Nasional

  • Alutsista,  Militer,  Nasional

    Kasdam V/Brawijaya Tunjukkan Sinergi Matra Pada Upacara Hari Armada RI Tahun 2025

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYAUpacara Peringatan Hari Armada RI Tahun 2025 digelar di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya dengan rangkaian kegiatan resmi yang menunjukkan kesiapan TNI AL. Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar S.H., M.Si. hadir mewakili Pangdam V/Brawijaya memperkuat kehormatan pelaksanaan upacara tersebut. Jum’at (05/12/2025).

    Kegiatan dipimpin oleh Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M. Tr. Opsla, dengan penanggung jawab Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, S.E, M.M., CHRMP. Rangkaian peringatan tahun ini mengusung tema nasional

    “Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, Koarmada RI siap mempersatukan kekuatan laut Nusantara untuk mengantarkan rakyat sejahtera, bersatu, dan berdaulat menuju Indonesia Maju.” yang menegaskan semangat Koarmada RI dalam mempersatukan kekuatan laut Nusantara, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi tantangan pertahanan maritim modern.

    Formasi pasukan yang terlibat terdiri dari unsur AAL, Marinir, Puspenerbal, Pomal, Bintara, Tamtama, ASN, komponen cadangan, serta berbagai elemen pendukung lainnya. Susunan kegiatan berjalan tertib mulai persiapan pasukan, masuknya lambang kesatuan, pembacaan sejarah singkat, hingga penyematan Satyalancana Kesetiaan oleh Inspektur Upacara.

    Dalam amanatnya, Kasal menyampaikan pernyataan tegas bahwa “TNI Angkatan Laut akan terus memperkuat kesiapan operasional dan modernisasi kekuatan laut sebagai garda terdepan pertahanan Indonesia.”

    Kasal menekankan profesionalisme, soliditas, serta pentingnya adaptasi prajurit jalasena dalam menghadapi dinamika strategis dan perubahan lingkungan operasi.

    Kasal turut menyoroti peran TNI AL dalam operasi kemanusiaan melalui pengerahan unsur KRI, Helikopter, dan Pesawat Udara untuk penanganan bencana di berbagai wilayah. Penguatan Alutsista melalui hadirnya KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 menjadi bagian dari program modernisasi guna menjawab kebutuhan operasi di masa mendatang.

    Rangkaian upacara ditutup dengan penghormatan pasukan, lagu Mars Armada, penyerahan penghargaan prajurit berprestasi, serta ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan aman. TNI Angkatan Laut berharap momentum peringatan Hari Armada RI 2025 memperkuat komitmen menjaga kedaulatan laut dan kesiapan menghadapi tantangan strategis berikutnya.*** (Bgn)

  • Bencana,  Nasional,  Wisata

    Banjir Rob Terjadi di Wilayah Jakarta Utara , Ancol Pastikan Penanganan Tepat dan Operasional Berjalan Lancar

    Jakarta, wartapenasatu.com, 5 Desember 2025 – Beberapa hari ini terjadi banjir rob di wilayah Jakarta Utara, salah satu kawasan yang terdampak adalah Pantai Marina Ancol. Tingginya air laut mengakibatkan meluap ke area daratan khususnya jalur lalu lintas untuk kendaraan. Ancol sebagai pengelola kawasan ini telah mengantisipasi kemungkinan banjir rob dengan berbagai langkah mitigasi sejak awal musim pasang air laut, dan memastikan penanganan dilakukan dengan tepat.

    Meskipun banjir rob terjadi, dampaknya terbatas hanya di area Marina saja. Ancol terus memaksimalkan pengoperasian pompa air yang tersebar di sekitar kawasan Marina guna mempercepat proses pengeluaran air dan mengurangi genangan. Tim teknis juga terus memantau situasi secara real-time untuk memastikan penanganan efektif.

    Ancol Tetap Beroperasi seperti Biasa.

    Penting untuk diketahui bahwa kejadian banjir rob ini tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di Ancol maupun akses menuju unit rekreasi lainnya. Pengunjung dan masyarakat yang akan berekreasi dapat tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman.

