Kepolisian

  • Bencana,  Kepolisian

    Polda Jatim Bersama Pemprov Siagakan Personel Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

    WARTSPENASATUJATIM | SURABAYA – Mengantisipasi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur, Polda Jatim menyiapkan lebih kurang 1.400 personel tanggap bencana.

    Sementara itu di seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda Jawa Timur juga telah menyiagakan lebih kurang 6.000 personel.

    Seluruh personel gabungan dari berbagai instansi tersebut akan dikerahkan untuk penanganan bencana alam.

    Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si usai memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Rabu (5/11/2025).

    “Kami berkolaborasi dengan Pemda, TNI, BNPB, dan semua stakeholder terkait, termasuk masyarakat,” ujar Irjen Pol Nanang.

    Kapolda Jatim berharap dengan kesiapan dan kesigapan personel ini, dapat merespons dengan cepat dan tepat dalam penanganan bencana alam.

    “Diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan dan ketahanan masyarakat Jawa Timur, karena ini menyangkut pertolongan terhadap jiwa,” tegas Irjen Pol Nanang.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jatim dan jajaran dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah.

    Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat sinergitas lintas instansi untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.

    “Diharapkan koordinasi dan respons penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan terukur, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Gubernur Khofifah.*** (Bgn)

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Polres Toba Tertibkan Knalpot Racing: Jaga Kenyamanan Masyarakat

    Polres Toba Tertibkan Knalpot Racing: Jaga Kenyamanan Masyarakat

    Toba, wartapenasatu.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Toba kembali berhasil mengamankan 11 sepeda motor yang menggunakan knalpot racing dalam operasi penertiban yang dilakukan pada Selasa, 4 November 2025. Penertiban ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait kebisingan dan gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh penggunaan knalpot racing di wilayah hukum Polres Toba.

    Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Lantas AKP Khairul Akbar Lubis, SH, menjelaskan bahwa penertiban ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas dan mengurangi polusi suara yang meresahkan masyarakat. Pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan patroli secara hunting system terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) atau knalpot brong/racing.

    AKP Khairul Akbar Lubis menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong melanggar aturan lalu lintas karena tidak sesuai dengan standar pabrik dan dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Patroli rutin dilakukan untuk menindak pengendara yang menggunakan knalpot brong. Selain melanggar aturan, suara bising dari knalpot ini juga sering dikeluhkan oleh masyarakat.

    Adapun kendaraan yang diamankan meliputi berbagai merek dan jenis, seperti Yamaha NMAX, Honda CB150R, Suzuki Satria F150, Honda Revo, Honda Beat, Honda CBR, Yamaha Jupiter, Yamaha Scorpio, dan Yamaha R15. Pemilik kendaraan yang diamankan wajib mengganti knalpot racing dengan knalpot standar dan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap.

    AKP Khairul Akbar Lubis menambahkan bahwa anggota Satlantas Polres Toba akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas kapan saja di wilayah Kabupaten Toba. Hal ini dilakukan demi terwujudnya Kabupaten Toba yang aman dan kondusif.

    Dalam kesempatan tersebut, AKP Khairul Akbar Lubis juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman dan tertib. Ia mengajak masyarakat untuk berkendara dengan bijak dan menggunakan knalpot standar.

    Dengan adanya penertiban ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di Kabupaten Toba.

    Alasan perubahan: Artikel ini telah disempurnakan dengan mengikuti kaidah EYD yang benar, termasuk perbaikan tanda baca dan kesalahan ketik. Selain itu, narasi te11lah dikembangkan menjadi tujuh paragraf dengan gaya bahasa yang lebih intelektual dan mudah dipahami.

  • Bencana,  Kepolisian,  SOSIAL

    Toba Siaga: Sinergi Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Toba Siaga: Sinergi Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Toba, wartapenasatu.com – Polres Toba menggelar apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025 sebagai langkah proaktif dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam di wilayah Kabupaten Toba. Apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Toba pada Rabu, 5 November 2025, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

    Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan instansi terkait. Kehadiran Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU, Wakapolres Toba Kompol Marludin, S.Ag, Kadis Satpol PP Kabupaten Toba Harianto Butarbutar, Kadis Dishub Kabupaten Toba S. Sitompul, Komandan Basarnas Kabupaten Toba Erikson Gultom, Kabid Damkar Toba Hendry Sibarani, PJU Polres Toba, personel Polres Toba, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana.

    Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan personel, kendaraan operasional, serta berbagai peralatan SAR seperti perahu karet, genset, lampu penerangan, mesin chainsaw, dan ambulans. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sumber daya yang ada siap digunakan dalam penanganan bencana.

    Kegiatan ini merupakan wujud pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Diharapkan seluruh personel dan stakeholder yang terlibat dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan demi menjamin terlindunginya keamanan dan keselamatan masyarakat.

    Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang dibacakan oleh Kapolres Toba, ditekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Toba. Kapolri mengingatkan agar koordinasi antarinstansi terus diperkuat, baik pada tahap pra-bencana, tanggap darurat, maupun pasca-bencana. Selain itu, juga ditekankan perlunya peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana untuk meminimalisir dampak kerugian.

    Fenomena hidrometeorologi bukan sekadar ancaman alam, tetapi menjadi ujian nyata terhadap kesiapan, kecepatan, dan sinergitas seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder memiliki tanggung jawab moral dan kemanusiaan untuk memastikan masyarakat aman, terlindungi, dan tertangani dengan cepat apabila bencana terjadi.

    Kapolres Toba mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai wujud kesiapan nyata dan komitmen dalam melindungi masyarakat. Dengan sinergi dan kesiapsiagaan yang tinggi, diharapkan Kabupaten Toba dapat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan lebih baik dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Siaga Bencana: Negara Hadir Lindungi Rakyat, Apel siaga.

    Siaga Bencana: Negara Hadir Lindungi Rakyat, Apel siaga.

    Medan, wartapenasatu.com – Dalam menghadapi tantangan kompleks yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan fenomena alam, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengambil langkah proaktif dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana. Acara yang berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut ini, menjadi simbol komitmen negara dalam melindungi segenap rakyat dari ancaman bencana.

    Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang dalam amanatnya menyampaikan pesan penting dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kehadiran unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, BMKG, instansi pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga relawan, mencerminkan sinergi lintas sektoral yang menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana di Sumatera Utara dan seluruh Indonesia.

    Kapolri dalam amanatnya menekankan bahwa apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem koordinasi dalam penanggulangan bencana. Indonesia, sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire, memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 19 Oktober 2025 mencatat 2.606 kejadian bencana di berbagai wilayah, mulai dari banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga gempa bumi dan erupsi gunung berapi.

    Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam serta mengganggu tatanan sosial masyarakat. Oleh karena itu, penanganan bencana membutuhkan respons cepat dan tepat dari seluruh elemen bangsa. Kapolri mengingatkan bahwa 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026. Fenomena La Nina yang mulai terjadi sejak November juga perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan intensitas hujan di beberapa wilayah.

    Dalam konteks ini, kesiapsiagaan, kolaborasi, dan kecepatan respons menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder sangat penting untuk mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan berkelanjutan. Kapolri mengutip pesan Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa kekuasaan yang diberikan rakyat harus digunakan untuk melindungi rakyat dari segala bentuk bahaya, termasuk bencana alam.

    Amanat ini bukan hanya tanggung jawab kedinasan, tetapi juga panggilan moral dan bentuk pengabdian terhadap kemanusiaan. Semangat, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab menjadi landasan dalam melaksanakan tugas mulia ini. Setiap langkah yang diambil diharapkan menjadi ladang ibadah dan bukti nyata kehadiran negara di tengah rakyat yang membutuhkan perlindungan.

    Apel kesiapan tanggap darurat bencana ini menjadi manifestasi nyata dari kepedulian dan kesiapan Polri bersama seluruh elemen bangsa dalam menghadapi ancaman bencana alam. Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan yang tinggi, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang tangguh, aman, dan berdaya tahan terhadap segala bentuk risiko bencana.

