Daerah

  • Daerah,  Ekonomi,  Militer

    Babinsa Geger Dukung Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Bebek

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0829-15/Geger Serma Syaifudin melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (komsos) dengan salah satu peternak bebek, Bapak Nawawi, di Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, pada Jumat (24/10/25).

    Melalui kegiatan tersebut, Serma Syaifudin memberikan motivasi sekaligus dorongan kepada warga agar terus mengembangkan sektor peternakan, khususnya budidaya bebek, yang dinilai mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat serta meningkatkan perekonomian keluarga.

    Ia juga menyampaikan bahwa peternakan rakyat memiliki peran penting dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

    “Kegiatan seperti ini kami dorong agar masyarakat tetap semangat dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan melalui peternakan lokal,” ujar Serma Syaifudin.

    Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari para peternak. Bapak Nawawi mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan TNI yang selalu hadir memberikan pembinaan dan semangat bagi warga binaan dalam mengembangkan usaha produktif di pedesaan.*** (Bgn)

  • Daerah,  Militer

    Dandim 0817/Gresik Hadiri FGD “Towards a Resilient Gresik” Bahas Kajian Risiko Bencana 2025–2029

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik, (24/10/2025) —  Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, bertempat di Ruang Rapat Retno Suwari, Kantor Bupati Gresik Lantai II, Jumat (24/10/2025).

    Kegiatan FGD tersebut mengusung tema “Towards a Resilient Gresik – Bersama Mengenali Risiko, Bersama Membangun Ketangguhan” dalam rangka penyusunan Kajian Risiko Bencana Kabupaten Gresik Periode 2025–2029.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain unsur Forkopimda Kabupaten Gresik, perwakilan OPD terkait, akademisi, serta organisasi kebencanaan.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antarinstansi dalam upaya mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Gresik.

    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. menegaskan bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

    “Kodim 0817/Gresik siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana. Melalui kebersamaan dan kesiapsiagaan, kita dapat membangun Gresik yang lebih tangguh dan siap menghadapi segala bentuk ancaman bencana,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Dandim juga menambahkan bahwa setiap wilayah telah memiliki Prosedur Tetap (Protap) atau SOP evakuasi yang disesuaikan dengan kondisi dan tipologi daerah masing-masing.

    “Setiap kecamatan memiliki SOP evakuasi yang berbeda, tergantung karakter wilayahnya. Contohnya, di wilayah perkotaan titik evakuasinya berada di gedung-gedung tinggi, sedangkan di daerah lain disesuaikan dengan jalur evakuasi yang ada. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan kita apabila terjadi bencana di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

    Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar serta diharapkan dapat meningkatkan sinergi antarinstansi dalam penanganan kebencanaan.

    Dengan semangat “Bersama Mengenali Risiko, Bersama Membangun Ketangguhan”, kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju Kabupaten Gresik yang aman, tangguh, dan berdaya tahan terhadap bencana. (Bgn)

  • Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kepolisian

    Polres Toba Tanggapi Cepat Dumas Judi Tembak Ikan: Hasil Pengecekan Negatif

    Polres Toba Tanggapi Cepat Dumas Judi Tembak Ikan: Hasil Pengecekan Negatif

    Toba, wartapenasatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Toba merespons cepat laporan pengaduan masyarakat (Dumas) dan pemberitaan salah satu media daring, Jelajah Perkara.Com, terkait dugaan adanya kegiatan perjudian jenis tembak ikan di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Toba segera melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

    Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh timnya, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian jenis tembak ikan di wilayah hukum Polres Toba, sebagaimana yang dilaporkan dalam Dumas dan pemberitaan media daring tersebut.

    Penegasan ini disampaikan oleh Iptu Erikson David Hutauruk setelah memerintahkan Kanit Pidum dan tim Jatanras untuk melakukan pengecekan langsung ke Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (23/10/2025). Pengecekan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap informasi yang beredar di masyarakat dan media.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu media daring, tim dari Polres Toba langsung mendatangi lokasi yang dimaksud. Namun, setelah melakukan pemeriksaan secara seksama, tim tidak menemukan adanya bukti atau indikasi yang menunjukkan adanya kegiatan perjudian jenis tembak ikan. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dalam pemberitaan media daring tersebut tidak terbukti kebenarannya.

