basi kepada siswa-siswi SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Ironisnya, makanan yang seharusnya menjadi sumber nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa justru ditemukan dalam kondisi yang tidak layak konsumsi. Hal ini sontak menimbulkan keresahan yang meluas di kalangan siswa dan wali murid, yang merasa khawatir akan dampak buruk yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

    Kekhawatiran wali murid sangatlah beralasan. Program MBG yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi siswa, justru berbalik menjadi ancaman kesehatan. Jika masalah ini terus berlanjut tanpa adanya tindakan korektif yang komprehensif, bukan tidak mungkin akan berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas belajar siswa dalam jangka panjang.

    Sebagai upaya verifikasi, tim Wartapenasatu.com berinisiatif untuk mengunjungi pihak sekolah. Namun, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah sedang tidak berada di tempat. Meskipun demikian, seorang guru yang bertugas di kantor sekolah mengarahkan wartawan untuk bertemu dengan PIC (Person in Charge) penerimaan MBG berinisial Y. Dalam pertemuan tersebut, Y membenarkan adanya kejadian makanan basi tersebut dan menginformasikan bahwa makanan tersebut telah dikembalikan ke pihak dapur yang menjadi mitra penyedia MBG pemerintah.

    Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan siswa terkait keamanan dan kualitas MBG yang mereka konsumsi. Hal ini tercermin dari banyaknya makanan yang tidak habis dan tersisa, seperti yang terekam dalam video yang diambil oleh wartawan Wartapenasatu.com. Fenomena ini mengindikasikan adanya ketidakpercayaan siswa terhadap kualitas makanan yang disediakan.

    Wartapenasatu.com berupaya keras untuk memperoleh informasi mengenai identitas dan kontak PIC dari pihak dapur yang menjadi mitra program MBG, yang merupakan salah satu program strategis dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, pihak sekolah enggan memberikan informasi tersebut dengan alasan untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin terjadi.

    Saat ini, Wartapenasatu.com terus berupaya untuk mencari alamat dapur yang menjadi mitra program MBG tersebut guna melakukan investigasi lebih lanjut. Tujuan utama dari investigasi ini adalah untuk memastikan apakah makanan yang dikirimkan memang benar-benar dalam kondisi basi atau tidak layak konsumsi, serta untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

    Kasus temuan makanan basi dalam program MBG di SMA 117 Cikini ini menjadi sorotan penting yang menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan dan distribusi makanan bergizi di sekolah-sekolah. Pemerintah dan pihak terkait perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kualitas belajar siswa, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

  • AGAMA,  Artikel,  Bencana,  Berita Duka,  hukum,  Internasional,  Militer,  Politik,  SOSIAL

    Seruan Kemanusiaan: Dobrak Blokade, Hentikan Genosida di Gaza

    Jakarta, wartapenasatu.com Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, sebuah aksi damai yang menyerukan penghentian genosida di Gaza berlangsung khidmat di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta. Sebelum orasi para tokoh dimulai, seluruh peserta dengan lantang menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, mengukuhkan semangat persatuan dan kepedulian. Suasana kemudian bertambah khidmad dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu peserta aksi, menandai dimulainya rangkaian acara dengan dimensi spiritual yang mendalam.

    Aksi solidaritas ini diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Oktober 2025, bertempat strategis di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Sejumlah tokoh berpengaruh turut hadir untuk menyampaikan orasi, di antaranya Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Felix Siauw, Ustadz Alfian Tanjung, serta seorang influencer yang dikenal luas dengan panggilan Bang Koi, serta salah satu organisasi yang getol menyerukan kemerdekaan Palestina yaitu organisasi ASPIRASI yang diketuai oleh Ibu Wati Salam. Kehadiran mereka menegaskan urgensi dan bobot moral dari tuntutan yang disuarakan.

