Pendidikan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    HILIRISASI BUDAYA DI BOYOLALI PANGELARAN WAYANG KULIT DAN SEDEKAH BUMI WARNAI HUT RI KE – 80

    Boyolali wartapenasatu.com

    Boyolali – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) ke-32 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Desa Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali akan menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, di RT 12/13, RW 02, Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Bergotong Royong Mencapai Indonesia Emas dengan Hilirisasi Budaya”, sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal. Masyarakat setempat akan disuguhi beragam kegiatan mulai dari festival, karnaval, pentas seni, lomba, hingga monolog, yang melibatkan partisipasi warga dari berbagai kalangan.

    Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang kondang Ki Suwito Sapu Jagat. Pertunjukan wayang kulit ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan tuntunan moral kepada masyarakat melalui kisah-kisah pewayangan yang sarat makna.

    Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi, sebuah ritual adat untuk mensyukuri hasil bumi dan memohon keberkahan. Sedekah bumi di Kopen biasanya dilakukan secara gotong royong, di mana warga membawa hasil pertanian, masakan, dan sajian khas untuk dinikmati bersama.

    Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melestarikan seni budaya tradisional, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. “Kami ingin generasi muda ikut merasakan dan memahami kekayaan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

    JAKER sebagai organisasi yang telah berkiprah selama 32 tahun terus konsisten mendorong pelestarian budaya rakyat. Melalui acara ini, JAKER berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, sehingga budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

    Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat penting sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan sosial, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wilayah Klego, Boyolali.

    Dengan semangat gotong royong, diharapkan Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi Kopen ini dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkokoh jati diri bangsa. Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara ini sebagai wujud cinta terhadap seni, budaya, dan tanah air.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Artikel,  Pendidikan,  Seni dan Budaya

    Launching dan Pameran Buku Cerita Anak ” Yang Lupa Jalan Pulang ” Di Gelar Aries di Jakarta

    *Launching dan Pameran Buku Cerita Anak “Yang Lupa Jalan Pulang” Digelar ARIES di Jakarta*

    Jakarta.wartapenasatu.com

    Jakarta, 13 Agustus – Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES) menggelar acara launching dan pameran buku cerita anak berjudul “Anak Yang Lupa Jalan Pulang” di Kementerian Kebudayaan. Acara ini bertujuan untuk mendukung peran perempuan dan anak-anak, serta memberikan dukungan kepada para penulis daerah dan penerbit dari Sumenep.

    Bapak Fahri Lubis Ketum ARIES, menjelaskan bahwa ARIES adalah sebuah organisasi berbadan hukum yang independen dan mendukung program pemerintah, menyelenggarakan acara ini sepenuhnya dari sumbangan para pengurusnya. Sebelumnya, ARIES telah melakukan audiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA), namun sayangnya tidak ada perwakilan yang hadir.

    Komunitas ARIES memiliki perhatian khusus terhadap penulis cerita anak yang berada dalam kondisi memprihatinkan. Pameran buku ini diharapkan dapat menjadi wadah pemesanan buku-buku tersebut, mengingat tidak diperkenankan adanya penjualan langsung di lokasi.

    Dalam upaya memperluas jangkauan dan sosialisasi Asta Cita, ARIES akan menjalin kerjasama dengan Komdigi dan PC Kantor Komunikasi Presiden. Media massa juga akan dilibatkan secara aktif sebagai mitra dalam setiap perjuangan ARIES. Rencananya, akan diadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bersertifikat bagi media, agar mereka dapat menjadi tim sosialisasi yang efektif bagi Kantor Komunikasi Presiden. Mengingat keterbatasan media yang ada di Istana, ARIES berupaya memastikan informasi tentang Asta Cita dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. ARIES juga menegaskan akan menyampaikan kritik konstruktif kepada para menteri, namun tetap mendukung Presiden.

