Ekonomi

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL,  Wisata

    Serikat Pekerja PT.PJA dan TIJA Gelar Kegiatan Bersih Sampah di Area Rekreasi Pantai Ancol

    Wartapena Satu.com, Jakarta, 15 Januari 2026 – Sebanyak ratusan karyawan Insyan Ancol bekerja sama dengan Serikat Pekerja PT.PJA dan Serikat Pekerja TIJA menyelenggarakan kegiatan bersih sampah di area rekreasi Pantai Ancol pada hari Kamis, (14/01/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi aktif dari para pekerja untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kawasan wisata yang sering dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun wisatawan.

    Para peserta yang terdiri dari anggota kedua serikat pekerja serta karyawan Insyan Ancol mulai berkumpul sejak pagi hari dan melakukan pembersihan di berbagai titik penting di sekitar area rekreasi, termasuk jalur pejalan kaki, area taman, dan bibir pantai. Selama kegiatan berlangsung, tim berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik hingga sampah plastik yang sering menjadi masalah utama di kawasan pantai.

    Ketua Serikat Pekerja PT.PJA, Bapak Hery Priadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga sebagai wujud komitmen para pekerja terhadap lingkungan sekitar tempat mereka bekerja. “Kita ingin menunjukkan bahwa kita peduli tidak hanya dengan pekerjaan kita sehari-hari, tetapi juga dengan kebersihan dan kenyamanan masyarakat yang menikmati fasilitas di Pantai Ancol,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja TIJA, Bapak Maman Lukman, menambahkan bahwa pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi acara rutin yang melibatkan lebih banyak pihak. “Kita berencana akan mengulang kegiatan serupa di masa depan dan mengajak masyarakat serta pihak terkait untuk bergabung, agar upaya menjaga kebersihan Pantai Ancol dapat berkelanjutan,” jelasnya.

    Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sampah yang terkumpul kepada pihak pengelola kawasan untuk diolah lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

  • Artikel,  Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik

    Lembaga KPK Dirwaster DKI : Polisi Diduga Biarkan 6 Pelaku Tawuran Maut Anak di Cengkareng Berkeliaran, Padahal Sudah Tercantum dalam Dakwaan dan Putusan Pengadilan


    Wartapena Satu, Jakarta, 15 Januari 2026—
    Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Dirwaster Provinsi DKI Jakarta menyatakan keprihatinan serius sekaligus kecaman keras terhadap penanganan perkara tawuran yang terjadi pada 16 Juni 2025 di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengakibatkan satu orang anak di bawah umur meninggal dunia.

    Berdasarkan dokumen resmi penegak hukum, perkara tersebut melibatkan 9 (sembilan) orang pelaku. Namun hingga saat ini, baru 3 orang yang diproses dan diputus oleh pengadilan, sementara 6 orang lainnya masih bebas berkeliaran, meskipun telah tercantum secara sah dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum, fakta persidangan, serta putusan pengadilan.
    6 Nama Sudah Tercatat Resmi, Tapi Tak Ditangkap
    Adapun keenam pelaku yang hingga kini belum ditangkap oleh Polsek Cengkareng, yaitu:
    Afandi (DPO – Anak di bawah umur)
    Razkafi (Dewasa)
    Aji
    Radit
    Rifal
    Akmal Fauzan

    Nama-nama tersebut secara eksplisit tercantum dalam Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomor: PDM-869/JKTBRT/10/2025, serta terungkap dalam fakta persidangan dan replik Jaksa Penuntut Umum, bahkan diperkuat oleh alat bukti video kejadian.
    “Ini bukan lagi persoalan kekurangan alat bukti. Semua sudah terang benderang di persidangan. Pertanyaannya: mengapa enam pelaku yang sudah berstatus terdakwa tidak ditangkap?” tegas perwakilan L-KPK.
    Diduga Ada Pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum.

