Kepolisian

  • Kepolisian

    110, Satu Nomor Penyelamat Negeri: Hotline Darurat Polri Siaga 24 Jam untuk Seluruh Rakyat Indonesia

    WARTAPENASATUJATIM | Jakarta — Negara tidak boleh absen ketika warganya berada dalam situasi genting. Atas prinsip itulah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghadirkan Call Center 110 sebagai layanan hotline darurat nasional yang beroperasi tanpa henti, siap diakses masyarakat kapan pun dan di mana pun.

    Layanan Call Center 110 menjadi ujung tombak Polri dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai peristiwa kritis yang membutuhkan kehadiran aparat negara.

    Mulai dari tindak kriminal, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran, hingga permintaan informasi layanan kepolisian, seluruhnya terintegrasi dalam satu saluran komunikasi yang mudah, cepat, dan andal.

    Melalui satu nomor tunggal, masyarakat kini memiliki akses langsung untuk melaporkan kejadian darurat sekaligus memperoleh perlindungan dan penanganan awal secara profesional.

    Call Center 110 beroperasi 24 jam penuh dan bebas pulsa, menjangkau seluruh pelosok Indonesia dari kawasan perkotaan hingga wilayah terluar, terdepan, dan terpencil.

    Keberadaan layanan ini mencerminkan komitmen Polri dalam membangun sistem pelayanan publik yang responsif, presisi, dan humanis, sejalan dengan tuntutan masyarakat akan kehadiran negara yang sigap dan bertanggung jawab.

    Didukung oleh petugas terlatih serta sistem terpadu, setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat sesuai dengan tingkat urgensi dan karakter peristiwa.

    Polri menegaskan bahwa Call Center 110 tidak sekadar menjadi saluran pengaduan, melainkan juga simbol nyata kehadiran negara dalam menjaga rasa aman, melindungi nyawa, serta menegakkan ketertiban di tengah masyarakat.

    Melalui layanan ini, Polri mengimbau seluruh warga untuk memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab, demi efektivitas penanganan dan kepentingan bersama.

    Dalam situasi darurat, ingat satu nomor: 110. Negara siap mendengar. Negara siap bertindak. (Bgn)***

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polsek Balige Sigap Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Kebisingan di Sebuah Cafe

    Polsek Balige Sigap Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Kebisingan di Sebuah Cafe

    Balige,Sumatera Utara: wartapenasatu.com – Personel Polsek Balige Polres Toba menunjukkan kesigapannya dalam menjaga ketertiban dan ketenangan masyarakat, dengan merespons sejumlah pengaduan warga pada Selasa malam (6/1/2026).

    Aduan tersebut terkait gangguan kebisingan yang mengganggu ketenangan warga dari sebuah Cafe Zior di Desa. Lumban Silintong, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, berhasil ditangani dengan cepat dan tepat.

    Masyarakat mengeluhkan suara musik yang dinilai terlalu keras pada waktu istirahat. Kondisi tersebut dianggap mengganggu kenyamanan karena waktunya sudah larut.

    Usai mendapati informasi tersebut, Personel Polsek Balige yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Balige Ipda Walperik w. Sianipar, S.E, bersama 4 anggota segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas menertibkan operasional kafe dan menyampaikan imbauan kepada pemilik cafe

    Petugas meminta kepada pemilik cafe, untuk mengkondisikan suara yang berasal dari Cafe Miliknya dan tidak akan sampai mengganggu istirahat malam masyakat yang dekat lokasi Cafe Zior. Mereka juga mengingatkan agar memperhatikan waktu buka dan tutup cafe sesuai dengan aturan yang berlaku demi keamanan dan ketertiban masyarakat setempat .

    Teguran disampaikan secara humanis namun tetap tegas. Petugas menilai cara itu penting untuk menjaga kenyamanan warga sekitar.

    Pemilik Cafe Zior, Bapak Willy Silalahi mengatakan akan mengkondisikan suara yang berasal dari cafe miliknya dan tidak akan sampai mengganggu istirahat malam masyakat yang dekat lokasi Cafe Zior.

    Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan membenarkan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti. Ia menyebut personel bergerak cepat karena laporan tersebut terkait ketertiban malam hari.

    “Personel kita langsung ke lokasi untuk mengimbau pemilik kafe agar menjaga keamanan dan ketertiban, terutama pada waktu sudah larut malam. Kami juga mengingatkan agar jam operasional dibatasi demi keamanan bersama,” ujarnya.

    Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan merespons setiap laporan masyarakat. Ia berharap warga tetap proaktif melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. ( Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Kepolisian,  Nasional

    Polda Metro Jaya Menggelar Upacara Serah Terima Jabatan

    Jakarta, 6 Desember 2026 | wartapenasatu.com – Upacara berlangsung khidmat di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Salah satu momen penting dalam rangkaian sertijab tersebut adalah pergantian kepemimpinan di Polres Metro Bekasi, di mana Kombes Pol Mustofa secara resmi menyerahkan tongkat komando kepada Kombes Pol Sumarni. Pergantian ini menandai berakhirnya masa tugas Kombes Pol Mustofa sebagai Kapolres Metro Bekasi, sekaligus awal kepemimpinan baru di bawah Kombes Pol Sumarni. Senin (5/1/26).

    Selama menjabat Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa dikenal sebagai pemimpin yang tegas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

    Berbagai langkah strategis dan program inovatif telah dijalankan untuk menjaga stabilitas kamtibmas, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

    Dalam keterangannya usai sertijab, Kombes Pol Mustofa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran serta masyarakat Kabupaten dan Kota Bekasi selama masa kepemimpinannya.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Metro Bekasi dan masyarakat atas dukungan, kerja sama, serta kebersamaan yang terjalin selama saya menjabat. Apa yang telah kita bangun bersama merupakan hasil kerja kolektif. Saya berharap kepemimpinan selanjutnya dapat melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah berjalan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol Mustofa.

    Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Polres Metro Bekasi akan semakin maju di bawah kepemimpinan Kombes Pol Sumarni, serta memohon doa restu untuk menjalankan amanah baru sebagai Dirpolair Polda Metro Jaya.

    Sementara itu, Kombes Pol Sumarni yang resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis oleh pendahulunya, sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan kepolisian.

    “Saya siap melanjutkan dan memperkuat capaian yang telah ditorehkan oleh Bapak Kombes Pol Mustofa. Kami akan terus mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Metro Bekasi,” tegas Kombes Pol Sumarni.

    Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal dan pendekatan persuasif kepada masyarakat sebagai kunci keberhasilan tugas kepolisian ke depan.

    Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja satuan.

    “Serah terima jabatan ini diharapkan membawa semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama, termasuk Kombes Pol Mustofa, atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas, serta mengucapkan selamat kepada pejabat baru, salah satunya Kombes Pol Sumarni, yang kini mengemban amanah sebagai Kapolres Metro Bekasi.

    Upacara sertijab tersebut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta seluruh Kapolres jajaran.

    Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan jajaran Polda Metro Jaya semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

  • Keamanan,  Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

    44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

    Toba,Sumatera Utara: wartapenasatu.com-Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, memimpin langsung Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Polres Toba periode 1 Januari 2026 sebanyak 44 Personil

    Acara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Toba pada Jumat (2/1/2026)

    Turut hadir, Wakapolres Toba, Kompol Marluddin S.Ag.,M.H, Para PJU Polres Toba, Para Perwira Polres Toba dan Personil Polres Toba, Ketua Bhayangkari Cabang Toba Ny Mira V.J Parapaga, Bhayangkari Cabang Toba

    Kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 ini terdiri dari AKP Ke Kompol sebanyak 2 Personel, Iptu ke AKP sebanyak 4 Personel, Ipda ke Iptu sebanyak 2 Personel, Aipda ke Aiptu sebanyak 1 personel, Bripka ke Aipda sebanyak 7 personel, Briptu ke Brigpol sebanyak 10 personel, dan Bripda ke Briptu sebanyak 18 personel

    Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang diberikan oleh negara.

    Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta perilaku yang tidak tercela selama berdinas. “Kenaikan pangkat ini adalah hasil jerih payah saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Semakin tinggi pangkat yang diraih, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban,” tandasnya

    “Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memotivasi saudara untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Kapolres.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Kepolisian

    Baharkam Polri Kerahkan K-9 Jaga Keamanan Perayaan Tahun Baru di HI

    WARTAPENASATUJATIM | JakartaKorps Sabhara mengerahkan Satuan K-9 untuk memperkuat pengamanan malam pergantian Tahun Baru di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (31/12/2025) malam. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah tingginya aktivitas masyarakat.

    Kanit K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri IPTU M. Yunus mengatakan, pihaknya menurunkan 10 ekor K-9 dengan total 40 personel dalam pengamanan tersebut.

    “Untuk malam ini, K-9 melaksanakan pengamanan malam Tahun Baru di Bundaran HI. Kami menyiapkan 10 K-9 dengan total 40 personel,” kata IPTU M. Yunus di lokasi.

    Menurutnya, penempatan K-9 dilakukan secara tersegmentasi di sejumlah titik yang diperkirakan rawan, seiring banyaknya hiburan dan keramaian masyarakat.

    Setiap satu ekor K-9 didampingi dua personel handler untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.

    “Pengamanan kami bagi per tim dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Fokusnya di titik-titik ramai yang berpotensi rawan,” ujarnya.

    IPTU M. Yunus menegaskan, seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi kejahatan seperti copet di tengah keramaian.

    “Hingga patroli berlangsung, belum ada laporan kejadian kriminal yang menonjol. Situasi masih aman dan terkendali,” tutupnya. (Bgn)***

  • Kepolisian

    Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat

    WARTAPENASATUJATIM | JAKARTAKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026.

    Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya.

    Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya. Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun.

    Sigit mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat.

    Tak hanya memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026.

    Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.

    Kemudian, Sigit pun membagikan sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga foto bersama.

    Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya.

    Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam.

    Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.

    “Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,” ujar Sigit.

    Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api.

    Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera.

    “Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,” tegas Sigit. (Bgn)***

  • Kepolisian

    Kapolda Jatim Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman dan Kondusif

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik pengamanan di Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam.

    Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Bundaran Cito dan Pos Taman Bungkul untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang detik-detik pergantian tahun.

    Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukan di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk memastikan kegiatan pergantian tahun berjalan dengan lancar.

    Dari hasil peninjauan di dua titik tersebut, Kapolda Jatim memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib dan lancar.

    Pemantauan juga dilakukan melalui CCTV di titik-titik yang sebelumnya diantisipasi rawan kepadatan.

    “Alhamdulillah, dua titik yang kami tinjau berjalan lancar. Begitu juga dari monitor CCTV, seluruh aktivitas terpantau lancar termasuk penyebrangan Ketapang dan jalur tol yang semuanya berjalan kondusif,” kata Irjen Pol Nanang.

    Kapolda Jatim menambahkan, dalam pengamanan malam pergantian tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 12 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait.

    “Kami telah melakukan ploting pengamanan yang melibatkan kurang lebih 12 ribu personel sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol Nanang.

    Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api secara berlebihan, mengingat adanya tiga provinsi di Indonesia yang sedang berduka.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan. Keputusan untuk tidak mengadakan pesta kembang api ini diambil sebagai bentuk empati, karena ada tiga provinsi di negara kita yang sedang berduka. Tentunya tidak elok jika kita tidak ikut prihatin,” tuturnya.

    Ia juga mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk refleksi diri.