    Ancol berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan terbaik agar dampak dari banjir rob dapat diminimalisir dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

    Dihimbau kepada masyarakat yang berkreasi di Ancol Taman Impian untuk menggunakan akses masuk dari Pintu Gerbang Barat (Pkl 06.00 – 18.00 wib) dan Pintu Gerbang Timur (Pkl 05.00 – 23.00 wib).

  • Nasional

    Kunjungan Maraton Menteri Wihaji Fokuskan Pengentasan Stunting

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA l Kemendukbangga/BKKBN — Upaya pemerintah mempercepat penurunan stunting kembali ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melalui kunjungan kerja maraton di Kabupaten Lamongan, Kamis (4/12/2025). Dari meninjau langsung kondisi keluarga berisiko stunting hingga meresmikan pusat konsultasi keluarga di pesantren, Wihaji memastikan langkah-langkah intervensi dilakukan secara konkret dan menyentuh masyarakat paling membutuhkan.

    Agenda padat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

    Kegiatan dimulai dari Dusun Sekar Putih, Desa Rancang Kencono, Kecamatan Sekaran, lokasi Keluarga Risiko Stunting (KRS) Genting. Di titik pertama ini, Menteri Wihaji meninjau langsung kondisi rumah seorang ibu hamil delapan bulan yang masuk kategori keluarga risiko tinggi.

    “Saya cek dapurnya, cek airnya, cek kondisi rumahnya. Memang layak dibantu. Insya Allah rumahnya akan kami bangunkan, ekonominya kami bantu modal, dan karena motornya hilang, insya Allah akan kami ganti,” ujar Wihaji.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan lapangan merupakan perintah langsung Presiden agar penanganan stunting dilakukan secara konkret, tanpa banyak seminar atau diskusi berkepanjangan.

    “Menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan satu generasi. Negara harus hadir,” tegasnya.

    Dari Sekaran, rombongan bertolak menuju Pendopo Kabupaten Lamongan untuk menghadiri Peluncuran Program SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya, Wujud Cinta Nyata). Program ini menjadi bagian dari penguatan layanan untuk lansia agar tetap produktif dan berdaya secara sosial maupun ekonomi.

    Rangkaian kegiatan berlanjut menuju titik kedua KRS Genting di Desa Siman, Kecamatan Sekaran. Di lokasi ini, Menteri Wihaji kembali meninjau keluarga risiko stunting, termasuk ibu hamil dan keluarga dengan baduta. Selain perbaikan rumah, bantuan ekonomi juga diberikan agar keluarga dapat mencapai standar hidup sehat.

    Menjelang sore, rombongan melanjutkan agenda menuju Pondok Pesantren Al-Fattah, Desa Siman. Di sana, Menteri Wihaji melaksanakan shalat Magrib dan Isya berjamaah, serta bersilaturahmi dengan para pengurus ponpes.

    Pada kesempatan itu, ia secara resmi meresmikan Pusat Konsultasi Keluarga Sakinah (PKKS), yang ditujukan sebagai pusat pendampingan dan edukasi keluarga bagi para santri dan masyarakat sekitar.
    Kegiatan dilanjutkan dialog bersama 1.000 santri, membahas peran generasi muda dalam membangun keluarga dan bangsa.

    “Negara ini akan baik bila dimulai dari unit terkecil: keluarga. Maka keluarga-keluarga harus dipersiapkan menjadi keluarga yang kuat dan baik agar melahirkan generasi penerus Indonesia yang berkualitas,” ujar Wihaji.

    Malam harinya, Menteri bersama rombongan bermalam di Pondok Pesantren Al-Fattah sebagai bentuk penghormatan dan kedekatan dengan kalangan pesantren.

    Dalam kunjungan ini, Menteri Wihaji didampingi Anggota DPR RI Labib, serta Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK.

    Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa Lamongan terus memperkuat program penanganan stunting melalui berbagai kolaborasi.