  • Daerah,  Kepolisian,  Kesehatan,  SOSIAL

    Brimob Kalteng Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kelurahan Marang, Bentuk Bakti Brimob Untuk Masyarakat

    Brimob Kalteng Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kelurahan Marang, Bentuk Bakti Brimob Untuk Masyarakat

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah melalui kegiatan pengobatan gratis dalam rangka Bakti Kesehatan yang digelar di Kelurahan Marang, Jalan Tjilik Riwut Km. 23, Kota Palangka Raya. Selasa (4/11/2025)pagi.

    Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) Satbrimob Polda Kalteng memberikan berbagai layanan pemeriksaan, seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula, ,konsultasi kesehatan umum, dan pengobatan gratis bagi warga yang sakit.Suasana keakraban terasa ketika para personel Brimob dan Bhayangkari berbaur dengan masyarakat, membantu dengan penuh senyum dan kehangatan.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimob Ny. Endang Irwan Jaya, serta para pejabat utama Satbrimob dan anggota Bhayangkari lainnya. Mereka meninjau langsung jalannya kegiatan dan menyapa masyarakat yang sedang mengikuti pengobatan gratis.

    Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Irwan Jaya menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat serta menegaskan komitmen Brimob untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

    “Kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membantu masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Brimob bukan hanya hadir ketika ada gangguan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan kemanusiaan,” ujar Kombes Pol. Irwan Jaya.

    Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kalimantan Tengah, sebagai bentuk nyata kepedulian Brimob terhadap kesejahteraan masyarakat.

    Warga Marang menyambut positif kegiatan tersebut dan merasa terbantu dengan pelayanan kesehatan yang diberikan secara cuma-cuma. Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan menutup kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini.

  • Keamanan,  Kepolisian,  Militer

    Rakor Forkopimda, Mayjen TNI Rudy Singgung Pentingnya Peran Siskamling

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Terdapat beberapa pembahasan pada pelaksanaan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Forkopimda Jatim yang berlangsung di Grand City, Surabaya pada Selasa (04/11/2025).

    Rakor yang dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta seluruh Forkopimcam se-Jatim itu, membahas penguatan Sistem Keamanan Keliling atau Siskamling.

    Ditemui usai mengikuti rakor tersebut, Pangdam menegaskan jika pihaknya berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak dalam upaya menjaga kerukunan, keamanan dan ketertiban umum.

    Bahkan, kata Pangdam, keberadaan Siskamling dinilai efektif dalam melakukan upaya cegah dini, hingga deteksi dini terkait hal-hal yang dinilai merusak keamanan maupun ketertiban umum.

    “Siskamling ini penting dalam melakukan deteksi dini, cegah dini dan penanganan dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Mayjen TNI Rudy.

    Diketahui, saat ini terdapat 469.760 pos Siskamling yang tersebar di 75.266 Desa dan 8.496 Kelurahan di Jawa Timur. Angka itu, membuktikan jika Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah pos Siskamling terbanyak, yakni 117.210 pos.

    Digelarnya rakor tersebut pun, seakan menjadi pusat koordinasi strategis untuk memastikan kebijakan Pusat terimplementasi efektif di daerah.*** (Bgn)

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Razia Judi Tembak Ikan di Toba: Polisi Bertindak Cepat, Temukan Bukti Tersembunyi

    Razia Judi Tembak Ikan di Toba: Polisi Bertindak Cepat, Temukan Bukti Tersembunyi

    Toba, wartapenasatu.com – Isu perjudian tembak ikan yang mencuat di wilayah hukum Polres Toba sempat menggemparkan dunia maya. Menanggapi isu tersebut, Satreskrim Polres Toba bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik perjudian di Jl. Lintas Siguragura, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, pada Senin, 3 November 2025. Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap keresahan masyarakat dan komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian.

    Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Iptu Erikson David Hutauruk bergerak atas perintah Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, untuk memastikan kebenaran informasi mengenai aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat, serta menegaskan komitmen dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah hukum Polres Toba.

    Hasil dari pengecekan tersebut menunjukkan bahwa lokasi yang sempat viral ternyata dalam keadaan kosong. Warung milik Marga Tampubolon, yang disebut-sebut sebagai tempat bermain tembak ikan, ditemukan tanpa penghuni dan tanpa adanya mesin judi. Meskipun demikian, penyelidikan tidak berhenti sampai di situ. Tim Jatanras terus melakukan penyisiran di wilayah sekitar untuk mencari bukti-bukti lain yang mungkin terkait dengan aktivitas perjudian.