    Pak Mahmud, seorang Mesir tokoh dari Komunitas Literasi Sukoharjo, menyampaikan bahwa timnya terdiri dari 20 penulis dari Sukoharjo dan berbagai daerah lainnya. Karya “Anak Yang Lupa Jalan Pulang” ini dirancang sejak tahun 2020, awalnya sebagai kumpulan cerpen untuk dewasa. Namun, kemudian disepakati bahwa buku ini harus netral kandungannya, dengan 70% mengangkat masalah anak-anak dan 30% berisi cerita dongeng. Mahmud, yang masih berstatus warga negara Mesir, bertekad untuk membuktikan bahwa karya sastra Indonesia dapat dikenal di dunia internasional. Badan Bahasa juga memberikan dukungan terhadap misi Komunitas Literasi Sukoharjo. Mahmud berharap agar komunitas-komunitas literasi di daerah lain juga dapat didukung oleh ARIES. Penerbit Gapura Pustaka turut berperan dalam membantu para penulis untuk berani mempublikasikan karya mereka.

    Ibu Devy Firhana dari Badan Pengembangan dan Penerbitan Bahasa Kemendikbud menyatakan dukungannya terhadap upaya menyongsong Indonesia Emas, terutama karena anak-anak saat ini terpapar oleh konten internet yang beragam. Setiap tahun, Badan Bahasa mengadakan seleksi penulis yang karyanya bermanfaat bagi anak-anak. Ibu Devi juga mengapresiasi kontribusi Pak Mahmud dalam melahirkan karya-karya sastra Indonesia

    Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Arsha, seorang komposer muda yang telah menciptakan lagu-lagu anak dan meraih berbagai penghargaan seperti memenangkan AMI Awards 2024 kategori Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik. Arsha merasa senang hadir ke peluncuran buku ini karena mendapatkan banyak inspirasi dan semangat baru untuk menulis lagu baru. Ia berharap bahwa buku ini yang memiliki pesan yanh baik dapat disukai oleh banyak generasi muda bangsa. Arsha juga tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan banyak pihak demi kemajuan literasi anak bangsa.

  • Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    Kembali ke Media Warta Peenas satu Jurnalis Muda Asah Kemampuan Reportase

    Kembali ke Media Warta Peenas satu Jurnalis Muda Asah Kemampuan Reportase


    Jakarta, Warta Peenas 1 – Semangat belajar dan keinginan untuk menjadi jurnalis handal terlihat jelas dari seorang pemuda yang hari ini kembali mengunjungi kantor Media Warta Peenas 1. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk mendalami teknik pembuatan berita yang baik dan benar, dengan harapan dapat menghasilkan karya jurnalistik yang cepat, tepat, singkat, dan akurat.

    “Saya ingin sekali bisa membuat berita yang berkualitas. Selama ini saya merasa masih kurang dalam hal kecepatan dan ketepatan informasi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan belajarnya.

    Di bawah bimbingan para jurnalis senior Warta Peenas 1, ia mendapatkan pelatihan intensif mengenai berbagai aspek penting dalam penulisan berita. Mulai dari teknik wawancara, pengumpulan data, verifikasi informasi, hingga penulisan naskah yang efektif dan menarik.

    “Kami sangat senang melihat semangatnya yang tinggi. Kami berharap, dengan bekal ilmu yang didapatkan di sini, ia dapat menjadi jurnalis yang profesional dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” kata salah seorang mentornya.

    Setelah mendapatkan pelatihan yang cukup, pemuda tersebut berencana untuk terjun langsung ke lapangan dan mencari berita dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Ia optimis, dengan kemampuan yang dimilikinya, ia dapat menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

    “Saya ingin menjadi jurnalis yang bisa memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat. Saya juga ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” tuturnya.

    Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh jurnalis muda ini tentu menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga ia dapat meraih kesuksesan dalam karirnya dan memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik Indonesia.

  • Daerah,  hukum,  Kesehatan,  Nasional,  Olah Raga,  Pendidikan,  SOSIAL

    Srikandi Brimob Kalteng Siap Gebrak Nasional di Ajang Bergengsi!

    Srikandi Brimob Kalteng Siap Gebrak Nasional di Ajang Bergengsi!

    Palangka Raya, wartapenasatu.com

    Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., dengan bangga memimpin upacara pemberangkatan tim Srikandi Brimob Challenge. Acara sakral ini berlangsung di lapangan apel Mako Satbrimob, Jl. Tjilik Riwut Km. 32, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, pada Senin, 11 Agustus 2025.

