Daerah
Resahkan Warga, Satlantas Polresta Palangka Raya Tertibkan Pengguna Knalpot Brong dan Aksi Balapan Liar

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya kembali melakukan penindakan terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis sebagaimana dimaksud dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan ini digelar di seputaran Jalan Ir. Soekarno dan Jalan Hiu Putih, menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya suara bising knalpot brong serta aktivitas balapan liar yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring puluhan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi pabrikan. Selain diberikan tindakan tilang, para pemilik juga diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar sebelum kendaraan dikembalikan.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat, melalui Kanit Turjawali Ipda Dedi Hendra Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat dan upaya menciptakan keamanan, kenyamanan, serta ketertiban di jalan raya.
“Pengguna knalpot brong sangat meresahkan warga karena menimbulkan kebisingan dan kerap digunakan untuk aksi balapan liar. Kami bertindak tegas menindaklanjuti laporan masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap Ipda Dedi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penertiban ini akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik rawan yang sering dijadikan lokasi kumpul dan balapan liar.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk tidak menggunakan knalpot brong dan tidak melakukan aksi balap liar. Gunakan kendaraan sesuai aturan demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Palangka Raya berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, serta tercipta suasana kota yang lebih aman, tenang, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.@ Herry Kalteng
Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI
Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI

Medan, wartapenasatu.com —Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli turut serta dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia, yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 20 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, bersama Pejabat Struktural dan Pegawai Rutan Labuhan Deli, mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari Ruang Moralitas Lantai 2 Rutan Labuhan Deli.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat integritas, sinergi, dan komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Penandatanganan komitmen dilakukan serentak oleh seluruh jajaran dari Sabang hingga Merauke, sebagai simbol tekad bersama dalam mendukung kebijakan strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mempercepat pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat dan tanggung jawab seluruh petugas dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus memperkuat budaya kerja berintegritas serta membangun sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas.
Dengan terselenggaranya penandatanganan komitmen bersama ini, Rutan Kelas I Labuhan Deli berharap dapat semakin solid, responsif, dan adaptif dalam mengimplementasikan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penegakan integritas di seluruh lini. ||| Juanda Sitorus,SH.
Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga
Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga

Tapanuli Utara, wartapenasatu.com —Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Pemkab Taput menggelar rapat kerja monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Ketahanan Pangan di Kecamatan Garoga pada Senin, 20 Oktober 2025.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas PMD, Satya Dharma Nababan, ini dilaksanakan di Kantor Camat Garoga, Desa Garoga Sibargot, Kecamatan Garoga. Turut hadir Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, para kepala desa se-Kecamatan Garoga, serta para direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dalam arahannya, Satya Dharma Nababan menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa. “Dana ketahanan pangan ini harus dikelola dengan baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa dan BUMDes memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pelaksanaannya,” tegasnya.
Tahun ini, Kecamatan Garoga menerima alokasi Dana Ketahanan Pangan sebesar Rp2,3 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan usaha pertanian jagung, jahe, dan ayam petelur. Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.
Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pendamping desa. “Kami menyambut baik program ini karena memberikan peluang nyata bagi masyarakat untuk membangun usaha produktif di desa masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi forum dialog terbuka antara dinas teknis, camat, kepala desa, dan BUMDes untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan strategi percepatan realisasi program ketahanan pangan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang optimal, Pemkab Taput berharap dana ketahanan pangan ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta
Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

