Daerah
Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta
Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

Toba, wartapenasatu.com — Tim Jatanras Satreskrim Polres Toba berhasil menangkap seorang pelaku begal yang telah meresahkan masyarakat di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan, sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, pada Senin, 20 Oktober 2025.
Pelaku begal yang berhasil diringkus bernama Roy Rinaldi Rumapea, seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Kebun Sayur, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Informasi ini disampaikan oleh Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, MH, saat dikonfirmasi.
Iptu Erikson menjelaskan bahwa kejadian bermula pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bernama Anros Situmorang, bersama temannya Reflita Boru Nainggolan, hendak pulang ke Kota Pematang Siantar setelah berekreasi dari Pantai Pakkodian.
Sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, tiba-tiba pelaku muncul dari semak-semak dan langsung menyerang korban dengan menggunakan parang panjang di bagian kepala. Tersangka berusaha membacok korban secara berturut-turut, namun korban berhasil menangkis serangan tersebut dengan menggunakan lengan kirinya.
Korban kemudian berhasil menangkap tangan tersangka dan mendorongnya hingga keduanya terjungkal ke semak-semak. Pelaku sempat menyerah dan menyuruh korban pergi. Namun, ketika korban hendak menaiki sepeda motornya, pelaku kembali menyerang teman korban. Korban pun berusaha menyelamatkan temannya, tetapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Setelah kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balige.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor merek HONDA Vario 150 CC dengan nomor polisi BK 5966 WAO atas nama Anros Situmorang. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Tim Jatanras berhasil mengumpulkan informasi dan segera berangkat ke Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Setelah berkoordinasi dengan Polsek Gebang, Resort Langkat, Tim Jatanras berhasil menemukan tersangka di Dusun III Pasar Merbauh, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa senjata tajam yang digunakan telah dibuang di sekitar Danau Toba daerah Parapat, Kabupaten Simalungun, serta kendaraan milik korban telah digadaikan ke daerah Medan. Saat ini, tim masih melanjutkan penyelidikan untuk menemukan kendaraan korban dan membawa tersangka ke Kantor Sat Reskrim Polres Toba untuk proses lebih lanjut.
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com — Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tapanuli Tengah, dalam menindaklanjuti pelaporan terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang diduga melibatkan oknum Kasat Satpol PP. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban di masyarakat.
Damianus Waruwu, seorang anggota KOMANDO HAM, menegaskan bahwa pelaporan ini bertujuan agar pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan efektif guna mencegah potensi konflik yang tidak diinginkan. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat Nias, serta mencegah kerusuhan yang mungkin timbul akibat pernyataan yang mengandung unsur SARA.
Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Damianus Waruwu menekankan pentingnya saling menghormati antarwarga negara. “Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
KOMANDO HAM mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang beredar. Damianus Waruwu mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang, agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan menjaga kondusivitas daerah, KOMANDO HAM berharap dapat mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju tingkat yang lebih baik di berbagai bidang. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh masyarakat hidup dalam suasana aman, damai, dan harmonis.
Sebelumnya, Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, telah melaporkan dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol PP Tapanuli Tengah berinisial HS. Pelaporan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga-Tapanuli Tengah sebagai respons terhadap keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Nias.
Masyarakat Nias berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini guna menghindari potensi konflik antarsuku. Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh awak media kepada HS melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, sehingga menimbulkan kekecewaan. Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa, 22 Oktober 2025, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga
Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga
Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah semangat pagi yang membara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025. Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres, Kapolres Wahyu Endrajaya menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan.