    Dalam orasinya, Ustadz Felix Siauw secara tegas menekankan bahwa aksi semacam ini perlu diperbesar skalanya agar gaungnya dapat lebih luas didengar dan diperhatikan oleh dunia internasional. Beliau juga menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas genosida yang terjadi di Gaza saat ini, sebuah pernyataan yang disampaikannya sambil menunjuk langsung ke arah gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, menyiratkan tuntutan akuntabilitas yang jelas.

    Senada dengan semangat kemanusiaan, Bang Koi, dalam orasinya yang inspiratif, menyatakan bahwa kepedulian terhadap Gaza tidak semestinya dibatasi oleh identitas agama. “Untuk peduli Gaza tidak harus Muslim, namun seluruh manusia,” ujarnya, menegaskan bahwa isu ini adalah masalah kemanusiaan universal dan genosida berdarah yang tidak hanya berkaitan dengan Islam, melainkan melukai hati nurani setiap insan.

    Motif utama di balik aksi ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan politik kepada saudara-saudara kita yang berupaya menembus blokade Gaza melalui jalur laut. Mereka tergabung dalam Freedom Flotilla, sebuah gerakan solidaritas internasional yang berkomitmen untuk mengakhiri blokade tidak manusiawi yang diberlakukan oleh Israel terhadap Gaza. Aksi di Jakarta ini menjadi cerminan dukungan global terhadap perjuangan tersebut.

    Masyarakat Gaza saat ini hidup dalam berbagai keterbatasan ekstrem, sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari komunitas internasional. Namun, tindakan kejam Israel yang tanpa henti memblokade setiap upaya bantuan, termasuk gerakan Freedom Flotilla, telah memperparah krisis kemanusiaan di sana. Kondisi ini menuntut perhatian serius dan intervensi tegas dari lembaga-lembaga dunia.


    Oleh karena itu, harapan besar disematkan pada aksi ini agar otoritas terkait di tingkat global dapat mendengar seruan kemanusiaan ini. Diharapkan ada tindakan tegas yang diambil terhadap Israel, yang pada akhirnya akan berdampak pada pembukaan jalur bantuan tanpa hambatan kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan, demi meringankan penderitaan dan menghentikan tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung.

  • Berita Duka,  Olah Raga

    Atlet Pelatnas Sea Games Asal Gresik, Naufal Takdir Al Bari, Dimakamkan dengan Khidmat

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Suasana duka menyelimuti rumah duka di Jl. KH Kholil Gang 11 No. 7, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik, pada Jum’at pagi (3/10/2025). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan hadir untuk melepas kepergian Naufal Takdir Al Bari bin Hasyim (19), atlet muda berbakat asal Gresik yang wafat saat menjalani pemusatan latihan (TC) Pelatnas Sea Games di Penza, Rusia.

    Almarhum, yang lahir di Kuala Pembuang pada 12 Maret 2006, masih duduk di bangku kuliah semester 1 Fakultas Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Prestasinya di cabang olahraga senam menjadikan dirinya salah satu andalan Jawa Timur di kancah nasional. Namun, takdir berkata lain ketika ia mengalami kecelakaan saat berlatih alat palang tunggal di Rusia.

    Prosesi penuh haru, jenazah tiba di rumah duka dan langsung disambut isak tangis keluarga serta masyarakat yang telah menunggu. Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah disholatkan berjamaah di mushola dekat rumah duka

    Rombongan kemudian mengantarkan jenazah menuju TPU Jl. Gubernur Suryo XI, Kelurahan Tlogo Pojok. Pukul 08.45 WIB prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Tangis haru keluarga dan ratusan pelayat pecah saat liang lahat ditutup dan doa bersama dipanjatkan.

    Sejumlah tokoh penting tampak hadir dalam prosesi persemayaman dan pemakaman, antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Jatim Imam Hidayat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta Wakil Bupati Gresik dr. Alif M.Kes.