Toba, wartapenasatu.com — Tim Jatanras Satreskrim Polres Toba berhasil menangkap seorang pelaku begal yang telah meresahkan masyarakat di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan, sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, pada Senin, 20 Oktober 2025.
Pelaku begal yang berhasil diringkus bernama Roy Rinaldi Rumapea, seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Kebun Sayur, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Informasi ini disampaikan oleh Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, MH, saat dikonfirmasi.
Iptu Erikson menjelaskan bahwa kejadian bermula pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bernama Anros Situmorang, bersama temannya Reflita Boru Nainggolan, hendak pulang ke Kota Pematang Siantar setelah berekreasi dari Pantai Pakkodian.
Sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, tiba-tiba pelaku muncul dari semak-semak dan langsung menyerang korban dengan menggunakan parang panjang di bagian kepala. Tersangka berusaha membacok korban secara berturut-turut, namun korban berhasil menangkis serangan tersebut dengan menggunakan lengan kirinya.
Korban kemudian berhasil menangkap tangan tersangka dan mendorongnya hingga keduanya terjungkal ke semak-semak. Pelaku sempat menyerah dan menyuruh korban pergi. Namun, ketika korban hendak menaiki sepeda motornya, pelaku kembali menyerang teman korban. Korban pun berusaha menyelamatkan temannya, tetapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Setelah kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balige.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor merek HONDA Vario 150 CC dengan nomor polisi BK 5966 WAO atas nama Anros Situmorang. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Tim Jatanras berhasil mengumpulkan informasi dan segera berangkat ke Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Setelah berkoordinasi dengan Polsek Gebang, Resort Langkat, Tim Jatanras berhasil menemukan tersangka di Dusun III Pasar Merbauh, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa senjata tajam yang digunakan telah dibuang di sekitar Danau Toba daerah Parapat, Kabupaten Simalungun, serta kendaraan milik korban telah digadaikan ke daerah Medan. Saat ini, tim masih melanjutkan penyelidikan untuk menemukan kendaraan korban dan membawa tersangka ke Kantor Sat Reskrim Polres Toba untuk proses lebih lanjut.
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com — Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tapanuli Tengah, dalam menindaklanjuti pelaporan terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang diduga melibatkan oknum Kasat Satpol PP. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban di masyarakat.
Damianus Waruwu, seorang anggota KOMANDO HAM, menegaskan bahwa pelaporan ini bertujuan agar pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan efektif guna mencegah potensi konflik yang tidak diinginkan. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat Nias, serta mencegah kerusuhan yang mungkin timbul akibat pernyataan yang mengandung unsur SARA.
Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Damianus Waruwu menekankan pentingnya saling menghormati antarwarga negara. “Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
KOMANDO HAM mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang beredar. Damianus Waruwu mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang, agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan menjaga kondusivitas daerah, KOMANDO HAM berharap dapat mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju tingkat yang lebih baik di berbagai bidang. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh masyarakat hidup dalam suasana aman, damai, dan harmonis.
Sebelumnya, Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, telah melaporkan dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol PP Tapanuli Tengah berinisial HS. Pelaporan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga-Tapanuli Tengah sebagai respons terhadap keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Nias.
Masyarakat Nias berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini guna menghindari potensi konflik antarsuku. Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh awak media kepada HS melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, sehingga menimbulkan kekecewaan. Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa, 22 Oktober 2025, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga
Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga
Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah semangat pagi yang membara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025. Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres, Kapolres Wahyu Endrajaya menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan.

Upacara yang berlangsung di Kecamatan Pandan ini merupakan bagian integral dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025 yang berfokus pada pembinaan dan sosialisasi hukum. Program ini bertujuan untuk mencegah serta meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang taat hukum dan berprestasi.
Dalam amanatnya, Kapolres Tapteng menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Wahyu Endrajaya mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya dengan nada prihatin.
Kapolres juga mendorong pelajar untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita dan membanggakan keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik.
Kapolres menutup arahannya dengan menyebutkan bahwa Polres Tapteng telah membangun SPPG (Sentra Pelayanan Publik Gakkum) dan SMKN 3 akan mendapat MBG (Mobil Bimbingan Gakkum) dari Polres Tapteng sebagai bentuk dukungan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Kenaikan Bendera berjalan dengan aman dan tertib.
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Mandailing Natal, wartapenasatu.com – Di tengah keindahan alam Mandailing Natal (Madina), sebuah peristiwa langka dan bermakna terjadi. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, bersama Bupati Madina, H. Saipullah Nasution SH.MM, menunjukkan kebolehan mereka dalam menabuh alat musik tradisional Mandailing, Gordang Sambilan. Momen ini menjadi simbol harmoni antara nilai-nilai HAM universal dan kearifan lokal yang dijunjung tinggi di Bumi Gordang Sambilan.