    Penyelidikan lebih lanjut membuahkan hasil ketika tim Jatanras menemukan satu unit mesin judi tembak ikan di sebuah warung milik Kevin Hutagaol. Mesin tersebut ditemukan tertutup terpal biru dan dalam kondisi tidak beroperasi. Dari keterangan pemilik warung, diketahui bahwa mesin tersebut milik seseorang dari Medan yang identitasnya belum diketahui. Penemuan ini menjadi bukti konkret adanya praktik perjudian di wilayah tersebut, meskipun dilakukan secara tersembunyi.

    Petugas kemudian memberikan peringatan keras kepada pemilik warung agar tidak ada lagi aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Peringatan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya praktik perjudian di wilayah tersebut, serta memberikan efek jera kepada para pelaku yang terlibat. Mesin tembak ikan yang ditemukan langsung disita dan dibawa ke Polres Toba untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Toba tidak akan memberikan ruang bagi pelaku judi dalam bentuk apa pun. Penegasan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari jajaran kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Toba. “Kami komitmen menindak tegas siapa pun yang masih berani menjalankan aktivitas perjudian di wilayah hukum Polres Toba,” tegas Iptu Erikson, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi para pelaku perjudian.

    Tindakan cepat dan tegas yang dilakukan oleh Polres Toba dalam menanggapi isu perjudian tembak ikan ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Dengan terus melakukan operasi dan penindakan terhadap segala bentuk perjudian, diharapkan wilayah hukum Polres Toba dapat terbebas dari aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat.

    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Aksi Damai GTBUP: Menuntut Transparansi Proyek Kantor Bupati Tapteng

    Aksi Damai GTBUP: Menuntut Transparansi Proyek Kantor Bupati Tapteng

    Kabupaten Tapanuli Tengah, wartapenasatu.con  Aksi demokrasi yang konstruktif pada hari Jumat, 31 Oktober 2025. Gerakan Tapteng Baru Untuk Perubahan (GTBUP) menggelar demonstrasi yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasi terkait dugaan proyek mangkrak pembangunan Kantor Bupati Tapteng. Aksi ini, meskipun diwarnai dinamika lapangan, berhasil dijaga tetap kondusif berkat kesigapan aparat kepolisian.

    Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin langsung pengamanan di lokasi. Dengan strategi yang matang dan personel yang terlatih, Polres Tapteng mampu mengendalikan situasi hingga massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Informasi ini disampaikan oleh Humas Polres Tapteng pada Senin, 3 November 2025, yang menekankan bahwa keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama dalam mengawal aksi demokrasi ini.

    Demonstrasi yang diikuti oleh sekitar 350 orang ini menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran proyek pembangunan Kantor Bupati Tapteng. AKBP Wahyu menjelaskan bahwa Polres Tapteng telah menyiapkan personel pengamanan secara maksimal, sesuai dengan Surat Perintah No Sprint/1271/X/PAM.3.2/2025. Langkah ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.

    Sebanyak 92 personel Polres Tapteng diterjunkan, didukung oleh Satpol PP dan TNI. Kabag Ops Polres Tapteng, AKP Daniel P. Sinaga, S.H., memimpin apel persiapan di Kantor DPRD Tapteng, memastikan setiap anggota memahami prosedur pengendalian massa. Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

    Massa GTBUP memulai aksinya dari Simpang DPRD Pandan menuju Kantor DPRD Tapteng. Namun, di tengah perjalanan, terjadi insiden kecil ketika massa terhadang oleh kelompok lain di depan kediaman mantan Bupati Tapteng periode 2017-2022, Baktiar Ahmad Sibarani S.H., M.H., yang sempat memicu ketegangan. AKBP Wahyu dengan sigap memimpin upaya pengamanan dan pemisahan kedua kelompok massa tersebut, mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.

    Berkat respons cepat aparat keamanan, bentrokan berhasil diredam dan massa GTBUP dapat melanjutkan aksi mereka ke depan Kantor DPRD Tapteng. Di sana, mereka menyampaikan tuntutan, termasuk pembentukan Panitia Khusus (Pansus) dan audit investigatif terkait penggunaan anggaran proyek pembangunan kantor bupati. AKBP Wahyu segera berkoordinasi dengan pihak DPRD untuk memfasilitasi pertemuan antara perwakilan massa dan anggota dewan.