    “Ketika tim sampai di sana, tidak kita temukan adanya perjudian seperti yang disampaikan dalam pemberitaan,” ujar Iptu Erikson David Hutauruk.

    Meskipun tidak menemukan adanya aktivitas perjudian, tim dari Polres Toba tetap melakukan tindakan preventif dengan memberikan imbauan kepada pemilik warung dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi tersebut. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kegiatan perjudian dalam bentuk apapun di wilayah tersebut.

    Selain itu, tim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak segala praktik perjudian yang dapat merugikan kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Polres Toba berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk perjudian, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

    Dengan adanya respons cepat dan tindakan tegas dari Polres Toba, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari segala bentuk ancaman kejahatan. Polres Toba juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada pihak kepolisian, sehingga dapat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Toba.

  • Daerah,  hukum,  Kesehatan

    HP Bebas Beredar di Rutan Balige: Napi Diduga Ancam Warga, Pengawasan Dipertanyakan

    HP Bebas Beredar di Rutan Balige: Napi Diduga Ancam Warga, Pengawasan Dipertanyakan

    Balige, wartapenasatu.com – Dugaan peredaran telepon genggam (HP) secara bebas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige kembali mencuat dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hal ini bermula dari pengakuan sejumlah warga yang mengaku menerima ancaman melalui pesan WhatsApp yang diduga dikirimkan oleh narapidana (napi) dari dalam rutan. Kasus ini memicu pertanyaan serius mengenai efektivitas pengawasan dan keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut.

    Seorang jurnalis dari media Posmetro yang berkunjung ke Rutan Kelas IIB Balige mencoba mengonfirmasi langsung perihal dugaan kebebasan penggunaan HP oleh para napi kepada Noel Tobing, selaku Kepala Pengamanan Rutan (KPR).

    Menanggapi hal tersebut, Noel Tobing dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin penggunaan HP kepada para narapidana.

    “HP tidak ada kami kasih kepada para napi,” ujarnya di hadapan awak media.

    Namun, dalam kesempatan yang sama, Noel Tobing juga mengakui adanya temuan HP di dalam rutan yang didapat tanpa sepengetahuan pihak pengamanan. Pengakuan ini mengindikasikan adanya celah keamanan yang memungkinkan HP dapat masuk dan beredar di kalangan napi.

    “Sempat ada HP sama kalian tanpa sepengetahuan saya. Saya akan sikat kalian semuanya,” tegasnya kepada para napi yang hadir saat itu.

    Meskipun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan dan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pernyataan tersebut dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya. Beberapa mantan narapidana yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa penggunaan HP masih marak terjadi di dalam rutan. Bahkan, ada dugaan bahwa HP tersebut digunakan untuk melakukan tindak pidana penipuan daring (online scam).

    “Dari kelas IIB sampai sekarang masih banyak tukang engkol (penipu) dari dalam rutan Balige,” ungkap salah satu mantan napi.

    Salah seorang warga juga menceritakan bahwa keluarganya menjadi korban penipuan dengan modus jual beli mobil Pajero murah yang diduga dikendalikan dari dalam rutan. Penipu yang mengaku bernama Ahok berhasil meyakinkan korban hingga mentransfer uang puluhan juta rupiah. Setelah diselidiki, uang tersebut sudah berpindah tangan hanya beberapa menit setelah transaksi dilakukan.

    Tak berhenti di situ, warga yang mencoba membagikan unggahan tentang kasus penipuan yang dialaminya di media sosial justru mendapat ancaman melalui pesan WhatsApp dari seseorang yang diduga merupakan narapidana di Rutan Balige. Ancaman ini semakin memperkuat dugaan bahwa HP di dalam rutan digunakan secara bebas dan bahkan disalahgunakan untuk melakukan tindakan intimidasi terhadap warga di luar rutan.

