Bisnis
Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Kalteng Targetkan 136 Hektare Lahan Siap Ditanami Jagung di Kuartal IV
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komitmen Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan.
Salah satunya, seperti yang dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, S.IKom. dan forkopimda dengan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Lahan Perhutanan Sosial, Desa Pager, Kec. Rakumpit, Kota Palangka Raya, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan penanaman yang merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang digagas Polri secara nasional kali ini, juga digelar terpusat di Prov. Banten dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri Kapolri, Menteri Pertanian, serta Menteri Kehutanan.
Kapolda Kalteng mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman jagung kuartal IV ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, terkait ketahanan pangan nasional.
“Hari ini kami melakukan penanaman jagung kuartal IV serentak yang dipusatkan di Desa Pager denga luas lahan sekitar 2 hektare,” kata Kapolda usai melakukan penanaman jagung.

Irjen Iwan menegaskan bahwa pada kuartal IV kali ini pihaknya tekah menargetkan 136 hektare lahan di 101 titik lokasi diseluruh wilayah Kalteng untuk ditanami jagung.
“Harapannya pada kuartal IV ini, produksi jagung di Kalimantan Tengah dapat semakin maksimal dan meningkat dari kuartal III. Sehingga upaya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat berjalan lancar,” tuturnya.
Kapolda menyebut, dengan langkah konkret ini Polda Kalteng dan jajaran berkomitmen terus berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Tentunya hal ini juga menjadi bukti nyata langkah Polri dalam mendukung program ini, sekaligus mendorong produktifitas pertanian daerah untuk kesejahteraan bersama,” tutup Kapolda.
Wagub DKI bersama Direktur Utama PAM Jaya Hadiri Bazaar Hemat Tebus Murah Sembako di Lapangan Futsal Tanah Merah Ancol
Jakarta,Wartapena Satu
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bersama Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menghadiri kegiatan Bazaar Hemat Tebus Murah Sembako di Lapangan Futsal Tanah Merah, Jalan Kampung Bandan Raya, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PAM Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengejar target 100 persen cakupan air minum perpipaan di Jakarta pada 2029. Selain memastikan layanan air bersih, PAM Jaya juga aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano turut menyerahkan 2.000 paket sembako gratis kepada warga sebagai bagian dari sosialisasi program perluasan layanan air bersih perpipaan di kawasan Tanah Merah.
“Pemprov DKI terus mendukung upaya PAM Jaya dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Lebih lanjut, ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat kepedulian nyata yang bermanfaat bagi warga. Pemprov DKI bersama PAM Jaya berkomitmen menghadirkan layanan terbaik, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga, baik air bersih maupun kebutuhan pokok rumah tangga,” imbuhnya.
Harapannya, inisiatif ini dapat menjadi inspirasi sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat,” ujar Wagub Rano.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyampaikan, pihaknya terus mempercepat sambungan air perpipaan ke rumah-rumah warga agar semakin banyak masyarakat yang mendapat layanan. Saat ini, PAM Jaya telah merealisasikan 130 ribu sambungan rumah dengan cakupan layanan mencapai 75 persen.
“Untuk wilayah Tanah Merah, kami tengah menambah 1.000 sambungan baru sekaligus meningkatkan tekanan air hingga dua bar. Diharapkan pada Januari 2026, layanan air perpipaan semakin stabil dengan dukungan tambahan booster. Kami akan terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak rumah terhubung dengan jaringan air perpipaan,” ujar Arief.
Dukung Kemajuan Daerah, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Duta Mall Palangka Raya
Dukung Kemajuan Daerah, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Duta Mall Palangka Raya

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Peresmian Duta Mall Palangka Raya yang berlokasi strategis di Jl. Adonis Samad menandai babak baru dalam perkembangan ekonomi dan sosial Kota Palangka Raya. Acara yang berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025, ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, yang mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan petinggi Duta Mall Palangka Raya.
Kehadiran Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan Kurniawan, menjadi simbol dukungan penuh dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Kalteng, terhadap setiap inisiatif yang bertujuan untuk memajukan daerah. Partisipasi aktif dari unsur kepolisian ini mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Duta Mall Palangka Raya sebagai salah satu langkah strategis untuk menggeliatkan perekonomian daerah. Keberadaan pusat perbelanjaan modern ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi investasi baru serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Duta Mall Palangka Raya ini akan menjadi pusat perbelanjaan dan hiburan yang representatif bagi masyarakat, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi daerah,” ujar Kapolda dengan penuh optimisme. Pernyataan ini menggarisbawahi keyakinan bahwa kehadiran pusat perbelanjaan ini bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah.
Irjen Iwan Kurniawan juga menyampaikan harapan agar Duta Mall Palangka Raya dapat menjadi benchmark bagi pembangunan pusat perbelanjaan lainnya di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dengan demikian, diharapkan akan muncul lebih banyak lagi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda Kalteng menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak pengelola Duta Mall Palangka Raya dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Sinergi yang harmonis antara semua stakeholder akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Peresmian Duta Mall Palangka Raya bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi juga merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan Kalimantan Tengah. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan daerah ini dapat terus berkembang dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di tingkat nasional.
Gugatan Praperadilan Penetapan Tersangka Pengancaman Driver PT. Asmin di Wilayah Kapuas Ditolak
Gugatan Praperadilan Penetapan Tersangka Pengancaman Driver PT. Asmin di Wilayah Kapuas Ditolak

