Pendidikan

  • Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Perwakilan Polda Kalteng Juarai Lomba Konten Kreatif HUT ke-74 Humas Polri

    Perwakilan Polda Kalteng Juarai Lomba Konten Kreatif HUT ke-74 Humas Polri

     

     

    PALANGKA RAYA, wartapenasatu.com – Perwakilan Polda Kalimantan Tengah berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Lomba Konten Kreatif dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Humas Polri tahun 2025 yang digelar di Jakarta.

    Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan bahwa dalam lomba yang diikuti oleh seluruh Polda se-Indonesia tersebut, dua perwakilan dari wilayah Kalimantan Tengah berhasil meraih juara di dua kategori berbeda.

    “Dua peserta asal Kalimantan Tengah berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam lomba video pendek bertema ketahanan pangan dan gerakan pangan murah Polri,” ujar Kombes Erlan, Kamis (30/10/2025).

    Pada kategori Lomba Video Pendek Ketahanan Pangan Polri, juara pertama diraih oleh Oktoberi, warga Jalan Mantaren, Desa Mantaren I, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

    Sementara itu, pada kategori Lomba Video Pendek Gerakan Pangan Murah Polri, juara dua berhasil diraih oleh Ivantya Causa Azzahra, warga Jalan Jati Raya 3 Nomor 3C, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

    Penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan di Jakarta, bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-74 Humas Polri.

    Penyerahan piagam diserahkan langsung oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Dr. Shandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Kombes Erlan menuturkan, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polda Kalteng karena menunjukkan kreativitas dan kepedulian masyarakat Kalimantan Tengah terhadap program-program Polri.

    “Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan gerakan pangan murah, terus berkembang positif,” tambahnya.

    Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berkarya secara positif.

    “Semoga melalui lomba kreatif seperti ini, semangat komunikasi publik yang humanis dan edukatif dapat semakin terbangun di tengah masyarakat,” tutupnya.

  • Daerah,  Kepolisian,  Pendidikan

    Brimob Kalteng Antar Senyum ke Sekolah, Lewat Program Bus Sekolah Gratis

    Brimob Kalteng Antar Senyum ke Sekolah, Lewat Program Bus Sekolah Gratis

    Palangka Raya, wartapenasatu.com –  Dalam upaya mendukung dunia pendidikan dan membantu meringankan beban transportasi bagi para pelajar, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program Bus Sekolah Gratis Brimob Kalteng.

    Program ini resmi beroperasi mulai pukul 5:30 WIB dengan rute mulai dari Jl. Tjilik Riwut Km.8 hingga ke komplek sekolah di kawasan Stadion Sanaman Mantikei, Palangka Raya.

    Setiap pagi, bus sekolah berwarna khas Brimob ini menjadi pemandangan yang menyejukkan hati. Anak-anak sekolah tampak antusias dan ceria saat dijemput oleh personel Brimob yang bertugas dengan penuh kehangatan dan tanggung jawab.

    Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Brimob di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam pelayanan sosial.

    “Kami ingin Brimob selalu hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Program Bus Sekolah Gratis ini adalah salah satu wujud kepedulian kami terhadap anak-anak penerus bangsa, agar mereka dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman tanpa terkendala biaya transportasi,” ujar Kombes Pol Irwan Jaya.

    Beliau menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar para pelajar sekaligus mempererat hubungan antara Brimob dengan masyarakat.

    “Kami percaya, pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa. Dengan langkah kecil seperti ini, kami ingin berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik,” tambahnya.

    Program Bus Sekolah Gratis Brimob Kalteng ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan masyarakat sekitar. Mereka mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk nyata pengabdian Brimob kepada rakyat.

    Dengan langkah sederhana namun bermakna ini, Brimob Kalteng terus menunjukkan jati dirinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga saat mereka membutuhkan perhatian dan kasih sayang sosial.

  • hukum,  Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Ditlantas Polda Kalteng Terima Arahan Wakapolda Kalteng, Tekankan Peran Polantas Dalam Edukasi Tertib Berlalu Lintas

    Ditlantas Polda Kalteng Terima Arahan Wakapolda Kalteng, Tekankan Peran Polantas Dalam Edukasi Tertib Berlalu Lintas

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima arahan langsung dari Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. yang dilaksanakan di Aula Ditlantas Polda Kalteng, Rabu (29/10/2025) pagi.

    Adapun dalam kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama Ditlantas dan seluruh Kasatlantas jajaran Polda Kalteng.