    “Yang kami herankan, kenapa HP di dalam rutan bisa sebebas itu sampai bisa meneror warga di luar?” keluhnya.

    Bahkan, seorang napi bernama Benget alias Kardo Sirait disebut turut mengirim pesan berisi ancaman kepada warga tersebut.

    “Dia menantang saya seolah-olah dia kebal hukum di dalam rutan,” ungkap korban dengan nada geram.

    Masyarakat pun meminta perhatian serius dari pihak Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara untuk segera menindak tegas oknum petugas maupun napi yang terlibat dalam penyalahgunaan HP di Rutan Kelas IIB Balige. Mereka khawatir jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, akan terjadi kejadian-kejadian yang lebih buruk, seperti kasus kekerasan yang pernah terjadi sebelumnya.

  • Daerah,  hukum,  Kesehatan,  perkebunan

    Pj. Kades Tanjung Muda Diduga Picu Konflik Lahan: Sorotan LSM KCBI

    Pj. Kades Tanjung Muda Diduga Picu Konflik Lahan: Sorotan LSM KCBI

    Batu Bara, wartapenasatu.com – Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Batu Bara, Agus Sitohang, yang juga bertindak sebagai kuasa pendamping S. Nainggolan, menyoroti tindakan Muhammad Nuur Saragih, SH, selaku Pj. Kepala Desa Tanjung Muda, yang diduga memicu kericuhan di tengah masyarakat. Kericuhan ini disinyalir akibat penerbitan surat keterangan tanah yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

    Kasus ini bermula ketika Dedi, seorang warga Desa Tanjung Muda, membawa alat berat jenis ekskavator untuk menggali parit di lahan yang baru dibelinya. Tindakan ini dilakukan sebelum proses administrasi surat tanah diselesaikan secara menyeluruh. Aktivitas tersebut kemudian memicu keberatan dari S. Nainggolan (55), seorang warga Dusun II Desa Tanjung Muda, yang merasa bahwa pengerjaan tersebut telah melewati batas dan merusak lahan miliknya.

    Meskipun sempat mendapat teguran, Dedi tetap melanjutkan aktivitas penggalian, yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah tanaman milik S. Nainggolan. Merasa dirugikan, S. Nainggolan kemudian mempertanyakan legalitas surat tanah milik Dedi kepada pihak desa. Hasilnya, terungkap bahwa surat tanah tersebut telah diterbitkan tanpa adanya tanda tangan dari pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan lahan tersebut.

    Ketua LSM KCBI, Agus Sitohang, menilai bahwa tindakan Pj. Kades Tanjung Muda tersebut telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seharusnya diikuti dalam penerbitan surat keterangan tanah. Lebih lanjut, Agus Sitohang menekankan bahwa tindakan tersebut berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

    “Pj. Kades seharusnya tidak menandatangani surat tanah yang masih bermasalah dan belum lengkap secara administrasi. Tindakan ini telah mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah desa,” tegas Agus Sitohang.

    Lebih mengejutkan lagi, Muhammad Nuur Saragih, SH, saat dikonfirmasi oleh wartawan, membenarkan bahwa dirinya telah menandatangani surat keterangan tanah milik Dedi. Alasan yang dikemukakan adalah karena Dedi telah memiliki dasar surat sebelumnya.

    “Sah saja, Bang, selagi ukuran tanah tersebut sama dengan dasar surat,” ujar Pj. Kades Tanjung Muda, mencoba memberikan pembenaran atas tindakannya.

    Sementara itu, Camat Air Putih menegaskan bahwa seorang kepala desa tidak memiliki wewenang untuk menerbitkan surat keterangan tanah apabila lahan tersebut masih dalam kondisi sengketa. Penegasan ini semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran prosedur dalam penerbitan surat tanah oleh Pj. Kades Tanjung Muda. Atas kejadian tersebut, S. Nainggolan telah melaporkan kasus dugaan penyerobotan tanah ini ke Polres Batu Bara dengan Nomor: LP/B/348/X/2025/SPKT/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA, sesuai dengan Pasal 385 KUHP. Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