    “Silakan melaksanakan kegiatan menjelang akhir tahun 2025 ini dengan sederhana dan khidmat. Maknanya adalah intropeksi, sehingga pada tahun 2026 kita bisa menyongsong hal-hal baru yang lebih baik dalam seluruh progres dan kegiatan ke depan,” pungkas Kapolda Jatim. (Bgn)***

  • hukum,  Kepolisian,  Kriminal

    Sertifikat Warisan Digadai 500 Juta Rupiah, Anak Seret Ayah Tiri ke Polda Jatim

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 31 Desember 2025 – Dugaan kejahatan penggelapan aset bernilai ratusan juta rupiah kembali mencuat di Jawa Timur. Kali ini, perkara pidana tersebut menyeruak dari lingkaran keluarga sendiri dan berujung pada konflik hukum serius yang kini ditangani aparat penegak hukum.

    Seorang pemuda asal Kabupaten Pasuruan, Erlan Ladzina Kamarudin, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

    Laporan itu diajukan menyusul dugaan penguasaan dan penggadaian sertifikat tanah warisan tanpa hak, yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya sendiri.

    Dalam laporan yang diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Erlan menuding seorang pria berinisial SB yang diketahui bernama Ir. Syamsul Bachri telah menggadaikan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 192 Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan pemilik sah.

    Berdasarkan keterangan Pelapor, sertifikat tanah tersebut diduga digadaikan kepada pihak ketiga dengan nilai pinjaman mencapai Rp500 juta.

    Nilai tersebut dinilai signifikan, mengingat objek tanah merupakan harta warisan yang secara hukum sepenuhnya melekat pada hak Pelapor.

    Ironisnya, tanah yang dijadikan jaminan utang itu bukan milik Terlapor. SHM Nomor 192 Desa Winong merupakan harta warisan dari almarhum ayah kandung Pelapor.

    Dalam laporan resminya ke Polda Jatim, Erlan karyawan swasta kelahiran Bandung, 6 Januari 1998 menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin, kuasa, maupun persetujuan dalam bentuk apa pun kepada Terlapor untuk menggadaikan tanah tersebut.

    Peristiwa yang menjadi pangkal perkara ini diduga terjadi pada Selasa, 1 Maret 2022, di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

    Pelapor bahkan mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya transaksi penggadaian tersebut. Fakta itu baru terungkap setelah rumah tangga ibunya, Anik Wilujeng Astuti, dengan Terlapor berakhir di meja perceraian.

    Perceraian tersebut justru membuka tabir persoalan keuangan yang selama ini tersembunyi. Pasca perpisahan, diketahui bahwa Anik Wilujeng Astuti sempat diyakinkan oleh Terlapor bahwa sertifikat tanah akan digadaikan untuk kepentingan modal usaha jual beli mobil.

    Namun, janji tersebut tidak pernah terealisasi. Dana pinjaman diketahui telah cair, sementara usaha yang dijanjikan tidak pernah dijalankan.

    Lebih jauh, meskipun dana hasil gadai ditransfer ke rekening atas nama Anik Wilujeng Astuti, Pelapor menyebut seluruh dana tersebut justru dikuasai dan digunakan oleh Terlapor.

    Anik Wilujeng Astuti disebut tidak menikmati uang tersebut sepeser pun. Sebaliknya, ia justru menanggung beban cicilan pinjaman setiap bulan, meski tidak memperoleh manfaat ekonomi apa pun.

    Fakta ini memperkuat dugaan bahwa nama dan rekening Anik Wilujeng Astuti hanya dijadikan kedok administratif untuk melancarkan dugaan perbuatan melawan hukum.

    Tekanan ekonomi yang berkepanjangan, ditambah beban psikologis akibat konflik rumah tangga, disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat keretakan keluarga hingga berujung perceraian.

    Akibat rangkaian peristiwa tersebut, Pelapor kehilangan hak penguasaan atas tanah warisan bernilai tinggi miliknya. Di sisi lain, Anik Wilujeng Astuti terjerat kewajiban utang yang tidak pernah ia kehendaki.

    Pelapor menegaskan bahwa ibunya tidak memiliki niat jahat, tidak menguasai dana, serta tidak memperoleh keuntungan apa pun, sehingga kedudukannya murni sebagai korban dalam perkara ini.