Upacara yang berlangsung di Kecamatan Pandan ini merupakan bagian integral dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025 yang berfokus pada pembinaan dan sosialisasi hukum. Program ini bertujuan untuk mencegah serta meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang taat hukum dan berprestasi.
Dalam amanatnya, Kapolres Tapteng menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Wahyu Endrajaya mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya dengan nada prihatin.
Kapolres juga mendorong pelajar untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita dan membanggakan keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik.
Kapolres menutup arahannya dengan menyebutkan bahwa Polres Tapteng telah membangun SPPG (Sentra Pelayanan Publik Gakkum) dan SMKN 3 akan mendapat MBG (Mobil Bimbingan Gakkum) dari Polres Tapteng sebagai bentuk dukungan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Kenaikan Bendera berjalan dengan aman dan tertib.
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Mandailing Natal, wartapenasatu.com – Di tengah keindahan alam Mandailing Natal (Madina), sebuah peristiwa langka dan bermakna terjadi. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, bersama Bupati Madina, H. Saipullah Nasution SH.MM, menunjukkan kebolehan mereka dalam menabuh alat musik tradisional Mandailing, Gordang Sambilan. Momen ini menjadi simbol harmoni antara nilai-nilai HAM universal dan kearifan lokal yang dijunjung tinggi di Bumi Gordang Sambilan.

Peristiwa istimewa ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Acara ini merupakan bagian dari penyambutan kedatangan Menteri Natalius Pigai beserta rombongan di Madina. Kehadiran Menteri HAM menjadi kehormatan bagi masyarakat Madina, yang memiliki komitmen kuat terhadap penghormatan dan pemajuan HAM.
Bupati Saipullah mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan Menteri Natalius Pigai ke Madina. “Ini adalah suatu kehormatan yang luar biasa. Besar harapan, dapat melaksanakan hal-hal yang bisa kami dukung dalam rangka menyukseskan tugas pokok dan fungsi yang Bapak laksanakan,” tuturnya dengan penuh antusias.

Di hadapan Menteri Pigai, bupati memaparkan letak geografis, potensi ekonomi, kondisi sosial dan masyarakat, serta peranan adat dalam pembangunan Madina. Bupati Saipullah menyoroti kekayaan adat yang mengedepankan kekerabatan, yaitu Dalihan na Tolu, sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Madina.
Bupati Saipullah menegaskan bahwa pengakuan terhadap HAM telah tumbuh di dalam jiwa masyarakat Madina sejak usia dini, seiring dengan nilai-nilai agama dan adat budaya yang diwariskan secara turun-temurun. “Sehingga perhatian atau gagasan maupun fokus kami terhadap Hak Asasi Manusia, insyaallah, akan sejalan dengan tugas yang Bapak pandu,” pungkas bupati dengan optimisme.
Menteri Natalius Pigai mengaku telah lama mengenal Madina. Ia menceritakan pengalamannya ketika bersembunyi di Pahae Julu sekitar tahun 1999, saat menjadi aktivis yang dicari-cari oleh pemerintah. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam tentang keramahan dan keindahan alam Madina. Menteri Natalius Pigai juga menyoroti pentingnya Poda na Lima dalam kehidupan masyarakat Mandailing, yang mengajarkan tentang kebersihan hati sebagai fondasi penghormatan terhadap HAM.

Menteri Natalius Pigai sepakat dengan Bupati Saipullah tentang pentingnya peranan Dalihan na Tolu sebagai akar kehidupan bermasyarakat di Madina. Ia menjelaskan bahwa Dalihan na Tolu merupakan pohon kehidupan yang memiliki akar, batang, ranting, dan daun, yang melambangkan keterkaitan dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Kementerian HAM, kata Natalius Pigai, memiliki anggaran yang dapat diakses oleh masyarakat berupa pelatihan dan pendidikan bagi komunitas-komunitas yang bergerak di bidang advokasi hak-hak dasar manusia.
Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM
Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Di tengah hiruk pikuk pelayanan publik, Satlantas Polresta Palangka Raya kembali menghadirkan inisiatif “Polantas Menyapa” sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di area Satpas SIM pada hari Senin, 20 Oktober 2025, dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Tri Marsono. Kehadirannya bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai sosok yang aktif terlibat dalam membantu masyarakat secara langsung. Ipda Tri Marsono turut serta dalam proses pengisian formulir pendaftaran pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dengan keramahan dan kesabaran, Ipda Tri Marsono memberikan penjelasan serta bimbingan kepada warga yang masih mengalami kebingungan dalam mengisi data diri pada formulir. Pendekatan personal ini memberikan rasa nyaman dan menghilangkan kesan birokrasi yang kaku. Sikap aktif dan humanis ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan pelayanan yang cepat dan mudah dipahami.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan terbantu saat mengurus SIM. Pelayanan publik harus dilakukan dengan hati, karena ini bagian dari pengabdian kami,” ujar Ipda Tri Marsono dengan tulus. Pernyataan ini mencerminkan semangat pelayanan yang menjadi landasan utama kegiatan “Polantas Menyapa”.
Melalui kegiatan “Polantas Menyapa”, Satlantas Polresta Palangka Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang dekat, peduli, dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Inisiatif ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan teknis, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap membantu dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Dengan adanya kegiatan “Polantas Menyapa”, diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Panen Jagung Polresta: Kontribusi Nyata Swasembada Pangan
Panen Jagung Polresta: Kontribusi Nyata Swasembada Pangan
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, Polresta Palangka Raya melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan panen jagung pada penanaman kuartal IV. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Bolo Dewe, yang terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Bukit Tunggal, pada hari Senin, 20 Oktober 2025.