    “Beberapa program sudah kami jalankan, termasuk program Genting yang melibatkan pengusaha dan orang tua asuh,” ujar Bupati.

    Dalam setiap titik kunjungan, Wihaji menegaskan bahwa bantuan untuk keluarga risiko stunting tidak boleh dipersulit oleh birokrasi.

    “Kalau layak dibantu, ya dibantu. Tidak perlu syarat yang rumit. Itu bedanya dengan pemerintah daerah yang sering butuh banyak berkas,” ujarnya disambut tawa masyarakat.

    Rangkaian kunjungan Mendukbangga/BKKBN di Lamongan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan program pengentasan stunting dan pembangunan keluarga berjalan tepat sasaran.

    “Dari pagi sampai malam, inilah bentuk komitmen kami. Insya Allah besok kami lanjutkan kembali pengecekan lapangan,” tutup Wihaji. (Bgn)

  • Nasional,  Pertahanan,  Seni dan Budaya

    Kemensos Gelar Bedah Buku ‘Menghadang Kubilai Khan’ di Mataram, Bangkitkan Jiwa Patriotisme Mahasiswa

    MATARAM    wartapenasatu.com

    “Bung Mono Hadir Langsung! Bedah Buku ‘Menghadang Kubilai Khan’ Kemensos Inspirasi Mahasiswa Mataram”
    “Penulis ‘Menghadang Kubilai Khan’ Datang ke Mataram, Bagi Pesan Patriotisme ke Mahasiswa”  

    Pembuka Acara dan Tema Inti
    Mataram – Membangkitkan jiwa patriotisme menjadi kebutuhan krusial bangsa di masa kini. Untuk itu, Kementerian Sosial RI melalui Kepala Sentra Paramita Mataram Arif Rohman, S.ST. M.SIP, MAWG, Ph.D, kembali menghadirkan kegiatan inspiratif dalam rangka program inovasi Gerakan Generasi Muda Peduli Cultural Awareness, Reading & Excursion (CARE). Acara berupa bedah buku “Menghadang Kubilai Khan” karya Antun Joko Susmana berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi NTB, ditujukan khusus bagi mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar Kota Mataram.

    Tujuan Kegiatan dan Dampak Sosial
    Kegiatan ini bukan hanya sekadar membahas buku, melainkan juga sebagai upaya meningkatkan semangat literasi dan investasi sosial bagi generasi muda. “Acara ini sangat strategis karena mendukung literasi di kalangan pemuda, memungkinkan mereka menambah pengetahuan, wawasan, dan meneladani nilai-nilai luhur masa lalu seperti persatuan dan anti imperialisme,” ujar Arif Rohman. Menurutnya, hal ini sangat berguna bagi mahasiswa yang akan berperan penting dalam pembangunan bangsa di masa mendatang.

    Perspektif Penulis Tentang Sejarah Nusantara
    Penulis buku Antun Joko Susmana yang biasa disapa Bung Mono hadir langsung dari Jakarta untuk membagikan perspektif mendalam mengenai perjalanan sejarah Nusantara abad ke-13. Melalui novel sejarahnya, ia berharap generasi muda masa kini dapat membangkitkan jiwa patriotiknya dan berani mewujudkan nilai kebangsaan serta persatuan. Ia mengambil contoh Jayakatwang yang berani menghadang pasukan Mongol di bawah komando Kubilai Khan, bahkan lebih memilih dieksekusi mati daripada menjadi raja boneka kekuasaan asing.

    Peringatan Terhadap “Kubilai Khan Baru”
    Selain membahas sejarah, Bung Mono juga memberikan peringatan kepada peserta tentang ancaman modern yang ia sebut “Kubilai Khan Baru”. “Generasi muda perlu bersatu dan selalu mawas diri menghadapi imperialisme, birokrasi koruptif, dan oligarki internal yang disebut serakahnomic,” tegasnya. Pesan ini diharapkan membuat mahasiswa lebih waspada dan aktif dalam melindungi kepentingan bangsa.