    L-KPK menilai kondisi ini patut diduga sebagai pembiaran penegakan hukum. Terlebih, Jaksa Penuntut Umum telah memberikan arahan dan petunjuk resmi kepada penyidik kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap keenam pelaku tersebut.
    Namun hingga kini, tidak ada langkah konkret dan terukur dari Polsek Cengkareng.
    “Jika pelaku pembunuhan anak bisa bebas berkeliaran berbulan-bulan setelah namanya tercantum dalam dakwaan dan putusan, maka publik berhak bertanya: hukum ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas?” lanjut L-KPK.
    Berpotensi Langgar Pasal Pidana
    L-KPK menegaskan bahwa pembiaran ini berpotensi melanggar ketentuan pidana, antara lain:
    Pasal 421 KUHP (penyalahgunaan wewenang oleh pejabat);
    Pasal 422 KUHP (penyalahgunaan kekuasaan);
    Pasal 304 KUHP (pembiaran);

    UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak;
    UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI.
    Kasus ini dinilai bukan hanya soal pidana pelaku tawuran, tetapi juga menyangkut integritas dan akuntabilitas aparat penegak hukum.
    Ultimatum Terbuka kepada Polsek Cengkareng
    L-KPK telah melayangkan surat ultimatum hukum resmi kepada Kapolsek Cengkareng agar segera menangkap keenam pelaku dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender.

    Apabila ultimatum tersebut tidak diindahkan, L-KPK memastikan akan:
    Melaporkan perkara ini ke Divisi Propam Mabes Polri dan Polda Metro Jaya;
    Mengadukan ke Kompolnas dan Ombudsman RI;
    Membuka laporan dugaan tindak pidana terhadap pejabat yang bertanggung jawab;
    Melakukan ekspos lanjutan secara nasional.
    “Nyawa anak yang melayang tidak boleh ditutup dengan pembiaran. Negara tidak boleh kalah oleh kelalaian aparatnya sendiri,” tutup L-KPK.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  perkebunan,  Tumbuhan

    Panen Raya Jagung DiDesa Bunar, Sinergi POLRI Dan Masyarakat

    Wartapena satu. Com TNG-Banten

    Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Bunar, Sinergi Polri dan Masyarakat Semakin Nyata

    Kabupaten Tangerang — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kerja nyata di tingkat desa. Salah satunya tampak dalam kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar bersama Polsek Balaraja dan Polresta Tangerang di Kejaroan 3, Kampung Bojong Pinang RT 06/03, Desa Bunar, pada Kamis.

    Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara aparat pemerintah, kepolisian, TNI, serta masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukamulya Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, Kapolsek Balaraja Kompol Tedy Heru Murtianto, S.T., S.H. beserta jajaran, Kepala BPP Sukamulya dan jajaran, Sekretaris Desa Bunar A. Nurul Fahrurroji, S.Kom mewakili Kepala Desa Bunar, Aipda Mad Yasin selaku Bhabinkamtibmas, Babinsa Balaraja, serta lapisan masyarakat Kejaroan 3 Desa Bunar.

     

    Dalam sambutannya, Kapolsek Balaraja Kompol Tedy Heru Murtianto menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    “Kami dari Polsek Balaraja hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemandirian pangan masyarakat. Panen jagung ini adalah bukti bahwa sinergi antara Polri dan warga mampu menghasilkan manfaat nyata,” ujarnya.

    Kompol Tedy juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang dinilai memuaskan. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras petani, dukungan pemerintah, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

    Sementara itu, Camat Sukamulya Khalid Mawardi menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan wilayah.

    “Ketika desa kuat dalam pangan, maka daerah akan kokoh. Panen raya ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber kekuatan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” jelasnya.

    Di sisi lain, Sekretaris Desa Bunar A. Nurul Fahrurroji, yang mewakili Kepala Desa Bunar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan dari Polsek Balaraja serta seluruh pihak yang terlibat.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kegiatan ini memberi semangat baru bagi warga Desa Bunar untuk terus mengelola lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

    Panen raya jagung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

    Semoga melalui kegiatan seperti ini, ketahanan pangan desa semakin kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta Desa Bunar menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi demi masa depan yang mandiri dan berdaya saing.

  • Ekonomi,  Nature,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

    Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

    Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (07/01/2026).

    Acara: Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, yang dihadiri Presiden RI Prabowo secara langsung di Desa Kertamukti, Karawang, Jawa Barat (Jabar) sementara Wakil Bupati Tapteng mengikuti melalui Zoom

    Zoom di Posko Terpadu GOR Pandan Jln Dr Ferdinand Lumban Tobing Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) info Disinfokom Tapteng
    .
    Pengumuman Penting: “Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada Tahun 2025, lebih cepat dari target awal empat tahun yang telah ditetapkan Presiden.

    Pesan Presiden: “Swasembada pangan merupakan tonggak fundamental bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa; tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya bergantung pada negara lain.

    Pengalaman pandemi COVID-19 menjadi peringatan untuk tidak bergantung pada pihak luar.