    Suasana haru dan semangat membara terasa begitu kental saat seluruh pejabat utama dan personel Brimob hadir memberikan dukungan penuh kepada para Srikandi yang akan berlaga.

    Tim Srikandi yang akan mengharumkan nama Polda Kalteng ini terdiri dari lima personel Polwan pilihan, yaitu Brigpol Teo Fanta, Briptu Siti Rizqy Novitasari Yusuf, Bripda Wilin Trisia, Bripda Jovita Isabel Simanjuntak, dan Bripda Presty Yulianti.

    Sebagai pendamping dan pemberi semangat, hadir pula Brigpol Taufikurrahman, satu-satunya personel Polki yang akan bertindak sebagai official tim.

    Seluruh tim akan berjuang sekuat tenaga mewakili Satbrimob Polda Kalteng di ajang bergengsi Srikandi Brimob Challenge 2025 yang akan digelar di Mako Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok.

    Dalam amanatnya, Kombes Pol Irwan Jaya dengan suara lantang memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan tim, dan membawa nama baik Satbrimob Polda Kalteng.

    “Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk mengukur kemampuan diri, melatih mental baja, mempererat solidaritas tim, serta menunjukkan kualitas personel Brimob Kalteng di kancah nasional,” ujarnya dengan penuh semangat.

    “Saya berharap tim dapat bertanding dengan sportif dan meraih juara pada ajang Srikandi Brimob Challenge 2025,” lanjutnya, memompa semangat para Srikandi.

    Beliau juga mengingatkan agar seluruh tim mengutamakan keselamatan selama perlombaan dan menanamkan nilai-nilai luhur seperti sportivitas, kejujuran, kerja keras, dan kesungguhan dalam setiap tahap kompetisi.

    Upacara ditutup dengan prosesi penciuman Bendera Merah Putih dan Duaja Satbrimob Polda Kalteng, sebuah simbol kecintaan pada tanah air dan kesatuan.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen penting ini sebagai kenangan yang tak terlupaka

    Dengan semangat membara dan persiapan matang, diharapkan tim Srikandi Brimob Polda Kalteng dapat meraih hasil terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

  • AGAMA,  Artikel,  Pendidikan

    Hidup dalam Hikmat: Membangun Karakter Kristus Sebagai Murid Sejati

    Hidup dalam Hikmat: Membangun Karakter Kristus sebagai Murid Sejati”

    Jakarta.wartapenasatu.com

    Ibadah Minggu, 10 Agustus 2025, yang dibawakan oleh Pendeta Guntur Simbolon mengangkat tema penting: “Membangun Hikmat dengan Karakter Kristus”, berdasarkan Amsal 9:10. Firman Tuhan mengajarkan bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Hikmat bukan sekadar pengetahuan, tetapi hidup yang berakar dalam takut akan Tuhan dan relasi yang mendalam dengan-Nya

    Sebagai murid Kristus, ada tiga pilar kerohanian yang perlu dibangun: mencintai kebenaran Firman Tuhan, hidup intim dengan Tuhan, dan terus bertumbuh dalam karakter Kristus. Tanpa pembimbingan rohani, Kekristenan menjadi kosong—“Kristen tanpa Kristus.” Yesus sendiri memerintahkan, “Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku,” namun sayangnya, banyak orang percaya hanya duduk diam dan mencari alasan.

    Hidup dalam hikmat berarti hidup sebagai murid sejati. Seorang murid Yesus bukan hanya tahu Firman, tetapi menghidupi Firman dalam keseharian. Itulah hidup yang penuh hikmat: membiarkan Firman Tuhan membentuk karakter, sikap, dan cara berpikir kita, sehingga kehidupan kita mencerminkan Kristus

    Ada dua poin utama dalam membangun hikmat sebagai murid Kristus. Yang pertama adalah kerendahan hati. Amsal 15:33 menegaskan bahwa takut akan Tuhan membawa kepada hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan. Dalam Amsal 18:12 dan 22:4, kita melihat bahwa hati yang tinggi membawa kehancuran, tetapi kerendahan hati membuka jalan bagi kekayaan, kehormatan, dan kehidupan. Hikmat tidak akan tinggal di hati yang sombong.