    Atas dasar tersebut, Pelapor menduga Terlapor telah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait Penggelapan, Juncto Pasal 488 KUHP mengenai penggelapan benda tidak bergerak, serta Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

    Sebagai bukti awal, Pelapor melampirkan fotokopi Sertifikat Hak Milik Nomor 192 Desa Winong dan Surat Keterangan Waris.

    Pelapor meminta agar Polda Jawa Timur segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memeriksa seluruh pihak terkait, serta mengambil langkah hukum tegas apabila unsur pidana dinyatakan terpenuhi.

    Kuasa hukum Pelapor, Dany Tri Handianto, S.H., yang didampingi Umar Al Khotob dari YBH Batara Sunda sekaligus Ketua Puskominfo Indonesia DPD Jawa Timur, menegaskan bahwa pihaknya hanya menuntut keadilan dan pengembalian hak kliennya sesuai ketentuan hukum.

    “Kami percaya aparat penegak hukum akan memproses perkara ini secara objektif, profesional, dan berlandaskan hukum yang berlaku. Harapan klien kami sederhana: hak atas sertifikat tanah warisan itu dikembalikan sebagaimana mestinya,” tegas Dany.

    Kasus ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan dugaan penyalahgunaan relasi keluarga dalam penguasaan aset warisan, yang berujung pada kerugian ekonomi, tekanan psikologis, serta kehancuran rumah tangga.

    Polda Jawa Timur diharapkan segera membuka tabir perkara ini secara terang, adil, dan tuntas. (Bgn)***

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Kepolisian,  SOSIAL

    21 Pejabat Dilantik, Bupati Taput Tekankan Kehadiran Dalam Pelayanan, Loyalitas Dan Kerjasama Tim

    21 Pejabat Dilantik, Bupati Taput Tekankan Kehadiran Dalam Pelayanan, Loyalitas Dan Kerjasama Tim

    Tapanuli Utara, Sumatera Utara,wartapenasatu.com,- Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si melantik 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 2 Direktur Perseroan Daerah (Perseroda) Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bertempat Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung. (Selasa, 30 Desember 2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bahal Simanjuntak, Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang, pimpinan OPD, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, rohaniawan, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelia JTP Hutabarat, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

    Pengurus Koperasi Osseda Faolala Perempuan Nias Di Tapteng dan Sibolga Berikan Bantuan Kepada Anggota Terdampak Bencana

    Bupati Tapanuli Utara Perjuangkan Dukungan Pemerintah Pusat Untuk Pembangunan 224 Rumah Korban Terdampak Bencana

    Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena di penghujung tahun seluruh jajaran masih diberikan kesehatan, terlebih setelah hampir satu bulan Kabupaten Tapanuli Utara menetapkan status tanggap darurat bencana. Status tersebut menuntut seluruh ASN bekerja secara maksimal dalam membantu dan melayani masyarakat yang terdampak bencana. Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh ASN selama masa tanggap darurat.

    Bupati menjelaskan bahwa status tanggap darurat bencana telah ditutup dan dilanjutkan dengan masa transisi selama tiga bulan ke depan. Pada masa ini, pemerintah daerah akan lebih memfokuskan pada penyelesaian administrasi dan tindak lanjut yang belum rampung, termasuk pemulihan akses jalan, penerangan, pendataan masyarakat terdampak, serta memastikan posko bencana tetap beroperasi.

    Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab dan loyalitas dalam mengemban amanah.
    “Ketika sudah diberi amanah, harus ada rasa memiliki dan loyalitas, karena jabatan ini adalah tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat,” tegas Bupati Tapanuli Utara.

    Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kecepatan dan kualitas pelayanan publik. “Jika Bupati bergerak cepat, maka seluruh pejabat juga harus bergerak cepat. Saya tidak ingin pelayanan, terutama perizinan, berjalan lambat karena kepercayaan masyarakat harus dijaga. Pimpinan OPD merupakan leading sector yang harus mampu menggerakkan organisasi. Saya tau anda mampu dan saya akan evaluasi kinerjanya setelah enam bulan berjalan.
    Secara khusus kepada Direktur Perseroda Pertanian yang baru dilantik, Bupati menyampaikan harapan besar terhadap pengelolaan potensi pertanian daerah.

    “Potensi pertanian Tapanuli Utara sangat besar, namun kita belum mampu menyuplai kebutuhan pangan ke luar daerah. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kerja, kolaborasi, dan inovasi,” tutup Bupati, sembari mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.
    Kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta pembacaan Fakta Integritas.
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  Kepolisian,  Kriminal

    Gerak Cepat Polisi Ungkap Pembunuhan Siswi SMP di Simalungun, Motif Uang Aborsi

    Gerak Cepat Polisi Ungkap Pembunuhan Siswi SMP di Simalungun, Motif Uang Aborsi

    Simalungun, wartapenasatu.com -Kolaborasi cepat Sat Reskrim Polres Simalungun bersama Polsek Serbelawan berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap siswi SMP berinisial ZR (15) hanya dalam waktu kurang dari lima jam sejak jasad korban ditemukan. Ironisnya, pelaku pembunuhan diketahui masih seusia korban, yakni AH (15), yang juga berstatus sebagai pelajar SMP. Motif pembunuhan pun terbilang memprihatinkan, berkaitan dengan permintaan uang untuk aborsi.

    Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Senin (29/12/2025) sekitar pukul 10.40 WIB, menyampaikan apresiasi atas kecepatan dan profesionalisme tim gabungan dalam menangani kasus yang melibatkan anak di bawah umur tersebut.

    “Dari penemuan mayat pada sore hari hingga penangkapan pelaku pada malam harinya hanya memakan waktu sekitar 4–5 jam. Ini menunjukkan respons cepat dan dedikasi tinggi jajaran Polsek Serbelawan dan Unit Jatanras Sat Reskrim,” ujar AKP Verry Purba.

    Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun IPTU Ivan Roni Purba, S.H., menjelaskan korban merupakan siswi kelas IX SMP Negeri 2 Tapian Dolok, warga Huta Pondok Pabrik, Nagori Dolok Ulu. Jasad korban ditemukan di area perkebunan PT Bridgestone, Jalan Besar Dolok Ulu Blok Z 24, Minggu (28/12/2025) sore.

    Penemuan mayat bermula sekitar pukul 15.45 WIB, ketika dua saksi, S (51) dan MB (20), karyawan dan petugas keamanan PT Bridgestone, melihat banyak lalat hijau berkerumun di salah satu lokasi perkebunan. Saat didekati, keduanya menemukan sesosok mayat perempuan dalam posisi telungkup.
    Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pangulu Dolok Ulu.

    Petugas Polsek Serbelawan bersama Tim Inafis Polres Simalungun segera turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari TKP diamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek ZTE, uang tunai Rp11.000, serta dua batang kayu ubi yang diduga digunakan pelaku.

    Suasana haru pecah ketika seorang warga yang datang ke lokasi memastikan bahwa korban adalah anak kandungnya sendiri. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan visum luar dan dalam.

    Berkat penyelidikan intensif, sekitar pukul 19.30 WIB di hari yang sama, petugas berhasil mengamankan pelaku AH (15) di rumah kakak kandungnya di Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang, Kecamatan Tapian Dolok.

    Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mencekik korban dari belakang, memukul kepala korban dengan batu, memukul tubuh korban menggunakan kayu, serta menusuk tubuh korban dengan pisau secara berulang hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

    Motif pembunuhan terungkap karena korban meminta uang kepada pelaku untuk membeli obat penggugur kandungan akibat kehamilan yang dialaminya.
    “Motif ini sangat memprihatinkan dan menjadi peringatan serius bagi semua pihak, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak,” kata AKP Verry Purba.

    Polres Simalungun menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional sesuai (Ril)
    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025