    Selain itu hadir pula perwakilan TNI-Polri, di antaranya Danramil 0817/05 Kota Gresik Kapten Arh M. Nurul Qomar yang mewakili Dandim 0817 Gresik, serta jajaran Polsek Gresik. Ketua Umum Federasi Gymnastik Indonesia Ita Yuliati dan Kadispora Gresik Saifundin Ghozali juga ikut mendampingi keluarga.

    Tak hanya pejabat, warga masyarakat dari Kelurahan Kebungson dan Tlogo Pojok juga turut serta, tercatat lebih dari 100 orang hadir memberikan doa dan penghormatan terakhir.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga memberikan penghormatan terakhir dengan menaburkan bunga di pusara almarhum. Kehadiran beliau bersama pejabat daerah menjadi simbol penghargaan atas dedikasi Naufal sebagai atlet yang telah berjuang membawa nama baik bangsa.

    Selain itu, hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0817/05 Kota Gresik, Kapten Arh M. Nurul Qomar yang mewakili Dandim Gresik menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.

    “Kami ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum Naufal. Ia adalah putra terbaik bangsa yang telah mengharumkan nama Gresik dan Jawa Timur melalui prestasinya di dunia olahraga. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”ujarnya.

    Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 09.10 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh rasa hormat. Meski usia almarhum masih muda dan perjalanan kariernya di dunia olahraga baru dimulai, kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan atlet, serta masyarakat Jawa Timur.(Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Berita Duka,  hukum,  Keamanan,  Kriminal,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    FPP-TNI dan Putra-putri  Pahlawan Revolusi Bersatu Ganyang PKI

    FPP-TNI dan Putra-putri  Pahlawan Revolusi Bersatu Ganyang PKI

    Jakarta, wartapenasatu.com – Sabtu, 4 Oktober 2025, bertempat di Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat, telah berlangsung acara silaturahmi yang diselenggarakan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPP-TNI) bersama keluarga besar putra/putri Pahlawan Revolusi. Acara ini mengusung tema sentral mengenai upaya mengganyang bahaya laten PKI serta menjaga warisan perjuangan para pahlawan revolusi yang telah gugur.

    Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani menjadi saksi bisu pertemuan penting ini, di mana para purnawirawan TNI dan keluarga Pahlawan Revolusi berkumpul untuk membahas isu-isu krusial terkait kebangsaan, terutama ancaman laten yang masih membayangi dari идеologi komunis PKI. Sebagai pihak yang paling merasakan dampak dari keganasan PKI di masa lalu, TNI dan keluarga Pahlawan Revolusi memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga idiologi Pancasila.

    Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antara FPP-TNI dan keluarga besar putra/putri Pahlawan Revolusi, memperkokoh persatuan, serta menyalakan kembali semangat perjuangan. Lebih dari itu, acara ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari bahaya laten PKI yang semakin nyata mengancam keberlangsungan bangsa Indonesia.

    Acara silaturahmi ini dipimpin oleh Jenderal (Purn) Tiyasno Sudarto, dengan kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Jenderal (Purn) Fachru Rozi, Laksamana (Purn) Tedjo Edi, Laksamana (Purn) Slamet Subiyanto, serta penceramah Alfian Tanjung. Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 250 orang.

    Dalam forum ini, FPP-TNI dan putra putri pahlawan revolusi menyampaikan enam poin pernyataan sikap yang menjadi landasan perjuangan mereka:

    1. Menegaskan kesetiaan tegak lurus pada Pancasila, UUD 1945 yang asli, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
    2. Menolak dengan tegas segala bentuk ideologi komunis PKI gaya baru dan bertekad untuk berjuang menghadapinya sampai titik darah penghabisan.
    3. Mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tetap waspada dan tidak lengah terhadap bahaya laten komunis.
    4. Mengingatkan generasi muda untuk tidak melupakan sejarah kelam pengkhianatan PKI yang telah mengorbankan para pahlawan revolusi.
    5. Berkomitmen untuk meneruskan perjuangan pahlawan revolusi demi menjaga persatuan, kesatuan, kedaulatan, dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
    6. Dengan semangat kebersamaan, berdiri di garis terdepan untuk menjaga Indonesia dari bahaya laten komunis.