    Dalam arahannya Wakapolda Kalteng menekanan penting peran polantas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

    “Jadilah pelopor sekaligus garda terdepan mewujudkan kamseltibcrlantas sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Kalteng,” ungkap Wakapolda.

    Wakapolda juga menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat perlu diimbangi dengan kehadiran petugas yang sigap dan responsif di lapangan.

    Brigjen Rakhmad juga menegaskan bahwa kehadiran Polantas dapat menjadi faktor penting dalam menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

    “Yang mana setiap personel polantas harus selalu berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, baik itu melalui sosialisasi secara langsung maupun melalui sosial media,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Wakapolda mengingatkan agar seluruh personel terus meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia juga meminta agar anggota tidak bosan melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, baik melalui kegiatan langsung di lapangan maupun media sosial.

    Ditempat yang sama Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. berharap seluruh personel yang mengikuti arahan ini dapat mengimplementasi apa yang sudah di sampaikan oleh Wakapolda Kalteng baik itu pada saat melaksanakan tugas pokok fungsi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Militer,  Pendidikan

    Kodim 0817/Gresik Berikan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada OSIS SMPIT Al Ibrah

    WARTAPENASATUJATIM | GresikKodim 0817/Gresik memberikan pembekalan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada para anggota OSIS SMPIT Al Ibrah Gresik yang dilaksanakan di Bale Paraduta Makodim 0817/Gresik, pada Rabu (29/10/2025).

    Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

    Dalam pelatihan ini, para siswa dan siswi mendapatkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Kebangsaan (Wasbang), serta pembekalan Bela Negara.

    Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., melalui Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah dalam menanamkan jiwa nasionalisme dan disiplin sejak dini.

    “Dalam pelatihan LDKS ini, kami memberikan pembekalan agar para siswa memahami pentingnya menghormati lambang negara, termasuk bendera merah putih sebagai simbol kebangsaan Indonesia. Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI menjadi dasar membentuk karakter generasi muda yang kuat dan berintegritas,” ungkap Mayor Siari.

    Ia juga menambahkan, materi kenakalan remaja turut menjadi perhatian utama dalam pelatihan tersebut, agar para pelajar dapat menghindari perilaku negatif dan fokus pada prestasi serta pengembangan diri.

    Menurutnya, kegiatan LDKS ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0817/Gresik dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan tinggi.

    “Latihan dasar kepemimpinan ini mengajarkan para siswa untuk patuh kepada pengajar, berperilaku disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kurikulum sekolah,” pungkasnya.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta, yang tampak bersemangat mengikuti setiap sesi pelatihan yang diberikan oleh para personel Kodim 0817/Gresik.*** (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Kemanusiaan Bedah Buku “Luka yang Tak Menyerah” Ajak Publik Menafsirkan Makna Perlawanan dalam Sastra

    Yogyakarta  wartapenasatu.com

    “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam”: JAKER dan Retorika UGM Gelar Bedah Buku Puisi tentang Perlawanan dan Kemanusiaan
    Yogyakarta, 29 Oktober 2025 —
    Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) bersama komunitas Retorika Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Bedah Buku Antologi Puisi berjudul “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam”, Rabu (29/10) sore, di Ruang Persatuan, Lantai 3 Fakultas Filsafat UGM. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menjadi ruang pertemuan antara sastrawan, akademisi, dan pecinta sastra yang ingin menafsirkan kembali makna luka dan daya hidup dalam perjalanan kemanusiaan.

    Dalam sambutannya, perwakilan JAKER menyampaikan bahwa antologi ini bukan sekadar kumpulan puisi, tetapi sebuah kesaksian sosial dan batin atas kenyataan hidup yang tak selalu ramah. “Kami ingin menjadikan puisi sebagai ruang untuk menyembuhkan dan melawan sekaligus. Luka bukan alasan untuk berhenti, dan bara tak seharusnya padam hanya karena angin kesedihan,” ujar salah satu perwakilan JAKER membuka acara.

    Buku antologi puisi ini menampilkan karya-karya dari berbagai penulis dengan latar berbeda yang menggali tema tentang kehilangan, perlawanan, dan harapan. Karya-karya di dalamnya merekam denyut kehidupan rakyat kecil, pergulatan batin, dan semangat tak menyerah di tengah situasi sosial yang sering melukai rasa kemanusiaan.