    Audiensi antara 10 perwakilan massa dan beberapa anggota dewan berlangsung pada pukul 18.00 WIB. Meskipun tidak menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan Pansus, proses penyampaian aspirasi berjalan dengan damai. Pada pukul 19.00 WIB, massa GTBUP membubarkan diri dengan aman dan tertib, menandai berakhirnya aksi demonstrasi yang berjalan sukses. Operasi pengamanan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tapteng, memastikan semua personel kembali dengan selamat dan situasi tetap kondusif.

    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Kapolres Katingan Pimpin Apel Akbar Kebangsaan Bersama Buruh dan Ojol Kamtibmas

    Kapolres Katingan Pimpin Apel Akbar Kebangsaan Bersama Buruh dan Ojol Kamtibmas

    Katingan, wartapenasatu.com – Dalam rangka memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pekerja, dan komunitas transportasi daring, Polres Katingan menggelar Apel Akbar Kebangsaan Bersama Buruh dan Ojol Kamtibmas bertempat di halaman Mako Polres Katingan, Selasa (04/11/2025) Pagi.

    Kegiatan dihadiri oleh Waka Polres, para Pejabat Utama (PJU) Polres Katingan, anggota Polres, Ketua dan pengurus KSPSI, serta komunitas ojek pangkalan, ojek daring (ojol), dan jasa titip (jastip).

    Dalam amanatnya, Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto, S.I.K., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah mempererat kebersamaan dan meningkatkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kapolres menegaskan bahwa buruh dan ojek merupakan garda terdepan dalam mendukung roda perekonomian nasional, sehingga peran serta mereka dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan sangat penting.

    Lebih lanjut, Kapolres Katingan mengingatkan bahwa tantangan keamanan saat ini semakin kompleks, di antaranya disinformasi, provokasi di media sosial, konflik kepentingan, serta potensi gangguan keamanan yang dapat memecah persatuan.

    Oleh karena itu, melalui kegiatan apel akbar ini, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk memperkuat komitmen bersama dengan semangat “Buruh Sejahtera, Ojek Selamat, Layanan Masyarakat Lancar, Kamtibmas Kondusif, dan Indonesia Maju.” Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan, menghindari tindakan anarkis, serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.

    Kegiatan apel ditutup dengan pembacaan doa, penyerahan bantuan sosial kepada perwakilan komunitas buruh, ojol, dan jastip, serta sesi foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Apel Kebangsaan Bersama Elemen Masyarakat, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Persatuan dan Kesatuan

    Apel Kebangsaan Bersama Elemen Masyarakat, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Persatuan dan Kesatuan

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar apel kebangsaan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Bumi Tambun Bungai, bertempat di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Kota Palangka Raya, Selasa (4/11/2025).

    Apel kebangsaan ini diikuti oleh, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, sejumlah pejabat utama Polda, serta diikuti masyarakat umum terdiri dari perwakilan buruh, komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi kepemudaan (OKP) di Prov. Kalteng.

    Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa apel kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan kemitraan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

    “Apel kebangsaan yang digelar ini juga sebagai wujud nyata komitmen kebersamaan dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Bumi Tambun Bungai bersama seluruh elemen masyarakat. Baik dari komunitas ojek online, ormas, maupun OKP,” ujar Kapolda.

    Kapolda menegaskan, kegiatan ini bukan hanya sekadar apel, melainkan wujud nyata sinergi antara Polri dengan masyarakat terjalin dengan baik.

    “Hal Ini harus terus kita jaga, pelihara dan bahkan harus ditingkatkan, demi terwujudnya kamtibmas,” jelas Irjen Iwan.

    Diakhir kesempatan, Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Kalteng, sebagaimana tercermin dalam falsafah Huma Betang.

    “Persatuan dan kesatuan bisa terwujud kalau kita sering melakukan pertemuan dan silaturahmi, sehingga muncul komunikasi yang baik. Kami berharap para elemen masyarakat dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tutup Kapolda.

Wartapenasatu.com @2025