    Profil dan Peran Penulis di Kemensos
    Selain aktif menulis dan berkecimpung pada isu-isu sosial serta budaya, Antun Joko Susmana saat ini menduduki jabatan strategis sebagai Tenaga Ahli Menteri Sosial bidang Kerjasama dan Kemitraan Strategis. Kehadirannya secara langsung dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai penulis, melainkan juga sebagai perwakilan institusi yang berkomitmen membangun generasi muda yang berkarakter dan patriotik.

    Kolaborasi Penyelenggara dan Pembukaan Acara
    Kegiatan berjalan dengan sukses berkat kolaborasi yang erat antara Sentra Paramita Kemensos RI, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., dan diikuti oleh ratusan mahasiswa yang mengikuti dengan antusiasme tinggi.

    Kontribusi Narasumber Akademisi dan Pemerhati Sejarah
    Diskusi semakin kaya dan mendalam dengan kehadiran dua narasumber tambahan, yaitu Prof. Dr. H. Nuriadi Sayip, S.S., M.Hum (budayawan sekaligus akademisi) dan Dedy Ahmad Hermansyah (pemerhati sejarah). Mereka menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran berpikir kritis, taktis, dan kreatif dalam berstrategi. Selain itu, memperluas ruang dialog mengenai sejarah dan kebudayaan leluhur juga akan memperkuat fondasi karakter, identitas, dan nasionalisme bangsa.

    Penutup dan Harapan Masa Depan
    Persatuan yang dibangun atas dasar kesadaran sejarah dinilai sebagai fondasi kuat untuk ketahanan bangsa. Kegiatan bedah buku ini diakhiri dengan panggilan untuk semua pihak, terutama generasi muda, untuk terus hidupkan semangat belajar dan menjaga warisan budaya Indonesia yang berharga.

    #KemensosSelaluAda

     

  • Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL

    Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar

    Warta Pena Satu. Com-Banten          KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

    Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.

    Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.

    Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.

    Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.

    Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.

    Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.

    Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.

    Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.

    “Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.

    Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.

    Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.

    “Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.

     

     

  • Bisnis,  Nasional,  Pendidikan,  Wisata

    Ancol Berpartisipasi dalam Program Magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan Menerima 131 Peserta Magang

    Jakarta – wartapenasatu.com. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk secara resmi membuka Program MagangHub, sebuah program pemagangan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Tahun 2025 menjadi pertama kalinya Ancol berpartisipasi dalam program ini, yang kini memasuki batch ke-2 secara nasional.

    Pihak Ancol Berpartisipasi dalam Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Menerima 131 Peserta Magang untuk Periode November 2025 – Mei 2026.

    Melalui keikutsertaan ini, Ancol mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda, sekaligus memberikan ruang pembelajaran profesional yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata, rekreasi, dan layanan publik. Antusiasme Tinggi, 131 peserta terpilih pada pelaksanaan perdana di Ancol, program ini berhasil menarik minat yang sangat tinggi.

    Dari total pendaftar ratusan orang, terpilih 131 peserta magang yang ditempatkan di berbagai unit kerja, seperti Unit Taman Impian, Dufan, Sea World, Samudra, Atlantis, Putri Duyung dan penempatan di berbagai posisi yang relevan.

    Tingginya minat peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap Ancol sebagai tempat belajar, berkembang, dan memperoleh pengalaman kerja berkualitas.

    Program MagangHub di Ancol berlangsung selama 6 bulan, mulai November 2025 hingga Mei 2026. Selamaperiode tersebut, peserta akan mendapatkan pengalaman langsung dalam:

    1. Bekerja secara profesional,

    2. Memahami dinamika operasional di lapangan,

    3. Mengembangkan keterampilan yang relevan,

    4. Serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sesungguhnya.

    Ancol berharap program ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta, tetapi juga membuka peluang karier dan memperkaya ekosistem talenta industri pariwisata dan rekreasi di Indonesia.