    Sastrawan Kiswondo, salah satu pembicara, mengungkapkan bahwa puisi-puisi dalam buku ini tidak berhenti pada keindahan bahasa, tetapi menjadi jeritan nurani yang menolak diam. “Puisi-puisi ini lahir dari keberanian. Mereka adalah bentuk perlawanan halus terhadap ketidakadilan yang membungkam. Di sinilah puisi kembali ke hakikatnya — menjadi suara bagi yang tak punya suara,” tegasnya.

    Sementara itu, Achmad Munjid, M.A., Ph.D., dosen Fakultas Ilmu Budaya UGM, melihat karya ini sebagai refleksi tentang kemanusiaan yang teruji. Menurutnya, puisi mampu memanggil kesadaran baru di tengah derasnya pragmatisme zaman. “Sastra seperti ini menegaskan bahwa berpikir kritis dan berempati adalah dua sisi dari kemanusiaan yang tak bisa dipisahkan. Puisi menjadi cara kita merawat keduanya,” ujarnya dalam sesi diskusi.

    Pembicara lainnya, Isty, alumni Filsafat UGM, menyoroti sisi reflektif dari karya-karya tersebut. Ia menilai bahwa setiap puisi di dalamnya adalah perjalanan spiritual para penulis dalam menemukan makna dari luka. “Ada kekuatan lembut di balik setiap kata. Puisi-puisi ini tidak meratapi luka, melainkan berdialog dengannya. Dari situ lahir semacam kebijaksanaan baru,” tutur Isty.

    Acara berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Selain diskusi, beberapa penulis turut membacakan puisinya, menciptakan suasana syahdu yang menggugah hadirin. Melalui kegiatan ini, JAKER dan komunitas Retorika UGM berharap sastra terus menjadi sumber kekuatan moral dan refleksi sosial bagi masyarakat. “Kami ingin menjaga bara semangat agar tetap menyala, karena dari puisi kita belajar menjadi manusia yang tidak menyerah,” tutup panitia.

    BY”Nok Srie”

  • Keamanan,  Kepolisian,  Kesehatan,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

    Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

     

    Jakarta, wartapenasatu.com – Polri menggelar kegiatan pemusnahan narkoba sebanyak 214,84 ton senilai Rp29,37 Triliun. Barang bukti berbagai jenis narkotika itu diperoleh dari hasil pengungkapan sepanjang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sekaligus memimpin pemusnahan barang haram tersebut di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, pengungkapan narkoba senilai Rp28,37 T itu merupakan komitmen Polri dalam mengawal serta menindaklanjuti Asta Cita Presiden Prabowo.

    “Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Sigit di Lapangan Bhayangkara.

    Sigit memaparkan, sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 49.306 kasus. Dengan total 65.572 tersangka.

    Adapun barang bukti narkoba yang disita dan dimusnahkan di antaranya adalah, 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram ketamin, 34,5 kilogram kokain.

    Lalu, 6,8 kilogram heroin, 5,5 kilogram THC, 18 liter etomidate, 132,9 kilogram hashish, 1,4 juta butir happy five serta 39,7 kilogram happy water.

     

    “Menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ujar Sigit.

    Dalam hal ini, total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton, sebagaimana SOP yang telah diatur dalam Pasal 91 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu pemusnahan barang sitaan Narkotika dilakukan paling lama 7 hari setelah memperoleh penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat.

    Di sisi lain, Sigit juga menyebut bahwa, Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia. Kemudian, Polisi melakukan berbagai upaya untuk mengubah tempat itu bebas dari narkotika.

    “Dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas Dari Narkoba,” tutup Sigit.@ Herry Kalteng

  • Artikel,  Nasional,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Semangat Sumpah Pemuda ke-97 Kobarkan Persatuan di Tapanuli Tengah

    Semangat Sumpah Pemuda ke-97 Kobarkan Persatuan di Tapanuli Tengah

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat persatuan. Upacara yang digelar di Lapangan GOR Pandan pada Selasa, 28 Oktober 2025, menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda dan mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam kegiatan yang mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”. Tema ini mengajak seluruh pemuda dan pemudi Indonesia untuk aktif berperan dalam pembangunan bangsa, serta mempererat tali persatuan dan kesatuan.

    Dalam amanatnya, Irup Wakil Bupati Tapteng membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir. Sambutan tersebut mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneladani semangat juang para pemuda tahun 1928 yang berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa demi kemerdekaan Indonesia.