  • Daerah,  hukum,  Keamanan,  perkebunan

    Pj. Kades Tanjung Muda Diduga Picu Konflik Lahan: Sorotan LSM KCBI

    Pj. Kades Tanjung Muda Diduga Picu Konflik Lahan: Sorotan LSM KCBI

    Batu Bara, wartapenasatu.com – Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Batu Bara, Agus Sitohang, yang juga bertindak sebagai kuasa pendamping S. Nainggolan, menyoroti tindakan Muhammad Nuur Saragih, SH, selaku Pj. Kepala Desa Tanjung Muda, yang diduga memicu kericuhan di tengah masyarakat. Kericuhan ini disinyalir akibat penerbitan surat keterangan tanah yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

    Kasus ini bermula ketika Dedi, seorang warga Desa Tanjung Muda, membawa alat berat jenis ekskavator untuk menggali parit di lahan yang baru dibelinya. Tindakan ini dilakukan sebelum proses administrasi surat tanah diselesaikan secara menyeluruh. Aktivitas tersebut kemudian memicu keberatan dari S. Nainggolan (55), seorang warga Dusun II Desa Tanjung Muda, yang merasa bahwa pengerjaan tersebut telah melewati batas dan merusak lahan miliknya.

    Meskipun sempat mendapat teguran, Dedi tetap melanjutkan aktivitas penggalian, yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah tanaman milik S. Nainggolan. Merasa dirugikan, S. Nainggolan kemudian mempertanyakan legalitas surat tanah milik Dedi kepada pihak desa. Hasilnya, terungkap bahwa surat tanah tersebut telah diterbitkan tanpa adanya tanda tangan dari pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan lahan tersebut.

    Ketua LSM KCBI, Agus Sitohang, menilai bahwa tindakan Pj. Kades Tanjung Muda tersebut telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seharusnya diikuti dalam penerbitan surat keterangan tanah. Lebih lanjut, Agus Sitohang menekankan bahwa tindakan tersebut berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

    “Pj. Kades seharusnya tidak menandatangani surat tanah yang masih bermasalah dan belum lengkap secara administrasi. Tindakan ini telah mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah desa,” tegas Agus Sitohang.

    Lebih mengejutkan lagi, Muhammad Nuur Saragih, SH, saat dikonfirmasi oleh wartawan, membenarkan bahwa dirinya telah menandatangani surat keterangan tanah milik Dedi. Alasan yang dikemukakan adalah karena Dedi telah memiliki dasar surat sebelumnya.

    “Sah saja, Bang, selagi ukuran tanah tersebut sama dengan dasar surat,” ujar Pj. Kades Tanjung Muda, mencoba memberikan pembenaran atas tindakannya.

    Sementara itu, Camat Air Putih menegaskan bahwa seorang kepala desa tidak memiliki wewenang untuk menerbitkan surat keterangan tanah apabila lahan tersebut masih dalam kondisi sengketa. Penegasan ini semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran prosedur dalam penerbitan surat tanah oleh Pj. Kades Tanjung Muda. Atas kejadian tersebut, S. Nainggolan telah melaporkan kasus dugaan penyerobotan tanah ini ke Polres Batu Bara dengan Nomor: LP/B/348/X/2025/SPKT/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA, sesuai dengan Pasal 385 KUHP. Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

  • Daerah,  Hiburan

    “Silaturahmi Berkah Jumat: MWPS Jatim Perkuat Sinergi di Kediaman Jurnalis Hermawan, Gresik”

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik —Suasana Masjid Al Muhajirin di kawasan Aquamarine, Kota Baru Driyorejo, pada Jumat pagi terasa berbeda. Jamaah tampak khusyuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Sukarni, dengan tema yang menggugah hati: “Meredam Murka Allah.”

    Kegiatan ini dihadiri oleh Redaktur Media Warta Pena Satu (MWPS) Jatim, Dodo, bersama jurnalis MWPS, Hermawan, yang juga berdomisili di lingkungan tersebut. Selain menghadiri kajian, kehadiran mereka sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antarsesama insan media dan masyarakat sekitar.