    Komitmen Ancol sebagai Ruang Belajar dan Berkembang Peserta magang diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun kompetensi dan jejaring. Magang menjadi pintu pembuka peluang karier, baik di Ancol maupun sektor profesional lainnya. Dengan demikian peserta dapat menunjukkan komitmen, semangat belajar, dan kontribusi positif selama program berlangsung.

    Direksi Ancol menyampaikan apresiasi dan semangat bagi seluruh peserta yang telah berhasil bergabung. Partisipasi Ancol dalam program ini menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pemberdayaan generasi muda serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

  • Bencana,  Nasional,  SOSIAL

    TNI Salurkan Logistik ke Wilayah Terisolasi dengan Metode Airdrop

    Jakarta – wartapenasatu.com. Untuk menjangkau wilayah yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah serta sejumlah titik di Medan, TNI mengerahkan pesawat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk melaksanakan pengiriman bantuan dengan Metode Airdrop.

    Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin dan menjangkau seluruh korban. “Menindaklanjuti itu, TNI hari ini melaksanakan droping bantuan dengan menggunakan teknis distribusi menggunakan Helibox. Helibox ini upaya teknik distribusi bantuan ke daerah yang terisolir dan tidak terjangkau oleh jalur darat,” ujar Kapuspen.

    TNI mengerahkan pesawat Cassa 212, CN-295, serta C-130 Hercules untuk melaksanakan penyaluran logistik udara. Selain Helibox, operasi akan dilanjutkan dengan teknik Airdrop seperti yang pernah dilakukan dalam misi kemanusiaan di Gaza. “Kita menggunakan pesawat Hercules kemudian melaksanakan distribusi kurang lebih 200 parasut utama dan 200 parasut cadangan, membawa bekal-bekal bantuan yang dibutuhkan oleh para penduduk,” kata Kapuspen TNI.

    Secara keseluruhan, TNI telah mengerahkan 16.068 personel dalam operasi penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain itu, TNI juga mengerahkan 8 pesawat, terdiri dari Hercules, A400M, dan Boeing 737 yang telah beroperasi di wilayah terdampak. Sebanyak 19 helikopter (Caracal, Bell, Dauphin, Panther, dan Super Puma) serta 6 KRI turut diperbantukan untuk mendukung percepatan distribusi dan evakuasi.

    Dimana TNI mengirimkan 4,2 ton bantuan, terdiri atas paket sembako, obat-obatan dari Puskes TNI, mi instan, dan berbagai perlengkapan kebutuhan pengungsi. Seluruh kekuatan TNI dikerahkan untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu. Prioritas TNI adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka di lokasi terdampak.

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pelantikan & Pengukuhan KATAR Desa Rancagong Masa Bakti 2025-2030

    Warta Pena Satu. Com- Banten

    Pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Desa Rancagong masa bakti 2025-2030 yang Diketuai Badru Salam, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi pemuda di desa tersebut. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini bertujuan untuk menempatkan pimpinan baru yang telah melalui proses seleksi ketat, serta memastikan kesinambungan program-program yang telah direncanakan sesuai dengan pedoman nasional Karang Taruna. Standar Kompas sendiri menjadi landasan utama dalam menyusun struktur organisasi, program kerja, dan tata cara pelaksanaan, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Sebelum pelantikan, panitia penyelenggara telah melakukan serangkaian persiapan yang matang, mulai dari penentuan jadwal, penyiapan tempat, undangan tamu undangan, hingga persiapan materi yang dibutuhkan. Tamu undangan yang hadir meliputi kepala desa, tokoh masyarakat, pemimpin lembaga kemasyarakatan lainnya, serta orang tua anggota Karang Taruna. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai penopang dan pendukung bagi keberhasilan masa bakti baru yang akan datang.