    Menpora RI juga menekankan bahwa tugas pemuda saat ini berbeda dengan masa lalu. Jika dulu para pemuda mengangkat bambu runcing, kini pemuda harus mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran untuk memajukan bangsa. Semangatnya tetap sama, yaitu Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah dalam persaingan global.

    Di tengah zaman yang berat dan dunia yang bergerak cepat, Menpora RI mengajak pemuda untuk tidak takut karena masih banyak anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Pemuda yang patriotik, gigih, dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata adalah kekuatan bangsa yang sesungguhnya.

    Menpora RI juga menyampaikan pesan dari Bapak Presiden untuk tidak takut bermimpi besar dan gagal, karena pemuda adalah penentu sejarah berikutnya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Menpora RI mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 dan mengajak seluruh pemuda untuk menjaga api perjuangan demi Indonesia Raya yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.

    Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, seperti pembacaan Teks Pancasila, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Hasil Kongres Pemuda oleh barisan pemuda yang mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, serta menyanyikan lagu-lagu nasional oleh siswa-siswi SMK/SMA. Turut hadir dalam kegiatan ini Forkompimda Tapteng, Pimpinan DPRD Tapteng, Ketua TP PKK Tapteng, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab Tapteng, para Pimpinan OPD Tapteng, organisasi kepemudaan, mahasiswa, siswa dan siswi SMA/SMK, serta tamu undangan lainnya.

  • Keamanan,  Kepolisian,  Pendidikan

    Era Digitalisasi Ditlantas Polda Kalteng Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Public Speaking

    Era Digitalisasi Ditlantas Polda Kalteng Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Public Speaking

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Guna meningkatkan kemampuan komunikasi Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Komunikasi yang dilaksanakan di Hotel Aurellia Palangka Raya, Selasa (28/10/2025) pagi.

    Adapun Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolda, PJU Polda Kalteng dan di ikuti oleh personel Ditlantas dan Satlantas Jajaran Polda Kalteng dengan tema “Membangun Komunikasi Sosial yang Efektif di Era Digitalisasi Menuju Polantas Presisi.”

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. melalui Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan pelatihan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi personel Polantas agar mampu berinteraksi secara humanis, persuasif, dan profesional, baik di lapangan maupun melalui media digital.

    “Seperti yang kita ketahui bersama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, setiap anggota Polantas harus mampu menjadi komunikator publik yang baik, menyampaikan pesan keselamatan dan ketertiban lalu lintas dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik berbicara di depan umum, cara membangun kepercayaan audiens, strategi komunikasi digital, hingga etika penyampaian pesan publik di media sosial.

    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Kalteng dalam mendukung program Polantas Presisi — Polisi Lalu Lintas yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, dengan terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

    “Diharapkan dengan terlaksananya pelatihan ini, seluruh personel Ditlantas dan Satlantas jajaran Polda Kalimantan Tengah mampu meningkatkan kemampuan komunikasi publik yang efektif, profesional, dan humanis.
    ini juga menjadi wujud nyata komitmen Ditlantas Polda Kalteng dalam mendukung terwujudnya Polantas Presisi yang prediktif, responsif, serta transparan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.@ Herry Kalteng

  • Artikel,  hukum,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    UGM Jadi Saksi Bedah Buku Antologi Puisi “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam”

    JAWA TENGAH    Wartapenasatu.com

    Bedah Buku “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam” Digelar di UGM, Bahas Perlawanan Lewat Puisi
    YOGYAKARTA – Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) berkolaborasi dengan komunitas Retorika Fakultas Filsafat UGM akan menggelar acara bedah buku antologi puisi bertajuk “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam.” Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Persatuan, Lantai 3, Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM).
    Antologi puisi ini hadir sebagai wadah bagi suara-suara yang terpinggirkan, merefleksikan pergulatan sosial dan batin para penulisnya. Dengan tema sentral tentang luka yang tidak selalu berarti menyerah dan semangat yang tak kunjung padam, buku ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran dan empati pembaca terhadap isu-isu kemanusiaan yang mendalam.
    Acara bedah buku ini bertujuan untuk membuka ruang dialog yang konstruktif antara penulis, pembaca, dan masyarakat luas. Melalui diskusi mendalam, diharapkan dapat muncul pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pesan-pesan yang terkandung dalam setiap puisi, serta relevansinya dengan realitas sosial yang ada.
    “Kami ingin mengajak semua pihak untuk terlibat dalam diskusi yang jujur dan terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini,” ujar perwakilan dari JAKER dalam siaran persnya. “Puisi adalah salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan kritik sosial dan membangkitkan semangat perlawanan terhadap segala bentuk ketidakadilan.”
    Acara ini akan menghadirkan sejumlah pembicara lintas latar belakang yang kompeten di bidangnya. Kiswondo, seorang sastrawan kawakan, akan memberikan perspektifnya mengenai nilai-nilai estetika dan humanisme dalam puisi. Sementara itu, Achmad Munjid, M.A., Ph.D., seorang akademisi dari UGM, akan mengupas tuntas aspek-aspek filosofis dan sosiologis yang terkandung dalam antologi ini.
    Selain diskusi dan bedah buku, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh beberapa penulis yang karyanya termuat dalam antologi. Para peserta juga akan diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pembicara dan penulis, serta menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka mengenai isu-isu yang diangkat dalam buku.
    Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat perlawanan terhadap segala bentuk penindasan dan ketidakadilan dapat terus membara di kalangan masyarakat. “Luka yang Tak Menyerah, Bara yang Tak Padam” diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang demi terciptanya masyarakat yang adil, makmur, dan beradab