Peristiwa istimewa ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Acara ini merupakan bagian dari penyambutan kedatangan Menteri Natalius Pigai beserta rombongan di Madina. Kehadiran Menteri HAM menjadi kehormatan bagi masyarakat Madina, yang memiliki komitmen kuat terhadap penghormatan dan pemajuan HAM.
Bupati Saipullah mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan Menteri Natalius Pigai ke Madina. “Ini adalah suatu kehormatan yang luar biasa. Besar harapan, dapat melaksanakan hal-hal yang bisa kami dukung dalam rangka menyukseskan tugas pokok dan fungsi yang Bapak laksanakan,” tuturnya dengan penuh antusias.

Di hadapan Menteri Pigai, bupati memaparkan letak geografis, potensi ekonomi, kondisi sosial dan masyarakat, serta peranan adat dalam pembangunan Madina. Bupati Saipullah menyoroti kekayaan adat yang mengedepankan kekerabatan, yaitu Dalihan na Tolu, sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Madina.
Bupati Saipullah menegaskan bahwa pengakuan terhadap HAM telah tumbuh di dalam jiwa masyarakat Madina sejak usia dini, seiring dengan nilai-nilai agama dan adat budaya yang diwariskan secara turun-temurun. “Sehingga perhatian atau gagasan maupun fokus kami terhadap Hak Asasi Manusia, insyaallah, akan sejalan dengan tugas yang Bapak pandu,” pungkas bupati dengan optimisme.
Menteri Natalius Pigai mengaku telah lama mengenal Madina. Ia menceritakan pengalamannya ketika bersembunyi di Pahae Julu sekitar tahun 1999, saat menjadi aktivis yang dicari-cari oleh pemerintah. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam tentang keramahan dan keindahan alam Madina. Menteri Natalius Pigai juga menyoroti pentingnya Poda na Lima dalam kehidupan masyarakat Mandailing, yang mengajarkan tentang kebersihan hati sebagai fondasi penghormatan terhadap HAM.

Menteri Natalius Pigai sepakat dengan Bupati Saipullah tentang pentingnya peranan Dalihan na Tolu sebagai akar kehidupan bermasyarakat di Madina. Ia menjelaskan bahwa Dalihan na Tolu merupakan pohon kehidupan yang memiliki akar, batang, ranting, dan daun, yang melambangkan keterkaitan dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Kementerian HAM, kata Natalius Pigai, memiliki anggaran yang dapat diakses oleh masyarakat berupa pelatihan dan pendidikan bagi komunitas-komunitas yang bergerak di bidang advokasi hak-hak dasar manusia.
Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM
Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Di tengah hiruk pikuk pelayanan publik, Satlantas Polresta Palangka Raya kembali menghadirkan inisiatif “Polantas Menyapa” sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di area Satpas SIM pada hari Senin, 20 Oktober 2025, dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Tri Marsono. Kehadirannya bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai sosok yang aktif terlibat dalam membantu masyarakat secara langsung. Ipda Tri Marsono turut serta dalam proses pengisian formulir pendaftaran pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dengan keramahan dan kesabaran, Ipda Tri Marsono memberikan penjelasan serta bimbingan kepada warga yang masih mengalami kebingungan dalam mengisi data diri pada formulir. Pendekatan personal ini memberikan rasa nyaman dan menghilangkan kesan birokrasi yang kaku. Sikap aktif dan humanis ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan pelayanan yang cepat dan mudah dipahami.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan terbantu saat mengurus SIM. Pelayanan publik harus dilakukan dengan hati, karena ini bagian dari pengabdian kami,” ujar Ipda Tri Marsono dengan tulus. Pernyataan ini mencerminkan semangat pelayanan yang menjadi landasan utama kegiatan “Polantas Menyapa”.
Melalui kegiatan “Polantas Menyapa”, Satlantas Polresta Palangka Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang dekat, peduli, dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Inisiatif ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan teknis, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap membantu dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Dengan adanya kegiatan “Polantas Menyapa”, diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Panen Jagung Polresta: Kontribusi Nyata Swasembada Pangan
Panen Jagung Polresta: Kontribusi Nyata Swasembada Pangan
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, Polresta Palangka Raya melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan panen jagung pada penanaman kuartal IV. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Bolo Dewe, yang terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Bukit Tunggal, pada hari Senin, 20 Oktober 2025.