    Pernyataan sikap ini menjadi pesan penting bagi seluruh lapisan masyarakat dan tokoh bangsa agar senantiasa berhati-hati terhadap gerakan-gerakan yang mengindikasikan munculnya kembali PKI gaya baru.
    Semoga semangat silaturahmi dan komitmen yang telah diikrarkan dalam acara ini dapat menjadi kekuatan untuk menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI dari segala bentuk ancaman

  • Artikel,  Berita Duka,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    Mediasi Polsek Bukit Batu: Resolusi Konflik Digital dan Harmoni Komunitas

    Mediasi Polsek Bukit Batu: Resolusi Konflik Digital dan Harmoni Komunitas

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Batu, bagian dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah, kembali menunjukkan perannya sebagai penengah dalam penyelesaian permasalahan sosial di tengah masyarakat. Kepercayaan publik terhadap institusi ini tercermin dari keberhasilannya memediasi konflik yang berakar dari interaksi digital.

    Proses mediasi krusial ini dilaksanakan di Markas Polsek Bukit Batu, yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km. 33, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa sore, 23 September 2025.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu, Ipda M. Hafiizh Ramadhan, menjelaskan bahwa mediasi ini bertujuan untuk menuntaskan perseteruan antarpribadi yang dipicu oleh konten di media sosial.

    “Konflik ini melibatkan tiga wanita berinisial E (27), AS (29), dan NF (26). Pemicunya adalah unggahan di media sosial oleh saudari E yang, menurut saudari AS dan NF, dianggap menyinggung perasaan serta merugikan citra mereka,” terang Ipda Hafiizh.

    Sesi mediasi berlangsung secara komunikatif dan transparan, memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk mengemukakan pandangan masing-masing. Pendekatan ini esensial dalam mencari solusi yang adil dan optimal guna mengakhiri perselisihan.

    “Kami berhasil menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Seluruh pihak sepakat untuk berdamai, saling memaafkan, dan saudari E pun bersedia menghapus unggahan yang menjadi sumber konflik,” ujar Hafiizh.


    Kesepakatan damai tersebut kemudian diabadikan dalam sebuah surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh ketiga belah pihak di atas meterai. “Dengan demikian, apabila di kemudian hari permasalahan serupa kembali muncul, para pihak dapat menuntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” pungkasnya.

  • Artikel,  Berita Duka,  Daerah,  Kesehatan,  Nature,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Resiliensi di Tengah Ekstrem: Kabaglog Polresta Palangka Raya Imbau Personel Jaga Kesehatan

    Resiliensi di Tengah Ekstrem: Kabaglog Polresta Palangka Raya Imbau Personel Jaga Kesehatan

    Palangka Raya, Wartapenasatu.com – Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda, Kepala Bagian Logistik (Kabaglog) Polresta Palangka Raya, Kompol Mangatur Tampubolon, menyampaikan amanat penting dalam apel pagi yang digelar di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/9/2025). Amanat ini menjadi pengingat bagi seluruh personel akan pentingnya menjaga kesehatan dan resiliensi di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu.

    Apel pagi tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, dan PNS Polri, menunjukkan komitmen seluruh jajaran Polresta Palangka Raya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Kehadiran lengkap ini mencerminkan disiplin dan kesadaran akan pentingnya koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan.

    Kompol Mangatur Tampubolon menyampaikan amanat berdasarkan atensi dari Kapolresta, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem. Amanat ini menjadi prioritas utama mengingat potensi ancaman penyakit yang dapat timbul akibat perubahan cuaca yang drastis.