    BY”Nok Srie

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kepolisian,  Pendidikan

    Proyek Rabat Beton SMAN 1 Uluan Diduga Asal Jadi: Merugikan Sekolah dan Masyarakat

    Proyek Rabat Beton SMAN 1 Uluan Diduga Asal Jadi: Merugikan Sekolah dan Masyarakat

    Toba, wartapenasatu.com  – Pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, tim dari Kaperwil Media Warta Pena Satu (MWPS) Sumut, Torang Sirait, menemukan dugaan pengerjaan proyek rabat beton yang tidak sesuai standar di SMAN 1 Uluan, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan mutu dan kualitas bangunan yang dapat merugikan pihak sekolah.

    Saat melakukan investigasi, tim MWPS Sumut mendokumentasikan kondisi proyek rabat beton tersebut dalam bentuk video. Video tersebut kemudian dikirimkan kepada pihak pemborong bermarga Manurung, disertai pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan yang dinilai kurang memadai. “Mohon izin, Pak! Kami dari Media Warta Pena Satu (MWPS) Sumut menemukan banyak retakan pada bangunan proyek Bapak, padahal belum selesai dikerjakan,” ujar Torang Sirait melalui percakapan seluler.

    Selain itu, tim MWPS Sumut juga mempertanyakan penempatan plang proyek yang tidak sesuai ketentuan. Plang proyek seharusnya dipasang di titik kuadrat nol atau di luar halaman sekolah, bukan ditempelkan di tengah-tengah pohon tanpa bingkai yang layak. Hal ini menimbulkan kesan bahwa proyek tersebut dikerjakan secara terburu-buru dan kurang profesional.

    Menanggapi pertanyaan tersebut, pihak pemborong bermarga Manurung berjanji akan memperbaiki kerusakan yang ada sebelum serah terima kepada instansi terkait. Ia juga mengakui bahwa penempatan plang proyek di badan pohon halaman SMAN 1 Uluan disebabkan oleh keterbatasan waktu.

    Tim MWPS Sumut juga melakukan konfirmasi kepada Komite SMAN 1 Uluan yang enggan disebutkan namanya. Pihak komite menyayangkan penempatan plang proyek yang tidak sesuai dan kualitas bangunan yang dinilai asal jadi. “Coba Bapak lihat saja, plang proyek ini ditempatkan di tengah-tengah pohon di dalam pekarangan sekolah. Batu-batu ini juga sudah goyang, tidak sesuai dengan RAB. Ada apa ini?” ujarnya.

    Orang tua murid juga turut menyampaikan keprihatinannya terhadap kualitas bangunan proyek tersebut. Mereka meminta kepada Dinas PURP Kabupaten Toba, Dinas Inspektorat Kabupaten Toba, dan Bupati Kabupaten Toba untuk segera turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap proyek rabat beton di SMAN 1 Uluan.

    Kepala Sekolah SMAN 1 Uluan saat diwawancarai mengaku tidak mengetahui secara detail mengenai proyek tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyek rabat beton tersebut merupakan bantuan dari pemerintah untuk SMAN 1 Uluan. Penjaga sekolah juga menambahkan bahwa selama pengerjaan proyek, tidak pernah ada pengawas bangunan yang meninjau lapangan. Akibatnya, pekerjaan terkesan asal jadi dan mengganggu aktivitas siswa dan guru yang kesulitan memarkirkan kendaraan.

    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025