Kegiatan panen ini merupakan realisasi dari program pertanian yang diinisiasi oleh Polda Kalimantan Tengah. Program ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan ketahanan pangan Polri di wilayah hukumnya. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kepala Bagian SDM, Kompol Suyatno, menjelaskan bahwa kegiatan panen jagung ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani yang menjadi mitra strategis dalam program ini.
Lebih lanjut, Kompol Suyatno menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Polri menyadari bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Adapun luas lahan yang dipanen pada kegiatan ini mencapai satu hektar. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen sekitar 0,5 ton jagung. Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani Bolo Dewe dan masyarakat sekitar.
Kegiatan panen jagung ini berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Hal ini berkat kerja sama yang baik antara personel Bag SDM Polresta Palangka Raya dan kelompok tani setempat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pihak lain untuk turut berpartisipasi dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, dan setiap elemen masyarakat dapat memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
Peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Terate Gresik: Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak Sekolah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas pemenuhan gizi anak usia sekolah. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Satuan Pelayanan6 Pemenuhan Gizi (SPPG) Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPPNU) Trate, yang berlangsung di halaman SDNU 1 Trate, Jalan KH Abdul Karim No. 60, Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik. Senin (20/10/2025).
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., didampingi Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P., serta jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari mewakili Dandim 0817/Gresik, Kapolsek Gresik Iptu Suharto, S.H. mewakili Kapolres Gresik, Kepala Dinas Pendidikan Dr. S. Haryanto, S.Pd., M.M., Dirut Petrokimia Gresik Bpk Daconi Kotob, serta Kepala Yayasan SDNU 1 Trate Drs. H.M.E. Wahyudi, M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa keberadaan SPPG Hibrid merupakan inovasi strategis dalam memenuhi kebutuhan gizi peserta didik.
“Tumbuh kembang anak yang cerdas harus didukung dengan makanan bergizi. Peningkatan dari kantin menjadi SPPG artinya tidak ada jarak dalam pemenuhan gizi. Semua proses dilakukan langsung di sekolah agar lebih terjamin kebersihannya dan kualitasnya,” tutur Bupati.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan instansi kesehatan agar pengawasan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa dapat berjalan optimal.
“Dapur SPPG harus benar-benar bersih, dan pengelolaannya harus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan maupun pihak terkait lainnya. Kita ingin memastikan tidak ada kasus keracunan makanan dan mutu pelayanan tetap terjaga,” tambahnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian secara simbolis oleh Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda, yang disambut meriah oleh para undangan.
Setelah itu, dilakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur SPPG Hibrid SDNU 1 Trate, yang kini siap melayani kebutuhan makan bergizi siswa secara higienis dan terstandar.
Sementara itu, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, yang hadir mewakili Dandim 0817/Gresik, menyampaikan apresiasi atas langkah positif Pemkab Gresik dan Yayasan YPPNU Trate dalam mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan kualitas generasi muda.
“Program SPPG Hibrid ini sejalan dengan semangat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan berdaya saing tinggi. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk keberlanjutan program ini,” ungkapnya.
Kegiatan peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Trate ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan para tamu undangan.
Acara ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan peninjauan fasilitas dapur yang telah memenuhi standar kebersihan serta keamanan pangan.*** (Bgn)