    Proses pelantikan dimulai dengan upacara pembukaan yang diisi dengan bacaan doa dan sambutan dari kepala desa, yang menyampaikan harapan dan dukungan penuh kepada pimpinan dan anggota Karang Taruna masa depan. Selanjutnya, ketua pelaksana acara menyampaikan laporan tentang proses seleksi pimpinan, yang menekankan keseriusan dan keadilan dalam menentukan calon pengurus. Setelah itu, dilangsungkan proses pelantikan secara resmi, di mana setiap pengurus diberikan bendera, cap, atau tanda pengenal sebagai tanda penyerahan wewenang.

    Tahap pengukuhan menjadi bagian yang paling dinamis dalam acara, di mana pimpinan baru menyampaikan visi, misi, dan program kerja masa bakti 2025-2030 yang disusun sesuai dengan standar Kompas. Program-program yang diajukan mencakup berbagai bidang, seperti pengembangan sumber daya manusia pemuda, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, kebudayaan, dan ketahanan desa. Setiap program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat Desa Rancagong dan kemampuan organisasi untuk melaksanakannya.

    Dalam masa bakti ini memberikan pedoman yang jelas tentang tata kelola organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, sistem pertemuan, pelaporan, hingga akuntabilitas keuangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Karang Taruna Desa Rancagong sebagai organisasi yang terstruktur, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Pimpinan baru juga berkomitmen untuk melakukan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugasnya.

    Selama acara pelantikan dan pengukuhan, anggota Karang Taruna menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan yang tinggi. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dan menunjukkan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Acara juga diisi dengan hiburan yang disajikan oleh anggota sendiri, seperti tarian tradisional, lagu pemuda, dan teater ringan yang mengangkat tema tentang peran pemuda dalam masyarakat.

    Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piagam pengukuhan kepada pimpinan Karang Taruna masa bakti 2025-2030 dan sambutan penutup dari tokoh masyarakat yang mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang telah direncanakan. Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya akhir dari satu periode, melainkan juga awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi Karang Taruna Desa Rancagong, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa sesuai dengan Pengharapan kedepannya.

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    𝙶𝚎𝚕𝚘𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗, 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚊𝚔𝚜𝚎𝚕𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙶𝚕𝚘𝚋𝚊𝚕

    Wartapena Satu, 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊

    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝚄𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 (𝙷𝚄𝚃) 𝙺𝚎 58 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚘𝚗𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙱𝚊𝚗𝚝𝚎𝚗𝚐 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚞𝚜𝚊𝚝 (29/11/25) 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 08.00 𝚆𝙸𝙱 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎-𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚓𝚊𝚕𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

    𝚃𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚚𝚋𝚊𝚕 𝙰𝚔𝚋𝚊𝚛𝚞𝚍𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

    𝚃𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚞𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚐𝚞 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗.

    “𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚛𝚝𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛, 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚛𝚝𝚒𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕,” 𝚞𝚌𝚊𝚙 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.
    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚖𝚞𝚖 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚖𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚝𝚘𝚗𝚝𝚘𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊.

    “𝙸𝚗𝚒 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚒 𝙷𝚄𝚃 𝚔𝚎 58 𝚔𝚊𝚕𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔-𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗-𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗”, 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.

    𝙳𝚒𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚕𝚊 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚠𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊, “𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊, 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚍𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊”.

    “𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚖𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚐𝚊𝚕𝚊𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚎𝚖𝚘𝚗𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊”, 𝚒𝚖𝚋𝚞𝚑 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.

    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 16 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚏𝚎𝚜𝚝𝚒𝚟𝚊𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚋𝚎𝚛𝚊𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚒𝚗𝚊 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. (𝚁𝚎𝚍)

  • hukum,  Kriminal,  Nasional

    Skandal Ratusan Miliar di Jantung Pelabuhan: Kejari Tanjung Perak Tahan Enam Pejabat Pelindo–APBS dalam Kasus Korupsi Kolam Tanjung Perak

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Awan gelap yang menyelimuti Proyek Strategis Nasional di Pelabuhan Tanjung Perak akhirnya pecah. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak resmi membongkar skandal korupsi berskala besar terkait pemeliharaan dan pengusahaan kolam pelabuhan yang digarap PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) sepanjang tahun 2023–2024.

    Pengungkapan kasus ini diumumkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, pada Kamis (27/11/2025), dalam konferensi pers yang berlangsung tegas dan terbuka.