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan oleh Tersangka Tono sebagai pemohon dalam perkara Nomor: 07/Pid.Pra/2025/PN.Plk, dengan termohon Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalteng.
Dalam putusan sidang praperadilan yang bertempat di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, pada Kamis (2/10/2025) pukul 11.00 WIB.
Hasil putusan sidang yang mana dalam amar putusan, hakim telah mempertimbangkan bukti-bukti dalam persidangan sehingga memutuskan permohonan praperadilan Pemohon ditolak untuk seluruhnya, sehingga proses penetapan tersangka yang dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Kalteng terhadap pemohon sudah sesuai dengan Putusan MK no 21/PUU-/XII/2014, khususnya dalam hal penetapan Tersangka telah diperoleh minimal dua alat bukti yang sah sebagaimana dimaksud Pasal 184 KUHAP.
Oleh sebab itu, Hakim menyatakan bahwa permohonan praperadilan dinyatakan ditolak karena termohon berhasil membantah dalil-dalil tuduhan pemohon dengan jawaban yang di dukung bukti surat. Sehingga menurut pertimbangan Hakim dinyatakan bahwa Penetapan Tersangka atas diri pemohon sudah sah secara hukum,” ungkap Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2025) sore.
Kabidhumas menyampaikan, gugatan praperadilan yang diajukan oleh pemohon yaitu terkait objek praperadilan tidak sahnya penetapan tersangka dalam dugaan tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud Pasal 335 KUHP terhadap driver alat berat PT. Asmin di Jalan angkut batu bara selatan sekmen 3 PT. Asmin Bara Baronang Kapuas Tengah, Prov. Kalteng pada bulan Desember 2024.
“dalam gugatan praperadilan ini, termohon diwakili Bidang Hukum Polda Kalteng sebagai kuasa hukum termohon, terdiri dari Kombes Pol Rony Yulianto, S.H., S.IK. , AKBP Yoyo S.H., M.A.P. ,dan AKP Eko Priono, S.H. ,serta keempat personel Bidkum lainnya,” terangnya.
“Sementara dari pihak pemohon dihadiri oleh Penasehat Hukum Okto Simanjuntak, dari kantor Lawyer Junvit & rekan, Cipayung Jakarta Timur” sambung Erlan.
Sementara itu, Kabidkum Polda Kalteng Kombes Pol Rony Yulianto, S.H,.S.IK,. menegaskan bahwa permohonan praperadilan yang di ajukan oleh Pemohon Ditolak seluruhnya atas pertimbangan Hakim tunggal berdasarkan fakta hukum dan alat bukti serta saksi dalam persidangan.
“Dengan sudah di tolaknya Permohonan Praperadilan tersebut oleh Hakim, merupakan bukti bahwa Penyidik telah bertindak secara profesional dan prosedural” tegas Kabidkum.
Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor
Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor
Malang, wartapenasatu.com – Gelombang protes mengguncang kediaman Zidan Akbar Ibrahim, pemilik usaha Bakso Lombok Singosari, baru-baru ini. Puluhan warga yang tergabung dalam grup investasi tersebut menuntut pertanggungjawaban atas dugaan praktik penipuan berkedok investasi. Mereka merasa menjadi korban dari skema yang menjanjikan keuntungan menggiurkan, namun berujung pada kerugian finansial yang signifikan, dengan total mencapai lebih dari Rp 800 juta.