    “Di tengah cuaca ekstrem saat ini, kita harus semakin sadar terhadap kondisi kesehatan diri sendiri maupun keluarga, sebab sangat banyak potensi penyakit yang dapat menjangkit apabila kita tidak menjaga kesehatan secara benar,” jelasnya. Pernyataan ini menjadi alarm bagi seluruh personel untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

    Mangatur Tampubolon memberikan sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan, seperti menerapkan pola makan sehat dan bergizi, menjaga kebersihan diri serta lingkungan, hingga beristirahat secara cukup. Langkah-langkah ini menjadi panduan praktis bagi personel dalam menjaga kesehatan sehari-hari.

    “Selain itu, selalu perhatikan kondisi tubuh kita maupun keluarga, terutama bagi anak-anak dan lansia. Apabila memang mulai muncul gejala terserang penyakit, maka jangan ragu untuk memeriksakannya ke rumah sakit atau puskesmas,” tuturnya. Imbauan ini menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat terhadap penyakit.

  • AGAMA,  Berita Duka,  Daerah,  hukum,  Nasional,  Opini,  Politik,  SOSIAL

    Gawatt! Diduga Kades Tobat Dilaporkan ke Polda Banten, Terkait menggusur masjid ,yang sedang di pakai ibadah oleh masyarakat.

    warta pena satu- Banten

    Waduuh Gawaat! Diduga Kades Tobat kecamatan Balaraja , Dilaporkan Ke Polda Banten, Terkait masjid Pemilik Masyarakat Di Robohkan Oleh Oknum Kades Dengan Alat Berat/excavator.

    Kabupaten Tangerang, Kamis 04/09/2025.

    Atas Viralnya Disosial media,tiktok/FB, Terkait masjid yang Sedang di Ibadahi oleh Masyarakat Dirobohkan Diduga Oleh Oknum Kepala Desa Tobat, Kecamatan Balaraja.

    ‘Peristiwa ini sempat memicu keresahan publik hingga viral di media sosial. Kepala Desa Tobat pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka didampingi Bupati Tangerang. Ia berjanji akan menghibahkan lahan dan membangun kembali masjid di lokasi yang telah disepakati. Namun, hingga kini pembangunan baru sebatas peletakan batu pertama tanpa ada tindak lanjut nyata.

    Merasa dirugikan dan dilecehkan, Oki Agus Tiawan, bersama Ketua Umum H. TB Endang, menggandeng kuasa hukum Amrizal Syaufi, SH., MH. & Partner, untuk melaporkan dugaan pelanggaran hukum tersebut ke Polda Banten.

    “Kasus ini tidak bisa dibiarkan. Masjid adalah simbol ibadah umat Islam, perobohan tanpa musyawarah jelas mencederai hak masyarakat. Kami berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini secara profesional,” tegas Oki.

    Potensi Jeratan Hukum

    Menurut pengamat hukum yang ditemui Awak media, tindakan perobohan masjid tanpa dasar musyawarah berpotensi melanggar beberapa aturan:

    1. KUHP Pasal 156a dan Pasal 170 – mengatur larangan perusakan tempat ibadah serta perbuatan yang menimbulkan permusuhan atau penghinaan terhadap suatu golongan. Jika terbukti, pelaku bisa dijerat pidana penjara.

    2. UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya – meskipun belum ada penetapan resmi, masjid yang berdiri puluhan tahun bisa masuk kategori bangunan bersejarah. Penghancuran tanpa izin berpotensi melanggar aturan pelestarian.

    3. UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 – kepala desa seharusnya menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan musyawarah dalam setiap kebijakan pembangunan desa. Perobohan masjid tanpa musyawarah jelas bertentangan dengan amanat UU ini.

    Masjid Nurul ihtijarot,dirobohkan pada tgl 5/7/2025, kepala desa tobat , lokasi di pasar Sentiong, kecamatan Balaraja.