    Poin kedua adalah memperhatikan kelakuan. Amsal 3:13-17 menyatakan bahwa orang yang memperoleh hikmat adalah orang yang berbahagia, karena hikmat lebih berharga dari emas dan permata. Hikmat memberikan umur panjang, kekayaan, kehormatan, dan jalan yang penuh damai. Hikmat bukan hanya teori—ia harus terlihat dalam cara hidup kita sehari-hari

    Yesus menegaskan hal ini dalam Matius 7:24: “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu.” Mendengar saja tidak cukup. Hikmat lahir ketika Firman Tuhan ditaati dan dihidupi. Inilah kunci membangun hidup rohani yang kuat dan tahan uji.

    Sebagai penutup, marilah kita hidup sebagai murid-murid Kristus yang berhikmat—rendah hati, mencintai Firman, intim dengan Tuhan, dan terus bertumbuh dalam karakter Kristus. Karena murid sejati adalah mereka yang hidup dalam kebenaran, bukan hanya tahu kebenaran.

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Internasional,  Nasional,  Nature,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    BENANG,BUNYI DAN MASA DEPAN

    Jakarta wartapenasatu.com

    Hilirisasi Budaya TIROSA: Dari Tenun Tradisi ke Panggung Dunia

    Di tangan para perempuan tangguh dari TIROSA—Timor, Rote, Sabu, Alor, dan Sumba—benang-benang masa lalu ditenun menjadi harapan baru. Kain tenun yang mereka hasilkan bukan sekadar lembaran kain indah, tetapi warisan budaya yang memuat identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat setempat. Motif-motifnya menyimpan pesan leluhur, sementara proses pembuatannya mencerminkan kesabaran dan keterampilan yang diwariskan lintas generasi.

    Kini, warisan itu tak lagi terbatas pada pasar lokal atau pameran tradisional. Berkat sentuhan teknologi dan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, kisah di balik setiap tenun dan kriya mulai berlayar ke ruang-ruang digital. Cerita rakyat, legenda, dan filosofi di balik motifnya dihidupkan kembali melalui media visual, dokumenter, dan platform daring, menjangkau audiens global yang sebelumnya tak terbayangkan.

    Program hilirisasi budaya yang digencarkan menjadi kunci dalam transformasi ini. Kain dan kriya tradisi tak hanya dipandang sebagai aksesoris, tetapi diangkat menjadi produk kreatif bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional. Dari dapur-dapur desa, karya para ibu kini tampil di panggung dunia, mengangkat nama daerah sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

    Negara hadir dengan kebijakan perlindungan hak kekayaan intelektual, fasilitasi promosi, serta pembukaan akses pasar. Langkah ini memastikan bahwa para pengrajin mendapatkan manfaat langsung dari karyanya, sekaligus melindungi mereka dari eksploitasi atau klaim sepihak pihak asing. Hilirisasi budaya di TIROSA menjadi contoh bagaimana kebijakan publik dapat berpadu dengan semangat komunitas untuk menjaga sekaligus mengembangkan warisan bangsa.

    Pendidikan juga menjadi bagian dari strategi ini. Di sekolah-sekolah, anak-anak diajak mengenal, mempelajari, dan memaknai kembali budaya lokal. Melalui kurikulum yang memadukan teknologi, mereka dapat melihat proses menenun, memahami arti motif, dan bahkan mencoba mencipta karya sendiri. Dengan begitu, budaya tidak hanya dikenang, tetapi dialami dan diteruskan secara sadar oleh generasi penerus.

    Bagi masyarakat TIROSA, kemajuan ini bukanlah bentuk “menjual” jati diri, melainkan memberikan napas panjang bagi tradisi agar tetap hidup dan relevan. Hilirisasi budaya dilihat sebagai cara untuk menjaga nilai luhur sambil membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan. Seperti tenunan yang mengikat benang demi benang, program ini merajut masa lalu dan masa depan dalam satu tarikan napas.