Kasus ini mencuat ke permukaan sejak tahun 2023 hingga 2024, ketika Zidan meluncurkan program investasi untuk ekspansi bisnis Bakso Lombok, dari cabang kedua hingga cabang kesembilan. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, kurang dari satu tahun, janji manis mengenai bagi hasil dan perjanjian kerja sama yang ditawarkan kepada para investor ternyata hanyalah ilusi belaka. Daya tarik investasi ini terletak pada iming-iming keuntungan yang dianggap rasional, yakni pembagian hasil penjualan sebesar 50 persen untuk pengelola dan 50 persen untuk investor.
Namun, realitas yang dihadapi para investor jauh dari harapan. Alih-alih meraup keuntungan, mereka justru terjerumus dalam kerugian yang semakin membesar. Salah seorang korban, Erni, mengungkapkan bahwa para investor telah berulang kali mendatangi kediaman Zidan, baik secara berkelompok maupun individu, sebagai upaya untuk menuntut hak mereka. Selain itu, laporan resmi telah diajukan ke berbagai kantor kepolisian sesuai dengan lokasi transaksi, termasuk Polres Malang dan Polresta Malang, sebagai langkah hukum untuk menindaklanjuti kasus ini.
Dalam percakapan di grup WhatsApp, para korban mengungkapkan bahwa Zidan sempat melakukan manuver dengan menjadikan semua investor sebagai admin grup cabang, sebelum akhirnya keluar dari grup dan menonaktifkan nomor kontaknya. Tindakan ini menciptakan kebingungan dan ketidakpastian di antara para investor, yang saling bertanya tanpa mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak pengelola.
“Kami sudah melapor ke kepolisian. Kami juga demo lagi hari ini,” tegas Erni, mencerminkan kekecewaan dan frustrasi yang mendalam dari para korban. Selain itu, terungkap pula adanya laporan mengenai tiga orang karyawan yang belum menerima gaji selama dua bulan, meskipun laporan keuangan mencatat adanya pengeluaran untuk pembayaran gaji. Bukti-bukti ini telah disampaikan kepada orang tua Zidan, namun tidak mendapatkan respons yang memadai. Ironisnya, setelah kasus ini mencuat, semakin banyak korban baru yang muncul dengan pengalaman kerugian serupa.

Salah satu dokumen resmi yang beredar adalah surat permintaan keterangan dari Polres Malang dengan nomor B/2370/11/2025/Reskrim, tertanggal 4 Maret 2025, yang ditujukan kepada Sdr. Makris Diantoro, ST. Surat ini merupakan bagian dari proses penyelidikan berdasarkan Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor LPM/216.Satreskrim/11/2025/SPKT/Polres Malang. Penerbitan surat ini didasarkan pada Pasal 1 ayat (4), Pasal 4, Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) KUHAP, serta Undang-undang RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.
Dalam pertemuan terakhir dengan para korban, Zidan mengakui kesalahannya dan menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab. Ia berjanji akan mengembalikan dana investasi secara bertahap dengan menjual aset berupa rumah, yang ironisnya juga sudah dijaminkan di BSI dan belum sepenuhnya lunas. Namun, sejak pernyataan tersebut disampaikan, tidak ada tindak lanjut komunikasi dari pihak Zidan. Hal ini semakin memperburuk kemarahan dan kekecewaan para korban, yang merasa hanya diberikan janji-janji kosong tanpa realisasi yang nyata.
Aksi protes yang dilakukan oleh para investor merupakan bentuk sanksi sosial terhadap pengelola Bakso Lombok Singosari. Meskipun tidak semua korban dapat hadir secara langsung karena terkendala jarak dan lokasi, mereka tetap menyuarakan tuntutan melalui media sosial dan jaringan komunitas. Para korban berharap agar dana investasi mereka dapat dikembalikan, dan pelaku bertanggung jawab penuh atas kerugian yang telah ditimbulkan. Mereka juga mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara hukum, sehingga tidak ada lagi korban-korban baru di masa mendatang.
Ditpolairud Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Masyarakat
Ditpolairud Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Masyarakat
Sampit, wartapenasatu.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah, melalui KP XVIII-1004, melaksanakan program ketahanan pangan di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan mengadakan penjualan beras murah dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat setempat. (28 September 2025)

Kepolisian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan penjualan beras murah. Program ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya hadir sebagai solusi konkret di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi warga.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes. Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. “Dengan harga yang terjangkau, masyarakat dapat mengakses beras dengan lebih mudah, sehingga meringankan beban ekonomi keluarga. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes. Pol. Dony Eka Putra menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penyediaan bahan pangan murah, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan berpartisipasi aktif dalam memenuhi kebutuhan dasar warga, Polri ingin membangun kepercayaan dan sinergi yang lebih kuat.