    Presiden memberikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan Presiden dan menyebut capaian ini sebagai kerja terbaik Kabinet Merah Putih.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng

    Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng

    Tap Teng, Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Pesan Gotong Royong: “Kerja Sama Sukarela, melakukan kegiatan bersama tanpa paksaan, mengedepankan kepentingan bersama.
    kebersamaan dan persaudaraan mempererat ikatan sosial, menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.

    Saling Membantu, berbagi tenaga, pikiran, materi, atau keahlian untuk mengatasi kesulitan bersama.

    Gotong-royong yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng beserta jajarannya bersama masyarakat di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut) pada Rabu (07/01/2026).

    Hadir pengurus TP PKK Tapteng, Plt. Kadis Kesehatan Tapteng, Camat Sarudik, dan Lurah Sibuluan Nalambok.

    Semangat gotong-royong perlu terus dijaga, dan menjaga alam serta kebersihan lingkungan adalah tanggungjawab bersama.

    Tujuan kegiatan: “Pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang pernah melanda Tapteng.

    Kegiatan yang digelar membersihkan lingkungan, mengangkat sampah, dan membuka drainase tersumbat di lokasi MIN 7 Tapteng dan sekitar Ramba Goring Goring.
    Bantuan yang Diberikan: Penyerahan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita.

    Pengerahan beko sorong dan Dum Truk dari Dinas Lingkungan Hidup Tapteng
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bencana,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL,  Wisata

    Ancol Donasikan 10% Hasil Penjualan Tiket Malam Tahun Baru Untuk Korban Bencana di Sumatera

    Wartapena Satu, Jakarta, 2 Januari 2026-PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk PRESS RELEASE No : 001/CS-PR/PJA/I/2026 telah mendonasikan sebesar Rp. 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) dari hasil penjualan tiket masuk orang Pintu Gerbang Utama khusus kunjungan pada tanggal 31 Desember 2025 untuk Bantuan Pemulihan Masyarakat terdampak Bencana di Sumatera.

    Donasi terdiri dari hasil penjualan tiket online di www.ancol.com dan penjualan tiket offline (on the spot) di loket Pintu Gerbang Utama pada tanggal 31 Desember 2025 sebanyak 41.597 orang dengan omset/pendapatan Rp1.450.345.500 sehingga didonasikan 10% dari penjualan tiket tersebut sebesar Rp145.034.550 (Seratus Empat Puluh Lima Juta Tiga Puluh Empat Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah) dan digenapkan donasinya menjadi Rp 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).

    Proses pengumpulan dan penghitungan dana dilakukan dengan prinsip transparansi untuk memastikan akuntabilitas. Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windri Atmoko, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pengelolaan dana didokumentasikan dengan baik dan dapat diakses secara terbuka sesuai dengan kebijakan perusahaan.

    Donasi tersebut telah disalurkan ke Baznas Bazis DKI Jakarta yang akan digunakan pada bantuan kemanusiaan dan pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility).

    Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya sekadar kontribusi finansial, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada saudara-saudara di Sumatera. “Kami berharap donasi ini dapat memberikan harapan dan membantu masyarakat terdampak untuk bangkit kembali lebih cepat,” ujarnya.

    Selain donasi dana, Ancol juga menyertakan doa dan dukungan melalui berbagai kegiatan, termasuk drone light show bertema “Cahaya Langit Jakarta Mendoakan Sumatera” yang diselenggarakan pada malam pergantian tahun. Hal ini menjadi bukti bahwa Ancol tidak hanya berperan sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga sebagai bagian aktif dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sesama.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Bupati Samosir Menyerahkan Alsintan Kepada 26 Komtan

    Bupati Samosir Menyerahkan Alsintan Kepada 26 Komtan

    Samosir,Sumatera Utara, wartapenasatu.com -Bupati Samosir Vandiko Gultom menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di Sopo Rumah Bupati Samosir,pada Selasa 30/12/2025.

    Vandiko Gultom menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 26 kelompok tani. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD Provinsi Sumatera Utara, serta APBD Kabupaten Samosir.

    Adapun bantuan yang disalurkan melalui APBN meliputi satu unit combine harvester besar, dua unit traktor roda dua rotary, serta empat unit pompa air berukuran 3 inci.
    Dari APBD Provinsi Sumut diserahkan dua unit traktor roda dua, tiga unit cultivator, dan empat unit pompa air ukuran 3 inci. Sementara itu, APBD Kabupaten Samosir mengalokasikan satu unit corn sheller mobile, dua unit cultivator, serta tujuh unit mesin chopper.