    Saat dunia mulai menoleh ke arah Nusantara, TIROSA siap menyapa dengan cerita dan karya yang lahir dari akarnya sendiri. Bukan sekadar tampil di etalase global, tetapi hadir dengan percaya diri, membawa identitas yang kuat, dan mengundang dunia untuk mengenal Indonesia melalui kisah yang diceritakan oleh anak bangsanya sendiri. Kupang, 23 Juli 2025 menjadi penanda bahwa perjalanan telah di mulai.

    “Prima Bahren”

  • Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Kesehatan,  Kuliner,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    SMANSA Carnival: Reuni Akbar 73 Tahun SMA Negeri 1 Medan

    SMANSA Carnival: Reuni Akbar 73 Tahun SMA Negeri 1 Medan

    Medan, wartapenasatu.com 

    SMA Negeri 1 Medan bersiap merayakan reuni akbar ke-73 pada tanggal 6 September 2025 mendatang. Acara yang bertajuk “SMANSA Carnival” ini akan diselenggarakan di Pardede Hall, Medan, dan menjanjikan sebuah perhelatan meriah yang mempertemukan kembali seluruh alumni dari berbagai angkatan. Tema “Carnival” dipilih untuk menggambarkan suasana penuh keceriaan dan keakraban yang diharapkan tercipta dalam reuni ini.

    Reuni akbar ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan juga perayaan atas prestasi dan keberhasilan para alumni SMA Negeri 1 Medan yang telah berkiprah di berbagai bidang. Diharapkan kehadiran para alumni yang telah sukses di berbagai profesi, dari kalangan pengusaha, profesional, hingga akademisi, akan menginspirasi para alumni yang lebih muda. Kesempatan untuk berjejaring dan berbagi pengalaman pun terbuka lebar.

    Lebih dari sekadar reuni, SMANSA Carnival juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Panitia telah menyiapkan beragam rangkaian acara yang akan menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar-alumni. Rencananya, akan ada penampilan musik, pameran karya alumni, dan berbagai permainan yang akan membuat suasana semakin meriah.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, reuni akbar ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan donor darah. Acara donor darah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan menjadi wujud nyata kepedulian para alumni terhadap sesama. Dengan tema “Setetes Darah Kita, Kehidupan Bagi Sesama,” panitia mengajak seluruh alumni untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang mulia ini.

    Panitia penyelenggara berharap reuni akbar ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh alumni. Kesempatan untuk bertemu kembali dengan teman-teman lama, mengenang masa-masa sekolah, dan berbagi cerita akan menjadi pengalaman yang berharga. Suasana keakraban dan kebersamaan diharapkan akan tercipta di tengah-tengah acara.

    Para alumni dari berbagai angkatan sangat antusias menyambut acara ini. Banyak yang telah menyatakan kesiapannya untuk hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Hingga saat ini, panitia terus menerima konfirmasi kehadiran dari para alumni.

    SMANSA Carnival bukan hanya reuni, tetapi juga sebuah perayaan akan sejarah dan prestasi SMA Negeri 1 Medan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, reuni akbar ini diharapkan akan menjadi tonggak sejarah baru bagi SMA Negeri 1 Medan dan para alumninya. Mari kita ramaikan SMANSA Carnival!

  • AGAMA,  Artikel,  Olah Raga,  Pendidikan

    Menuju Kedewasaan di Dalam Kristus

    Menuju Kedewasaan di dalam Kristus

    Jakarta.wartapenasatu.com

    Ibadah Minggu, 3 Agustus 2025, di Mega Office Park (MOP), Bekasi, yang diselenggarakan oleh Gereja GKDI Jemaat Bekasi, telah menjadi momen refleksi yang mendalam. Dengan tema “The Beginning of Wisdom” dan khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Engel dari Jemaat Bandung, serta sambutan penuh sukacita dari Pdt. Guntur Simbolon, ibadah tersebut berpusat pada Amsal 9:10 “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal yang Mahakudus adalah pengertian.” Firman Tuhan ini menjadi landasan bagi kita untuk merenungkan perjalanan menuju kedewasaan di dalam Kristus.