    Kasus-kasus terkait status perobohan masjid sering kali meresahkan masyarakat. Dan tak jarang membuat kontroversi bahkan menjadi konflik sosial antar kelompok masyarakat. Kasus-kasus yang ramai diperbincangkan media dan menyedot emosi bernuansa sara dalam beberapa tahun terakhir adalah penggusuran yang terjadi masjid Nurul ihtijarot lokasi di pasar Sentiong, kecamatan balaraja. Hasil pencarian kasus yang mencuat menimbulkan kontroversi dan dimuat media online adalah sebagai berikut.

     

    – Ruislag lahan dan penggusuran Masjid ihtijarot, di pasar Sentiong ,Desa Tobat Kecamatan Balaraja, dirobohkan pada tgl 5/7/ 2025.

    masjid merupakan suatu hal yang sensitif dan menyulut emosi masyarakat. Tentu saja karena masjid memiliki tempat istimewa bagi Muslim, bernuansa sakral, spiritual keagamaan, serta ada kultur sosial yang sudah terjalin yang mengukuhkan kedekatan emosional warga. Dalam bahasa lain, masjid memiliki ruang-ruang sosial dan spiritual (social and religious spheres), bukan hanya sekedar bangunan fisik. Wajar saja, jika tidak berhati-hati, kontroversi dan konflik bisa muncul, terlepas proses administirasi prosedural sudah dilakukan. Contohnya terlihat dalam kasus ruislag tanah masjid Raudhatul Islam, kasus no 3 di atas. Ini harus menjadi pelajaran berharga, bahwa proses administrasi harus dibarengi dengan proses musyawarah dan edukasi yang cukup. Harus dipahami bahwa emosi akan mengemuka ketika penggusuran atau ruislag melibatkan pihak lain yang diaggap tidak mewakili kepentingan umum, alias untuk kepentingan komersial. Terlebih lagi jika ada intimidasi dari pihak-pihak yang dianggap memiliki

    kuasa seperti para pejabat maupun pengusaha demi kepentingan politik.

  • Berita Duka,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kriminal,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Partai Ummat tegakkan keadilan 

    Partai Ummat tegakkan keadilan 

    Ummat Berduka, Aparat Diminta Bertanggung Jawab Kematian Affan Di Jakarta

    jakarta media wartapenasatu.com Partai Ummat tegakkan keadilan  berduka atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam peristiwa tragis pada demonstrasi yang terjadi di gerbang gedung MPR/DPR RI, Kamis kemarin (28/8).

    Partai Ummat menyayangkan terjadinya tragedi tersebut dan berharap tidak terulang kembali. serta meminta aparat bertanggung jawab atas kematian Affan yang terlindas oleh kenderaan dinas petugas.

    “Kami dari Partai Ummat ikut berduka atas meninggal saudara kita Affan Kurniawan, dan mendoakan segala amal kebaikannya diterima oleh Allah SWT, diampuni kesalahannya serta diganjar ” ucap Ridho Rahmadi, Ketua Umum DPP Partai Ummat.

    Dan kepada keluarganya, lanjut Ridho diberikan kesabaran dan ketabahan.Partai Ummat mengungkapkan demonstrasi dalam pekan ini, cermin nyata dari kegelisahan rakyat, buruh, mahasiswa, pelajar, dan lapisan masyarakat banyak bersuara lantang agar hak-hak mereka didengar.

    Teriakan di jalanan bukanlah tindakan kriminal, melainkan panggilan nurani bangsa yang mendambakan keadilan. Partai Ummat menyayangkan bahwa penyampaian aspirasi rakyat berulang kali berujung dengan kekerasan. Negara semestinya menjadi pelindung rakyat, bukan pihak yang menakut-nakuti rakyatnya.

    “Rakyat tidak boleh dihadapkan pada intimidasi ketika menuntut keadilan. Suara rakyat adalah amanat konstitusi yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Tahun1945.