Kegiatan panen ini merupakan realisasi dari program pertanian yang diinisiasi oleh Polda Kalimantan Tengah. Program ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan ketahanan pangan Polri di wilayah hukumnya. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kepala Bagian SDM, Kompol Suyatno, menjelaskan bahwa kegiatan panen jagung ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani yang menjadi mitra strategis dalam program ini.
Lebih lanjut, Kompol Suyatno menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Polri menyadari bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Adapun luas lahan yang dipanen pada kegiatan ini mencapai satu hektar. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen sekitar 0,5 ton jagung. Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani Bolo Dewe dan masyarakat sekitar.
Kegiatan panen jagung ini berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Hal ini berkat kerja sama yang baik antara personel Bag SDM Polresta Palangka Raya dan kelompok tani setempat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pihak lain untuk turut berpartisipasi dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, dan setiap elemen masyarakat dapat memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
Peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Terate Gresik: Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak Sekolah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas pemenuhan gizi anak usia sekolah. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Satuan Pelayanan6 Pemenuhan Gizi (SPPG) Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPPNU) Trate, yang berlangsung di halaman SDNU 1 Trate, Jalan KH Abdul Karim No. 60, Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik. Senin (20/10/2025).
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., didampingi Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P., serta jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari mewakili Dandim 0817/Gresik, Kapolsek Gresik Iptu Suharto, S.H. mewakili Kapolres Gresik, Kepala Dinas Pendidikan Dr. S. Haryanto, S.Pd., M.M., Dirut Petrokimia Gresik Bpk Daconi Kotob, serta Kepala Yayasan SDNU 1 Trate Drs. H.M.E. Wahyudi, M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa keberadaan SPPG Hibrid merupakan inovasi strategis dalam memenuhi kebutuhan gizi peserta didik.
“Tumbuh kembang anak yang cerdas harus didukung dengan makanan bergizi. Peningkatan dari kantin menjadi SPPG artinya tidak ada jarak dalam pemenuhan gizi. Semua proses dilakukan langsung di sekolah agar lebih terjamin kebersihannya dan kualitasnya,” tutur Bupati.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan instansi kesehatan agar pengawasan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa dapat berjalan optimal.
“Dapur SPPG harus benar-benar bersih, dan pengelolaannya harus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan maupun pihak terkait lainnya. Kita ingin memastikan tidak ada kasus keracunan makanan dan mutu pelayanan tetap terjaga,” tambahnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian secara simbolis oleh Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda, yang disambut meriah oleh para undangan.
Setelah itu, dilakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur SPPG Hibrid SDNU 1 Trate, yang kini siap melayani kebutuhan makan bergizi siswa secara higienis dan terstandar.
Sementara itu, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, yang hadir mewakili Dandim 0817/Gresik, menyampaikan apresiasi atas langkah positif Pemkab Gresik dan Yayasan YPPNU Trate dalam mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan kualitas generasi muda.
“Program SPPG Hibrid ini sejalan dengan semangat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan berdaya saing tinggi. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk keberlanjutan program ini,” ungkapnya.
Kegiatan peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Trate ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan para tamu undangan.
Acara ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan peninjauan fasilitas dapur yang telah memenuhi standar kebersihan serta keamanan pangan.*** (Bgn)
Polres Toba Tingkatkan Responsivitas Layanan Kepolisian Melalui Peluncuran Pamapta SPKT
Polres Toba Tingkatkan Responsivitas Layanan Kepolisian Melalui Peluncuran Pamapta SPKT
Toba, wartapenasatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Toba terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan meluncurkan nomenklatur baru, yaitu Perwira Samapta (Pamapta) pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Apel peluncuran yang dipimpin langsung oleh Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., ini menandai komitmen Polres Toba dalam memberikan pelayanan yang lebih responsif dan profesional kepada masyarakat. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Toba pada hari Senin, 20 Oktober 2025.