    Khotbah tersebut menekankan pentingnya kedewasaan rohani, bukan hanya sekadar pengetahuan teologis. Diibaratkan seperti orang Farisi dan ahli Taurat dalam Yohanes 5:39-40, yang memahami Firman Tuhan namun tak memiliki keintiman dan kedewasaan sejati dengan-Nya. Ketidakdewasaan seringkali dipengaruhi oleh godaan-godaan iblis yang menghalangi kita dari saat teduh, mempengaruhi hubungan keluarga, dan menghambat kita untuk menjalankan peran masing-masing sesuai kehendak Tuhan. Kedewasaan sejati tercermin dalam kerendahan hati untuk menerima nasehat, bimbingan, dan koreksi.

    Jalan menuju kedewasaan rohani diuraikan melalui dua aspek penting. Pertama, siapa yang kita ikuti? Amsal 1:15-16 mengingatkan kita akan konsekuensi dari pilihan yang kita buat. Seperti gembala dan domba, hubungan kita dengan Tuhan dibentuk oleh ketaatan dan kepekaan kita terhadap suara-Nya. Pertanyaan-pertanyaan refleksi diajukan: Seberapa dekatkah kita dengan Tuhan? Apakah kita masih mendengar suara-Nya dengan jelas seperti sepuluh tahun lalu? Apakah kita telah menyimpang dari jalan-Nya? Testimoni perjalanan kita bersama Tuhan menjadi bukti nyata kedewasaan kita.

    Kedua, siapa yang menjadi teman perjalanan kita? Lingkungan pergaulan sangat mempengaruhi karakter dan kebiasaan kita. Pilihan teman dan orang-orang yang kita izinkan masuk ke dalam pikiran dan hati kita sangat menentukan pertumbuhan rohani kita. Kita bisa rajin beribadah setiap Minggu, namun tetap belum dewasa di dalam Kristus jika pergaulan kita tidak mendukung pertumbuhan rohani. Oleh karena itu, bijaksanalah dalam memilih siapa yang membentuk dan mempengaruhi hidup kita.

    Setelah ibadah, jemaat berkumpul dalam kelompok kecil untuk saling berbagi, menguatkan, dan membimbing satu sama lain Seperti yang dilakukan pasangan menikah Ray dan Shinta dengan pasangan Freddy dan Ana . Momen ini menjadi kesempatan untuk bercerita dengan terbuka ,dan saling menajamkan satu dengan yang lain, memperdalam pemahaman Firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ada pembimbingan rohani, makan bersama, dan olahraga bersama yang mempererat persaudaraan dan membangun komunitas yang saling mendukung.


    Ibadah ini bukan sekadar acara keagamaan, tetapi juga sebuah panggilan untuk merenungkan perjalanan rohani kita. Kita didorong untuk memeriksa area-area dalam hidup yang masih perlu diperbaiki dan bertumbuh menuju kedewasaan di dalam Kristus. Proses ini membutuhkan komitmen, ketekunan, dan pertolongan Tuhan.


    Melalui refleksi dan penerapan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat semakin serupa dengan Kristus dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga ibadah ini menjadi titik awal bagi perjalanan kita menuju kedewasaan rohani yang sejati.

  • Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Olah Raga,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL,  Uncategorized

    BAF LIONS RUN 2025,RUN FOR CHILDREN CHARITY RUN UNTUK ANAK-ANAK PEJUANG KANKER

    Kegiatan ini bertempat di beberapa kota besar , Pontianak, Pekanbaru,Jogja,Malang ,Makasar dan Jakarta Jakarta wartapenasatu.com

    BAF Lions Run: Lari untuk Harapan, Galang Dana bagi Rumah Singgah Lions

     

    BAF Lions Run kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak pejuang penyakit berat seperti kanker dan jantung yang tengah menjalani perawatan di Rumah Singgah Lions. Lebih dari sekadar kegiatan olahraga, event ini menjadi ajang penggalangan dana (fundraising) untuk mendukung keberlanjutan fasilitas dan pelayanan rumah singgah yang selama ini menjadi tempat persinggahan harapan bagi banyak keluarga dari luar kota.

     

    Rumah Singgah Lions bukan hanya menampung anak-anak penderita kanker, namun juga memberikan tempat tinggal sementara bagi anak-anak dengan penyakit jantung bawaan yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Kehadiran rumah singgah ini telah menjadi penyambung hidup dan semangat bagi ratusan anak dan keluarganya yang berjuang melawan penyakit dalam kondisi ekonomi terbatas.