Kegiatan penjualan beras murah ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam berperan aktif di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga. Polri menyadari bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada terpenuhinya kebutuhan dasar dan kesejahteraan sosial.
Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya untuk turut serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta kondisi sosial yang lebih baik.
Program gerakan pangan murah ini adalah salah satu langkah nyata Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Polri akan terus berupaya untuk hadir sebagai bagian dari solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Kuliner, Loker, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional
Jakarta wartapenasatu.com
MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.
Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.
Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.
Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”
“Nok Srie “Melaporkan
#MBG
Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan
Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan
Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Usai melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Anjir, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Baksos dan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan di masyarakat.
“Dengan adanya bantuan Alsintan, kami berharap para petani semakin terbantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di sektor pangan. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah pusat,” ujar Irjen Iwan, Sabtu (27/9).

Ia menambahkan, kepolisian tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial.
Menurutnya, dukungan kepada para petani sangat penting agar ketahanan pangan daerah semakin kuat dan mampu menopang kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III
Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III
Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 kembali menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya berperan sebagai pendamping petani dalam proses budidaya, Polda Kalteng juga memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog, agar stok cadangan pangan pemerintah dapat terjaga dan distribusi lebih merata.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., seusai melaksanakan penyerahan pemenuhan cadangan hasil panen jagung pada panen raya kuartal III, di Desa Anjir, Kec. Kahayan Hilir, Kab. Pulang Pisau, Sabtu (27/9/2025).Kapolda Kalteng menegaskan, sepanjang panen raya kuartal III di seluruh jajaran Polda Kalteng saat ini, akan dilakukan penyerapan ke Gudang Bulog sebanyak 25 ton.
“Setelah pelaksanaan panen raya kuartal III yang terpusat di Desa Anjir, Kab. Pulang Pisau ini, Polda Kalteng bersama Bulog melaksanakan pendistribusian jagung hasil panen raya serentak sebanyak 25 ton dari seluruh wilayah di Kalteng,” kata Kapolda.

“Khususnya hari ini,” lanjut Irjen Iwan, “pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 1 ton jagung dari total 8 ton jagung dari panen raya ini untuk diserap Bulog.”Kapolda menegaskan, gerakan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional.
“Dengan adanya aliran hasil panen ke gudang resmi Bulog, petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat memperoleh jaminan ketersediaan jagung untuk kebutuhan konsumsi maupun industri,” tegasnya.
Irjen Iwan berharap, dengan dukungan ini, target nasional pengadaan jagung sebesar 1 juta ton pada tahun 2025 diharapkan bisa tercapai.
“Langkah Polri melalui pendampingan petani, pengawalan panen, hingga distribusi ke Bulog menjadi bagian integral dari strategi menjaga stabilitas pangan, sehingga dapat membantu mengoptimalkan peningkatan penyerapan jagung dan petani betul-betul bisa optimal,” tutupnya.
Panen Raya Jagung Kuartal III, Kapolda Kalteng Komitmen Perkuat Sinergi Wujudkan Sektor Pertanian yang Mandiri, Tangguh, dan Berkelanjutan
Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama Gubernur H. Agustiar Sabran dan sejumlah Forkopimda terpantau tiba di Polres Pulang Pisau dari Palangka Raya.

Perjalanan dalam rangka kunjungan kerja tersebut dilakukan guna pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang merupakan Program Polri. Rombongan melanjutkan perjalanan dari Polres Pulang Pisau ke Desa Anjir, Kec. Kahayan Hilir, pada Sabtu (27/9/2025).
“Kegiatan panen raya ini merupakan wujud komitmen Polri mendukung seluruh program Pemerintah, termasuk dalam menciptakan swasembada pangan nasional,” kata Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Kalteng, saat dikonfirmasi.

Kabidhumas mengatakan, Polri, khususnya Polda Kalteng, telah dan sedang gencar melaksanakan program dalam mendukung ketahanan pangan.
“Sampai berita ini diterbitkan, terdapat 12.000 hektare lahan binaan Polda Kalteng dan jajaran yang berpotensi ditanami jagung, dan 5.900 hektare di antaranya telah ditanami,” beber Kabidhumas.
Kombes Erlan menegaskan komitmen Kapolda Kalteng dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, petani, serta seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita bersama-sama perkuat sinergi dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan dalam membangun sektor pertanian yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Panen raya ini sekaligus menjadi bukti bahwa program Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi langsung terhadap kesejahteraan bangsa.
“Dengan capaian yang terus meningkat, program ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang,” demikian Erlan.