    Beberapa waktu lalu kita sudah membagikan bantuan bibit dan sekarang memberikan bantuan Alsintan. Semuanya berkat sinergitas dengan pemerintah atasan.
    Saya menegaskan agar seluruh alsintan yang diterima dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan.

    Pemerintah pusat maupun provinsi turut melakukan pemantauan terhadap penggunaan bantuan yang disalurkan. Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan optimal, kabupaten/kota se-Indonesia berebut untuk mendapatkannya.

    Vandiko Gultom menekankan kepada 26 Kelompok Tani (Komtan) yang telah mendapatkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di sini tolong betul-betul dimanfaatkan, jangan sampai nanti ketika di rumah barangnya dianggurkan, jadi apabila tidak digunakan sesuai peruntukan, tidak menutup kemungkinan akan kita alihkan kepada kelompok yang lebih membutuhkan,ujarnya.

    Pengusulan bantuan pusat maupun provinsi hanya bisa dilakukan jika kelompok tani terdaftar resmi. Maka saya mengimbau agar masyarakat memperbarui data, mendaftarkan kelompok, dan berkomunikasi dengan penyuluh di lapangan. Pemerintah daerah siap mendampingi dari awal sampai selesai.

    Vandiko Gultom menucapkan banyak terima kasih atas bantuan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution.Walaupun mereka tidak hadir di sini, tetapi bantuannya tetap ada dan dapat dirasakan masyarakat. Ini mungkin juga sebagai kado Natal buat kita semua.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Kepolisian,  SOSIAL

    21 Pejabat Dilantik, Bupati Taput Tekankan Kehadiran Dalam Pelayanan, Loyalitas Dan Kerjasama Tim

    21 Pejabat Dilantik, Bupati Taput Tekankan Kehadiran Dalam Pelayanan, Loyalitas Dan Kerjasama Tim

    Tapanuli Utara, Sumatera Utara,wartapenasatu.com,- Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si melantik 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 2 Direktur Perseroan Daerah (Perseroda) Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bertempat Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung. (Selasa, 30 Desember 2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bahal Simanjuntak, Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang, pimpinan OPD, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, rohaniawan, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelia JTP Hutabarat, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

    Pengurus Koperasi Osseda Faolala Perempuan Nias Di Tapteng dan Sibolga Berikan Bantuan Kepada Anggota Terdampak Bencana

    Bupati Tapanuli Utara Perjuangkan Dukungan Pemerintah Pusat Untuk Pembangunan 224 Rumah Korban Terdampak Bencana

    Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena di penghujung tahun seluruh jajaran masih diberikan kesehatan, terlebih setelah hampir satu bulan Kabupaten Tapanuli Utara menetapkan status tanggap darurat bencana. Status tersebut menuntut seluruh ASN bekerja secara maksimal dalam membantu dan melayani masyarakat yang terdampak bencana. Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh ASN selama masa tanggap darurat.

    Bupati menjelaskan bahwa status tanggap darurat bencana telah ditutup dan dilanjutkan dengan masa transisi selama tiga bulan ke depan. Pada masa ini, pemerintah daerah akan lebih memfokuskan pada penyelesaian administrasi dan tindak lanjut yang belum rampung, termasuk pemulihan akses jalan, penerangan, pendataan masyarakat terdampak, serta memastikan posko bencana tetap beroperasi.

    Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab dan loyalitas dalam mengemban amanah.
    “Ketika sudah diberi amanah, harus ada rasa memiliki dan loyalitas, karena jabatan ini adalah tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat,” tegas Bupati Tapanuli Utara.

    Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kecepatan dan kualitas pelayanan publik. “Jika Bupati bergerak cepat, maka seluruh pejabat juga harus bergerak cepat. Saya tidak ingin pelayanan, terutama perizinan, berjalan lambat karena kepercayaan masyarakat harus dijaga. Pimpinan OPD merupakan leading sector yang harus mampu menggerakkan organisasi. Saya tau anda mampu dan saya akan evaluasi kinerjanya setelah enam bulan berjalan.
    Secara khusus kepada Direktur Perseroda Pertanian yang baru dilantik, Bupati menyampaikan harapan besar terhadap pengelolaan potensi pertanian daerah.