     

    Mengusung tema “Lari untuk Harapan, Hidup untuk Sesama”, Road to BAF Lions Run berlangsung sejak  21 Juni 2025 dan akan mencapai puncaknya pada 10 Agustus 2025 di Makassar. Kegiatan ini digelar secara maraton di berbagai kota besar di Indonesia, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi di setiap titik pelaksanaan.

     

    Jadwal Road to BAF Lions Run dimulai pada 6 Juli 2025 di empat kota serentak: Pekanbaru, Jakarta (Plaza Asia), Yogyakarta, dan Pontianak (Jetour). Pada 13 Juli, giliran Malang dan Bandung menjadi tuan rumah, dengan catatan khusus bahwa rute di Bandung dimulai dan berakhir di Kediaman Gubernur Jawa Barat, menambah makna simbolis atas dukungan pemerintah daerah.

     

    Etape berikutnya digelar pada 20 Juli di Surabaya, Lampung, dan Serang, kemudian berlanjut pada 27 Juli di Jakarta dan Jambi. Seluruh rangkaian akan ditutup pada 10 Agustus di Kota Makassar, menandai puncak dari gerakan nasional ini dalam menggaungkan solidaritas dan empati melalui olahraga.

     

    Selain kegiatan lari, dalam setiap kota penyelenggara juga diadakan sesi edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker dan penyakit jantung pada anak, serta sosialisasi mengenai peran Rumah Singgah Lions. Masyarakat juga diajak langsung untuk berdonasi atau menjadi relawan dalam mendukung operasional rumah singgah.

     

    BAF Lions Run tidak hanya tentang langkah kaki, tetapi tentang langkah kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak pihak yang peduli dan terlibat aktif dalam membantu anak-anak yang tengah berjuang untuk hidup mereka. Setiap kilometer yang ditempuh, adalah bentuk nyata dari cinta, kepedulian, dan harapan untuk masa depan anak-anak Indonesia

    Untukmu, Pejuang Kecil!

    Untuk semua anak-anak pejuang kanker, untuk mereka yang sedang berjuang dengan keberanian, senyum dan semangat tak pernah padam.

     

    Mereka tidak sendiri. Karena siapapun kita dapat menjadi bagian perjalanan para pejuang kecil selama menjalani masa pengobatannya.

     

    Langkah kita adalah harapan untuk mereka.

    🎗️ Yuk, berlari untuk mendukung anak-anak pejuang kecil yang luar biasa melalui perluasan @rumahinggahlions_

    Bergabung bersama para pelari lainnya di BAF Lions Run 2025 dan menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini, karena #SetiapLangkahBerarti#BAFLionsRun2025 #RunForChildren #RunForHope#LionsRun2025 #RunForChildhoodCancer #RunningForGood#BAF #YayasanLionsIndonesia #deBrads #WoW #causeid #childhoodcancer

    pendaftaran dapat melalui website berikut ini

    www.baflionsrun.id

    “Nok Srie”Melaporkan 

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Internasional,  Pendidikan

    Digital Aset Dan Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital Indonesia

    Digital Asset dan Innovation Summit 2025: Membangun Ekosistem Digital Indonesia yang Berkelanjutan

    Jakarta.wartapenasatu.com

    Indonesia, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan penetrasi internet yang terus meningkat, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara. Namun, perjalanan menuju ekonomi digital yang maju dan inklusif membutuhkan strategi yang komprehensif dan kolaborasi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan. Digital Asset & Innovation Summit 2025 menjadi momentum penting untuk membahas hal tersebut.

    Summit ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, dalam sambutannya, mengakui bahwa pembangunan ekonomi digital bukanlah hal yang mudah. Tantangan seperti kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta kurangnya talenta digital yang mumpuni, masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.

    Meskipun Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam infrastruktur digital, dengan penetrasi internet mencapai 80% dan lebih dari 365 juta pengguna seluler, kesenjangan digital di luar Pulau Jawa masih menjadi perhatian serius. Peningkatan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) yang masih di kisaran 5% menjadi prioritas utama untuk memastikan akses digital yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wartapenasatu.com @2025