    “Partai Ummat berdiri di sisi rakyat, menolak segala bentuk kezaliman seperti penggunaan kekerasan kepada demonstran, dan menyerukan agar aspirasi rakyat didengar dan disikapi dengan bijaksana.” ujar Ridho.

    Partai Ummat juga menolak keras segala bentuk stigmatisasi. Mahasiswa dan pelajar adalah bagian dari nurani bangsa. Sejarah Indonesia membuktikan bahwa gerakan mahasiswa selalu hadir dalam momen-momen penting perjuangan bangsa, dari 1908, 1928, 1945, hingga 1998.

    Ancaman

    “Aspirasi buruh, mahasiswa, dan rakyat kecil bukan ancaman bagi negara, melainkan peringatan bahwa kebijakan yang dibuat harus berpihak kepada keadilan. Mengkriminalisasi suara rakyat sama saja dengan mengkhianati amanat reformasi dan demokrasi.” ujar Ridho.

    Demonstrasi adalah tanda bahwa kanal formal penyampaian aspirasi tidak berjalan dengan baik. Ketika rakyat memilih turun ke jalan, itu berarti suara mereka tidak didengar di ruang-ruang resmi kekuasaan.

    Partai Ummat mendorong agar pemerintah dan DPR membuka Dialog Nasional yang jujur, terbuka, dan bermartabat dengan perwakilan rakyat—khususnya buruh, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil.

    Isu-isu utama yang disuarakan oleh demonstrasi harus ditanggapi secara serius seperti keharusan para pejabat baik legislatif maupun eksekutif untuk lebih memiliki empati dengan kesulitan rakyat saat ini.

    Sederhana

    Selain itu, kata Ridho dengan hidup sederhana di tengah penderitaan rakyat termasuk penghapusan tunjangan yang memberatkan anggaran negara penghapusan outsourcing dan kerja kontrak yang merugikan buruh.

    Perlindungan dan upah yang adil serta layak bagi seluruh pekerja, reformasi sistem perpajakan yang lebih berkeadilan, penguatan kedaulatan ekonomi nasional agar tidak tergantung pada modal asing. Kebijakan pendidikan yang membebaskan generasi muda dari beban biaya yang mencekik sehingga menimbulkan pengangguran dimana mana ?.

    Partai Ummat mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara aksi, media, dan masyarakat luas—untuk menjaga persatuan, mengedepankan dialog, dan menolak segala bentuk kekerasan Dan pelanggaran HAM.

    Demonstrasi adalah hak rakyaty yang dilandasi oleh kepedulian masa depansnak cucu cicit kita. Demokrasi merupakan tanda cinta rakyat pada bangsanya. Tugas negara, mendengar , merangkul, dan menjawab aspirasi itu dengan kebijakan yang adil.

    Hanya dengan keadilan, bangsa Indonesia akan berdiri tegak. Hanya dengan keberpihakan pada rakyat, Indonesia akan menjadi bangsa yang maju dengan berkeadilan, dan bermartabat

  • Artikel,  Berita Duka,  Kesehatan

    Selamat Jalan,Bapak Kwik Kian Gie Teladan Integritas Bangsa

    Selamat Jalan, Bapak Kwik Kian Gie: Telada Integritas Bangsa

    Jakarta.wartapenasatu.com

    Indonesia tengah berduka. Salah satu putra terbaik bangsa, Bapak Kwik Kian Gie, telah berpulang. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh rakyat Indonesia. Beliau bukan hanya seorang pakar ekonomi ulung, tetapi juga teladan integritas dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran.

    Sepanjang hidupnya, Bapak Kwik Kian Gie dikenal karena kejujuran dan komitmennya yang teguh pada prinsip. Beliau tidak hanya menguasai teori ekonomi, tetapi juga mengaplikasikannya dalam tindakan nyata demi kemajuan bangsa. Jabatan menteri yang pernah diembannya, seperti Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, menjadi bukti dedikasinya untuk Indonesia. Pemikiran ekonominya yang kritis dan berpihak pada keadilan sosial selalu menjadi ciri khasnya.