    Darwis menegaskan bahwa tim penyidik telah menemukan pola pelanggaran hukum yang terencana, sistematis, dan dilakukan secara bersama-sama oleh pihak yang memiliki wewenang strategis.

    “Tim Penyidik kami telah mengantongi alat bukti yang cukup. Ada pelanggaran serius dan sistematis dalam pengelolaan kolam pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Darwis dengan nada tegas.

    Dari hasil penyidikan, terungkap rangkaian praktik koruptif yang dinilai merugikan keuangan negara dalam jumlah besar. Sejumlah temuan penting antara lain:

    1. Pengerukan Tanpa Konsesi. PT APBS kedapatan melakukan pengerjaan pengerukan tanpa perjanjian konsesi resmi, sebuah pelanggaran mendasar dalam sistem pengelolaan pelabuhan nasional.

    2. Mark-up Anggaran Pemeliharaan. Anggaran pemeliharaan kolam diduga dimark-up secara terstruktur demi memperkaya pihak tertentu, mematikan prinsip transparansi dan efisiensi.

    3. Pengalihan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Meski ditunjuk sebagai pelaksana, PT APBS justru mengalihkan pekerjaan pengerukan kepada vendor lain, yakni PT SAI dan PT Rukindo, yang sebenarnya memiliki kapal keruk fasilitas yang tidak dimiliki APBS.

    Selain itu, Pelindo Regional 3 juga terindikasi mengabaikan kewajiban prosedural, termasuk tidak melibatkan KSOP Tanjung Perak dan melakukan penunjukan langsung terhadap APBS yang tak memenuhi syarat kompetensi.

    Setelah gelar perkara dan memastikan alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP, Kejari Tanjung Perak menetapkan enam tersangka dari dua perusahaan tersebut. Mereka adalah:
    AWB, Regional Head PT Pelindo Regional 3 (2021–2024).

    HES, Division Head Teknik PT Pelindo Regional 3.

    EHH, Senior Manager Pemeliharaan Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo Regional 3.

    F, Direktur Utama PT APBS (2020–2024).

    MYC, Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT APBS (2021–2024).

    DWS, Manager Operasi dan Teknik PT APBS (2020–2024).

    Penyidik menemukan bahwa keenamnya diduga terlibat dalam rekayasa Harga Perkiraan Sendiri (HPS) hingga mencapai Rp 200,5 miliar, dengan cara-cara manipulatif seperti: menggunakan data tunggal dari vendor, tidak menyertakan Engineering Estimate (EE), menyusun HPS tanpa dukungan konsultan, dan mengondisikan dokumen agar APBS dapat “lolos” meski tidak memiliki kapal keruk.

    Rekayasa ini membuka jalan bagi APBS untuk mengalihkan pelaksanaan pekerjaan kepada vendor lain, sementara mereka tetap menikmati nilai kontrak.

    Keenam tersangka kini ditahan di Cabang Rutan Klas I Surabaya, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, untuk masa 20 hari mulai 27 November hingga 16 Desember 2025.

    Penahanan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya: pelarian, penghilangan atau perusakan barang bukti, serta pengulangan tindak pidana.

    Kini para tersangka dijerat dengan pasal-pasal krusial dalam UU Tindak Pidana Korupsi: Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 UU Tipikor jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Tipikor jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

    Ancaman hukuman dari kedua pasal tersebut mencapai penjara seumur hidup dan kewajiban mengembalikan kerugian negara.

    Kasus besar ini menjadi peringatan keras bagi seluruh BUMN dan anak perusahaannya untuk mengutamakan akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang sehat.

    “Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi upaya menjaga aset negara dari tangan-tangan yang ingin merampasnya,” tegas Darwis.

    Dengan langkah sigap Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, publik kini menunggu lanjutan proses hukum, termasuk potensi tersangka baru dan upaya pemulihan kerugian negara dalam kasus yang nilainya menembus ratusan miliar rupiah ini.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025