    Dalam ceramahnya, Ustadz Sukarni mengangkat kisah Nabi Luth dan Nabi Sueb sebagai teladan. Beliau menekankan pentingnya meneladani kesabaran dan ketaatan para nabi terhadap perintah Allah, terutama di tengah kondisi dunia yang semakin permisif terhadap kemaksiatan.

    Menurut beliau, peristiwa yang terjadi pada zaman Nabi Luth, di mana perilaku menyimpang menjadi hal yang dianggap biasa, kini kembali tampak di era modern. “Sek bebas, pergaulan tanpa batas, dan lunturnya rasa malu adalah tanda-tanda yang sama seperti di masa Nabi Luth. Inilah yang dulu membuat Allah murka,” ujar Ustadz Sukarni.

    Namun, beliau juga menyampaikan kabar gembira: ada tiga amalan utama yang mampu meredam murka Allah sebagaimana disebut dalam hadis Qudsi. Pertama, memakmurkan masjid dengan zikir dan ibadah. Kedua, menjalin silaturahmi agar hati tetap bersih dari kebencian. Dan ketiga, menolong sesama dengan tulus dan kasih sayang, karena di situlah letak keberkahan hidup.

    Ustadz Sukarni mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat, bukan sekadar tempat ibadah ritual, tetapi juga wadah membangun akhlak dan solidaritas sosial. “Jika masjid ramai, maka rahmat Allah akan turun. Dan jika silaturahmi dijaga, maka murka Allah akan reda,” pesannya penuh makna.

    Kehadiran tim MWPS Jatim di kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan dukungan terhadap dakwah yang mencerahkan. Redaktur Dodo menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi Warta Pena Satu Jatim, yaitu menghadirkan berita yang menyejukkan, membangun moral, dan menghidupkan nilai-nilai keteladanan.

    “Sebagai insan media, kami tidak hanya menulis berita, tapi juga ingin menyebarkan pesan kebaikan. Karena pada akhirnya, pena juga bisa menjadi alat dakwah,” tutur Dodo usai acara.

    Sementara itu, Hermawan sebagai tuan rumah mengapresiasi kehadiran rekan sejawatnya. Ia berharap momentum Jumat Berkah ini dapat mempererat hubungan antarjurnalis MWPS dan membuka ruang kolaborasi untuk program sosial serta dakwah ke depannya.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan jabat tangan antarjamaah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti halaman masjid. Dari kegiatan sederhana ini, tersirat pesan mendalam: bahwa dari masjid dan silaturahmi, umat dapat menahan murka Allah dan mengundang rahmat-Nya.

    Dengan semangat tersebut, Media Warta Pena Satu Jatim terus berkomitmen menjadi pelopor informasi yang bernilai dakwah, menjaga moral bangsa, dan menghidupkan kembali semangat keteladanan nabi dalam kehidupan modern.(Hermawan)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Keamanan

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Hadiri Rapat Komite Keamanan dan Table Top Exercise Bandara Tjilik Riwut

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Hadiri Rapat Komite Keamanan dan Table Top Exercise Bandara Tjilik Riwut

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan serta keselamatan penerbangan, Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polresta Palangka Raya menghadiri kegiatan Rapat Komite Keamanan Ke-III dan Table Top Exercise Bandar Udara Tjilik Riwut Tahun 2025, Kamis (23/10/2025).

    Kegiatan yang digelar di Kantor Administrasi Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut ini dihadiri oleh berbagai instansi dan stakeholder terkait, termasuk unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, BUMN, dan pihak operator penerbangan.

    Polresta Palangka Raya sendiri diwakili oleh Kasatpamobvit, AKP Suranto, bersama Panit II Pamwaster, Aiptu Dodik K., dan Bripda Rifky Abdi Surya.

    Suranto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut membahas langkah-langkah peningkatan fungsi komando, koordinasi, dan komunikasi antaranggota komite keamanan dalam penanggulangan keadaan darurat di lingkungan Bandara Tjilik Riwut.

    “Forum ini menjadi wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi dan prosedur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan serta memastikan sinergitas berjalan optimal,” ungkapnya mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.