Apel peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Toba, antara lain Wakapolres Toba Kompol Marluddin S.Ag.,M.H., Kabag Ops Kompol David Sinaga S.H.,M.Si., Kabag Log AKP V. Siagian, para Kasat, para Kapolsek, para Kasi, serta seluruh perwira dan brigadir Polres Toba. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan dukungan penuh terhadap perubahan nomenklatur yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Toba.
Dalam rangkaian apel, Kapolres Toba secara simbolis memasangkan ban lengan Pamapta kepada perwakilan Pamapta I, II, dan III. Pemasangan ban lengan ini merupakan simbol pengukuhan jabatan baru dan dimulainya tugas Pamapta dalam memberikan pelayanan kepolisian yang lebih terpadu dan responsif. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja para personel yang bertugas di SPKT Polres Toba.

Adapun perwakilan Pamapta yang dilantik pada kesempatan tersebut adalah Aiptu Idris Simangunsong sebagai PS. Pamapta 1 SPKT Polres Toba, Aiptu Pambers Sibarani sebagai PS. Pamapta 2 SPKT Polres Toba, dan Aipda Togu Hutagaol sebagai PS. Pamapta 3 SPKT Polres Toba. Penunjukan personel-personel ini didasarkan pada kompetensi dan pengalaman yang mereka miliki, sehingga diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., menjelaskan bahwa perubahan nomenklatur ini merupakan langkah strategis Polri dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan anggota di lapangan. Dengan adanya Pamapta I, II, dan III yang bertugas secara bergantian, pelayanan kepolisian kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih maksimal, cepat, dan responsif terhadap setiap laporan yang masuk.

Kapolres juga menekankan fungsi penting Pamapta dalam penyelenggaraan pelayanan kepolisian terpadu, pengoordinasian bantuan dan pertolongan, serta pelayanan melalui media komunikasi dan sosial. Selain itu, Pamapta juga bertugas menyiapkan registrasi pelaporan untuk memastikan seluruh kegiatan pelayanan tercatat dengan baik. Transformasi di sektor pelayanan terdepan ini diharapkan mampu meningkatkan sense of crisis serta akselerasi pelayanan terhadap laporan dan pengaduan masyarakat.
Di akhir amanatnya, Kapolres menegaskan keyakinannya bahwa dengan semangat dan niat tulus seluruh personel, Polri akan semakin profesional, modern, dan dicintai oleh masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus memperbaiki dan memperkuat sistem pelayanan publik, sehingga mampu meningkatkan kembali citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Hadiri Apel Ojol Kamtibmas, Kapolri Ajak Bersinergi Jaga Kamtibmas
Hadiri Apel Ojol Kamtibmas, Kapolri Ajak Bersinergi Jaga Kamtibmas