    Lebih dari sekadar seorang ekonom, Bapak Kwik Kian Gie merupakan tokoh moral yang menginspirasi. Di tengah maraknya pragmatisme dan korupsi, beliau tetap teguh pada prinsip-prinsipnya. Beliau membuktikan bahwa jabatan bukanlah untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan untuk mengabdi dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Keberaniannya dalam mengkritik kebijakan yang tidak adil, meskipun berasal dari pemegang kekuasaan, patut diacungi jempol.

    Kritik-kritik yang dilontarkan Bapak Kwik Kian Gie selalu tajam dan berbobot, namun selalu bermuara pada kepentingan bangsa yang lebih besar. Beliau tidak pernah ragu untuk menyuarakan kebenaran, sekalipun hal itu berisiko. Sikap konsisten, berani, dan jujur yang dimilikinya menjadi cerminan langka di dunia publik yang seringkali diwarnai kepentingan sesaat.

    Warisan terbesar Bapak Kwik Kian Gie bukanlah jabatan atau karya tulisnya, melainkan nilai-nilai luhur yang selalu dipegang teguh. Keberanian, kejujuran, dan integritas menjadi pedoman hidupnya dan kini menjadi warisan moral bagi generasi penerus bangsa. Nilai-nilai ini sangat penting di tengah tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.

    Kepergian Bapak Kwik Kian Gie mengingatkan kita akan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan berani menegakkan kebenaran. Beliau adalah negarawan sejati yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memberikan contoh nyata melalui perbuatannya. Sosoknya akan selalu dikenang dan dihormati.

    Selamat jalan, Bapak Kwik Kian Gie. Terima kasih atas segala jasa, keteladanan, dan nilai-nilai mulia yang telah Bapak berikan kepada bangsa Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan Bapak di tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Indonesia kehilangan seorang tokoh besar, tetapi warisan moral Bapak akan terus menginspirasi kami

  • Berita Duka,  Ekonomi,  Nasional

    Indonesia kehilangan pakar ekonomi yang jujur Alm Pak Kwik Kian Giewik Kian Gie

    Duka Cita Mendalam Atas Berpulangnya Bapak Kwik Kian Gie

    Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Bapak Kwik Kian Gie, pakar ekonomi yang dikenal akan kejujuran dan integritasnya, telah berpulang. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh rakyat Indonesia.

    Selama hidupnya, Bapak Kwik Kian Gie telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Kepakaran dan dedikasinya dalam bidang ekonomi telah diakui secara luas, baik di dalam maupun luar negeri. Lebih dari itu, beliau menjadi teladan bagi para pejabat dan pemimpin di Indonesia, menunjukkan bagaimana kejujuran dan integritas dapat menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab publik. Beliau tidak hanya menguasai ilmu ekonomi, tetapi juga memiliki keberanian untuk bersuara lantang demi kebenaran dan keadilan.

    Kejujuran dan sikapnya yang selalu berpegang teguh pada prinsip merupakan warisan berharga yang patut diteladani. Di tengah maraknya korupsi dan ketidakadilan, sosok Bapak Kwik Kian Gie menjadi oase yang menyejukkan, mengingatkan kita akan pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Beliau adalah contoh nyata bagaimana seorang pakar ekonomi dapat berperan aktif dalam membangun bangsa, bukan hanya dengan teori-teori ekonomi, tetapi juga dengan tindakan nyata yang berlandaskan moral dan etika.

    Meskipun beliau telah tiada, semangat dan nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh Bapak Kwik Kian Gie akan tetap hidup di hati kita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Selamat jalan, Bapak Kwik Kian Gie. Jasamu akan selalu dikenang.

Wartapenasatu.com @2025