    “Potensi pertanian Tapanuli Utara sangat besar, namun kita belum mampu menyuplai kebutuhan pangan ke luar daerah. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kerja, kolaborasi, dan inovasi,” tutup Bupati, sembari mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.
    Kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta pembacaan Fakta Integritas.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Refleksi Akhir Tahun DPD AWPI DKI Jakarta: Profesionalisme dan Solidaritas Kunci Sukses Jurnalis

     

    Wartapena Satu, Jakarta, 28 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DKI Jakarta menggelar acara refleksi akhir tahun di JTS Kemayoran, Jakarta, pada Minggu, 28 Desember 2025.

    Acara ini mengangkat tema “Profesionalisme Pers dan Solidaritas Jurnalis” sebagai cerminan dinamika dunia jurnalistik selama satu tahun terakhir dan tantangan yang dihadapi oleh para wartawan.

    Ketua DPD AWPI DKI Jakarta, Abdul Haris, S.IP., MT.Kwi menekankan pentingnya profesionalisme sebagai pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan oleh media.

    “Profesionalisme adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap media,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antar jurnalis dalam menghadapi tekanan dan ancaman dalam menjalankan tugasnya.

    “Solidaritas merupakan kekuatan yang dapat melindungi wartawan dari berbagai tekanan dan ancaman,” kata Abdul Haris.

    Ia mengajak seluruh wartawan untuk saling mendukung dan membantu, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan atau menghadapi masalah hukum terkait dengan profesinya.

    Penasehat DPD AWPI DKI Jakarta, Gusti Made Ivan Adines, S.H., M.H., juga memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara refleksi akhir tahun ini.

    “Saya berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya profesionalisme dan solidaritas di kalangan jurnalis,” ujarnya.

    Acara refleksi ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain diskusi panel, orasi ilmiah, dan pemberian penghargaan kepada wartawan berprestasi.

    Diharapkan melalui kegiatan ini, para wartawan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya profesionalisme dan mempererat tali solidaritas demi kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia.

    Dalam kesempatan ini, DPD AWPI DKI Jakarta juga mengundang perwakilan dari DPC AWPI Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan untuk hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini

  • Bencana,  Berita Duka,  Ekonomi,  SOSIAL

    Gubsu dan Bupati Tapteng Berikan Kado Natal di Pengungsian Hutanabolon

    Gubsu dan Bupati Tapteng Berikan Kado Natal di Pengungsian Hutanabolon

    Tukka, wartapenasatu.com – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Posko Pengungsian Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (26/12/2025).

    Tidak sekedar berkunjung, Gubernur Sumut juga membawa kado natal untuk korban bencana alam. Gubernur Sumut dan Bupati Tapteng memberikan Kado Natal khususnya kepada anak-anak korban bencana alam.
    Pilu yang tersirat di wajah polos ratusan anak pengungsi sedikit memudar berubah kegembiraan saat menyambut hadiah Kado Natal dari Gubernur Sumut.

    Ratusan anak tampak berbaris penuh antusias, tak sabar meraih Kado Natal, meskipun tahun ini menerima Kado Natal bukan di Gereja namun di tempat berbeda di tempat pengungsian.
    Gubernur Sumut menjelaskan, kehadirannya tidak sendiri namun juga ditemani Ketua TP. PKK Sumut Kahiyang Ayu.
    “Salam dari Ketua PKK karena harus ke Posko Pengungsi lain, kami berbagi tugas,” ujarnya.

    Salah seorang anak bernama Abel (11) didampingi dua temannya yang telah sebulan berada di Posko Pengungsian mengaku bahagia mendapat kejutan kecil dari Gubernur Sumut Bobby Nasution. Bagi mereka, hadiah itu bukan cuma barang, tapi bukti bahwa mereka tidak terlupakan meskipun tinggal di Posko Pengungsian.
    “Pak Gubernur dan Pak Bupati terima kasih sudah datang,” ucap Abel dengan wajah bahagia.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Tapanuli Tengah menyalami, menyapa, mengucapkan Selamat Natal, memberikan semangat, serta menyerahkan bingkisan Natal kepada warga korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Posko Pengungsian Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka-Kabupaten Tap Teng.

    Usai menghadiri Natal dan menyerahkan kado natal di pengungsian, Bupati Tapteng dan Gubernur Sumut meninjau lokasi jalan putus yang diakibatkan banjir bandang dan tanah longsor, yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Desa Sigiring-giring Kecamatan Tukka.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025