Jakarta, wartapenasatu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Apel Ojol Kamtibmas di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas nyata antara Polri dengan komunitas ojek online.
“Alhamdulillah hari ini disatu tahun Pemerintahannya Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran hari ini teman-teman komunitas ojol melaksanakan kegiatan aksi dalam bentuk yang lain. Bentuknya adalah Apel Ojol Jaga Kamtibmas. Dengan mengusung tema Jaga Jakarta Bersama Polda Metro Jaya,” kata Sigit.
Sigit menegaskan, kegiatan ini apel ojol ini merupakan sinergisitas yang sudah terjalin sejal lama antara kepolisian dengan para komunitas driver ojek online dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Tentunya kami Polri menyambut baik apel ojol kamtibmas ini sebagai bentuk sinergitas antara
Polri dan teman-teman komunitas ojol dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas,” ujar Sigit.Menurut Sigit, peran ojek online tentunya akan sangat penting bagi Polri dalam rangka bekerja sama terkait upaya-upaya pencegahan terjadinya aksi kriminalitas maupun kejahatan, khususnya di jalanan.
“Antara lain memberikan informasi terkait dengan peristiwa-peristiwa kejahatan, ataupun peristiwa-peristiwa lain yang terjadi, yang ada di lapangan yang perlu diinformasikan kepada kepolisian,” ucap Sigit.
Dengan begitu, kata Sigit, kepolisian bisa melakukan langkah dan respons terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi. Menurut Sigit, hal itu tentunya bentuk kemitraan yang sangat strategis sebagai bagian dari Community Policing yang terus dikembangkan.
“Ke depan kami juga ingin melakukan kerjasama dengan teman-teman aplikator untuk menambah ruang di aplikator untuk juga membantu memberikan teman-teman dari komunitas ojol bisa mendapatkan ruang pengaduan ataupun ruang laporan yang terkoneksi dengan Kepolisian. Sehingga hal ini juga tentu akan bisa membantu memberikan respons cepat,” papar Sigit.

Sigit meyakini bahwa, dengan kekuatan komunitas ojol yang ada di mana-mana, hal itu akan sangat membantu kepolisian dalam menciptakan stabilitas kamtibmas dan melakukan pencegahan terjadinya kejahatan.
“Dan pemerintah tentunya juga terus memperhatikan dan terus mendorong agar apa yang diperjuangkan oleh teman-teman Ojol ini bisa mendukung utamanya dalam bentuk-bentuk regulasi, dalam bentuk program-program
yang mendukung masyarakat ataupun komunitas Ojol. Salam satu aspal,” tutup Sigit.@ Herry KaltengHarmoni Nada: Kicau Mania Meriahkan HUT Brimob Kalteng
Harmoni Nada: Kicau Mania Meriahkan HUT Brimob Kalteng
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar Lomba Kicau Mania yang memukau di Lapangan Mako Batalyon A Pelopor, Jalan Tjilik Riwut Km.32, Kota Palangka Raya, pada hari Minggu, 19 Oktober 2025. Acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sebuah perayaan kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat pencinta burung kicau.

Sejak mentari pagi menyinari bumi Kalimantan, ratusan peserta dan penggemar burung dari berbagai penjuru telah memadati lokasi perlombaan. Semangat mereka terpancar jelas, seolah menyatu dengan riuhnya suara burung yang saling bersahutan. Berbagai kategori burung dipertandingkan, mulai dari Murai Batu yang elegan, Kacer yang lincah, hingga Cucak Hijau yang mempesona, semuanya menjadi primadona di mata para kicau mania.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalteng, Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kedekatan Brimob dengan masyarakat. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah yang positif untuk menyalurkan minat dan hobi, sekaligus mempererat tali silaturahmi.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Brimob adalah bagian dari mereka. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat membangun kebersamaan dalam suasana yang penuh keceriaan. Brimob tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ungkap Dansatbrimob dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara Brimob dan masyarakat. Hubungan yang harmonis dan saling mendukung akan menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kalimantan Tengah.

Lomba Kicau Mania ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah festival kegembiraan. Para peserta dan penonton larut dalam suasana yang meriah dan penuh semangat. Sorak sorai menggema di udara setiap kali seekor burung menunjukkan kebolehannya.
Dengan demikian, Lomba Kicau Mania ini telah menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Korps Brimob Polri tahun 2025. Sebuah bukti nyata bahwa kebersamaan dan kecintaan terhadap alam dapat menjadi jembatan yang menghubungkan aparat kepolisian dan masyarakat dalam harmoni yang indah.