    Kasatlamobvit menegaskan, bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan objek vital nasional, termasuk sektor transportasi udara yang memiliki peranan strategis bagi masyarakat.

    “Polresta Palangka Raya akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional di Bandara Tjilik Riwut, agar aktivitas penerbangan tetap berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian

    Prestasi Cermelang, Ditreskrimsus Polda Kalteng Terima Penghargaan Kabareskrim Polri dalam Rakor Penyidik Polri dan PPNS

    Prestasi Cermelang, Ditreskrimsus Polda Kalteng Terima Penghargaan Kabareskrim Polri dalam Rakor Penyidik Polri dan PPNS

    Jakarta, wartapenasatu.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil menerima penghargaan dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, atas keaktifan dalam koordinasi, pengawasan, dan pembinaan kepada PPNS di wilayah Kalteng.

    Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakabareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, mewakili Kabareskrim kepada Dirreskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Rimsyahtono, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, usai kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama penyidik Polri pengemban fungsi korwas dengan PPNS Kementerian/Lembaga tahun 2025, di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (23/10/2025).

    Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji membenarkan bahwa penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi pimpinan atas kerjasama yang baik antara Polda Kalteng dan PPNS dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

    Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa Polda Kalteng serius dalam meningkatkan kualitas penegakkan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Diharapkan dengan penghargaan ini, kedepan dapat semakin memperkuat komitmen jajaran Polda Kalteng dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Erlan.

    Perlu diketahui, Ditreskrimsus Polda Kalteng sebelumnya juga telah meraih juara pertama lomba cipta lagu bertajuk “Cahaya Bhayangkara” dalam ajang Awarding Day Kreasi Polri 2025.

    Prestasi ini menunjukkan bahwa Polda Kalteng tidak hanya unggul dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun komunikasi publik dan kreasi budaya internal.

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Pendidikan

    Peringatan HKGB Ke-73, Polda Kalteng Gelar Syukuran Sekaligus Salurkan Tali Asih Bantuan Pendidikan Akademik

    Peringatan HKGB Ke-73, Polda Kalteng Gelar Syukuran Sekaligus Salurkan Tali Asih Bantuan Pendidikan Akademik

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar acara syukuran dala rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke -73 tahun 2025, bertempat di Aula Arya Dharma Mapolda setempat, Kamis (23/10/2025).

    Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, dan diikuti sejumlah pejabat utama Polda serta pengurus Bhayangkari daerah maupun cabang.

    Dalam kesempatannya, Kapolda Kalteng selaku pembina Bhayangkari Daerah Kalteng, mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bhayangkari yang ke-73, sekaligus mengapresiasi pengabdian dan peran aktif Bhayangkari dalam mendukung tugas-tugas Polri.

    “Semoga melalui momentum peringatan ini, Bhayangkari dapat selalu memberikan semangat dalam berkarya mendukung Polri untuk masyarakat,” ucap Kapolda.

    Irjen Iwan juga berharap agar seluruh Bhayangkari dapat memahami visi dan misi serta program-program dari Polri dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berkeadilan, serta berperan aktif dalam pembangunan masyarakat menuju Indonesia yang lebih maju.

    “Untuk itu, saya minta peran Bhayangkari sebagai istri anggota Polri dapat memberikan dukungan, khususnya dalam pelaksanaan tugas terutama dalam mensukseskan program pemerintah seperti ketahanan pangan dan makan bergizi gratis,” harapnya.

    Sementara itu, ditempat yang sama Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menambahkan bahwa dalam peringatan kali ini dirangkaikan dengan acara syukuran potong tumpeng

    “Selain itu, pada momen peringatan HKGB ini Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Kalteng juga turut memberikan bantuan tali asih kepada pengurus Cabang berupa bantuan pendidikan akademik bagi pelajar TK, SD, SMP dan SMA,” tutup Kabidhumas.

    Sebagai informasi, adapun tema yang diangkat dalam peringatan HKGB ke-73 kali ini, yaitu ‘Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat’.@ Herry Kalteng

Wartapenasatu.com @2025